logo-website
Jumat, 20 Feb 2026,  WIT

TNI Laksanakan Upaya Intensif Memulihkan Keamanan 11 Bandara Perintis Papua

TNI melakukan langkah-langkah intensif untuk mengembalikan keamanan dan kenyamanan operasional di 11 bandara perintis di wilayah Papua.

Papuanewsonline.com - 20 Feb 2026, 14:19 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Personil TNI saat melakukan kunjungan tinjauan langsung terhadap kesiapan pengamanan di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan pada hari Kamis (19/2/2026).

Papuanewsonline.com, Papua – Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah melakukan langkah-langkah intensif untuk mengembalikan keamanan dan kenyamanan operasional di 11 bandara perintis di wilayah Papua. Upaya ini menjadi sangat penting setelah adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau TPNPB-OPM yang sempat mengganggu aktivitas penerbangan serta distribusi logistik penting di daerah pedalaman.


"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk memastikan seluruh warga Papua dapat mengakses transportasi udara yang aman dan berjalan lancar," ujar Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi.

Didampingi oleh Panglima Komando Daerah Udara (Kodau) III Marsda TNI Azhar Aditama beserta jajaran, Bambang Trisnohadi melakukan kunjungan tinjauan langsung terhadap kesiapan pengamanan di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan pada hari Kamis (19/2/2026).

Bandara tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung antara Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua Selatan.

"Proses pemulihan kondisi kondusif akan berlangsung dengan cepat, karena kita mendapatkan dukungan penuh dari tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang juga merasakan dampak dari aksi kriminal tersebut," jelasnya.

Di kawasan pegunungan dan pelosok wilayah Papua, transportasi udara berperan sebagai urat nadi kehidupan bagi masyarakat lokal. Pesawat tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga menjadi sarana distribusi bahan pokok, obat-obatan, layanan kesehatan, serta kebutuhan sektor pendidikan.

Untuk menjaga tingkat keamanan yang optimal, TNI bekerja sama erat dengan Polri dengan menambah kekuatan pengamanan yang melibatkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Koops Habema, Pasukan Rajawali, serta unsur Brimob Polri.

"Kita telah memperkuat pasukan untuk menjaga kawasan zona keselamatan operasional penerbangan, sehingga distribusi logistik tetap dapat berjalan tanpa hambatan," tambahnya.

Pemerintah pusat melalui TNI menegaskan komitmen yang tak tergoyahkan untuk menjaga stabilitas keamanan sebagai dasar utama bagi pembangunan Papua yang inklusif dan berkeadilan.

"Semoga dengan kerja sama sinergis antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan dari seluruh komponen masyarakat, operasional 11 bandara perintis dapat segera pulih secara menyeluruh," harap Bambang Trisnohadi.

"Kita mengharapkan aktivitas saudara-saudara kita di tanah Papua dapat kembali berjalan normal, sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman," pungkasnya.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE