Papuanewsonline.com
KSP Kawal Penyelesaian Hambatan Ekspor Mineral Demi Jaga Kepastian Berusaha
Polri Komitmen Tidak Ada Impunitas Terhadap Pelanggaran Tindak Pidana Narkoba
Resmi Dibuka, Bulutangkis Kapolri Cup Diikuti Oleh 1.219 Peserta
Dukung Penilaian Ombudsman RI, Wakapolda Maluku Komitmen Perkuat Pelayanan Publik
Mimika Darurat Hukum? Ketua Pemuda Kei Bongkar 3 Borok: Kasus Mangkrak, Korupsi Otsus, dan Judi
Pemkab Nduga Gelar Rapat RP3KP, Soroti Krisis Perumahan ASN
Siaga di Tiom! KNPB Nyatakan Papua Zona Darurat Militer, Selebaran Mulai Disebar Hari Ini
Kejari Mimika Dalami Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Bawaslu Rp 36,4 Miliar
Realisasi Masih 25,70 Persen, Pencairan Dana Otsus Tahap II Mimika Terancam Tertunda
Hilang Tiga Hari, Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan Kali Wania
BERITA TAG Hukum
Homepage
Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada, Kompol Handoyo Pimpin Operasi Gabungan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Dalam pelaksanaan Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Personil Gabungan dari Polres Boven Digoel, Kodim 1711 BVD, dan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan patroli yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Boven Digoel, Kompol Handoyo Prasetyo, pada Sabtu (27/07/24).Dalam arahan kepada personil gabungan, Wakapolres menjelaskan pentingnya body system selama pelaksanaan kegiatan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. "Kepada seluruh Personil yang terlibat dalam kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), dalam pelaksanaan kegiatan harus menggunakan body system untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan bersama terjadi," ujar Kompol Handoyo.Wakapolres juga menerangkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Boven Digoel, terutama dalam rangka tahapan pilkada yang sedang berlangsung. "Kegiatan ini penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama tahapan pilkada," tambahnya.Rute patroli gabungan meliputi Polres Boven Digoel, Titik Nol Tanah Merah, Jalan Kali Bening Tanah Merah, Jalan TMP, Kampung Weet, MMS Lama, Jalan Ambonggo, Km 02, Km 03, Perumahan Pegawai, Km 04, Perumahan Pejabat, Titik Nol Tanah Merah, Jalan Ampera, dan Jalan Kalimak Tanah Merah, berakhir kembali di Polres Boven Digoel.Selama kegiatan, pihak keamanan berhasil mengamankan tiga buah parang milik masyarakat dan memberikan imbauan agar alat-alat tersebut digunakan sesuai peruntukannya. "Kehadiran pihak keamanan bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sehingga dapat dilaksanakan tanpa gangguan Kamtibmas yang signifikan," ungkap Kompol Handoyo.Kompol Handoyo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat karena seluruh rangkaian kegiatan operasi gabungan selesai dilaksanakan dengan aman dan terkendali. "Kegiatan serupa akan terus digencarkan untuk meningkatkan situasi Kamtibmas jelang Pilkada," tutupnya. (PNO-12)
29 Jul 2024, 19:37 WIT
Pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 Dinyatakan Selesai, Ini Hasilnya
Papuanewsonline.com, Jayapura – Hasil Pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 Polda Papua dan Polres Jajaran yang dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 15 Juli 2024 hingga tanggal 28 Juli 2024, Senin (29/3).Operasi Patuh Cartenz 2024 kali ini dilaksanakan dalam bentuk Operasi Kepolisian sebagai komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan Stakeholder Terkait, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan bagi seluruh masyarakat dibidang Kamseltibcar Lantas.Adapun sasaran khusus dalam operasi ini mencakup larangan penggunaan handphone saat berkendara, larangan berbonceng lebih dari satu orang, serta penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan, seperti di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan tidak menggunakan safety belt.Walaupun operasi patuh ini lebih menekankan kepada peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat namun dalam kegiatannya dilaksanakan secara preemtif dan preventif dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, simpatik dan humanis.Adapun Hasil Pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz selama 14 hari yakni untuk data kasus kecelakaan di Tahun 2024 terdapat kasus kecelakaan sebanyak 61 jika dibanding tahun 2023 dengan jumlah 63 kasus, jadi di Tahun 2024 terjadi penurunan sebanyak 2 kasus. Untuk korban meninggal dunia di tahun 2023 sebanyak 7 sementara di tahun 2024 memiliki 4 kasus meninggal dunia, sehingga ditahun 2024 mengalami penurunan sebanyak 3 korban. Untuk Korban luka berat di tahun 2023 memiliki 32 korban sedangkan di tahun 2024 memiliki 34 korban, sehingga ditahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 2 korban.Sedangkan untuk korban luka ringan di tahun 2023 memiliki 44 korban, jika dibandingkan dengan tahun 2024 terdapat sebanyak 45 korban, sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 1 korban. Untuk kerugian materil ditahun 2023 sebanyak Rp. 193.000.000, jika dibandingan dengan tahun 2024 sebanyak Rp. 121.450.000 sehingga ditahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak Rp. 71.550.000,- atau 37%.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 dapat menimbulkan kesadaran lalu lintas bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan."Kami dari Polda Papua akan terus mengawal kegiatan masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang ada di Papua. Tentunya kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.Ia juga berharap ada kesadaran masyarakat terutama bagi pengguna jalan sehingga terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di tanah Papua. (PNO-12)
29 Jul 2024, 19:30 WIT
Cegah Kriminalitas, Satgas Yonif 122/TS Laksanakan Pemeriksaan Kendaraan
Papuanewsonline.com, Keerom - Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Pos Kalipay melaksanakan kegiatan pemeriksaan (Sweeping) di jalan lintas trans Papua tepat di depan Pos Kalipay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, (29/07/2024).Kegiatan sweeping tersebut merupakan salah satu tugas pokok Satgas Yonif 122/TS yang dilaksanakan oleh Pos Kalipay, dipimpin Sertu Halimi Wahid bersama 10 anggota, yang mengecek identitas dan barang bawaan setiap pelintas, baik kendaraan roda empat maupun roda dua dan mengingatkan agar selalu menggunakan helm saat berkendaraan demi menjaga Keamanan dan kenyamanan saat berkendaraan.Seluruh pengguna jalan yang melintas wajib berhenti dan turun dari kendaraan ketika anggota pos melaksanakan pemeriksaan, apabila ditemukan barang yang terlihat mencurigakan akan diturunkan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang tersebut, ucap Dankipur C. Seperti penekanan Dansatgas Letko Inf Diki Apriyadi,S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, dengan mengedepankan bidang pengamanan dengan melaksanakan pemeriksaan jalan lintas, patroli patok dan patroli jalur perlintasan Ilegal untuk mencegah penyusupan dan penyeludupan barang ilegal.Tujuan sweeping digelar untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kampung Pund yang merupakan kampung binaan dari Pos kalipay. Diharapkan dengan kegiatan sweeping yang dilakukan dapat menutup dan mempersempit pergerakan para pelaku yang ingin memasukan barang ilegal maupun tindakan kriminal guna menjaga kemanan dan ketertiban di wilayah perbatasan. (PNO-12)
29 Jul 2024, 14:37 WIT
Kapolri Diminta Pecat Sejumlah Anggota Brimob dan Polisi Yang Terlibat Bentrok di Tual
Papuanewsonline.com, Maluku— Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta bertindak tegas dengan melakukan pemecatan terhadap anggota Brimob dan anggota Polisi yang terlibat Bentrok bakutembak memalukan di depan Gereja Maranatha, UN Kota Tual, Minggu (28/7/2024). Malam.Aksi memalukan ini, terdengar rentetan tembakan yang buat panik warga, bahkan dari video yang beredar anggota Brimob dan Polisi sama-sama melepas hujan tembakan ke arah bawah, bukan ke arah atas, sehingga warga yang sementara menjalani Ibadah di Gereja Maranatha UN Kota Tual berteriak histeris.Kejadian itu buat Warga disekitar lokasi panik dan berlari menyelamatkan diri. rekaman video yang diterima Papuanewsonline.com Minggu (28/7/2024), tampak sejumlah aparat dari baik dari kepolisian maupun Anggota berseragam Brimob dengan melepas tembakan sambil berlari mengejar satu sama lain.Bersamaan dengan itu, terdengar bunyi senjata berulangkali. Tampak juga beberapa orang yang mengenakan seragam hitam dan coklat, diikuti sejumlah orang berpakaian sipil berları mengikut menuju lokasi tertentu.“Iya, Pimpinan dari Polri harus mengambil sikap tegas dengan melakukan pemecatan terhadap oknum-oknum anggota ini, umat sementara Ibadah mereka melepas rentetan tembakan pas di depan gereja akhirnya umat panik, atas kejadian ini memang sudah keterlaluan," ucap salah satu warga di depan Gereja Maranatha, Minggu (23/7) tadi malam.Warga ini juga tidak mengetahui, ada keributan apa. Meski demikian, sepintas dia mengaku mendengar sehari sebelumnya ada keributan antara polisi dan brimob.Kepala desa Tar Dullah Selatan, Kota Tual, Carles Tarenten menyesalkan adanya insiden saling serang antar aparat keamanan. Apalagi disaat bersamaan, ada Umat kristiani yang sedang menjalankan ibadah malam.“Ini sebuah tindakan yang berlebihan. Harusnya aparat keamanan itu menjaga keamanan masyarakat. Kami minta Kapolri segerah bertindak tegas terhadap oknum-oknum Brimob Resimen III BKO di Kota Tual, serta Oknum Polisi di Polres Tual yang terlibat bentrok, agar ada efek jerah," ucap Taranten.Menurut dia, insiden ini bukan baru pertama kali, karena sudah sering terjadi sebelumnya antara mereka dengan masyarakat sipil. Namun dirinya mengaku, memediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.Tarantein berharap pasukan Brimob Resimen III BKO ditarik dari Kota Tual. Kata dia, jika ini tidak ditarik, warga akan melakukan aksi besar-besaran di kantor Walikota Tual, dan Polres.Terpisah Idham warga Kota Tual mengaku bahwa Oknum Brimob dan Polisi yang terlibat bentrok itu mungkin disaat pendidikan kurang memahami tentang nilai-nilai kebangsaan dan toleransi, karena apa yang dilakukan benar-benar mencoreng nama institusi Polri." Ya, biar ada efek jerah, Kapolri harus tegas terhadap oknum-oknum anggotanya, yang bertindak seperti bandit ini," Pungkasnya.Sementara itu Informasi yang diperoleh Papuanewsonline.com sebelumnya, terjadi Penganiayaan terhadap Personil yang sedang bertugas di lapangan oleh sekelompok Personel Brimob BKO Resimen Pas 3 Pelopor di Pos SS di Polres Tual.Insiden ini terjadi pada Jumat tanggal 26 Juli 2024 sekitar pukul 23.40 WIT. Mereka yang menjadi korban bogem mentah personil Brimob diantaranya, Brigpol BI, Briptu Muhamad S. Rumles, Bripda Clif Sprendo Demny.Awalnya sekira Pukul 23.00 WIT personel Polres Tual Melaksanakan kegiatan apel KRYD di lapangan Kotak Polres Tual dan dilanjutkan kegiatan Razia kendaraan di depan Pos SS.Sekira pukul 23.40 WIT saat personel Polres Tual sedang melaksanakan kegiatan KRYD, didepan Pos SS Polres Tual ada sebuah motor CRF 150 yang berboncengan dengan menggunakan knalpot racing.Sepeda motor ini melaju dari arah komplek SKB ke Pos SS. Sesaat didepan Pos SS mereka mengeluarkan kata makian yang dialamat ke Polisi Lalulintas yang sedang berjaga-jaga.Pengemudi sepeda motor itu langsung melaju terus melewati personel yang melaksanakan kegiatan KRYD. Tidak lama kemudian ada sekelompok pengendara motor sekitar kurang lebih 30 orang datang menghampiri personel yang melaksanakan kegiatan KRYD.Mereka berteriak, mencari seseorang. “Letsoin mana, Letsoin mana,” kata beberapa orang diantara mereka. Entah kenapa, mereka melakukan penganiayaan terhadap personel Sat Lantas Polres Tual yang sedang melaksanakan KRYD.Penganiayaan ini, berdasarkan laporan yang juga diterima Papuanewsonline.com, terhadap personel Polres Tual yang melaksanakan KRYD di duga dilatar belakangi kendaraan pribadi salah satu anggota Brimob yang ditahan oleh petugas Sat Lantas Polres Tual Bripda Aristo Letsoin pada saat melaksanakan kegiatan operasi Patuh Salawaku 2024 karena menggunakan knalpot racing.(Tim)
29 Jul 2024, 09:29 WIT
Satgas Yonif 122/TS Gagalkan 1,1 KG Ganja Siap Edar Diperbatasan
Papuanewsonline.com, Jayapura - Satgas Yonif 122/TS Kembali berhasil menggagalkan barang ilegal narkotika jenis ganja dengan berat 1.180 (Seribu Seratus Delapan Puluh) gram dan 2 (dua) orang WNA asal PNG berhasil diamankan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif/TS pada pukul 12.45 WIT, bertempat di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (27/7/2024)Terkait hal tersebut, Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi,S,Hub.Int., menerangkan kedua WNA a.n BW (24) dan Ds (25) pada awalnya melintas masuk dari Wutung PNG ke Indonesia melalui jalan tidak resmi/jalan tikus, kemudian menuju Pasar Perbatasan RI-PNG Skouw. Namun karena gerak-geriknya mencurigakan, kemudian salah satu warga melaporkan kepada Prajurit Pos Jaga Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS. Lanjut Dansatgas Yonif 122/TS menerangkan, menyikapi laporan warga, Personel Satgas Yonif 122/TS, Pos Muaratami dengan respon cepat melakukan koordinasi dengan aparat keamanan lainnya untuk mengamankan kedua orang tersebut, Akhirnya kedua WNA berhasil diamankan saat melintas menggunakan ojek di Pos Muara Tami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS dan setelah dilakukan pemeriksaan diperoleh 16 (enam belas) bungkus Narkotika jenis Ganja dengan berat 1.180 (Seribu Seratus Delapan Puluh) gram."Saat ini, oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS, Aparat keamanan dan Bea Cukai kedua WNA dan barang buktinya sudah diserahkan kepada Pos Polisi sektor Muara Tami untuk diproses secara hukum di Polsek Muara Tami," tutup Dansatgas. (PNO-12)
29 Jul 2024, 08:26 WIT
Operasi Patuh Cartenz 2024, Polres Merauke Razia 52 pelanggar
Papuanewsonline.com, Merauke – Kapolres Merauke Akbp Leonardo Yoga, S.I.K., MM., melalui Kasat Lantas yang didampingi KBO Lantas Iptu Purwantoro bersama anggota lantas pagi tadi melaksanakan Razia dan himbauan Dalam Rangka Operasi Patuh Cartenz 2024 Polres Merauke, bertempat di depan Tugu Kapsul Waktu jalan Brawijaya Merauke, Provinsi Papua Selatan, Sabtu, (27/07).Dikatakan KBO satuan lantas yang mewakili Kasat lantas bahwa Ada sebanyak 52 kendaraan yang di razia pada hari ke tiga belas Operasi Patuh Cartenz tahun 2024.Iptu Purwantoro mengatakan dari 52 pelanggar dalam razia tersebut semuanya diberikan sanksi Teguran Lisan yaitu kendaraan R2 sebanyak 31 kendaraan, R4 sebanyak 10 kendaraan, kendaraan R6 sebanyak 11 kendaraan.“Ia benar dalam razia tersebut di fokuskan pada pelanggaran kasat mata dan administrasi seperti kendaraan yang tidak dilengkapi dengan kaca spion, plat kendaraan, tidak menggunakan helm, kendaraan yang menggunakan knalpot recing, tidak memiliki sim dan stnk, namun kali ini kita berikan sanksi Teguran dan himbauan tertib berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Cartenz 2024” ungkapnya.Iptu Purwantoro juga menghimbau warga agar membayar pajak dan sekaligus memberikan imbauan bahwa mulai 25 Juli pemerintah mengadakan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan pembebasan denda bea balik nama kendaraan bermotor di Papua Selatan.“Akhirnya di harapkan dengan kegiatan razia ini bias membuat Kamseltibcar lantas dan tumbuh kesadaran masyarakat tentang tertib berlalulintas, serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan Fatalitas Korban Laka Lantas,” tutupnya. (PNO-12)
28 Jul 2024, 20:45 WIT
Masuki Hari Ke-13, Operasi Patuh Cartenz 2024 Tetap Tegas dan Humanis dalam Menindak Pelanggar
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 hari ke-13, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua menggelar razia kendaraan bermotor di depan Mapolda Papua, Kota Jayapura pada Sabtu (27/07) pagi.Kegiatan ini dipimpin oleh Ps. Kabagbinops Ditlantas, AKP Suhardi Syahailatua, S.Sos, selaku Kadataopsda Operasi Patuh Cartenz 2024, dan diikuti seluruh personel Ops Patuh Cartenz 2024 Polda Papua.Dalam penyampaiannya, AKP Suhardi menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 hari ini telah memasuki hari ke-13. “Dalam kegiatan razia, kami telah melaksanakan himbauan edukatif. Kami sangat menghimbau kepada masyarakat Kota Jayapura untuk tidak membawa kendaraan dalam keadaan tidak sadar atau beralkohol. Hal ini sangat berbahaya, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk banyak orang lain yang menggunakan jalan raya untuk berbagai aktivitas, seperti ke pasar, sekolah, kantor, dan lain-lain,” ujarnya.“Kami tidak pernah bosan menghimbau agar tidak mabuk saat berkendara dan selalu menyiapkan surat-surat kendaraan yang lengkap. Yang terutama, selalu pakai helm demi keselamatan diri sendiri, bukan hanya untuk mematuhi aturan polisi,” ucapnya.AKP Suhardi juga menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat yang sudah disiplin dalam berkendara.“Terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan menyukseskan Operasi Patuh Cartenz 2024. Semoga kita semua di Kota Jayapura aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam berkendaraan,” tandasnya. (PNO-12)
28 Jul 2024, 12:30 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru