Papuanewsonline.com
Kapolda Angkat Penyanyi Lokal Maluku Meriahkan Puncak Acara HUT ke-78 Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Ambon - Puncak acara syukuran peringatan HUT ke-78 Bhayangkara yang digelar Polda Maluku di Gedung Plaza Presisi Manise, dimeriahkan oleh musisi dan seniman lokal dari provinsi Maluku.Pelibatan para seniman Maluku tersebut merupakan keinginan kuat Kapolda untuk memberdayakan potensi lokal yang dimiliki daerah ini. Mereka adalah soulcostic grup yang mengiringi acara, Mevy Pattikawa, penyanyi dan Nico Batbual penyanyi Sopran yang merupakan Mahasiswa UKIM semester akhir. Bahkan, atas talenta dan prestasi yang dimiliki tersebut, Nico Batbual kini direkrut sebagai honorer di Yanma Polda Maluku.Tak hanya itu, kemeriahan hari Bhayangkara tersebut juga diisi oleh Diva TNI dan Polwan Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum mengatakan, Maluku kaya dengan para seniman dan musisi. Potensi tersebut harus diberdayakan, sebab bakay dan suara mereka tidak kalah dengan penyanyi-penyanyi nasional.Kepada PJ Gubernur Maluku sebagai Pimpinan daerah, Kapolda juga mengharapkan agar dapat memperhatikan bakat nyanyi yang dimiliki anak-anak di Maluku ini dengan membuat even nasional bahkan international sesuai julukan Ambon city of Music, biar Ambon semakin dikenal sebagai Centre of Gravity Music di Indonesia."Banyak anak-anak kita saat ini yang punya bakat nyanyi dan mereka punya suara yang cukup bagus. Mereka ini kiranya bisa diperhatikan sehingga kelak bisa menjadi calon penyanyi handal, kita harus mulai selalu tampilkan penyanyi lokal di event2 yang diselenggarakan oleh dinas dan buat even2 pencari bakat di Maluku ini," pintanya. (PNO-12)
02 Jul 2024, 08:50 WIT
Jelang Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, Polres SBB Gelar Lomba Karaoke
Papuanewsonline.com, SBB - Polres Seram Bagian Barat melangsungkan lomba Karaoke dalam rangka Hari Bhayangkara Tahun 2024 bertempat di Aula Bhayangkara Polres SBB, Jumat(28/06/2024)Pada sambutannya Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan,S.I.K mengatakan disaat ini Polri akan melaksanakan Hari Ulang Tahun ke-78 sehingga saya memilih lomba karoke ini karena melihat potensi anak-anak SBB dalam bidang tarik suara.Dikatakannya, inilah persembahan dari Polres SBB kepada masyarakat SBB semoga melalui kegiatan lomba karoke ini kita Polri dan masyarakat lebih dekat. "Pada malam ini saya akan mengambil juara 1,2,3 dan juara favorit,dan akam menjadilam sebagai bintang tamu di acara Syukuran Hari Bhayangkara tanggal 2 Juli 2024 di Kantor Bupati Kab.SBB,PungkasnyaDiharapkannya juga kepada semua peserta yang bertanding dan berkompetisi untuk menjaga sportifitas sehingga kegiatan lomba ini dapat berjalan sampai selesai dalam keadaan aman dan lancar.Lomba karaoke diikuti oleh 37 peserta dengan pemenang lomba juara 1 diraih oleh Everly Luhulima, juara 2 diraih oleh Gian Franco V.Telussa,Juara 3 diraih oleh Milan B Solisa dan juara favorit diraih oleh Jastin Hatarian. Dengan dewan juri Ria Lopuhaa, D.Titawano,S.Pd dan Morin Solissa.Kegiatan Lomba Karoke ini dihadiri oleh Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan,S.I.K.,vWakapolres SBB Kompol La Udin Tahet,S.IP, PJU Polres,Personel Polres SBB,Peserta lomba dan masyarakat. (PNO-12)
30 Jun 2024, 11:33 WIT
Kapolri Diberi Gelar Adat-Pusaka oleh Dewan Adat dan Kerajaan di Sulawesi Selatan
Papuanewsonline.com, Makassar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dianugerahi gelar Raja atau Karaeng dan Pusaka Supakala dari Dewan Adat dan Kerajaan di Sulawesi Selatan (Sulsel). Penghargaan diberikan berbarengan dengan kegiatan pembukaan Rakernis Baharkam Polri, di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sulsel, Rabu (5/6/2024).Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penghargaan pertama yang diberikan kepada Kapolri yakni gelar I Mannaungi Daeng Parani dari dewan adat Kerajaan Gowa. Gelar ini mempunyai arti pemimpin yang senantiasa mengayomi dan melindungi masyarakat serta pemberani dalam melaksanakan tugas."Gelar untuk Kapolri ini sebagai tanda pengakuan menjadi keluarga besar Kerajaan Gowa dan Masyarakat Adat Gowa. Hal ini tertuang dalam sertifikat ditetapkan di Sungguminasa pada tanggal 5 Juni 2024 oleh Raja Gowa ke-38," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/6/2024).Penghargaan kedua datang dari Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone. Berdasarkan surat keputusan nomor 1.024/l.a Bone menganugerahkan gelar nama Bugis yaitu La Pateddungi Daeng Pasampo kepada Kapolri, yang artinya seorang pemimpin yang arif dan melindungi Bangsa dan Negara."Hal ini tertuang dalam sertifikat ditetapkan di Watampone pada tanggal 5 Juni 2024 oleh Ketua Adat Saoraja Kabupaten Bone," ujarnya.Selain itu, Kapolri juga diberikan pin emas, sertifikat dan pusaka Luwu yang berjenis sapukala dengan nama La Sumange’ Getteng yang artinya semangat yang tegas, konsisten, tidak ragu dan bimbang dalam menegakkan keadilan dan kebenaran.Pemberian pusaka ini diiringi doa untuk Kapolri semoga dipanjangkan umurnya dan diberikan kelimpahan berkah kesehatan dan kesejahteraan agar bsia menjadi suri tauladan bangsa."Hal ini tertuang dalam sertifikat yang ditetapkan di Palopo 5 Juni 2024 oleh Datu Luwu ke-40 Yang Mulia H La Maradang Mackulau, S.H., M.kn Opu To bau," katanya.Trunoyudo menuturkan, pemberian gelar dan pusaka kepada Kapolri adalah wujud kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri. Hal ini juga menjadi penyemangat institusi Polri agar tetap bekerja melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.Prosesi penyerahan gelar ditandai dengan pembacaan narasi oleh MC, pembacaan SK penganugerahan gelar kebangsawanan, serta pemberian gelar kebangsawanan dan simbolik kerajaan kepada Kapolri. Acara ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan penghargaan dari Kapolri kepada kepala daerah, diikuti dengan foto bersama penerima penghargaan.Acara ini dihadiri oleh para pejabat utama Mabes Polri, Kapolda dari berbagai daerah, Forkopimda Provinsi Sulsel, rektor universitas se-Sulsel, serta tokoh adat dan masyarakat yang turut menyaksikan momen bersejarah ini. PNO-11
07 Jun 2024, 18:16 WIT
Kehadiran Al-Quran Akbar di Mimika, Bukti Soliditas dan Toleransi Umat Beragama
Papuanewsonline.com, Timika - Al-Quran Akbar, sebagai ikon Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Provinsi se-Tanah Papua, tiba di Mimika pada Minggu (2/6). Kedatangan Al-Quran Akbar ini menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, yang diterbangkan dari Pangkep, Makassar, Sulawesi Selatan.Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Letkol Pnb Kamto Adi Saputra, S.T., M.M.S., secara resmi menyerahkan Al-Quran besar berbahan kayu cendana dari Jepara kepada Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.Si., di Kantor UPBU Mimika.Setibanya di Timika, Al-Quran besar tersebut langsung diserahterimakan dan diarak dalam pawai menuju tempat penyimpanan yang disiapkan oleh pengurus LPTQ Mimika. Prosesi penyambutan ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat yang turut serta memeriahkan acara.Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyambut kedatangan Al-Quran Akbar dengan penuh antusias. Ia mengucapkan selamat datang Al-Quran Akbar di bumi Amungsa tanah Kamoro.L Menurutnya, Al-Quran Akbar adalah sebuah prestasi luar biasa yang memberikan dampak signifikan bagi umat Islam di Kabupaten Mimika, terutama dalam memperkokoh identitas keagamaan."Kami berharap kehadirannya tidak hanya menjadi kenang-kenangan dalam MTQ ke-XXX se-Tanah Papua di Kabupaten Mimika, tetapi juga menjadi sumber inspirasi umat Islam sebagai Islam Rahmatal Lil’Alamin. Semoga Al-Quran Akbar ini menjadi hadiah yang berarti atas perjuangan umat Islam di Kabupaten Mimika, menjadi penyejuk di tengah kemajemukan, dan pendorong bagi perdamaian serta terjalinnya kerukunan umat beragama," tambahnya.Ketua MUI Kabupaten Mimika, KH. Muh Amin, AR, S.Ag, S.Pd, MM, menambahkan bahwa Al-Quran Akbar ini adalah yang ketiga di tanah Papua, setelah Kabupaten Biak dan Kabupaten Fak-Fak. Al-Quran ini terbuat dari kertas berkualitas tinggi yang mampu bertahan hingga 200 tahun. Penulisannya dimulai pada 8 Oktober 2003, bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Mimika, dan selesai pada peringatan Hari Kartini di Timika. Proses penulisan menghabiskan tinta sebanyak 9 liter dan berat keseluruhannya mencapai 273 kilogram, sehingga memerlukan pesawat Hercules A-1330 untuk pengangkutannya."Alhamdulillah, dukungan luar biasa dari umat Islam dan umat beragama, serta dari Danlanud YKU Timika, membuat Al-Quran Akbar ini bisa sampai di Timika. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusiasme Bapak Ibu sekalian dalam menyambut Al-Quran ini. Kegiatan ini merupakan pra-MTQ dan Al-Quran Akbar akan dibuka saat pembukaan MTQ dan ditutup saat penutupan MTQ," kata KH. Muh Amin.Al-Quran Akbar ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan toleransi, serta memperkuat semangat keagamaan di tanah Papua. Sebagai bagian dari persiapan MTQ ke-XXX, kehadiran Al-Quran ini menandakan dimulainya rangkaian acara yang akan mempererat tali silaturahmi dan memupuk nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Papua. PNO-11
04 Jun 2024, 18:55 WIT
Delegasi WWF Ke-10 Terpukau Dengan Balinese Water Purification Ceremony
Papuanewsonline.com, Denpasar – Rangkaian kegiatan World Water Forum ke-10 resmi dimulai dengan diawali penyelenggaraan side event “Balinese Water Purification Ceremony” yang berlangsung di Pantai Surf Surf By The Wave, Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali, Denpasar, Sabtu (18/5/2024).Para delegasi yang mengikuti rangkaian tersebut mengaku antusias. Salah satunya adalah Louise Heegard dari DHI Water and Environment, sebuah perusahaan konsultan teknik dan pengembangan perangkat lunak asal Denmark.Louise Heegard yang baru pertama kali mengunjungi Bali terkesan dengan seluruh kegiatan khususnya upacara Sagara Kerthi karena memiliki makna amat dalam terhadap alam. Hal ini menunjukkan masyarakat yang begitu menghargai segala unsur alam dalam kehidupan sehari-hari."Ini sangat luar biasa, saya sangat happy bisa melihat (upacara) ini yang begitu menghormati alam," kata Louise.Sagara Kerthi merupakan tindakan terpuji untuk merawat dan menyucikan laut secara niskala. Laut selain sebagai sumber air juga merupakan habitat terluas dari makhluk hidup, sehingga upacara ini digelar bertepatan dengan hari baik untuk memuliakan satwa yaitu Rahina Tumpek Uye.Upacara ini bertujuan memohon anugerah agar laut tetap bersih dan lestari sehingga manusia hidup sejahtera dan bahagia."Saya sangat cinta dengan upacara ini, dan semoga kekayaan budaya seperti ini dapat terus menjaga tempat (alam) ini selalu bersih," kata Louise.Hal senada disampaikan Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon. Ia mengaku takjub dengan pembukaan World Water Forum ke-10 yang dimulai dengan mengangkat tradisi dan kearifan lokal masyarakat Bali yang sejalan dengan pelestarian air sebagai sumber kehidupan. "Kegiatan sore ini adalah upacara yang luar biasa," ujarnya.Ia pun meyakini World Water Forum ke-10 di Bali menjadi penyelenggaraan forum air dunia yang paling sukses dan menjadi kejayaan diplomasi bagi Indonesia."Sejak 30 tahun lalu (berdirinya WWC) ini (penyelenggaraan) yang paling profesional dan efisien yang saya lihat," kata Loic Fauchon.*Rangkaian Balinese Water Purification Ceremony*Upacara Sagara Kerthi dimulai dengan prosesi pemujaan dengan gelaran tarian sakral sebagai media persembahan. Tarian tersebut adalah Topeng Panasar, Sang Hyang Jaran, Sang Hyang Dedari, Baris Cerkuak, Rejang Putri Maya, dan Tari Topeng Sidikarya.Setelah itu dilakukan sembahyang bersama dengan dipimpin pendeta dan seluruh umat Hindu yang hadir. Prosesi diakhiri dengan pelepasan satwa ke alam liar. Satwa tersebut di antaranya 1.000 ekor tukik, 1.000 ekor burung, dan 5 ekor penyu.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Balinese Water Purification Ceremony adalah salah satu dari rangkaian kegiatan dalam World Water Forum ke-10 yang menampilkan ragam kebudayaan Indonesia khususnya Bali."Nanti juga akan ada gala dinner di Garuda Wisnu Kencana. Juga ada field trip bagi delegasi ke Jatiluwih untuk melihat sistem pengairan Subak, juga trip ke Pura Besakih, Kintamani, juga beberapa destinasi lain yang memuliakan air. Selain itu juga ada Bali Street Carnival," kata Menparekraf Sandiaga seraya mengatakan Bali Street Carnival mengangkat tema "Samudra Cipta Peradaban” yang dimaknai sebagai upaya pemuliaan laut sebagai sumber kesejahteraan semesta.Pawai yang akan berlangsung pada 20 Mei 2024 akan diikuti enam sanggar seni dan melibatkan sekitar 1.200 seniman.Menparekraf Sandiaga mengatakan hingga saat ini tercatat sudah ada 20 ribu delegasi yang mendaftar dan jika ditambahkan dengan rombongan dari masing-masing delegasi diperkirakan sudah ada 46 ribu peserta yang hadir. Ia pun optimistis saat acara pembukaan nanti target 50 ribu peserta World Water Forum ke-10 dapat tercapai."Oleh karena itu kita harus melayani dengan baik, kita harus pastikan bahwa kualitas dari penyelenggaraan, bukan hanya substansi tapi juga bagaimana kita menjaga kebersihan lingkungan bisa kita pastikan," ujar Menparekraf Sandiaga.Terkait dampak dari penyelenggaraan World Water Forum ke-10, yang dapat dengan mudah terlihat adalah peningkatan okupansi kamar hotel serta layanan transportasi. Bahkan harus sampai mendatangkan layanan dari luar Pulau Bali."Produk-produk UMKM ekonomi kreatif juga sudah banyak terpesan, tapi tentunya kita ingin melibatkan lebih luas lagi sehingga dampak dari penyelenggaraan event semakin luas," ujar Sandiaga.Para delegasi di harapkan dapat memperpanjang lama tinggal dengan mengunjungi beberapa destinasi seperti Lombok, Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, dan beberapa destinasi lainnya. “Destinasi yang menawarkan pariwisata hijau yang berkelanjutan dan berkualitas serta inklusif yang memberikan dampak ekonomi masyarakat," ujar Menparekraf Sandiaga.Turut hadir saat Balinese Water Purification Ceremony adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas. PNO-12
19 Mei 2024, 21:18 WIT
Kapolda Maluku Buka Pelatihan videografer dan fotografer Yang Diikuti 50 Peserta
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum, menginginkan agar Bidang Humas Polda Maluku dan seluruh fungsi kehumasan di Polres/ta jajaran dapat menulis terkait kearifan lokal di majalah Tribratanews.Keinginan tersebut disampaikan Kapolda saat membuka kegiatan pelatihan videografer dan fotografer yang digelar Humas Polda Maluku di Kamari Hotel, Kota Ambon, Selasa (14/5/2024).Pelatihan videografer dan fotografer diikuti oleh 50 peserta dari Polda Maluku dan Polres/ta jajaran maupun mahasiswa Universitas Pattimura."Banyak budaya Maluku yang perlu diangkat dengan majalah kita ini (Tribratanews), kita mengangkat kearifan lokal kita. Jangan hanya yang polisi saja," pinta Kapolda dalam sambutannya.Selain kearifan lokal, Kapolda juga menginginkan agar sebagai penegak hukum, Bidhumas yang merupakan salah satu fungsi di kepolisian dapat memberikan edukasi kepada masyarakat."Banyak undang-undang yang kita tegakkan, undang-undang itu dishare kepada masyarakat. Misalanya bagaimana mencegah agar masyarakat tidak terlibat masalah Undang-undang ITE, kita masukan bahan kajian dan contoh kasus2 yang ditangani dalam UU ITE tersebut ke majalah tribrata news agar masyarakat lebih dapat memahami," katanya.Kepada peserta, Kapolda mengaku Polri terus melakukan trust building atau meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat."Saat ini setiap orang bisa jadi jurnalis bagi dirinya sendiri. Perkembangan lingkungan Medsos juga begitu banyak, ada tiktok, instagram, facebook, macam-macam," ungkapnya.Irjen Latif juga mengingatkan personel agar tidak memposting hal-hal yang berpotensi menjadi hujatan masyarakat di media sosial."Jangan menampilkan perilaku yang aneh-aneh di media sosial sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.Tantangan kepolisian semakin tinggi. Penduduk Indonesia 250 juta sekian, ini yang disebut citizen atau orang yang tercatat, teregistrasi secara kependudukan, tapi ada yang disebut netizen itu jumlahnya bisa berlipat kali lebih banyak dari citizen," katanya.Menurutnya, netizen bebas bisa menggunakan macam-macam identitasdana akun nama di media sosial, bahkan bisa berubah bentuk tanpa diketahui orang lain. "Jadi kita harus bisa memberikan edukasi, kita bisa memberikan edukasi agar hal tersebut tidak di salah gunakan untuk melakukan pelanggaran atau kejahatan," harapnya.Kapolda berharap pelatihan ini tidak berhenti di sini. Harus ada indikator pengukuran terkait keberhasilan peserta mengikuti pelatihan."Setelah dilakukan pelatihan nanti kita lihat mana anggota atau Polres-polres yang bisa melakukan kegiatan pemberitaan secara positif dan konstruktif dan bila perlu 1 Juli nanti kita berikan penghargaan.Bahkan kalau hasilnya positif saya bisa memberikan reward atau penghargaan dalam pembinaan karirnya," katanya. (PNO-12)
14 Mei 2024, 17:52 WIT
Pemuda Al-Mukmin dan Remas Ukhuwa Kapaha Gelar Kultum Ramadan
Papuanewsonline.com, Ambon - Pemuda Al-Mukmin bersama Remaja Masjid Ukhuwa, Kapaha, Kota Ambon, menggelar kegiatan Kultum Ramadan dengan mengusung tema "Melalui momentum takbiran kita pererat hubungan Ukhuwah Islamiyah di Kota Ambon".Kegiatan yang turut dihadiri oleh Hutomo, mitra deradikalisasi dan Remas Al-Hijrah, Kampung Jawa ini dilaksanakan di Masjid Ukhuwa, Kapaha, Kota Ambon, Kamis (28/3/2024).Tema yang digagas dalam kegiatan tersebut untuk menyikapi agenda rutin konvoi takbiran yang kerap dirayakan dengan euforia berlebih oleh para Pemuda Muslim di Kota Ambon.Kegiatan yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pemuda Muslim di Maluku tentang esensi dan marwah dari takbiran itu sendiri. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mendorong terciptanya suasana malam Takbir yang damai dan kondusif.Momentum takbiran dengan syiar-syiar takbir yang dikumandangkan harus dimaknai sebagai risalah dakwah oleh umat Muslim di Kota Ambon bukan justru sebaliknya yang terjadi saat ini, dengan agenda konvoi dan lain sebagainya."Kami menghimbau kepada para pemuda Muslim dan remaja masjid di kota Ambon agar dapat mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil dengan penuh rasa syukur dan penuh cinta," kata Hutomo.Hutomo juga mengajak masyarakat agar dapat bersama-sama dengan TNI dan Polri dalam menjaga ketenangan dan kedamaian. Hindarilah hura-hura yang berlebihan."Marilah kita bersama-sama menjadikan malam takbiran ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," ajaknya.Para pemuda Muslim diminta tidak larut dalam dinamika rencana konvoi takbiran yang saat ini santer digaungkan. "Takbiran adalah risalah dakwah sehingga perlu dijaga marwah dan esensinya sehingga tercipta kamtibmas yang aman dan damai," pintanya. (PNO-12)
29 Mar 2024, 14:09 WIT
Kapolres Puncak Jaya Bersama Personel Bagikan Takjil Berbuka Puasa Kepada Masyarakat Kota Mulia
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Sebagai bentuk wujud kepedulian Polri kepada masyarakat khususnya pada Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H memimpin langsung pelaksanaan pembagian takjil berbuka puasa kepada masyarakat Kota Mulia terkhusus yang melaksanakan Ibadah Puasa, Selasa (19/03/2024).Pelaksanaan kegiatan pembagian takjil yang dipusatkan di Perempatan Kampung Muliagambut Distrik Mulia sore tadi sempat diwarnai dengan hujan deras namun karena semangat dan tekad yang kuat dari seluruh personel untuk berbagi berkat di Bulan Suci Ramadhan serta nampak terlihat antusiasme masyarakat yang cukup besar dalam menerima takjil berbuka puasa yang diberikan Kapolres Puncak Jaya dan personelnya.Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan sore tadi mengatakan Polres Puncak Jaya hari ini menggelar kegiatan berbagi takjil berbuka puasa kepada masyarakat Kabupaten Puncak Jaya khususnya Kota Mulia dalam rangka Bulan Suci Ramadhan 1445 H.Lebih lanjut orang nomor satu di Kepolisian Resor Puncak Jaya ini juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan hasil dari rezeki yang disisihkan oleh seluruh personel Polres Puncak Jaya sehingga terkumpulah ratusan makanan maupun minuman untuk berbuka puasa, semoga menjadi berkah dan barokah serta bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang melaksanakan Ibadah Puasa."Kegiatan pembagian takjil ini akan rutin kami laksanakan selama Bulan Suci Ramadhan sebagai wujud kepedulian kami dan ucapan rasa syukur selama Bulan Ramadhan," ucap AKBP Kuswara.Sementara itu ditempat yang sama salah satu masyarakat yang menerima takjil berbuka puasa mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Puncak Jaya dan Jajarannya atas berkat yang dibagikan sore ini, semoga mendapatkan balasan dari Allah SWT. (PNO-12)
20 Mar 2024, 11:36 WIT
Polres Waropen Apresiasi Kreativitas Pelajar SMA Negeri Waren Dalam Pentas Seni dan Panen Karya
Papuanewsonline.com, Waropen – Kapolres Waropen AKBP. Iip Syarif Hidayat, S.H., menghadiri kegiatan Pentas Seni dan Panen Karya yang diselenggarakan oleh SMA Negeri Waren di Lapangan Basket SMA Negeri Waren, Selasa (27/02/2024).Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Waropen Jaelani, A.P., M.Si., Danramil 1709-03/Waropen Bawah Mayor Inf Gunawan Wibisono, Kepala Sekolah SMA Negeri Waren Minarni Aronggear, M.Pd., para Kepala OPD, orang tua/wali murid, dan alumni SMA Negeri Waren.Kapolres Waropen mengapresiasi kegiatan Pentas Seni dan Panen Karya yang dilakukan oleh guru dan pelajar SMA Negeri Waren. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kreativitas dalam melestarikan budaya nusantara dan potensi ekonomi."Para pelajar SMA Negeri Waren menampilkan berbagai tarian adat dari berbagai suku, dan ini merupakan hal yang sangat positif bagi peningkatan kreativitas generasi muda kita," kata AKBP. Iip Syarif Hidayat.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Waropen juga membeli hasil olahan makanan dan minuman yang dijual oleh para pelajar SMA Negeri Waren sebagai bentuk dukungan terhadap kreatifitas dan potensi ekonomi mereka."Selain itu, Panen Karya yang menampilkan olahan makanan dari bahan lokal yang dikembangkan oleh para pelajar SMA Negeri Waren ini dapat menjadi bentuk ekonomi kreatif yang nantinya dapat diterapkan oleh anak-anak."Kegiatan Pentas Seni dan Panen Karya ini merupakan bukti nyata bahwa generasi muda di Waropen memiliki potensi yang besar untuk berkembang dan berkarya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan generasi muda ini dapat menjadi penerus bangsa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. (PNO-12)
29 Feb 2024, 07:25 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru