Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Padang: Akses Pendidikan Merata Bukan Sekadar Janji
Papuanewsonline.com, Padang –
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan
kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 4 Padang yang berlokasi di
Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang,
Sumatera Barat, Rabu (30/7/2025). Kunjungan ini menegaskan
keseriusan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya
bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan wilayah 3T (tertinggal, terdepan,
dan terluar). "Program Sekolah Rakyat
adalah bukti nyata bahwa pendidikan inklusif dan merata bukan hanya wacana,
tapi prioritas utama," ujar Wapres Gibran saat meninjau langsung fasilitas
sekolah. Sejak diluncurkan pada 14 Juli
2025, program Sekolah Rakyat telah hadir di 63 titik di seluruh Indonesia dan
akan terus diperluas ke 37 titik tambahan dalam waktu dekat, serta 59 titik
lainnya pada bulan September. SRMP 4 Padang menjadi salah satu
dari sekolah percontohan yang dipantau langsung oleh Wapres untuk memastikan
seluruh aspek berjalan optimal. Dari sisi kurikulum, tenaga pengajar, hingga
fasilitas seperti ruang kelas, asrama, dan dapur umum, seluruhnya ditata untuk
mendukung sistem pendidikan berbasis komunitas dan kesejahteraan sosial. Yang membedakan Sekolah Rakyat
adalah pendekatan holistik dalam pembelajaran. Selain memberikan pendidikan
formal secara gratis, sekolah ini juga menyediakan asrama, makan harian,
pembinaan karakter, serta dukungan sosial lainnya, menjadikan peserta didik tak
hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh secara mental dan moral. Wapres Gibran menegaskan,
pendekatan seperti ini adalah cara terbaik untuk mengangkat anak-anak dari
latar belakang sulit menjadi generasi unggul yang siap bersaing secara nasional
dan global. “Pendidikan bukan hanya soal
angka dan ijazah. Ini tentang menciptakan manusia Indonesia yang seutuhnya. Dan
Sekolah Rakyat menjadi awal perubahan itu,” tegasnya. Program Sekolah Rakyat diharapkan
dapat menjadi model pendidikan nasional masa depan, terutama untuk
wilayah-wilayah yang selama ini minim akses pendidikan layak. (Ning)
31 Jul 2025, 23:10 WIT
Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polri Atas Pengungkapan Kematian Diplomat Kemlu
Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengapresiasi Polda Metro Jaya (PMJ) yang dinilai berhasil mengungkap kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39). Ketua Komisi III menilai kasus kematian ini sudah terang dan jelas. "Sebagai Ketua Komisi III kami mengapresiasi kinerja Polri khususnya PMJ yang mengungkap kasus meninggalnya diplomat muda dengan terang dan jelas," ujarnya, Kamis (31/7/2025).Ia mengapresiasi mekanisme investigasi kriminal ilmiah yang dijalankan Polda Metro. Menurutnya, investigasi dengan melibatkan banyak ahli sangat membantu masyarakat untuk memahami kasus tersebut."Dari fakta-fakta yang disampaikan, bisa kami lihat bahwa para penyidik telah bekerja dengan penuh kehati-hatian, sabar, cermat, dan teliti," kata Ketua Komisi III.Ia menyoroti sikap Polda Metro yang belum menutup kasus itu meski beberapa fakta sudah ditemukan. Menurutnya, sikap Polda Metro itu menunjukkan penyidik memahami prinsip hukum pidana."Yang menarik, dikatakan bahwa korban meninggal tanpa keterlibatan orang lain, namun penyidik masih belum menutup kasus. Ini menunjukkan bahwa penyidik sangat memahami prinsip hukum pidana bahwa kesimpulan akhir harus diambil dengan bukti yang tidak terbantahkan lagi," ucapnya. PNO-12
31 Jul 2025, 20:18 WIT
Tingkatkan Moral dan Spiritualitas, Polda Maluku Gelar Binrohtal
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) kepada anggota dan pegawai negeri sipil pada Polri, Kamis (31/7/2025).Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan moral dan spritual personel ini dilaksanakan secara terpisah baik kepada anggota beragama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, dan Hindu.Untuk personel beragama Islam, kegiatan binrohtal dihelat di Mushollah Ar-Rahman Polda Maluku. Sementara bagi personel beragama Kristen Katolik dilaksanakan di Gereja Santo Michael Aspol Tantui. Untuk personel beragama Kristen Protestan dilakukan di Gereja Oikumene Uriah Polda Maluku. Sedangkan bagi agama Hindu digelar di Ruang Sidang BP4R Biro SDM Polda Maluku.Kegiatan binrohtal bagi agama Islam dihadiri langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.Si, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku hadir pada masing-masing kegiatan.Bagi agama Islam kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha, dilanjutkan dengan pengajian Surah Yasin dan tausiyah yang disampaikan langsung oleh Wakapolda Maluku.Sementara untuk agama Kristen Katolik, kegiatan diawali dengan Ibadah Sabda, kemudian pembacaan Injil, dan renungan oleh Ipda M.Herlina Weridity, S.A.P. Selanjutnya ditutup dengan doa dan berkat.Terhadap personel beragama Kristen Protestan, kegiatan diawali dengan Pujian dan Penyembahan oleh Pdt. Hesty Parihala, S.Si. Kemudian Pemberita Firman Tuhan, selanjutnya Pemberian persembahan syukur/kolekte serta Doa Safa’at dan Berkat.Sedangkan bagi personel beragama Hindu, pembinaan rohani dan mental diawali dengan Persembahyangan dengan Tema Mendidik Anak sehingga menjadi Suputra. Selanjutnya penyampaian materi oleh Sukardi Rianto, S.Ag. MH, Pembimas Hindu Kemenag Prov. Maluku. Selanjutnya Parama Santi oleh IPDA I Ketut Suhermantaka.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK, mengungkapkan, dalam membentuk pribadi personel yang religius, disiplin, dan berintegritas. "Kegiatan binrohtal ini dilakukan agar personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan landasan nilai-nilai moral dan keagamaan," ungkapnya.Kegiatan tersebut diharapkan mampu menguatkan personel Polda Maluku secara spiritual, bermoral tinggi, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. "Kegiatan Binrohtal ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan internal yang berkesinambungan dalam menciptakan sosok polisi yang presisi, humanis, dan religius," pungkasnya. PNO-12
31 Jul 2025, 20:00 WIT
Rumah Subsidi Akan Dibangun Secara Masif di Indonesia
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Pemerintah Indonesia akan meluncurkan program pembangunan rumah subsidi secara
besar-besaran di seluruh wilayah tanah air, mulai September 2025. Langkah
strategis ini disampaikan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan
Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di
Istana Kepresidenan, Rabu (30/7/2025). “Kami akan menggelar launching
rumah subsidi secara masif pada bulan September di berbagai kota. Target awal
kami minimal 25 ribu unit,” ujar Maruarar, Kamis (31/7/2025). Dalam pertemuan tersebut, dibahas
pula peningkatan kuota rumah subsidi dari 200 ribu menjadi 350 ribu unit pada
tahun ini. Kenaikan ini dianggap sebagai langkah besar untuk menjawab kebutuhan
hunian rakyat, terutama kalangan berpenghasilan rendah. “Biasanya kuotanya hanya sekitar
200 ribuan, tapi tahun ini naik menjadi 350 ribu unit. Ini sebuah terobosan
besar," tegasnya. Maruarar juga menyebut rumah
subsidi akan dialokasikan secara adil dan terarah untuk masyarakat yang
benar-benar membutuhkan. Di antaranya, petani, nelayan, buruh, guru, pengemudi,
dan pekerja media. “Petani kita alokasikan 20 ribu
unit, nelayan 20 ribu, buruh 20 ribu, guru 20 ribu, teman-teman media 3 ribu
unit, dan sopir 8 ribu unit. Ini langkah nyata pemerintah menyentuh lapisan
masyarakat bawah,” jelasnya. Tak hanya rumah subsidi,
pemerintah juga tengah menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan,
yang untuk pertama kalinya akan diterapkan di Indonesia. Skema ini akan
memberikan dukungan keuangan bagi pengembang dan kontraktor lokal. “Dengan dukungan dari Danantara,
BUMN, dan koordinasi Menko Perekonomian Pak Airlangga serta Ibu Sri Mulyani,
KUR perumahan ini akan mendorong pengembangan kawasan, termasuk sektor
pariwisata melalui pembangunan homestay,” ujar Maruarar. Program ini diharapkan tak hanya
menyelesaikan backlog perumahan nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja
baru dan menggerakkan ekonomi daerah secara inklusif. (Ning)
31 Jul 2025, 16:04 WIT
Kemenko Polkam Dorong Percepatan Pembangunan 4 DOB Papua
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Setelah dua tahun disahkan, empat Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua
masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan dan operasional
pemerintahan. Menanggapi hal itu, Kementerian Koordinator Bidang Politik,
Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan komitmennya untuk mengawal dan
mendorong percepatan pembangunan di Papua Selatan, Papua Tengah, Papua
Pegunungan, dan Papua Barat Daya. “Aspek infrastruktur pemerintahan
yang belum optimal, layanan dasar yang masih terbatas, serta regulasi
kelembagaan yang belum tuntas merupakan pekerjaan rumah bersama yang harus
segera diselesaikan,” ujar Asisten Deputi Koordinasi Otonomi Khusus Kemenko
Polkam, Ruly Chandrayadi, dalam pernyataan tertulis, Kamis (31/7/2025). Ruly mengakui, sejumlah kendala
seperti sulitnya pembukaan lahan hingga keterbatasan pendanaan menjadi penyebab
utama lambannya progres di lapangan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa ada
komitmen kuat dari lintas kementerian—yakni Kemendagri, Kemenkeu, Bappenas, dan
Kementerian PUPR—untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan
paling lambat tahun 2028. Beberapa skema yang disiapkan
termasuk mekanisme cost-sharing antara APBN dan APBD, serta mendorong kawasan
pemerintahan DOB masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kami akan terus lakukan
asistensi, monitoring, dan evaluasi berkala untuk memastikan pembangunan tidak
mandek dan progresnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Ruly. Dalam rapat koordinasi bersama
perwakilan dari empat DOB, beberapa permasalahan mengemuka. Mulai dari keterlambatan
pembentukan perangkat daerah dan manajemen ASN, hingga belum selesainya
pengesahan lembaga seperti Majelis Rakyat Papua (MRP) dan DPRP. Selain itu, pembangunan
gedung-gedung pemerintahan strategis seperti kantor gubernur, DPRP, dan MRP
masih terkendala anggaran. Ruly menekankan, penyelesaian
persoalan ini membutuhkan pendekatan komprehensif dan sinergi nyata dari pusat
hingga daerah. “Kemenko Polkam akan terus
menjalankan peran sebagai penghubung dan penyelaras kebijakan lintas sektor.
Kami ingin kehadiran DOB ini benar-benar berdampak positif bagi masyarakat
Papua,” pungkasnya. (Ning)
31 Jul 2025, 15:59 WIT
Wakapolda Maluku Ajak Personel Muslim Sukseskan Kegiatan Binrohtal
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan personel kepolisian, Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bersama personel Polda Maluku yang beragama Islam. Kegiatan tersebut digelar di Mushola Ar-Rahman Polda Maluku pada pukul 08.30 WIT.Kegiatan Binrohtal rutin ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Kabid Humas Polda Maluku, Kasetum Polda Maluku, Kabagwatpers Biro SDM Polda Maluku, serta puluhan personel Muslim lainnya. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan sejak awal hingga akhir acara.Binrohtal diawali dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama, dipimpin oleh perwakilan dari personel Polda. Usai pembacaan Yasin, Wakapolda Maluku menyampaikan tausiah keagamaan yang menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kepolisian.Dalam tausiahnya, Brigjen Pol Imam Thobroni mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, apapun kondisi yang sedang dijalani. Ia juga mendorong personel Muslim untuk memakmurkan mesjid dengan cara melaksanakan sholat berjamaah di masjid, karena pahala yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan dengan sholat sendiri. Lebih lanjut, Wakapolda juga berbagi pengalaman spiritual pribadi yang berkesan, yang menurutnya mampu menjadi pelajaran dan motivasi dalam menjalani tugas dengan lebih ikhlas dan profesional.Salah satu poin penting yang disampaikan Wakapolda adalah kutipan dari Surat Al-Isra ayat 7, yang berbunyi:“Jika kamu berbuat baik, maka (sebenarnya) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian dari kejahatan itu) kembali kepada dirimu sendiri."Ayat ini dijadikan sebagai pengingat moral bagi seluruh anggota, agar senantiasa berbuat baik, baik di lingkungan kerja maupun di kehidupan bermasyarakat, karena setiap perbuatan akan kembali kepada pelakunya sendiri.Melalui kegiatan ini, diharapkan personel Polda Maluku semakin kuat secara spiritual, bermoral tinggi, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Kegiatan Binrohtal ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan internal yang berkesinambungan dalam menciptakan sosok polisi yang presisi, humanis, dan religius. PNO-12
31 Jul 2025, 15:27 WIT
Semarak HUT ke-80 RI di Mimika: Bupati Ajak Warga Kibarkan Semangat Merah Putih
Papuanewsonline.com, Timika –
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Mimika
Johannes Rettob, S.Sos., M.M. mengajak seluruh masyarakat untuk menyemarakkan
perayaan dengan penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan. Ajakan ini
dituangkan melalui Surat Edaran Nomor: 400.14/4.3/0859/2025 tertanggal 28 Juli
2025. Surat tersebut ditujukan kepada
seluruh unsur Forkopimda, instansi vertikal, OPD, BUMN, kepala distrik, lurah,
kepala kampung, tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, lembaga pendidikan, dan
organisasi kemasyarakatan di Mimika. “Momentum ini adalah ajakan moral
untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan cara yang kreatif, meriah,
namun tetap tertib,” ujar Bupati Rettob dalam surat edarannya. Dalam rangka menyemarakkan bulan
kemerdekaan, masyarakat diminta untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serentak
dari 1 hingga 31 Agustus 2025, serta menghias lingkungan sekitar dengan atribut
merah putih. Logo dan tema resmi HUT ke-80 RI dapat diakses dan digunakan
sesuai pedoman Kementerian Sekretariat Negara. Bupati juga mendorong
penyelenggaraan beragam kegiatan positif seperti lomba olahraga, seni budaya,
hingga diskusi kebangsaan, baik secara luring maupun daring. Yang tak kalah
penting, masyarakat diimbau untuk melakukan hening cipta serentak selama tiga
menit pada pukul 10.17 WIT, 17 Agustus 2025, sebagai bentuk penghormatan kepada
para pahlawan bangsa. “Kita isi kemerdekaan ini dengan
kegiatan bermakna, sambil tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan di
lingkungan masing-masing,” tambah Rettob. Dengan antusiasme dan partisipasi
aktif seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap HUT ke-80
RI tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi momen pemersatu bangsa dan pembakar
semangat gotong royong untuk Indonesia Maju. (Jidan)
31 Jul 2025, 00:00 WIT
BMKG Deteksi Tsunami di Sarmi, Warga Pesisir Papua Diimbau Waspada
Papuanewsonline.com, Timika –
Warga pesisir Papua diminta meningkatkan kewaspadaan setelah Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gelombang tsunami setinggi 19
sentimeter di Pelabuhan Sarmi, Rabu sore (30/7/2025) pukul 16.30 WIT. Gelombang
tersebut terdeteksi oleh alat pemantau tsunami gauge (TS.SARMI) yang
menandakan adanya gangguan gelombang laut akibat aktivitas seismik. Meskipun ketinggiannya relatif
rendah, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan bahwa
gelombang ini merupakan indikasi awal potensi tsunami yang harus diantisipasi
dengan serius. “Masyarakat pesisir, terutama di
wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo,
diimbau menjauhi pantai hingga ada pernyataan resmi pencabutan peringatan dini
tsunami,” ujarnya. BMKG juga menekankan bahwa gelombang
pertama bukanlah yang terbesar, sehingga warga diminta tetap berada di zona
aman minimal 1 kilometer dari garis pantai hingga situasi benar-benar
dinyatakan aman. Berdasarkan analisis, BMKG telah
menetapkan status waspada untuk sepuluh wilayah Indonesia bagian timur, dengan
estimasi ketinggian gelombang di bawah 50 sentimeter. Pemantauan gelombang laut
di kawasan Pasifik, termasuk Jepang dan Rusia, juga menunjukkan aktivitas yang
signifikan, mengindikasikan dampak tsunami yang lebih luas di wilayah Samudera
Pasifik. Untuk mencegah jatuhnya korban
dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi akurat, BMKG terus
berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, TNI/Polri, hingga pemerintah desa. Upaya ini
difokuskan agar warga pesisir segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan tidak
termakan hoaks atau informasi simpang siur. (jidan)
30 Jul 2025, 23:51 WIT
Polda Maluku Akan Laksanakan Operasi Antik Salawaku 2025
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku akan melaksanakan Operasi Anti Narkotika (Antik) Salawaku Tahun 2025. Sebelum digelarnya operasi pemberantasan narkoba tersebut, Polda Maluku terlebih dahulu melakukan pelatihan pra operasi kepada personel di aula Basudara Manise, Markas Polda Maluku, Rabu (30/7/2025).Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme berantas narkoba di era digital, ini dibuka oleh Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol Ronald Reflie Rumondor, S.I.K., M.Si.Latihan pra operasi mengusung tema “Melalui pelatihan pra operasi kepolisian kewilayahan Antik Salawaku 2025, kita tingkatkan profesionalisme dan strategi dalam memberantas peredaran gelap narkoba di era digital, sebagai wujud implementasi Program Prioritas Kapolri (Presisi) di bidang pemberantasan tindak pidana narkotika.Karo Ops Polda Maluku dalam arahannya menyampaikan, perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri yang dimanfaatkan jaringan kejahatan narkotika untuk mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)."Jaringan narkotika terus beradaptasi. Modus operandi penyelundupan melalui jasa ekspedisi kini menjadi atensi utama kita. Para pelaku memanfaatkan sistem logistik untuk mengirimkan barang haram tersebut, bahkan dengan menggunakan alamat fiktif untuk mengelabui petugas," beber Kombes Ronald.Ada lima atensi khusus yang sampaikan Karo Ops untuk dipedomani seluruh personel yang terlibat dalam operasi pemberantasan narkoba.Ia meminta personel agar dapat membangun sinergitas, tingkatkan koordinasi dan bangun early warning system dengan penyelenggara jasa ekspedisi, pelaku usaha logistik di pelabuhan dan bandara.Personel diminta untuk tingkatkan kesiapsiagaan, laksanakan patroli dan razia secara selektif pada kendaraan angkutan barang di titik-titik rawan, terutama jalur lintas pulau dan perbatasan."Perkuat fungsi intelijen, pertajam fungsi intelijen di lapangan dan laksanakan patroli siber (cyber patrol) untuk menganalisis dan memetakan pola-pola pengiriman mencurigakan," pintanya.Personel yang menjalankan operasi Antik agar mengedepankan pendekatan yang humanis, namun tegas kepada petugas jasa ekspedisi, posisikan mereka sebagai mitra yang dapat menjadi korban atau saksi kunci."Galang partisipasi publik, berikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk waspada dan proaktif melapor apabila menerima atau mengetahui adanya paket mencurigakan dari pengirim tidak dikenal," ujarnya.Karo Ops menekankan agar lima atensi tersebut dapat dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab. "Setiap personel harus profesional, jeli, dan mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur di lapangan," tegasnya. PNO-12
30 Jul 2025, 18:39 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru