Papuanewsonline.com
BERITA TAG Politik
Homepage
Mempererat Silaturahmi, Satgas Yonif 122/TS Berikan Bingkisan Kepada Masyarakat Kampung Uskuar
Papuanewsonline.com, Keerom - Mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Pos KM 76 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS memberikan bingkisan kepada masyarakat Kampung Uskuar, Distrik mannem, Kabupaten Keerom Kamis (13-06-2023).Danpos KM 76 Lettu Inf Rejeki Barus menuturkan bahwa berbagai cara dilakukan Satgas untuk terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat khususnya, salah satunya melalui kegiatan memberikan sembako. Kegiatan tersebut akan tetap kami laksanakan hingga menjelang purna penugasan, karena memberikan Sembako kepada masyarakat merupakan kegiatan sosial positif yang perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Pos KM 76 dipimpin sersan dua Heri Juanda memberikan sembako kepada masyarakat Kampung Uskuar yang bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan antara TNI dengan masyarakat agar adanya keberadaan Satgas ditengah-tengah masyarakat bisa menjadi terciptanya hubungan menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG.Kesempatan tersebut salah satu masyarakat Kampung Uskuar bapak Yosep Pulanda (55) mengucapkan terimakasih kepada personel pos satgas, yang sudah banyak membantu, mengayomi dan peduli kepada kepada masyarakat.Seperti penyampaian Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat serta memberikan bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan personel pos. PNO-11
13 Jun 2024, 23:18 WIT
Gelar KKR Di Waropen, Kapolda: Wujudkan Pilkada Damai 2024
Papuanewsonline.com, Waropen – Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menghadiri kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang bertempat di Lapangan Budi Utomo Waren, Waren Satu, Kec. Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Rabu (12/06).Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., serta pejabat utama Polda Papua, Danramil 1709-03/Wabah Mayor Inf Gunawan, Ketua FKUB Kabupaten Waropen Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, Ketua LMA Kab. Waropen Barens Agaki, Ketua Dewan Adat Kabupaten Waropen Frans B. Wonatorei, para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya.Dengan tema “Bangkit dan Bermazmur Bagi Kristus Menuju Pilkada Damai di Tanah Papua” kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan ajaran Tuhan tentang kasih, baik kepada Tuhan maupun sesama Manusia, sehingga diharapkan terciptanya Pilkada 2024 yang damai dan harmonis. Pada sambutannya, Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan yang luar biasa, yang diprakarsai oleh Polda Papua. Sehingga dalam sambutan ini ia pertama-tama mengucapkan syukur kepada Tuhan, karena atas kasih karunianya.“Kemudian hal terpenting yang menjadi agenda di hari ini juga adalah doa puasa dan ibadah KKR, sehingga mari kita bersatu dalam kegiatan hari ini yang merupakan anugerah tuhan terbesar yang kita dapat bersama," ucapnya.Kapolda Papua, dalam sambutannya menyatakan bahwa Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kebaikan dan kemurahan-Nya, karena hari ini kami bersama-sama dengan pemerintah daerah dan persekutuan gereja kembali menyelenggarakan Kebaktian Kebangkitan Rohani (KKR) dalam rangka mensukseskan Pilkada Damai di Tanah Papua tahun 2024.“Sudah begitu lama saya ingin bertemu dengan saudara-saudara saya di Kabupaten Waropen ini, ada kerinduan yang mendalam untuk kita menjadi satu didalam tuhan sesuai dengan iman yang kita miliki dalam keyakinan iman kita,” ucap Kapolda.Kapolda juga menekankan, pemilu merupakan pesta untuk rakyat yang harus bersikap seimbang, toleran dan menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika. Saat ini kondisi perpolitikan membuat agama kerap dicatut ke dalam kondisi yang tidak sesuai dengan isi substansi agama itu sendiri.“Perbedaaan dalam pilihan politik adalah hal wajar dan setiap orang harus menghargainya. Tentunya terlalu mahal jika beda pilihan politik sampai merusak persaudaraan dan persahabatan,” ujarnyaDalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua juga berterimakasih atas keberhasilan pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg 2024 di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua ini. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kerjasama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemahaman keagamaan dari tokoh agama yang mengubah pola perilaku dan kesadaran politik masyarakat.“Saya berharap setelah pesta Pilkada berakhir nanti, semua kembali pada kehidupan masing-masing, bekerja sesuai tugasnya. Lupakan perbedaan yang kemarin, mari bersama-sama bergandengan tangan untuk memajukan Kabupaten Waropen yang kita cintai ini,” ujar Kapolda.Penutupan acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Damai oleh Ketua FKUB Kab. Waropen Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, dengan didampingi oleh Ketua LMA Kab. Waropen Barens Agaki dan Ketua Dewan Adat Kabupaten Waropen Frans B. Wonatorei. (PNO-12)
13 Jun 2024, 16:25 WIT
Kapolda Papua Ajak Semua Tokoh Agama Untuk Wujudkan Pilkada Damai di Yapen
Papuanewsonline.com, Yapen – Polda Papua bersama PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan Ibadah KKR oikumene di Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (11/06/2024), di lapangan Trikora alun alun Serui.Ibadah KKR Oikumene ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Kunjungan kerja Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, S.I.K,.MH, bersama Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, serta pejabat utama Polda Papua di Kepulauan Yapen.Dalam sambutannya, Ketua PGGK Pdt Kristiano Tanawani, S.Si, Theol mengatakan bahwa KKR ini dilaksanakan oleh Polda Papua bekerjasama dengan PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen, bersama seluruh jemaat dan tokoh Agama di Yapen.“PGGK juga mengajak semua bersatu hati dan tujuan dalam menyatakan kedamaian di tanah Papua khusus nya di kabupaten kepulauan Yapen, karena inilah yang dikehendaki Tuhan sebagai orang orang percaya di tanah Papua,” ujarnya.Sementara itu, Kapolda Papua mengajak semua umat Tuhan bersyukur kepada Tuhan karena hari ini dapat bersama pemerintah daerah PGGK kembali menggelar KKR dalam mensukseskan Pilkada damai 2024. Ada kerinduan mendalam menjadi satu di dalam Tuhan sesuai iman masing-masing.“Pilkada harus bersikap seimbang, dan menjunjung bineka tunggal Ika, agama tak boleh dijadikan komiditas politik demi kepentingan satu orang apalagi menjelang pilkada 2024. Agama tak harus dibawa bawa untuk menimbulkan kebencian,” ucap Kapolda Papua.Melalui KKR ini, dirinya berharap toko agama harus mengambil peran dalam mempererat kerukunan ditengah keberagaman.Kapolda Papua menyebutkan bahwa Pelaksanaan KKR ini adalah komitmen polri TNI untuk menjalin komunikasi bersama pemerintah daerah untuk mensukseskan agenda nasional tahun 2024 selain itu KKR ini akan lebih banyak dilaksanakan agar dapat menciptakan atmosfer damai di tanah Papua.“Saya berpesan juga kepada KPU dan Bawaslu agar bekerja jujur untuk bangsa dan negara,” pungkasnya. (PNO-12)
12 Jun 2024, 17:02 WIT
Kapolda Papua Bersama Wakapolda Bagikan Hewan Qurban Kepada 2 Mesjid Di Nabire
Papuanewsonline.com, Nabire - Dalam rangka menyambut Idul Adha 1445 Hijriah, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, menyerahkan hewan qurban kepada dua masjid di Nabire, Senin (10/6).Kedua masjid yang dikunjungi oleh Kapolda Papua bersama rombongan yakni Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Acara penyerahan ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Papua beserta forkopimda.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengajak semua yang hadir untuk bersyukur dan mendoakan saudara-saudara yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. "Mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT dan sebagai umat muslim, tak henti-hentinya kita mendoakan saudara-saudara kita yang sedang berada di tanah suci. Semoga semua rintangan hingga terakhir di padang Arafah bisa diselesaikan dengan baik," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menjelaskan bahwa bantuan hewan qurban ini diberikan dengan harapan dapat didistribusikan kepada umat muslim dan juga umat lainnya yang membutuhkan. "Kami dari Polda Papua dan Polres Nabire memberikan bantuan hewan qurban di kedua masjid ini. Semoga ini dapat didistribusikan sebagaimana mestinya kepada umat muslim maupun umat lain," jelasnya.Meskipun Idul Adha akan dilaksanakan sekitar satu minggu lagi, Kapolda menyempatkan diri untuk memberikan bantuan ini saat melintasi Kabupaten Nabire. "Berhubung kami lewat Kabupaten Nabire, maka di momen ini kami memberikan bantuan dua hewan qurban untuk Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Semoga ini bisa memberikan manfaat yang baik," tambah Kapolda.Kapolda Papua juga berpesan kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Nabire untuk menjaga silaturahmi dan bergandengan tangan dengan semua masyarakat tanpa memandang perbedaan. "Mari kita bergandengan tangan dengan semua masyarakat dan berbaur dengan semua masyarakat tanpa melihat perbedaan. Semoga kebersamaan yang sudah ada di Kabupaten Nabire dapat terus ditingkatkan sampai ke Provinsi Papua Tengah," ungkapnya.Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-Falah Nabire, H. Senen Cahyo Saputro, yang mewakili kedua masjid, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami atas nama pengurus kedua masjid dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire menyampaikan terima kasih yang paling dalam kepada Bapak Kapolda sehingga sore hari ini bisa bertemu dengan kami," ucapnya.H. Senen Cahyo Saputro juga menjelaskan upaya yang telah dilakukan bersama Pemerintah Daerah untuk membangun masjid yang megah di Nabire. "Seperti yang bapak saksikan, kami umat Islam yang ada di Kabupaten Nabire bersama Pemda telah berusaha untuk masjid ini, yang termasuk paling megah di provinsi," ujarnya.Menutup sambutannya, H. Senen Cahyo Saputro mendoakan agar Kapolda Papua beserta jajaran selalu sehat dalam melayani masyarakat Papua. "Kami mendoakan semoga ke depan bapak selalu sehat walafiat untuk melayani masyarakat di Papua dan terima kasih atas bantuan sumbangan sapi ini. Kami pengurus masjid akan menyampaikan kepada yang berhak menerimanya," tutupnya.Penyerahan hewan qurban ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan kerukunan di Kabupaten Nabire, serta menjadi contoh kepedulian antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun keharmonisan di Papua. PNO-11
12 Jun 2024, 16:38 WIT
Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Dan Supervisi Serta Evaluasi Mengenai Penggunaan Telepon Tetap
Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif dan efisien, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan penelitian, supervisi, serta evaluasi penggunaan telepon tetap (fixed phone) di lingkungan Polri, Senin (10/6).Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Kota Jayapura itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto, S.I.K., Sespuslitbang Polri Kombes Pol. Syahrial M. Said, S.I.K., dan Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H.Dalam sambutannya, Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto mengucapkan terima kasih kepada tim supervisi yang hadir di wilayah Polda Papua untuk kegiatan evaluasi dan penelitian ini. "Saya harapkan para peserta dapat memahami materi dan berkontribusi dalam kegiatan ini, karena penelitian ini benar-benar murni untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kinerja Kepolisian," ujarnya.Kombes Pol. Syahrial M. Said menambahkan bahwa di era digitalisasi saat ini, penggunaan telepon tetap memang cenderung menurun, sedangkan penggunaan telepon seluler dan komunikasi data semakin dominan."Meskipun demikian, dalam sektor-sektor yang mengandalkan keamanan dan ketersediaan komunikasi yang terjamin, fixed phone tetap menjadi pilihan utama. Di lingkungan kepolisian, fixed phone digunakan untuk panggilan internal, komunikasi dalam pelayanan kepolisian, dan mendukung tugas kepolisian lainnya," jelasnya.Polri telah menginvestasikan infrastruktur fixed phone secara signifikan, termasuk biaya instalasi, pemeliharaan, dan operasional. Untuk memastikan bahwa investasi ini efektif dan efisien, Puslitbang Polri menganggap penting untuk memastikan bahwa kegiatan dan upaya yang dilakukan oleh Divisi Teknologi Informasi Kepolisian (Div Tik Polri) sudah dilaksanakan juga di kewilayahan. “Penelitian ini bertujuan memahami efektivitas penggunaan fixed phone dalam konteks komunikasi pelayanan kepolisian sehingga dapat membantu produktivitas, efisiensi, dan kepuasan dalam pelayanan kepolisian,” tutur Kombes Po. Syahrial.Penelitian ini akan dilaksanakan di 10 Polda sampel, termasuk Polda Papua, dan Poldiharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, s jajaran mulai tanggal 10 hingga 13 Juni 2024. Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui pengisian checklist, kuesioner online, dan pengecekan serta observasi langsung oleh tim. Selain itu, wawancara mendalam (in-depth interview) dilakukan kepada pejabat dan personel yang menggunakan fixed phone pada satuan atau unit kerja di Polda dan Polres yang menjadi sampel.Kombes Pol. Syahrial menekankan bahwa penelitian ini bertujuan membantu Polri membuat keputusan strategis terkait infrastruktur jasa telepon sebagai media komunikasi. "Dengan pendekatan yang komprehensif ini, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas dan efisiensi penggunaan fixed phone di lingkungan Polri," tutupnya.Melalui penelitian ini, diharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menjadi langkah penting dalam memodernisasi infrastruktur komunikasi Polri agar tetap relevan dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. PNO-11
12 Jun 2024, 16:05 WIT
Gelar Rakor Forkopimda Maluku, Kapolda: Wujudkan Pilkada Yang Aman dan Damai
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku yang digelar di aula lantai 5 Santika Hotel, Kota Ambon Selasa (11/6/2024).Saat menghadiri rakor, Kapolda didampingi Direktur Intelkam Kombes Pol I Gede Arsana SH.Sik, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku AKBP Aries Aminnullah Sik serta seluruh Kapolres jajaran Polda Maluku.Rakor yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku ini membahas kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Saat membuka Rakor, Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie berharap rakor Forkopimda Maluku yang dilaksanakan ini dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi yang baik antara semua pemangku kebijakan. Tujuannya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan umum di Daerah Maluku terkhusus turut mensukseskan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota di Provinsi Maluku.Sebagai unsur yang memiliki peran penting dan strategi di daerah, Forkopimda diharapkan dapat membangun pola hubungan yang harmonis guna mendukung pelaksanaan program kebijakan prioritas pemerintah daerah dalam pembangunan Nasional. "Ini untuk menjamin iklim investasi yang kondusif dan memelihara stabilitas politik dan keamanan di wilayah provinsi Maluku jelang pelaksanaan pilkada, saat pelaksanaan pilkada dan pasca pelaksanaan pilkada tahun 2024," ungkapnya.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif dalam paparannya meminta seluruh unsur Forkopimda Maluku dan seluruh pejabat terkait di wilayah Maluku harus sinergi, solid dan netral. Ini untuk menjamin pilkada berjalan dengan aman dan damai, serta menghasilkan kepala daerah yang berkwalitas di Maluku"Kita yang hadir di sini adalah orang yang terpilih dan kita diberikan amanah dan kepercayaan oleh rakyat dan pemerintah untuk meyelenggarakan dan mengamankan pilkada serentak tahun 2024 , sehingga kita harus profesional,netral dan bekerja dengan maksimal sesuai aturan yang ditetapkan. Kita harus sinergi dan solid di setiap tahapan pilkada sehingga berjalan sesuai aturan hukum yang telah ditetapkan, "tegas Kapolda.Dari segi jumlah, Kapolda mengaku jumlah aparat Pemerintah di Maluku masih sangat belum ideal dibandingkan kerawanan yang ada, sehingga perlu kerja sama dan pertisipasi semua tokoh masyarakat,tokoh agama,dan tokoh pemuda dalam pelaksanaannya nantinya."Kita tahu saat ini jumlah personel TNI dan Polri serta Satpol PP Pemda di Maluku sangat terbatas dan harus menghadapi ancaman, hambatan dan gangguan, banyak rintangan geografis yang cukup ekstrim maupun masalah kriminalitas, "katanya.Meski dengan kondisi yang cukup ekstrem tersebut, namun nyatanya pada Pilpres dan Pileg kemaren semuanya dapat dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut lantaran adanya sinergitas dan soliditas aparat Pemerintah yang kuat sehingga semuanya dapat diatasi dengan baik dan cepat.Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengajak semua komponen terkait agar dapat bersama-sama mengantisipasi potensi kerawanan di seluruh wilayah Maluku dengan baik. Ini agar pelaksanaan pilkada serentak di provinsi Maluku dapat berjalan secara aman, damai dan lancar."Kita sudah dengar bersama bahwa untuk KPU, Bawaslu dan keamanan dari TNI dan Polri telah mendapatkan anggaran dari pemerintah, maka kita wajib menyelenggarakan dan mengamankan pilkada serentak dengan aman dan damai, "pintanya.Di sisi lain, Irjen Latif juga menyampaikan bahwa dalam politik semua bisa berjalan dengan dinamis. "Perbedaan dalam politik itu biasa dan selalu dinamis, yang utama adalah agar semua pihak memberikan pembelajaran politik yang santun,sejuk dan cerdas kepada masyarakat. Mari kita tetap merajut kebersamaan dan persaudaraan dalam persatuan dan kesatuan untuk membangun Maluku yang kita cintai ini," harapnya.Menjelang pesta demokrasi di Maluku, Kapolda kembali mengingatkan kepada personel Polri, TNI dan Pemda agar selalu dapat berkolaborasi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Hal ini sangat penting dilakukan agar pelaksanaan pilkada Maluku dapat berjalan dengan baik dan lancar. "Kepada penyelenggara pilkada Saya juga berharap agar dapat memastikan kesiapan personelnya sesuai protap yang ada untuk meminimalisir adanya komplain di lapangan akibat anggota yang tidak paham. Saya juga meminta agar pastikan logistik pemilu tetap aman dan dalam pendistribusiannya di lapangan juga dapat berjalan lancar dan cepat," pungkasnya.Sementara itu, Kasdam XV Pattimura, Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus Lubis mengharapkan agar sinergitas dan kolaborasi antar TNI Polri serta semua stakeholder terkait di Maluku dapat di tingkatkan. Kodam XV Pattimura siap untuk memberikan bantuan kepada Polda Maluku, Ini untuk mendukung jalannya pelaksanaan pilkada serentak yang aman dan damai di wilayah Maluku. Kasdam juga meminta agar semua potensi gangguan keamanan di wilayah Maluku jelang pilkada harus menjadi perhatian bersama dan semua kendala atau kesulitan di lapangan ditangani bersama secara baik. (PNO-12)
11 Jun 2024, 18:52 WIT
Aplikasi Digital SSDM Polri Akan Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik Terhadap Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Pada akhir Mei 2024 lalu, AS SDM Kapolri Irjen. Pol Dedi Prasetyo telah menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi mengenai reformasi birokrasi dengan mengembangkan aplikasi ‘Satu Data SDM’ yang akan menyatukan sejumlah aplikasi di satuan kerjanya.Langkah ini mendapat perhatian dan apresiasi tinggi dari Dr. Alpi Sahari, SH. M.Hum Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan juga sebagai Kapokja Ahli Satgas Saber Pungli UPP Sumatera Utara. Menurutnya, apa yang dilakukan AS SDM Polri dalam hal ini Irjen Pol Dedi Prasetyo merupakan Langkah yang sangat baik untuk Polri.“AS SDM Kapolri, telah meletakkan salah satu pondasi dasar (nucleus) responsibilitas Polri dalam menghadapi berbagai tantangan di era distrubsi pemanfaatan teknokogi dan informasi pada Government Technology (Go Tech),” kata Alpi Sahari, Minggu (9/6/2024). “Dengan penyelarasan pencapaian grand strategi Polri untuk mewujudkan organisasi Polri yang strive for excellence dan service for excellence melalui integrasi aplikasi digital SSDM Polri sebagai bentuk pengembangan aplikasi “Satu Data SSDM Polri”,” lanjutnya dalam sebuah narasi yang dibuatnya. Menurut Alpi, Government Technology (Go Tech) Indonesia yang diberi nama “INA Digital” membuat ekosistem layanan digital yang terpadu merupakan transformasi untuk mewujudkan good governance sebagai sasaran dari reformasi birokrasi yakni penyederhanaan proses birokrasi. Ia menambahkan, Integrasi aplikasi digital SSDM Polri tentunya akan meningkatkan transparansi dan akuntabiltas tata kelola SDM Polri sehingga profesionalitas anggota Polri akan meningkat dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri terhadap masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin menguat. “Di samping itu, lebih memudahkan pimpinan Polri dalam mengambil kebijakan dalam pengelolaan SDM Polri. Dapat saya kata aplikasi ini merupakan aktulalisasi dari prinsip “akuntabilitas yang berkeadilan”,” jelasnya.Satu data SSDM Polri yang dilengkapi dengan Human Capital Management Analysis Dashboard dan difalitasi oleh Command Center tentunya akan memberikan manfaat dalam interoperabilitas antara lain, meningkatkan proteksi privasi. Dengan adanya interoperabilitas beberapa data organisasi penting dapat digabungkan menjadi satu dan fungsi keamanan dapat dijamin lebih baik.Lalu yang kedua, menyediakan data yang lebih berkualitas, berkat adanya interoperabilitas berbagai jenis data pengiriman digital dapat dilakukan dengan cepat dan akurat. Ketiga, meningkatkan produktivitas. Interoperabilitas mampu menciptakan dunia atau lingkungan kerja dengan menyederhanakan pengumpulan, akses dan penyimpanan data.Keempat, meningkatkan kepuasan pengguna. Interoperabilitas mampu memberikan manfaat dalam bentuk meningkatkan kepuasan pengguna, waktu tunggu dapat dikurangi, tidak perlu juga berpindah dari satu tempat ke tempat lain.Kelima, meminimalisir kekurangan. Interoperabilitas dapat memfasilitasi aliran informasi dengan lebih baik dan minim kesalahan. Selain itu, juga mampu pengurangi kebutuhan untuk entri data manual.PNO-11
10 Jun 2024, 22:21 WIT
Kapolda Maluku Himbau Agar Tim Terpadu Penanganan Pasar Mardika dan Ambon Plaza Segera Dibentuk
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum menghimbau agar tim terpadu penanganan pasar Mardika dan Ambon Plaza dapat dibentuk dan menyelesaikan persoalan secara lintas instansi.Himbauan tersebut disampaikan menyusul berkembangnya persoalan dan adanya aksi protes yang dilakukan masyarakat dan pedagang sehingga rawan menimbulkan gangguan ketertiban umum dan masyarakat ."Tim terpadu penanganan pasar Mardika dan Ambon Plaza agar segera dibentuk. Sudah beberapa kali aksi masyarakat pedagang di kedua tempat tersebut dan mereka juga telah menyampaikan aspirasinya ke berbagai instansi termasuk Polri ,hal ini harus kita respon positif dan tangani dengan baik ," kata Kapolda di Ambon, Senin (10/6/2024).Ia mengatakan, permasalahan tersebut harus ditangani secara terpadu. Penyelesaian pun harus dilakukan pada akar masalahnya dan jangan dibiarkan berlarut larut tanpa respon dan penangan yang solutif untuk semua pihak.Kita harus duduk bersama dan melihat secara utuh persoalan yang ada, bila ada pelanggaran keperdataan dalam kerja sama,selesaikan secara keperdataan, namun bila ada kejahatan atau perbuatan pidana maka Polri akan memproses hukum kasus tersebut dengan bukti yang cukup dan kuat, tapi roda perekonomian harus terus berjalan untuk peningkatan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat, "tegasnya."Semua pihak pedagang dan dinas terkait yang bertanggung jawab harus dilibatkan dalam penyelesaiannya, sehingga keputusan yang dihasilkan akan arif dan bijaksana serta sesuai aturan hukum," harapnya.Kapolda mengatakan, apbila ada pelanggaran hukum agar dilakukan proses hukum. Polda Maluku dan Kejaksaan akan siap untuk menindak lanjutinya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan jangan anarkis. Masyarakat agar menyalurkan melalu mekanisme dan proses hukum serta jangan mudah terprovokasi oleh oknum atau kelompok yang memanfaatkan masalah ini untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya."Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon harus segera mengambil langkah yang memberikan kepastian hukum dan peluang usaha bagi masyarakat sesuai aturan yang ditetapkan,aparat hukum dan aparat keamanan siap untuk sepenuhnya membantu penyelasian masalah tersebut agar pedagang juga bisa berusaha kembali dengan baik dan kesejahteraannya meningkat ,"pintanya.Polda Maluku dan jajaran, kata Kapolda, selama ini telah melakukan langkah-langkah pengamanan secara persuasif dan humanis serta mencegah terjadinya konflik di kedua tempat tersebut."Polda Maluku siap untuk bersinergi dengan Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut sehingga tidak berlarut larut dan rawan menimbulkan gangguan kamtibmas dan konflik di lapangan," pungkasnya. PNO-11
10 Jun 2024, 22:13 WIT
Kapolda Papua Hadiri KKR Dalam Rangka Pilkada Damai di Tanah Papua
Papuanewsonline.com, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K menghadiri kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka Pilkada Damai di Tanah Papua 2024 dengan tema Bangkit dan Bermazmur Bagi Kristus Menuju Pilkada Damai di Tanah Papua.Kegiatan yang dilaksanaka di GOR Futsal Jalan Poros SP 5 Timika, Kab. Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (09/06/2024) dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Kaskogabwilhan III Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, S.E., Pembawa Khotbah Pastor John Bunay, Pr., Pembawa Khotbah Pdt. Elton Bernard, S.Th, para PJU Polda Papua, Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan Tokoh Masyarakat beserta Hamba-Hamba Tuhan di Kabupaten Mimika.Dalam kesempatannya, Ketua PGGM Kabupaten Mimika, Pdt. Donald Salima mengatakan pihaknya percaya pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang berlangsung hari ini semata-mata bukan sebuah jadwal yang harus dilaksanakan, tetapi ini menjadi bagian dari semua peran tugas tahun lalu hingga sekarang untuk mencipatakan atmosfir situasi damai diatas tanah ini, Kabupaten Mimika yang tercinta.“Diharapkan pelaksanaan KKR ini bisa terus berlangsung, bukan saja waktu ini tetapi juga diwaktu-waktu yang akan datang. Dengan demikian, Mimika akan penuh dengan damai dan Mimika akan menjadi contoh bagi semua kabupaten-kabupaten mulai dari sekarang sampai dengan pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung,” ucapnya.Sementara itu, Kapolda Papua mengatakan Tanah Papua tahun ini untuk pertama kalinya menyelenggarakan pemilu untuk pemilihan tiga Gubernur, salah satunya Gubernur Papua Tengah.“Didalam Pemilu, kita memilih pemimpin rakyat, serta ikut berpartisipasi dalam perumusan kebijakan pembangunan nasional. Karena itu, mari bersama-sama kita berdoa untuk keberhasilan Pilkada 2024,” ungkap Kapolda.Ia menekankan bahwa pemilihan Gubernur dan Bupati itu adalah kontestasi dimana sesama anak bangsa saling berkompetisi untuk memberikan yang terbaik. Beda pilihan politik itu sah-sah saja tidak perlu disikapi secara negatif.“Pelaksanaan KKR ini merupakan komitmen Polri dan TNI untuk menjalin komunikasi bersama pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat untuk mensukseskan perhelatan besar agenda nasional,” tuturnya.Lebih lanjut, Irjen Fakhiri mengajak untuk menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga perdamaian, menjaga kepentingan bersama serta berkomitmen untuk bersama-sama memajukan tanah yang kita cintai ini yaitu tanah Papua, tanah yang damai yang harus sama-sama dihormati.“Saya yakin kita dapat mencapai tujuan kita bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di tanah Papua,” pungkasnya. (PNO-12)
10 Jun 2024, 18:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru