Papuanewsonline.com
Polres Aceh Selatan Normalisasi Sungai dan Saluran Air Pascabanjir Trumon Tengah
Papuanewsonline.com, Aceh Selatan - Polres Aceh Selatan, terus menunjukkan kehadiran nyata di tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan gotong royong pascabanjir bandang di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan wilayah terdampak, khususnya melalui pembersihan saluran air dan normalisasi sungai yang sebelumnya meluap akibat banjir.Kegiatan gotong royong tersebut telah dilaksanakan sejak Sabtu, 3 Januari 2026, dan hingga kini masih terus berlangsung. Sejak hari pertama, personel gabungan dari Polres Aceh Selatan bersama jajaran Polsek dikerahkan dengan dukungan penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan.Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembersihan saluran air di sepanjang jalan lintas Tapaktuan–Medan serta parit-parit di lingkungan permukiman warga. Selain itu, normalisasi sungai yang terdampak banjir bandang juga terus dilakukan untuk memastikan aliran air kembali lancar dan mengurangi risiko banjir susulan di wilayah hilir.Dalam pelaksanaannya, personel gabungan membersihkan material lumpur, kayu, serta sampah yang menyumbat saluran air dan badan sungai. Untuk mempercepat pekerjaan, dikerahkan sejumlah alat berat, di antaranya satu unit bulldozer gandeng, satu unit dozer, dua unit alat berat beko, serta 20 unit mobil dump truck. Sementara itu, peralatan manual seperti cangkul dan sekop digunakan untuk menjangkau titik-titik yang tidak dapat diakses oleh alat berat.Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Wakapolres Aceh Selatan Kompol Edwin Aldro, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong yang dilakukan secara berkelanjutan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam membantu masyarakat mempercepat pemulihan pascabencana.“Kami melihat langsung kondisi dari hulu yang saat ini sedang dinormalisasi. Harapannya, aliran air menjadi lebih lancar sehingga debit air di wilayah bawah dapat berkurang. Selain itu, kami juga melakukan perbaikan jembatan serta pembersihan gorong-gorong dan parit di depan rumah warga di sepanjang jalan raya, yang saat ini sudah mulai kembali lancar,” ujar Kompol Edwin Aldro.Hingga saat ini, seluruh pekerjaan pembersihan saluran air dan normalisasi sungai terus dikebut dan ditargetkan dapat diselesaikan sesuai rencana. Polres Aceh Selatan menegaskan akan terus memperkuat sinergi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan instansi terkait guna mendukung pemulihan wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Selatan.Melalui kegiatan ini, Polri kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan yang hadir langsung membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam. PNO-12
08 Jan 2026, 18:03 WIT
Tunjukkan Aksi Nyata, Polri Bersihkan Drainase Tersumbat
Papuanewsonline.com, Aceh Tengah – Kepedulian dan kesigapan Polri dalam membantu masyarakat pascabencana kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Personel BKO Brimob Polda Aceh bersama personel Polsubsektor Rusip Antara Polsek Silih Nara melaksanakan gotong royong membersihkan drainase dan gorong-gorong yang tersumbat material lumpur dan tanah akibat bencana banjir dan longsor.Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Jalan Nasional Genting Gerbang–Pameu, tepatnya di Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob dan Polsubsektor Rusip Antara turun langsung ke dalam saluran drainase untuk membuka aliran air yang tersumbat tanah, batu, kayu, dan lumpur. Sumbatan tersebut sebelumnya menyebabkan air meluap hingga ke badan jalan nasional dan berpotensi mengganggu keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas.Meski harus rela basah-basahan di air bercampur lumpur, personel Polri tetap bersemangat membersihkan material yang menutup gorong-gorong demi memulihkan fungsi drainase serta memastikan keamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.Gotong royong ini merupakan tindak lanjut penanganan dampak bencana alam banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Selain itu, dalam beberapa hari terakhir kembali terjadi banjir susulan akibat tingginya curah hujan, sehingga material lumpur kembali menumpuk di saluran air dan perlu segera ditangani.Sebanyak 15 personel gabungan dari BKO Brimob Polda Aceh dan Polsubsektor Rusip Antara dikerahkan dalam kegiatan tersebut, yang dipimpin langsung oleh Komandan Peleton (Danton) Brimob BKO Polda Aceh.Berkat kerja sama dan semangat gotong royong, pembersihan drainase dan badan jalan berlangsung lancar. Jalan Nasional Genting Gerbang–Pameu kini kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.“Polri akan terus berupaya melakukan berbagai langkah pemulihan pascabencana. Gotong royong akan kita lakukan secara berkelanjutan, tidak hanya satu hari, tetapi terus dilanjutkan hingga kondisi benar-benar pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres. PNO-12
08 Jan 2026, 16:49 WIT
Pulihkan Kembali Akses Jalan, Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jabar Bangun Jembatan Sementara
Papuanewsonline.com, Padang Pariaman - Polri terus memperkuat upaya penanganan bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pada Rabu (7/1/2026), Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan penanganan bencana di wilayah hukum Polres Padang Pariaman, tepatnya di Jembatan Sungai Durian, Kecamatan Patamuan.Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan sebanyak 28 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Selam Olah Gerak dan Penyelamatan (Silongmat) Direktorat Polair, 15 personel Silongmat Direktorat Poludara, serta 4 personel tenaga kesehatan Korpolairud. Seluruh personel didukung peralatan SAR dari Ditpolair, Ditpoludara, serta inventaris Polres setempat.Fokus utama kegiatan adalah pembangunan jembatan sementara guna memulihkan kembali akses mobilitas masyarakat yang terdampak bencana, khususnya bagi warga di Kecamatan Patamuan yang sebelumnya terputus akibat kerusakan jembatan.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Tim SAR Korpolairud merupakan bentuk kesiapsiagaan dan sinergi Polri lintas wilayah dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.“Polri bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan peralatan SAR untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Pembangunan jembatan sementara ini diharapkan dapat segera memulihkan akses warga, memperlancar distribusi bantuan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Polres Padang Pariaman dan instansi terkait di lapangan, sehingga proses pembangunan jembatan sementara dapat berjalan aman dan lancar.Melalui upaya ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pemulihan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. PNO-12
08 Jan 2026, 14:31 WIT
Hadirkan Air Bersih untuk Warga Hutanabolon, Polda Sumut Pasang Filter Air Nanotec pada Sumur Bor
Papuanewsonline.com, Tapanuli Tengah - Kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan oleh Polda Sumatera Utara. Melalui personel SAR Batalyon A, Polda Sumut melaksanakan pemasangan filter air Nanotec pada fasilitas sumur bor di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 1 SSR Personel SAR Batalyon A di bawah pimpinan Dpp AKP Ridwan. Pemasangan filter air Nanotec ini bertujuan untuk mengolah sekaligus menjernihkan air sumur bor agar layak dan aman digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.Filter air Nanotec yang dipasang berfungsi sebagai wadah penampung media filtrasi yang mampu mengatasi berbagai permasalahan kualitas air, mulai dari kekeruhan hingga kandungan partikel yang tidak sehat. Dengan teknologi tersebut, air yang dihasilkan menjadi lebih bersih, jernih, dan aman untuk dikonsumsi maupun kebutuhan rumah tangga warga.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, dalam keterangannya pada Selasa (6/1/2026), menegaskan bahwa bantuan sumur bor yang dilengkapi dengan sistem filter air ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar warga.“Polda Sumatera Utara tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga berkomitmen membantu masyarakat melalui program-program kemanusiaan. Pemasangan filter air Nanotec pada sumur bor ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Hutanabolon,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.Ia menambahkan, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan vital, terutama bagi masyarakat di wilayah yang terdampak keterbatasan sarana air layak. Oleh karena itu, Polda Sumut terus mendorong jajarannya untuk adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.Dengan adanya bantuan ini, masyarakat Desa Hutanabolon kini dapat memanfaatkan air sumur bor yang telah diolah secara optimal, sehingga menunjang kesehatan, kebersihan, dan kualitas hidup warga. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumut sebagai institusi yang humanis dan selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat. PNO-12
07 Jan 2026, 11:44 WIT
DPRK Mimika Desak Pemkab Percepat Penyerahan DPA APBD 2026 demi Hindari Serapan Rendah
Papuanewsonline.com, Mimika —
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika memberikan tekanan serius
kepada Pemerintah Kabupaten Mimika agar segera menyerahkan Dokumen Pelaksanaan
Anggaran (DPA) APBD Tahun Anggaran 2026 kepada seluruh Organisasi Perangkat
Daerah (OPD). Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan pelaksanaan
pembangunan dapat dimulai sejak awal tahun anggaran. Ketua DPRK Mimika, Primus
Natikapereyau, menegaskan bahwa kecepatan dalam pembagian DPA akan sangat
menentukan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah
sepanjang 2026. Ia menekankan pentingnya memastikan agar anggaran yang telah
ditetapkan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa
anggaran yang telah disusun dengan cermat bisa benar-benar memberikan manfaat
nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Mimika,” ujarnya kepada wartawan di
Kantor DPRK Mimika, Selasa (6/1/2026). Menurut Primus, percepatan
pelaksanaan APBD 2026 menjadi kebutuhan mendesak agar kesalahan pengelolaan
anggaran pada tahun sebelumnya tidak kembali terulang. Keterlambatan dalam
proses administrasi dinilai sebagai salah satu penyebab utama rendahnya serapan
anggaran. Ia mengungkapkan bahwa DPRK
Mimika telah secara langsung mempertanyakan kesiapan pelaksanaan anggaran
kepada Bupati Mimika. Dari hasil komunikasi tersebut, diperoleh kepastian bahwa
realisasi APBD 2026 direncanakan mulai berjalan pada Januari ini. “DPA harus dipercepat supaya
pembangunan bisa langsung dilaksanakan. Tujuannya agar APBD terserap maksimal
dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelasnya dengan tegas. DPRK Mimika, lanjut Primus, tidak
ingin kembali menghadapi situasi seperti tahun 2025, di mana serapan APBD hanya
mencapai 75,73 persen. Angka tersebut dinilai jauh dari optimal dan
mencerminkan lemahnya manajemen pelaksanaan anggaran. “Kita tidak ingin mengulang
kondisi tahun 2025, di mana serapan APBD tidak maksimal hanya 75,73 persen. Ini
harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” tegasnya. Ia menilai bahwa keterlambatan
pelaksanaan anggaran bukan hanya berdampak pada rendahnya serapan, tetapi juga
memengaruhi kualitas pembangunan. Proyek-proyek fisik yang dikerjakan
terburu-buru di akhir tahun kerap menimbulkan persoalan mutu dan keberlanjutan. Primus menambahkan bahwa
penyerahan DPA yang terlambat berisiko membuat OPD mengejar waktu pelaksanaan
pekerjaan. Kondisi tersebut berpotensi menghasilkan proyek yang tidak maksimal
secara teknis maupun manfaat. “Kalau DPA terlambat, pekerjaan
dikejar waktu dan hasilnya sering tidak maksimal. Evaluasi APBD sudah final,
sehingga kami berharap DPA sudah bisa dibagikan paling lambat akhir bulan ini,”
pungkasnya. Selain itu, DPRK Mimika juga
mengimbau seluruh OPD untuk segera mempersiapkan rencana kerja secara matang
agar pelaksanaan program dan kegiatan tahun anggaran 2026 dapat berjalan
efektif sejak awal. Penulis: Jid Editor: GF
06 Jan 2026, 21:02 WIT
Brimob Polda Sumut Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Perumahan Pandan Asri Pascabencana
Papuanewsonline.com, Tapanuli Tengah - Personel SAR Batalyon A Brimob Polda Sumatra Utara turun langsung membantu warga membersihkan selokan dan material lumpur pascabencana alam di Perumahan Pandan Asri, Desa Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (5/1/2026).Personel dikerahkan untuk membersihkan lumpur, sampah, dan sisa material banjir yang menyumbat saluran air di sepanjang jalan kawasan permukiman tersebut. Kegiatan ini dilakukan guna memperlancar aliran air sekaligus mencegah potensi banjir susulan.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kehadiran personel Brimob di lokasi terdampak bencana merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan Polri kepada masyarakat.“Polri melalui jajaran Brimob hadir untuk membantu masyarakat pascabencana, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pemulihan lingkungan. Pembersihan selokan ini penting untuk mencegah genangan dan banjir lanjutan yang bisa membahayakan warga,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya preventif agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dengan lingkungan yang bersih dan sehat.Dalam pelaksanaannya, personel SAR Brimob melakukan pembersihan secara manual menggunakan peralatan kebersihan dan alat pendukung lainnya. Lumpur dan sampah yang menumpuk di selokan diangkat dan dikumpulkan di titik tertentu untuk kemudian dibuang ke lokasi pembuangan.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari warga setempat. Diharapkan, setelah pembersihan ini, aliran air di kawasan Perumahan Pandan Asri kembali lancar dan risiko banjir susulan dapat diminimalisir. PNO-12
06 Jan 2026, 14:31 WIT
Brimob 1 BKO Polres Tapteng Laksanakan Aksi Kemanusiaan Pascabencana
Papuanewsonline.com, Tapanuli Tengah - Personel Pasukan Brimob 1 BKO Polres Tapanuli Tengah, Polda Sumatra Utara, melaksanakan serangkaian kegiatan kemanusiaan pascabencana alam di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (5/1/2026).Sebanyak 100 personel Pasbrimob 1 BKO Polres Tapanuli Tengah diterjunkan untuk melakukan pembersihan material lumpur di ruang kelas SD Negeri 158502 Sibuluan, Kecamatan Pandan, serta pendistribusian air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pandan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang berdampak pada fasilitas pendidikan dan pemukiman warga.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dan fasilitas umum dapat segera kembali difungsikan.“Polri bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan dan pemenuhan kebutuhan air bersih. Ini merupakan wujud kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Dalam pelaksanaannya, sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, personel Pasbrimob 1 BKO Polres Tapanuli Tengah membersihkan material lumpur yang mengendap di ruang-ruang kelas SD Negeri 158502 Sibuluan. Secara bersamaan, personel lainnya mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pandan yang terdampak keterbatasan pasokan air.Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Melalui aksi kemanusiaan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana alam. PNO-12
06 Jan 2026, 14:24 WIT
Pembangunan Huntara Sat Brimob Polda Sumbar Capai 47 Unit
Papuanewsonline.com, Padang – Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana. Pada Senin (5/1/2026), personel Sat Brimob Polda Sumbar yang dipimpin oleh IPTU Ridesmon melaksanakan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Pauh, Kota Padang.Pembangunan Huntara tersebut ditargetkan sebanyak 100 unit yang tersebar di dua lokasi pembangunan. Huntara ini dipersiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana, sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian permanenBerdasarkan perkembangan di lapangan, hingga saat ini pembangunan telah mencapai 47 unit. Progres pekerjaan meliputi pemasangan lantai papan dan pengerjaan struktur bangunan, yang terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa keterlibatan Brimob dalam pembangunan Huntara merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.“Pembangunan hunian sementara ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal yang layak dan aman selama masa pemulihan pascabencana,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Ia menambahkan, Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar pembangunan Huntara dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.“Diharapkan seluruh target pembangunan dapat rampung sesuai rencana, sehingga dapat mempercepat proses pemulihan dan memberikan rasa aman bagi warga di Kecamatan Pauh,” pungkasnya.Pembangunan Huntara oleh Sat Brimob Polda Sumbar ini menjadi salah satu upaya nyata Polri dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan kehidupan sosial masyarakat terdampak di Kota Padang. PNO-12
06 Jan 2026, 13:58 WIT
Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Terisolir di Kecamatan Linge
Papuanewsonline.com, Aceh Tengah - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah bersama personel BKO Satbrimob Polda Aceh menyalurkan bantuan logistik ke desa terisolir di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (4/1/2026). Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.Bantuan disalurkan ke Desa Owaq, Kecamatan Linge, tepatnya di kawasan pinggiran Sungai Kala Ili. Sebelumnya, akses menuju desa tersebut terputus akibat bencana, sehingga menyulitkan mobilitas serta aktivitas warga sehari-hari.Kapolres Aceh Tengah bersama personel Polres Aceh Tengah dan personel BKO Satbrimob Polda Aceh turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan.Bantuan logistik tersebut diterima langsung oleh Ilyas selaku Mukim Kemukiman Jamat, Sejahtera selaku Reje Payung, serta Hamdan selaku Reje Kute Reje. Para perangkat desa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat di wilayah terpencil yang terdampak bencana.Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok warga, perlengkapan alat tulis bagi anak-anak, serta sling kawat baja sepanjang 1.000 meter yang akan dimanfaatkan sebagai sarana penyeberangan sementara bagi masyarakat.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ke wilayah terisolir merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memastikan pelayanan kemanusiaan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.“Polri hadir untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dan terdampak bencana tetap mendapatkan bantuan dan pelayanan dasar. Penyaluran logistik ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu percepatan pemulihan akses dan aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Pol Erdi.Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tengah berharap dapat membantu meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan akses dan aktivitas masyarakat di Desa Owaq pascabencana. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana alam. PNO-12
06 Jan 2026, 13:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru