logo-website
Kamis, 13 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Pj Bupati Mappi Pimpin Jahit Bendera Merah Putih sepanjang 78 Meter Papuanewsonline.com, MAPPI - Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar S.STP., M.Si pimpin penyambungan bendera merah-putih yang dibawah oleh Paguyuban Otomotif Merauke bersama IMI Merauke untuk di bentangkan usai Upacara HUT RI ke 78 di Kabupaten Mappi. Bendera merah-putih yang menjadi pusat perhatian tersebut adalah inisiatif dari Paguyuban Otomotif Merauke. Setiap tahun, bendera ini akan diperpanjang satu meter setiap tahunnya mengikuti usia kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, bendera yang sebelumnya berukuran 77 meter telah diperpanjang menjadi 78 meter. Penjahitan bendera ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael Gomar bersama dengan Forkompinda dan masyarakat di Kabupaten Mappi. "Pada tahun 2023 ini, Kabupaten Mappi dengan bangga menjadi tuan rumah penyambungan bendera merah-putih ini. Bendera yang telah menempuh perjalanan sejauh 657 kilometer dari Merauke akhirnya sampai di tanah Mappi," ucap Pj. Bupati Mappi. Dalam rangkaian acara tersebut, Penjabat Bupati Michael Gomar juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada 45 peserta touring yang telah melakukan perjalanan panjang dari Kabupaten Merauke ke Kabupaten Mappi. Para peserta ini telah melewati tantangan perjalanan darat dan sungai demi membawa  bendera merah-putih yang nantinya akan dibentangkan di Kota Sejuta Rawa usai Apel Upacara HUT RI ke 78 di halaman GOR Kepi. Ketua Paguyuban Otomotif Merauke, Randika dengan penuh rasa terima kasih menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Daerah Mappi, khususnya Penjabat Bupati Mappi. Menurut Randika semangat nasionalisme yang ditanamkan oleh Pj. Bupati telah menginspirasi anak muda yang turut serta dalam acara ini. "Hari ini kita membawa semangat anak mudah untuk membentangkan bendera merah putih di Kabupaten Mappi, dan kami mendapat support dari Pemda Mappi yang luar biasa. Hari ini (Rabu, 16/08/23)  kita penyambungan bendera dari panjang 77 meter. Kita akan kembali menjahit tambah satu meter dan saat ini sudah panjang menjadi 78 sesuai usia NKRI," ujarnya. Randika berharap bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan setiap kegiatan positif yang melibatkan anak-anak mudah dalam mengembangkan ide-ide kreatif, terutama yang berkaitan dengan nasionalisme. "Kami datang dari Merauke, tujuan kami untuk masyarakat khususnya anak-anak mudah agar lebih ekspresif dan kreatif dalam mengembangkan ide melalui kegiatan -kegiatan yang positif, khususnya yang berkaitan dengan nasionalisme. Kami juga berterimakasih kepada bapak Pj Bupati yang sudah mengundang kami untuk kembali membentangkan bendera Merah putih pada HUT RI ke 78 ," ungkapnya. Untuk diketahui, bendera merah putih sepanjang 78 meter akan dibentangkan dihalaman GOR Kepi usai upacara HUT RI pada tanggal 17 Agustus besok. Selain itu rekor muri pembentangan kain merah putih sepanjang 5000 meter diatas rawa yang akan dilaksanakan tanggal 18 Agustus 2023. (Redaksi) 16 Agu 2023, 23:27 WIT
Menyambut HUT Polwan Ke-75,Personil Polwan Polda Papua Gelar Bakti Sosial di Panti Jompo Sentani Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Polwan ke-75 Tahun 2023, Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Papua Kompol Dorthea M. Ansanay, S.Pd dan Personil Polwan Polda Papua melaksanakan Bakti Sosial di Panti Jompo Sentani Kabupaten Jayapura, Selasa (15/8/2023).Kompol Dorthea mengatakan, kegiatan mulia tersebut merupakan bentuk dedikasi dan komitmen Polwan Polda Papua untuk memberikan kontribusi positif, terutama kepada para lansia yang berada di Panti Jompo. Raut bahagia dan senyum tulus terpancar dari wajah para lansia saat mereka menerima bantuan tersebut. Selain itu, Polwan Polda Papua juga berbaur dengan penghuni panti jompo, berinteraksi, dan mendengarkan cerita-cerita berharga dari para lansia, menciptakan momen kebersamaan yang mengesankan.Lanjutnya, Pakor Polwan mengatakan berharganya orang tua bagi kita semua karena ada pepatah yang mengatakan bahwa seorang ibu bisa melahirkan anak sepuluh tapi, sepuluh anak itu belum tentu bisa menjaga orang tuanya. “Untuk itu kami selaku personel Polwan Polda Papua berterima kasih kepada pimpinan dan staf di sini yang sudah merawat para lansia dengan baik sehingga di sisa usia mereka dapat menikmati kehidupan mereka,” ucap Kompol Dorthea.Lebih lanjut, Kompol Dorthea mengatakan Hari Jadi ke-75 Polisi Wanita Republik Indonesia menjadi momen yang tepat untuk mengingat perhatian Polri khususnya Polwan sebagai pelayan masyarakat.“Kami berharap dengan hadirnya Polwan Polda Papua disini dapat meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi orang tua yang berada di Panti Jompo Sentani,” harap Kompol Dorthea.PNO-11 16 Agu 2023, 23:30 WIT
Pengukuhan Paskibra Oleh Penjabat Bupati Mappi Sekaligus Memimpin Upacara Taptu Pj. Bupati Mappi Kukuhkan Paskibra dan Pimpin Upacara Taptu Papuanewsonline.com, MAPPI - Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP.,M.Si mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ( PASKIBRA) yang nantinya akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada Upacara HUT RI ke 78 di halaman GOR Kepi Kamis (17/8/2023) besok. Pengukuhan Paskibra yang berlangsung, Rabu (16/8/2023) di Pendopo diawali dengan pengantar guna membangkitkan semangat calon anggota Paskibra yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah. "Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa, pada hari ini saya mengkukuhkan saudara-saudari sebagai pasukan pengibar bendera merah-putih yang akan bertugas di Kabupaten Mappi pada tanggal 17 Agustus tahun 2023. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas sebagai pengibar sang merah putih,” ujar Pj. Bupati Mappi yang bertindak sebagai pembina upacara. Pengukuhan Paskibra juga disaksikan oleh sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Mappi beserta Forkompimda. Usai melakukan pengukuhan Paskibra, sekira pukul 16.00 WIT, Pj Bupati Mappi melanjutkan penyerahan bendera merah putih kepada anggota Paskibra dan dilanjutkan dengan memimpin upacara Taptu atau Pawai Obor yang sekira pukul 18.00 WIT. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai unsur, seperti TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Satuan Polisi Pamong Praja, para pelajar dan pramuka. (Redaksi) 16 Agu 2023, 22:46 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Aksi Donor Darah Yang Di Gelar Untuk Menyambut HUT Polwan RI Ke-75 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif meninjau pelaksanaan donor darah yang digelar untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) Kepolisian Wanita (Polwan) RI yang ke-75.Aksi donor darah yang diikuti oleh kurang lebih 150 orang ini dilaksanakan di Tribun Lapangan Polda Maluku Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Maluku, Senin (14/8/2023).Kegiatan sosial kemanusiaan ini turut diikuti oleh Ketua Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku Ibu Evi Lotharia Latif beserta pengurusnya, dan personil Polwan Polda Maluku.Turut mengikuti donor darah yaitu perwakilan dari Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), Angkatan Laut (Kowal) dan Angkatan Udara (Wara).Aksi donor darah tersebut di fasilitasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Ambon. "Kegiatan donor darah ini dalam rangka hari ulang tahun Polwan yang ke 75," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif.Kapolda berharap kepada seluruh Polwan Polda Maluku agar aksi sosial kemanusiaan ini tidak sekedar kegiatan seremonial semata. Sebaliknya, kegiatan menunjukan semakin matangnya usia Polwan ke-75 Tahun."Kami juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan kita dari Kowad Kodam XVI/Pattimura, Kowal Lantamal IX Ambon, dan Wara Lanud Pattimura yang mana telah berpartisipasi dalam pelaksanaan aksi donor darah hari ini," katanya.Irjen Latif berharap kegiatan Bakti Kesehatan ini dapat bermanfaat bagi sesama, terutama masyarakat Maluku yang membutuhkan. "Terima kasih kepada seluruh Polwan yang telah berpartisipasi, dengan tidak meninggalkan kodratnya sebagai wanita. Teruslah berkarya dalam melayani dan membantu masyarakat," pintanya.PNO-11 14 Agu 2023, 23:18 WIT
Program Polisi Pi Ajar Tingkatkan Kemampuan Belajar Anak-Anak Di Mbuah Tengah Papuanewsonline.com, Nduga – Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 melaksanakan Program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) di Kampung Mbuah Tengah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Minggu (13/8/2023) siang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan belajar anak-anak di daerah tersebut. Program Si Ipar ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Rasaka Cartenz Polda Papua dalam mendukung pelayanan pendidikan di sembilan daerah sejak awal tahun 2023. Dalam pelaksanaan program ini dengan metode belajar sambil bermain.Sebanyak 3 anak dengan antusias mengikuti Program Si-Ipar di Kampung Mbuah Tengah. Dalam kegiatan ini, personel Ops Rasaka Cartenz memberikan materi pengenalan huruf, membaca, berhitung serta menulis kepada anak-anak.Ipda Nus S. Korwa, S.H selaku Kasubsatgas Si-Ipar Wilayah Nduga mengatakan, anak-anak yang mengikuti kegiatan ini mulai meningkat kemampuannya dalam pengenalan huruf, membaca, menulis serta berhitung."Kami melihat sejumlah anak-anak yang sudah lancar dalam menghafal huruf serta angka, membaca dan menulis. Semua ini berkat kegiatan belajar yang rutin diberikan oleh personel Ops Rasaka Cartenz dan semangat belajar anak-anak yang tinggi," tutur Ipda Nus.Selain belajar dan bermain bersama, personel juga membagikan sarana media pembelajaran kepada anak-anak berupa alat tulis baik buku, pulpen dan pensil.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, Progam Si Ipar ini sangat penting untuk memacu kualitas SDM di Kabupaten Nduga khususnya dalam bidang Pendidikan. Implementasi program ini juga merupakan upaya Polri dalam menunjukkan perannya sebagai pelayan masyarakat. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga akhir tahun 2022, Kabupaten Nduga memiliki IPM yang masih rendah yakni 34,10.“Melalui Program Si-Ipar diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda dan mengatasi masalah buta aksara di Nduga,” tambahnya. (PNO-12) 13 Agu 2023, 19:38 WIT
Lomba Gerak Jalan Indah Diikuti Ratusan Pelajar Mappi Mulai Tingkat SD Hingga SMA Papuanewsonline.com, MAPPI - Ratusan pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas (SMA)/SMK di Kabupaten Mappi ramai mengikuti lomba gerak jalan indah dalam rangka menyambut Hari Hlang Tahun (HUT) RI ke 78 tahun 2023. Lomba gerak jalan indah tersebut turut disaksikan oleh Pj Bupati Mappi, Michael R.Gomar, S.STP.,M.Si serta ratusan maayarakat Mappi. Lomba gerak jalan yang dimulai dari depan SMA Negeri 1 Oba'a dan finish di depan Taman Mappi Bangkit yang dilepas oleh koordinator Gerak Jalan Indah, Maria Yusinta Walewawan. Lomba gerak jalan indah tersebut dibagi dalam tiga kategori yakni, tingkat SD, SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Mappi. Para peserta SD star mulai depan kantor DPMPTSP dan fhinis di Taman Mappi Bangkit. Sementara SMP dan SMA/SMK  star dari depan SMA Negeri 1 Oba'a dan fhinis di Taman Mappi Bangkit Peserta lomba gerak jalan Indah dari SMA Negeri 1 Obaa, Gloria Siwisiga mengaku bangga dan senang karena bisa mengikuti lomba tersebut. "Saya sangat senang dan sangat bangga s bisa mewakili teman dari sekolah untuk ikut,"ungkapnya. Siswa kelas XI juran Mipa tersebut menuturkan untuk mengikuti kegiatan lomba gerak jalan indah tersebut mereka membutuhkan persiapan kurang lebih selama satu bulan. Dirinya mengapresiasi kepada penitia HUT RI ke- 78 dan Pemerintah daerah yang telah menggelar lomba gerak jalan indah tersebut. Ia menambahkan dalam satu regu mereka terdiri dari 13 orang dan dirinya mengucapkan terimakasih kepada teman -teman satu timnya yang bisa tampil pada acara tersebut sampai di garis fhinis. Dikesempatan yang sama salah seorang perwakilan tim juri, Agus Salim mengatakan ada empat katogori penilaian yang dinilai oleh para juri yakni, kelengkapan peserta, keseragamaan kostum, variasi gerakkan dan keserasian PBB. Dikatakan Agus hasil penilaiannya dari juri akan digabungkan untuk kemudian melihat dan menentukan tim yang meraih juara. "Untuk pengumuman juara akan kita sampaikan pada malam resepsi kenegaraan tanggal 18 agustus mendatang. Kegiatan ini cukup bagus, masing- masing tim sudah mempertunjukkan semangat mereka pada lomba ini tadi,"ucapnya. Ia menuturkan, satu tim beranggotakan 13 orang dan sebanyak 52 tim mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK mengikuti lomba gerak jalan Indah ini. Ia berharap agar lomba seperti ini rutin dilaksanakan guna membina mental dan kebersamaan para siswa mulai dari tingkat SD sampai SMA/SMK. Untuk diketahui para peserta lomba gerak jalan indah setibanya di garis fhinis langsung memperagakan atraksi di depan para juri, Pj Bupati Mappi Michael Gomar dan seluruh masyarakat Mappi yang turut menyaksikan lomba tersebut. (Redaksi) 13 Agu 2023, 17:59 WIT
Polwan Polda Maluku Sosialisasi Ke Kampus Unpatti Terkait Penanganan Kekerasan Seksual Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita Daerah Maluku menggelar kegiatan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan tindak pidana kekerasan seksual kepada perempuan dan anak.Kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT Polwan ke-75 ini dilaksanakan di aula Rektorat Universitas Pattimura, Kota Ambon, Jumat (11/8/2023)Mengusung tema "Polwan Goes To Campus", kegiatan sosialiasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pencegahan serta penanganan tindak pidana kekerasan seksual.Kegiatan yang bekerjasama dengan Kampus Unpatti Ambon, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku, ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Kampus Unpatti Ambon, Dr. Jantje Tuiptabudi.Turut hadir dalam kegiatan itu yakni AKBP Sulastri Sukidjang, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Maluku, Riska Mulyani, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pelayanan Perempuan dan Anak Provinsi Maluku, para dosen dan staf serta mahasiswa Unpatti Ambon.Materi mengenai sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dibawakan oleh AKBP Sulastri Sukidjang, dan Riska Mulyani. Kedua pemateri memberikan edukasi kepada para peserta tentang hak-hak korban kekerasan seksual."Tadi para pemateri juga mengidentifikasi jenis-jenis tindak pidana kekerasan seksual, dan memaparkan mekanisme efektif untuk penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di tempat umum," kata Pakor Polwan Polda Maluku, AKBP. Rositah Umasugi.Kegiatan yang dilaksanakan ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan menambah pemahaman mahasiswa dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual."Kami juga berharap kerjasama antara institusi penegak hukum, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah, dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya pencegahan dan penanganan tindak kekerasan seksual," harapnya. (PNO-12) 11 Agu 2023, 21:16 WIT
Polda Maluku Gelar Dialog Tentang Peran Milenial Melawan Ekspansi Paham Radikal Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog tentang peran milenial dalam melawan ekpsi paham radikal di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di auditorium kantor RRI Ambon, Jumat (11/8/2023).Dalam diskusi tersebut, sejumlah pembicara dihadirkan. Diantaranya Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Dr. Abdullah Latuapo, Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKTP) Maluku Abdulah Rauf, Pimpinan Yayasan Baku Kele Maluku Rusli Amiluddin dan Kepala Satuan Tugas Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri Wilayah Maluku Kombes Pol I Wayan Sukarena.Kombes Sukarena mengajak seluruh generasi milenial di Maluku untuk tidak takut terhadap Densus 88. Satuan tugas ini bukan sosok menyeramkan. "Jadi adik-adik milenial yang ada di Maluku tidak perlu berfikir yang aneh-aneh tentang Densus 88 seperti sosok yang menyeramkan karena sebenarnya tugas Densus 88 Polri ini adalah tugas Kepolisian yang sama seperti Polisi lainnya. Cuma bidangnya ini pada pencegahan dan penindakan terhadap para pelaku atau kelompok terorisme saja," jelasnya.Ia mengatakan, para penyebar paham radikal selalu membawa narasi agama dan politik. "Untuk masyarakat Maluku harus cerdas dalam melihat hal ini dan jangan apatis sebab pencegahan paham radikal bukan saja tugasnya Kepolisian akan tapi semua lapisan masyarakat," katanya. Penyebaran paham ini di Maluku agak sulit diawasi karena tipologi daerah ini berciri kepulauan. Banyak jalur tikus yang digunakan. "Pengawasan memang agak sulit karena mereka lebih lincah dan cepat dari aparat keamanan, jika kita cegat di satu jalur maka mereka akan membuka jalur baru maka kami sangat berharap peran semuan lapisan masyarakat untuk mengantisipasi hal ini," ungkapnya.Untuk mengantisipasi penyebaran paham radikal, Kombes Sukarena mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi dengan semua pihak seperti Ketua RT atau RW. Koordinasi dilakukan untuk mengawasi setiap orang baru yang masuk di wilayahnya. "Kami juga telah meminta para tokoh masyarakat jika ada orang baru yang dianggap mencurigakan agar segera dilaporkan ke Bhabinkamtibmas yang ada di desanya dan selain itu juga kami juga telah memberikan sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan untuk menguatkan ideologi masyarakat dalam pencegahan paham radikalisme," sebutnya.Kepada seluruh generasi milenial di Maluku, Kombes Sukarena juga mengajak untuk selalu bijak dalam menggunakan sosial media. "Bagi adik-adik milenial yang ada di Maluku, salah satu jalur masuk paham radikalisme bisa juga melalui media sosial, dan pertemuan atau kajian-kajian agama yang disisipi paham radikalisme," katanya. Ia meminta generasi milenial agar segera menghindari ajakan-ajakan radikal melalui media sosial. Ini diharapkan agar tidak terpapar dengan doktrin-doktrin mereka yang ekstrim."Saya juga ingin tegaskan bahwa radikalisme itu tidak ada hubungannya dengan agama apapun, atau suku maupun ras. Di negara lainnya di dunia ada juga radikalisme yang terjadi dengan alasan dan komunikasi yang berbeda juga, olehnya itu kita harus cerdas dalam melihat persoalan ini dan kita harus bijak dalam penggunaan media sosial," pintanya.Senada dengan Kasatgaswil Densus 88, Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo juga mengakui kalau paham radikalisme sangat berbahaya dan sudah berada di depan mata. Ini harus menjadi perhatian bersama."Kami dari MUI Maluku dalam penanganan masalah radikalisme ini sudah bekerja sama dengan semua tokoh agama dan lembaga yang ada di Maluku," katanya.Paham-paham radikal dilarang Pemerintah. Beberapa kelompok diantaranya sudah dibubarkan seperti HTI. Kendati demikian, orang-orangnya masih tetap ada namun mereka mengganti nama organisasi."Olehnya itu kami selaku tokoh agama berharap adanya perhatian dan kerjasama dari semua pihak di Maluku dalam mencegah paham radikalisme masuk di daerah. Sebab mereka sesungguhnya memiliki pemahaman dan ideologi mereka berbeda dengan kita. Mereka ingin merubah dasar Negara seperti Pancasila dan UUD 1945," tegasnya.Latuapo menghimbau masyarakat agar selalu menjaga sinergitas dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam pencegahan paham radikalisme."Kepada generasi milenial Maluku kami juga meminta agar bersama-sama dengan aparat dan pemerintah daerah dalam menjaga dan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Maluku ini, karena damai itu indah," pintanya.Sementara itu, Ketua FKPT Maluku Abdul Rauf, berharap agar masalah terorisme jangan hanya diserahkan kepada aparat kepolisian saja. Sebab jumlah Polisi dan masyarakat di Maluku jauh berbeda, ditambah wilayah ini merupakan Kepulauan. "Harus ada kerjasama dan dukungan dari semua pihak dengan melakukan pencegahan dan menutup pintu-pintu tikus, maka mereka yang menyebarkan paham radikalisme ini bisa kita tekan dan kita hindari," katanya.Kepada generasi milenial, Rauf juga mengingatkan agar selalu melakukan penyaringan setiap informasi yang diterima sebelum disher ke medsos."Kami minta kepada para milenial Maluku apabila mendapat berita atau informasi agar di saring dahulu sebelum di shering informasinya ke media sosial yang berdampak pada terpaparnya orang lain oleh informasi yang kita sampaikan," ajaknya.Terkait dengan penyebab seseorang terpapar paham radikalisme, Rusli Amiluddin, Ketua Yayasan Bakukele yang juga merupakan mantan narapidana terorisme, karena kurangnya kesibukan yang positif."Jadi kurangnya kesibukan ini juga bisa menjadi salah satu penyebab seseorang mudah terpapar dengan paham radikalisme apalagi para milenial saat ini. Kami berharap adanya sinergitas dari semua pihak untuk bagaimana milenial di Maluku bisa disibukan dengan hal-hal yang positif seperti kami saat ini telah membangun warung baku kele yang untuk mengumpulkan para pemuda dan mantan napi terorisme untuk sama-sama duduk berkumpul dalam pembahasan hal-hal yang positif," ungkapnya.Pada beberapa waktu lalu, Rusli mengaku telah melakukan kegiatan yang sama di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan pihak Kepolisian, TNI dan semua komponen masyarakat. Tujuannya sama yaitu untuk mencegah masuknya paham radikalisme."Kami dalam setiap dialog dan pertemuan selalu mengingatkan para milenial agar selalu dekat dengan aparat keamanan, sehingga jika terjadi permasalahan dapat segera berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desanya atau aparat keamanan terdekat," ujarnya.Ia juga mengingatkan apabila ada ajakan orang untuk ikut pengajian dan pertemuan yang dianggap mencurigakan agar dicek terlebih dahulu maksud dan tujuannya. Apabila dicurigakan, laporkan kepada aparat keamanan terdekat untuk ditindak lanjuti kemudian."Kami juga dalam setiap kegiatan Yayasan Baku Kele ini selalu melibatkan semua pihak baik itu dari Islam maupun yang dari kalangan Nasrani untuk berdialog dan saling bertukar pikiran untuk bagaimana bisa melakukan hal-hal yang positif untuk membangun persaudaraan di Maluku," pungkasnya. (PNO-12) 11 Agu 2023, 20:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT