logo-website
Rabu, 04 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
KPU Gelar Bimbingan Teknis dan Uji Coba Sirekap Papuanewsonline.com, Masohi - KPU Provinsi Maluku melaksanakan kegiatan bimbingan teknis dan uji coba Sirekap di Ballroom Natsepa Hotel, Suli, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (21/10/2024).Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol Ronald Refli Rumondor S.IK, saat menghadiri kegiatan berharap para peserta dapat bekerja maksimal dan tetap obyektif."Agar pengalaman buruk yang pernah terjadi saat Pemilu kemarin tidak lagi terulang yang mana Sirekap itu dibully dan dicemooh oleh berbagai pihak," harap Kombes Ronald.Ia mengungkapkan, pada pelaksanaan Pilkada, aparat kepolisian hanya berperan untuk mengamankan seluruh pentahapan hingga pencoblosan suara di TPS sampai pada perhitungan dan penetapan hasil."Tugas kita hanya mengamankan dan juga melaksanakan patroli untuk memantau situasi kamtibmas saat pencoblosan nanti," ucapnya.Kepada seluruh pihak terkait, dalam hal ini KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu selaku pengawas maupun instansi lainnya diharapkan untuk selalu berkoordinasi dengan kepolisian apabila ditemukan kendala di lapangan."Kami sangat harapkan kepada para penyelenggara yang ada di TPS agar dapat berkordinasi dengan anggota Polri yang bertugas sehingga apabila ada kendala atau permasalahan yang dapat menghambat proses pencoblosan di TPS dapat dibantu personel kami yang laksanakan PAM di TPS tersebut," pintanya.Kepada para PPK, Kombes Ronald mengaku semuanya memiliki pilihan masing-masing. Namun ia mengharapkan kepada semuanya agar tetap bekerja secara profesional. "Sehingga tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu atau menghambat kelancaran proses pencoblosan dan perhitungan suara di TPS masing-masing nanti," katanya mengingatkan. PNO-12 22 Okt 2024, 19:03 WIT
Kapolres Buru Lakukan Operasi Pencarian Orang Hilang dari Kapal Cantika 8F Papuanewsonline.com, Buru - Kejadian melompatnya seseorang dari Kapal Cantika 8F pada tanggal 20 Oktober 2024 telah mengundang perhatian masyarakat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.45 WIT di laut Buru pada koordinat 03°19762"LS-127°12'00"BT. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan individu tersebut dan menuntut tindakan cepat dari pihak berwenang.Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, adalah seorang pemimpin yang berkomitmen terhadap keselamatan masyarakat. Beliau memiliki latar belakang yang kuat dalam pengendalian situasi darurat dan penegakan hukum. Peranannya sangat vital dalam mengarahkan operasi pencarian dan memastikan bahwa semua langkah diambil secara efektif dan efisien.Satuan Polisi Air (Sat Pol Air) Polres Buru Bersama Basarnas Namlea segera dikerahkan untuk melakukan pencarian. Mereka menggunakan berbagai alat dan sumber daya untuk menemukan orang yang melompat tersebut. Operasi pencarian ini melibatkan penyisiran area sekitar lokasi kejadian dengan seksama.Operasi pencarian berfokus di laut Buru, yang memiliki koordinat yang tepat di 03°19762"LS-127°12'00"BT. Lokasi ini dikenal dengan arus yang kuat, sehingga penyisiran harus dilakukan dengan hati-hati. Tim pencari terus berkoordinasi untuk memastikan cakupan area yang komprehensif.Menurut keterangan bapak JEFTA FALIAND RISAMASU Nachoda KM. CANTIKA LESTARI 8F bahwa pada Hari minggu tanggal 20 oktober 2024 pukul 03.58 Wit, ia mendapat info dari penumpang, jika ada salah satu penumpang KM. CANTIKA LESTARI 8F yang lompat dilaut, seketika itu juga Nachoda Kapal menanyakan beberapa penumpang yang melihat kejadian tersebut. Setelah memastikan bahwa informasi tersebut betul, nahkoda kapal mengarahkan piket juru mudi melakukan pencarian disekitar lokasi kejadian dengan memutar haluan kapal mengitari lokasi kejadian, karena tidak menemukan korban, kapal melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan Namlea Kab Buru.Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan, dan tim belum mendapatkan hasil yang diharapkan. Komunikasi dengan masyarakat lokal juga diperkuat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Langkah selanjutnya akan menentukan apakah metode pencarian lain diperlukan untuk meningkatkan kemungkinan penemuan korban.Sementara itu Sat Reskrim akan menganbil Keterangan Kepada Nahkoda Kapal Cantika 8F serta para ABK kapal yang jaga pada saat kejadian. PNO-12 22 Okt 2024, 18:50 WIT
Polres Puncak Jaya Terima Laporan Tentang Kejadian Penembakan Oleh OTK Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Personel Puncak Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tentang kejadian Penembakan terhadap 1 (satu) orang warga sipil oleh OTK di Distrik Pagaleme, Kab. Puncak Jaya.Peristiwa ini terjadi pada Senin (21/10/2024), dan dari peristiwa penembakan tersebut, Polres Puncak Jaya telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui terjadinya penembakan tersebut guna mengidentifikasi pelaku dan motif kekerasan menggunakan senjata api yang menyebabkan korban meninggal dunia.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa penembakan tersebut."Pukul 18.50 wit, Keponakan korban yang bernama Noval (17) datang melapor ke Mako Polres Puncak Jaya bahwa telah terjadi penembakan terhadap masyarakat sipil Oleh OTK didalam Kios kompleks Kuburan 7, Kamp. Pagaleme, Distrik Pagaleme Kab. Puncak Jaya,” ucap Kabid Humas Polda Papua. Dan ditempat terpisah Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa saat sebelum kejadian tersebut, ada 2 (dua) orang berdiri di depan Kios dengan gerak-gerik yang mencurigakan, kemudian saksi menyuruh korban untuk menutup kios, tetapi tidak dihiraukan oleh korban."Pada saat saksi sedang menunduk untuk mengambil uang di dalam karton guna dihitung, tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api sebanyak 3 (tiga) kali yang mana saat itu langsung mengenai korban Jamaluddin Alias Dg Eppe dan korban langsung terkapar di samping kursi dengan wajah yang sudah berlumuran darah," ujarnya.Ia menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut Anak korban mengirimkan pesan suara Via Whatsap ke group keluarga, yang mana berisi tangisan anak korban dan teriakan "bapak bapak" sedangkan istri korban berlari ke luar kios untuk meminta pertolongan.“Berselang beberapa menit kemudian, datang adik Korban Muhammad Arief dari rumahnya menuju rumah korban (TKP), dan keponakan korban disuruh oleh keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian,” jelas Kapolres.Kapolres Puncak Jaya juga menambahkan bahwa situasi keamanan di Kota Mulia Kab. Puncak Jaya pasca kejadian penembakan masih aman terkendali, Polres Puncak Jaya meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mengantisipasi tidak terjadi gangguan keamanan yang sama oleh OTK.“kepada masyarakat di sekitar Kota Mulia, agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang meresahkan yang dapat mengganggu situasi keamanan,” tambahnya.Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, ketika melihat adanya orang-orang yang mencurigakan agar segera menginformasikan ke Pihak Kepolisian sehingga Anggota Polres dapat melakukan tindakan segera untuk memcegah terjadinya kekerasan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban masyarakat. PNO-12 22 Okt 2024, 13:55 WIT
Personel Terbaik Polri Masuk Kabinet Merah Putih Papuanewsonline.com, Jakarta - Dua putra terbaik Polri yakni Agus Andrianto dan Purwadi Arianto dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto masuk Kabinet Merah Putih. Keduanya kini telah menyelesaikan statusnya dari Korps Bhayangkara.Untuk diketahui Agus Andrianto saat ini menjadi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sebelumnya, pria kelahiran Blora 16 Februari 1967 ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Sementara Purwadi Arianto dipercaya untuk menduduki jabatan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Purwadi sebelumnya menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan telah dikeluarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 99/Polri/Tahun 2024 tentang Pemberhentian Dengan Hormat Perwira Tinggi Polri untuk Agus Andrianto."Dalam Surat Keppres tersebut telah diputuskan memberhentikan dengan hormat dari dinas Polri bapak Agus Andrianto terhitung mulai tanggal 19 Oktober 2024 dengan hak pensiun Polri," kata Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (21/10/2024).Sementara untuk Purwadi Arianto kata Brigjen Trunoyudo sudah memasuki masa purna tugas per 2 Oktober 2024. "Bapak Agus Andrianto dan bapak Purwadi Arianto keduanya merupakan putra terbaik Polri. Terima kasih atas jasa dan pengabdian selama menjadi Bhayangkara Polri. Tentunya Polri juga ucapkan selamat mengemban tugas dan amanah baru untuk kemajuan bangsa dan negara," tandas Trunoyudo. PNO-12 22 Okt 2024, 13:49 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Amankan Penyuplai Amunisi Kepada Pimpinan KKB Paniai, Jemmy Magai Yogi Papuanewsonline.com, Nabire - Satgas Ops Damai Cartenz-2024, Berhasil Menangkap Maais Herlik Imburi “80 tahun” “Krinsten”, Alamat Jl. Pemuda Rt.5, Rw.1 Oyehe, Nabire, Papua Tengan yang merupakan pelaku Penyuplai Amunisi kepada Pimpinan KKB Paniai, (Kepala Staf Angkatan Darat WPA Divisi II Pemka IV Paniai) Jemmy Magai Yogi, Di Nabire Papua Tengah pada Hari Sabtu 19 Oktober 2024.Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani., Saat di kofirmasi membenarkan adanya penagkapan tersebut.Menurut Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Pelaku Penyuplai Amunisi kepada Pimpinan KKB Paniai itu ditangkap di Nabire berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan Penyidik satgas Ops Damai Cartenz-2024 terhadap Pimpinan KKB Paniai, Jemmy Magai Yogi.“Sebelumnya Tim Kami telah penangkap Pimpinan KKB Paniai, Jemmy Magai Yogi, yang merupakan Kepala Staf Angkatan Darat West Papua Army (WPA) Divisi II Pemka IV Paniai pada Rabu, 16 Oktober 2024, pukul 16.16 WIT di depan Kantor DPRD Kabupaten Dogiyai sehingga Proses Penyilidakan Kami Lalukan hingga kami berhasil menagkap penyuplai Amunisi yaitu Maais Herlik Imburi di Nabire”, Ungkap Brigjen Pol Faizal Ramadhani.Selain itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno., dalam keteranganya Ketika di kofirmasi mengatakan bahwa, penangkapan terhadap Maais Herlik Imburi Pelaku Penyuplai Amunisi kepada Jemmy Magai Yogi pada hari sabtu 19 oktober 2024 di nabire.“Dari Penagkapan ini kami berhasil mengamankan barang bukti berupa ;1. 2 unit HP merek Oppo A5 dan Nokia 105, 2. 1 Unit Motor Mio M3 125 Warna hitam list Merah, Kuning dan Putih, 3. Amunisi sebanyak 55 butir yang terdiri dari amunisi Kaliber 5,56 sebanyak 37 butir dan amunisi Kaliber 38 sebanyak 18 butir, 4. 2 buah ban lengan bercorak bintang kejora, 5. 1 buah Doka berwarna silver, 6. 1 buah KTA PDIP berwarna merah an Irke Irma Imburi, 7. 33 butir peluru Senapan Angin jenis PCP, 8. 1 buah kartu BPJS an MAIS IMBURI,9. 2 buah kartu ATM bank papua,10. 1 buah obeng bunga,11. 1 buah dompet berwarna hitam, 12. 1 buah kater,13. 20 lembar KTA ojek,14. 1 buah kalung kerrang,15. 1 buah kunci motor susuki, 16. Sejumlah uang yang terdiri dari mata uang Rupiah, mata uang Ringgit Malaysia, mata uang Qatar, mata uang Korea dan mata uang filipina.Kombes Pol Dr. Bayu Suseno., Menambahkan, pelaku telah diamanakan di Posko Ops Damai Cartenz-2024 di Nabire Papua Tengah dan Tengah menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Ops Damai Cartenz-2024.“Pelaku penyuplai Amunisi yaitu Maais Herlik Imburi kini Tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik kami untuk mempertanggungjawbkan perbuatanya di hadapan Hukum.” Tutup Kombes Pol Dr. Bayu Suseno. PNO-12 21 Okt 2024, 21:22 WIT
Tangkap KKB di Yahukimo, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Amankan Uang Rampasan Kepala Kampung Papuanewsonline.com, Yahukimo – Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap KKB Enes Dapla bersama dua rekannya di Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu, 19 Oktober 2024, sekitar pukul 16:55 WIT.Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membenarkan penangkapan tersebut. Dalam keterangannya, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengungkapkan bahwa KKB Enes Dapla dan Dua rekanya ditangkap bersama uang rampasan yang diduga berasal dari Kepala Kampung. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli senjata api dan amunisi."KKB Enes Dapla dan dua rekannya ditangkap saat berboncengan menggunakan motor Beat hitam melintasi perempatan jalan menuju Jalan Gunung, Yahukimo," ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa penangkapan terjadi saat KKB KKB Enes Dapla dan dua rekannya sedang melakukan perampasan uang Kepala Kampung. Mereka diduga akan menggunakan uang tersebut untuk pembelian senjata dan amunisi."Dari tangan para pelaku, ditemukan barang bukti berupa uang dan surat edaran berisi instruksi penggalangan dana dari Desa untuk mendukung Papua Merdeka dan pembelian senjata dan Amunisi serta satu buah motor Beat hitam. “Untuk Surat edaran yang ditemukan, diketahui ditandatangani oleh Elkius Kobak, yang merupakan pimpinan KKB Kodap XVI Yahukimo," jelas Kombes Pol Dr. Bayu Suseno.Saat ini, penyelidikan terhadap Enes Dapla dan dua rekannya masih berlangsung di Posko Satgas Ops Damai Cartenz-2024 wilayah Yahukimo. PNO-12 21 Okt 2024, 21:16 WIT
Ini Perkembangan Kasus Pengerusakan 2 Unit Mobil di Depan Kantor PT. Media Redaksi Jubi Papuanewsonline.com, Jayapura – Polisi telah melakukan penyelidikan kasus pengerusakan dua unit mobil di depan Kantor PT. Media Redaksi Jubi.Aksi pengerusakan tersebut terjadi pada Rabu (16/10) sekitar pukul 02.30 WIT. Dari rekaman CCTV terlihat pelaku berjumlah dua orang yang melemparkan dua buah benda sehingga menyebabkan kebakaran 2 unit kendaraan roda 4 yang terpakir di depan kantor PT. Media Redaksi Jubi.Saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian kasus tersebut dan telah meminta keterangan empat orang saksi.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Adi Prabowo mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. "Kasus ini masih kami selidiki, pelakunya belum kita ketahui," kata Kabid Humas Polda Papua, di Jayapura, Minggu (20/10).Untuk mengungkap pelaku Polisi telah mencari dan mengumpulkan bukti petunjuknya yang salah satunya adalah rekaman CCTV untuk selanjutnya dilakukan analisa oleh tim dari Bidlabfor Polda Papua dengan mengambil sampel di TKP untuk mengetahui kandungan Zat Adesive yang sedang di olah di Puslabfor Polri. "Sampai dengan saat ini penyidik Gabungan Polda Papua masih terus melakukan penyelidikan di lapangan guna mengungkap kejadian tersebut," ungkap Kombes Benny.Kabid Humas meminta agar masyarakat dapat menunggu hasil proses penyelidikan yang dilakukan penyidik."Kami meminta masyarakat agar proses penyelidikan dapat ditunggu hasilnya dan Kami berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mengungkap pelaku dan motif," tutup Kabid Humas. PNO-12 21 Okt 2024, 21:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT