Pj Bupati Mappi Temui Kemenhub Bahas Pengembangan Bandara Kepi
Kedatangan Pj Bupati Mappi Selasa kemarin bersama Kepala Dishub Mappi, Liberatus Khomi dan Kepala UPBU Kelas III Kepi, Ari Sarbani diterima oleh Direktur Bandar Udara Sesditjen Kemenhub, Syamsu Rizal.
Papuanewsonline.com - 18 Mei 2023, 23:12 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi udara melalui Bandara Kepi di
Kabupaten Mappi, maka pemerintah sedang berupaya melakukan pengembangan dan
pembangunan fasilitas. Terkait hal itu Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney
Gomar, S.STP. M.Si melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan dalam hal
ini Direktorat Perhubungan Udara.
Kedatangan Pj Bupati Mappi
bersama Kepala Dishub Mappi, Liberatus Khomi dan Kepala UPBU Kelas III Kepi,
Ari Sarbani diterima oleh Direktur Bandar Udara Sesditjen Kemenhub, Syamsu
Rizal. Pertemuan digelar Selasa (16/5/2023) di Kantor Kemenhub Jakarta.
Kepala UPBU Kelas III Kepi, Ari
Sarbani mengungkapkan bahwa kondisi Bandara Kepi saat ini mengalami kerusakan
berupa penurunan runway sedalam 80 cm. UPBU sudah berkoordinasi dengan
kontraktor yang mengerjakan bandara namun tak kunjung diperbaiki.
Padahal kontraktor sudah
menyatakan akan melakukan perbaikan pada Agustus Tahun 2022, namun hingga kini
belum dilaksanakan. “Infonya dari pihak penyedia bahwa material sudah ada di
Kepi tetapi kami sampai saat ini belum melihat fisik material tersebut disimpan
dimana,”ungkapnya.
Turunnya permukaan tanah sedalam
80 cm menyebabkan landasan bergelombang sepanjang 105 meter. Kerusakan itu
tepat di STA 60 sampai STA 725. Dengan kondisi seperti ini maka pesawat jenis
ATR belum bisa mendarat sampai adanya perbaikan.
Pj Bupati Mappi, Michael Gomar
mengatakan pembangunan dan pengembangan Bandara Kepi tetap berjalan meski
runway mengalami kerusakan. Pemkab Mappi akan terus mendukung percepatan
pembangunan salah satunya dengan kelengkapan dokumen. Pemkab akan berkoordinasi
dengan UPBU agar penyusunan masterplan bisa diselesaikan.
.jpeg)
Tahun 2019 lalu telah dimulai.
Pendampingan dan konsultasi dengan Kemenhub juga sudah dilakukan. Tahun ini
akan dilanjutkan dengan adanya alokasi anggaran dari APBD Tahun 2023 sehingga
penyusunan perencanaan pembangunan dan pengembangan Bandara Kepi bisa
diselesaikan.
Pj Bupati Mappi menegaskan bahwa
Pengembangan Bandara Kepi yang menjadi Prioritas melalui APBD-P TA. 2023 diantaranya,
1. Penyelesaian Master Plan
Bandara Kepi (Belum selesai sejak 2019 dan Dokumen masih di pihak konsultan),
2. Sertifikasi Tanah Bandara,
3. Peningkatan Akses Jalan
Bandara yang mana saat ini dalam kondisi
rusak (lumpur), dan 4. Koordinasi Perbaikan Runway oleh Penyedia, agar Pesawat
ATR bisa landing di Bandara Kepi.
Untuk itu melalui pertemuan
langsung dengan Kemenhub, Pj Bupati meminta arahan terutama terkait penanganan
runway yang rusak agar kontraktor bisa melakukan perbaikan.
Pj Bupati menyatakan perbaikan
runway sangat mendesak agar pesawat ATR yang kapasitasnya lebih besar bisa
mendarat di Bandara Kepi. Sebab permintaan penumpang terus meningkat.
Sementara itu Direktur Bandar
Udara Sesditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Syamsu Rizal
memberi apresiasi kepada Pj Bupati yang telah mengambil langkah dalam rangka
pengembangan Bandara Kepi. Bahkan ditindaklanjuti lewat kebijakan penganggaran
untuk penyelesaian masterplan.
Kemenhub kata Syamsu Rizal sangat
terbuka bagi Pemkab Mappi yang ingin berkonsuktasi terkait pengembangan
bandara. Terkait kerusakan runway juga akan segera ditindaklanjuti. “Terkait
dengan perbaikan tolong dikomunikasikan dengan baik. Bila perlu pemerintah
harus membuat semacam komitmen dengan pihak penyedia untuk melakukan
perbaikan,” terangnya.
Terkait dengan permintaan penerbangan pesawat ATR ke Kepi, akan ditindaklanjuti oleh Kemenhub
dengan menyiapkan dokumen pengoperasian pesawat ATR. “Pertama kita selesaikan
terkait pekerjaan yang lama sekaligus perbaikan penurunan runway sedalam 80 Cm.
Kita target agar pesawat ATR bisa beroperasi. Pertama kita siapkan
dokumen-dokumen untuk pengoperasian pesawat ATR kita akan fokuskan apa saja
yang harus dipenuhi,” tambahnya.
Syamsu juga mendorong Pemkab
Mappi untuk menghidupkan pariwisata atau kegiatan lain yang bisa menarik minat
masyarakat ke Mappi. Dengan begitu maskapai yang operasikan pesawat ATR bisa
masuk dan arus keluar baik orang maupun barang bisa meningkat. (Redaksi)