Papuanewsonline.com
BERKAS PERKARA KASUS PENGANIAYAAN SISWA MAGANG DI MIMIKA DIKIRIM KE KEJAKSAAN
44.234 LEMBAR SPPT PBB-P2 MIMIKA SIAP DIDISTRIBUSIKAN, KOLLABORASI JADI KUNCI KEBERHASILAN
TARGET PBB-P2 MIMIKA TAHUN 2026 CAPAI RP85,9 MILIAR, NAIK RP1,9 MILIAR DARI TAHUN 2025
BAPENDA MIMIKA SERAHKAN SPPT PBB-P2 TAHUN 2026, TARGET PENERIMAAN CAPAI RP89,4 MILIAR
Kematian Ibu Rumah Tangga Di Mimika Baru Diduga Gantung Diri, Polisi Sedang Selidiki
LPSK Surati Polda Papua Tengah, Minta Penjelasan Penanganan Dugaan Intimidasi terhadap Jurnalis
Dugaan Mega Korupsi Hibah KPU Mimika, Banyak Dana Siluman Hingga Temuan BPK 28 Miliar
Bersiaga! Piala Gubernur, Liga 4 Papua Tengah Digelar Di Mimika, 7 Tim Siap Meraih Kejuaraan
Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Keluarga Minta Proses Penyelidikan Secara Adil
PW FATAYAT NU PAPUA TENGAH GELAR SAHUR GRATIS, PROGRAM INKLUSIF SAMPAI HARI KE-10
BERITA TAG Hukum
Homepage
Mesin ATM di Kantor Bupati Jayapura Nyaris Dibobol Maling
Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebuah Mesin Anjungan Tunai (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kompleks Kantor Bupati Jayapura, nyaris dibobol maling pada Jumat (09/08/2024) sekitar pukul 04.00 WIT.Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.Kapolres mengatakan kejadian berawal dari seorang petugas Satpol PP yang sedang berjaga di Pos penjagaan yang melihat dua orang yang masuk ke Kompleks Kantor Bupati tersebut menuju ke ATM center Bank BRI, terletak tidak jauh dari gerbang masuk kompleks Kantor Bupati Jayapura.“Saksi mendengar suara gaduh, namun saksi hanya diam di Pos penjagaan karena takut ia berjaga sendiri dan kondisi sedang terjadi pemadaman listrik,” ucap Kapolres Jayapura.Lebih lanjut, ia menjelaskan aksi mereka gagal, karena kesulitan membongkar bagian dalam mesin ATM.“Saat ini Polres Jayapura saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus percobaan pembobolan mesin ATM guna mengetahui para pelaku tersebut,” tutupnya. (PNO-12)
10 Agu 2024, 15:25 WIT
Gegara Mabuk, Seorang Pemuda Tewas Dianiaya Temannya di Langgur
Papuanewsonline.com, Langgur - Gegara mabuk atau mengkonsumsi minuman keras ( miras ) jenis sopi, seorang pemuda atas nama Egenius Ohoiulun dianiaya oleh temannya sendiri hingga meninggal dunia.Peristiwa naas ini terjadi di kompleks Pokarina Ohoibun Barat, Desa Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (9/8/2024), Soreh.Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Frans Duma S.I.K diikonfirmasi membenarkan kejadian ini. " Benar, kejadian penganiayaan ini terjadi jumat 09 Agustus 2024 sekitar pukul 17.30 WIT bertempat di Kompleks Pokarina - Ohoibun Barat Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, " ucapnya.Kapolres mengaku, kasus penganiyaan itu, mengakibatkan korban Egenius Ohoiulun meninggal dunia. Kapolres menyebutkan kronologis kejadian, tepat pada pukul 17.00 WIT, korban bersama beberapa rekannya termasuk pelaku berinsial. J.H sedang mengkonsumsi minuman keras jenis sopi di sebuah gang (tempat duduk) samping rumah Bapak Landanius Hamar." Saat mengkonsumsi minuman keras jenis sopi bersama, terjadi selisih paham antara korban dengan pelaku, sehingga pelaku J H melakukan penganiyaan terhadap korban EO dengan cara memukul bagian depan kepala dari korban, tepat dibagian dahi, sehingga korban terjatuh dan langsung meninggal dunia," ujar Kapolres.Lanjut Kapolres, Pascah kejadian, pelaku JH langsung ditangkap dan saat ini, sedang menjalani pemeriksaan di Polres Maluku Tenggara." Pelaku sudah kita amankan, dan saat ini sementara menjalani pemeriksaan di Polres," Pungkasnya.(Tim)
09 Agu 2024, 21:23 WIT
Mendekati Operasi Mantap Brata, Polres Sarmi Lakukan Pengecekan Kendaraan
Papuanewsonline.com, Sarmi – Kapolres Sarmi Kompol Suparmin, S.IP., M.H. menggelar Pengecekan Kesiapan Kendaraan Dinas Sebagai langkah persiapan yang serius menjelang pelaksanaan Operasi Mantap Brata.Kamis (8/8/2024).Pengecekan kendaraan dinas juga melibatkan Wakapolres Sarmi Kompol Aser Borom, Kabag Ops Polres Sarmi Akp Handry M.Bawilling, S.Sos.,M.M. bersama dengan Pejabat Utama lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen penuh Polres Sarmi dalam memastikan segala aspek operasional siap untuk melaksanakan Operasi Mantap Brata 2024 dengan baik.Kapolres Sarmi mengatakan, pentingnya pengecekan berkala terhadap kendaraan dinas untuk memastikan bahwa semua kendaraan dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2024.“Kendaraan dinas adalah sarana utama dalam melaksanakan tugas kepolisian. Kesiapan dan kelancaran kendaraan dinas akan sangat mempengaruhi efektivitas operasional dalam pelaksanaan tugas. Oleh karena itu, pengecekan secara berkala ini adalah langkah yang sangat tepat,” ungkapnya.Dalam pengecekan ini, setiap kendaraan dinas diperiksa mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi mesin, sistem kelistrikan, hingga peralatan keamanan seperti lampu rotator dan sirene. Adapun hasil pengecekan akan menjadi dasar perawatan dan pemeliharaan lebih lanjut, bukan hanya kendaraan saja yang di cek, Kapolres Juga melakukan pengecekkan terhadap Senjata Api Laras panjang maupun genggam yang di pegang oleh personil Polres Sarmi.Kegiatan serupa diharapkan dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa Polres Sarmi siap menjalankan tugasnya dalam mengamankan Pemilu 2024 dan menjaga kondisi operasional yang prima. (PNO-12)
09 Agu 2024, 17:22 WIT
Jelang Kemerdekaan RI Ke-79, Kapolres Jayapura Ajak Warga Jaga Keamanan Dan Ketertiban
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.IK mengajak warga Kabupaten Jayapura untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI 17 Agustus 2024 Ke-79.Untuk aksi yang rencananya digelar 15 Agustus 2024, peringatan New York Agreement 1962 warga dihimbau untuk tidak ikut-ikutan, Kamis (8/8/2024).“Sudah ada himbauan yang dikeluarkan oleh beberapa gereja dan sejumlah tokoh masyarakat agar tidak ikut-ikutan atau tidak terlibat dalam aksi tersebut,” kata Kapolres.Terkait itu, Kapolres mengungkapkan bahwa Polres telah melakukan sejumlah langkah antisipasi seperti patroli setiap hari yang dilakukan tim opsnal, dan rencana akan ada pertemuan di Komba.“Menjaga keamanan tentunya berdampak terhadap terciptanya penyelenggaraan Pilkada aman dan lancar ditanah Papua khususnya di Kabupaten Jayapura dibulan Oktober mendatang,” ujarnya. (PNO-12)
09 Agu 2024, 16:47 WIT
Kaops Damai Cartenz Beberkan Bukti Keterlibatan KKB Nduga Dalam Pembunuhan Pilot Glen
Papuanewsonline.com, Mimika - Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Operasi Damai Cartenz2024 telah selesai melakukan olah TKP pembunuhan terhadap pilot Glen Malcolm Conning yang merupakan warga negara New Zealand. Insiden tragis ini terjadi pada Senin, 5 Agustus 2024, di Distik Ilaga, Kab Timika.Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., selaku Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot Glen dan kemudian menjelaskan bahwa kegiatan olah TKP telah selesai, dilanjutkan dengan kegiatan penyelidikan dan penyidikan."Olah TKP di Distrik Alama telah selesai dan saat ini upaya penegakan hukum terhadap pelakunya sedang berproses," ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan beberapa lubang peluru di beberapa titik pada badan helikopter. "Ya benar, berdasarkan hasil olah TKP, kami menemukan bahwa terdapat 9 lubang peluru pada bagian badan helicopter antara lain pada kaca atas, bagian rotor, baling-baling dan ekor helicopter. Selain itu kami juga menemukan 6 selongsong peluru kaliber 5,56mm di sekitar helicopter tersebut. Jenazah pilot ditemukan berada di dalam kokpit helicopter sebelah kiri"jelas BayuPerlu diketahui bahwa jenazah pilot telah dievakuasi kemudian divisum di RSUD Timika (06/08/2024) lalu. "Jenazah pilot telah diambil pihak PT Intan Angkasa Air Service dan telah dikirim ke jakarta pada hari rabu tanggal 7 Agustus 2024. Sedangkan untuk hasil visum, kami masih menunggu surat resmi dari RSUD Timika," jelas Bayu Suseno.Selanjutnya Kaops menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, diketahui bahwa KKB dari Nduga sudah berada di lokasi selama seminggu sebelum melakukan pembunuhan. Setidaknya KKB tersebut berjumlah lima orang, empat diantaranya membawa senjata api laras panjang dan satu orang membawa parang. Menurut keterangan para saksi yang mendengar mereka berbicara bahwa dari logat dan bahasanya diduga kuat merupakan orang dari daerah Nduga."Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi dan dari keterangan mereka yang melihat, mendengar dan menyaksikan terjadinya pembunuhan terhadap pilot glen, telah kami identifikasi bahwa diduga pelakunya adalah KKB dari Nduga" jelas FaizalSatgas Operasi Damai Cartenz 2024 berkerjasama dengan Polres Timika tetap berkomitmen untuk terus melakukan penegakan hukum, melakukan pengejaran dan mengungkap kasus ini secepatnya. "Mohon doanya yaa rekan2, semoga kasus ini dapat segera diungkap dan para pelakunya segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya" pungkas Faizal (PNO-12)
09 Agu 2024, 07:43 WIT
Mata Kepeng, Kepala KCP Werinama Diringkus Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon- Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku resmi menahan AL, Kepala PT Pos Indonesia (Persero), Kantor Cabang Pembantu (KCP) Werinama 97554. Ia diduga menggelapkan uang perusahan BUMN ini sebesar kurang lebih Rp398.467.680.Penahanan terhadap lelaki berusia 33 tahun itu dilakukan setelah tim penyidik menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana PT Pos Indonesia KCP Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Tahun 2023.Direktur Reskrimsus, Kombes Pol Hujra Soumena S.Ik, didampingi Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Areis Aminnulla S.Ik, mengungkapkan, perkara tersebut diusut sejak laporan polisi diterima tanggal 22 Januari 2024.Usai menerima laporan polisi nomor LP-A/02/1/2024/SPKT DITKRIMSUS/POLDA MALUKU, tim penyidik melakukan serangkaian tahapan penyelidikan hingga perkara itu dinaikan ke tahap penyidikan."Kasus penyalahgunaan dana PT Pos ini berlangsung dari bulan Juli sampai dengan Agustus 2023 di Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur," kata Hujra saat dilakukan konferensi pers di Rupattama Kantor Ditreskrimsus Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (8/8/2024).Lanjut Soumena, Tercatat sebanyak 10 orang yang terkait dalam perkara ini sudah diperiksa atau dimintai keterangannya sebagai saksi. Dua diantaranya saksi ahli, Termasuk Tersangka.Soumena menjelaskan, Dalam perkara ini penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 1 dokumen 2, rekening koran pospay milik AL, rekening koran BRI milik AL, rekening koran bank BRI atas nama dua saksi NAT dan NF, surat perintah pengosongan kas, dan berita acara pemeriksaan kas."Motif dari kasus ini, Tersangka menyalahgunakan wewenang dan jabatan, menguntungkan diri sendiri, atau orang lain serta merugikan keuangan negara," ucapnya.Berdasarkan hasil pemeriksaan, kasus ini berawal saat Tersangka selaku Kepala KCP Werinama melaporkan transaksi harian setiap hari, jumlah uang hasil transaksi tercatat pada daftar N2, yang mana nilai uang dari hari ke hari terus bertambah, Namun ketika perintah pengosongan kas oleh⁰⁰ Manager PPOC Kantor Pos Utama Ambon sebanyak 4 kali, terungkap fisik uang sudah tidak ada"Fisik uang tidak ada karena telah digunakan oleh Tersangka untuk kepentingan pribadinya," tambahnya.Kata Soumena, Perbuatan Tersangka telah menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp398.467.680, hasil Ini berdasarkan Laporan Hasil Analisa (LHA) Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara (PKKN) Nomor: PE.03.03/SR/SP-708.1/PW25/5/2024, tanggal 6 Mei 2024 dan pasal yang diparsangkakan adalah pasal 2 dan atau pasal 3 dan atau pasal 8 UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi."Tersangka saat ini telah ditahan sesuau surat penahanan No: SP.Han/13/VIII/RES.3.2./2024/Ditreskrimsus, tanggal 7 Agustus 2024 dan menempatkan Tersangka pada Rutan Polda Maluku di Tantui," pungkasnya.(Tim)
09 Agu 2024, 00:00 WIT
Wakapolda Papua Gelar Latihan Pra Operasi “Mantap Praja Cartenz II-2024”
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., membuka Kegiatan Latihan Pra Operasi “Mantap Praja Cartenz II-2024” dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 di Wilayah Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan, Kamis (08/08).Kegiatan ini turut dihadiri oleh Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Yosi Muhamartha, Karo Ops Polda Papua Kombes Pol I Ketut Wijatmika, S.I.K, Para PJU Polda Papua, Ketua KPU Provinsi Papua Steve Dumbon, serta Ketua Bawaslu Provinsi Papua Hardin Halidin, S.H., dan kegiatan ini berlangsung di Aula Ballroom Grand Ball Room Lt. 5 Hotel Horison Ultima Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.Dalam sambutannya Wakapolda Papua Brigjen Pol. Petrus Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menyampaikan terkait situasi Politik jelang Pilkada di wilayah hukum Polda Papua mengalami peningkatan suhu Politik, yang berpotensi pada kerawanan Sosial Politik sehingga dapat menjurus kepada Gangguan Kamtibmas.“Kedepannya akan semakin berat dan kompleks, untuk itu optimalisasi kinerja dan kesiapan Operasional Polri, mutlak dilaksanakan dan diantisipasi seluruh personel Polda Papua dan jajaran yang terlibat Operasi Mantap Praja Cartenz 2024,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa hari ini Pihak Kepolisian akan melaksanakan rangkaian persiapan pelaksanaan operasi, yaitu Latpraops. Latpraops sendiri merupakan salah satu tahapan penting dan sangat strategis, dimana latpraops merupakan instrumen dasar Manajemen Operasi.“Saya berharap Latpraops ini jangan dijadikan Seremonial saja, namun seluruh personel harus dapat benar-benar memahami dan mengerti tujuan pelaksanaan operasi ini, segera siapkan fisik dan mental serta segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi ini,” tambah Wakapolda.Wakapolda Papua juga menekankan bahwa Pilkada kali inilah yang pertama kalinya diselenggarakan untuk memilih Empat Gubernur di Tanah Papua ini, tentunya Dinamika Politik akan berbeda, namun pengamanannya tetap sama.“Oleh sebab itu kita memerlukan kemampuan untuk memanfaatkan dan mengolah kendala yang akan dihadapi agar menjadi peluang untuk mempermudah pelaksanaan tugas Operasi yang akan dilaksanakan kedepannya,” pungkasnya. (PNO-12)
08 Agu 2024, 22:25 WIT
Kecelakaan 2 Motor Di Keerom, Tewaskan 1 Orang
Papuanewsonline.com, Keerom – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Trans Papua tepatnya di depan Kantor BPKAD, Kabupaten Keerom, Papua, pada Selasa (06/08/2024) sekira pukul 07.10 WIT. Satu orang meninggal dunia dalam peristiwa ini.Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K. saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut."Kecelakaan motor di Keerom menyebabkan satu orang bernama Demas G. Deda (58) meninggal dunia (MD) di tempat. Kecelakaan itu akibat pengendara dipengaruhi minuman keras," ucap Kapolres.Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi di TKP, kejadian berawal dari SPM Honda Vario dengan Nopol PA 3391 QD yang dikendarai korban melaju dari arah Abepura menuju Arso Kota, setibanya di TKP datang dari arah berlawanan SPM Honda Revo Fit Nopol DS 2935 RH dari arah Arso Kota menuju Abepura yang dikendarai RB (22) dengan kecepatan tinggi.“RB mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi dan juga dipengaruhi minuman beralkohol keluar dari lajur dan mengambil lajur korban sehingga terjadi kecelakaan tersebut,” ungkapnya.Lanjut, kata Kapolres korban dan RB dibawa ke RSUD Kwaingga guna penanganan lebih lanjut.“Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka lecet pada lutut kanan, lutut kiri, jidat dan hidung serta luka benturan pada dada, sedangkan untuk RB mengalami luka lecet pada pipi sebelah kanan, robek pada jari tengah tangan kanan dan lengan kanan serta lecet pada lutut kiri,” tutur AKBP Christian.AKBP Christian merasa prihatin atas peristiwa yang memakan korban jiwa ini. Dia meminta masyarakat untuk taat dan patuh pada etika berkendara di jalan.“Atas kejadian ini tentu sangat disayangkan dan kami prihatin masih ada masyarakat yang berkendara dalam pengaruh minuman keras dan tidak menggunakan helm. Kami dari Polres Keerom selalu mengimbau dan mengedukasi kepada masyarakat untuk taat serta patuh peraturan lalu lintas untuk menghindari terjadinya korban jiwa,” pungkasnya. (PNO-12)
08 Agu 2024, 21:57 WIT
Kaops NCS Polri Minta Polda Jatim Optimalkan Cooling System
Papuanewsonline.com, Surabaya - Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta Polda Jawa Timur (Jatim) untuk mengoptimalkan upaya cooling system atau melakukan pendinginan suhu politik jelang Pilkada Serentak 2024. Pasalnya, Provinsi Jatim memiliki tingkat kerawanan lumayan tinggi dibandingkan pada saat pilpres kemarin.Penekanan tersebut disampaikan langsung maupun video confernece oleh Kaops kepada 874 personel Polda Jatim dan 39 Polres di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Kamis (8/8/2024). Dalam kegiatan penguatan pelaksana kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terakait Nusantara Cooling System tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto dan para PJU Polda Jatim serta TIM Ops NCS Polri."Sebagai provinsi dengan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) terbanyak kedua di Indonesia serta poros dari dua organisasi keagamaan terkemuka di Indonesia, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan konflik lumayan tinggi. Hal ini perlu kita antisipasi menjelang pelaksanaan pilkada serentak nanti," kata Irjen Asep yang saat ini menjabat sebagai Wakabareskrim Polri.Menurutnya berbagai ancaman bisa terjadi seperti konflik SARA, berita bohong dan polarisasi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kaops NSC Polri menyampaikan, perintah dari Presiden Joko Widodo pada HUT ke-78 Bhayangkara pada 1 Juli 2024 kemarin, bahwa Polri harus adaptif dan proaktif untuk menetralisasi residu politik, memitigasi disinformasi Pemilu serta menjaga kerukunan dan persatuan bangsa agar Pilkada Serentak 2024 bisa berlangsung aman, jujur dan adil. "Pada kesempatan yang sama Bapak Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri akan berupaya maksimal dalam mengeliminasi potensi konflik menjelang Pilkada melalui optimalisasi Nusantara Cooling System," ujarnya.Lebih lanjut, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat jelang pilkada nanti, para Kasatwil intensif dalam melakukan cooling system. Seperti apa yang dilakukan oleh Ops NCS Polri pada Pilpres dan Pileg kemarin, upaya Preemtif dan Preventif dengan menyambangi para ulama, kiai, habib, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta mengadakan bakti sosial. "Temui para tokoh-tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa, dan kegiatan sosial, bangun narasi besar yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terciptanya pilkada aman dan damai," ujarnya.Lebih lanjut, para Kasatwil juga harus intensif turun ke lapangan, kelola potensi konflik dan mengoptimalkan peran anggota intelkam dan Bhabinkamtibmas. "Keberhasilan kasatwil itu dilihat dari bisa mengelola potensi yang kecil jadi tidak ada dan yang besar jadi kecil itu keberhasilan kalian semua jangan sampai pimpinan kita turun tangan, jadi betul-betul sering ke lapangan," pungkas Kaops.Sementara Kapolda Jatim mengungkapkan sempat ada konflik horizontal di wilayah Gresik, namun bisa dikendalikan. Untuk pilkada serentak khususnya di wilayah Jawa Timur, dirinya menegaskan bahwa jajarannya akan bekerja secara optimal untuk menciptakan pilkada yang aman dan damai."Kita optimis jadikan Jawa Timur sebagai daerah aman dan harmonis," tandasnya.Selain Kaops, Wakaops NCS Polri Brigjen Yuyun Yudhantara, Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin, Kasatgas Preventif Brigjen Himawan Bayu Aji dan Wakasatgas Humas Kombes Iroth Laurens Recky juga memberikan arahan demi terwujudnya Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan tertib.Adapun tim Ops NCS Polri yang mendamping KaminOps NCS, Brigjen Budi Hermawan dan Waikasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono. (PNO-12)
08 Agu 2024, 21:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru