logo-website
Minggu, 15 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Polda Maluku Pastikan Program Makan Bergizi Polri Berjalan Sesuai Standar Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri yang dicanangkan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak usia sekolah. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Maluku, sebanyak 3.465 ompreng makanan bergizi disalurkan kepada pelajar dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Ambon.Kegiatan pengawasan dan distribusi makanan bergizi tersebut dilaksanakan pada Kamis, (16/10/2025), di bawah pengawasan langsung Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K.Hasil pengawasan menunjukkan seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan standar gizi, perencanaan menu, serta alur penyiapan dan penyaluran yang telah ditetapkan oleh Polri.“Dari hasil pengecekan, seluruh komponen program Makan Bergizi Polri di wilayah Polda Maluku telah memenuhi standar yang ditetapkan. Menu, gizi, hingga proses distribusinya berlangsung tertib, higienis, dan tepat sasaran,” ujar Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K.Program ini menjangkau ribuan siswa dari 17 sekolah di wilayah Ambon. Distribusi dilakukan dalam dua sesi:Pengantaran pagi (08.00–11.00 WIT): sebanyak 2.322 ompreng untuk siswa TK dan sekolah pagi.Termasuk di antaranya TK Bhayangkari, SD Negeri 23 Ambon, SMP Negeri 9 Lateri Ambon, dan SMK Jaya Negara.Pengantaran siang (12.00–14.00 WIT): sebanyak 1.240 ompreng untuk sekolah yang beroperasi pada jam siang, seperti SD Negeri 1 Galala Ambon dan SMP Negeri 9 Lateri Ambon.Total keseluruhan mencapai 3.465 ompreng makanan bergizi, disiapkan dan disalurkan langsung oleh tim dapur SPPG Polda Maluku.Menu yang disajikan terdiri dari kombinasi bahan pangan bergizi seimbang, meliputi nasi putih, tumis buncis dan tahu, ayam kari, perkedel jagung, serta buah anggur sebagai pelengkap vitamin.Kombinasi ini dirancang untuk memastikan kebutuhan karbohidrat, protein, dan vitamin anak-anak terpenuhi dengan baik, mendukung pertumbuhan serta konsentrasi belajar di sekolah.Selama kegiatan pengawasan, seluruh proses berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Polda Maluku memastikan bahwa kegiatan ini bukan hanya pemenuhan administrasi program, tetapi juga bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan dan masa depan generasi muda Maluku.“Program Makan Bergizi Polri adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap tumbuh kembang anak bangsa. Kami memastikan pelaksanaannya sesuai standar agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Kombes Pol Indera Gunawan.Program Makan Bergizi Polri merupakan inisiatif nasional yang digagas oleh Polri untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia, meningkatkan kesehatan, dan mencegah kekurangan gizi di kalangan pelajar. Melalui kolaborasi lintas satuan, program ini menjadi salah satu langkah strategis Polri dalam memperkuat peran sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. PNO-12 17 Okt 2025, 11:50 WIT
Bupati Dogiyai Resmikan Pembangunan Gudang Penampungan Hasil Pertanian Papuanewsonline.com, Dogiyai — Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai resmi memulai pembangunan gudang penampungan hasil pertanian pada Kamis (16/10/2025). Acara ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., sebagai simbol dimulainya proyek strategis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor pertanian. Kegiatan berlangsung di lokasi pembangunan yang terletak di wilayah pusat pertanian Dogiyai dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok tani. Acara ini juga disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat yang melihat pembangunan gudang tersebut sebagai harapan baru bagi petani lokal untuk memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai. Dalam sambutannya, Bupati Dogiyai Yudas Tebai menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Koperasi dan UKM atas inisiatif dan kerja keras dalam mewujudkan program pembangunan ini. Ia menilai, pembangunan gudang penampungan hasil pertanian menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para petani di Dogiyai. “Dengan adanya gudang penampungan hasil pertanian, kita berharap hasil bumi Dogiyai dapat tersalurkan secara lebih baik ke daerah lain yang membutuhkan. Ini akan meningkatkan pendapatan petani dan menggerakkan roda ekonomi lokal,” ujar Bupati Yudas dalam sambutannya. Ia juga menambahkan, kehadiran fasilitas ini akan membantu petani dalam mengurangi kerugian pascapanen, yang selama ini sering terjadi akibat keterbatasan tempat penyimpanan dan akses distribusi ke pasar. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Dogiyai. Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai, pembangunan gudang ini merupakan bagian dari program penguatan infrastruktur ekonomi rakyat, yang juga sejalan dengan misi pemerintah daerah untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Gudang penampungan hasil pertanian tersebut nantinya akan berfungsi tidak hanya sebagai tempat penyimpanan hasil panen, tetapi juga sebagai pusat distribusi dan pengelolaan komoditas unggulan Dogiyai, seperti ubi jalar, sayuran, dan hasil kebun lainnya. Dengan fasilitas yang memadai, para petani diharapkan dapat menjaga kualitas hasil panen, memperpanjang masa simpan, serta memperoleh harga jual yang lebih kompetitif. “Kami ingin petani Dogiyai tidak lagi kesulitan menjual hasil panen mereka. Dengan adanya gudang ini, semua hasil bumi bisa tersimpan dengan baik sebelum disalurkan ke pasar yang lebih luas,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dogiyai dalam kesempatan terpisah. Pembangunan gudang penampungan ini menjadi terobosan penting dalam program pembangunan ekonomi daerah Dogiyai. Fasilitas tersebut juga akan dilengkapi dengan sistem manajemen berbasis kelompok tani agar pengelolaan dilakukan secara partisipatif dan transparan. Selain menjadi tempat penyimpanan, gudang ini diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan petani, di mana para petani bisa mendapatkan pembinaan terkait teknik pascapanen, manajemen hasil, hingga strategi pemasaran produk pertanian. Bupati Yudas menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Dogiyai. “Kita ingin memastikan bahwa setiap hasil kerja keras petani Dogiyai benar-benar memberi manfaat ekonomi yang nyata. Gudang ini adalah simbol kebangkitan ekonomi masyarakat kita,” tutupnya. Penulis: Hendrik Editor: GF   17 Okt 2025, 03:34 WIT
Antusiasme Tinggi, Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Mimika Papuanewsonline.com, Timika — Terik matahari tak menyurutkan langkah ratusan warga Mimika yang sejak pagi memadati pelataran Emeneme Yauware, Kamis (16/10/2025). Dengan penuh semangat, mereka berbondong-bondong mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika. Suasana ramai dan antusias itu menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah ini sangat dinantikan masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan dan fluktuasi harga bahan pokok. “Dari jam setengah sembilan saya sudah datang, karena di undangan tulisannya mulai jam sembilan. Meski agak panas dan sempat menunggu, tapi saya senang karena bisa beli beras dan minyak dengan harga lebih murah,” ujar Fatma, salah seorang warga yang datang bersama anaknya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Mimika, Yulius Koga, menjelaskan bahwa kegiatan GPM ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia, sekaligus langkah strategis dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah Mimika. “Kesejahteraan masyarakat adalah prioritas kami. Gerakan pangan murah ini diharapkan benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga, terutama mereka yang terdampak naik-turunnya harga bahan pokok,” ujar Yulius. Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut disediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan sejumlah komoditas lokal dengan harga di bawah pasaran. DKP juga menggandeng beberapa distributor dan pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi, guna memperkuat rantai pasok pangan di daerah. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mimika, Johanes Rettob, turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan. Ia menegaskan bahwa gerakan pangan murah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menjamin hak dasar masyarakat atas pangan. “Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen memastikan tidak ada satu pun warga yang kelaparan. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk hadir di tengah masyarakat,” tegas Bupati. Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjual kembali barang-barang yang dibeli di kegiatan pangan murah, melainkan digunakan untuk kebutuhan keluarga. “Jangan dijual lagi ya, ini untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari,” katanya sambil menyapa warga yang tengah mengantre. Selain memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan atas inisiatifnya, Bupati Rettob juga menyampaikan evaluasi terkait keterlambatan pembukaan acara yang membuat warga menunggu di bawah terik matahari. “Saya ingin mengingatkan kepada seluruh OPD, kalau acara dijadwalkan mulai jam sembilan, maka persiapan sudah harus selesai sejak setengah sembilan. Kita harus belajar disiplin waktu, apalagi ini kegiatan untuk masyarakat,” tegasnya di depan peserta yang hadir. Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi, agar kegiatan seperti ini ke depan dapat berjalan lebih efektif, tertib, dan tepat sasaran. Program GPM di Mimika tak hanya sekadar menurunkan harga bahan pokok, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap mampu menekan laju inflasi pangan, menjaga daya beli masyarakat, serta meningkatkan kesadaran pentingnya ketahanan pangan berbasis lokal. Kegiatan serupa juga akan digelar secara berkala di beberapa distrik lain di Kabupaten Mimika sebagai bentuk pemerataan akses pangan dan kesejahteraan. Dengan dukungan penuh masyarakat dan koordinasi lintas sektor, Pemkab Mimika optimistis mampu menjaga stabilitas harga serta mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.     Penulis: Jidan Editor: GF 16 Okt 2025, 23:45 WIT
Polres Tual Raih 3 Penghargaan Bergengsi Dari KPPN Atas Kinerja Keuangan Terbaik Papuanewsonline.com, Tual - Kinerja profesional Polres Tual kembali mendapat apresiasi tinggi. Kali ini, satuan kerja kepolisian tersebut berhasil memborong tiga penghargaan bergengsi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Tual atas pengelolaan keuangan negara yang dinilai terbaik dan paling akuntabel.Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Tual kepada Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H., dalam seremoni resmi pada Kamis (16/10/2025) di Kota Tual.Polres Tual sukses menempati peringkat pertama kategori Penyelesaian Rekonsiliasi Tercepat dengan pagu DIPA Tahun Anggaran 2025 di atas Rp10 miliar. Selain itu, Polres Tual juga meraih peringkat II Satuan Kerja Terbaik tingkat Kuasa BUN KPPN Tual untuk semester I tahun 2025 dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) 98,1.Tak berhenti di situ, Polres Tual juga kembali menorehkan prestasi serupa pada semester II tahun 2024 dengan nilai IKPA 95,6 dan pagu anggaran di atas Rp12 miliar, menempati peringkat II untuk kategori yang sama.Dengan demikian, selama tahun 2025 Polres Tual telah mengoleksi tiga penghargaan sekaligus dari KPPN Kota Tual sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel.“Dengan hasil yang dicapai ini, kami berharap jajaran Polres Tual dapat terus meningkatkan kinerja dan menjaga profesionalisme dalam mengelola keuangan negara,” ujar Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H.Kapolres Adrian menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan refleksi dari budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab di lingkungan Polres Tual.“Ini wujud komitmen kami dalam mengelola dan menyerap anggaran secara tepat, efektif, dan sesuai dengan pagu yang telah ditetapkan,” tambahnya.Keberhasilan Polres Tual ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga kepolisian di daerah mampu menjadi teladan dalam akuntabilitas publik dan efisiensi penggunaan anggaran negara. PNO-12 16 Okt 2025, 19:23 WIT
Kapolres Tual Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran Desa Ngadi Papuanewsonline.com, Tual - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah, Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tual Ny. Rani Adrian Tuuk menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga korban kebakaran di Desa Ngadi, Kecamatan Dullah Utara, pada Kamis (16/10/2025).Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Polsek Dullah Utara dengan suasana penuh empati dan kekeluargaan. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Tual, jajaran Bhayangkari, serta perwakilan keluarga korban kebakaran yang menerima langsung bantuan sosial tersebut.Dalam sambutannya, Kapolres Tual AKBP Adrian Tuuk menyampaikan rasa prihatin dan simpati yang mendalam atas peristiwa kebakaran yang menimpa warga Desa Ngadi. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan sahabat masyarakat di saat suka maupun duka.“Kami datang bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tapi juga untuk menyampaikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga mengalami kesulitan. Mari kita saling menguatkan, saling memaafkan, dan membangun kembali hubungan baik di Desa Ngadi,” ujar Kapolres.Adrian juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kehidupan sosial warga pascakebakaran.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan pesan tegas terkait situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tual, khususnya peredaran minuman keras tradisional jenis sopi yang kerap menjadi pemicu gangguan keamanan.“Saya tegaskan, miras jenis sopi telah diatur dalam peraturan daerah dan dilarang beredar di wilayah Kota Tual. Saya perintahkan langsung kepada Kapolsek Dullah Utara untuk memberantas peredaran minuman keras di wilayahnya,” tegas Kapolres di hadapan warga dan aparat desa.Ia menambahkan, banyak kasus kriminalitas di wilayah Maluku berawal dari konsumsi minuman keras, sehingga perlu komitmen bersama antara aparat dan masyarakat untuk memerangi miras ilegal sebagai akar masalah gangguan kamtibmas.Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Tual Ny. Rani Adrian Tuuk turut mendampingi dalam penyerahan paket sembako yang diberikan kepada lima keluarga korban kebakaran.Ia berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta menjadi wujud nyata kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat yang membutuhkan.“Bantuan ini memang tidak seberapa, namun kami berharap dapat membantu keluarga yang sedang berjuang untuk bangkit pascakebakaran. Semoga selalu diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Rani dengan penuh haru.Kegiatan sosial tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan hingga berakhir sekitar pukul 12.00 WIT.Melalui kegiatan ini, Polres Tual menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah-langkah kemanusiaan yang mempererat hubungan antara Polri dan rakyat. PNO-12 16 Okt 2025, 19:16 WIT
Didampingi Kapolda Maluku, Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Bendungan Way Apu Buru Papuanewsonline.com, Buru - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja di kabupaten Buru, Maluku, Selasa (14/10/2025). Ia meninjau progres pembangunan bendungan Way Apu salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Desa Wapsalit, Kecamatan Lolongguba, Buru.Kedatangan Wapres bersama rombongan di kabupaten Buru, didampingi langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Irjen Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku maupun Kabupaten Buru. Kehadiran lengkap seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan pelaksana proyek menunjukkan sinergi kuat lintas lembaga dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional di wilayah Maluku.Sebagai salah satu proyek strategis nasional, pembangunan bendungan Way Apu diharapkan dapat menjadi tulang punggung ketahanan air, pangan, dan energi di kawasan timur Indonesia.Dalam arahannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian proyek bendungan Way Apu sehingga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Bendungan Way Apu agar selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,” kata Wapres sebagaimana disampaikan dalam siaran resmi Sekretariat Wakil Presiden RI.Wapres Gibran juga memberikan arahan langsung kepada para pekerja dan penanggung jawab proyek agar tetap menjaga kualitas pekerjaan serta memperhatikan keselamatan kerja. Ia menekankan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Maluku.Bendungan Way Apu memiliki multifungsi vital. Bendungan ini diproyeksikan mampu mengairi sekitar 10.000 hektare lahan pertanian, menyediakan air bersih untuk kebutuhan masyarakat, serta mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar. Selain itu, bendungan ini juga dilengkapi dengan fasilitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 8 megawatt (MW), menjadikannya sumber energi baru dan terbarukan di Kabupaten Buru.Di sela-sela kegiatan, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan komitmen Polri dalam mengawal dan mengamankan setiap proyek strategis nasional yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.“Polri bersama TNI dan pemerintah daerah siap mengawal setiap tahapan pembangunan Bendungan Way Apu agar berjalan lancar, tepat waktu, dan bebas dari hambatan. Pembangunan ini sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Buru dan Maluku pada umumnya,” ungkap Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan apresiasi atas sinergi antara pihak pelaksana proyek, pemerintah daerah, dan masyarakat yang turut menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama kegiatan pembangunan berlangsung.“Kami bersyukur situasi tetap aman dan tertib. Kunjungan Bapak Wakil Presiden menjadi dorongan moral bagi seluruh pihak untuk terus bekerja keras dan berkontribusi bagi kemajuan Maluku,” tambahnya.Pembangunan bendungan Way Apu diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buru dan Maluku secara keseluruhan. Dengan fungsi irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pembangkit listrik ramah lingkungan, proyek ini menjadi simbol kemajuan dan transformasi energi bersih di wilayah timur Indonesia.Kunjungan Wapres sendiri menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, terutama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. PNO-12 16 Okt 2025, 13:54 WIT
Kapolda Maluku Apresiasi Antusiasme Warga Ambon Sambut Kunjungan Wakil Presiden RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang menyambut hangat kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka di kota Ambon, Selasa (14/10/2025).Apresiasi disampaikan Kapolda saat bersama Forkopimda Maluku mendampingi Wapres mengunjungi kawasan Pasar Mardika Ambon. Hadirnya Forkopimda menunjukkan soliditas dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendukung program nasional pengendalian harga bahan kebutuhan pokok.Kehadiran orang nomor dua di Indonesia bersama rombongan menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya memperkuat pengendalian inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di wilayah Maluku.Kunjungan Wapres di kawasan Pasar Mardika Ambon dilakukan untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Wapres tampak meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan para pedagang mengenai fluktuasi harga bahan pokok, terutama komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.Mantan Wali Kota Solo ini juga meninjau kondisi kebersihan, fasilitas umum, dan aktivitas transaksi jual beli di kawasan Pasar Mardika yang menjadi pusat ekonomi rakyat di Ambon, ibukota provinsi Maluku.Selain di Pasar Mardika, Wapres dan rombongan juga meninjau lokasi Pasar Ikan Arumbae. Ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga hasil laut serta kondisi distribusi bahan pangan.Menjelang akhir kunjungan, suasana haru dan penuh kehangatan tercipta ketika para pedagang bersama masyarakat spontan menyanyikan lagu daerah “Gandong e”. Lagu ini mengungkapkan sambutan dan penghormatan kepada Wakil Presiden Gibran. Lagu yang menggema di seluruh area pasar tersebut menutup kunjungan dengan nuansa persaudaraan yang kental dan penuh makna.Dalam lawatannya, Wapres tampak menyapa masyarakat dengan ramah, menerima sapaan para pedagang, dan berinteraksi langsung dengan warga yang menyampaikan aspirasi dan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi ekonomi daerah.“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan peninjauan Bapak Wakil Presiden di Pasar Mardika dan Pasar Ikan Arumbae berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban. Ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam menyambut kunjungan pejabat negara,” ujar Kapolda.Kapolda menekankan, jajarannya bersama TNI dan pemerintah daerah telah mempersiapkan seluruh aspek pengamanan secara matang, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengamanan terbuka dan tertutup di area kunjungan.“Kami bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif. Kunjungan ini bukan hanya bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap Maluku, tetapi juga dorongan bagi kita semua untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ekonomi daerah,” tambahnya.Seluruh rangkaian kunjungan kerja Wapres di Ambon berakhir pada pukul 18.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Masyarakat Ambon menunjukkan keramahan dan antusiasme yang luar biasa, sementara aparat keamanan berhasil menjaga situasi tetap kondusif tanpa gangguan berarti.Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengendalian harga bahan pokok serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku. PNO-12 16 Okt 2025, 13:43 WIT
Jangkau Ribuan Anak di Kupang: Kapolda NTT Jamin Kualitas dan Keamanan Pangan SPPG Polri Papuanewsonline.com, ​Kupang - Dalam upaya menjaga dan mendukung tumbuh kembang anak-anak serta siswa sekolah di Nusa Tenggara Timur, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus berinovasi melalui penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) POLRI. Program yang telah berjalan sejak bulan Juli ini telah memberikan manfaat kepada 2.692 penerima, terdiri dari siswa sekolah, guru, dan petugas posyandu di berbagai wilayah di Kota Kupang dan sekitarnya.Kegiatan MBG di bawah pengelolaan SPPG POLRI SPN Kupang Polda NTT menjadi salah satu bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda. Di balik setiap porsi makanan bergizi yang diterima anak-anak sekolah, tersimpan kerja keras, disiplin, dan semangat pengabdian dari para petugas yang setiap hari menyiapkan hidangan sehat dengan penuh tanggung jawab.Sejak pagi hari, suasana dapur SPPG sudah dipenuhi aktivitas para petugas yang menyiapkan bahan-bahan segar seperti sayuran, daging, telur, dan bahan pelengkap lainnya. Semua bahan dicuci bersih dan ditakar sesuai kebutuhan agar hasil masakan benar-benar higienis serta memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan oleh tenaga ahli.Setelah bahan siap, juru masak mulai bekerja dengan penuh semangat. Wajan berdesis, aroma masakan menggugah selera, dan koordinasi yang teratur menunjukkan profesionalisme tim di dapur. Di sinilah tercipta makanan bergizi yang bukan hanya lezat, tetapi juga seimbang dan berguna untuk mendukung pertumbuhan anak-anak dan siswa sekolah menengah penerima manfaat.Sebelum MBG dikirimkan, tim pengawas melakukan pemeriksaan kualitas secara menyeluruh. Makanan yang akan disalurkan harus dipastikan matang sempurna, tidak terkontaminasi, dan memenuhi standar gizi. Tahap ini menjadi wujud tanggung jawab moral dari SPPG POLRI untuk menjamin mutu setiap sajian yang dikonsumsi masyarakat.Setelah lulus pemeriksaan, makanan bergizi dikemas dengan sistem tertutup dan higienis. Setiap wadah diberi label sesuai jenis menu dan waktu makan pagi, siang, atau malam. Petugas bekerja dengan cepat dan penuh kehati-hatian agar makanan tetap dalam kondisi hangat dan layak konsumsi hingga sampai di lokasi penerima.Usai pengemasan, seluruh peralatan dapur dan wadah makanan dibersihkan melalui proses “cuci ompreng”. Proses ini menjadi tahapan penting untuk menjaga sanitasi dan mencegah kontaminasi silang pada siklus pengolahan berikutnya. Prinsip “bersih, aman, dan siap pakai” selalu dijunjung tinggi dalam setiap kegiatan SPPG POLRI.Setelah seluruh proses selesai, tim distribusi bergerak cepat menyalurkan MBG menggunakan kendaraan operasional menuju titik-titik distribusi yang telah ditentukan. Hingga saat ini, MBG dari SPPG POLRI SPN Kupang Polda NTT telah disalurkan ke berbagai lembaga pendidikan dan layanan masyarakat seperti SMK Negeri 1 Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, TK Kemala Bhayangkari, PAUD Belajar Mandiri, Posyandu Mawar, dan Posyandu Kemala Bhayangkari.Di setiap lokasi, sambutan antusias selalu terlihat. Para siswa, guru, dan petugas posyandu dengan senang hati menerima paket makanan bergizi yang telah disiapkan dengan penuh ketulusan. Wajah-wajah ceria dan semangat para penerima menjadi bukti bahwa program ini benar-benar memberikan dampak positif terhadap semangat belajar dan kesehatan masyarakat.Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K, M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa​ program ini tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga menjamin kualitas dan keamanan makanan. Polda NTT menempatkan peran Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) dan ahli gizi sebagai pilar utama dalam proses penyediaan makanan.​“Kami tidak hanya menyalurkan, tetapi juga menjamin bahwa setiap porsi makanan yang diterima anak-anak kita adalah makanan yang betul-betul aman dan bergizi. Tim dari Biddokkes Polda NTT melakukan pengawasan ketat, mulai dari bahan baku hingga proses masak,” ujar Kabidhumas Polda NTT.​Hasil pemeriksaan oleh tim food safety menunjukkan standar kebersihan yang tinggi telah diterapkan. “Pengecekan meliputi kebersihan dapur dan kualitas bahan baku. Kami pastikan kondisi dapur dalam keadaan baik, bahan baku yang digunakan segar, serta ompreng dan peralatan masak bersih,” tegas Kombes Henry.Kabidhumas menyampaikan bahwa program MBG adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap masa depan bangsa, khususnya di NTT.​“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah investasi kita untuk masa depan generasi penerus bangsa. Anak-anak yang sehat dan memiliki gizi yang baik akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan kuat, yang pada akhirnya akan membangun Nusa Tenggara Timur ini menjadi lebih maju. Kami di Polda NTT berkomitmen untuk terus mendukung program prioritas ini dengan standar pelayanan terbaik, memastikan penyaluran berjalan lancar dan kualitas gizi tetap terjaga. Kesehatan dan kecerdasan anak-anak NTT adalah prioritas kami,” pungkas Kombes Henry Novika Chandra.​Diharapkan, dengan adanya program MBG yang didukung penuh oleh Polda NTT ini, pemenuhan gizi di kalangan pelajar dan anak-anak usia dini di Kota Kupang dapat ditingkatkan, sekaligus membangun citra Polri yang semakin dekat dan melayani masyarakat. PNO-12 16 Okt 2025, 13:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT