logo-website
Rabu, 29 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Sat Lantas Polres Tolikara Tangani Kasus Laka Lantas Yang Dialami Seorang Pelajar Papuanewsonline.com, Tolikara – Satuan lalu Lintas Polres Tolikara menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Ampera, dan melibatkan seorang pelajar SDN Karubaga, Petru Wenda, yang berusia 8 tahun, saat sedang dalam perjalanan menuju sekolah pada Kamis (12/10).Kasat Lantas, Ipda Agus Hadiyanto, S. Kom., M.H, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada pukul 08.10 WIT ketika seorang pelajar berusia 13 tahun bernama Ison Bogum sedang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion dengan nomor polisi N 3037 QS."Menurut keterangan Ison Bogum (13), ia sedang mengemudikan sepeda motornya dari arah Giling Batu menuju Ampera. Ketika tiba di pertigaan Ampera, korban Petru Wenda (8) tiba-tiba menyeberang jalan, yang membuat Ison Bogum terkejut dan tidak dapat menghindari tabrakan, sehingga kecelakaan terjadi," jelasnya.Korban telah dievakuasi ke RSUD Karubaga oleh petugas Sat Lantas untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, keluarga korban akan diberikan informasi mengenai kejadian tersebut."Atas kejadian ini, kami dari Satuan Lalu Lintas Polres Tolikara mengingatkan kepada seluruh warga Kota Karubaga untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di pagi hari," imbaunya.Tidak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan kepada orang tua agar selalu mengantar anak-anak mereka ke sekolah. “Kami ingin mengingatkan kepada orang tua bahwa anak-anak pelajar yang berusia di bawah 16 tahun dilarang keras mengendarai sepeda motor, karena hal ini melanggar aturan lalu lintas sesuai dengan Pasal 281 Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” harapnya.“Kendaraan bermotor di jalan-jalan hanya diperbolehkan bagi orang dewasa yang dilengkapi dengan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kami berharap masyarakat dapat memahami dan mengikuti imbauan ini," tutup Kasat Lantas. (PNO-12) 13 Okt 2023, 08:59 WIT
Jelang Pemilu 2024, Kapolda Maluku Gelar Simulasi Sispamkota Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar latihan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) menghadapi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2023 - 2024.Pelaksanaan simulasi sispamkota tersebut akan digelar saat Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata, Pengamanan Pemilu 2024 pada tanggal 17 Oktober 2023.Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (12/10/2023), itu dipantau langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. Ia didampingi Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun, serta para Pejabat Utama Polda Maluku dan Kapolresta Pulau Ambon.Simulasi sispamkota yang dilakukan untuk menghadapi Pemilu serentak 2024, melibatkan aparat gabungan dari unsur TNI, Polri maupun Pemerintah Daerah dalam hal ini Satpol PP Provinsi Maluku.Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif, saat memantau jalannya pelatihan simulasi tersebut, juga turut memberikan koreksi, instruksi atau masukan untuk perkuatan pengamanan agar lebih baik."Hari ini kita lakukan latihan simulasi, yang akan nantinya digelar selesai apel gelar pasukan tanggal 17 Oktober 2023. Pelatihan ini dilakukan secara gabungan dan berulang untuk kesempurnaan pelaksanaan tugas nantinya," katanya.Selain memantau jalannya latihan simulasi, Kapolda juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan peralatan yang akan digunakan."Jadi semuanya harus betul-betul siap, baik perkuatan personel maupun peralatan yang nantinya akan digunakan," kata Irjen Latif.Meski kesiapan personel gabungan telah dilakukan, namun Kapolda sangat berharap pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan nanti dapat berjalan lancar, aman dan damai di Maluku."Kita tentu berharap Pemilu serentak nanti khususnya di Maluku dapat berjalan aman dan damai. Olehnya itu Saya mengajak seluruh elemen masyarakat mari bersama kita menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Kita sambut Pemilu dengan gembira, walaupun kita berbeda pilihan tetapi kita tetap satu saudara yaitu orang Maluku yang terkenal dengan semboyan Orang Basudara, potong di kuku rasa di daging, sagu salempeng di pata dua, dan semboyan persatuan dan kesatuan lainnya," ajaknya.Dalam pelatihan simulasi sispamkota tersebut, beberapa peragaan pengamanan dilaksanakan oleh sejumlah satuan tugas (satgas). Peragaan dilakukan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dalam pengamanan Pemilu 2024, terdapat 7 satgas. Diantaranya satgas preemtif, satgas preventif, satgas gakkum, satgas tindak, satgas kamseltibcar lantas, satgas humas dan satgas ban ops. (PNO-12) 12 Okt 2023, 19:35 WIT
Polisi Kejar Para Pelaku Dari Dua Kasus Penganiayaan Berat di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kepolisian Resor Yahukimo tengah intensif menyelidiki dua kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia. Informasi ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat memberikan keterangan kepada awak media di ruangannya pada Rabu (11/10).Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 11.00 WIT, melibatkan seorang perempuan bernama Ima Selepole (29) yang mengalami luka berat pada tubuhnya sementara kasus kedua diketahui sekitar pukul 12.40 WIT, melibatkan perempuan bernama Aminera Kabak (25) yang ditemukan meninggal dunia. Keduanya merupakan korban dari insiden yang terjadi di area Kebun Kampung Baru Statistik Ujung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.Menurut Kombes Pol. Benny, keterangan yang diterima menyebutkan bahwa pada kejadian pertama, seorang pria diduga mendatangi korban untuk melakukan hubungan badan namun ditolak. Akibat penolakan tersebut, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban.Sementara pada kejadian kedua, seorang warga yang melintas di TKP menemukan Aminera Kabak tergeletak tak bernyawa. Informasi ini kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian."Dua korban dari kedua kasus tersebut ditemukan mengalami luka-luka akibat benda tajam, dan dari hasil penyisiran di TKP, kami menemukan sebilah parang, satu buah pisau, serta seuntai akar pohon. Namun, kami tidak menemukan pelaku yang diduga telah melarikan diri," ungkap Kabid Humas.Saat ini, kedua korban telah dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan tindakan medis. Kepolisian berkomitmen untuk mengungkap motif serta identitas dan mengejar pelaku dari dua kasus tersebut hingga terungkap guna menjalani proses hukum sesuai dengan perbuatannya. (PNO-12) 12 Okt 2023, 19:20 WIT
Dua Pelaku TPPO Di Karaoke New Paradise Diringkus Polres Aru Papuanewsonline.com, Ambon - Aparat Kepolisian Resort Kepulauan Aru, meringkus dua terduga pelaku kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Karaoke New Paradise, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.Kedua terduga pelaku yaitu berinisial AL alias Cong dan RAWK alias Win. Mereka merupakan pasangan suami istri dan pemilik atau pengelola karaoke new paradise di Dobo. AL dan RAWK, istrinya, sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan TPPO."Untuk dua terduga pelaku TPPO yang merupakan pemilik atau pengelola karaoke new paradise sudah kami amankan. Mereka berinisial AL dan RAWK," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat di Ambon, Kamis (12/10/2023).Penyidik Satreskrim Polres Kepulauan Aru melakukan penangkapan dan penahanan setelah keduanya datang memenuhi panggilan pemeriksaan.Setelah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka, keduanya langsung ditahan selama 14 hari ke depan sejak terhitung tanggal 11 hingga 25 Oktober 2023 mendatang. "Keduanya sudah ditahan setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka," tambahnya.Selain kedua pemilik karaoke itu, penyidik Polres Aru sebelumnya juga telah menahan tiga tersangka lainnya. Mereka yaitu AM alias Arki (Kasir Karaoke New Paradise Dobo); KS alias Kiki alias Mami Charli (Mami Karaoke New Paradise Dobo); Dan MJ alias Meti (Perekrut Korban TPPO dari Manado)."Untuk tersangka AM berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh JPU dan akan dilaksanakan tahap dua (Penyerahan tersangka dan barang bukti). Rencananya akan dilaksanakan paling lambat hari ini Kamis, tanggal 12 Oktober 2023," kata mantan Kapolres Kepulauan Aru ini.Ohoirat menambahkan, untuk tersangka KS dan MJ, berkas perkara keduanya masih dalam tahap 1 ke JPU. "Berkas keduanya terpisah atau di splitsing," ujarnya.Kasus dugaan TPPO ditangani Polres Kepulauan Aru berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/GAR/B/171/VII/2023/SPKT. RESKRIM KEPULAUAN ARU/POLDA MALUKU; LP/GAR/B/171/VII/2023/SPKT. RESKRIM KEPULAUAN ARU/POLDA MALUKU; Dan Laporan Polisi Nomor: LP/GAR/A/06/VIII/2023/SPKT. RESKRIM KEPULAUAN ARU/POLDA MALUKU, tanggal 12 Agustus 2023.(PNO/02) 12 Okt 2023, 19:13 WIT
Wakapolda Papua Bertindak Sigap Dan Cepat Saat Membantu Korban Kecelakaan Lalu-lintas Papuanewsonline.com, Jayapura -Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdhani Hidayat, S.H., memperlihatkan sikap empati dan responsibilitas tinggi saat membantu korban kecelakaan lalu lintas di Jl. Argapura, turunan Kantor Pelni Jayapura, pada Rabu (11/10) sekitar pukul 09.40 WIT.Kejadian bermula ketika Wakapolda Papua beserta rombongan dalam perjalanan dari Kota Jayapura menuju ke Gedung Theater Papua Youth Creative Hub untuk mendampingi acara RI 2. Tiba-tiba, di depan rombongan, terjadi kecelakaan antara dua pengendara sepeda motor.Tanpa ragu, Brigjen Pol. Ramdhani Hidayat segera turun dari mobil dinasnya untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban. Selain itu, ia juga dengan cepat menghubungi Piket Dit Lantas Polda Papua untuk menindaklanjuti kasus tersebut.Tidak hanya terbatas pada memberikan pertolongan pertama, Brigjen Pol. Ramdhani Hidayat juga secara pribadi mengambil inisiatif untuk mengatur lalu lintas di lokasi kecelakaan. Tindakan cepat ini dilakukan guna memastikan bahwa kejadian tersebut tidak menghambat kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.Korban kecelakaan, setelah mendapatkan pertolongan awal, segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum terdekat untuk mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan.Sikap tanggap dan tindakan sigap Wakapolda Papua dalam keadaan darurat seperti ini memperlihatkan bukan hanya sebagai seorang pejabat kepolisian, tetapi juga sebagai sosok pemimpin yang peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Tindakan ini tidak hanya mencerminkan kualitas kepemimpinan yang baik, tetapi juga menegaskan bahwa kehadiran seorang anggota kepolisian di tengah-tengah masyarakat adalah suatu kebutuhan yang mendesak.Brigjen Pol. Ramdhani Hidayat, melalui aksinya ini, memberikan contoh nyata tentang pentingnya kehadiran dan keterlibatan pihak kepolisian dalam situasi darurat, menjadikannya sebagai sosok yang patut dicontoh oleh anggota Polri lainnya. Kesadarannya terhadap tanggung jawab sosialnya sebagai seorang pemimpin semakin mengukuhkan peran Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat.PNO-11 12 Okt 2023, 10:21 WIT
Polda Papua Selidiki Penipuan Calon Anggota Polri, Masyarakat Diingatkan Waspada Papuanewsonline.com, Jayapura - Mengatasnamakan Polda Papua, Kasus penipuan dengan modus menggunakan pangkat, nama, dan nomor telepon telah menjadi perhatian serius. Penipuan tersebut terjadi melalui pesan WhatsApp, di mana pelaku menawarkan kesempatan bagi para calon anggota Polri yang tidak lulus tes untuk diterima dalam gelombang kedua pada tahun 2024 dengan imbalan sejumlah uang.Kabar mengenai penipuan ini membuat publik resah, namun untuk mengklarifikasikan kebenarannya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan pernyataan resmi. Dalam konferensi pers yang berlangsung di ruangannya pada Rabu (11/10), Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan bahwa hal tersebut adalah sebuah penipuan atau hoax."Polda Papua ataupun Panitia Penerimaan anggota Polri lainnya tidak dapat menjamin kelulusan para calon anggota Polri. Hal itu ditentukan oleh calon siswa itu sendiri dengan kesiapan masing-masing calon, termasuk fisik, mental, pengetahuan umum, psikologi, dan persyaratan lain yang telah ditentukan," ujar Kabid Humas.Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku di balik upaya penipuan ini. Kabid Humas Polda Papua juga mengingatkan masyarakat luas untuk tidak mudah terpengaruh oleh penipuan serupa. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan segala bentuk tindakan penipuan serupa kepada aparat kepolisian setempat demi menjaga keamanan dan ketertiban.“Pentingnya kesadaran masyarakat untuk berhati-hati dan tidak terpedaya oleh upaya penipuan semacam ini. Kami menekankan bahwa penerimaan anggota Polri didasarkan pada kualifikasi dan persyaratan yang telah ditentukan secara ketat. Dengan begitu, diharapkan tindakan penipuan semacam ini dapat dicegah dan pelaku-pelakunya bisa diidentifikasi serta diadili sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.PNO-11 12 Okt 2023, 10:16 WIT
Bid Humas Polda Papua Dan Tokoh Masyarakat Ikuti Dialog Publik Melalui Zoom Meeting Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam upaya menjaga stabilitas politik menjelang pemilihan umum 2023-2024, Personel Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua bersama Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satuan Kerja, serta sejumlah tokoh masyarakat, mengikuti Kegiatan Dialog Publik dengan tema "Pilpres 2024: Memperkuat Pemilu Damai dan Demokrasi Menuju Indonesia Maju." Acara berlangsung di Aula Rupatama Polda Papua pada Rabu (11/10).Kegiatan dialog publik ini dilaksanakan melalui zoom meeting dan merupakan inisiatif Divisi Humas Polri. Acara tersebut dipimpin oleh Asisten Operasi Kapolri, Irjen Pol. Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M. Hum.Dalam sambutannya, Asops Kapolri menjelaskan peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas politik menjelang pemilihan umum 2023-2024. Faktor-faktor seperti politik identitas, polarisasi agama, dan polarisasi sosial menjadi perhatian utama dalam upaya menjaga stabilitas politik saat pemilu berlangsung.Untuk mencapai stabilitas yang diinginkan, berbagai peraturan dan regulasi yang berlaku perlu diperhatikan, termasuk UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian RI, UU No 17 tentang Pemilu, Perpres tahun 2023 tentang Rencana Kerja Pemerintah tahun 2023, PKPU No 3 tahun 2022 tentang Tahapan Pemilu, Perkap 8/ 2021 tentang standar keberhasilan operasional Polri, serta Surat Keputusan KPU No 857 tahun 2023 tentang daftar pemilih tetap nasional.“Operasi Mantap Brata, yang mencakup konsep keterpaduan antara Polri, TNI, Penyelenggara Pemilu, dan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pengamanan tahapan penyelenggaraan pemilu 2023-2024, juga menjadi sorotan dalam dialog ini,” ucapnya.Operasi ini didasari oleh keterpaduan antara berbagai pihak, termasuk pelaksanaan kegiatan dan operasi kepolisian lainnya dengan memanfaatkan teknologi informasi. Operasi Mantap Brata juga menekankan pentingnya pendekatan preemtif dan preventif, dengan penegakan hukum yang menjadi prioritas utama.“Tujuan dari Operasi Mantap Brata adalah untuk menciptakan keamanan, kelancaran, dan ketertiban pada setiap tahapan pemilihan umum serentak 2023-2024. Dialog publik ini juga menjadi wadah penting untuk membahas berbagai aspek terkait dengan pemilu dan menjaga demokrasi Indonesia menuju kemajuan yang lebih baik,” tutur Irjen Pol. Verdianto. (PNO-12) 12 Okt 2023, 07:57 WIT
Polri: Pengamanan KTT AIS Forum 2023 Berjalan Aman dan Lancar Papuanewsonline.com, Bali - Asops Kapolri Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca memastikan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island State (AIS) Forum 2023 yang digelar di Bali sejauh ini berjalan aman dan lancar. Menurutnya, semua kegiatan pengamanan dan peserta KTT mulai dari kedatangan delegasi sampai ke hotel dan venue sudah sesuai rencana."Sampai hari ke tiga operasi kondisi keamanan dan ketertiban masih aman dan baik. Semua kegiatan pengamanan dan peserta KTT itu sudah berlangsung tertib aman dan lancar, mulai dari kedatangan delegasi dari bandara sampai ke hotel dan venue," kata Verdianto di Command Center 91, Bali, Rabu (11/10/2023).Verdianto mengatakan, Polri dalam pengamanan KTT AIS Forum 2023 menggelar Operasi dengan sandi Tribrata Agung 2023. Perencanaan operasi ini sudah dilakukan selama 2 bulan."Kemudian kita rapatkan semua dan kita latihkan, kita gelar dan sekarang pelaksanaan sampai dengan pengawasan dan pengendalian," katanya.Adapun terkait pengamanan, Verdianto selaku Karendalops Operasi Tribrata Agung 2023 menjelaskan dibagi menjadi 4 ring. Ring 1 yang berada di venue pada pengamanan kepala negara atau VVIP menjadi tugas Paspampres dan TNI. Namun, untuk pengamanan VIP atau setingkat menteri akan menjadi tugas Polri.Kemudian di ring dua ada jalur walrolakir. Personel Polri akan mengamankan sepanjang jalur yang akan dilewati tamu VVIP dan VIP dari bandara ke penginapan maupun venue."Di ring 3 dan 4 adalah kawasan utama yaitu Nusa Dua, Kuta, Sanur dan untuk kawasan penyangga di Pelabuhan. Inilah fokus kita untuk mengamankan," katanya.Dalam Operasi Tribrata Agung, Polri telah menyiapkan Command Center yang bisa memantau semua pergerakan tamu negara. Mulai dari kedatangan di bandara, tempat penginapan, venue dan objek wisata yang kemungkinan dikunjungi delegasi."Command Center juga memantau personel kita yang melakukan pengawalan baik di kendaraan roda dua maupun roda empat. Itu bisa kita lihat secara live," katanya.Lebih lanjut, Verdianto menuturkan, pola pengamanan KTT AIS Forum 2023 sama seperti penyelenggaraan KTT G20 dan KTT ASEAN. Adapun tantangan pengamanan yakni adanya kegiatan tamu negara yang tidak direncanakan."Seperti kemarin tamu negara ke objek wisata. Ini kadang kala mempunyai tantangan sendiri namun kita sudah punya antisipasi pada saat perencanaan operasi bagaimana tamu negara akan berkunjung tiba-tiba ke objek wisata. Apa pola pengamanan kita. Karena ini dadakan dan tidak masuk jadwal. Kita sampaikan ke command center bahwa ada kunjungan. Jadi personel kita di objek sudah siap dengan alat komunikasi. Kita kendalikan jadi personel kita sudah siap mengamankan tamu negara," ucapnya.Verdianto juga menuturkan, pengamanan KTT AIS Forum 2023 melibatkan pecalang dan warga lokal Bali. Ia sudah mengimbau agar bisa menyambut tamu negara dengan baik."Dengan adanya kegiatan ini masyarakat Bali menerima dampak positif sehingga perputaran roda ekonomi bagus," katanya. (PNO-12) 11 Okt 2023, 19:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT