logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT

Penembakan Brutal KKB di Nabire: Satu Warga Tewas, Empat Lainnya Luka-Luka

Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire bergerak cepat mengevakuasi korban dan memburu pelaku penyerangan bersenjata di jalur Kali Semen, Distrik Nabire Barat.

Papuanewsonline.com - 18 Okt 2025, 00:10 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Kondisi korban penembakan di Nabire saat mendapatkan perawatan medis di RSUD Nabire. Insiden yang terjadi di Kali Semen, Distrik Nabire Barat, mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka. Satgas Operasi Damai Cartenz kini tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga dipimpin Aibon Kogoya.

Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana mencekam sempat menyelimuti wilayah Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, pada Jumat (17/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.00 WIT, sekelompok orang bersenjata yang diduga bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya melakukan aksi penembakan brutal terhadap warga sipil yang sedang melintas di jalur tersebut.


Aksi kekerasan ini menyebabkan satu warga meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka. Kendaraan jenis Hilux yang mereka tumpangi ditemukan dalam kondisi rusak parah, penuh lubang peluru di bagian bodi dan kaca depan.


Menurut keterangan sejumlah saksi, korban tengah dalam perjalanan dari Nabire menuju area Wadio saat tiba-tiba terdengar rentetan tembakan dari arah hutan di pinggir jalan. Panik, sopir berusaha menambah kecepatan, namun beberapa peluru sempat menghantam kendaraan dan mengenai penumpang di dalamnya.

“Suara tembakannya bertubi-tubi. Kami langsung tiarap di bawah kursi mobil,” ungkap salah satu korban yang berhasil selamat, masih dalam perawatan di RSUD Nabire.

Tak lama setelah kejadian, aparat gabungan TNI–Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz tiba di lokasi untuk mengamankan area serta mengevakuasi korban ke rumah sakit sekitar pukul 11.05 WIT.

Berdasarkan data resmi yang diterima dari pihak kepolisian, berikut daftar korban dalam insiden tersebut:

Masturiyadi (50 tahun) – mengalami luka tembak di bagian belakang kepala kanan, meninggal dunia di tempat (MD).

Yance Makai (38 tahun) – warga Kalibobo Putaran 2, mengalami enam luka robek di lengan kiri, bawah ketiak, dan perut kiri.

Aser Kegou (45 tahun) – warga SP2 Nabire Barat, mengalami luka tembak di lengan kiri.

Martinus Makai (42 tahun) – seorang ASN, mengalami luka lecet di wajah akibat serpihan kaca.

Ari – warga Kelurahan Wonorejo, mengalami luka tembak di kedua lengan.

Seluruh korban kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Nabire, sementara jenazah Masturiyadi telah disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman keluarga.


Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa aparat keamanan akan menindak tegas kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas aksi keji ini.

“Kami mengecam keras penembakan terhadap warga sipil. Aparat gabungan telah bertindak cepat mengevakuasi korban, dan kini kami fokus mengejar kelompok pelaku di wilayah perbukitan sekitar Nabire Barat,” tegas Brigjen Faizal dalam keterangannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., memastikan bahwa pengamanan di wilayah rawan telah diperketat.
“Kami meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur strategis yang sering dilalui masyarakat. Keamanan warga adalah prioritas utama,” ujarnya.

Hingga Jumat malam, situasi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif. Aparat masih melakukan penyisiran dan pengejaran di sekitar lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian kelompok bersenjata. Selain itu, tim investigasi dari Operasi Damai Cartenz juga telah diterjunkan untuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.

Kapolres Nabire menyebut, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum pasti. Warga juga diimbau membatasi aktivitas di jalur-jalur sepi hingga situasi benar-benar aman.(GF)

 

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE