Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Wakapolda Papua Pimpin Sosialisasi DIPA dan Penyerahan RKA-K/L untuk Satker Polda Papua T.A. 2024
Papuanewsonline.com, Jayapura - Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., memimpin kegiatan Sosialisasi DIPA, Penandatanganan Pakta Integritas, dan Penyerahan Dokumen RKA-K/L Satker Jajaran Polda Papua T.A. 2024 yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Entrop, Kamis (18/01).Dalam acara tersebut, Wakapolda Papua didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua dan Kapolres se-Jajaran Polda Papua. Sosialisasi ini menjadi forum penting untuk memahamkan seluruh satuan kerja terkait pelaksanaan tugas Polri di tahun 2024.Brigjen Pol. Patrige menyampaikan bahwa Polri saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan harapan masyarakat. Masyarakat menuntut peningkatan kinerja dan pelayanan kepolisian. Wakapolda menekankan bahwa keselamatan, kecepatan dalam pelayanan, dan profesionalisme penegakan hukum menjadi prioritas dalam menjawab tuntutan dan harapan tersebut.“Tantangan besar yang dihadapi Polri adalah pelaksanaan pemilu 2024. Saya yakin bahwa dengan kerja keras dan upaya sungguh-sungguh, Polri dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali,” ucapnya.Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) kepada 55 satuan kerja di jajaran Polda Papua. Wakapolda berharap dengan diterimanya dokumen DIPA dan RKA, setiap satuan kerja dapat memproses pelaksanaan anggaran sesuai rencana kerja mereka."Segera sosialisasikan DIPA dan RKA satker di lingkungan masing-masing, susun pola rencana penarikan dana secara sistematis sebagai dasar dalam pelaksanaan dan pengawasan realisasi penyerapan anggaran," ungkap Wakapolda Papua.Brigjen Pol. Patrige juga menekankan pengelolaan anggaran berbasis kinerja, di mana setiap rupiah yang diterima harus menghasilkan keluaran (output) yang terukur dan memberikan manfaat (outcome) bagi masyarakat.“Dalam menghadapi tahun 2024, saya mengajak seluruh anggota kepolisian untuk berdisiplin, melaksanakan rencana DIPA dan RKA-kl secara efektif, efisien, dan ekonomis. Saya juga menekankan pentingnya penyesuaian jika terjadi perubahan kalender kegiatan dan dukungan anggaran yang merupakan hak kesejahteraan personel,” tegasnya.Ia mengingatkan agar seluruh satuan kerja menjaga kelancaran dukungan anggaran operasi kepolisian, seperti operasi mantap brata, operasi kewilayahan, operasi fungsi lantas, operasi binmas, kontijensi, dan dukopsnal satker, polres, dan polsek pada tahun 2024. Tujuannya adalah mendukung kegiatan operasional kepolisian di lapangan. PNO-11
19 Jan 2024, 10:24 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Sosialisasi DIPA Dan Penyerahan RKA-K/L Satker Polda Papua T.A. 2024
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., memimpin kegiatan Sosialisasi DIPA, Penandatanganan Pakta Integritas, dan Penyerahan Dokumen RKA-K/L Satker Jajaran Polda Papua T.A. 2024 yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Entrop, Kamis (18/01).Dalam acara tersebut, Wakapolda Papua didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua dan Kapolres se-Jajaran Polda Papua. Sosialisasi ini menjadi forum penting untuk memahamkan seluruh satuan kerja terkait pelaksanaan tugas Polri di tahun 2024.Brigjen Pol. Patrige menyampaikan bahwa Polri saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan harapan masyarakat. Masyarakat menuntut peningkatan kinerja dan pelayanan kepolisian. Wakapolda menekankan bahwa keselamatan, kecepatan dalam pelayanan, dan profesionalisme penegakan hukum menjadi prioritas dalam menjawab tuntutan dan harapan tersebut.“Tantangan besar yang dihadapi Polri adalah pelaksanaan pemilu 2024. Saya yakin bahwa dengan kerja keras dan upaya sungguh-sungguh, Polri dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali,” ucapnya.Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) kepada 55 satuan kerja di jajaran Polda Papua. Wakapolda berharap dengan diterimanya dokumen DIPA dan RKA, setiap satuan kerja dapat memproses pelaksanaan anggaran sesuai rencana kerja mereka."Segera sosialisasikan DIPA dan RKA satker di lingkungan masing-masing, susun pola rencana penarikan dana secara sistematis sebagai dasar dalam pelaksanaan dan pengawasan realisasi penyerapan anggaran," ungkap Wakapolda Papua.Brigjen Pol. Patrige juga menekankan pengelolaan anggaran berbasis kinerja, di mana setiap rupiah yang diterima harus menghasilkan keluaran (output) yang terukur dan memberikan manfaat (outcome) bagi masyarakat.“Dalam menghadapi tahun 2024, saya mengajak seluruh anggota kepolisian untuk berdisiplin, melaksanakan rencana DIPA dan RKA-kl secara efektif, efisien, dan ekonomis. Saya juga menekankan pentingnya penyesuaian jika terjadi perubahan kalender kegiatan dan dukungan anggaran yang merupakan hak kesejahteraan personel,” tegasnya.Ia mengingatkan agar seluruh satuan kerja menjaga kelancaran dukungan anggaran operasi kepolisian, seperti operasi mantap brata, operasi kewilayahan, operasi fungsi lantas, operasi binmas, kontijensi, dan dukopsnal satker, polres, dan polsek pada tahun 2024. Tujuannya adalah mendukung kegiatan operasional kepolisian di lapangan. (PNO-12)
19 Jan 2024, 07:57 WIT
Program "Polisi Menyapa" Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas Bagi Pengguna Jalan
Papuanewsonline.com, Jayapura - Polda Papua kembali menyuarakan pesan kamtibmas melalui program "Polisi Menyapa" dengan tema "Taat Berlalu Lintas Untuk Kenyamanan Bersama" di Stasiun LPP RRI Jayapura pada Kamis (18/1). Dialog interaktif ini melibatkan 2 narasumber yakni Kabag Binops Dit Lantas Polda Papua, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., dan Doni Gobay, seorang tokoh pemuda.Dalam kesempatan tersebut, Kabag Binops Dit Lantas Polda Papua menegaskan fokus penanganan kecelakaan lalu lintas harus berorientasi pada keselamatan jiwa. Langkah-langkah hukum, baik yang bersifat pencegahan maupun represif, selalu mengedepankan keselamatan pengguna jalan. Personel ditempatkan untuk mengatur lalu lintas, mengingatkan pengendara yang tidak memakai helm, dan menyoroti pengemudi yang terpengaruh minuman keras."Masyarakat perlu memahami bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kesadaran bukan hanya soal mengenakan helm, tetapi juga tentang mengemudi dalam keadaan sadar dan tanpa pengaruh miras," ungkap Kabag Binops.Doni Gobay, sebagai tokoh pemuda, berharap polisi terus mensosialisasikan kesadaran berlalu lintas, khususnya di sekolah-sekolah untuk membentuk pemahaman sejak dini. Ia juga mengajak organisasi pemuda menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas dan menghimbau masyarakat untuk turut serta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman."Dengan tertib berlalu lintas, kita tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga menciptakan rasa aman dan damai bagi seluruh masyarakat di sekitar kita," tambah Doni Gobay. Program "Polisi Menyapa" diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di Kota Jayapura. PNO-11
18 Jan 2024, 19:06 WIT
PN Jayapura Ajukan Kasasi Johanes Rettob Dan Silvi Herawati Ke MA
Papuanewsonline.com, Jayapura-Pengadilan Negeri (PN) Jayapura, Papua sebagai Pengadilan Pengaju, telah mengajukan berkas Kasasi dengan terdakwa Johanes Rettob dan Silvi Herawati ke Mahkama Agung Republik Indonesia, dalam perkara dugaan korupsi Pesawat dan Helikopter Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, setelah sebelumnya Hakim Pengadilan Tipikor Jayapura menjatuhkan vonis bebas terhadap Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dan Direktur Asian One Air, Silvi Herawati, padahal keduanya dituntut 18,5 tahun penjara oleh JPU Kejati Papua." Benar, berkas Kasasi dari kedua terdakwa sudah diajukan ke Mahkama Agung pada tanggal 6 Desember 2023," ujar Humas Pengadilan Jayapura, Saka Talapatty melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (18/1/2024).Talapatty mengatakan, Berkas JR dan SH dinyatakan rampung, sehingga Pengadilan Negeri Jayapura telah mengajukan berkas Kasasi ke Mahkama Agung RI pada tanggal 6 Desember 2023.Terpisah Kabiro Hukum dan Humas Mahkama Agung, DR. Subandi, SH.MH membenarkan pengajuan Kasasi atas nama Johanes Rettob dan Silvi Herawati di Mahkama Agung, namun belum ditayang pada SIPP Mahkama Agung RI." Iya Benar, namun belum muncul di Web informasi perkara MA, sehingga Majelis Hakim juga belum ditunjuk, mudah-mudahan dalam beberapa hari ini sudah ada," tandas Subandi.Sebelumnya Diketahui, Jaksa penuntut umum Kejati Papua meminta Majelis Hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Johannes Rettob selama 18 tahun 6 bulan, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat Cessna Grand Caravan C 208 B EX dan Helikopter Airbus H 125 milik Pemkab Mimika dengan perhitungan kerugian Negara senilai 69 Milyar Rupiah.Kedua terdakwa Johannes Rettob dan Silvi Herawati waktu itu dituntut JPU masing-masing 18 tahun 6 bulan penjara, serta membayar uang denda sebesar 750 Juta Rupiah, dan membayar uang pengganti sebesar Rp 69.136.437.050, namun Johanes Rettob dan Silvi Herawati divonis bebas oleh Hakim Pengadilan Tipikor Jayapura, sehingga kemudian JPU melakukan upaya hukum Kasasi ke Mahkama Agung lewat Pengadilan Negeri Jayapura sebagai Pengadilan Pengaju.(Red/01)
18 Jan 2024, 15:31 WIT
Polres Lanny Jaya Lakukan Monitoring dan Pengamanan Kampanye Kontestan Pemilu 2024
Papuanewsonline.com, Lanny Jaya – Demi mensukseskan Pemilu 2024 mendatang, Personil Polres Lanny Jaya menerjunkan personilnya guna melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan Kampanye dari partai kontestan Pemilu 2024 di wilayah Hukum Polres Lanny Jaya, Selasa (16/1) Kegiatan pengamanan dan monitoring dipimpin langsung Kabag Ops Polres Lanny Jaya AKP Sebastian A. Anoith didampingi Kasat Lantas Iptu Tutik, Kasat Narkoba Iptu Muliadi, Kasat Intelkam Ipda Amaluddin Elwahan, SH dan Kasat Binmas Ipda M. Sawen serta melibatkan 20 personil gabungan Satuan Fungsi Polres Lanny Jaya. Kapolres Lanny Jaya AKBP Umar Nasatekay, S.IK melalui Kabag Ops AKP Sebastian A. Anoith mengatakan bahwa kegiatan pengamanan dan monitoring dari Kepolisian saat kampanye melibatkan beberapa aspek, untuk memastikan keamanan dan ketertiban umum. Kepolisian bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kampanye agar proses politik berlangsung dengan damai dan tidak terganggu oleh tindakan kekerasan dan ancaman. "Hari ini hanya satu partai kontestan yang melaksanakan kampanye yakni Partai Buruh dengan caleg dapil I Kabupaten Lanny Jaya Edison Kiwo yang berlokasi di kampung Yerino Distrik Malagi, " ucapnya. "Tugas kita hanya melakukan pengamanan dan monitoring penyelanggaraan kegiatan kampanye tersebut dengan tujuan kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan tanpa gangguan kamtibmas, " jelas Kabag Ops. Ia pun menekankan kepada personil pentingnya menjaga netralitas dan objektivitas dalam menjalankan tugas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu juga kata Kabag Ops, tujuannya juga untuk menanggulangi potensi konflik, dengan kehadiran polisi, potensi antar pendukung partai politik atau kelompok dapat di minimalkan guna mencegah eskalasi kekerasan serta Kepolisian juga bertugas melakukan penegakkan hukum bersama Bawaslu dan Kejaksaan terkait pelanggaran aturan kampanye dan tindakan ilegal lainnya yang dapat mengganggu integritas proses politik. "Pentingnya pengamanan dalam kampanye partai politik adalah untuk memastikan bahwa proses demokrasi dapat berjalan aman, lancar dan damai, " pungkasnya. (PNO-12)
18 Jan 2024, 15:09 WIT
Dit Lantas Polda Papua Lakukan Razia Gabungan Demi Tertibkan Lalin
Papuanewsonlime.com, Jayapura – Direktorat Lalu Lintas Polda Papua melakukan razia gabungan yang bekerjasama dengan TNI, Jasa Raharja dan Bapenda bertempat di halaman Papua Trade Center (PTC) Entrop Jayapura Selatan, Rabu (17/01/2024).Kegiatan ini bertujuan sebagai cooling system menjelang Pemilu 2024 melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam upaya penertiban Pengguna jalan raya khususnya kendaraan bermotorDir Lantas Polda Papua Kombes Pol. Abrianto Pardede, S.H., S.I.K., M.H yang saat itu hadir mengatakan pihaknya selaku petugas yang bekerja berdasarkan undang-undang akan terus melakukan hal ini guna menciptakan situasi yang kondusif menjelang pesta rakyat yang akan datang.“Sasaran utama kegiatan KRYD kali ini adalah pelanggar yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan gangguan Kamtibmas selama tahapan pemilu,” ucap Dir Lantas Polda Papua.“Pelanggaran yang ditindak meliputi penggunaan knalpot brong, tidak menggunakan helm, dan pelanggaran lalu lintas lainnya,” tambahnya.Sementara itu, Kabag Bin Ops Dit Lantas Polda Papua, AKBP Samuel Tatiratu S.I.K, menyampaikan memasuki masa kampanye kerap kali terjadi perbedaan pandangan yang mengakibatkan rawan konflik.“Kami mencegah sejak dini guna menghindari gesekan-gesekan konflik antar pendukung salah satunya dengan melarang dan juga meniadakan penggunaan knalpot brong pada kendaraan yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya,” ucap Kabag Bin Ops.Lebih lanjut, Kabag Bin Ops mengatakan apabila terdapat kendaraan yang menggunakan knalpot brong, pihaknya akan menyita dengan cara membuka pada saat itu juga dan pelanggar diminta mengambil knalpot standarnya.“Ketika ditanyakan surat-surat kendaraannya dan pelanggar bisa menunjukan sesuai dengan kendaraan miliknya, maka kami tidak melakukan penilangan hanya menyita knalpot brong milik pengendara itu,” ungkapnya.Dalam hasil kegiatan tersebut, sebanyak 139 unit kendaraan berhasil terjaring, dan 113 di antaranya mendapatkan tilang. Selain itu, terdapat 23 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong berhasil diamankan.“Kami menghimbau masyarakat untuk bekerja sama dalam menciptakan situasi kampanye pemilu yang aman dan damai pada 2024. Kesadaran bersama dalam berlalu lintas diharapkan dapat menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tahapan pemilu 2024,” imbuhnya. (PNO-12)
18 Jan 2024, 14:16 WIT
Polres Asmat dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Hilang di Perairan Asmat
Papuanewsonline.com, Asmat - Kepolisian Resor Asmat bekerja sama dengan Tim SAR Gabungan gencar melakukan pencarian korban hilang pasca-kebakaran mesin speed boat di perairan Distrik Atsy menuju Kampung Pos, Kabupaten Asmat, Senin (15/01).Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi, S.Sos., M.M, menjelaskan peristiwa tersebut yang menimpa tiga korban bernama Nasrudin, Adi, dan Asse saat melakukan penyeberangan air. “Mesin speed boat yang mereka gunakan tiba-tiba mengalami kebakaran, memaksa ketiganya melompat ke air untuk menyelamatkan diri. Meskipun Adi dan Asse berhasil diselamatkan oleh masyarakat yang melintas di lokasi, Nasruddin terpisah dari kedua korban lainnya,” terangnya. Kapolres Asmat mengungkapkan upaya pencarian korban hilang tersebut terus dilakukan oleh Kepolisian dan Tim SAR Gabungan. Harapannya terhadap dukungan masyarakat sekitar agar korban, Nasruddin, dapat segera ditemukan. “Pencarian terus dilakukan dengan penuh semangat demi membawa hasil yang positif untuk keluarga dan kerabat korban,” tuturnya. PNO-11
18 Jan 2024, 08:29 WIT
Tim Opsnal Polresta Jayapura Kota Berhasil Mengamankan Pria Pemilik Sabu
Papuanewsonline.com, Wamena – Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil membekuk pemilik narkoba jenis Sabu yang dikirim dari luar Papua dengan tujuan Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Pria berusia 21 tahun dengan inisial I, alias Ipang, warga Wamena Kota, berhasil ditangkap oleh Tim Opsnal Polresta Jayapura Kota di salah satu Kantor Jasa Pengiriman di Wamena pada Senin (15/1) siang.Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.I.K., M.H., M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Irene Aronggear, S.H menjelaskan bahwa penangkapan Ipang berawal dari penyelidikan terkait peredaran narkoba. Tim Opsnal Polresta Jayapura Kota mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman Sabu melalui jasa pengiriman dengan tujuan Wamena Kabupaten Jayawijaya."Aipda H dan Bripka M melakukan koordinasi untuk kontrol delivery hingga ke Wamena," ungkap AKP Irene. Pada Senin (15/1). Pemilik Sabu, Ipang, datang untuk mengambil paket terlarang tersebut dan berhasil dibekuk oleh kedua personel Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota yang mengikuti hingga Wamena."Ipang tidak melakukan perlawanan dan mengakui bahwa paket tersebut berisikan narkoba jenis Sabu yang dikirimnya dari Jawa Timur oleh seorang kenalannya di sana. Rencananya, Sabu tersebut akan diedarkan di Wamena olehnya," ujar AKP Irene.Barang milik Ipang yang dikirim dalam satu paket berwarna abu-abu di platban warna hitam berisikan dua paket plastik berisi Sabu, dua bungkus rokok Sampoerna, dua buah Alumunium Foil, satu plastik bening ukuran sedang dililit platban warna coklat dan hitam, satu kertas warna putih, dua lembar tissue bekas, dan satu handphone merk Oppo warna hitam, kini telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota untuk proses hukum atas perbuatannya.“Ipang dapat dijerat Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengancamnya dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun. Proses hukum lebih lanjut akan dilakukan terhadap Ipang sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Kasat Narkoba. (PNO-12)
17 Jan 2024, 13:32 WIT
Jelang Pemilu 2024, Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian
Papuanewsonline.com, Jayapura – Tokoh Agama Islam Papua, Ustad Ismail Asso, memberikan tanggapannya mengenai persiapan Pemilu 2024 yang semakin dekat. Dalam keterangannya, Ustad Ismail menyampaikan keyakinannya bahwa Pemilu di Papua akan berjalan dengan aman dan damai.Ia mengimbau semua pihak terutama kontestan, partai politik, dan masyarakat untuk menjaga kedamaian dan menghindari konflik antar pendukung. Ustad Ismail menekankan pentingnya kesadaran semua calon, baik calon gubernur maupun bupati, untuk menjaga agar proses Pemilu tidak memicu konflik horizontal di masyarakat.“Kami meminta para calon dan oknum terkait untuk menghindari potensi konflik, terutama terkait hasil verifikasi atau kekalahan. Saya menekankan agar elit politik tidak memprovokasi masyarakat dan menjaga keberlanjutan kerukunan di Papua,” tegasnya.Menyadari potensi risiko, Ustad Ismail Asso juga menyoroti peran aparat keamanan, baik Polda Papua maupun Polres di seluruh kabupaten, dan mendukung keterlibatan TNI dalam menjaga ketertiban. Ia berharap kerja sama antara kepolisian, TNI, dan tokoh adat dapat menjaga Papua dari konflik horizontal.“Kami juga menegaskan bahwa pemilihan pemimpin harus didasarkan pada kualitas dan kemampuan pemimpin tersebut untuk memperjuangkan keadilan, pemerataan, dan kesejahteraan rakyat, bukan karena motif pribadi yang dapat memicu ketegangan di masyarakat,” tuturnya.Mengakhiri tanggapannya, Ustad Ismail Asso menyatakan, menjaga kedamaian dan keselamatan masyarakat Papua selama Pemilu adalah tanggung jawab bersama aparat keamanan, tokoh adat, dan seluruh komponen masyarakat. (PNO-12)
17 Jan 2024, 13:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru