logo-website
Selasa, 10 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Karantina Hewan Timika Pastikan 3.000 Anak Ayam dari Jayapura Bebas Penyakit Papuanewsonline.com, Timika – Dalam rangka menjaga ketahanan sektor peternakan dan keamanan hayati wilayah Papua Tengah, Karantina Hewan Papua Tengah melakukan tindakan pengawasan ketat terhadap 3.000 ekor Day Old Chick (DOC) jenis layer yang baru didatangkan dari Jayapura. Proses pemeriksaan dilakukan oleh Pos Pelayanan (Pospel) Karantina Hewan di Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, pada Kamis (1/8/2025). Pemeriksaan meliputi pengamatan fisik secara menyeluruh terhadap kondisi DOC dan verifikasi dokumen resmi dari daerah asal, termasuk sertifikat kesehatan hewan (KH-14) yang menjadi syarat utama dalam prosedur lalu lintas hewan antarwilayah. “Pemeriksaan ini merupakan garis pertahanan pertama untuk mencegah penyebaran penyakit unggas yang berpotensi merugikan, seperti Avian Influenza dan Newcastle Disease,” jelas Hermanto, Pejabat Karantina Hewan yang bertugas di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh DOC dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan gejala klinis maupun kematian selama proses pengangkutan. Temuan ini memperkuat keyakinan bahwa sistem pengawasan lalu lintas hewan yang dilakukan Karantina Papua Tengah berjalan efektif. Langkah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Karantina Papua Tengah dalam menjaga zona bebas penyakit hewan strategis, sekaligus menjamin keamanan produk peternakan yang akan didistribusikan ke berbagai sentra konsumsi dan produksi di Mimika. Fokus Antisipasi Penyakit Strategis DOC yang masuk ke wilayah Papua Tengah terutama Timika, biasanya diperuntukkan bagi sektor peternakan kecil hingga menengah. Jika tidak diawasi secara ketat, unggas yang membawa bibit penyakit bisa menjadi sumber penyebaran cepat yang berdampak fatal terhadap populasi lokal, bahkan hingga manusia. “Papua secara geografis memiliki kerentanan tersendiri. Oleh karena itu, pengawasan hewan masuk ke wilayah ini harus betul-betul ketat. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” tambah Hermanto. Masyarakat Diminta Waspada dan Taat Aturan Karantina Dalam kesempatan yang sama, Hermanto mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap rencana pengiriman atau penerimaan hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya kepada petugas Karantina. “Kepatuhan masyarakat sangat penting. Kami siap melayani, mendampingi, dan memberikan edukasi, namun setiap lalulintas wajib dilaporkan agar bisa dipastikan bebas dari risiko penyebaran penyakit,” tegasnya. Karantina Papua Tengah juga terus menggalakkan edukasi kepada peternak, pelaku usaha, dan masyarakat umum mengenai pentingnya biosekuriti dan prosedur karantina sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga kesehatan ternak dan pangan hewani. (Jidan)     02 Agu 2025, 02:41 WIT
Karantina Papua Tengah Fokuskan Pemantauan Penyakit Sapi di Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Dalam upaya memperkuat ketahanan peternakan dan menjaga kesehatan hewan di wilayah Papua Tengah, Karantina Papua Tengah menggelar rapat persiapan pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) untuk Tahun Anggaran 2025. Rapat ini berlangsung di ruang rapat Karantina Papua Tengah, Jumat (1/8/2025), dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pemantauan, drh. Ardhiana Nur Suryani, dan diikuti secara hybrid oleh para pejabat karantina dari berbagai wilayah. Fokus utama pemantauan tahun ini adalah Kabupaten Mimika, dengan sasaran pengujian penyakit Bovine Viral Diarrhea (BVD) pada populasi sapi—penyakit menular yang berpotensi mengganggu produktivitas dan ekonomi peternakan. “Persiapan yang matang sangat diperlukan agar kegiatan pemantauan berjalan optimal dan menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan,” ujar drh. Ardhiana. Rapat ini membahas teknis pelaksanaan di lapangan, mulai dari metode pengambilan sampel, distribusi logistik, hingga strategi komunikasi risiko kepada masyarakat peternak. Pemantauan HPHK ini penting tidak hanya untuk deteksi dini dan pencegahan, tapi juga sebagai landasan ilmiah bagi kebijakan lalu lintas hewan dan media pembawa penyakit, termasuk penyusunan kebijakan tindakan karantina berdasarkan risiko penyakit. “Kabupaten Mimika dipilih karena memiliki populasi sapi yang cukup besar. Data yang dihasilkan akan menjadi kunci pengambilan keputusan strategis di sektor peternakan,” lanjut Ardhiana. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Karantina Papua Tengah untuk memperkuat sistem biosekuriti dan memastikan wilayah tetap aman dari ancaman penyakit hewan berbahaya. Dengan langkah antisipatif ini, sektor peternakan di Papua Tengah diharapkan tumbuh lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan. (Jidan)   02 Agu 2025, 02:36 WIT
Pemprov Papua Canangkan HUT ke-80 RI dengan Jalan Santai dan Donor Darah Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua menggelar pencanangan resmi di halaman Kantor Gubernur Papua, Jumat (1/8/2025). Acara tersebut disambut antusias oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, pelajar, tokoh masyarakat, hingga komunitas olahraga. Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai, dilanjutkan senam bersama, donor darah, dan pembagian bendera merah putih kepada masyarakat sebagai bagian dari “Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih” yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Suzana Wanggai, yang memimpin langsung kegiatan ini, menekankan bahwa tema HUT RI ke-80 yaitu “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju” menjadi pengingat pentingnya kebersamaan untuk membangun Papua yang sehat, adil, dan sejahtera. “Kesejahteraan rakyat dimulai dari masyarakat yang sehat. Itulah kenapa kegiatan ini menyentuh sisi olahraga dan donor darah. Kesehatan adalah pondasi pembangunan,” ujar Suzana. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tidak melewatkan momentum demokrasi yang penting, yakni Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus 2025. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan hari tersebut sebagai hari libur resmi agar masyarakat bisa fokus datang ke TPS. “Gunakan hak suara sesuai hati nurani, jangan golput. Mari sukseskan PSU demi Papua yang lebih baik,” imbau Suzana Wanggai. (Jidan) 02 Agu 2025, 02:29 WIT
Pemprov Papua Serahkan 34 Unit Vsat Starlink dan 14 Indibiz untuk Yapen Papuanewsonline.com, Serui – Pemerintah Provinsi Papua terus menggenjot transformasi digital dan pemerataan akses internet di seluruh wilayah, khususnya di daerah terpencil. Pada kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Yapen, Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, secara simbolis menyerahkan bantuan 34 unit Vsat Starlink dan 14 perangkat Indibiz kepada pemerintah daerah setempat, Kamis (31/7/2025). Perangkat ini akan dipasang di titik-titik strategis seperti sekolah, puskesmas, kantor distrik, dan rumah ibadah yang selama ini mengalami kesulitan jaringan internet. Bantuan ini diharapkan mampu menunjang pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta mendukung kelancaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) di wilayah tersebut. “Saya harap perangkat ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Akses internet adalah kebutuhan mendasar, bukan lagi pelengkap. Ia menjadi tulang punggung pendidikan, layanan kesehatan, hingga pelaksanaan demokrasi yang transparan,” tegas Agus Fatoni. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri A. Yudianto, menjelaskan bahwa Vsat Starlink yang diberikan telah dilengkapi wallmount rack, router, dan access point agar stabil dan menjangkau luas. Sementara itu, perangkat Indibiz disiapkan khusus untuk menunjang Wi-Fi publik di rumah ibadah dan fasilitas sosial lainnya di daerah perkotaan Yapen. “Teknologi VSAT adalah solusi utama di tengah kondisi geografis Papua yang kompleks. Program ini akan kami lanjutkan di semua kabupaten/kota agar tidak ada satu pun masyarakat Papua yang tertinggal dari kemajuan digital,” ujarnya. (Jidan)   02 Agu 2025, 01:54 WIT
Pj Gubernur Tinjau Dapur MBG di Yapen: Ciptakan Generasi Sehat Lewat Makanan Bergizi Gratis Papuanewsonline.com, Serui – Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, meninjau langsung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (31/7/2025). Program ini dijalankan melalui tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi sejak Februari 2025, dan hingga kini telah menyuplai makanan sehat kepada lebih dari 3.955 pelajar di delapan sekolah di Serui. Kunjungan ini memperlihatkan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak Papua melalui penyediaan makanan sehat setiap pagi. Didampingi Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, Agus Fatoni meninjau langsung fasilitas dapur, proses produksi makanan, hingga sistem distribusinya. “Ini sangat membantu pemenuhan gizi anak-anak kita, sekaligus membangun generasi masa depan Papua yang sehat dan cerdas,” ujar Fatoni usai meninjau dapur MBG. Fasilitas dapur MBG dilengkapi dengan sarana lengkap, termasuk ruang produksi, ruang konsultasi gizi, ruang pemeriksaan makanan, dan ruang pengemasan yang dirancang dengan prinsip kebersihan dan higienitas tinggi. Fatoni juga memuji tata kelola dapur MBG yang telah mampu mendistribusikan makanan kepada ribuan anak sekolah antara pukul 06.00 hingga 09.00 WIT setiap harinya. Menurutnya, inisiatif ini dapat dijadikan model bagi kabupaten lain di Papua untuk mereplikasi program serupa, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan oleh pelajar dan keluarga mereka. “Sudah bagus. Mulai dari proses kedatangan bahan, pengolahan hingga pendistribusian sangat tertata dan bersih. Ini harus dijaga dan dikembangkan,” tambah Fatoni. Diharapkan dengan keberlanjutan program MBG, anak-anak Papua dapat tumbuh dengan status gizi yang lebih baik, prestasi akademik meningkat, dan angka ketidakhadiran sekolah menurun drastis. (Jidan)   02 Agu 2025, 01:48 WIT
PJ Gubernur Papua Kunjungi Puskesmas Kosiwo, Salurkan Susu dan Vitamin untuk Anak-anak Papuanewsonline.com, Serui – Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, bersama Penjabat Ketua TP PKK, Tyas A. Fatoni, melakukan kunjungan kerja penuh makna ke Puskesmas Kosiwo, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, pada Kamis (31/7/2025). Dalam lawatannya ke daerah terpencil tersebut, Fatoni membawa harapan dan bantuan langsung berupa 44.000 kelambu, 1.000 susu dan nutrisi anak, serta vitamin A dan B untuk balita, ibu hamil, dan remaja putri. “Semoga ini bermanfaat dan membuat kita semua makin sehat. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa jadi SDM Papua yang unggul, cerdas, dan berkarakter,” ujar Fatoni dalam sambutannya. Kunjungan ini menjadi simbol komitmen nyata Pemerintah Provinsi Papua dalam memperluas akses kesehatan hingga ke pelosok dan membangun fondasi kesehatan yang kokoh demi generasi masa depan Papua. Fatoni juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan wilayah sebagai syarat utama pembangunan. “Kondisi kondusif harus terus kita jaga. Kalau aman, pembangunan lancar, ekonomi bergerak, dan Papua semakin sejahtera,” imbuhnya. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, yang mengapresiasi perhatian Pemprov Papua terhadap kesehatan masyarakat di wilayahnya. “Kami punya 17 distrik dan setiap distrik memiliki Puskesmas. Kehadiran bapak gubernur sangat memotivasi dan menunjukkan bahwa Kosiwo juga penting bagi pembangunan Papua,” ucap Benyamin. Kunjungan ke Puskesmas Kosiwo ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari langkah nyata dan terukur dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer di Papua—khususnya daerah kepulauan dan terluar—guna memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari layanan dasar, terutama anak-anak dan ibu hamil. (Jidan)   02 Agu 2025, 01:40 WIT
Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga, Distrik Mimika Baru Gelar Pemeriksaan Gratis Keliling Papuanewsonline.com, Timika – Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis untuk seluruh warga. Program ini menyasar mereka yang belum memiliki akses layanan kesehatan memadai dan bertujuan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. “Kami ingin layanan kesehatan tidak hanya dinikmati mereka yang tinggal dekat fasilitas medis. Lewat program ini, kami turun langsung ke lapangan,” ujar Sekretaris Distrik Mimika Baru, Alan Jaya, saat membuka kegiatan, Kamis (1/8/2025). Program ini akan dilakukan secara berkala dan berpindah-pindah lokasi, menjangkau kampung-kampung di Distrik Mimika Baru. Pemeriksaan yang disediakan meliputi: Tensi darah Gula darah Kolesterol Pemeriksaan umum oleh tenaga medis Warga cukup membawa kartu identitas diri dan disarankan berpuasa ringan sebelumnya agar hasil pemeriksaan lebih akurat, khususnya untuk gula darah. “Kami ingin memutus mata rantai penyakit sejak dini. Harapannya, ini jadi langkah preventif sebelum warga jatuh sakit,” jelas Alan. Tenaga medis dari Puskesmas dan petugas kesehatan wilayah akan dikerahkan dalam pelaksanaan program ini. Informasi lokasi dan jadwal pemeriksaan akan disampaikan melalui pengumuman kampung dan media sosial resmi distrik. Alan juga mengajak warga untuk tidak ragu memeriksakan diri, serta mengajak para tokoh masyarakat untuk ikut menyebarkan informasi agar jangkauannya lebih luas. “Semakin awal penyakit diketahui, semakin besar peluang sembuh. Kesehatan adalah aset penting untuk kemajuan Mimika Baru,” tambahnya. Dengan semangat kolaboratif, ia berharap program ini menjadi contoh baik yang dapat diadopsi oleh distrik lain di Mimika. (Jidan)   01 Agu 2025, 22:51 WIT
Dukung Program 3 Juta Rumah, Pemda Mimika Gratiskan BPHTB dan PBG untuk Warga Berpenghasilan Rendah Papuanewsonline.com, Timika – Kabar gembira bagi masyarakat Mimika berpenghasilan rendah! Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmennya mendukung program nasional 3 Juta Rumah yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia. Salah satunya dengan memberikan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kepada warga yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Bupati Mimika Nomor 4 dan 5 Tahun 2025, sebagai bentuk konkret pemda dalam mendorong peningkatan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat yang kurang mampu. Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah, menyampaikan bahwa hingga akhir Juli 2025, sebanyak 168 warga Mimika telah menerima manfaat pembebasan BPHTB, dan jumlah ini terus bertambah setiap pekan. “Data kami laporkan langsung ke Kementerian Dalam Negeri setiap minggu. Ini menunjukkan bahwa pengawasan ketat dan program berjalan serius, bukan sekadar wacana,” ujar Dwi saat dikonfirmasi pada Kamis (1/8/2025). Program ini menyasar warga yang belum memiliki rumah dan memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya: Penghasilan maksimal Rp10,5 juta per bulan bagi yang belum menikah Maksimal Rp12 juta per bulan untuk yang sudah berkeluarga Luas rumah maksimal 36 meter persegi dan tanah maksimal 48 meter persegi (rumah swadaya) Lokasi bukan di atas lahan pertanian Sertifikat tanah atas nama sendiri dan dilampiri dokumen pendukung seperti slip gaji dan surat keterangan penghasilan dari kepala kampung Tak hanya pembebasan pajak, Pemda Mimika juga menyederhanakan prosedur pengajuan agar warga tidak kesulitan mengakses bantuan ini. “Kami ingin pastikan masyarakat mudah mengakses haknya. Jangan sampai hanya karena proses rumit, orang kecil tidak bisa punya rumah,” tegas Dwi. Langkah ini diharapkan mendorong percepatan pembangunan hunian layak di Mimika, sekaligus mendukung program nasional dalam mengurangi backlog kepemilikan rumah di Indonesia. Dengan sinergi antara pusat dan daerah, rumah bukan lagi mimpi—tapi hak yang nyata untuk setiap warga Mimika. (Jidan)   01 Agu 2025, 22:42 WIT
Prabowo Pimpin Rapat Ekonomi Strategis di Hambalang: Bahas Ketahanan Nasional Papuanewsonline.com, Bogor – Di tengah dinamika ekonomi global yang tak menentu, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penting bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Kamis (31/07/2025). Pertemuan strategis ini membahas arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depan, serta langkah konkret yang harus diambil untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan nasional. Dalam rapat tersebut, DEN melaporkan bahwa dunia saat ini berada dalam periode ketidakpastian ekonomi tertinggi dalam sejarah, yang dipicu oleh tensi geopolitik, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi dan pasar keuangan global. Meski tantangan membayangi, optimisme terhadap ketahanan ekonomi Indonesia tetap menguat. “Kita harus siaga, tapi jangan kehilangan arah. Justru dalam krisis seperti ini, bangsa besar menunjukkan kepemimpinannya,” ujar Presiden Prabowo dalam arahannya. Prabowo menekankan pentingnya antisipasi dini dan respon terukur terhadap perubahan global yang cepat. Ia menginstruksikan agar kebijakan ekonomi nasional difokuskan pada sektor-sektor strategis yang berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta penguatan daya beli masyarakat. Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan Indonesia dalam menjalin kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat, yang membuka peluang besar untuk peningkatan ekspor produk padat karya dan masuknya investasi baru. Langkah ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi domestik sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Presiden juga kembali menegaskan urgensi deregulasi dan penyederhanaan birokrasi, agar proses investasi lebih cepat dan efisien. Ia menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional menuju kemandirian dan daya saing tinggi. “Dunia berubah cepat. Kita tidak bisa berjalan lambat,” tegas Prabowo. Rapat ini menunjukkan komitmen pemerintahan Prabowo untuk secara aktif merespons tantangan global, sekaligus merumuskan kebijakan ekonomi nasional yang kokoh, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. (Ning)   01 Agu 2025, 21:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT