logo-website
Jumat, 31 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polri Kenalkan 30 Unit Robot Canggih Saat Defile Hari Bhayangkara Ke-79 Papuanewsonlone.com, Jakarta-, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat momen bersejarah dengan memperkenalkan 30 unit robot canggih dalam defile syukuran Hari Bhayangkara ke-79 di Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (1/7/2025).Terdiri dari 10 robot humanoid, 13 robodog (quadruped), dan 7 robot penjinak bom, kehadiran ini menandai dimulainya Fase Sosialisasi & Demonstrasi Publik (2025-2026) menuju transformasi digital Polri.Berdasarkan paparan Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, robot-robot ini dirancang untuk fungsi spesifik: humanoid berfokus pada interaksi publik dan edukasi, robodog untuk pemantauan area kompleks serta deteksi bahaya, sementara robot penjinak bom menyasar penanganan bahan peledak di lokasi berisiko.  Implementasi teknologi akan berjalan dalam tiga fase terstruktur. Fase pertama (2025-2026) mencakup partisipasi dalam Hari Bhayangkara dan penyediaan unit demo di Museum Polri, Humas Mabes, serta Pusat Edukasi Polri. Fase kedua meliputi pelatihan personel dan riset bersama universitas mitra, sedangkan fase ketiga berupa uji coba terbatas di Samsat, SPKT, dan gedung Mabes/Polda dengan fokus layanan informasi dan edukasi publik.  Masyarakat menyambut antusias parade robot ini, terbukti dari sorak gemuruh ribuan warga di Monas. "Ini bukti Polri beradaptasi dengan zaman. Saya optimistis teknologi ini akan tingkatkan keamanan kita," ujar Rina (28), salah satu pengunjung.Anak-anak terlihat antusias berinteraksi langsung dengan robot humanoid. Polri menegaskan tiga pilar utama dalam pengembangan robotik: prinsip non-militer (fokus layanan publik), transparansi (pelaporan perkembangan berkala), dan kemanusiaan (robot sebagai pendukung personel).  Irwasum Polri menekankan bahwa kehadiran robot masih bersifat demonstratif dan edukatif, dan dalam tahap menyesuaikan kebutuhan lapangan dengan teknologi.Sementara Dr. Yohanes Kurnia Widjaja, Direktur Utama PT SARI Teknologi, menyatakan seluruh robot masih dalam tahap riset dan pengembangan, khususnya peningkatan daya tahan cuaca ekstrem. "Robodog generasi awal mampu bertahan 8 jam, tapi kami menargetkan peningkatan hingga 24 jam. Untuk humanoid dan robot bom, uji stabilitas sensor dalam kondisi basah atau berdebu masih berlangsung," jelasnya.  Kehadiran robot dalam peringatan ini bersifat simbolis sebagai wujud komitmen Polri terhadap transformasi digital. Semua unit masih dalam pengembangan dan belum berstatus operasional, namun menjadi penanda awal menuju smart policing yang berorientasi pada keselamatan warga dan efisiensi tugas.(red) 02 Jul 2025, 09:16 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Peringatan HUT ke 79 Bhayangkara Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Daerah Maluku menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-79 di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Selasa (1/7/2025). Upacara Hari Lahir Polri ini dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. Sementara bertindak sebagai komandan upacara yaitu AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.IK, Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Maluku. Peringatan hari Bhayangkara turut dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura dan Forkopimda Maluku, Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H dan seluruh Pejabat Utama Polda Maluku bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan stakeholder terkait lainnya. Kapolda Maluku, dalam sambutannya, menyampaikan, menjelang HUT ke-79 Bhayangkara, Polda Maluku bersama Polres Jajaran telah melakukan sejumlah kegiatan bantuan sosial. Seperti bedah rumah, bakti kesehatan, bakti religi dan kegiatan lainnya. "Aksi sosial yang kami laksanakan sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, dan selaras dengan tema peringatan hari Bhayangkara yaitu "Polri untuk masyarakat"," ungkapnya. Selain beragam aksi sosial kemanusiaan, Polda Maluku juga melakukan sejumlah kegiatan untuk mendukung program Asta Cita Pemerintah. Polda Maluku menyelenggarakan 4 program ketahanan pangan diantaranya program pekarangan pakan bergizi, program pemanfaatan lahan produktif, program pengawasan distribusi, dan program rekrutmen personil dengan kompetensi pertanian, perikanan, peternakan, gizi dan kesehatan masyarakat. "Untuk mendukung program makan bergizi gratis Polres jajaran dan Polda Maluku telah menyalurkan sebanyak 32.642 paket makanan bergizi gratis dengan sasaran mulai dari SD SMP SMA dan Posyandu," ujarnya. Tak hanya itu, untuk mendukung Program Presiden, Polda Maluku juga melakukan pembangunan Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Di sisi lain di bidang peningkatan pelayanan publik, Polda Maluku pun melakukan Inovasi dan terobosan di antaranya revitalisasi 4 pilar yaitu antara Pemda, TNI-Polri dan tokoh agama serta tokoh masyarakat. Dalam hal pelayanan publik, Polda Maluku juga melakukan penguatan layanan hingga ke desa-desa terpencil dengan pendekatan yang humanis dan dengan program digitalisasi terbatas. Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara, lanjut Kapolda, menjadi momen yang tepat bagi personil Polda Maluku untuk merepresentasikan diri terhadap kinerja yang telah dilakukan selama ini. Sejauh mana mampu mengemban amanah yang dipercayakan oleh masyarakat dan negara "Kepada seluruh personel Polda Maluku agar terus tingkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, tampilkan sikap dan keteladanan sebagai Abdi utama daripada nusa dan bangsa," pinta Kapolda. Personel Polda Maluku juga diminta untuk dapat mencegah konflik-konflik sosial di masyarakat yang berpotensi menjadi kejahatan yang berdampak pada kontijensi. Pencegahan dilakukan melalui kegiatan cooling system, patroli dan penegakan hukum serta respon cepat. "Tindaklanjuti segera laporan masyarakat yang memerlukan pelayanan, perlindungan, dan pelayanan kepada masyarakat. Tingkatkan soliditas dan sinergitas TNI Polri Pemda dan unsur lainnya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tegasnya. Sebelum menutup amanahnya, Kapolda menyampaikan selamat hari Bhayangkara ke-79 kepada segenap anggota Polri, khususnya personil Polda Maluku dan Polres jajaran di manapun mereka bertugas. "Laksanakan tugas dan kewajiban kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara," tutupnya. Pada momen upacara hari Bhayangkara ke-79, Presiden RI Prabowo Subianto, memberikan penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararia kepada anggota Polri berdasarkan surat keputusan nomor 50 Tahun 2025. Mereka dinilai telah berjasa besar dengan keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan yang luar biasa melampaui panggilan kewajiban yang disumbangkan untuk kemajuan dan pengembangan kepolisian, tidak pernah cacat selama bertugas di kepolisian. Dari ratusan anggota Polri yang mendapatkan Bintang Bhayangkara Nararia tersebut, satu diantaranya personel Polda Maluku, yaitu Kompol. Raymond A. Latuihamalo, PS. Kasubdit V Dit Intelkam Polda Maluku. Selain Bintang Bhayangkara Nararia, Presiden juga memberikan penghargaan Satya Lencana Pengabdian kepada sejumlah personel Polda Maluku berdasarkan surat keputusan nomor 34 tahun 2025. Mereka dinilai telah menjalankan tugas pokok dengan menunjukan etika profesi secara terus menerus selama 8 tahun, 16 tahun, 24 tahun atau 32 tahun, sehingga dijadikan teladan bagi anggota Polri yang lain. Para penerima Satya Lencana Pengabdian yakni Iptu Abdul Hafid S, Panit Unit PJR Ditlantas Polda Maluku mendapatkan Satya Lencana Pengabdian 24 Tahun; Aipda Dolfian Picauly, Banit Unit 2 Subdit VIP Ditpamobvit Polda Maluku mendapatkan Satya Lencana Pengabdian 16 Tahun; Brigpol Fajrul Fauzi Akbar, Banum Urkeu Subbag Renmin Satbrimob Polda Maluku mendapatkan Satya Lencana Pengabdian 8 Tahun. (Red) 01 Jul 2025, 23:41 WIT
621 Personel Polda Maluku Dinaikan Pangkat, Ini Pesan Kapolda Papuanewsonline.com, Maluku - Sebanyak 621 personel Polda Maluku dan Polres/ta jajaran dinaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. Dari jumlah itu, 2 diantaranya merupakan ASN Polda Maluku yang dinaikan pangkat periode 1 Juli 2025 atau Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara. Kenaikan pangkat personel Polda Maluku dan Polres/ta jajaran ini ditandai dengan pelaksanaan Upacara laporan kenaikan pangkat di Halaman Parkir Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (30/6/2025). Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, bertindak secara langsung sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Irwasda Maluku, dan para Pejabat Utama Polda Maluku. Hadir pula ratusan personel yang naik pangkat. Sebanyak 621 personel Polri yang dinaikan pangkat terdiri dari Perwira Menengah 9, Perwira Pertama 13, Bintara 583 dan Tamtama 16 orang. Dari jumlah itu, Polda Maluku sebanyak 194 orang. Terdiri dari Perwira Menengah 3, Perwira Pertama 3, Bintara 173 dan Tamtama 4 orang. Sedangkan untuk personel Polres/ta jajaran berjumlah 403 orang. Terdiri dari Perwira Menengah 4, Perwira Pertama 10, dan Bintara 389 orang. Naik pangkat dari AKBP ke Kombes 2 orang (Polda); Kompol ke AKBP 3 orang (termasuk pengabdian 2); AKP ke Kompol 4 orang (Polres); IPTU ke AKP 4 orang (Polda 1 dan Polres 3); IPDA ke IPTU 9 orang (Polda 2 dan Polres 7 orang); AIPDA ke AIPTU 85 orang (Polda 33 dan Polres 52 orang); Bripka ke AIPDA 273 orang (Polda 85 dan Polres 188 orang); Brigadir ke Bripka 37 orang (Polda 14 dan Polres 23 orang); Briptu ke Brigadir 74 orang (Polda 24 dan Polres 55 orang); Bripda ke Briptu 109 orang (Polda 38 dan Polres 71 orang); Bharaka ke Abripda 10 orang (Polda); Bharatu ke Bharaka 6 orang (Polda). Sementara untuk PNS Polri pada Polda Maluku yang naik pangkat 2 orang ke golongan tiga. Kapolda berharap agar para personel yang dinaikan pangkat dapat meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing. Kapolda Maluku, Irjen Eddy Sumitro Tambunan menyampaikan selamat kepada seluruh personel yang telah dinaikan pangkat. Kapolda berharap agar para personel yang dinaikan pangkat dapat meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing. "Laksanakan tugas dan kewajiban kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh semangat dan jangan menyakiti hati masyarakat. Hindari perbuatan yang dapat merugikan dan merusak nama baik institusi, keluarga dan diri sendiri," pinta Kapolda. Kepada seluruh personel yang naik pangkat, Kapolda berharap agar syukuri apa yang sudah diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Negara. "Syukuri apa yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Negara kepada kita semua, sebab banyak personel yang diusulkan kenaikan pangkatnya namun tidak dapat diproses dengan pertimbangan dan alasan tertentu," jelasnya. Pangkat, lanjut Kapolda, bukanlah hak dari setiap personel melainkan merupakan bentuk penghargaan negara dan organisasi. "Olehnya itu, penghargaan yang diberikan kepada kita ini atas prestasi, dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini," ungkapnya. (Red) 01 Jul 2025, 17:04 WIT
Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-79 Papuanewsonline.com, Jakarta — Dalam semangat menjaga persatuan dan merawat kebhinekaan bangsa, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, pada Senin, (30/2025), pukul 14.00 WIB. Kegiatan doa bersama yang diinisiasi oleh SSDM Polri ini dihadiri oleh sedikitnya 1.200 peserta lintas agama, yang terdiri dari anggota TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan unsur masyarakat umum. Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan 200 anak yatim piatu dari berbagai agama, sebagai simbol kepedulian sosial dan kebersamaan lintas iman. Dalam sambutannya, Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi nyata dari tema besar Hari Bhayangkara tahun ini, yakni "Polri untuk Masyarakat". “Pelaksanaan Doa Bersama Lintas Agama ini menunjukkan bahwa keberadaan Polri adalah bersama dan untuk masyarakat. Warna Polri akan selalu mencerminkan keberagaman masyarakat Indonesia,” tutur Brigjen Pol. Erthel. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yang turut diisi dengan anjangsana, lomba-lomba edukatif, pertandingan olahraga, bazar UMKM, dan puncaknya adalah upacara peringatan yang akan digelar secara terpusat pada 1 Juli 2025 di Lapangan Monas, Jakarta. Sebagai bagian dari kegiatan spiritual, para tokoh agama hadir memimpin doa bersama sesuai keyakinan masing-masing, antara lain dari unsur Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Sementara itu, dalam ceramah kebangsaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat, Lc., M.A., Ph.D., disampaikan apresiasi atas inisiatif mulia Polri dalam merawat persatuan bangsa melalui ruang doa lintas agama. “Kami merasa bahagia dan bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Doa lintas agama ini adalah wujud nyata komitmen untuk menjaga kebersamaan, melayani masyarakat, dan memperkuat persatuan bangsa,” ungkap Ustadz Adi Hidayat. Ia juga berharap seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 diberikan kelancaran dan keberkahan, serta menjadi momentum Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan doa bersama ini menjadi simbol kuat kolaborasi dan semangat kebangsaan lintas sektoral dalam menjaga harmoni, sekaligus mempertegas bahwa Polri hadir bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, tetapi juga perekat kebhinekaan Indonesia. (Red) 01 Jul 2025, 14:52 WIT
Astaga! Data 26 Ribu Warga Timika Sebagai Penerima Bansos Dari Kemensos Tidak Aktif Papuanewsoline.com,Timika, – Dua puluh enam ribu penerima bantuan sosial di Kabupaten Mimika harus menahan diri setelah terferifikasi datanya tidak aktif.Hal ini cukup mengejutkan bagi masyarakat karena dengan data penerima yang cukup signifikan yakni 26 ribu penerima Bansos di Kabupaten Mimika, tidak bisa menerima haknya dari Kementrian Sosial.Kepala Dinas Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Mimika, Jeni Padalingan membenarkan nonaktif data dari 26 ribu penerima tersebut.Jeni mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah bergerak cepat menyiapkan mekanisme reaktifasi data, sehingga 26 ribu warga yang tercatat  bisa menerima bansos dari Kementrian Sosial." Kami telah bergerak cepat untuk menangani masalah ini,  untuk mengaktifkan kembali data bansos dari para penerima," ujar Jeni di Timika saat dikonfirmasi, Selasa (1/7/2025). Jeni menjekaskan bahwa ada dua metode yang digunakan yang pertama, masyarakat dapat melakukan verifikasi data melalui kepala kampung, kelurahan, atau distrik setempat, jika mereka masih termasuk kategori tidak mampu.  Kedua, bagi mereka yang memiliki kendala kesehatan,  dapat mengajukan surat keterangan sakit atau rawat inap dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). "  Setelah verifikasi atau pengajuan surat keterangan selesai,  proses pengaktifan data dilakukan melalui aplikasi DPKS (kini BTS) oleh Dinas Sosial Kabupaten Mimika.  Setelah data aktif, masyarakat perlu membawa bukti pengaktifan tersebut ke BPJS Kesehatan untuk mengaktifkan kembali kepesertaan mereka," Tegasnya. Lanjut Jeni untuk cara mendapatkan surat keterangan yang dibutuhkan, masyarakat sebagai penerima dapat mengurusnya secara kolektif melalui surat dari kampung/kelurahan yang diserahkan ke Dinas Sosial, atau secara perorangan dengan surat keterangan sakit dari RSUD. " Operator aplikasi DPKS/BTS akan memberikan bukti pengaktifan setelah proses selesai, jadi diharapkan partisipasi masyarakat sebagai penerima agar berperan aktif, sehingga dapat membantu kami mempercepat hal ini," Ungkapnya.Jeni mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan humanis kepada masyarakat." Kami berkomitmen bantuan sosial tepat sasaran.  Oleh karena itu,  kami telah menyiapkan mekanisme reaktifasi data ini agar penyaluran bansos dapat berjalan lancar,"  Tegasnya.  Jeni berharap agar  proses ini berjalan cepat dan efisien sehingga masyarakat yang berhak segera menerima bantuan.  ( jidan ) 01 Jul 2025, 11:47 WIT
HUT ke-79 Polri, Komisi III DPR Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis Papuanewsonline.com, Jakarta,- Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan sejumlah catatan terhadap perjalanan Polri menyambut hari Bhayangkara ke-79. Cucun mengatakan berbagai transformasi internal yang dilakukan Polri harus terus diperkuat agar semakin sesuai dengan kebutuhan zaman dan harapan publik.Menurut Cucun, penguatan sumber daya manusia (SDM) di tubuh Polri menjadi pondasi penting untuk memperkuat profesionalisme dan integritas institusi."Di usia ke-79 ini, saya melihat Polri terus menunjukkan upaya memperkuat sumber daya manusianya. Penguatan SDM menjadi pondasi penting agar Polri semakin profesional dan responsif terhadap harapan masyarakat," kata Cucun Ahmad Syamsurijal, di Jakarta Senin (30/6/2026).Setiap tahun, tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara Polri. Tahun 2025, peringatan HUT Bhayangkara ke-79 mengusung tema ‘Polri untuk Masyarakat’z Puncak acara diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Selasa, 1 Juli 2025.Selain penguatan SDM, Cucun juga mencermati kesiapan Polri dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Ia berpandangan transformasi digital harus segera dilakukan dalam menghadapi tantangan keamanan yang makin kompleks."Langkah-langkah Polri yang mulai adaptif terhadap perkembangan teknologi juga patut dicatat. Terutama dalam hal integrasi sistem data antara reserse, lalu lintas, dan intelijen itu menunjukkan upaya untuk bekerja lebih presisi dan efisien," tutur Cucun.Wakil Ketua DPR tersebut menilai, sinergi antar-unit kerja yang didukung sistem data terintegrasi akan berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan hingga kualitas pelayanan publik yang diberikan Polri.Lebih jauh, Cucun menekankan pentingnya keberadaan aparat kepolisian di tengah masyarakat. Ia menegaskan kehadiran anggota Polri secara langsung di lapangan adalah wujud perlindungan yang nyata bagi masyarakat."Anggota Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya bekerja dari balik meja. Karena kehadiran langsung itulah yang menghadirkan rasa aman dalam aktivitas harian rakyat, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun lainnya," jelasnya.Meski mencatat sejumlah kemajuan, Cucun tetap mendorong Polri untuk membuka ruang evaluasi dan perbaikan di berbagai sektor. Sebab, Polri sebagai sebuah institusi harus senantiasa menjaga keseimbangan antara kinerja operasional dan akuntabilitas publik."Tentu masih ada ruang perbaikan di beberapa sisi, dan itu hal wajar dalam proses institusional sebesar Polri. Yang penting, semangat untuk terus membenahi diri dan mendekatkan diri kepada rakyat tetap terjaga,” ungkap Cucun.“Dan pastikan selalu menggunakan pendekatan humanis dalam menghadapi rakyat. Karena Polisi harus bisa menjadi pengayom bagi masyarakat,” tambahnya.Anggota Komisi Penegakan Hukum dan Keamanan DPR itu pun mengucapkan terima kasih kepada setiap anggota Polri atas dedikasinya selama ini. Cucun berharap Polri terus setia bekerja dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.“Selamat hari jadi Polri yang ke-79. Terima kasih atas setiap peluh yang dikeluarkan anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara,” ucap Legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.“Semoga HUT Bhayangkara ke-79 dapat menjadikan Polri semakin profesional dan berintegritas. Apa yang baik terus dipertahankan, dan apa yang kurang harus diperbaiki. Jaya selalu Kepolisian Negara Republik Indonesia,” Tutupnya.(Ning) 01 Jul 2025, 10:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT