Karyawan Kontraktor PT Freeport Meninggal, Ditembak OTK Di Area Grasberg
Seorang karyawan kontraktor yang bekerja di area operasional PT Freeport Indonesia (PTFI) dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Grasberg
Papuanewsonline.com - 11 Mar 2026, 20:57 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Timika – Seorang karyawan kontraktor yang bekerja di area operasional PT Freeport Indonesia (PTFI) dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada hari Rabu (11/3/26). Korban yang bernama Simson Mulia merupakan karyawan CV Mpeigelah yang bertugas di lingkungan kerja perusahaan tambang tersebut.
Informasi awal kejadian disampaikan melalui radio emergency
oleh Abraham, rekan kerja korban yang berada dalam satu kendaraan operasional
jenis Light Vehicle (LV) dengan nomor lambung 4446. Dalam laporan tersebut
disebutkan bahwa saat keduanya sedang dalam perjalanan menuju lokasi kerja,
korban tiba-tiba tidak sadarkan diri dengan luka di bagian kepala yang diduga
akibat tembakan.
Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit AEA di
area tambang untuk mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya dinyatakan
meninggal dunia berdasarkan informasi dari Departemen Security Risk Management
PTFI.
Peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 08.39 WIT di area
Reklamasi Lama Manado Dump, kawasan tambang Grasberg.
Kepala Satuan Tugas (Satgas) Amole untuk pengamanan PTFI
Ajun Komisaris Besar Polisi Yendri segera mengerahkan anggotanya menuju lokasi
kejadian yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Amole. Petugas dari Polsek
Tembagapura juga turut mendukung dengan mengirimkan Kanit Patroli dan Kanit
Reskrim ke lokasi.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman
membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian
sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendalami kemungkinan
keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Sementara sedang olah TKP dan masih kita dalami,"
ujarnya saat dikonfirmasi.
Menyusul kejadian ini, pengamanan di seluruh area
pertambangan PTFI semakin diperketat, mulai dari wilayah dataran rendah
meliputi Pelabuhan Portsite Amamapare, Bandara Mozes Kilangin Timika, dan Kuala
Kencana, hingga wilayah dataran tinggi Tembagapura dan Grasberg.
Hal ini menjadi perhatian serius mengingat pada Februari
lalu juga terjadi insiden serupa dimana seorang anggota TNI meninggal dunia
akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata di Mile 50, Distrik Tembagapura,
dengan tiga senjata api dibawa kabur oleh kelompok tersebut.
Hingga saat ini aparat keamanan masih melakukan pemantauan
serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mengungkap kronologi
lengkap dan pelaku penembakan.
Penulis: Jid
Editor: GF