logo-website
Senin, 16 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polda Papua dan Jajaran Tingkatkan Patroli KRYD Papuanewsonline.com, Jayapura – Guna antisipasi gangguan Kamtibmas, personel Polda Papua dan Polres Jajaran melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) giat melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat wilayah hukum Polda Papua dengan melaksanakan patroli di tempat keramaian, Minggu (23/06).Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, kegiatan patroli yang di laksanakan oleh personel baik Polda, Polres hingga Polsek dengan menyasar pada sektor Perbankan, Pertokoan, tempat nongkrong, tempat parkir dan serta yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminal.“Patroli KRYD terus kita gelar guna mencegah segala bentuk tindak kejahatan seperti curas, curat dan curanmor serta kejahatan jalanan, kita juga memberikan himbauan pada masyarakat yang disambangi,” kata Kombes Benny.Kabid Humas menambahkan bahwa para pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya mencari waktu yang aman, maka kami selalu mengintensifkan patroli baik pagi, siang maupun malam dan khususnya saat jam-jam rawan demi situasi Kamtibmas tetap aman kondusif.“Patroli KRYD ini juga bertujuan menghadirkan Polisi ditengah masyarakat, agar masyarakat dapat mengetahui bahwa Polri dekat dan selalu hadir setiap saat untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Polda Papua dan Harapannya semoga dengan adanya kegiatan Patroli KRYD ini, dapat menciptakan situasi yang Kondusif tanpa adanya gangguan nyata, sehingga masyarakat di Provinsi Papua dan 3 DOB dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman”, tutup Kombes Benny. (PNO-12) 25 Jun 2024, 13:46 WIT
Polres Jayawijaya Tangani Kasus Tabrak Lari di Kampung Kumima Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Tragedi kecelakaan lalu lintas terjadi di Kampung Kumima, Distrik Kurulu, yang mengakibatkan dua anak menjadi korban tabrak lari pada Jumat (21/06) malam. Kedua korban, yang tengah berjalan kaki, ditabrak oleh sebuah mobil yang melintas dari arah Kurulu menuju Wamena. Setelah kejadian, pengemudi mobil tersebut langsung melarikan diri.Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Lantas Iptu Toni Alua, menyatakan bahwa salah satu korban, GD (8), meninggal dunia akibat insiden tersebut. Sementara itu, korban lainnya, IW (10), mengalami luka serius dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Wamena."Kasus ini telah ditangani oleh Unit Laka Sat Lantas Polres Jayawijaya. Pelaku pengemudi mobil masih dalam penyelidikan karena usai kejadian pelaku langsung melarikan diri," jelas Iptu Toni Alua.Pasca kejadian, keluarga korban melakukan aksi pemalangan jalan di lokasi kejadian (TKP) sebagai bentuk protes dan upaya mencari pelaku. Aksi pemalangan ini menyebabkan arus lalu lintas di daerah tersebut untuk sementara waktu tertutup."Kami memahami rasa duka dan amarah keluarga korban. Namun, kami juga meminta agar aksi pemalangan ini tidak berlangsung lama dan memberikan kesempatan kepada pihak berwenang untuk menyelidiki serta menangkap pelaku secepat mungkin," tambah Iptu Toni.Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya dan perlunya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Jayawijaya juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama."Kami menghimbau kepada semua pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan raya, terutama saat berkendara di malam hari. Kecelakaan seperti ini bisa dihindari jika semua pengguna jalan mematuhi peraturan lalu lintas dan memperhatikan keselamatan orang lain," ujarnya.Pihak kepolisian juga meminta bantuan dari masyarakat yang mungkin memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor. "Kami sangat berharap ada masyarakat yang dapat memberikan informasi terkait pelaku tabrak lari ini. Segala informasi akan sangat membantu dalam proses penyelidikan dan penangkapan pelaku," tutup Iptu Toni Alua.Kejadian ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan juga menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya. (PNO-12) 24 Jun 2024, 08:11 WIT
Polres Puncak Jaya Kejar Pelaku Penembakan Terhadap Seorang Tukang Ojek Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Polres Puncak Jaya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap seorang tukang ojek di Jalan Turunan Menuju Kota Lama, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Kejadian ini terjadi pada Rabu, 19 Juni 2024, sekitar pukul 15.30 WIT.Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan informasi ini langsung. Ia menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang kebetulan melewati Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melihat korban sudah dalam keadaan lemas dan bersimbah darah. "Saksi kemudian dengan cepat membawa korban ke RSUD Mulia dan melaporkan kejadian tersebut ke Piket Polres Puncak Jaya," ungkapnya.Personel Polres Puncak Jaya segera merespon laporan tersebut dan langsung melakukan penyisiran di sekitar TKP. Namun, pelaku diperkirakan sudah melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi. "Kami langsung menyisir TKP, namun pelaku sudah melarikan diri. Saat ini, pengejaran masih terus dilakukan," kata AKBP Kuswara.Korban, yang saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Mulia, berada dalam keadaan sadar meskipun mengalami luka-luka akibat penembakan. "Korban tengah menjalani tindakan medis dan dalam keadaan sadar. Kami berharap yang terbaik untuk kesembuhannya," tambah Kapolres.AKBP Kuswara menegaskan bahwa Polres Puncak Jaya akan mendalami kasus ini hingga pelaku dapat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal," tegasnya.Polres Puncak Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan informasi apapun yang dapat membantu proses penyelidikan dan pengejaran pelaku.Polres Puncak Jaya juga meningkatkan patroli di wilayah tersebut untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang. "Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi sangat kami harapkan," tutup AKBP Kuswara. (PNO-12) 22 Jun 2024, 07:56 WIT
Pencapaian Polda Maluku Ungkap 39 Kasus Korupsi Sejak 2023-2024 Papuanewsonline.com, Ambon - Menyikapi adanya tanggapan orang atau kelompok yang mengangkat masalah penanganan korupsi di Maluku, Polda Maluku menyampaikan data tentang penanganan kasus korupsi di Maluku.Sejak tahun 2023 hingga 2024, Kepolisian Daerah Maluku bersama Polres jajaran berhasil ungkap kasus korupsi dengan kerugian 33 M serta menyelamatkan kerugian negara di kasus tindak pidana korupsi (tipidkor) sebesar kurang lebih Rp.2.418.768.576 atau lebih dari Rp2,4 miliarJumlah tersebut didapatkan dari pengungkapan 39 kasus korupsi baik di Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Maluku maupun di Polres jajaran.Plt Kabid Humas Polda Maluku AKBP. Aries Aminnullah S.IK mengungkapkan, dari 39 kasus yang terungkap, 7 diantaranya terjadi pada tahun 2024."Untuk tahun ini ada tujuh (7) kasus yang ditangani. Dua (2) diantaranya sudah P21 (lengkap) dengan jumlah tersangka sebanyak dua (2) orang pria," kata AKBP Aries Aminnullah di Ambon, Jumat (21/6/2024).7 kasus yang ditangani tersebut memiliki kerugian negara sebesar kurang lebih Rp.18.061.201.872. Sementara kerugian negara yang berhasil diselamatkan sejumlah Rp.279.780.900."Untuk tahun 2023, kasus yang ditangani sebanyak 32 kasus, dan dinyatakan P21 sebanyak 37 kasus (termasuk lima kasus tahun 2022 yang selesai di tahun 2023)," jelasnya.Di tahun 2023, lanjut AKBP Aries, jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 38 orang, 6 diantaranya adalah perempuan. Sementara total kerugian negara dari 32 kasus itu sebesar Rp.15.125.718.533, dengan penyelamatan kerugian negara sejumlah Rp.2.138.987.676.Kapolda Maluku selalu menyampaikan agar setiap laporan dugaan korupsi dilakukan klarifikasi, penyelidikan dan penyidikan sesuai aturan hukum dan cukup bukti bukan berdasarkan keinginan dari perorangan atau kelompok dengan tujuan tertentu.Penanganan kasus korupsi sejak awal dilaporkan di Polda Maluku untuk penanganannya selalu dilaporkan ke Mabes Polri dan sejak dilaporkan maka kasus tersebut diawasi dan dipantau prosesnya sehingga tidak akan bisa penyidik melakukan tebang pilih atau tidak serius dalam penanganan kasus korupsi.Tingkat kecepatan pengungkapan kasus juga berbeda beda tergantung dari pemenuhan alat bukti seperti pemeriksaan saksi , saksi ahli , surat-surat dan tersangka serta adanya penghitungan AUDIT PKN kerugian negara oleh instansi BPK atau BPKP, karena penghitungan kerugian negara ini sangat penting dalam penetapan tersangka kasus korupsi.Seperti kasus eks walikota Tual yang dilaporkan sejak tahun 2019 dan kasus Korupsi Komisioner KPU Kab Kepulauan Aru dilaporkan tahun 2021 penghitungan kerugian negaranya memakan waktu cukup lama sehingga penyidik menunggu hasil tersebut , jadi tidak ada kasus tersebut dihentikan bila cukup bukti, ketika sudah turun perhitungan kerugian negara tersebut, penyidik langsung memproses dan berkoordinasi dengan Kejaksaan dan saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke pengadilan.Polda Maluku dan Kejaksaan Tinggi Maluku selaku aparat penegak hukum selalu bersinergi dan berkoordinasi dalam penanganan kasus korupsi sesuai aturan hukum yang berlaku.Polda Maluku tetap komitmen dalam mencegah dan menegakkan hukum kasus korupsi dan mengajak peran serta masyarakat. Saat ini Polda Maluku juga sedang memproses beberapa laporan tentang kasus korupsi dan pasti akan ditindak lanjuti."Masyarakat Maluku ini semakin pandai dan cerdas, untuk itu bila menyampaikan pendapat sebaiknya di dukung data yang akurat dan memahami mekanisme dan aturan hukum yang mengatur, kalau tidak jelas datang ke Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Maluku untuk dijelaskan data dan perkembangan kasusnya, "pungkasnya. (PNO-12) 21 Jun 2024, 20:03 WIT
Polres Jayawijaya Bersama Pemerintah Daerah Lakukan Mediasi Hentikan Konflik di Wouma Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Polres Jayawijaya mengambil langkah proaktif dalam membantu fasilitasi pertemuan antara dua kelompok masyarakat yang bertikai di Distrik Wouma, sebagai upaya untuk mencapai perdamaian. Pertemuan yang dilaksanakan pada Rabu (19/6) sore di Kanopi Polres Jayawijaya ini mempertemukan masyarakat Asolokobal dengan masyarakat Kurima dan Lanny Jaya.Mediasi ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Pj. Gubernur Papua, Pj. Bupati Jayawijaya, Pj. Bupati Lanny Jaya, Kapolres Jayawijaya, Kapolres Lanny Jaya, serta Ketua MRP Papua Pegunungan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menghentikan konflik yang telah menyebabkan korban jiwa di Distrik Wouma.Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, S.IK, menyatakan bahwa pemerintah bersama Pemprov, Pemda, serta TNI dan Polri berupaya mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi damai. "Hari ini, kami mencari tahu terkait awal permasalahan yang terjadi sehingga menyebabkan adanya konflik di Distrik Wouma yang mengakibatkan korban jiwa," jelas AKBP Heri.Pertemuan ini, meskipun belum menghasilkan kesepakatan final, telah menjadi langkah awal yang penting. Masing-masing pihak sepakat untuk merundingkan lebih lanjut dengan keluarga mereka dan akan memberikan hasilnya pada pertemuan kedua yang dijadwalkan pada hari Jumat mendatang.Kapolres Jayawijaya juga menambahkan, pihaknya berharap masalah ini bisa cepat diselesaikan, sehingga situasi di Distrik Wouma bisa kembali kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas normal kembali.Langkah ini menunjukkan komitmen Polres Jayawijaya dan pihak terkait untuk menciptakan perdamaian dan keamanan di wilayahnya. Semua pihak berharap bahwa upaya mediasi ini dapat membawa hasil positif dan mengakhiri konflik yang telah meresahkan masyarakat. (PNO-12) 20 Jun 2024, 19:33 WIT
Kapolda Maluku Terima Kunjungan Wakil Ketua LPSK RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Wakil Ketua LPSK RI, Wawan Fahrudin, S.Sos., M.E.Kedatangan Wakil Ketua (Waka) LPSK RI bersama sejumlah stafnya diterima hangat oleh Kapolda di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (20/6/2024).Dalam pertemuan dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Kapolda didampingi Direktur Reskrimsus dan Direktur Reskrimum Polda Maluku. Sementara"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda atas kesediaan waktunya menerima kunjungan ini," kata Wawan Fahrudin.Wawan kala itu juga memperkenalkan diri dan sejumlah staf yang mendampinginya. Ia mengaku sebagai pejabat baru dilantik dan diambil sumpah."Kami merupakan pimpinan baru di LPSK RI yang satu bulan lalu diambil sumpah dan dilantik oleh Bapak Presiden RI dengan jabatan Wakil Ketua LPSK RI," kata Wawan Fahrudin.Ia mengungkapkan tujuan kedatangannya di Maluku yaitu untuk melaksanakan kegiatan Perlindungan Berbasis Komunitas Sahabat Saksi dan Korban. "Untuk diketahui, meskipun Maluku bukan daerah dengan tingkat tindak pidana yang tinggi, namun tetap mendapatkan perhatian dari LPSK dengan 57 permohonan yang masuk," ungkapnya. Menurutnya, kasus-kasus kekerasan seksual menjadi perhatian utama LPSK. Oleh karena itu, penting untuk membangun kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi dengan Kepolisian RI. "Kami berharap adanya dukungan dan kerjasama dari Polri, khususnya Polda Maluku," harapnya.Kedatangan rombongan LPSK RI disambut hangat oleh Kapolda Maluku. Ia berharap pertemuan hari ini merupakan awal dari hubungan kerjasama ke depan yang lebih baik antara Polda Maluku dengan LPSK RI. "Kami Polda Maluku siap mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh LPSK. LPSK adalah salah satu mitra Polri dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Hubungan antara Polda Maluku dan LPSK selama ini berjalan cukup baik," ungkapnya. Orang nomor 1 Polda Maluku ini berharap ke depan Polda Maluku dan LPSK dapat meningkatkan kerjasama dengan melaksanakan kegiatan secara bersama."Ke depan, saya berharap adanya kegiatan yang lebih meningkatkan hubungan baik sehingga Polda Maluku dan LPSK RI dapat bersinergi dalam penanganan kasus yang berkaitan dengan saksi dan korban sehingga kasus yang ada dapat ditangani dengan baik," harapnya.Kapolda pun menyoroti terkait berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang cukup tinggi di Maluku. Ia merasa prihatin dengan persoalan yang kerap terjadi akibat minimnya edukasi dan maraknya konsumsi minuman keras. "Saya sampaikan terima kasih atas hubungan kita yang cukup baik selama ini, dan saya berharap fungsi Reskrim kita dapat terus mendukung LPSK," pintanya.Di akhir pertemuan Kapolda dan Waka LPSK RI saling bertukar plakat dan foto bersama sebagai bagian dari komitmen kerjasama ke depan dalam perlindungan saksi dan korban. (PNO-12) 20 Jun 2024, 19:25 WIT
Kapolres Nduga: Keamanan Membaik, Aktivitas Masyarakat Kembali Normal Papuanewsonline.com, Nduga – Kapolres Nduga, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., memberikan informasi terbaru terkait situasi keamanan di Kabupaten Nduga pasca bentrokan antara dua kelompok masyarakat yang terjadi pada Minggu, 16 Juni lalu. Menurut AKBP Parapaga, situasi telah berangsur membaik dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal."Dalam beberapa hari terakhir, kami telah melihat perbaikan signifikan dalam situasi keamanan. Aktivitas masyarakat telah kembali normal. Namun, kami tetap waspada dengan terus melakukan patroli terpadu ke titik-titik rawan konflik serta berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat di Kabupaten Nduga," ujar AKBP Parapaga di ruang kerjanya pada Rabu (19/6).Dengan dukungan dari Kodim 1706/Nduga dan Satgas TNI-Polri yang berada di Kota Kenyam, upaya penyitaan alat perang yang digunakan oleh kedua kelompok telah dilakukan secara terintegrasi. "Kerjasama yang solid antara Polri dan TNI sangat krusial dalam mengendalikan situasi ini. Kami berhasil menyita beberapa alat perang yang digunakan dalam bentrokan tersebut, sehingga dapat mencegah potensi konflik lebih lanjut," jelasnya.PJ. Bupati Nduga, Elai Giban, S.E., M.M., bersama jajarannya serta para tokoh masyarakat setempat juga turut berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif. "Berkat bantuan dan dukungan dari PJ. Bupati dan para tokoh masyarakat, upaya kami untuk menciptakan keamanan di Kota Kenyam dan sekitarnya menjadi lebih efektif. Kami terus bekerja sama untuk memastikan situasi tetap terkendali," tambah AKBP Parapaga.Kapolres Nduga juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik. "Kami meminta seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum tentu benar. Keamanan dan kedamaian di Kabupaten Nduga adalah prioritas kami bersama," katanya.Dengan terus berlanjutnya patroli terpadu dan dialog dengan tokoh masyarakat, diharapkan situasi di Kabupaten Nduga akan semakin stabil. Aparat keamanan berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga. "Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, demi kenyamanan dan keselamatan seluruh masyarakat Nduga," tutup AKBP Parapaga. (PNO-12) 20 Jun 2024, 19:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT