Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Satgas Preventif Lakukan Pembinaan Fisik di Kantor LO Polda Papua Tengah
Papuanewsonline.com, Nabire – Dalam rangka menjaga kebugaran tubuh, personel Pengamanan Unjuk Rasa (Pam Unras) Satgas Preventif Operasi Mantap Praja Cartenz II-2024 Wilayah Papua Tengah melaksanakan kegiatan pembinaan fisik, Senin (7/10) pagi. Kegiatan ini digelar di Kantor LO Polda Papua Provinsi Papua Tengah dan dipimpin oleh Danton Pam Unras, Bripka Iwan Oktavianto, S.H.Pembinaan fisik yang dilakukan meliputi serangkaian pemanasan, lari, serta peregangan. Bripka Iwan menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memastikan personel memiliki stamina yang prima saat menjalankan tugas pengamanan selama tahapan Pilkada. “Tugas pengamanan sering kali membutuhkan stamina yang tinggi karena personel harus bekerja dalam waktu yang lama, berdiri di lapangan, dan bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Olahraga membantu meningkatkan daya tahan fisik mereka saat bertugas di lapangan,” ungkapnya.Bripka Iwan juga menekankan bahwa tekanan selama pelaksanaan Pilkada dapat menimbulkan stres, terutama karena tanggung jawab menjaga ketertiban umum. “Stres dan tekanan bisa sangat tinggi, oleh karena itu olahraga rutin seperti ini membantu mengurangi stres dan kecemasan, serta meningkatkan kesejahteraan mental personel,” tambahnya.Selain menjaga fisik, latihan fisik juga dinilai efektif dalam membantu anggota mengontrol emosi saat menghadapi massa. “Dalam situasi unjuk rasa, sering kali kami berhadapan dengan situasi yang bisa memicu emosi. Olahraga membantu menjaga keseimbangan emosional dan kemampuan mengendalikan diri dalam situasi penuh tekanan,” jelas Bripka Iwan.Ia juga menggarisbawahi pentingnya latihan fisik untuk mencegah risiko cedera, baik akibat kelelahan maupun saat berhadapan dengan situasi yang memerlukan kekuatan fisik. “Personel yang terlatih secara fisik akan lebih mampu menghindari cedera dan menghadapi situasi yang membutuhkan kekuatan fisik dengan lebih baik,” tambahnya.Dengan kondisi fisik yang prima, para personel diharapkan dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih percaya diri dan efektif.“Personel yang bugar cenderung lebih percaya diri dalam menghadapi potensi ancaman keamanan, serta siap melaksanakan tugas pengamanan dengan lebih optimal,” pungkas Bripka Iwan.Kegiatan pembinaan fisik ini menjadi bagian dari upaya Satgas Preventif untuk menjaga kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama pelaksanaan Pilkada di wilayah Papua Tengah. PNO-12
09 Okt 2024, 07:45 WIT
Peduli Kesehatan di Perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 131/BRS Beri Pengobatan Gratis Kepada Warga
Papuanewsonline.com, Keerom - Dalam upaya membantu pemerintah daerah di perbatasan Papua, Satgas Pamtas Yonif 131/BRS menerjunkan Tim kesehatan untuk melaksanakan pengobatan gratis pada masyarakat di kampung kalimao, Distrik Waris Kabupaten Keerom, Papua Minggu (06/10/2024).Danpos Kalimao, Letda Inf Arya Wira mengatakan bahwa Satgas Pamtas Yonif 131/BRS terus melakukan aksi kepedulian pada masyarakat yaitu melaksanakan pengobatan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. "Disamping tugas menjaga kedaulatan dan keamanan, Satgas TNI juga dituntut harus mampu menjalin komunikasi yang baik serta bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, sehingga setiap dapat membantu kesulitan masyarakat"Sementara itu Bapak Frans Maunda (53 tahun) salah seorang masyarakat yang sakit dan menerima pengobatan, mengucapkan terima kasih pada bapak TNI Yonif 131/BRS yang sudah datang ke rumah kami dan mengobati kami. Kegiatan ini sangat membantu kami masyarakat Kampung Kalimao. Kami berharap agar kegiatan ini dapat secara rutin dilakukan. Semoga Tuhan yang Maha Esa selalu Menjaga, Melindungi dan Memberkati Bapak-bapak TNI sekalian berharap kegiatan ini dapat secara rutin dilakukan. PNO-12
06 Okt 2024, 19:54 WIT
Kabid Humas: Pesawat Smart Air Tergelincir di Intan Jaya
Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Pesawat milik Smart Air Aviaton Cakrawala dilaporkan tergelincir di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, Rabu (2/10/2024).Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.Kabid Humas mengatakan Pesawat dengan nomor register PK-SNK itu menempuh rute carter dari Nabire dengan membawa seorang penumpang dan beras bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Intan Jaya.“Pesawat dengan tujuan Pogapa dan kembali lagi ke Nabire tersebut tergelincir saat landing di landasan pacu Distrik Homeyo sekitar pukul 08.30 WIT,” ucap Kabid Humas.Beruntung dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, personel Polres Intan Jaya bersama masyarakat membantu pesawat tersebut untuk kembali ke landasan pacu.“Untuk penyebab tergelincir pesawat tersebut masih dalam penyelidikan Polres Intan Jaya,” tuturnya.“Saat ini pesawat telah take off kembali menuju Bandar Udara Douw Aturure, Nabire,” pungkasnya. PNO-12
02 Okt 2024, 17:27 WIT
Cegah Fatalitas, Polri Wajibkan Personel Pengamanan Pilkada Dites Kesehatan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri mewajibkan personelnya yang bertugas dalam rangkaian pengamanan Pilkada 2024 diperiksa kesehatannya. Tak hanya itu, pemeriksaan kesamaptaan dan psikologi juga akan dilakukan terhadap anggota pengamanan Pilkada.“Saya wajibkan Karo SDM (Kepala Biro Sumber Daya Manusia) bekerja sama dengan Kabiddokkes (Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Yang lolos pemeriksaan kesehatan baru diberikan rekomendasi boleh terlibat langsung di dalam seluruh rangkaian pengamanan Pilkada, khususnya pada saat pendistribusian logistik pemilu ke TPS-TPS termasuk juga pada saat pencoblosan sampai dengan penghitungan dan penggeseran hasil penghitungan,” tegas Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Minggu (29/9/2024). Irjen Dedi menjelaskan langkah ini diperlukan untuk mencegah serta menekan potensi personel Polri jatuh sakit atau meninggal dunia. Dia meminta seluruh personel yang bertugas dipastikan dalam kondisi prima dan mampu melaksanakan pengamanan “Jadi kondisi (personel yang ditugaskan) harus betul-betul sehat. Kita memitigasi jangan sampai terjadi fatalitas seperti tahun-tahun atau pemilu sebelumnya. Kami harus yakinkan bahwa kondisi seluruh anggota yang terlibat langsung (pengamanan) ini kesehatannya, kesamaptaannya dan psikologinya dalam kondisi baik,” sambung Irjen Dedi.Dia menyampaikan berkaca dari pengamanan Pilpres serta Pileg, para personel Polri khususnya yang bertugas di lapangan bersemangat dan berjibaku menjalankan tugas meski harus melintasi medan dengan berbagai tantangan. Oleh sebab itu semangat para personel perlu diimbangi kondisi prima.Mantan Kadiv Humas Polri ini juga menjelaskan soal skenario pelibatan siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) dalam pengamanan kantor-kantor polisi saat rangkaian kegiatan Pilkada berlangsung. Namun hal tersebut dilakukan jika benar-benar diperlukan.“Saya sudah perintahkan juga seluruh siswa yang ada di SPN, nanti apabila situasi dibutuhkan perkuatan untuk menjaga kesatuan baik tingkat polres, tingkat polda, itu bisa dilibatkan. Ibaratnya ini latihan kerjanya, jadi khusus fokus pada pengamanan di mako (markas komando) tingkat polres dan polda,” jelas Irjen Dedi.Dia juga menuturkan terkait penguatan berjenjang mulai dari tingkat polda ke jajaran polres, dan polres ke jajaran polsek. Irjen Dedi mengatakan Sopstama Polri telah menghitung jumlah personel yang dibutuhkan untuk pengamanan Pilkada 2024.“Personel Polda bisa back-up personel Polres yang memang butuh. Demikian juga Polres harus memback-up kalau ada polsek yang membutuhkan. Dan itu semua sudah dihitung oleh Sops, dan kebutuhan seluruh anggota Polri yang terlibat dalam pengamanan mulai dari TPS hingga rangkaian seluruh kegiatan Pilkada ini sudah dihitung semua. Termasuk rencana kontijensi juga sudah disiapkan,” pungkas mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini. PNO-12
01 Okt 2024, 08:04 WIT
Satgas Yonif 131/BRS Beri Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat
Papuanewsonline.com, Keerom - Dalam upaya membantu pemerintah daerah di perbatasan Papua, Satgas Pamtas Yonif 131/BRS menerjunkan Tim kesehatan untuk melaksanakan pengobatan gratis pada masyarakat di kampung kalimao, Distrik Waris Kabupaten Keerom, Papua Senin (30/9/2024).Danpos Kalimao, Letda Inf Arya Wira mengatakan bahwa Satgas Pamtas Yonif 131/BRS terus melakukan aksi kepedulian pada masyarakat yaitu melaksanakan pengobatan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. "Disamping tugas menjaga kedaulatan dan keamanan, Satgas TNI juga dituntut harus mampu menjalin komunikasi yang baik serta bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, sehingga setiap dapat membantu kesulitan masyarakat"Sementara itu Bapak Bernard Dambo salah seorang masyarakat yang sakit dan menerima pengobatan, mengucapkan terima kasih pada bapak TNI Yonif 131/BRS yang sudah datang ke rumah kami dan mengobati kami. Kegiatan ini sangat membantu kami masyarakat Kampung Kalimao. Kami berharap agar kegiatan ini dapat secara rutin dilakukan. Semoga Tuhan yang Maha Esa selalu Menjaga, Melindungi dan Memberkati Bapak-bapak TNI sekalian berharap kegiatan ini dapat secara rutin dilakukan. PNO-12
30 Sep 2024, 17:39 WIT
Brimob Maluku Amankan Penemuan Mortir 60 Komando
Papuanewsonline.com, Ambon - Tim penjinak bom dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku mengamankan penemuan satu unit bahan peledak jenis mortir 60 Komando.Benda berbahaya ini ditemukan warga di lokasi proyek di Desa Batu Merah RT01/RW04 Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (26/9/2024).Penemuan mortir diketahui personel Polsek Sirimau pagi tadi. Sejumlah personel kemudian mendatangi TKP dan langsung memasang garis police line.Setelah mengamankan TKP, personel Polsek Sirimau kemudian menghubungi detasemen Gegana. Tim penjinak bom langsung mendatangi TKP dan mensterilisasi area penemuan."Bahan peledak yang ditemukan jenis mortir 60 komando. Saat ini sudah diamankan di markas Brimob Polda Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, S.Ik.Mortir tersebut ditemukan pertama kali oleh Viktor Tuhumuri, 21 tahun. Warga Latuhalat, seorang buru ini menemukan saat alat berat eksavator melakukan penggalian tanah pada Kamis, 16 September 2024 sekitar pukul 11.30 WIT. Awalnya benda itu disangka besi tua. Victor sempat memberitahukan mandor proyek. Namun yang tidak mengetahui benda itu bom menyampaikan kepada saksi untuk menyimpannya tau dijual ke besi tua."Kemudian saksi memindahkan barang tersebut serta membersihkan tanah yang menempel di benda jenis mortir 60 Komando. Benda itu kemudian dipindahkan ke tempat aman guna untuk menjualnya ke pembeli besi tua," katanya.Mortir tersebut selanjutnya akan dijual setelah pembeli besi tua datang pagi tadi sekira pukul 09.00 WIT. Namun saat mengetahui benda itu adalah bom kemudian disampaikan kepada Aipda Muhajir, personel Dokkes Polresta Ambon."Setelah melihat benda itu saksi kemudian menghubungi anggota piket Polresta Ambon dan Polsek Sirimau. Mortir ini sudah dibawa ke Satbrimob Polda Maluku dan selanjutnya dimusnahkan (Disposal)," pungkasnya. PNO-12
26 Sep 2024, 20:37 WIT
PDFMI Pastikan Afif Maulana Meninggal Dunia Karena Terjatuh, Bukan Penganiayaan
Papuanewsonline.com, Padang - Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) menyampaikan bahwa penyebab kematian Afif Maulana akibat terjatuh dari ketinggian. Hal itu diungkapkan usai ekshumasi dan autopsi yang dilakukan beberapa waktu lalu.Ketua Tim Ekshumasi FDFMI, Ade Firmansyah mengemukakan, berdasarkan analisis bukti-bukti, Afif meninggal karena terjatuh dari ketinggian 14,7 meter. Menurutnya, meskipun saat itu ada yang menolongnya, kemungkinan hidupnya pun sangat kecil."Dari hasil penelusuran kami, penyebab kematian almarhum adalah cedera berat di beberapa area, terutama di bagian pinggang, punggung, dan kepala, yang menyebabkan patah tulang di bagian belakang kepala dan luka serius pada otak. Ini adalah hasil dari cedera tumpul yang terjadi akibat jatuh dari ketinggian," ungkapnya dalam konferensi pers, Rabu (25/9/24).Menurutnya, berdasarkan data dan pemeriksaan di jembatan Kuranji, penyidik menemukan adanya luka lecet dibahu kiri, dan robek di bagian kaki kiri. Luka tersebut dipastikan muncul saat Afif masih dalam kondisi hidup hingga kemudian terjatuh."Maka sebetulnya bagi setiap orang yang berkendara bersama, maka seharusnya, akan menerima bahaya yang sama apalagi dengan posisi jatuh ke arah kiri," ujarnya.Ia mengatakan, pada sample tulang ditemukan adanya tanda intravital pada kepala, jaringan otak, tulang hidung dan tulang kemaluan. Hal tersebut disebabkan oleh panic high atau tekanan tinggi, sesuai dengan perhitungan tinggi jembatan, berat badan Afif dan tekanan yang dihasilkan.Ditambahkannya, dalam tubuh Afif juga terdapat luka di bagian iga belakang akibat benturan. Dari benturan itu juga, tulang sumsum Afif tertarik dan mengakibatkan cederanya batang otak.Ditegaskannya, tim forensik tidak menemukan kesesuaian antara luka di tubuh Afif dan dugaan adanya penganiayaan. Sebab, tidak ada luka di bagian kepala."Energi potensial sebesar ini memang akan melebihi toleransi tubuh manusia. Dimana di daerah kepala itu batasannya 1.800 joule, di daerah leher 1.800-2.300 joule, untuk daerah dada sebesar 60 joule, daerah tungkai, lebih dari 80 ribu joule," ujarnya. PNO-12
26 Sep 2024, 20:24 WIT
Subsatgas Dokkes Lakukan Pengecekan Kesehatan Personil Satgas OMPC II 2024
Papuanewsonline.com, Merauke – Dalam rangka pengamanan Pilkada 2024, Subsatgas Dokkes melakukan pengecekan kesehatan terhadap personil yang terlibat dalam Satgas Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 Wilayah Papua Selatan, Senin (23/09/2024).Kegiatan pengecekan kesehatan ini dilakukan oleh Subsatgas Dokkes yang tergabung dalam Satgas Bantuan Operasi (Banops) Operasi Mantap Praja Cartenz II 2024.Kasatgas Humas menyampaikan bahwa, Personil yang melakukan pengecekan merupakan personel yang berdinas di Bid Dokkes Polda Papua yang sudah mempunyai kemampuan dalam bidang kesehatan."Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh personil dalam kondisi fisik yang optimal selama menjalankan tugas," ucapnya.Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, dan kondisi fisik lainnya, pemeriksaan kesehatan ini akan terus dilakukan secara berkala selama tahapan Pilkada berlangsung, untuk memastikan tidak ada personil yang mengalami gangguan kesehatan serius."Dengan pelayanan ini, diharapkan seluruh personil dapat terus memberikan performa terbaiknya dalam menjaga keamanan dan kelancaran jalannya Pilkada Serentak 2024," tambah Kasatgas humas. PNO-12
24 Sep 2024, 18:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru