logo-website
Minggu, 08 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Ibadah Bersama di Gereja GKI Distrik Bolakme Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Minggu damai dan berkah, Satgas Yonif 641/Bru Pos Bolakme melaksanakan kegiatan ibadah Minggu bersama masyarakat dengan penuh suka cita di gereja GKI Jemaat Damai di kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, (11/05/2025).Ibadah bersama dengan warga masyarakat ini rutin dilaksanakan setiap minggu di gereja yang berada di Distrik Bolakme, kali ini Satgas Yonif 641/Bru melaksanakan ibadah bersama dan dilanjutkan silahturahmi dengan jemaat GKI di distrik Bolakme.Seperti dijelaskan Danpos Bolakme Lettu Inf Jhon Arthur Hamonangan Sinaga bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama dan juga untuk mempererat hubungan baik dengan masyarakat."Kami laksanakan ibadah bersama dilanjutkan dengan silahturahmi kepada masyarakat yang datang, hal ini dilaksanakan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama serta dapat menciptakan komunikasi humanis dengan lapisan masyarakat, khususnya di wilayah distrik Bolakme," Tambah Danpos."Dengan momen seperti ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dan terwujudnya suasana yang kondusif di wilayah distrik Bolakme ," tambahnya lagi.Bapak Nas Tabuni (51 th) selaku Gembala Gereja menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 641/Bru atas perhatiannya terhadap masyarakat Distrik Bolakme ."Kami dari Gereja GKI Damai distrik Bolakme merasa terharu walaupun kita berbeda rambut dan kulit tetapi kita punya darah dan hati tetap satu dan kami sangat senang kehadiran Bapak TNI setiap hari Minggu selalu menginjakan kaki di gereja GKI untuk beribadah dan silahturahmi dengan kami disini, terima kasih, Tuhan Memberkati," ungkapnya. PNO-12 12 Mei 2025, 18:10 WIT
Ini Sosok Tiga Pasangan Putra Putri Finalis Duta Pajak Daerah di Kabupaten Mimika Papuanewsonline.com, Timika- Tiga pasangan putra dan Putri asal tiga SMA di Mimika akan memperebutkan duta pajak Daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025, 9 Mei mendatang.Para finalis ini berhak masuk babak final duta pajak daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025,  setelah melewati babak semi final pada tanggal 5 Mei kemarin.Ketiga pasangan finalis ini diantaranya, Dirk JuniorJonthan Koibur dengan  Siti R A Rumbiak perwakilan dari SMA Negeri 1 dengan total nilai 57,46, dan Efraim Agustino W Zoanillo dengan Gracia Syalomita Rante Allo perwakilan dari SMAS YPPK Tiga Raja Timika dengan total nilai 56,13, serta Viantro Gibeone V Wamafma dan Nadine Pricillia Kalalembang mewakili SMA Kristen Shinging Stars dengan total nilai 55,03.Ketua Panitia pelaksana seleksi pemilihan duta pajak Daerah Tahun 2025, Darius Sabon membenarkan ketiga pasangan tersebut berhak melaju ke final yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Mei mendatang." Benar, ini para finalis yang berhak masuk final," ucap Darius di Timika, Minggu (11/5).Kata Darius, Penilaian dari hasil lomba tersebut  berdasarkan hasil keputusan dewan juri yang terdiri dari akademisi STIE Jambatan Bulan 3 Orang, praktisi pajak 3 Orang dan Entertaiment 3 Orang." Kami berharap Tiga besar finalis  ini, mempersiapkan diri secara baik untuk bersaing mengikuti ajang babak Final yang akan diselenggarakan pada tanggal 19 Mei mendatang di halaman kantor Bapenda Mimika," harap Darius.Kata Darius, Pasangan peserta yang juara satu akan dikontrak oleh Bapenda selama setahun untuk mempromosikan pajak daerah kepada masyarakat di Kabupaten Mimika.Dikatakanya, dalam ajang bergengsi ini, panitia pelaksana menyediahkan hadia  uang tunai bagi peserta juara 1 senilai Rp30.000.000, Juara 2 sebesaar Rp25.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp20.000.000.(red) 11 Mei 2025, 23:53 WIT
Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Gelar Kegiatan Humanis di Entrop, Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura — Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 menggelar kegiatan humanis bersama masyarakat di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, pada Sabtu (10/5).Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Syahrir Mahyuddin dengan diisi berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung, termasuk anak-anak. Beragam permainan, momen berbagi keceriaan, hingga dialog santai antara warga dan personel mewarnai suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pendekatan persuasif untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan di Tanah Papua."Kami percaya bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui tindakan represif, tetapi juga lewat pendekatan yang menyentuh hati masyarakat. Kehadiran kami di tengah-tengah warga, khususnya anak-anak, adalah bagian dari komitmen untuk membangun Papua yang damai dan harmonis," ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Salah satu warga Entrop, Yahya Numberi, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaku senang dengan kehadiran aparat kepolisian di lingkungan mereka.“Anak-anak sangat senang, apalagi diajak bermain dan diberi perhatian. Kami merasa lebih dekat dengan polisi,” ungkapnya.Selain itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik yang humanis dan berorientasi pada pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.“Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra. Pendekatan seperti ini penting untuk menjaga stabilitas serta meningkatkan rasa saling percaya,” tuturnya.Kehadiran Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 dalam kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga dan dinilai mampu menghadirkan rasa aman serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat setempat. PNO-12 11 Mei 2025, 18:09 WIT
Operasi Pekat Krakatau 2025, Polda Lampung dan Jajaran Berhasil Ungkap 100 Kasus Papuanewsonline.com, Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama seluruh jajaran berhasil mengungkap ratusan kasus selama pelaksanaan Operasi Pekat Krakatau 2025 yang berlangsung selama sepekan, mulai dari 1 hingga 8 Mei 2025. Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), seperti premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran miras ilegal, narkoba, serta kejahatan jalanan.Dari hasil rekapitulasi yang dihimpun Posko Operasi Pekat Krakatau 2025, tercatat sebanyak 224 target operasi (TO) dan non TO telah ditindak oleh Polda Lampung dan 15 Polres/Polresta jajaran. Dari jumlah tersebut, 81 pengungkapan masuk dalam kategori TO dan 85 pengungkapan non TO, sehingga total pengungkapan mencapai 166 kasus. Selain itu, dari sisi tempat kejadian perkara, berhasil diungkap 84 TO dan 74 non TO.Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajaran kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat. Ia mengatakan bahwa Operasi Pekat ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman menjelang Hari Raya Iduladha dan agenda nasional lainnya.“Target kami sekitar 200 kasus, dan hingga minggu pertama ini sudah berhasil kami ungkap lebih dari 100 kasus. Ini menunjukkan komitmen Polda Lampung dan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Helmy Santika, Jumat (9/5/2025).Ia menambahkan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala, khususnya menjelang momen-momen strategis nasional seperti pemilu, hari besar keagamaan, dan libur panjang.“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung merasa aman dan terhindar dari gangguan kriminalitas. Oleh karena itu, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif,” lanjutnya.Beberapa Polres yang menonjol dalam capaian ungkap kasus antara lain Polres Tulang Bawang dengan persentase keberhasilan 93,8 persen, serta Polres Pesisir Barat yang mencapai 100 persen pengungkapan untuk seluruh target. Sementara itu, Polda Lampung (Ditreskrimum) mengungkap 2 dari 16 TO (12,5%) dan 2 non TO.Dengan hasil ini, Polri berharap angka kriminalitas dan penyakit masyarakat dapat terus ditekan dan masyarakat semakin percaya terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. PNO-12 11 Mei 2025, 13:28 WIT
Satgas Yonif 641/Bru Berikan Snack Gratis Untuk Anak-Anak Papua Papuanewsonline.com, Memberamo Tengah - Merangkul dan membuat senang, Satgas Yonif 641/Bru Pos Kobakma membagikan makanan snack gratis kepada anak-anak Papua kampung Gimbis guna menambah asupan gizi di Distrik Kobakma, Kabupaten Memberamo Tengah, Papua Pegunungan, (10/05/2025).Kegiatan membagikan snack gratis kepada masyarakat yang dilakukan oleh personel Pos Kobakma ini juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta wujud nyata kepedulian dan kecintaan anggota Satgas Yonif 641/Bru kepada masyarakat di wilayah binaannya. Selain itu juga dapat meningkatkan kedekatan antara TNI dengan rakyat, sesuai jati dirinya bahwa TNI berasal dari Rakyat dan akan selalu membantu kesulitan masyarakat.Danpos Kobakma Letda Inf Ridho Ardiansyah menyampaikan bahwa kegiatan membagikan Snack secara gratis kepada masyarakat yang datang ke Pos maupun yang melintas di depan Pos ini, rutin dilakukan oleh personel Pos Kobakma sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.Disamping itu, kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar Pos yang masih sulit memenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makan.Dengan adanya kegiatan sosial yang dilakukan oleh personel Pos Kobakma Satgas Yonif 641/Bru, semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dimana kehadiran TNI selain memberikan rasa aman, juga rasa bahagia bagi masyarakat karena selalu membantu kesulitan masyarakat yang ada di sekitarnya.Adik Rio Pagawak (14 th) dan kawan-kawan yang merupakan anak Orang Asli Papua kampung Gimbis sangat berterima kasih telah mendapatkan pembagian makanan snack secara gratis yang dilakukan oleh Pos Kobakma Satgas Yonif 641/Bru. PNO-12 11 Mei 2025, 13:23 WIT
Polda Jabar Tangkap 145 Pelaku Premanisme Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025 Papuanewsonline.com, Jabar - Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap 145 pelaku premanisme dalam pelaksanaan Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang digelar sejak 1 Mei lalu. Operasi ini memang menyasar aksi-aksi premanisme yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Jabar. Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H. mengatakan, berdasarkan data hingga hari kedelapan, 36 dari 145 adalah yang sudah ditargetkan. Sebab, sebelumnya ada 44 yang sudah ditargetkan oleh penyidik.  “36 dari 44 target operasi berhasil diungkap atau setara dengan 81,82 persen dari total target yang ditetapkan,” ujar Irjen Rudi Setiawan, Jumat (9/5/25).Menurutnya, kepolisian juga mengamankan 109 pelaku non-target dan mencatat 98 korban. Selain itu, Polda Jabar sudah menangani 99 kasus premanisme yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, hingga kawasan sengketa tanah dan hiburan malam.Beragam barang bukti berhasil disita, antara lain 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 ponsel, 46 dokumen, dan uang tunai sebesar Rp 1.320.500. "Operasi ini melibatkan 935 personel, terdiri dari 185 anggota Polda dan 750 anggota dari satuan wilayah jajaran,” ujar Kapolda.Ditegaskan Kapolda Jabar, operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.“Polda Jabar serius dan konsisten dalam menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan melalui kegiatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Kami juga menyasar pelaku-pelaku yang beroperasi secara digital,” jelasnya.Ia menambahkan, Polda Jabar berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Selain itu, membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar lebih berani melapor bila mengalami atau menyaksikan aksi premanisme."Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat,” ungkapnya.Selama pelaksanaan Operasi Pekat II, Ditreskrimum Polda Jabar bersama satuan wilayah juga berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi. Di antaranya, pengungkapan praktik pungli di Pasar Caringin Kota Bandung yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang memaksa sopir kendaraan niaga membayar uang parkir tanpa dasar hukum, serta aksi premanisme penjualan minuman secara paksa. Di Ciamis, Polisi menangkap sekelompok pelaku yang melakukan kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadan, yang sempat viral di media sosial.Selain itu, dalam unjuk rasa Hari Buruh (Mayday) di Taman Dago Kota Bandung, seorang mahasiswa diamankan karena membawa senjata tajam dan tongkat pemukul serta terjadi pengrusakan berat yang dilakukan 3 pelaku terhadap mobil patroli milik Polsek Kiaracondong dan tersangka kini ditahan di Mapolda Jabar. Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menuturkan, di wilayah Subang premanisme juga terungkap di kawasan industri Smartpolitan dan pabrik keramik, di mana sopir logistik dipaksa membayar pungutan keamanan fiktif. Kasus serupa terjadi di Pasar Bogor, dengan modus penjualan kue secara paksa kepada pedagang, yang dilakukan oleh pelaku dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan pungli. Bahkan, praktik pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam juga berhasil dibongkar di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor. PNO-12  11 Mei 2025, 13:19 WIT
2 Orang Ditangkap Terkait Jaringan Penjualan Konten Pornografi Anak Lewat Telegram Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran konten pornografi anak yang diperjualbelikan melalui media sosial Telegram. Dalam operasi penegakan hukum ini, dua tersangka berinisial M.M dan F ditangkap di lokasi berbeda setelah terbukti mengelola grup berisi ribuan konten pornografi anak dan dewasa.Tersangka M.M., yang ditangkap pada Maret 2025 di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, diketahui mengelola 12 grup Telegram dengan ratusan anggota per grup. Melalui akun Telegram @asupan_croot dan @asupan_croot01, M.M. menjual akses ke grup tersebut dengan tarif Rp 25.000 hingga Rp 100.000 per anggota. Dari tangan tersangka, penyidik menyita dua unit handphone dan satu laptop yang berisi ribuan foto dan video pornografi anak sesama jenis.Sementara itu, tersangka F ditangkap di Kabupaten Sidenreng Rappang (SIDRAP), Sulawesi Selatan. Ia terbukti menjual akses ke grup dan channel Telegram bernama @Tmexx Store dan @BKPIND, yang memiliki puluhan ribu subscriber. Harga akses ke grup tersebut bervariasi antara Rp 49.000 hingga Rp 299.000. Dari penggeledahan, penyidik menyita tiga unit handphone yang menyimpan ribuan konten pornografi anak dan dewasa.Kasatgas Pornografi Anak Online Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol. Jeffri Dian, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi anak-anak dari kejahatan berbasis digital.“Kami tidak akan beri ruang bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak di ranah digital. Penyebaran konten semacam ini sangat merusak dan melukai masa depan generasi bangsa. Kami akan terus mengejar jaringan-jaringan semacam ini sampai ke akar-akarnya,” tegas Kombes Pol. Jeffri Dian.Kedua tersangka kini ditahan di Rutan Bareskrim Polri dan dijerat dengan Pasal 45 Ayat (1) juncto Pasal 27 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE dan/atau Pasal 29 juncto Pasal 4 Ayat (1) dan/atau Pasal 37 juncto Pasal 11 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Ancaman pidana mencapai 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp 6 miliar.Polri juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada eksploitasi seksual anak secara online. PNO-12 11 Mei 2025, 13:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT