logo-website
Rabu, 26 Agu 2026,  WIT

Mensesneg Jelaskan Ketidakhadiran Menhut: Faktor Kebetulan Saja, Presiden Fokus Penguatan Personel

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait ketidakhadiran Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Papuanewsonline.com - 26 Agu 2026, 17:36 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Papuanewsonline.com, Palembang — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait ketidakhadiran Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Pekanbaru, Riau, dan Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (24/8/2026). 

Menurut Mensesneg, hal itu murni kebetulan semata, mengingat Menteri Kehutanan sebelumnya telah berkali-kali turun langsung meninjau wilayah terdampak, termasuk di Sumatera Selatan.

Prasetyo menjelaskan bahwa Menteri Kehutanan maupun Menteri Lingkungan Hidup telah memadati waktu kunjungan kerja ke daerah-daerah yang sedang dilanda kebakaran. 

Sementara pada hari tersebut, Presiden Prabowo memilih berfokus bersama Panglima TNI dan Kapolri guna membahas penguatan tambahan personel serta peralatan penunjang yang dibutuhkan di lapangan. 

Hal ini mencakup kemungkinan penambahan helikopter pengebom air hingga motor trail yang telah dimodifikasi guna menjangkau wilayah yang sulit dilewati.

“Jadi hanya masalah kebetulan itu saja,” tegas Prasetyo menegaskan kembali. 

Kunjungan kerja Presiden ke Riau dan Sumatera Selatan bertujuan memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal.

Dari hasil dua rapat yang dipimpin Presiden pada hari itu, dilaporkan bahwa kebakaran di empat provinsi di Sumatera secara umum sudah terkendali. 

Sebagian wilayah bahkan sudah tidak terlihat titik api, meskipun asap masih sempat muncul dari lahan gambut maupun kawasan tambang batu bara yang masih menyisakan panas.

Kondisi lahan gambut dan kawasan tambang batu bara memang menjadi tantangan tersendiri karena sifatnya yang dapat memendam api dalam waktu lama dan memunculkan kembali asap saat cuaca berubah. 

Oleh karena itu, pengawasan dan pemantauan terus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak terjadi penyalaan ulang yang meluas kembali. 

Langkah penguatan personel dan peralatan yang dibahas Presiden diharapkan mampu mempercepat penanganan di titik-titik yang sulit dijangkau tersebut.

Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE