Papuanewsonline.com
Koramil Tembagapura Gelar Pangan Murah, Warga Antusias Borong Beras SPHP
Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana ramai terlihat di Halaman Gedung Eme Neme
Yauware, Jalan Budi Utomo, Kamis (28/8/25) pagi. Ratusan warga
berbondong-bondong hadir mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Koramil
1710-04/Tembagapura bekerja sama dengan Perum Bulog. Kegiatan yang dipimpin langsung
oleh Danramil Tembagapura, Kapten Inf Helly Sukmajaya, ini menjadi bentuk nyata
kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kenaikan
harga kebutuhan pokok, terutama beras. Dalam kegiatan tersebut, Koramil
bersama Bulog menyalurkan beras medium SPHP kemasan 5 kg dengan total 1 ton.
Setiap warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua karung beras agar
distribusi lebih merata. Harga beras dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET)
yang ditetapkan Bulog, sehingga tetap terjangkau untuk seluruh lapisan
masyarakat. Kapten Inf Helly Sukmajaya
mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah cepat untuk menjaga stabilitas harga
sekaligus memastikan ketersediaan beras di pasaran. “Gerakan pangan murah ini adalah
wujud perhatian kami terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan
pokok, terutama beras, tetap tersedia dengan harga yang wajar di tengah situasi
harga yang cenderung naik,” jelasnya. Tak butuh waktu lama, seluruh
stok beras yang disediakan langsung habis diserbu warga. Antusiasme masyarakat
begitu tinggi. Banyak warga mengaku terbantu karena harga beras di pasaran saat
ini melonjak, sementara pendapatan rumah tangga tetap terbatas.
“Kalau beli di pasar harganya sudah naik. Dengan adanya beras murah ini, kami
bisa lebih ringan memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar salah seorang warga yang
ikut mengantri. Selain membantu masyarakat,
gerakan pangan murah ini juga bertujuan menekan laju inflasi daerah akibat
lonjakan harga pangan. Dengan harga yang stabil, pemerintah berharap roda
ekonomi masyarakat tetap berjalan baik tanpa terbebani kebutuhan dasar yang semakin
mahal. Kapten Inf Helly menambahkan
bahwa kegiatan serupa akan terus diupayakan dilakukan secara berkala, baik
melalui kerja sama dengan Bulog maupun instansi terkait lainnya. “Kami ingin
masyarakat merasa hadirnya negara, dalam hal ini TNI bersama pemerintah, benar-benar
nyata membantu kebutuhan mereka,” tegasnya. Kegiatan ini sekaligus
memperlihatkan peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan di daerah,
tidak hanya melalui sektor keamanan, tetapi juga dengan turun langsung
memberikan solusi bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pokok. Penulis: Jidan Editor: GF
29 Agu 2025, 00:49 WIT
Dorong Kolaborasi, DPRK Minta YPMAK dan Pemkab Perkuat Ekonomi Rakyat Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika – Upaya memperkuat fondasi ekonomi masyarakat
Mimika kembali menjadi sorotan wakil rakyat. Pada Kamis (28/8/25), Komisi II
DPRK Mimika melakukan kunjungan kerja ke kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat
Amungme dan Kamoro (YPMAK). Pertemuan ini menjadi ajang diskusi penting
mengenai arah pembangunan ekonomi, khususnya terkait program pemberdayaan UMKM
dan keberadaan Pasar Mama-Mama Papua yang hingga kini belum dimanfaatkan secara
maksimal. Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin
Beanal, menyampaikan bahwa hingga saat ini program-program ekonomi baik dari
Pemkab Mimika maupun YPMAK masih berjalan sendiri-sendiri, tanpa kolaborasi
yang kuat. Padahal, menurutnya, sinergi antara kedua pihak dapat memberikan
dampak yang lebih luas bagi masyarakat. “Kalau YPMAK punya program UMKM
dan Pemkab memiliki toko ketahanan pangan, itu seharusnya bisa digabungkan.
Kolaborasi akan membuat hasilnya lebih besar, manfaatnya lebih terasa bagi
masyarakat,” ujar Dolfin. Selain itu, Dolfin juga
menekankan pentingnya keberadaan Pasar Mama-Mama Papua, sebuah fasilitas yang
dibangun Pemkab Mimika untuk mendukung pedagang asli Papua. Namun, hingga kini
pasar tersebut belum difungsikan secara optimal.
“Kami akan mengundang Pemkab melalui dinas terkait bersama YPMAK untuk duduk
bersama. Tujuannya membicarakan langkah konkret agar sektor ekonomi bisa
berjalan lebih baik,” tambahnya. Dolfin menegaskan, pihaknya siap
memfasilitasi pertemuan antara Pemkab dan YPMAK, termasuk mendorong adanya MoU
(Memorandum of Understanding) sebagai payung hukum kerja sama program ekonomi
ke depan. Sementara itu, Kepala Divisi
Deputy Program dan Pjs YPMAK, Billy Korwa, menyambut baik kunjungan Komisi II
DPRK Mimika. Menurutnya, momentum ini dapat mempererat koordinasi antara YPMAK,
Pemkab Mimika, DPRK, bahkan PT Freeport Indonesia yang selama ini turut
berperan dalam mendukung program-program YPMAK. Billy menjelaskan bahwa YPMAK
memiliki berbagai program pengembangan ekonomi yang menyasar berbagai wilayah
di Mimika. Program tersebut tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi
juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan bisnis melalui kemitraan dengan
perbankan dan lembaga keuangan lokal.
“YPMAK selalu berusaha agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi. Kami yakin
dengan adanya kerja sama yang lebih erat, maka hasilnya akan lebih optimal,”
ujarnya. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat
bahwa DPRK Mimika serius mengawal arah pembangunan ekonomi rakyat. Kolaborasi
yang lebih erat antara YPMAK dan Pemkab diharapkan bisa menjadi jalan keluar
dari berbagai tantangan, termasuk pemberdayaan UMKM, pemanfaatan pasar
tradisional, serta penguatan ketahanan ekonomi masyarakat Mimika di masa depan. Penulis: Jidan Editor: GF
29 Agu 2025, 00:45 WIT
Satgas Pangan Polda Maluku Gelar Rakor Stabilisasi Harga Beras, Tegaskan Komitmen Lawan Spekulan
Papuanewsonline.com, Ambon –
Satgas Pangan Polda Maluku terus bergerak cepat merespons persoalan melonjaknya
harga beras di sejumlah wilayah. Bertempat di Aula Ditreskrimsus Polda Maluku,
Batu Meja, Ambon, Satgas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama
distributor, pelaku usaha, Bulog Divre Maluku–Maluku Utara, serta instansi
terkait. Rakor ini dipimpin langsung oleh Kasubdit
I/Indagsi Ditreskrimsus Polda Maluku dengan menghadirkan Kepala Dinas Perindag
Provinsi Maluku, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, serta
perwakilan Bulog sebagai narasumber. Hadir pula para pelaku usaha dan
distributor beras yang menjadi bagian penting dari rantai pasok pangan di
Maluku. Dalam forum tersebut, Kabid Humas
Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa salah
satu persoalan utama adalah kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.
Berdasarkan keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tertanggal 22 Agustus
2025, HET yang semula Rp13.500 per kilogram kini naik menjadi Rp15.500. Kenaikan ini menimbulkan dampak
langsung bagi masyarakat, terutama pada ritel modern lokal maupun pasar
tradisional, di mana harga jual yang dipatok pedagang kerap melampaui HET. “Dari hasil pantauan, ditemukan
fakta bahwa harga beras di ritel modern lokal melampaui HET, sementara di ritel
modern terpusat masih sesuai ketentuan,” jelas Kombes Rositah. Kadis Ketahanan Pangan Provinsi
Maluku menegaskan bahwa meski HET mengalami penyesuaian, pasokan beras di
Maluku aman, baik jenis premium maupun medium. Pemerintah daerah bersama Bulog
telah menggelar pasar murah serta melakukan monitoring rutin di pasar
tradisional maupun ritel modern. Satgas Pangan Polda Maluku juga
telah meminta para distributor dan pelaku usaha untuk membuat surat pernyataan
agar tidak menjual beras melebihi HET. “Ini adalah komitmen bersama
untuk melindungi masyarakat. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil
keuntungan berlebih dengan menjual beras di atas HET,” tegas Kombes Rositah. Selain menjaga harga, Satgas
Pangan juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi agar
tidak terjadi penimbunan yang berpotensi memicu kelangkaan. Polda Maluku
mengingatkan akan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan
dengan menjual beras jauh di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah. “Ini bukan hanya soal angka, tapi
menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Negara hadir untuk memastikan tidak ada
rakyat yang kesulitan membeli beras dengan harga wajar,” ujar Rositah
menambahkan. Rakor ini menghasilkan
kesepahaman antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan distributor
untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas pangan. Satgas Pangan Polda
Maluku memastikan akan terus melakukan operasi pasar, sidak harga, serta
pemantauan stok sebagai langkah jangka panjang. Dengan koordinasi yang solid,
diharapkan harga beras di Maluku dapat kembali stabil, masyarakat tidak
terbebani, dan distribusi tetap berjalan lancar. Penulis: GF
Editor: GF
29 Agu 2025, 00:08 WIT
Polda Maluku Siapkan Strategi Tingkatkan Panen Jagung
Papuanewsonline.com, Ambon –
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menunjukkan keseriusannya dalam mendukung
program ketahanan pangan nasional. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif
dalam rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) program ketahanan pangan yang digelar
Mabes Polri pada Kamis (28/8/2025). Mewakili Polda Maluku, Kabag
Binkar Biro SDM Polda Maluku, Kompol Senja Pratama, S.I.K., mengikuti Anev
secara daring dari ruang Vicon Biro SDM. Ia didampingi para perwira dan bintara
dari Biro SDM, Satuan Brimob, serta Direktorat Binmas Polda Maluku. Rapat Anev ini dipimpin langsung
oleh Asisten Sumber Daya Manusia (SSDM) Mabes Polri, dengan dihadiri seluruh
Kepala Biro dan Kepala Bagian di lingkungan SSDM Polri. Dalam paparannya,
Asisten SSDM menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kosong sebagai salah satu
strategi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya melalui
pengembangan komoditas jagung. Dalam kesempatan tersebut, Kompol
Senja melaporkan kondisi terkini di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi
petani di wilayah Maluku. Ia menjelaskan bahwa faktor geografis dan
keterbatasan sarana prasarana pertanian masih menjadi tantangan utama dalam
meningkatkan produktivitas jagung. Namun demikian, Kompol Senja
menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. “Kami akan segera melakukan
koordinasi dengan berbagai pihak terkait dan mengambil langkah-langkah
strategis untuk meningkatkan hasil panen jagung di wilayah Maluku,” ungkapnya
dengan optimistis. Menurutnya, koordinasi lintas
sektor – mulai dari pemerintah daerah, dinas pertanian, hingga kelompok tani –
akan menjadi kunci keberhasilan program ini. Kompol Senja juga menegaskan
komitmen Polda Maluku untuk mensukseskan program ketahanan pangan Mabes Polri.
Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjadikan sektor pertanian
sebagai salah satu tulang punggung ketahanan nasional, terutama di tengah
tantangan global terkait ketersediaan pangan. “Polda Maluku siap mendukung
penuh, bukan hanya sebagai bagian dari instruksi pusat, tetapi juga sebagai
bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat Maluku,” tegasnya. Dengan adanya evaluasi ini,
diharapkan Polda Maluku bersama jajaran dapat lebih optimal dalam mengembangkan
pertanian jagung, mengurangi ketergantungan pangan dari luar daerah, serta
memperkuat ketahanan pangan lokal. Ke depan, Polda Maluku bertekad
menjadikan program ini bukan hanya sekadar proyek jangka pendek, melainkan gerakan
berkelanjutan yang melibatkan semua pihak untuk mewujudkan Maluku yang mandiri
pangan, sejahtera, dan berdaya saing. Penulis: GF Editor: GF
28 Agu 2025, 23:36 WIT
Internet Papua Pulih, TelkomGroup Janjikan Layanan Lebih Stabil
Papuanewsonline.com, Mimika –
Kabar gembira datang untuk masyarakat Papua. Setelah hampir dua pekan mengalami
gangguan serius sejak 16 Agustus 2025, TelkomGroup akhirnya memastikan bahwa
layanan internet di sejumlah wilayah Papua sudah kembali pulih. Pemulihan jaringan ini diumumkan
oleh General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel
Maluku and Papua, Yasrinaldi, melalui siaran pers pada Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, perbaikan berhasil dilakukan berkat tersambungnya kembali link
backup Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ruas Dobo-Tual. “Dengan adanya link backup
tambahan, kini layanan broadband 4G Telkomsel di Kabupaten Mimika, Asmat,
Mappi, Dogiyai, Paniai, Deiyai, Waropen, Nabire, hingga Kepulauan Aru sudah
bisa melayani pelanggan secara normal,” terang Yasrinaldi. Meski layanan sudah pulih,
Yasrinaldi menjelaskan bahwa tim teknis PT Telkom masih bekerja keras
menyelesaikan penyiapan peralatan dan perizinan pelayaran di Dobo. Kapal khusus telah diberangkatkan
menuju lokasi gangguan utama di ruas Timika–Merauke, yang sebelumnya menjadi
titik lemah konektivitas Papua. Kapal tersebut ditargetkan tiba pada 27 Agustus
2025 untuk melakukan perbaikan sementara (temporary recovery) pada SKKL SMPCS. “Perbaikan total ditargetkan
selesai paling lambat pada minggu pertama September 2025,” ujarnya, sembari
memastikan pelanggan akan merasakan layanan yang lebih stabil setelah proses
ini rampung. TelkomGroup tidak menutup mata
atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama masa gangguan.
Yasrinaldi menegaskan, pihaknya telah menyiapkan skema kompensasi yang menyasar
seluruh pelanggan terdampak. Pelanggan prabayar Telkomsel akan
mendapatkan kuota pengganti atas kuota internet yang hangus. Pelanggan IndiHome dan Kartu Halo
diberikan diskon tagihan secara prorata. Selain itu, Telkomsel masih
menyediakan bantuan komunikasi darurat berupa 1000 SMS dan 60 menit telepon
dengan tarif Rp 1,- yang bisa diakses melalui UMB 88820#, khususnya bagi
wilayah yang masih mengalami penurunan kualitas layanan. Gangguan yang sempat melumpuhkan
akses internet di Papua ini menjadi pelajaran penting bagi penyedia layanan.
Dengan geografis Papua yang luas dan infrastruktur yang terbatas, Yasrinaldi
menekankan pentingnya link backup yang kuat dan berlapis demi menjamin
konektivitas yang stabil di masa mendatang. “Komitmen kami adalah
menghadirkan layanan yang handal dan terus berupaya meningkatkan pengalaman
digital pelanggan di seluruh wilayah Papua,” pungkasnya. Masyarakat kini berharap,
pasca-perbaikan, layanan internet di Papua dapat lebih stabil sehingga
mendukung berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, layanan publik,
hingga dunia usaha yang semakin bergantung pada konektivitas digital. Penulis: Jidan Editor: GF
28 Agu 2025, 12:40 WIT
Pasar Murah Polri di Semarang: Alumni Akpol 90 Hadirkan Harga Terjangkau untuk Rakyat
Papuanewsonline.com, Semarang –
Kepedulian Polri terhadap masyarakat bukan sekadar jargon. Melalui Gerakan
Pangan Murah Polri, jajaran kepolisian di seluruh Indonesia terus menunjukkan
bakti nyata dalam menjaga kestabilan harga dan membantu rakyat memenuhi
kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Di Kota Semarang, Alumni Akademi
Kepolisian (Akpol) Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata turun langsung menggelar Pasar
Murah di Kecamatan Pedurungan pada Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini berlangsung
meriah dengan dukungan Perum Bulog sebagai mitra strategis dalam menyediakan
bahan pangan berkualitas. Acara di Pedurungan ini tidak
hanya menjadi ajang distribusi pangan murah, tetapi juga momentum silaturahmi
Polri dengan masyarakat. Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H.,
M.Hum., M.Si., M.M., hadir secara langsung dan disambut hangat oleh Karo SDM
Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Noviana Tursanurohmad, serta sejumlah Pejabat
Utama Polda Jateng. Kehadiran Wakapolri menambah
semangat masyarakat yang sejak pagi telah memadati lokasi. Senyum, sapaan,
hingga interaksi hangat tercipta di tengah suasana pasar murah yang penuh
antusiasme. Tidak heran bila lokasi pasar
murah dipadati ratusan warga. Pasalnya, harga bahan pokok yang dijual
benar-benar di bawah pasaran. Adapun bahan pangan yang disalurkan antara lain: 600
kilogram telur dengan harga Rp 23.000/kg, 500 kilogram gula pasir dengan harga
Rp 15.000/kg, 300 kilogram tepung dengan harga Rp 10.000/kg, 2.000 liter minyak
goreng dengan harga Rp 15.000/liter dan 8 ton beras SPHP dengan harga Rp 55.000
per karung (5 kg). Warga menyambut dengan sukacita.
Salah satunya, Ibu Anis dari Kelurahan Palebon, yang tampak bahagia setelah
membawa belanjaannya.
“Tadi saya beli beras 2 kantong, minyak 2 liter, telur 1 kg. Harganya jauh
lebih murah, Pak, dibanding pasar. Makanya begitu tahu ada pasar murah, saya
langsung datang,” ujarnya penuh senyum. Pasar murah ini bukan hanya soal
harga terjangkau. Lebih jauh, kegiatan ini menghadirkan kedekatan emosional
antara aparat kepolisian dan masyarakat. Suasana hangat terlihat ketika anggota
Polri membantu warga memilih bahan pangan dan menenteng belanjaan mereka. Selain itu, program ini juga
memberi rasa aman dan kepercayaan bahwa negara, melalui Polri dan Bulog, hadir
di tengah rakyat saat mereka membutuhkan. Kegiatan yang digelar oleh Alumni
Akpol 90 di Semarang hanyalah salah satu titik dari ribuan kegiatan serupa di
Indonesia. Tercatat, Polri telah menjalankan hampir 20.000 titik pasar murah
dan menyalurkan puluhan ribu ton beras ke berbagai pelosok negeri. “Gerakan ini akan terus
berlanjut. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat langsung dari
hadirnya Polri di tengah kehidupan sehari-hari,” demikian pesan Wakapolri. Penulis: GF Editor: GF
24 Agu 2025, 15:17 WIT
Polres Buru dan Bulog Siapkan 14 Ton Beras Untuk Gerakan Pasar Murah
Papuanewsonline.com, Buru - Kepolisian Resor (Polres) Buru bekerjasama dengan Bulog Kabupaten Buru menyiapkan 14 ton beras untuk kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM).Kegiatan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan ini digelar di berbagai wilayah Kabupaten Buru, sejak Selasa, 12 Agustus 2025.Sejak awal kegiatan ini digulirkan Polres Buru dan Bulog telah menyalurkan 5 ton beras di Desa Lala, Desa Ubung, dan Desa Jikumaras. Pada Kamis, 14 Agustus 2025, 5 ton beras kembali disalurkan di Desa Karang Jaya. Sisanya akan didistribusikan ke desa-desa lain sesuai jadwal yang telah ditetapkan.Wakapolres Buru Kompol H. Akmil Djapa turun langsung meninjau kegiatan, memastikan proses penyaluran berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri bersama Bulog dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menekan laju inflasi di wilayah Kabupaten Buru.“Gerakan Pasar Murah ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga beras. Semoga dapat meringankan beban mereka,” ujar Kompol H. Akmil Djapa. PNO-12
15 Agu 2025, 12:40 WIT
Polres Kepulauan Tanimbar Bagikan 20 Ton Beras Dalam Rangka Gerakan Pangan Murah
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Polda Maluku Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Dalam rangka meringankan beban Masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi Daerah, Polres Kepulauan Tanimbar menggelar Kick of Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) pada, Kamis (14/08/25) siang.Berlangsung di halaman Mapolres Kepulauan Tanimbar, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol WILHEMUS B. MINANLARAT, S.H., Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, para PJU, Kepala Perum Bulog Saumlaki bersama Staf, Danki Brimob, para PJU serta tamu Undangan lainnya.Acara Kick Of Launching Gerakan Pangan Murah Polri (GPM) tersebut diawali dengan pelaksanaan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. LISTYO SIGIT PRABOWO, M. Si., Mentri Dalam Negeri Jendral Polisi (Purn) Prof. Drs. H. MUHAMMAD TITO KARNAFIAN, M.A., Ph.D., Kepala Bappenas Prof. Dr RAHMAD PAMBUDI, M. S., beserta Dirut Utama Perum Bulog Mayor Jenderal (Purn) AHMAD RISA PATRIA.Usai Zoom Meeting, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam GPM ini, Polres Kepulauan Tanimbar yang bekerja sama dengan Bulog Saumlaki telah menyediakan beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram per karung sebanyak 20.000 Kg (20 Ton) dengan harga Rp. 60.000 (enam puluh ribu rupiah) untuk masyarakat yang hadir.Masyarakat tampak antusias dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa mendapatkan beras yang telah disediakan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran. Kegiatan GPM ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap Masyarakat, sekaligus sebagai upaya dalam menjaga Ketahanan Pangan dan stabilitas harga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Disela-sela kegiatan, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., pada kesempatan itu mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan dan menekan harga beras, selain itu juga untuk memastikan Masyarakat yang membutuhkan mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau.“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan bisa membantu meringankan beban Masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata menjaga stabilitas Pangan khususnya di Wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar” terangnya.Selain digelar pada Polres Kepulauan Tanimbar, kegiatan GPM ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sarana Zoom meeting yang diinisiasi oleh Mabes Polri, yang menandai kolaborasi kuat antara institusi Kepolisian dengan Bulog dalam menjawab tantangan stabilitas Pangan Nasional. Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga memperlihatkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan Rakyat. PNO-12
15 Agu 2025, 12:20 WIT
Gerakan Pangan Murah, Kapolda Maluku Tegaskan Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menegaskan komitmen Polda Maluku dan Polres jajaran dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.Komitmen ini disampaikan Kapolda saat menghadiri kick off launching Gerakan Pangan Murah secara serentak yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kapolda mengikuti launching Gerakan Pangan Murah secara daring dari Tribun Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (14/8/2025).Kapolri dalam arahannya memberikan atensi khusus dan menekankan seluruh jajaran untuk tidak ragu menindak tegas oknum-oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok di pasar modern maupun tradisional. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan apresiasi tinggi kepada institusi Polri atas inisiasi program ini. Ia menilai program ini strategis dalam upaya pengendalian inflasi nasional.Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku, Irjen Eddy Sumitro Tambunan, berkesempatan melaporkan kesiapan wilayahnya secara langsung kepada Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), H. Arief Prasetyo Adi.Dalam laporannya, Kapolda memaparkan untuk tahap awal, target penjualan adalah 50 ton beras yang didistribusikan ke 8 titik di Kota Ambon dan pulau-pulau sekitarnya. "Kami laporkan, hasil penjualan yang telah dilaksanakan dari tanggal 11 hingga 13 Agustus sudah mencapai sekitar 500 juta rupiah," ungkap Kapolda.Kapolda juga menjelaskan strategi distribusi untuk menjangkau wilayah kepulauan. "Mengingat kondisi geografis, kami bersinergi dengan para Raja dan Kepala Desa untuk melakukan pendataan masyarakat yang membutuhkan. Setiap hari kami siagakan tiga unit truk untuk memastikan penyaluran berjalan lancar sesuai data yang kami terima," jelasnya.Seusai mengikuti arahan Kapolri, Kapolda Maluku didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau secara langsung pelaksanaan pasar murah. Kapolda juga berdialog dengan masyarakat untuk memastikan harga dan kualitas bahan pangan yang disediakan.Sebagai penutup, Kapolda secara simbolis melepas armada distribusi pangan yang akan bergerak ke titik-titik penjualan. Pelepasan ini menandai dimulainya secara masif operasional Gerakan Pangan Murah oleh Polda Maluku sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.Dalam kegiatan itu turut hadir mendampingi Kapolda yaitu Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Irwasda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, serta unsur perwakilan Forkopimda Provinsi Maluku dan kepala Bulog Kanwil Maluku serta pimpinan instansi terkait. PNO-12
15 Agu 2025, 07:36 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru