Papuanewsonline.com
Jelang Penutupan, Pasar Noken FAP 36 Dipadati Pengunjung
Papuanewsonline.com, Asmat - Jelang penutupan Festival Asmat Pokman 36, pengunjung memadati arena FAP. Sejak pagi pengunjung memboyong sejumlah Noken khas Asmat di lapangan Yos Sudarso Agats, Rabu (11/10/2023).Mama mama pengrajin noken menggelar barang dagangannya di area stand dan tenda lelang. Pasar noken ini menjual beragam barang kerajinan berbahan lokal yang terbuat dari kulit pohon gaharu, nimbun, bulu burung. Juga berbagai aksesoris.Berbagai jenis tas dengan macam model dan warna dapat dibeli para pelancong. Mayoritas pembeli datang dari kalangan ASN Pemda Asmat. Terlihat anak anak sekolah Masyarakat, kaum milenial juga ikut berburu Noken.Mama Yustina mengaku senang karena hasil dagangannya bisa laku terjual. "Hari ini kami puas karena banyak pembeli," ungkap Mama Yustina.Pantauan media ini, pengunjung yang datang membeli lebih dari satu buah noken. Mereka mengaku noken yang dibeli merupakan pesanan dari luar kota Asmat. Ada lagi yang menyebut membeli noken sebagai ole ole untuk keluarga. (PNO-12)
11 Okt 2023, 20:32 WIT
Masuk Lelang Ukiran Di FAP 36, Karya Siswa SD Terjual Seharga Rp 20 Juta
Papuanewsonline.com, Asmat - Nadi kesenian ukir seolah tak pernah terhenti di Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Dari Suku Asmat, terus bermunculan generasi baru seniman dengan daya kreativitas yang tak diragukan lagi.Seperti Soter Cemanakat, siswa kelas 6 SD Naskat Asatat kampung As. Karya seninya berhasil lolos dan menjadi salah satu peserta dalam Festival Asmat Pokman ke 36 sebagai Wow Ipits (Pengukir). Ia tak ragu melakukan eksperimen sebagai pengukir.Sebagai pengukir belia, ia berhasil mencuri perhatian peserta lelang dan pengunjung arena FAP, karena diantara 194 pengukir ia tergolong pengukir termuda.Hasil karyanya pun berhasil dilelang dengan nilai Rp20 juta rupiah. Pemenang lelang tersebut adalah Wakil Bupati Asmat, Thomas E. Safanpo.Bakat mengukir Soter turun dari ayahnya yang adalah seorang pengukir tua, namanya Markus. Melalui Bapaknya, Soter berhasil mengukir patung cerita tentang Beorpits yang pulang berburu dan membawa seokor babi ke perahu."Bapa yang ajar, biasanya bapak tunjuk kalau saya sementara mengukir," cerita Soter.Untuk menghabiskan ukirannya, ia membutuhkan waktu yang cukup lama. Uniknya, ukiran tersebut adalah ukiran pertama Soter dan pertama kali masuk menjadi peserta FAP. (PNO-12)
11 Okt 2023, 20:09 WIT
HUT Museum Asmat Ke 50, Uskup Agats Umumkan Kurator Baru
Papuanewsonline.com - Asmat - Hari Ulang Tahun (HUT) Museum Kebudayaan dan kemajuan Asmat ke 50 bertepatan dengan Festival Asmat Pokaman ke 36 tahun. Peringatan itu disatukan dalam misa syukur yang dipimpin uskup Agats, Mgr. Aloysius Murwito, OFM didampingi sejumlah pastor konselebran di Gereja Katedral Agats, Minggu (8/10/2023).Peringatan tersebut dilanjutkan dengan jelajah museum dan talk show budaya bersama sejumlah tamu undangan dan pecinta budaya Asmat yang menghadirkan narasumber Bonafasius Jakfu.Momen tersebut, uskup mengumumkan kurator museum yang baru paskah kematian Kurator , Emerikus Sarkol."Yang akan menggantikan Bapak Erick Sarkol sebagai Kurator Museum adalah Bapak John Ohoiwirin," ungkap Uskup.Jhon Ohoiwirin bergabung di museum sebagai asisten kurator. Selama 19 tahun John telah mengabdikan dirinya untuk merawat dan menjaga budaya Asmat.Selain itu John pernah study di Queensland, Australia belajar tentang tata kelola museum, display dan menjadi mahasiswa pendengar di Queensland University.Diketahui, kurator museum yang pertama adalah Abraham Kuruwaip, kemudian digantikan oleh Juvensius A Biakai dan Emerikus Sarkol. Pendirian museum ini digagas dan diprakarsai oleh Uskup Keuskupan Agats Mgr. Alphonese Sowada, OSC. (PNO-12)
09 Okt 2023, 13:44 WIT
Rangkaian Acara HUT TNI Ke-78, Mendapatkan Penghargaan 17 Rekor MURI
Papuanewsonline.com, Cilangkap - Ada tujuh belas rekor dan penghargaan diberikan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada TNI selama rangkaian persiapan hingga pelaksanaan perayaan Hari Ulang Tahunnya ke-78. Rangkaian kegiatan HUT ke 78 TNI yang mendapatkan pengakuan rekor MURI adalah, Donor Darah secara Serentak oleh Pendonor Terbanyak. Khitanan Massal secara Serentak kepada Anak Terbanyak, Operasi Katarak secara Serentak kepada Peserta Terbanyak, Pengobatan Umum secara Serentak kepada Pasien Terbanyak, Pemeriksaan Gigi secara Serentak di Lokasi Terbanyak, Senam Kesegaran Jasmani 88 secara Serentak oleh Personel Terbanyak, Fly Pass oleh Pesawat Udara Terbanyak, Kolone Senjata oleh Prajurit Terbanyak Dalam Satu Kali Pementasan, Gelar Alutsista Trimatra Terbanyak Dalam HUT TNI ke-78, Angkatan Bersenjata Peyelenggara Lomba Lari oleh Peserta Terbanyak, Pagelaran Wayang Kulit secara Serentak di Lokasi Terbanyak, Pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang Terbanyak, Pagelaran Wayang Kulit dengan Penonton Terbanyak, Penyelenggaraan Panggung Hiburan Terlama oleh Militer, Freefall oleh Personel Terbanyak Dari Trimatra dan Polri, Penyiapan Paket Makanan Gratis untuk Masyarakat di Lokasi Terbanyak, Instansi Pemerintah yang Menerima Penghargaan MURI Terbanyak Dalam Satu Rangkaian Kegiatan.Malam penganugerahan piagam penghargaan dan Medali kehormatan Rekor Dunia Indonesia dalam acara Pagelaran Wayang Kulit di Mabes TNI Cilangkap, Jumat, 06 Oktober 2023 diterima langsung oleh Panglima TNI Laksanmana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.Dalam kesempatan yang sama Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono mengatakan bahwa 17 rekor MURI yang sudah diterima TNI merupakan pencapaian TNI yang luar biasa sebagai hadiah bagi TNI di ulang tahunnya yang ke 78, “Nanti tanggal 17 Oktober akan nambah satu rekor MURI lagi yaitu Kegiatan Ketahanan Pangan secara Serentak di Lokasi Terbanyak,” ungkap Julius.Adalah Jaya Suprana sang pendiri MURI memberikan piagam kepada Panglima TNI sebagai pengkuan Rekor baru. "Rekor yang dibuat oleh TNI bukan rekor Indonesia saja, tetapi juga masuk kategori rekor dunia karena belum ada tandingan dinegara manapun Angkatan bersenjatanya membuat rekor sebanyak ini," tegasnya.Pada kesempatan ini, Jaya Suprana secara khusus juga mengapresiasi dan menghormati sikap dan tindakan Panglima TNI sebagai pejabat tinggi negara, dimana Laksamana TNI Yudo Margono adalah satu-satunya Panglima TNI yang bersedia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat beberapa waktu yang lalu. "Ini sangat mengharukan dan merupakan suri tauladan yang sangat membanggakan kita semua,” ujarnya."Sikap Ini benar-benar mengejawantahkan warisan kearifan Panglima Besar Jenderal Soedirman bahwa TNI harus menghormati rakyat karena rakyat adalah ibu kandung TNI," jelasnya.Lebih lanjut Jaya Suprana mengatakan atas nama rakyat Indonesia kami mengucapkan terimakasih atas kerendahan hati seorang Jenderal. "Menurut kami bukan dilihat kesalahannya, tetapi sesuatu yang memang merasa perlu meminta maaf, ini sangat luar biasa," pungkasnya. (PNO-12)
08 Okt 2023, 14:35 WIT
Peringatan HUT Ke-78 TNI Di Jayapura, Dimeriahkan Dengan Pagelaran Seni Budaya Wayang Kulit
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam suasana Peringatan HUT ke-78 TNI pada tahun 2023, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H menghadiri Pagelaran seni budaya yang merupakan kerjasama antara Lantamal X dan Himpunan Kerukunan Jawa Madura (HKJM) di Mako Lantamal X Jayapura pada Sabtu (07/10).Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono, M.Tr., Opsla, dan perwakilan Gubernur Papua, Robert Eddy Purwoko. Pagelaran seni budaya ini dihadiri pula oleh Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M. Plt. Kabinda Papua, Mayjen TNI (Purn) Gustav Agus Irianto, S.I., Danlanud Silas Papare, Marsma TNI M. Dadan Gunawan, ST,. MM, CHRMP, Ketua Umum HKJM Provinsi Papua, Dr. H. Sarminanto, SH., MM, Pj. Walikota Jayapura, Frans Pekey, M,SI, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.I.K., M.H., M.Si juga turut menyaksikan kegiatan itu.Dalam sambutannya, Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono, M.Tr., Opsla, menekankan pentingnya melestarikan, memperkenalkan, dan menjaga seni, adat budaya, tradisi, dan kearifan lokal di suatu daerah sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa Indonesia. Ia mengatakan bahwa adat budaya merupakan ciri dan identitas bangsa yang menjadikannya dikenal di mata dunia."Melestarikan adat seni dan budaya adalah tindakan nyata bahwa kita memiliki rasa bangga dan cinta terhadap tanah air dan bangsa ini, yang pada akhirnya akan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di bangsa ini," ujar Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono.Dalam rangka peringatan HUT ke-78 TNI tahun 2023, Lantamal X Jayapura bekerja sama dengan HKJM Papua menggelar pagelaran seni budaya wayang kulit dengan tema "Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa diawali dari Komunitas Kecil Melalui Seni dan Budaya." Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan melestarikan seni, adat budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono berharap bahwa kegiatan ini akan memberikan hikmah dan manfaat serta menginspirasi masyarakat untuk menjadikan cerita dan petuah dari pewayangan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan penting dalam mensukseskan pagelaran seni budaya ini.Pagelaran seni budaya ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap keragaman budaya Indonesia dan upaya memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Acara ini menjadi wujud nyata komitmen dalam melestarikan warisan budaya bangsa dan mempererat tali persaudaraan antarwarga Indonesia. (PNO-12)
08 Okt 2023, 11:19 WIT
Wujudkan Kelestarian Alam, Polres Lanny Jaya Tanam 250 Pohon
Papuanewsonline.com, Lanny Jaya – Terus upayakan pelestarian alam, Polres Lanny Jaya kembali melakukan kegiatan penanaman pohon yang berlangsung pada Sabtu (7/10) di Kampung Unom, Distrik Nogi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Lanny Jaya, Kompol Hendrik Seru, S.H, dan dihadiri oleh pejabat utama Polres Lanny Jaya, staf Dinas Dispora Kabupaten Lanny Jaya, Bapak Wanus Yigibalom, personel Polres Lanny Jaya, dan masyarakat Kampung Unom.Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Lanny Jaya, Kompol Hendrik Seru, S.H, menjelaskan jenis-jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut. Ada sebanyak 250 pohon yang ditanam, yang mana diantaranya, 45 pohon kopi, 65 pohon alpokat, 25 pohon cemara, 35 pohon pinus, dan 80 pohon copresus yang ditanam dalam upaya melestarikan alam di Kabupaten Lanny Jaya."Saya berharap penanaman pohon ini akan melibatkan peran aktif semua pihak dalam menjaga dan merawatnya hingga pohon-pohon tersebut tumbuh dan menghasilkan buah. Tujuannya adalah agar hasilnya dapat bermanfaat bagi generasi penerus dalam upaya melestarikan alam di Kabupaten Lanny Jaya," ujar Wakapolres Lanny Jaya.Dengan kegiatan penanaman pohon seperti ini, Polres Lanny Jaya turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan alam dan memberikan contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga alam. Aksi ini juga merupakan bagian dari upaya pelestarian alam yang menjadi tanggung jawab bersama untuk generasi mendatang. (PNO-12)
08 Okt 2023, 10:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru