Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Polri Kenalkan 30 Unit Robot Canggih Saat Defile Hari Bhayangkara Ke-79
Papuanewsonlone.com, Jakarta-, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat momen bersejarah dengan memperkenalkan 30 unit robot canggih dalam defile syukuran Hari Bhayangkara ke-79 di Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (1/7/2025).Terdiri dari 10 robot humanoid, 13 robodog (quadruped), dan 7 robot penjinak bom, kehadiran ini menandai dimulainya Fase Sosialisasi & Demonstrasi Publik (2025-2026) menuju transformasi digital Polri.Berdasarkan paparan Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, robot-robot ini dirancang untuk fungsi spesifik: humanoid berfokus pada interaksi publik dan edukasi, robodog untuk pemantauan area kompleks serta deteksi bahaya, sementara robot penjinak bom menyasar penanganan bahan peledak di lokasi berisiko. Implementasi teknologi akan berjalan dalam tiga fase terstruktur. Fase pertama (2025-2026) mencakup partisipasi dalam Hari Bhayangkara dan penyediaan unit demo di Museum Polri, Humas Mabes, serta Pusat Edukasi Polri. Fase kedua meliputi pelatihan personel dan riset bersama universitas mitra, sedangkan fase ketiga berupa uji coba terbatas di Samsat, SPKT, dan gedung Mabes/Polda dengan fokus layanan informasi dan edukasi publik. Masyarakat menyambut antusias parade robot ini, terbukti dari sorak gemuruh ribuan warga di Monas. "Ini bukti Polri beradaptasi dengan zaman. Saya optimistis teknologi ini akan tingkatkan keamanan kita," ujar Rina (28), salah satu pengunjung.Anak-anak terlihat antusias berinteraksi langsung dengan robot humanoid. Polri menegaskan tiga pilar utama dalam pengembangan robotik: prinsip non-militer (fokus layanan publik), transparansi (pelaporan perkembangan berkala), dan kemanusiaan (robot sebagai pendukung personel). Irwasum Polri menekankan bahwa kehadiran robot masih bersifat demonstratif dan edukatif, dan dalam tahap menyesuaikan kebutuhan lapangan dengan teknologi.Sementara Dr. Yohanes Kurnia Widjaja, Direktur Utama PT SARI Teknologi, menyatakan seluruh robot masih dalam tahap riset dan pengembangan, khususnya peningkatan daya tahan cuaca ekstrem. "Robodog generasi awal mampu bertahan 8 jam, tapi kami menargetkan peningkatan hingga 24 jam. Untuk humanoid dan robot bom, uji stabilitas sensor dalam kondisi basah atau berdebu masih berlangsung," jelasnya. Kehadiran robot dalam peringatan ini bersifat simbolis sebagai wujud komitmen Polri terhadap transformasi digital. Semua unit masih dalam pengembangan dan belum berstatus operasional, namun menjadi penanda awal menuju smart policing yang berorientasi pada keselamatan warga dan efisiensi tugas.(red)
02 Jul 2025, 09:16 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Peringatan HUT ke 79 Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Maluku
- Kepolisian Daerah Maluku menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
Bhayangkara yang ke-79 di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon,
Selasa (1/7/2025). Upacara Hari Lahir Polri ini
dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Eddy
Sumitro Tambunan, M.Si. Sementara bertindak sebagai komandan upacara yaitu AKBP
Dennie Andreas Dharmawan, S.IK, Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Maluku. Peringatan hari Bhayangkara turut
dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura dan Forkopimda
Maluku, Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H dan seluruh
Pejabat Utama Polda Maluku bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,
dan stakeholder terkait lainnya. Kapolda Maluku, dalam
sambutannya, menyampaikan, menjelang HUT ke-79 Bhayangkara, Polda Maluku
bersama Polres Jajaran telah melakukan sejumlah kegiatan bantuan sosial.
Seperti bedah rumah, bakti kesehatan, bakti religi dan kegiatan lainnya. "Aksi sosial yang kami laksanakan
sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, dan selaras dengan tema
peringatan hari Bhayangkara yaitu "Polri untuk masyarakat","
ungkapnya. Selain beragam aksi sosial
kemanusiaan, Polda Maluku juga melakukan sejumlah kegiatan untuk mendukung program
Asta Cita Pemerintah. Polda Maluku menyelenggarakan 4 program ketahanan pangan
diantaranya program pekarangan pakan bergizi, program pemanfaatan lahan
produktif, program pengawasan distribusi, dan program rekrutmen personil dengan
kompetensi pertanian, perikanan, peternakan, gizi dan kesehatan masyarakat. "Untuk mendukung program
makan bergizi gratis Polres jajaran dan Polda Maluku telah menyalurkan sebanyak
32.642 paket makanan bergizi gratis dengan sasaran mulai dari SD SMP SMA dan
Posyandu," ujarnya. Tak hanya itu, untuk mendukung
Program Presiden, Polda Maluku juga melakukan pembangunan Stasiun Pelayanan
Pemenuhan Gizi (SPPG). Di sisi lain di bidang
peningkatan pelayanan publik, Polda Maluku pun melakukan Inovasi dan terobosan
di antaranya revitalisasi 4 pilar yaitu antara Pemda, TNI-Polri dan tokoh agama
serta tokoh masyarakat. Dalam hal pelayanan publik, Polda
Maluku juga melakukan penguatan layanan hingga ke desa-desa terpencil dengan
pendekatan yang humanis dan dengan program digitalisasi terbatas. Peringatan ke-79 Hari
Bhayangkara, lanjut Kapolda, menjadi momen yang tepat bagi personil Polda
Maluku untuk merepresentasikan diri terhadap kinerja yang telah dilakukan
selama ini. Sejauh mana mampu mengemban amanah yang dipercayakan oleh
masyarakat dan negara "Kepada seluruh personel
Polda Maluku agar terus tingkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
tampilkan sikap dan keteladanan sebagai Abdi utama daripada nusa dan
bangsa," pinta Kapolda. Personel Polda Maluku juga
diminta untuk dapat mencegah konflik-konflik sosial di masyarakat yang
berpotensi menjadi kejahatan yang berdampak pada kontijensi. Pencegahan
dilakukan melalui kegiatan cooling system, patroli dan penegakan hukum serta
respon cepat. "Tindaklanjuti segera
laporan masyarakat yang memerlukan pelayanan, perlindungan, dan pelayanan
kepada masyarakat. Tingkatkan soliditas dan sinergitas TNI Polri Pemda dan
unsur lainnya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tegasnya. Sebelum menutup amanahnya,
Kapolda menyampaikan selamat hari Bhayangkara ke-79 kepada segenap anggota
Polri, khususnya personil Polda Maluku dan Polres jajaran di manapun mereka
bertugas. "Laksanakan tugas dan
kewajiban kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat dengan
memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara,"
tutupnya. Pada momen upacara hari
Bhayangkara ke-79, Presiden RI Prabowo Subianto, memberikan penganugerahan
tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararia kepada anggota Polri berdasarkan
surat keputusan nomor 50 Tahun 2025. Mereka dinilai telah berjasa besar dengan
keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan yang luar biasa melampaui panggilan
kewajiban yang disumbangkan untuk kemajuan dan pengembangan kepolisian, tidak
pernah cacat selama bertugas di kepolisian. Dari ratusan anggota Polri yang
mendapatkan Bintang Bhayangkara Nararia tersebut, satu diantaranya personel
Polda Maluku, yaitu Kompol. Raymond A. Latuihamalo, PS. Kasubdit V Dit Intelkam
Polda Maluku. Selain Bintang Bhayangkara
Nararia, Presiden juga memberikan penghargaan Satya Lencana Pengabdian kepada
sejumlah personel Polda Maluku berdasarkan surat keputusan nomor 34 tahun 2025.
Mereka dinilai telah menjalankan tugas pokok dengan menunjukan etika profesi
secara terus menerus selama 8 tahun, 16 tahun, 24 tahun atau 32 tahun, sehingga
dijadikan teladan bagi anggota Polri yang lain.
Para penerima Satya Lencana
Pengabdian yakni Iptu Abdul Hafid S, Panit Unit PJR Ditlantas Polda Maluku
mendapatkan Satya Lencana Pengabdian 24 Tahun; Aipda Dolfian Picauly, Banit
Unit 2 Subdit VIP Ditpamobvit Polda Maluku mendapatkan Satya Lencana Pengabdian
16 Tahun; Brigpol Fajrul Fauzi Akbar, Banum Urkeu Subbag Renmin Satbrimob Polda
Maluku mendapatkan Satya Lencana Pengabdian 8 Tahun. (Red)
01 Jul 2025, 23:41 WIT
Longboat Yang Ditumpangi Mahasiswa KKN UGM Terbalik di Malra, 2 Meninggal
Papuanewsonline.com, Tual, - Kecelakaan laut terjadi di perairan kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Selasa (1/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIT.Satu unit longboat berpenumpang 12 orang, 7 diantaranya mahasiswa KKN dari Universitas Gajah Mada (UGM), terbalik. 2 mahasiswa ditemukan tewas.Korban meninggal dunia yaitu Septian Eka Rahmadi (21 Tahun) dan Bagus Adi Prayogo (21 Tahun).Sementara 5 mahasiswa yang ditemukan selamat, 3 diantaranya tengah di rawat di Rumah Sakit. 2 mahasiswa dirawat di RS Karel Satsuitubun. Mereka yaitu Muhammad Arva Sagara (21 Tahun) dan Ridwan Rahadian (21 Tahun). Sementara seorang lainnya yaitu Afifudin Baliya (24 Tahun) dirawat di RS Hati Kudus Langgur. Sedangkan 2 mahasiswa selamat lainnya yang dalam kondisi baik yaitu Deren dan Pratista Halimawan."Longboat yang terbalik ini mengangkut 12 orang. Lima masyarakat, dan tujuh mahasiswa KKN UGM," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.I.K., M.H.Kecelakaan laut berawal saat longboat naas ini bergerak dari Pulau Wearhu hendak menuju Ohoi/Desa Debut, Kecamatan Manyeu, Kabupaten Malra.Di tengah perjalanan, longboat tersebut terbalik.(red)
01 Jul 2025, 23:43 WIT
Besok, DPR Terima 1 Nama Calon Dubes Untuk AS
Papuanewsonline.com, Jakarta-, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membeberkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto akan mengirim satu nama calon Dubes RI di Amerika Serikat (AS) ke DPR pada Rabu (2/7/2025) besok. Selain Dubes RI untuk AS, ada beberapa nama calon dubes lain yang juga akan diserahkan."Menurut informasi dari Menteri Sekretaris Negara, bahwa, terutama duta besar beberapa negara sahabat, termasuk Amerika Serikat. besok akan dikirim ke DPR. Dan kita akan proses sesuai mekanisme yang berlaku di Komisi I," ujar Dasco di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025). "Satu nama (yang diserahkan)," sambungnyaSaat ditanya apakah sosok yang dimaksud adalah eks Mendag Muhammad Luthfi atau bukan, Dasco membantahnya."Bukan, bukan, bukan. Nanti besok biar Komisi I, ini ada pimpinan Komisi I akan menjelaskan kepada pers terhadap duta besar negara sahabat yang dikirim oleh pemerintah kepada DPR," jelas Dasco.Dasco menyebut nama calon Dubes AS dan dubes lainnya bakal diproses melalui mekanisme yang ada.Sebab, jangka waktu pada masa sidang DPR kali ini pendek. "Kita akan usahakan secepatnya, agar dapat segera dilantik pada selesai masa sidang yang saat ini," imbuhnya.Diketahui, posisi Dubes AS telah kosong lama, yakni sejak 2023 lalu. Sosok terakhir yang menjadi Dubes AS adalah Rosan Roeslani.(Hen)
01 Jul 2025, 21:58 WIT
Jelang HUT Ke-79 Bhayangkara Polda Maluku Gelar Doa Bersama
Papuanewsonline.com, Maluku
- Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara, Kepolisian Daerah
Maluku menggelar kegiatan doa bersama yang bertempat di Loby Lantai 1 Markas
Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (30/6/2025).Doa bersama dihadiri langsung
Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si. Ia didampingi
Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.IK., M.H, bersama Irwasda Polda
Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol S.IK. Turut hadir seluruh pejabat
utama Polda Maluku bersama perwakilan personel dari masing-masing satuan kerja
Polda Maluku. Pelaksanaan doa bersama di pimpin
langsung oleh perwakilan para tokoh agama dari Islam, Kristen Protestan,
Kristen Katholik dan Hindu. Kapolda mengajak seluruh personel
Polda Maluku untuk selalu bersyukur dan berdoa agar Polri semakin Presisi dalam
melayani masyarakat.
"Semoga Polri, khususnya
Polda Maluku ke depan semakin Presisi, dan selalu memberikan yang terbaik
kepada masyarakat," harapnya.
01 Jul 2025, 18:04 WIT
621 Personel Polda Maluku Dinaikan Pangkat, Ini Pesan Kapolda
Papuanewsonline.com, Maluku
- Sebanyak 621 personel Polda Maluku dan Polres/ta jajaran dinaikan pangkat
satu tingkat lebih tinggi oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro
Tambunan, M.Si. Dari jumlah itu, 2 diantaranya
merupakan ASN Polda Maluku yang dinaikan pangkat periode 1 Juli 2025 atau Hari
Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara. Kenaikan pangkat personel Polda
Maluku dan Polres/ta jajaran ini ditandai dengan pelaksanaan Upacara laporan
kenaikan pangkat di Halaman Parkir Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin
(30/6/2025). Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy
Sumitro Tambunan, bertindak secara langsung sebagai inspektur upacara. Turut
hadir Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Irwasda Maluku,
dan para Pejabat Utama Polda Maluku. Hadir pula ratusan personel yang naik
pangkat. Sebanyak 621 personel Polri yang
dinaikan pangkat terdiri dari Perwira Menengah 9, Perwira Pertama 13, Bintara
583 dan Tamtama 16 orang. Dari jumlah itu, Polda Maluku sebanyak 194 orang.
Terdiri dari Perwira Menengah 3, Perwira Pertama 3, Bintara 173 dan Tamtama 4
orang. Sedangkan untuk personel Polres/ta jajaran berjumlah 403 orang. Terdiri
dari Perwira Menengah 4, Perwira Pertama 10, dan Bintara 389 orang. Naik pangkat dari AKBP ke Kombes
2 orang (Polda); Kompol ke AKBP 3 orang (termasuk pengabdian 2); AKP ke Kompol
4 orang (Polres); IPTU ke AKP 4 orang (Polda 1 dan Polres 3); IPDA ke IPTU 9
orang (Polda 2 dan Polres 7 orang); AIPDA ke AIPTU 85 orang (Polda 33 dan
Polres 52 orang); Bripka ke AIPDA 273 orang (Polda 85 dan Polres 188 orang);
Brigadir ke Bripka 37 orang (Polda 14 dan Polres 23 orang); Briptu ke Brigadir
74 orang (Polda 24 dan Polres 55 orang); Bripda ke Briptu 109 orang (Polda 38
dan Polres 71 orang); Bharaka ke Abripda 10 orang (Polda); Bharatu ke Bharaka 6
orang (Polda). Sementara untuk PNS Polri pada Polda Maluku yang naik pangkat 2
orang ke golongan tiga. Kapolda berharap agar para personel yang dinaikan pangkat dapat meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing. Kapolda Maluku, Irjen Eddy
Sumitro Tambunan menyampaikan selamat kepada seluruh personel yang telah
dinaikan pangkat. Kapolda berharap agar para
personel yang dinaikan pangkat dapat meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas
masing-masing. "Laksanakan tugas dan
kewajiban kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh
semangat dan jangan menyakiti hati masyarakat. Hindari perbuatan yang dapat
merugikan dan merusak nama baik institusi, keluarga dan diri sendiri,"
pinta Kapolda. Kepada seluruh personel yang naik
pangkat, Kapolda berharap agar syukuri apa yang sudah diberikan Tuhan Yang Maha
Kuasa dan Negara. "Syukuri apa yang telah
diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Negara kepada kita semua, sebab banyak
personel yang diusulkan kenaikan pangkatnya namun tidak dapat diproses dengan
pertimbangan dan alasan tertentu," jelasnya.
Pangkat, lanjut Kapolda, bukanlah
hak dari setiap personel melainkan merupakan bentuk penghargaan negara dan
organisasi. "Olehnya itu, penghargaan yang diberikan kepada kita ini atas
prestasi, dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini,"
ungkapnya. (Red)
01 Jul 2025, 17:04 WIT
Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-79
Papuanewsonline.com, Jakarta
— Dalam semangat menjaga persatuan dan merawat kebhinekaan bangsa, Kepolisian
Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama
dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Kegiatan ini berlangsung di
Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, pada Senin, (30/2025), pukul 14.00
WIB. Kegiatan doa bersama yang
diinisiasi oleh SSDM Polri ini dihadiri oleh sedikitnya 1.200 peserta lintas
agama, yang terdiri dari anggota TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat,
perwakilan mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan unsur masyarakat umum. Tak
hanya itu, panitia juga menghadirkan 200 anak yatim piatu dari berbagai agama,
sebagai simbol kepedulian sosial dan kebersamaan lintas iman. Dalam sambutannya, Karo Dalpers
SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Ketua
Penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi nyata dari
tema besar Hari Bhayangkara tahun ini, yakni "Polri untuk
Masyarakat". “Pelaksanaan Doa Bersama Lintas
Agama ini menunjukkan bahwa keberadaan Polri adalah bersama dan untuk
masyarakat. Warna Polri akan selalu mencerminkan keberagaman masyarakat
Indonesia,” tutur Brigjen Pol. Erthel. Ia juga menjelaskan bahwa
kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79,
yang turut diisi dengan anjangsana, lomba-lomba edukatif, pertandingan
olahraga, bazar UMKM, dan puncaknya adalah upacara peringatan yang akan digelar
secara terpusat pada 1 Juli 2025 di Lapangan Monas, Jakarta. Sebagai bagian dari kegiatan spiritual,
para tokoh agama hadir memimpin doa bersama sesuai keyakinan masing-masing,
antara lain dari unsur Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan
Konghucu. Sementara itu, dalam ceramah
kebangsaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat
Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat, Lc., M.A., Ph.D., disampaikan apresiasi atas
inisiatif mulia Polri dalam merawat persatuan bangsa melalui ruang doa lintas
agama. “Kami merasa bahagia dan bangga
atas terselenggaranya kegiatan ini. Doa lintas agama ini adalah wujud nyata
komitmen untuk menjaga kebersamaan, melayani masyarakat, dan memperkuat
persatuan bangsa,” ungkap Ustadz Adi Hidayat. Ia juga berharap seluruh
rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 diberikan kelancaran dan keberkahan, serta
menjadi momentum Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan doa bersama ini menjadi
simbol kuat kolaborasi dan semangat kebangsaan lintas sektoral dalam menjaga
harmoni, sekaligus mempertegas bahwa Polri hadir bukan sekadar sebagai penjaga
keamanan, tetapi juga perekat kebhinekaan Indonesia. (Red)
01 Jul 2025, 14:52 WIT
Astaga! Data 26 Ribu Warga Timika Sebagai Penerima Bansos Dari Kemensos Tidak Aktif
Papuanewsoline.com,Timika, – Dua puluh enam ribu penerima bantuan sosial di Kabupaten Mimika harus menahan diri setelah terferifikasi datanya tidak aktif.Hal ini cukup mengejutkan bagi masyarakat karena dengan data penerima yang cukup signifikan yakni 26 ribu penerima Bansos di Kabupaten Mimika, tidak bisa menerima haknya dari Kementrian Sosial.Kepala Dinas Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Mimika, Jeni Padalingan membenarkan nonaktif data dari 26 ribu penerima tersebut.Jeni mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah bergerak cepat menyiapkan mekanisme reaktifasi data, sehingga 26 ribu warga yang tercatat bisa menerima bansos dari Kementrian Sosial." Kami telah bergerak cepat untuk menangani masalah ini, untuk mengaktifkan kembali data bansos dari para penerima," ujar Jeni di Timika saat dikonfirmasi, Selasa (1/7/2025). Jeni menjekaskan bahwa ada dua metode yang digunakan yang pertama, masyarakat dapat melakukan verifikasi data melalui kepala kampung, kelurahan, atau distrik setempat, jika mereka masih termasuk kategori tidak mampu. Kedua, bagi mereka yang memiliki kendala kesehatan, dapat mengajukan surat keterangan sakit atau rawat inap dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). " Setelah verifikasi atau pengajuan surat keterangan selesai, proses pengaktifan data dilakukan melalui aplikasi DPKS (kini BTS) oleh Dinas Sosial Kabupaten Mimika. Setelah data aktif, masyarakat perlu membawa bukti pengaktifan tersebut ke BPJS Kesehatan untuk mengaktifkan kembali kepesertaan mereka," Tegasnya. Lanjut Jeni untuk cara mendapatkan surat keterangan yang dibutuhkan, masyarakat sebagai penerima dapat mengurusnya secara kolektif melalui surat dari kampung/kelurahan yang diserahkan ke Dinas Sosial, atau secara perorangan dengan surat keterangan sakit dari RSUD. " Operator aplikasi DPKS/BTS akan memberikan bukti pengaktifan setelah proses selesai, jadi diharapkan partisipasi masyarakat sebagai penerima agar berperan aktif, sehingga dapat membantu kami mempercepat hal ini," Ungkapnya.Jeni mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan humanis kepada masyarakat." Kami berkomitmen bantuan sosial tepat sasaran. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan mekanisme reaktifasi data ini agar penyaluran bansos dapat berjalan lancar," Tegasnya. Jeni berharap agar proses ini berjalan cepat dan efisien sehingga masyarakat yang berhak segera menerima bantuan. ( jidan )
01 Jul 2025, 11:47 WIT
HUT ke-79 Polri, Komisi III DPR Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis
Papuanewsonline.com, Jakarta,- Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan sejumlah catatan terhadap perjalanan Polri menyambut hari Bhayangkara ke-79. Cucun mengatakan berbagai transformasi internal yang dilakukan Polri harus terus diperkuat agar semakin sesuai dengan kebutuhan zaman dan harapan publik.Menurut Cucun, penguatan sumber daya manusia (SDM) di tubuh Polri menjadi pondasi penting untuk memperkuat profesionalisme dan integritas institusi."Di usia ke-79 ini, saya melihat Polri terus menunjukkan upaya memperkuat sumber daya manusianya. Penguatan SDM menjadi pondasi penting agar Polri semakin profesional dan responsif terhadap harapan masyarakat," kata Cucun Ahmad Syamsurijal, di Jakarta Senin (30/6/2026).Setiap tahun, tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara Polri. Tahun 2025, peringatan HUT Bhayangkara ke-79 mengusung tema ‘Polri untuk Masyarakat’z Puncak acara diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Selasa, 1 Juli 2025.Selain penguatan SDM, Cucun juga mencermati kesiapan Polri dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Ia berpandangan transformasi digital harus segera dilakukan dalam menghadapi tantangan keamanan yang makin kompleks."Langkah-langkah Polri yang mulai adaptif terhadap perkembangan teknologi juga patut dicatat. Terutama dalam hal integrasi sistem data antara reserse, lalu lintas, dan intelijen itu menunjukkan upaya untuk bekerja lebih presisi dan efisien," tutur Cucun.Wakil Ketua DPR tersebut menilai, sinergi antar-unit kerja yang didukung sistem data terintegrasi akan berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan hingga kualitas pelayanan publik yang diberikan Polri.Lebih jauh, Cucun menekankan pentingnya keberadaan aparat kepolisian di tengah masyarakat. Ia menegaskan kehadiran anggota Polri secara langsung di lapangan adalah wujud perlindungan yang nyata bagi masyarakat."Anggota Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya bekerja dari balik meja. Karena kehadiran langsung itulah yang menghadirkan rasa aman dalam aktivitas harian rakyat, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun lainnya," jelasnya.Meski mencatat sejumlah kemajuan, Cucun tetap mendorong Polri untuk membuka ruang evaluasi dan perbaikan di berbagai sektor. Sebab, Polri sebagai sebuah institusi harus senantiasa menjaga keseimbangan antara kinerja operasional dan akuntabilitas publik."Tentu masih ada ruang perbaikan di beberapa sisi, dan itu hal wajar dalam proses institusional sebesar Polri. Yang penting, semangat untuk terus membenahi diri dan mendekatkan diri kepada rakyat tetap terjaga,” ungkap Cucun.“Dan pastikan selalu menggunakan pendekatan humanis dalam menghadapi rakyat. Karena Polisi harus bisa menjadi pengayom bagi masyarakat,” tambahnya.Anggota Komisi Penegakan Hukum dan Keamanan DPR itu pun mengucapkan terima kasih kepada setiap anggota Polri atas dedikasinya selama ini. Cucun berharap Polri terus setia bekerja dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.“Selamat hari jadi Polri yang ke-79. Terima kasih atas setiap peluh yang dikeluarkan anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara,” ucap Legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.“Semoga HUT Bhayangkara ke-79 dapat menjadikan Polri semakin profesional dan berintegritas. Apa yang baik terus dipertahankan, dan apa yang kurang harus diperbaiki. Jaya selalu Kepolisian Negara Republik Indonesia,” Tutupnya.(Ning)
01 Jul 2025, 10:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru