logo-website
Sabtu, 02 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Seni Homepage
Kunjungan Asian Development Bank, Antara Rasa, Gizi dan Keamanan Makanan di SPPG Polri Papuanewsonline.com, Pejaten - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pejaten, Jakarta Selatan (Jaksel) didatangi tim dari organisasi nirlaba The Rockefeller Foundation dan Asian Development Bank. Mereka sempat menyicip menu MBG yang terdiri dari chicken katsu, tahu kecap, tumis jamur sawi serta pencuci mulut yakni pisang.Mereka makan dari wadah makan stainless atau ompreng di ruang rapat SPPG Pejaten bersama tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan Wakasatgas MBG Polri Irjen Nurworo Danang. Mereka lantas memuji rasa dari menu makanan tersebut."This tofu is delicious, (Tahu ini enak)," ucap salah satu perwakilan dari Asian Development Bank usai menyantap menu MBG di SPPG Pejaten, Rabu (30/4/2025).Rekan-rekannya pun mengamini kualitas rasa dari menu MBG SPPG Pejaten. Diketahui SPPG ini di bawah pengawasan Polri, melalui Yayasan Kemala Bhayangkari. Perwakilan The Rockefeller Foundation, Paiman, mengaku terkesan dengan SPPG Pejaten. Dia mengatakan proses pembuatan menu MBG terkesan dipertimbangkan dengan matang, salah satunya sisi nutrisi."Kami sungguh sangat terkesan dengan kualitas dan profesionalisme yang kami lihat di sini. Segala hal benar-benar dipertimbangkan dengan matang. Termasuk memastikan bahan pangan yang digunakan tidak hanya bernutrisi, tetapi juga aman untuk dikonsumsi anak-anak," ungkap dia.Dia mengaku bangga dengan keikutsertaan kepolisian dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. "Kami juga terkesan dengan dedikasi staff dan pengelola SPPG. Sungguh kebanggaan bagi Polri dapat menjalankan program ini," pungkas dia.Perwakilan Asian Development Bank, Ye Xu, sepakat dengan Paiman. Dia mengatakan selain proses masak menu MBG di SPPG Pejaten juga memperhatikan protokol kesehatan dan kebersihan."Seperti yang sudah dikatakan rekan saya, Paiman, upaya yang dilakukan Polri ini sangat mengesankan, inovatif, dan masuk akal. Karena menurut saya aparat kepolisian harus menjadi pihak yang mampu dipercaya oleh masyarakat," tutur Xe Yu."Maka sangat luar biasa mengetahui alasan dibalik berjalannya program ini, terutama untuk memberikan makanan bergizi bagi anak-anak. Protokol kesehatan dan kebersihan di sini juga sangat diperhatikan," tambah Xe Yu.Untuk diketahui, setiap harinya SPPG Pejaten melakukan uji keamanan makanan atau food security sebelum mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah. Proses food security dilakukan oleh personel Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri."Saya harap pihak yang melaksanakan protokol kesehatan, quality and hygiene control, dapat diterapkan juga di berbagai program di negara lain, sebagai upaya menghindari kondisi bayi cacat lahir akibat nutrisi yang kurang," pungkas dia.Sebelumnya diberitakan kunjungan itu berlangsung pagi tadi. Irjen Danang menyambut hangat kehadiran tim dari BGN, Rockefeller Foundation dan Asian Development Bank.Danang mendampingi rombongan berkeliling SPPG untuk melihat fasilitas dan operasional. Danang menerangkan SPPG Pejaten menjadi salah satu percontohan karena dinilai modern. "SPPG Pejaten dijadikan salah satu role model untuk SPPG pengelolaan secara modern. Tentunya itu menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Polri, yang mendukung program pemerintah, khususnya program MBG," ucap Danang.Danang mengatakan Polri memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat. Juga, tambah dia, menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Maka Polri ikut serta menyukseskan MBG dalam rangka pencegahan gangguan kamtibmas, dengan pendekatan pemenuhan gizi generasi muda."Polri mendukung penuh Ketahanan Pangan maupun program MBG. Ini bagian dari tanggung jawab Polri, dan juga menjadi tugas utama Polri karena Polri sebagai aparat pelindung, pengayom, pelayan masyarakat. Tugas Polri salah satunya adalah melakukan prevensif, pencegahan dengan adanya Makan Bergizi Gratis ini," ungkap Danang."Juga upaya Polri bersama sama melaksanakan upaya pencegahan dari hulu, dengan mulai dari program ketahanan Pangan dan MBG, diharapkannya menciptakan generasi-generasi muda yang unggul dengan pemenuhan gizi yang cukup di samping itu juga dampaknya akan memberi meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat itu sendiri," lanjut dia.Tim Teknis Badan Gizi Nasional (BGN), Alfatehan Septianta, menjelaskan pihaknya menerapkan skema kemitraan dengan Lembaga lain dalam mewujudkan MBG. Alfatehan menyebut keterlibatan Polri mempercepat tercapainya skala penuh implementasi MBG."Dengan skema dari BGN yang membuka pola kemitraan untuk lembaga lainnya, seperti Kementerian dan Polri, untuk dapat berperan dan berpartisipasi dalam implementasi Makan Bergizi. Ini menjadi bukti nyata yang konkret akan pentingnya kolaborasi antar-lembaga" tutur Alfatehan.Dia menyebut target capaian BGN adalah jumlah penerima manfaat MBG mencapai 82 juta jiwa. Khususnya balita, anak sekolah dan ibu hamil serta menyusui."Harapannya dalam keterlibatan Polri dalam program MBG ini dapat mempercepat tercapainya skala penuh implementasi program, yang di mana direncanakan mencapai 82 juta penerima manfaat. Ini bisa melayani seluruh masyarakat, terutama balita, anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui. Dan harapannya secara maksimal meningkatkan gizi, pendidikan, dan sosial ekonomi di masyarakat," ujar Alfatehan. PNO-12 01 Mei 2025, 19:14 WIT
Bidpropam Polda Maluku Berbagi Takjil di Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Bidang Propam Polda Maluku menggelar kegiatan sosial di bulan Ramadan 1446 Hijriah. Mereka membagikan takjil gratis kepada masyarakat di sejumlah tempat di kota Ambon, Selasa (4/3/2025).Sejumlah tempat yang didatangi personel Bidpropam yang dipimpin Ps. Kaurlitpers Bidpropam Polda Maluku diantaranya Masjid Ar-Rahman Kapaha, Pangkalan Ojek Kapaha dan Taman JMP Lampu Lima."Pada hari keempat bulan suci Ramadan ini kami membagikan sebanyak 100 Dos paket takjil kepada masyarakat, termasuk anak-anak yang ditemui di taman JMP," kata AKP Yusri, Ps. Kaurlitpers Bidpropam Polda Maluku.Pembagian takjil kepada masyarakat ini, kata Kaurlitpers, juga merupakan pemberian langsung dari Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Abdul Karim, S.I.K., M.Si. "Ini juga pemberian Kadiv Propam Polri kepada masyarakat yang disalurkan melalui Bidang Propam Polda Maluku," tambahnya.Selain itu, pembagian takjil gratis ini juga dilakukan sesuai dengan arahan Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si untuk setiap personel agar selalu berbuat baik kepada masyarakat. "Dengan berbuat baik, bekerja baik, itu sudah merupakan suatu prestasi, bila kita berbuat baik tidak mungkin masyarakat membalas dengan jahat kepada kita," Kaurlitpers mengutip arahan Kapolda Maluku.Dengan pelaksanaan pembagian takjil gratis ini, selain menambah amal ibadah di bulan Ramadan, juga diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang berpuasa."Mungkin ada warga yang belum sempat pulang ke rumah untuk berbuka, namun dengan pembagian takjil ini dapat membantunya," pungkasnya. PNO-12 05 Mar 2025, 19:55 WIT
Gelar Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-72, Kapolres Buru Menjadi Juri Lomba Tari Kreasi Nusantara Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M., memiliki peran penting dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara yang diadakan untuk merayakan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-72. Profil beliau menunjukkan dedikasi dan komitmennya terhadap budaya dan seni, terutama dalam mendukung kegiatan yang melibatkan masyarakat. Sebagai juri, beliau berkontribusi dalam menilai kreativitas dan keahlian para peserta. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam memupuk rasa kebersamaan dan penghargaan terhadap seni tradisional.Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-72 memiliki tujuan untuk memperkuat solidaritas dan kesatuan di antara anggota Bhayangkari serta masyarakat. Selain itu, acara ini juga mencerminkan keinginan untuk melestarikan budaya daerah lewat tontonan yang menarik dan penuh makna. Tujuan ini sejalan dengan visi Bhayangkari untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan budaya.Detail acara lomba tari diselenggarakan di pusat kota Buru dengan melibatkan berbagai peserta dari berbagai organisasi, termasuk Bhayangkari dan Polri. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, yang menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap kegiatan budaya. Penyelenggara memberikan platform bagi peserta untuk menampilkan bakat mereka dalam tari kreasi yang inovatif.Wakapolres Buru dan PJ Ketua Cabang Bhayangkari Buru, Ny. Akmil Djapa, juga berperan sebagai juri dalam lomba ini. Keduanya memberikan penilaian yang objektif dan mendukung peserta selama proses lomba. Penilaian mereka berdasarkan teknik, kreativitas, dan kemampuan menampilkan tema yang diusung peserta dalam setiap tarian.Hasil lomba memberikan gambaran tentang kualitas penampilan para peserta. Juara 1 diraih oleh Bhayangkari Ranting Waeapo, yang berhasil mengesankan juri dengan penampilan yang sangat energik dan kreatif. Juara 2 diraih oleh Anak Ranting Pol Air, sedangkan Juara 3 diraih oleh Bhayangkari Sat Brimob Kompi 3 Bataliyon A Polda Maluku, yang juga menunjukkan keahlian luar biasa dalam setiap gerakan tari mereka. Penilaian ini didasarkan pada kualitas penampilan dan tema yang diangkat dalam karya tari mereka.Dampak acara terhadap komunitas sangat positif, mendorong partisipasi dan kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat organisasi Bhayangkari di Buru, mendorong anggota untuk lebih aktif dalam kegiatan budaya. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran budaya dan memperkuat ikatan sosial di masyarakat. PNO-12 21 Sep 2024, 19:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT