Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Satgas Yonif 122/TS Menjadi Gadik di SD Inpres Suskun Papua
Papuanewsonline.com, Keerom - Terbatasnya tenaga pendidik (Gadik) di daerah pedalaman perbatasan tidak menjadi penghalang untuk mencerdaskan anak bangsa,selain menjaga perbatasan negara, personel Pos Yamara, Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti menjadi tenaga pendidik di Sekolah Dasar (SD) Inpres Kampung Suskun Distrik Arso Timur, , Kabupaten Keerom. Senin (12/09/2023).Danpos Yamara Sertu Kelpin Saputra menuturkan, pendidikan merupakan suatu kebutuhan dasar bagi individu yang berguna untuk menjalin komunikasi sosial yang berintelektual karena ilmu pengetahuan dan keterampilan yang bisa di terapkan dimana saja dan kapan saja Sejak manusia dilahirkan sampai akhir hayat nya.“Sebelum berangkat tugas kami sudah dipersiapkan sebagai tenaga pendidik dengan mendapat pembekalan pengetahuan gadik baik dari satuan maupun dari Kementerian Pendidikan Nasional. Sehingga kesempatan ini tidak kami sia-siakan untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan,” Ucap Danpos.Kegiatan ini bukan hanya mengajar dalam bentuk mata pelajaran namun kita lebih mengutamakan pelajaran tentang adab/norma-norma dan budi pekerti yang luhur serta mengajarkan keterampilan peraturan baris-berbaris guna memupuk mental,disiplin dan fisik yang kuat bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa Indonesia tercinta.Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap-tiap pos masing-masing.Sedangkan Kepala Sekolah SD Impres, Bapak Sefnar, S.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada personel Satgas yang telah membantu sebagai tenaga pendidik dikarenakan terbatasnya guru di SD Inpres.“Kami sangat bangga dan berterimakasih karena kehadiran bapak-bapak TNI tidak hanya menjaga perbatasan saja, melainkan turut membantu mencerdaskan generasi muda di perbatasan,”ucap Bapak Sefnar S.Pd." selaku kepala sekolah SD Inpres".PNO-11
12 Sep 2023, 15:49 WIT
Peduli Pendidikan, Polisi Pi Ajar Bina 3 Anak Papua Pegunungan
Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua Wilayah Kabupaten Jayawijaya secara konsisten menggelar Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar) di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Program ini dilaksanakan pada Selasa (12/9/2023).Kegiatan tersebut melibatkan beberapa personel terlatih sebagai pengajar, yakni Ipda Benyamin Tandipayung selaku Kasubsatgas, Aipda Deddy Stevanus S. Sos, Briptu Wahyu Setiawan, Bripda Avrilia Anatje Elisabeth Wagloan, dan Bripda Silvester Pardomuan D. Pone. Mereka merupakan anggota Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Jayawijaya.Kegiatan Program Si-Ipar ini diprioritaskan untuk anak-anak yang tidak bersekolah dan tinggal di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena Kota, Jayawijaya. Pada kesempatan tersebut, Tim Satgas Rasaka Cartenz memberikan berbagai materi kepada 3 anak binaan mereka.Para anak yang ikut serta dalam Program Si-Ipar di tempat tersebut yakni Bio Wandikbo, Gilbert Wandikbo dan Fiktor Yigibalom.Ipda Benyamin Tandipayung, sebagai Kasubsatgas, menjelaskan, sebelum memulai kegiatan Si-Ipar, personel Satgas Binmas Noken bersama dengan satgas Humas melakukan konsolidasi awal.“Selama kegiatan berlangsung, personel Satgas Binmas memulai dengan berdoa dan mengabsen anak-anak binaan. Kemudian, mereka menguji kemampuan anak melalui sejumlah soal dan memeriksa tugas PR yang telah diberikan sehari sebelumnya,” ujarnya.Ipda Benyamin menegaskan bahwa materi pembelajaran meliputi berhitung, seperti pengurangan dan penjumlahan, serta menulis. Setelah memberikan tugas PR, mereka mengakhiri sesi belajar dengan doa bersama anak-anak binaan.Dalam Program Si-Ipar, anggota Satgas Binmas berusaha memberikan pengajaran dan dukungan kepada anak-anak binaan di Kampung Kama. Namun, masih ada beberapa anak yang belum optimal menangkap materi pembelajaran karena keterbatasan waktu belajar di tengah kesibukan membantu orangtua berkebun serta berjualan di pasar.“Meskipun demikian, kehadiran anggota Satgas disambut baik oleh masyarakat setempat dan semangat anak-anak binaan untuk mengikuti kegiatan belajar tetap tinggi,” tuturnya.Ia berharap, Program Si-Ipar Polri memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di daerah tersebut. Selain itu, program ini dapat membantu mereka dalam persiapan mengikuti ujian paket A.“Program ini diprioritaskan bagi anak-anak yang putus sekolah maupun tidak bersekolah dan semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di daerah ini,” Ipda Benyamin.Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, pelaksanaan kegiatan Si-Ipar sudah menjadi kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.“Harapannya melalui kegiatan ini dapat mendongkrak kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya,” pungkas Kombes Benny.Program yang digagas Ops Rasaka Cartenz 2023 merupakan salah satu upaya membantu pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Diketahui kualitas IPM di Kabupaten Jayawijaya masih rendah yakni dengan angka 58,03. (PNO-12)
12 Sep 2023, 14:27 WIT
Polri Dan BP Batam Selesaikan Konflik Rempang Secara Musyawarah
Papuanewsonline.com, Batam - Aliansi Pemuda Melayu menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa unjuk rasa berujung bentrok yang terjadi di Rempang, Batam. Peristiwa bentrok tersebut terjadi karena ada oknum pengunjuk rasa yang membawa senjata tajam dan bom molotov.“Saya mewakili aliansi memohon maaf kepada TNI- Polri, Tim terpadu atas kejadian-kejadian sebelumnya dari aksi pertama terjadi pelemparan batu bahkan sampai hari ini, saya percaya TNI-Polri bersinergi dengan masyarakat,” ujar Koordinatur Umum Aliansi Pemuda Melayu, Pian, Senin (11/9/23).Ia mengatakan, aksi unjuk rasa bukan dari aliansi pemuda melayu saja, tetapi banyak LSM lain. Aliansi pun tidak mengira bahwa akan terjadi peristiwa tak diinginkan tersebut, karena telah berkomitmen menciptakan aksi damai.“Kami aliansi melayu berharap ingin menciptakan situasi kondusif ketentraman di Kota Batam,” ungkapnya.Aliansi Pemuda Melayu memastikan tidak pernah di tunggangi sama sekali dalam aksi penyampaian pendapat. Sejak keberangkatan dari Rempang Galang, masyarakat berharap ada solusi terbaik dari pemerintah untuk masyarakat rempang galang. Lebih lanjut ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat melayu yang ada di Kepri dan di luar Kepri yang sudah hadir dari Kalimantan Barat, Jambi, Riau, Jakarta, Karimun untuk mengikuti aksi untuk hari ini. Namun, aksi itu dibatalkan demi mencegahnya hal-hal tak diinginkan kembali. “Demi Allah tidak ada tekanan sama sekali, kami mengedepankan persaudaraan, kami sepakat tidak akan mengadakan aksi pada 11 September 2023,” jelasnya.Bersamaan dengan itu, aliansi mengajukan surat penangguhan penahanan kepada Kapolresta Barelang untuk tujuh orang yang diamankan di Polresta Barelang. Surat perizinan demo untuk hari ini yang sudah diajukan kepada kepolisian pun ditarik kembali karena pembatalan aksi.Di sisi lain, Walikota Batam H. Muhammad Rudi, S.E., M.M., mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Barelang yang telah membantu penyelesaian permasalahan masyarakat kota Batam di Rempang. Walikota juga mengucapkan terima kasih atas penangguhan penahanan kepada tujuh orang pelaku.“Saya Walikota menjamin agar saudara kita yang di tahan agar bisa di kembalikan ke rumahnya masing-masing. Allah telah mengijinkan masalah bisa kita selesaikan khusus untuk demo besok, kami tidak pernah menekan pihak dan jajaran, tapi kita duduk bersama, kita lebih mementingkan kepentingan umum demi membangun Kota Batam yg kita cintai,” ungkap WalikotaWalikota berharap permasalahan Rempang dapat selesai dengan musyawarah. Rempang adalah proyek strategis nasional, dan itu adalah perintah pusat sampai daerah yg harus kami selesaikan, tidak ada niat lain. “Kami adalah pemerintah paling bawah maka dari itu kita harus mencari solusi yang paling baik bagi rempang dan kita semua,” ujar Walikota.Kapolresta Barelang Kombes. Pol. Nugroho Tri N, S.H, S.I.K, M.H., menambahkan bahwa surat permohonan penangguhan penahanan akan dipertimbangkan demi kepentingan umum. Namun, untuk penangguhan penahanan akan lebih dulu berkoordinasi dengan penyidik agar permohonan ini dapat kabulkan. “Saya juga mengingatkan jangan ada yang menyiarkan, memposting konten hoax, karna jarimu adalah harimaumu, dan ada Undang - Undang yang mengatur yaitu UU ITE. Banyak tersebar berita karna masalah rempang, diantaranya pasca penertiban kemarin ada berita bayi meninggal padahal itu tidak benar. Jadi saya ingatkan seluruh masyarakat mari kita sama-sama ciptakan situasi kamtibmas di Batam yang aman dan kondusif, mari kita mengelola media sosial dengan bijak,” jelas Kapolresta Barelang. Saat ini, ujar Kapolres, situasi Rempang khususnya sembulang aman kondusif. Kemudian, pematokan yang di lakukan BP Batam dan pengukuran sudah selesai, sehingga tidak ada penolakan maupun kendala di lapangan oleh masyarakat. Bahkan, BP Batam Sudah mulai melakukan pendataan masyarakat Rempang dengan pendampingan TNI Polri, termasuk ada 3 posko di RKSI, Kantor camat dan di PTSP. Selanjutnya, besok (12/9/23), Polresta Barelang dan Polda Kepri akan turun langsung ke Sekolah di Rempang untuk memberikan trauma healing dan bertujuan untuk menghibur anak-anak agar tidak trauma atas kejadian kemarin. “Untuk ke depan juga kami tim terpadu akan melaksanakan kegiatan kerja bakti di masyarakat rempang, pasca kejadian kemarin akan kita bersihkan, sehingga rempang akan bersih kembali,” jelas Kapolresta Barelang.PNO-11
12 Sep 2023, 11:46 WIT
Polda Maluku Dan Polres Jajaran Gelar Operasi Bina Waspada Bagi 13 Sekolah SMP-SMA
Papuanewsonline.com, Ambon - Secara serentak Polda Maluku dan Polres Jajaran menggelar operasi bina waspada dengan sasaran sejumlah sekolah di Maluku, Senin (11/9/2023).Tercatat sebanyak 13 sekolah SMP-SMA sederajat di Maluku yang digelar operasi bina waspada. Operasi tersebut dimulai dari upacara bendera dengan inspektur upacara dari pihak kepolisian."Hari ini kami melaksanakan operasi bina waspada di 13 sekolah di Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat.Terdapat 13 sekolah diantaranya di Ambon: SMK Kesehatan Tian Mandiri, SMK Negeri 3, dan SPP - SPMA. Tual: SMA Terpadu Al Ikhlas. Buru Selatan: SMA Negeri 10 Desa Oki. Maluku Tengah: SMA Negeri 4. Maluku Tenggara: Madrasah Aliyah Langgur. Kepulauan Aru: SMA PGRI Dobo. Kepulauan Tanimbar: SMP Negeri 5 Tanimbar. Buru: SMK Negeri 7. Seram Bagian Timur: SMA Negeri 1 Bula, SMA Aliyah, dan SMP Negeri 24.Operasi yang digelar secara serentak di Maluku ini bertujuan memberikan arahan tentang nasionalisme, patriotisme serta optimalisasi pencegahan radikalisme dan anti pancasila kepada para pelajar. Hal ini dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilu 2024. "Harapannya dapat meningkatkan kesadaran untuk lebih mencintai tanah air Indonesia, memiliki semangat juang juga pengetahuan, daya tangkal sehingga diharapkan untuk tidak terlibat dalam paham ataupun aliran radikalisme dan anti pancasila," ungkapnya. (PNO-12)
12 Sep 2023, 08:52 WIT
Inaugural Flight Trigana ATR ke Kepi Bersama Pj Bupati Mappi, Ketua DPRD dan Penumpang lainnya
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Maskapai Trigana Air mulai melayani penerbangan perdana dengan rute
Bandara Mopah Merauke - Kepi Kabupaten Mappi (pulang pergi/pp). Penerbangan perdana tersebut
pada Senin (11/9/2023). Setibanya di Bandara Kepi sekira pukul 13.05 WIT
ditandai dengan penyemprotan air ke badan pesawat. Tidak hanya itu Pemda Mappi bersama
masyarakat turut menyambut dengan tarian adat bagi para Pilot, Co Pilot, kru
dan pihak management Trigana Air Service saat tiba di Bandara Kepi. Pesawat Trigana Air yang lepas
landas dari bandara Mopah Merauke Senin siang turut ditumpangi Penjabat Bupati
Mappi, Michael R. Gomar S.STP., M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Mappi Benediktus
Paliling serta sejumlah penumpang lainnya. Pj Bupati Mappi Michael Gomar
mengatakan, hari ini menjadi sejarah bagi masyarakat Kabupaten Mappi. Dimana
bisa mendapatkan pelayanan dari pesawat Trigana Air jenis ATR. Tentunya ini
menjadi suatu kebanggaan setelah melewati proses yang cukup lama dan akhirnya
membuahkan hasil yang baik. "Pada hari ini menjadi suatu
sejarah kepada kita semua bahwa kita bersama -sama mendapatkan pelayanan
penerbangan perdana dari meskapai Trigana Air pesawat jenis ATR bagi seluruh maayarakat Kabupaten Mappi. Saya
juga menyampaikan terima kasih kepada bapak mantan bupati dan mantan wakil
bupati Kabupaten Mappi, yang hari ini dihadiri oleh bapak mantan wakil bupati
atas dedikasi kerjasama visi dan misi yang beliau dan para pejabat sebelumnya
lakukan maka pada hari ini kita bisa nikmati layanan penerbangan perdana
Trigana Air untuk melayani masyarakat Mappi,"ungkapnya. Dikatakan Pj Bupati bahwa
terminal dan run way serta pengembangan bandara membutuhkan proses waktu dan
dukungan tidak hanya dari APBD Kabupaten Mappi tetapi atas dukungan dari
kementerian perhubungan sehingga terminal bisa dibangun dan run way bisa
diperpanjang. Dan juga dukungan dari masyarakat adat sehingga lahan bisa
dilepas kepada Pemerintah Daerah untuk diselesaikan. Pj Bupati menyebutkan, program
kerja yang sudah dilaksanakan oleh pejabat- pejabat sebelumnya menjadi
kebanggaan dan apresiasi bagi kami pemerintah daerah. Karena atas jasa mereka
hari ini kita bisa merasakan layanan penerbangan. Tentu juga kita semua yang mana
beberapa waktu yang lalu telah dilayani oleh meskapai Susi Air dan Smart Air
dan hari ini kita mendapat tambahan pelayanan dari Trigana Air. Dan untuk pihak Trigana Air
mudah-mudahan kedepannya bisa ditambah lagi jadwal penerbangan dan rute
penerbangan ke beberapa daerah lainnya dari Bandara Kepi,"sebutnya. Pj Bupati menuturkan, sebagaimana
arahan dari bapak Gubernur PPS bahwa pengembangan bandara ini akan terus ditingkatkan
mudah-mudahan di APBD Perubahan Provinsi Papua Selatan tahun ini melalui Dinas
perhubungan yang rencananya akan melakukan pengembangan yakni perluasan area
parkiran dan juga untuk penambahan Apron dan fasilitas lainnya. Sementara dari
APBD Perubahan Kabupaten Mappi sendiri akan melakukan pengembangan antara lain
peningkatan jalan, akses pintu masuk dan keluar dan juga fasilitas penerangan
lainnya. "Tentunya dengan
pengembangan ini kita berharap dengan tersedianya fasilitas dan sarana dan
prasarana yang sudah siap diresmikan, maka kita Pemkab Mappi akan menyurat
secara resmi kepada Bapak Presiden, bapak Joko Widodo mudah -mudahan beliau
berkenan hadir untuk datang meresmikan,"ucapnya. Ia menuturkan, dengan hadirnya
Trigana Air tentunya memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Tetapi
juga kami sangat berharap penurunan harga tiket yang nantinya akan kita
koordinasikan dengan dinas perhubungan Provinsi Papua Selatan. Harga tiket ini
tentunya sangat membantu masyarakat dengan pola subsidi yang nantinya akan
dikoordinasikan dengan dinas perhubungan provinsi papua selatan, sehingga
masyarakat bisa mendapatkan layanan harga tiket yang terjangkau. Konektivitas udara saat ini
melalaui pelayanan Trigana Air, Smart Air dan Susi Air. Tetapi juga kita akan
melihat konektifitas infrastruktur darat laut dan sungai sehingga akan membuka
akses dan mobilisasi masyarakat demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Mappi
akan semakin terbuka dengan baik sehingga harga barang akan terjangkau dan
berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mappi. Pj Bupati juga meminta agar
management Trigana Air Service dapat melakukan penjualan tiket pesawat dengan
sistem online agar tidak terjadi hal -hal yang tidak diinginkan. Di kesempatan yang sama, Pemilik
Hak Ulayat disekitar kawasan bandara Kepi, Yulianus Igimu menyampaikan ungkapan
terimakasih karena Meskapai Trigana Air bisa melayani penerbangan ke
bandara Kepi Kabupaten Mappi. "Terimakasih kepada
pemerintah daerah, terimakasih kepada pemerintah provinsi papua selatan, yang
kedua saya sampaikan kepada Pemerintah daerah dan dinas perhubungan tolong
lihat kita punya anak -anak yang selesai sekolah. Kalau mereka lamar kerja
tolong diterima,"ungkapnya. Sementara itu Ketua Dewan Adat
Kabupaten Mappi, Valentinus Y. Kamakaimu mengatakan atasnama masyarakat adat
pihaknya menyampaikan terima kasih kepada khususnya pemerintah daerah Mappi,
Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan juga kepada pemerintah pusat yang telah
memberikan dukungan sehingga pesawat Trigana Air bisa melayani penerbangan ke
Kabupaten Mappi. "Atasnama masyarakat adat
kami menyampaikan terima kasih kepada khususnya pemerintah daerah Mappi,
Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan juga kepada pemerintah pusat yang telah
memberikan dukungan sehingga pesawat Trigana Air bisa melayani penerbangan ke Kabupaten
Mappi,"ungkapnya. Ia menuturkan, selama ini
pihaknya mengalami kesulitan dalam akses transportasi udara. Terimakasih juga
atas upaya Pemda selama belasan tahun. "Mudah- mudahan pada hari
ini dengan hadirnya pesawat Trigana Air bisa melayani semua masyarakat kami.
Kami minta kepada Pemda dan Pemerintah Provinsi agar rumah tunggu (Gedung
terminal bandara) yang ada harus segera diresmikan sebelum masa berakhirnya
bapak Presiden Joko Widodo. Karena selama ini tidak pernah hadir Kepala Negara
di kabupaten Mappi. Kami berharap bapak Presiden bisa hadir dan meresmikan
bandara dan terminal bandara. karena daerah ini aman tolong di
prioritaskan,"ucapnya. Area Manager Trigana Air Papua,
Irwan Rohendi mengatakan hari ini pesawat yang digunakan adalah pesawat jenis
ATR - 42/500 dan untuk hari kamis depan akan dicoba dengan pesawat Dornier DO
328, dimana kapasitasnya tidak jauh beda dengan ATR-42/500.
"Kita akan coba dengan
schedule satu minggu tiga kali yakni hari Senin, Kamis dan Sabtu. Ini tidak
menutup kemungkinan dalam dua minggu kedepan kita pelajari apakah kita bisa
lakukan setiap hari atau tidak. Atasnama management Trigana Air kami
menyampaikan terimakasih banyak kepada Pemda Mappi yang telah mempercayakan
kami untuk melayani masyarakat Mappi,"pungkasnya. (Redaksi)
12 Sep 2023, 00:15 WIT
Panwas Distrik Se-Mimika Datangi Kantor Bawaslu Dengan Membawa 3 Tuntutan
Papuanewsonline.com – MIMIKA,
Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU) Distrik se-kabupaten Mimika siang tadi, senin
10/09/2023 tampak berkumpul di depan kantor Bawaslu Kabupaten Mimika untuk
melakukan aksi demo damai terkait beberapa masalah yang belum terselesaikan. Dari pantauan Papuanewsonline.com
tampak para Panwas Distrik diterima oleh Sekretaris Bawaslu kab. Mimika, Faisal
Tura, serta 5 (lima) Komisioner Bawaslu juga hadir bersama. Dari pertemuan tersebut diketahui
bahwa ada 3 (tiga) hal pokok yang menjadi Tuntutan mereka, yaitu : Pertama,
meminta Korsek Bawaslu Provinsi Papua Untuk segera memberikan Surat Keputusan (SK)
kepada Staf Distrik Se-Kabupaten Mimika. Kedua, menuntut Bandahara Bawaslu untuk
menyerahkan atau membayar Biaya
Operasional para Panwas Distrik tanpa potongan apapun. Dan yang ketiga, segera mengganti Bendahara Bawaslu Kabupaten Mimika serta
mengawal proses pemeriksaan terhadap
Bendahara hingga tuntas. Menurut ketua Panwas Distrik
Mimika Baru, Fransiskus X. Leftungun bahwa aksi hari ini dilakukan karna telah
terjadi keanehan yang sangat tidak masuk akal dan patut menjadi kecurigaan mereka
bersama. “Sampai saat ini apa yang telah
diinformasikan kepada kami itu masih
belum memuaskan, khususnya operasional yang selalu dipotong pajak yang mana
pemotongan tersebut kami sangat curiga karna kami juga paham pola seperti ini, yang
mana Bendahara Bawaslu selalu ada jalan untuk menutupi kekurangan dengan cepat,” ujar Ketua Panwas Distrik
Mimika Baru yang dibenarkan beberapa Ketua lainnya. Para Ketua Panwas Distrik ini
menyampaikan kecurigaan mereka dan meminta agar segera ditindaklanjuti oleh
pihak yang terkait agar kerja-kerja
dalam pengawasan pemilihan umum dapat berjalan dengan baik. “Kita bisa sama-sama mengawal
setiap tahapan Pemilu dan kami mohon untuk mempertemukan kami bersama pihak
Bawaslu RI yang hadir saat ini agar kami menyampaikan point-point tuntutan kami.
Selain itu kami juga berharap bisa di sampaikan kepada Bawaslu RI untuk menindak
orang-orang yang merugikan serta memperhambat kerja-kerja kami di Distrik,” tutur
mereka bergantian. Sementara itu, Kordinator
Lapangan Rahmat R.R. Karlele juga meyatakan pendapatnya bahwa apa yang
dilakukan mereka saat ini semata-mata hanya untuk didengar oleh pihak-pihak
terkait dan segera menemukan solusinya. “Kami ingin dipertemukan bersama
pihak Bawaslu RI agar tuntutan ataupun pesan kami ini bisa disampaikan dengan
jelas kepada Bawaslu RI, sehingga upaya kami ini bisa menemukan jalan yang baik
agar kami kembali bekerja dengan nyaman. Saat ini besar harapan kami dalam point
tuntutan kami dapat diterima dan ditindaklanjuti karna sangat merugikan kami
dalam kerja-kerja dilapangan, biaya operasional dari bulan ke bulan selalau
dipotong dengan alasan pemotongan pajak dan tidak ada keterbukaan terhadap hal
ini” ucapnya.
Sementara itu dari pihak bawaslu yang diwakili
oleh Korsek/Sekretaris Bawaslu kabupaten Mimika menyampaikan bahwa Para Panwas
Distrik akan di pertemukan dengan Pihak Bawaslu RI pada tanggal 15 September
2023, dikarenakan yang hadir saat ini adalah staf dari Bawaslu RI yang tidak
memiliki kewenangan sehingga Bawaslu Kabupaten Mimika akan memanggil seluruh
Pandis untuk membicarakan hal ini lebih lanjut dan secara intensif. (Ardi)
11 Sep 2023, 23:15 WIT
Polda Papua Salurkan Buku pendidikan dan Kitab Suci Untuk Umat Hindu di keerom
Papuanewsonline.com, Keerom - Sebagai upaya untuk memperluas budaya literasi dan pendidikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh pelosok negeri, Polda Papua melalui Polres Keerom melaksanakan program "Polri Peduli Budaya Literasi" di Pura Giri Natha, Arso 10, Kabupaten Keerom, pada Kamis 31 agustus 2023.Kegiatan berupa pendistribusian buku-buku pendidikan dan kitab suci Weda kepada masyarakat setempat ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam meningkatkan pendidikan dan literasi di berbagai wilayah, termasuk yang terpencil.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kabag SDM Polres Keerom AKP I Ketut Arnaya, PS. Kasatbinmas Polres Jayapura Iptu Made Ambo Arjana dan staf Ro SDM Polda Papua.Rombongan yang tiba di lokasi kegiatan dan disambut dengan hangat oleh umat Agama Hindu Pura Giri Natha. Dimana umat hindu hadir untuk menyaksikan momen penting ini yang bertujuan untuk kegiatan dimulai dengan sambutan dari Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Kabag SDM Polres Keerom, AKP I Ketut Arnaya. Dalam sambutannya, dirinya menggarisbawahi pentingnya budaya literasi sebagai pondasi perkembangan suatu bangsa. “Budaya literasi adalah kunci perkembangan bangsa, dan kami berharap upaya ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Keerom khususnya umat hindu,” ucapnya.Selanjutnya, Ketua Pasraman Nyoman Swastika, memberikan sambutan sekaligus ucapan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Polri dalam upaya memajukan literasi dan pendidikan di masyarakat setempat.Kegiatan ditutup dengan penyerahan buku pelajaran dan bacaan anak-anak sebanyak 200 serta kitab suci Weda sebanayak 100 oleh Kabag SDM Polres Keerom, AKP I Ketut Arnaya kepada Ketua Pasraman Nyoman Swastika.PNO-11
11 Sep 2023, 18:26 WIT
Program Inovatif "Jumat Barokah", Kapolres SBT: Kembali Fasilitasi Pasar Tradisional Bula
Papuanewsonline.com, SBT - Pasar Tradisional Bula Yang Dibangun Oleh Pemerintah Kabupaten Bula untuk memfasilitasi masyarakat Kabupaten Seram bagian Timur (Bula) untuk menjual hasil buminya terkesan tidak digunakan secara maksimal, hal ini dikeluhkan oleh salah satu pedagang atas nama Ibu Sumiyati Rumaday yang berprofesi sebagai pedagang Sayur di lokasi Pasar tradisional Bula yang berlokasi di Jalan Pantai Rolex Kecamatan Bula Kabupaten Seram Bagian Timur. (Senin,11 Sept 2023)Namun dibalik keluhan tersebut Ibu Sumiyati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Agus Joko Nugroho, SH, SIK, yang mana lewat program Jumat Barokahnya telah membantu para pedagang di pasar Tradisional Bula tersebut dengan menggerakkan seluruh personil dan bhayangkarinya pada setiap Olah Raga Bersama di Hari Jumat untuk mengunjungi dan berbelanja di lokasi pasar tradisional Bula tersebut.“Katong berterima kasih kepada bapak Kapolres dan Bapak-bapak Polisi serta ibu-ibu dan keluarganya yang mana pada setiap hari Jumat pada saat olahraga mereka rame-rame datang ke pasar untuk berbelanja untuk membantu katong, bukan itu saja bahkan bapak Kapolres dan keluarga serta anak-anaknya juga hampir setiap saat datang berbelanja, tapi yang katong sesalkan selama ini katong wajib bayar retribusi ke Pemda tetapi keamanan di pasar tidak pernah diperhatikan, akhirnya katong pung barang-barang jualan sering hilang, ungkap Sumiati “Untuk diketahui Bersama bahwa sejak adanya pasar tradisional Bula, seluruh pedagang diwajibkan untuk menempati lapak-lapak yang telah disediakan namun karena minimnya pembeli dan terbatasnya sarana-prasarana serta kurangnya perhatian pemda terhadap keamanan di Pasar Tradisional Bula tersebut sebagian besar pedagang tradisional memilih untuk berjualan mandiri dilokasi-lokasi tempat tinggal mereka, sehingga pedagang-pedagang yang tetap bertahan pada pasar tradisional Bula tersebut mengalami banyak kerugian karena barang-barang dagangannya banyak yang busuk dan rusak belum lagi dicuri karena tidak adanya pengamanan di pasar tersebut, sementara para pedagang tetap wajib membayar retribusi kepada Pemda Kabupaten Bula. Dengan adanya kegiatan Jumat Barokah dari Kapolres SBT tersebut akhirnya para pedagang pada pasar Tradisional Bula tersebut merasa terbantu dan kembali bersemangat untuk berjualan mencari nafkah menunjang perekonomian keluarga mereka kembali.Sementara itu Kapolres SBT AKBP Agus Joko Nugroho, SH, SIK diruang kerjanya, membenarkan bahwa pada setiap hari Jumat Polres SBT menjalankan salah satu program inovatif “Jumat Barokah” yaitu pada seluruh Anggota dan keluarga dalam Olahraga Bersama melakukan jalan santai menuju ke pasar tradisional dan diwajibkan untuk berbelanja bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Bula, sekedar untuk membantu para pedagang tutupnya. (PNO-12)
11 Sep 2023, 17:59 WIT
Kunjungi Polres SBT, Bidhumas Polda Maluku Lakukan Supervisi
Papuanewsonline.com, SBT - Tim supervisi fungsi teknis dari Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Maluku sambangi Polres Seram Bagian Timur (SBT), Senin (11/9/2023).Kedatangan tim supervisi Bidhumas Polda Maluku diterima langsung oleh Kapolres SBT AKBP Agus Joko Nugroho di ruang kerjanya. Ia didampingi Kasi Humas Polres SBT IPTU Mallombasang.Tim Bidhumas Polda Maluku yang melakukan supervisi dipimpin Pembina Jety Laulu, yang didampingi 3 anggota yakni AKP Melda Haurissa, Kaur Penum, Ipda Marthinus Luhukay, Kaur Infodok, dan Aipda Deddy Limehuwey, Kaur Keuangan."Kami akan melakukan supervisi selama tiga hari di Polres SBT di Bula yang dimulai hari ini sampai dengan tanggal 13 September 2023," ungkap Jety Laulu, ketua tim.Supervisi yang dilakukan bertujuan untuk mengecek kesiapan fungsi Humas Polres jajaran Polda Maluku. Sehingga diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024.Kapolres SBT Agus Joko Nugroho, menyambut baik kehadiran tim supervisi Bidhumas Polda Maluku. Ia berharap adanya kolaborasi dan kerjasama secara berjenjang antara Bidhumas Polda Maluku selaku pembina fungsi kehumasan dengan para pengemban fungsi kehumasan di Polres jajaran.Kerjasama dan kolaborasi yang baik diharapkan dapat melakukan publikasi tentang keberhasilan dan prestasi personil Polri di seluruh Polres jajaran Polda Maluku. "Dengan demikian sehingga dapat terbentuknya opini positif publik terhadap kinerja Polri yang otomatis dapat meningkatkan publik trust terhadap institusi Polri," harapnya. (PNO-12)
11 Sep 2023, 17:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru