logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Seni Homepage
Polda Papua Salurkan Buku pendidikan dan Kitab Suci Untuk Umat Hindu di keerom Papuanewsonline.com, Keerom - Sebagai upaya untuk memperluas budaya literasi dan pendidikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh pelosok negeri, Polda Papua melalui Polres Keerom melaksanakan program "Polri Peduli Budaya Literasi" di Pura Giri Natha, Arso 10, Kabupaten Keerom, pada Kamis 31 agustus 2023.Kegiatan berupa pendistribusian buku-buku pendidikan dan kitab suci Weda kepada masyarakat setempat ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam meningkatkan pendidikan dan literasi di berbagai wilayah, termasuk yang terpencil.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kabag SDM Polres Keerom AKP I Ketut Arnaya, PS. Kasatbinmas Polres Jayapura Iptu Made Ambo Arjana dan staf Ro SDM Polda Papua.Rombongan yang tiba di lokasi kegiatan dan disambut dengan hangat oleh umat Agama Hindu Pura Giri Natha. Dimana umat hindu hadir untuk menyaksikan momen penting ini yang bertujuan untuk kegiatan dimulai dengan sambutan dari Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Kabag SDM Polres Keerom, AKP I Ketut Arnaya. Dalam sambutannya, dirinya menggarisbawahi pentingnya budaya literasi sebagai pondasi perkembangan suatu bangsa. “Budaya literasi adalah kunci perkembangan bangsa, dan kami berharap upaya ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Keerom khususnya umat hindu,” ucapnya.Selanjutnya, Ketua Pasraman Nyoman Swastika, memberikan sambutan sekaligus ucapan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Polri dalam upaya memajukan literasi dan pendidikan di masyarakat setempat.Kegiatan ditutup dengan penyerahan buku pelajaran dan bacaan anak-anak sebanyak 200 serta kitab suci Weda sebanayak 100 oleh Kabag SDM Polres Keerom, AKP I Ketut Arnaya kepada Ketua Pasraman Nyoman Swastika.PNO-11 11 Sep 2023, 18:26 WIT
Sukseskan Pembagian 10 Juta Bendera, Pj Bupati Mappi Terima Penghargaan Ke-2 dari Kemendagri Papuanewsonline.com, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri kembali mempersembahkan penghargaan kepada provinsi, kabupaten dan kota yang turut mendukung suksesnya gerakan pembagian 10 juta Bendera Merah Putih Tahun 2023. Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih ini dilakukan sejak 1 Juni sampai 31 Agustus 2023. Sejumlah daerah turut mendukung salah satunya Pemerintah Kabupaten Mappi yang membagikan Bendera Merah Putih hingga ke distrik dan kampung. Atas dukungan dan pencapaian itu, Pemkab Mappi dalam hal ini Pj Bupati, Michael R. Gomar, SSTP MSi menjadi salah satu dari 19 kepala daerah di Indonesia yang menerima penghargaan. Dari Papua, selain Pj Bupati Mappi, penghargaan juga diberikan kepada Pj Bupati Kepulauan Yapen. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo pada Jumat (8/9/2023) di Sasana Bhakti Praja Gedung C Kemendagri. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar juga hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut. Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk membangkitkan semangat nasionalisme. Ini merupakan tahun kedua dan Kabupaten Mappi selalu terlibat hingga akhirnya kembali menerima penghargaan yang sama untuk kedua kalinya. Dalam mendukung gerakkan pembagian 10 juta bendera merah putih tahun 2023. Dimana Pemerintah Kabupaten Mappi mengawali kegiatan pembagian bendera merah putih melalui kegiatan Colour run setelah itu pembagian bendera merah putih ke Distrik hingga Kampung. Selain kegiatan tersebut Pemkab Mappi juga melaksanakan pembentangan 78 meter bendera Merah Putih pada pelak HUT RI ke 78. Dan Pembentangan Kain merah putih sepanjang lima kikomter (5.000 meter) diatas rawa. Pembentangan kain merah putih sepanjang 5.000 meter diatas rawa mendapat piagam penghargaan dari Museum Rekor MURI yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus lalu. Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo dalam sambutannya mengatakan gerakan ini merupakan salah satu metode yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan semangat nasionalisme sekaligus memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78. Gerakan nasional ini merupakan salah satu terobosan yang diselenggarakan untuk memelihara kecintaan warga negara Indonesia terhadap simbol-simbol negara. Dengan begitu kerakatan warga dengan negara semakin kuat salah satunya kecintaan kepada Bendera Merah Putih. Pembagian dilakukan secara swadaya, bersama dan gotong royong. JWW, julukan Wamendagri asal Papua ini menegaskan gerakan ini bukan soal jumlah tetapi lebih kepada penguatan makna agar seluruh masyarakat Indonesia melakukan aksi yang sederhana yaitu melalui pengibaran Bendera Merah Putih. “Melalui gerakan ini kita bisa melihat bagaimana Merah Putih sebagai identitas dan alat pemersatu masyarakat Indonesia akan berkibar di seluruh wilayah Indonesia. Kibaran Bendera Merah Putih di seluruh langit-langit wilayah Indonesia akan menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang kuat dan bersatu dengan menegakkan kepala ke atas terlihat kibaran Merah Putih yang akan menggugah jiwa nasionalisme setiap masyarakat yang melihatnya,” jelasnya. Untuk itu lanjut JWW, Kemendagri memberikan penghargaan kepada pemda baik provinsi, kabupaten dan kota yang terlibat aktif dalam mendukung terlaksananya gerakan nasional pembagian 10 juta Bendera Merah Putih pada tahun 2023. “Semoga melalui pemberian piagam penghargaan ini kita semua semakin semangat memberikan kontribusi untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat kita di daerah terutama generasi muda kita untuk semakin cinta kepada bangsa dan negaranya yaitu Indonesia tercinta. Ini sejalan dengan tema HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 yaitu Terus Melaju Untuk Indonesia Maju,” tambahnya. Sementara itu dikesempatan yang sama, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP.,M.Si mengatakan penghargaan ke-2 ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Mappi, atas dukungan kerjasama dalam keg Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, dan ini menjadi semangat bagi Pemda dan seluruh masyarakat untuk terus berkarya membangun Kabupaten Mappi 08 Sep 2023, 23:12 WIT
Polri Raih Juara 1 Kategori Desain Booth Terbaik Dalam Pameran Indo Security 2023 Papuanewsonline.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Purn) Tito Karnavian membuka pameran teknologi dan alat-alat keamanan terbesar di Asia Tenggara pada Rabu (30/8/2023)."Saya sangat mengapresiasi dan merekomendasikan ITE 2023 untuk dihadiri oleh berbagai pihak di sektor terkait, karena dalam pameran dan forum internasional ini, kita dapat memperkenalkan digitalisasi diberbagai sektor. Digitalisasi akan memudahkan pelayanan publik, akses publik, transportasi yang baik, kesehatan dan pendidikan, kemudian sistem penanganan krisis, sehingga suatu saat dapat diterima oleh semua masyarakat, bahkan di masyarakat adat sekalipun, untuk mempermudah kehidupan," tutup Menteri (Purn) Tito Karnavian, Rabu (30/8/2023).Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengatakan, pameran ini diikuti oleh ratusan industri keamanan dalam dan luar negeri, termasuk Polri."Keseriusan Polri mengikuti pameran ini membuahkan hasil dengan Polri meraih penghargaan juara 1 kategori design booth pameran terbaik. Penghargaan ini langsung diserahkan Panitia penyelenggaraan PT Napindo Ashatama kepada Polri yang diwakili oleh Karo PID Divhumas Polri Brigjen Pol. Moh. Suhartiyono," ujar Irjen Pol. Sandi.Dengan mengikut sertakan 10 satker, Polri menampilkan teknologi dan peralatan terbaru guna mendukung pelaksanaan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat."Ini sesuai dengan roadmap transformasi Polri, utamanya transformasi organisasi dengan program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yaitu perubahan teknologi kepolisian modern di era 4.0," tutur Irjen Pol. Sandi.Salah satu peralatan terbaru dan tercanggih yang ditampilkan Polri pada pameran ini adalah mobil penghasil air dari udara. Mobil ini mampu menghasilkan 600 liter air perhari layak minum. Antusiasme pengunjung terhadap salah satu alat yang menjadi andalan Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat inipun menjadi pusat perhatian pengunjung pameran, termasuk menteri dalam negeri. (PNO-12) 31 Agu 2023, 13:39 WIT
300 Peserta Ikuti Lomba Melukis Yang Digelar Lemdiklat Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - Lemdiklat Polri menggelar kegiatan lomba lukis dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 RI dengan mengusung tema 'Polri dan Masyarakat'. Lomba ini digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri pada hari ini, Rabu, (30/8/2023).Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, lomba lukis yang diikuti berbagai kalangan ini dimaksudkan untuk mengenang kembali sejarah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945."Kegiatan ini untuk mengenang jasa para pahlawan kita yang telah berjuang dalam merebut kemerdekaan yang menjadikan kita merdeka sampai sekarang ini," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/8/2023).Indonesia, kata Sandi, merupakan negara yang memiliki kekayaan seni dan budaya yang beraneka ragam di setiap daerah. Seni budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia."Melalui karya lukis dengan berbagai aliran seni lukis, seperti abstrak, ekspresif, realis, dan naturalis," katanya.Untuk itu, Polri bersama para seniman ingin menyatukan bangsa Indonesia di bawah naungan Bhinneka Tunggal Ika dengan mengadakan perlombaan lukis.Lebih lanjut, Sandi menuturkan, kegiatan lomba lukis ini diikuti oleh 300 peserta dari berbagai kalangan diantaranya mahasiswa STIK, IKJ, UNJ, Sunan Gunung Jati Cirebon Dan Pelajar Jakarta, anggota Kepolisian Sepolwan Jakarta dan Polairud Jakarta dan peserta lainnya seniman dari beberapa daerah seperti Jabodetabek, Karawang, Lampung, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jawa Tengah, Tegal, Bandung, Pontianak, Makassar, Wonosobo, Magelang, Indramayu, Banten, Hingga Papua Barat.Sandi berharap dengan di adakannya lomba ini Polri dan masyarakat bisa lebih mencintai seni, melalui apresiasi dan menikmati seni kami melestarikan seni dan budaya."Peserta yang semula 150 membludak menjadi 300 orang. Pada hari ini pemenang lomba lukis akan diumumkan sekaligus dipamerkan di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri," katanya. (PNO-12) 31 Agu 2023, 07:59 WIT
Bupati Teluk Bintuni Cek Kesiapan Lokasi Festival Mangrove Yang Akan Dilaksanakan Secara Perdana Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni - Festival Mangrove perdana rencananya akan digelar oleh pemerintah kabupaten teluk bintuni di tahun ini, festival tersebut terwujud adalah wujud cita-cita dan inisiasi oleh Bupati dan wakil bupati 2 periode Ir Petrus Kasihiw MT dan Matret Kokop SH.Dalam kunjungan ke rencana lokasi tersebut, bupati didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait yakni kepala dinas pendidikan teluk bintuni Drs Albertus Anofa, Ka Satpol PP teluk bintuni Irai Suartika, Kabag Peregda teluk bintuni Nico Leftungun, kepala seksi Dinas pupr teluk bintuni Anton Pongtuluran, Kepala UPT kelistrikan Mathias Unawekia, kepala kampung masina serta masyarakat setempat yang menyambut kedatangan bupati teluk bintuni beserta rombongan.Melalui agenda kunjungan ke lokasi rencana pelaksanaan Festival Mangrove pertama di Bintuni ini, Bupati teluk bintuni Ir Petrus Kasihiw MT mengajak seluruh pihak untuk mari kita sukseskan kegiatan ini, Festival ini dapat menjadi referensi bagi seluruh pihak dan elemen strategis di bintuni untuk bersama-sama menggencarkan seruan sukseskan festival mangrove bintuni yang tujuannya sangat penting untuk menguatkan ekosistem alam dan daya dukung lingkungan.Menurut Bupati Pit Kasihiw, saat ini semua negara tengah menghadapi perubahan iklim global yang menyebabkan berbagai bencana alam seperti banjir, tidak hanya itu, mangrove memiliki manfaat untuk menekan emisi gas dan karbon serta mampu menghasilkan oksigen lima kali lipat daripada pohon yang ditanam di darat.“Hari ini saya ingin menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat mari kita sukseskan kegiatan ini beri dukungan penuh kepada semua yang terlibat.Pohon mangrove bisa mencapai lima kali lipatnya dari pada pohon yang ada di daratan, apalagi saat ini dunia sedang menghadapi perubahan iklim global, dan yang punya produksi oksigen signifikan adalah Mangrove, ungkap Bupati.Untuk itu dirinya berharap melalui rencana kegiatan festival mangrove ini mampu memberikan referensi sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat setempat tepatnya di kampung masina teluk bintuni, nanti konsepnya akan kita buat tempat area mangrove kuliner juga area spot anak-anak muda dalam ajang pencarian bakat serta masih banyak hal lain yang bisa kita tumbuh kembangkan di areal kampung wisata mangrove ini.“Banyak pihak lain baik masyarakat, para pegiat lingkungan maupun dari kalangan akademisi nantinya akan kami bekerja sama untuk memberikan konsep terbaik dalam mengelola area wisata kuliner mangrove, selain itu juga terdapat salah satu situs sejarah yakni pohon mangrove yang diperkirakan sudah berusia ratusan tahun “Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai elemen dan stakeholder di Jatim baik Pemerintah Kabupaten/Kota, UPT Pemerintah Pusat, TNI, Polri, Lembaga Swadaya Masyarakat, BUMD, para pegiat lingkungan hidup dan masyarakat yang semakin intensif melakukan restorasi mangrove di sejumlah tempat Jatim,” ungkapnya.Untuk itu diperlukan langkah-langkah terobosan, inovasi dan kolaborasi sebagai upaya untuk percepatan implementasi aksi perubahan iklim, terutama pada sektor kehutanan dan penggunaan lahan khususnya aktivitas budidaya mangrove yang seiring pengelolaan peningkatan ekonomi kerakyatan “Pemulihan ekosistem mangrove merupakan salah satu cara mitigasi perubahan iklim dengan pola Peningkatan Cadangan Karbon (PCK). Ekosistem mangrove harus dikelola dengan basis masyarakat pesisir sebagai pelaku utama, dengan tetap memperhatikan nilai ekologi, ekonomi dan sosial budaya setempat,” ungkap Bupati.Menurutnya, hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan keanekaragaman hayati, perlindungan garis pantai dan sumberdaya pesisir, serta peningkatan produk yang dihasilkan bagi peningkatan pendapatan masyarakat setempat, untuk itu demi mencapai tujuan tersebut diperlukan kolaborasi berbagai pihak, dukungan kuat dari pemerintah daerah dan para pihak terkait lainnya, sehingga Festival Mangrove ke 1 kabupaten teluk bintuni menjadi bagian dari komitmen kita bersama, jelas Bupati. (PNO-12) 30 Agu 2023, 11:59 WIT
Polri Berhasil Meraih Dua Penghargaan Dari MURI Setelah Menanam 21 Juta Bibit Pohon Papuanewsonline.com, Sukabumi - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menorehkan prestasi gemilang di tahun 2023. Melalui Program Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dapat diraih, yakni menanam kurang lebih 21 juta bibit pohon.Dua penghargaan yang diraih Polri dari MURI yaitu, penanaman pohon secara serentak terbanyak di 34 Polda dan 510 Polres serta seluruh Polsek di Indonesia. Kedua, penanaman pohon secara serentak oleh perwakilan kepala kepolisian negara sahabat terbanyak di Labuan Bajo, NTT, yang berlangsung pada Rabu (23/8/2023) hari ini. Kedua kegiatan penanaman pohon serentak ini dipimpin langsung oleh Kapolri di Pulau Rinca.Dua penghargaan MURI diterima Kapolri yang diwakilkan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As-SDM) Irjen Pol Dedi Prasetyo di Sekolah Pembetukan Perwira (Setukpa), Sukabumi, Jawa Barat, disela-sela acara penanaman pohon. "Polri melakukan penanaman pohon secara serentak di seluruh Indonesia lebih dari 21 juta pohon. Ini telah memecahkan rekor MURI," kata perwakilan MURI, Awan Rahargo di Setukpa Polri.Awan berharap penanaman pohon yang dilakukan Polri memberikan nafas baru untuk bumi. "Perkenankan atas prestasi penanaman pohon oleh Polri, lembaga nasional pencatat rekor MURI memberikan penghargaan penanaman terbanyak serentak pada hari ini juga," ujarnya.Sementara As-SDM Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Hari Kemerdekaan RI ke-78 menjadi momentum bagi anggota Polri untuk bisa berkontribusi di tengah perubahan iklim dengan melakukan penanaman pohon. Dedi menuturkan kegiatan penanaman pohon telah dilakukan sejak 18 Agustus, 23 Agustus hingga Oktober di 34 Provinsi, 510 Polres dan 3000 Polsek.Dedi menegaskan penanaman pohon merupakan komitmen dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan seluruh komponen bangsa untuk menghijaukan Indonesia, melestarikan dan memperbaiki iklim."Indonesia merupakan paru-paru dunia, ini merupakan kewajiban anak bangsa dan memiliki tanggung jawab untuk bersama menjaga alam Indonesia. Bapak Kapolri melakukan penanaman pohon bersama 16 delegasi di Pulau Rinca yang memiliki kepedulian. Kita juga harus memiliki kepedulian yang sama," tandas Dedi.Lebih lanjut, penanaman pohon oleh perwakilan kepolisian negara sahabat yang mengikuti acara ASEAN Ministerial Meeting On Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo ini sambung Dedi, untuk menunjukkan bahwa Polri juga peduli pada isu-isu dunia, terutama pemanasan global.Menurut Dedi, dampak dari krisis iklim ini menyebabkan bencana kekeringan dan juga kebakaran hutan. Hal itu sudah terjadi di belahan dunia seperti di Hawaii dan juga beberapa daerah di Indonesia. "Sudah banyak daerah yang dilanda kekeringan dan juga kebakaran hutan. Kualitas udara kita juga sedang tidak sehat," kata Dedi mengingatkan (PNO-12) 23 Agu 2023, 19:05 WIT
Kapolda Papua Pimpin Penanaman 500 Bibit Pohon Di Kampung Yamna Papuanewsonline.com, Sarmi – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama jajaran PJU Polda Papua dan Forkopimda Kabupaten Sarmi, melaksanakan aksi penanaman bibit pohon secara serentak yang berlangsung di Wilayah Papua dan mencakup penanaman 500 bibit pohon beragam jenisnya, Rabu (23/8).Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. memimpin acara penanaman pohon yang berlangsung di Kampung Yamna, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Pj. Bupati Sarmi Markus O. Masnembra, S.H., M.H, Plt. Sekda Kabupaten Sarmi Agus Festus Moar, S.Pd, Ketua DPRD Kabupaten Sarmi Jumriati, S.H, serta berbagai tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda Kabupaten Sarmi.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan bagian dari aksi serentak yang dilakukan di seluruh Indonesia. Di Makopolda Papua sendiri, penanaman Pohon dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, sementara Kapolda Fakhiri bersama Forkopimda Kabupaten Sarmi melaksanakan aksi penanaman di Kampung Yamna."Kami berharap para Kapolres dapat mengambil contoh dari Kapolres Jayapura, yang mewajibkan anggotanya menanam pohon sagu bagi yang telah menikah. Langkah ini memiliki manfaat jangka panjang yang luas bagi lingkungan," ujar Kapolda.Dia juga menekankan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan alamiah untuk dapat diwariskan kepada generasi mendatang seperti tema yang diangkat pada kegiatan ini “Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini”.Dalam kesempatan ini, Kapolda menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang turut hadir dalam aksi penanaman pagi itu. Jumlah total 500 bibit pohon ditanam di Kampung Yamna, dengan rincian 200 bibit pohon mangrove, 200 bibit pohon bintanggor, dan 100 bibit pohon cemara.“Kegiatan penanaman bibit pohon ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan alam serta keanekaragaman hayati di wilayah Papua,” tutupnya. (PNO-12) 23 Agu 2023, 14:22 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT