Menteri Agama Nasaruddin Umar: Akhlak Sebagai Fondasi Utama Membangun Peradaban Mulia
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat Islam menjadikan akhlak yang mulia sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa.
Papuanewsonline.com - 26 Agu 2026, 17:28 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat Islam menjadikan akhlak yang mulia sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Agama saat memperingati hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Menteri Agama menjelaskan bahwa peradaban yang dibangun atas dasar akhlak yang luhur akan melahirkan keadilan yang tumbuh di tengah masyarakat, ilmu pengetahuan yang membawa manfaat nyata, kekuasaan yang dijalankan penuh amanah, serta kasih sayang yang menjadi perekat kehidupan sesama manusia.
“Ketika akhlak tegak, maka kebaikan akan tumbuh dan berbuah kebahagiaan bersama,” ujarnya.
Nasaruddin menegaskan bahwa misi utama kedatangan Rasulullah SAW ke dunia adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Beliau diutus membawa lompatan besar peradaban yang berakar pada ketauhidan, pengembangan ilmu, penegakan keadilan, kasih sayang, serta penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia.
Dari masa kegelapan zaman jahiliah, Nabi Muhammad SAW membimbing umat manusia menuju cahaya peradaban yang terang benderang.
Kini di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, Menteri Agama mengingatkan agar kemajuan tersebut senantiasa diiringi nilai-nilai kemanusiaan yang luhur.
Kemajuan tanpa akhlak dapat melahirkan kesewenang-wenangan.
Oleh karena itu, kecintaan kita kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, di mana pun kita berada.
Penulis: Jid
Editor: OF