logo-website
Selasa, 09 Jun 2026,  WIT

Dugaan Gangguan KKB, 104 Warga Manggelum Mengungsi ke Tanah Merah

Sebanyak 104 warga dari Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, terpaksa meninggalkan tempat tinggal dan mengungsi ke Tanah Merah Akibat dugaan akivitas KKB yang membakar fasilitas kesehatan setempat

Papuanewsonline.com - 09 Jun 2026, 00:20 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Tampak warga dari Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, terpaksa meninggalkan tempat tinggal dan mengungsi ke Tanah Merah pada Sabtu (6/6/2026).

Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Sebanyak 104 warga dari Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, terpaksa meninggalkan tempat tinggal dan mengungsi ke Tanah Merah pada Sabtu (6/6/2026). Kepindahan ini dilakukan demi keselamatan, menyusul memburuknya situasi keamanan akibat dugaan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dilaporkan juga membakar fasilitas kesehatan setempat.


Rombongan yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak menempuh perjalanan menggunakan perahu motor, serta sempat singgah dan mendapatkan pengamanan di Distrik Kouh sebelum melanjutkan perjalanan.

Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Putra Perdana, menjelaskan keberangkatan warga didasari rasa takut dan terancam akibat gangguan keamanan yang terjadi.

“Mereka meninggalkan kampung halaman karena merasa tidak aman pasca kedatangan kelompok bersenjata tersebut,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Setibanya di Tanah Merah, seluruh pengungsi langsung ditampung sementara di aula Markas Komando Polres Boven Digoel sebagai lokasi penampungan darurat.

Aparat kepolisian memberikan pelayanan kemanusiaan dengan memastikan kebutuhan dasar segera terpenuhi.

Tenaga kesehatan juga dikerahkan untuk memeriksa kondisi fisik para pengungsi setelah menempuh perjalanan jauh, guna menjamin kesehatan dan keselamatan mereka selama berada di tempat penampungan.

Wisnu menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten, Kodim, serta instansi terkait.

Kerja sama ini dilakukan agar penanganan pengungsi berjalan optimal dan kebutuhan mendesak dapat terpenuhi.

Di sisi lain, upaya pemulihan keamanan di Distrik Manggelum juga menjadi fokus utama agar situasi segera kondusif.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE