Skandal Di Tanah Emas: Dana Otsus Menguap di Mimika, OAP Tetap Miskin!
Triliunan rupiah Dana Otsus dikucurkan dari Jakarta sejak 2001. Faktanya? Di Timika, kemiskinan masih jadi warisan turun-temurun bagi Suku Amungme dan Kamoro.
Papuanewsonline.com - 28 Jul 2026, 12:04 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika - Ini adalah potret telanjang kegagalan negara di jantung tambang emas terbesar di dunia. Kabupaten Mimika, yang seharusnya menjadi etalase keberhasilan Otonomi Khusus, justru menjadi kuburan impian Orang Asli Papua (OAP).
Triliunan rupiah Dana Otsus dikucurkan dari Jakarta sejak 2001. Faktanya? Di Timika, kemiskinan masih jadi warisan turun-temurun bagi Suku Amungme dan Kamoro.
Di atas tanah yang menghasilkan emas berton-ton, rakyat pemilik hak ulayat masih hidup dalam honai bocor, anak-anak putus sekolah, dan mama-mama melahirkan tanpa bidan.
Kemana perginya uang rakyat Papua itu?
Pertanyaan pedas ini yang dilontarkan Politisi Vokal Anak Asli Papua, Yohanis Wantik.
Dengan nada geram, Yowan menegaskan garis merah Otsus yang telah dilangkahi para penguasa di Mimika.
"Catat baik-baik " UU OTSUS ADALAH AMANAH KONSTITUSI, BUKAN ALAT POLITIK TERTENTU" Otsus bukan belas kasihan, bukan sedekah politik dari Jakarta. Ini adalah pengakuan konstitusional negara atas sejarah, air mata, darah, dan ketertinggalan Papua di Papua," tegas Yowan melalui Sambungan telepon selulernya, Senin (28/07).
3 DOSA BESAR PENGELOLAAN OTSUS DI MIMIKA
Menurut Yowan, kegagalan Otsus di Mimika bukan karena aturannya yang salah, tapi karena mental pengelolanya yang bobrok. Ia membeberkan 3 fakta pahit yang menjadi dosa besar:
- OAP DIJADIKAN PENONTON DI TANAH LELUHURNYA SENDIRI
Sebut Yoan Pembangunan Mimika hanya dinikmati kaum pendatang dan oligarki, sedangkan Orang Asli Papua tersingkir secara sistematis dari perputaran ekonomi. Kios, ruko, kontraktor, semua dikuasai non-OAP. OAP hanya dapat sisa-sisa proyek.
- GENOSIDA PELAN-PELAN LEWAT PENDIDIKAN DAN KESEHATAN
Lanjut Dia, Ini yang paling keji karena Dana Otsus untuk pendidikan dan kesehatan jumbo, tapi hasilnya nihil.
Anak-anak Amungme dan Kamoro masih buta huruf di era digital. " Angka putus sekolah tertinggi, Puskesmas di pedalaman kosong obat. Rumah sakit jadi tempat antrian kematian bagi mama-mama Papua. Ini bukan gagal, tapi pembiaran," Tegasnya.
- PROYEK SILUMAN DAN LAPORAN PALSU
Dengan Tegas Yoan Menambahkan Dana Otsus lebih banyak habis untuk proyek mercusuar, seminar di hotel mewah, studi banding yang tidak pernah kembali, dan laporan keuangan yang cantik di atas kertas. Realita di lapangan? NOL BESAR.
"Rakyat tidak merasakan apa-apa kecuali janji politik setiap lima tahun," Sorotnya.
Kata Yoan, Kalau Otsus gagal di Mimika, jangan pernah salahkan rakyat Papua.
"Salahkan para pengelola anggaran yang tidak punya hati, yang menjadikan Otsus sebagai ATM untuk Pilkada dan memperkaya kelompoknya," kecam Yowan keras.
TUNTUTAN: AUDIT TOTAL!
Yowan tidak main-main. Ia menuntut 3 langkah konkret dan segera:
Pertama, Presiden, DPR RI, KPK dan BPK RI harus turun langsung melakukan AUDIT FORENSIK TOTAL dana Otsus Mimika dari Jilid I hingga Jilid II.
Kedua, Hentikan politisasi Otsus! Kembalikan Otsus ke marwah aslinya, keberpihakan, perlindungan, dan pemberdayaan OAP secara mutlak.
Ketiga, Evaluasi total pejabat pengelola Otsus di Mimika yang terbukti tidak becus dan tidak berpihak.
"Otsus Jilid II jangan sampai jadi Jilid II kegagalan dan kebohongan. Cukup sudah rakyat Papua miskin di atas emas miliknya sendiri. Kembalikan Otsus untuk kesejahteraan OAP, bukan untuk kesejahteraan pejabat," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Daerah Mimika terkait desakan audit total dana Otsus tersebut.
Penulis: Hendrik
Editor: OF