Proses Pemulihan Dimulai: 84 Kepala Keluarga Kembali ke Rumah Pascagempa Flores
Sebanyak 84 kepala keluarga atau 237 jiwa penyintas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, mulai meninggalkan tempat pengungsian di GOR Samador, Maumere.
Papuanewsonline.com - 26 Agu 2026, 17:51 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Maumere — Sebanyak 84 kepala keluarga atau 237 jiwa penyintas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, mulai meninggalkan tempat pengungsian di GOR Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, untuk kembali ke rumah masing-masing pada Senin (24/8). Kepulangan ini dilakukan secara bertahap setelah tim pemeriksa memastikan rumah mereka masih layak dan aman untuk ditempati.
Suasana di GOR Samador pun tampak berbeda, warga tampak tertib mengemas barang-barang dan bersiap kembali ke kehidupan normal.
Sebelum pulang, warga dipanggil satu per satu untuk menerima bantuan kebutuhan pokok guna menunjang kebutuhan awal di rumah.
Proses kepulangan difasilitasi oleh BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Sikka, Dinas Sosial, TNI Angkatan Laut, Satpol PP, dan Basarnas.
Armada kendaraan telah disiapkan untuk mengantar warga beserta barang dan bantuan yang diterima hingga ke tempat tinggal masing-masing.
Kepulangan ini diprioritaskan bagi rumah yang mengalami kerusakan ringan dan dinyatakan aman secara struktur.
Sejak gempa terjadi pada 15 Agustus lalu, tercatat sebanyak 300 kepala keluarga atau 1.290 jiwa sempat mengungsi di GOR Samador.
Dengan kepulangan sebagian warga tersebut, masih tersisa 216 kepala keluarga atau 1.053 jiwa yang sementara masih menempati lokasi pengungsian.
Pemerintah telah menyiapkan skema bantuan pemulihan hunian sesuai tingkat kerusakan.
Rumah rusak ringan akan mendapat bantuan perbaikan sebesar Rp15 juta, rusak sedang sebesar Rp30 juta, sedangkan yang rusak berat akan dibangunkan hunian tetap.
Sambil menunggu hunian tetap selesai, warga menerima dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per bulan atau ditempatkan di hunian sementara.
Seluruh bantuan disalurkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi agar tepat sasaran.
Penulis: Jid
Editor: OF