TNPB/OPM Tuding TNI/Polri Dalang Penembakan Mobil Pastor Paroki Bilogai di Intan Jaya
Usut Tuntas Penembakan Mobil Pastor di Intan Jaya
Papuanewsonline.com - 01 Jul 2026, 15:06 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline,com. Intan Jaya- West Papua National Liberation Army (WPNLA) atau TPNPB/OPM merilis laporan insiden penembakan terhadap kendaraan roda empat milik Pastor Paroki Bilogai di wilayah Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah pada 29 Juli 2026.
TPNPB menyebut dalam mobil terdapat 11 orang, diantaranya Pastor, sopir, suster, tiga karyawan TJP dan empat umat.
TPNPB menyebutkan penembakan terjadi di perbatasan Pangkalan Ojek Mbamogo dan Kampung Titigi pada 29 Juni 2026. Lokasi itu berada di wilayah Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Dalam rilisnya, insiden penembakan dari militer Indonesia terjadi pada saat mobil milik Pastor Katolik ini melintas dan sedang membawa material untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius di Kampung Titigi.
Atas kondisi ini Pastor beserta para penumpang selamat namun mobil mengalami kerusakan serius berondong peluru dari militer Indonesia.
Atas peristiwa ini, TPNPB mengingatkan pihak Gereja Katolik di Intan Jaya dan semua masyarakat sipil agar tetap berhati-hati dalam menjalankan aktifitas, karena militer Indonesia semakin brutal dalam menjalankan operasi militer di Intan Jaya.
TPNPB melalui rilisnya juga menyebut atas peristiwa ini, Militer Indonesia secara langsung melakukan Serangan ke Fasilitas Gereja Katolik di Intan Jaya.
TPNPB mengklaim atas Insiden ini menambah daftar tindakan brutal militer Indonesia terhadap fasilitas dan rombongan gereja Katolik di Intan Jaya dalam sepekan terakhir.
Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari TNI, Polri maupun Keuskupan Timika terkait peristiwa tersebut.
Penulis: Hendrik
Editor. : Gf