logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Seni Homepage
Hari Kedua FAP Ke 36, Pengunjung Jelajah Asmat Tempo Dulu Di Museum Asmat Papuanewsonline.com, Asmat - Asmat memiliki museum yang menarik untuk dikunjungi. Selain kaya nilai sejarah, juga memberi nilai edukasi bagi generasi muda dan pencinta budaya.Saat awal masuk pintu museum, kita serasa seperti dibawa ke Asmat zaman lampau karena langsung disambut fosil buaya raksasa, juga berbagai hewan endemik yang merupakan koleksi Museum Kebudayaan dan kemajuan Asmat. Benda benda ini seolah menjadi patung selamat datang.Museum ini memiliki dua bilik besar yang menyimpan berbagai koleksi dari berbagai ukiran dan anyaman yang sangat unik. Momen ulang tahun museum ke 50 tahun dan Festival Asmat Pokman ke 36 tahun 2023 ini dimanfaatkan untuk jelajah setiap lorong museum. Kali ini tamu undangan yang terdiri dari Uskup Agats, Staf Ahli pariwisata, Bupati Asmat dan sejumlah tamu mancanegara dan domistik disuguhkan dengan pemandangan yang unik. Dibawa pimpinan John Ohoiwirin yang baru saja ditunjuk jadi kurator museum menjelaskan setiap filosofi hasil karya wow ipits (Pengukir).Bilik pertama pengunjung disajikan sejumlah galeri Foto Asmat tempo dulu. John kemudian mengarahkan pengunjung untuk berpindah ke galeri lain dengan melewati Lorong fumiripits yang adalah tokoh sentral awal mula penciptaan patung Asmat. Ukiran demi ukiran, anyaman demi anyaman dijelaskan secara rinci kepada para pengunjung. Terdapat beberapa ruangan di dalam area museum yang memiliki tema-tema berbeda. (PNO-12) 08 Okt 2023, 20:29 WIT
Rangkaian Acara HUT TNI Ke-78, Mendapatkan Penghargaan 17 Rekor MURI Papuanewsonline.com, Cilangkap - Ada tujuh belas rekor dan penghargaan diberikan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada TNI selama rangkaian persiapan hingga pelaksanaan perayaan Hari Ulang Tahunnya ke-78. Rangkaian kegiatan HUT ke 78 TNI yang mendapatkan pengakuan rekor MURI adalah, Donor Darah secara Serentak oleh Pendonor Terbanyak. Khitanan Massal secara Serentak kepada Anak Terbanyak, Operasi Katarak secara Serentak kepada Peserta Terbanyak, Pengobatan Umum secara Serentak kepada Pasien Terbanyak, Pemeriksaan Gigi secara Serentak di Lokasi Terbanyak, Senam Kesegaran Jasmani 88 secara Serentak oleh Personel Terbanyak, Fly Pass oleh Pesawat Udara Terbanyak, Kolone Senjata oleh Prajurit Terbanyak Dalam Satu Kali Pementasan, Gelar Alutsista Trimatra Terbanyak Dalam HUT TNI ke-78, Angkatan Bersenjata Peyelenggara Lomba Lari oleh Peserta Terbanyak, Pagelaran Wayang Kulit secara Serentak di Lokasi Terbanyak, Pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang Terbanyak, Pagelaran Wayang Kulit dengan Penonton Terbanyak, Penyelenggaraan Panggung Hiburan Terlama oleh Militer, Freefall oleh Personel Terbanyak Dari Trimatra dan Polri, Penyiapan Paket Makanan Gratis untuk Masyarakat di Lokasi Terbanyak, Instansi Pemerintah yang Menerima Penghargaan MURI Terbanyak Dalam Satu Rangkaian Kegiatan.Malam penganugerahan piagam penghargaan dan Medali kehormatan Rekor Dunia Indonesia dalam acara Pagelaran Wayang Kulit di Mabes TNI Cilangkap, Jumat, 06 Oktober 2023 diterima langsung oleh Panglima TNI Laksanmana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.Dalam kesempatan yang sama Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono mengatakan bahwa 17 rekor MURI yang sudah diterima TNI merupakan pencapaian TNI yang luar biasa sebagai hadiah bagi TNI di ulang tahunnya yang ke 78, “Nanti tanggal 17 Oktober akan nambah satu rekor MURI lagi yaitu Kegiatan Ketahanan Pangan secara Serentak di Lokasi Terbanyak,” ungkap Julius.Adalah Jaya Suprana sang pendiri MURI memberikan piagam kepada Panglima TNI sebagai pengkuan Rekor baru. "Rekor yang dibuat oleh TNI bukan rekor Indonesia saja, tetapi juga masuk kategori rekor dunia karena belum ada tandingan dinegara manapun Angkatan bersenjatanya membuat rekor sebanyak ini," tegasnya.Pada kesempatan ini, Jaya Suprana secara khusus juga mengapresiasi dan menghormati sikap dan tindakan Panglima TNI sebagai pejabat tinggi negara, dimana Laksamana TNI Yudo Margono adalah satu-satunya Panglima TNI yang bersedia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat beberapa waktu yang lalu. "Ini sangat mengharukan dan merupakan suri tauladan yang sangat membanggakan kita semua,” ujarnya."Sikap Ini benar-benar mengejawantahkan warisan kearifan Panglima Besar Jenderal Soedirman bahwa TNI harus menghormati rakyat karena rakyat adalah ibu kandung TNI," jelasnya.Lebih lanjut Jaya Suprana mengatakan atas nama rakyat Indonesia kami mengucapkan terimakasih atas kerendahan hati seorang Jenderal. "Menurut kami bukan dilihat kesalahannya, tetapi sesuatu yang memang merasa perlu meminta maaf, ini sangat luar biasa," pungkasnya. (PNO-12) 08 Okt 2023, 14:35 WIT
Peringatan HUT Ke-78 TNI Di Jayapura, Dimeriahkan Dengan Pagelaran Seni Budaya Wayang Kulit Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam suasana Peringatan HUT ke-78 TNI pada tahun 2023, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H menghadiri Pagelaran seni budaya yang merupakan kerjasama antara Lantamal X dan Himpunan Kerukunan Jawa Madura (HKJM) di Mako Lantamal X Jayapura pada Sabtu (07/10).Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono, M.Tr., Opsla, dan perwakilan Gubernur Papua, Robert Eddy Purwoko. Pagelaran seni budaya ini dihadiri pula oleh Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M. Plt. Kabinda Papua, Mayjen TNI (Purn) Gustav Agus Irianto, S.I., Danlanud Silas Papare, Marsma TNI M. Dadan Gunawan, ST,. MM, CHRMP, Ketua Umum HKJM Provinsi Papua, Dr. H. Sarminanto, SH., MM, Pj. Walikota Jayapura, Frans Pekey, M,SI, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.I.K., M.H., M.Si juga turut menyaksikan kegiatan itu.Dalam sambutannya, Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono, M.Tr., Opsla, menekankan pentingnya melestarikan, memperkenalkan, dan menjaga seni, adat budaya, tradisi, dan kearifan lokal di suatu daerah sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa Indonesia. Ia mengatakan bahwa adat budaya merupakan ciri dan identitas bangsa yang menjadikannya dikenal di mata dunia."Melestarikan adat seni dan budaya adalah tindakan nyata bahwa kita memiliki rasa bangga dan cinta terhadap tanah air dan bangsa ini, yang pada akhirnya akan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di bangsa ini," ujar Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono.Dalam rangka peringatan HUT ke-78 TNI tahun 2023, Lantamal X Jayapura bekerja sama dengan HKJM Papua menggelar pagelaran seni budaya wayang kulit dengan tema "Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa diawali dari Komunitas Kecil Melalui Seni dan Budaya." Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan melestarikan seni, adat budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono berharap bahwa kegiatan ini akan memberikan hikmah dan manfaat serta menginspirasi masyarakat untuk menjadikan cerita dan petuah dari pewayangan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan penting dalam mensukseskan pagelaran seni budaya ini.Pagelaran seni budaya ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap keragaman budaya Indonesia dan upaya memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Acara ini menjadi wujud nyata komitmen dalam melestarikan warisan budaya bangsa dan mempererat tali persaudaraan antarwarga Indonesia. (PNO-12) 08 Okt 2023, 11:19 WIT
Wujudkan Kelestarian Alam, Polres Lanny Jaya Tanam 250 Pohon Papuanewsonline.com, Lanny Jaya – Terus upayakan pelestarian alam, Polres Lanny Jaya kembali melakukan kegiatan penanaman pohon yang berlangsung pada Sabtu (7/10) di Kampung Unom, Distrik Nogi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Lanny Jaya, Kompol Hendrik Seru, S.H, dan dihadiri oleh pejabat utama Polres Lanny Jaya, staf Dinas Dispora Kabupaten Lanny Jaya, Bapak Wanus Yigibalom, personel Polres Lanny Jaya, dan masyarakat Kampung Unom.Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Lanny Jaya, Kompol Hendrik Seru, S.H, menjelaskan jenis-jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut. Ada sebanyak 250 pohon yang ditanam, yang mana diantaranya, 45 pohon kopi, 65 pohon alpokat, 25 pohon cemara, 35 pohon pinus, dan 80 pohon copresus yang ditanam dalam upaya melestarikan alam di Kabupaten Lanny Jaya."Saya berharap penanaman pohon ini akan melibatkan peran aktif semua pihak dalam menjaga dan merawatnya hingga pohon-pohon tersebut tumbuh dan menghasilkan buah. Tujuannya adalah agar hasilnya dapat bermanfaat bagi generasi penerus dalam upaya melestarikan alam di Kabupaten Lanny Jaya," ujar Wakapolres Lanny Jaya.Dengan kegiatan penanaman pohon seperti ini, Polres Lanny Jaya turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan alam dan memberikan contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga alam. Aksi ini juga merupakan bagian dari upaya pelestarian alam yang menjadi tanggung jawab bersama untuk generasi mendatang. (PNO-12) 08 Okt 2023, 10:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT