Pemprov Papua Gaspol Akhiri Tahun Anggaran: Wagub Aryoko Tekankan Akselerasi Pembangunan
Penyerahan DPA-P Jadi Momentum Dorong Efektivitas Realisasi Anggaran untuk Kesejahteraan Masyarakat Papua
Papuanewsonline.com - 29 Okt 2025, 00:01 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jayapura — Menjelang penghujung tahun anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Papua tancap gas mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis. Langkah ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPA-P) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua, Senin (28/10/2025), di Jayapura.
Penyerahan DPA-P tersebut menjadi
tahapan penting dalam siklus pelaksanaan APBD perubahan dan menandai komitmen
pemerintah daerah untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target.
“Penyerahan DPA-P ini bukan
sekadar seremoni, tetapi awal dari percepatan pelaksanaan seluruh kegiatan yang
telah disetujui. Saya minta kepada seluruh pimpinan OPD agar segera
mengeksekusi program tanpa menunda waktu,” tegas Wagub Aryoko Rumaropen dalam
sambutannya.
Wagub Aryoko menekankan bahwa
percepatan realisasi anggaran memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan
masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan memaksimalkan serapan
anggaran, berbagai sektor pembangunan seperti infrastruktur, pendidikan,
kesehatan, dan ekonomi rakyat dapat segera merasakan manfaat nyata.
“Kita tidak boleh bekerja
setengah hati. Setiap rupiah yang telah dianggarkan harus memberi manfaat bagi
rakyat Papua. Kita ingin melihat hasil konkret, bukan hanya laporan di atas
kertas,” ujarnya menegaskan.
Dalam kesempatan itu, ia juga
mengingatkan agar seluruh OPD menjaga akuntabilitas, transparansi, dan
efisiensi penggunaan anggaran.
Selain itu, Pemprov Papua akan
memperkuat pengawasan dan evaluasi untuk memastikan bahwa semua kegiatan
berjalan sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah.
Program percepatan realisasi
anggaran tahun ini disebut menjadi bagian penting dari visi besar “Papua Maju,
Mandiri, dan Sejahtera.” Pemerintah ingin memastikan bahwa hasil pembangunan
tidak hanya berhenti di proyek fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial dan
ekonomi nyata bagi masyarakat di akar rumput.
Wagub Aryoko menambahkan, Pemprov
Papua terus mendorong kerja kolaboratif lintas OPD dan kabupaten/kota agar
sinkronisasi pembangunan berjalan lebih efektif.
“Kita butuh sinergi lintas
sektor. Jangan sampai program berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan
kecepatan kerja menjadi kunci keberhasilan kita menutup tahun anggaran dengan
hasil maksimal,” katanya.
Pemprov Papua menegaskan bahwa
realisasi anggaran di akhir tahun bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kepatuhan
terhadap regulasi dan kualitas pelaksanaan program.
Pemerintah akan melakukan
evaluasi ketat terhadap kinerja setiap OPD dalam mengelola anggaran perubahan.
Hasil penyerapan akan menjadi indikator utama penilaian kinerja dan dasar
perencanaan anggaran tahun berikutnya.
“Setiap program harus memberikan
nilai tambah bagi masyarakat. Pembangunan Papua tidak boleh hanya menjadi
rutinitas tahunan, tetapi harus berdampak dan berkelanjutan,” ujar Aryoko
menutup sambutannya.
Penulis: Jid
Editor: GF