logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Gelar Peringatan HDKD Ke-78, Kemenkumham Doa Bersama 5 Pemuka Agama Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memulai rangkaian peringatan hari lahir atau Hari Dharma Karyadhika (HDKD) yang ke-78. Rangkaian peringatan diawali dengan kegiatan Doa Kemenkumham untuk Negeri, Jumat (07/07/2023).Doa Kemenkumham dipimpin oleh lima pemuka agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Budha, serta Hindu, dan diikuti oleh seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan Kemenkumham.Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward O. S. Hiariej mengatakan momentum peringatan HDKD Kemenkumham merupakan saat yang tepat untuk merefleksikan dan mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan oleh Kemenkumham selama ini. Evaluasi dilakukan untuk memperbaiki pelayanan di masa mendatang.“Peringatan hari lahir kita mulai dengan Doa lintas agama untuk Indonesia. Ini saat yang baik untuk merefleksikan kinerja Kemenkumham selama ini. Lakukan perbaikan di masa-masa mendatang,” ujar Wakil Menteri yang akrab disapa Eddy, di ruang Graha Pengayoman Kemenkumham.Mengusung tema ‘Semakin Berkualitas Untuk Indonesia Maju’, Peringatan HDKD ke-78 menjadi ajang silaturahmi segenap jajaran Kemenkumham serta peningkatan bakti kepada masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045.“Peringatan HDKD dilakukan untuk menjalin silaturahmi, mempererat kebersamaan, dan peningkatan kinerja dalam rangka pengabdian kepada masyarakat yang optimal,” lanjutnya.Rangkaian peringatan HDKD akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan, seperti bakti sosial serta pertandingan olahraga dan seni. Kemenkumham juga akan melaksanakan pelayanan publik, di antaranya pameran karya Warga Binaan Pemasyarakatan, pelayanan AHU Online, pelayanan Kekayaan Intelektual Online, pelayanan paspor, pelayanan hukum, pelayanan bisnis dan HAM, hingga acara puncak pada Hari Kemenkumham (HDKD) ke 78 pada 19 Agustus 2023 mendatang. (PNO-12) 08 Jul 2023, 08:47 WIT
Hari Ke-2 Sidang WIPO, Menkumham Ikuti Beberapa Pertemuan Bilateral Papuanewsonline.com, Jenewa - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, mengadakan pertemuan bilateral dengan para pihak guna kemajuan kekayaan intelektual di Indonesia pada hari kedua Sidang Majelis Umum World Intellectual Property Organization (WIPO) pada 7 Juli 2023 di Jenewa, Swiss.Pertama, Yasonna bertemu dengan Direktur Jenderal WIPO, Daren Tang, untuk menyerahkan instrumen aksesi terhadap Nice Agreement yang penting dalam klasifikasi kelas barang dan jasa pelindungan merek internasional. Melalui aksesi tersebut, maka Indonesia dapat memasukan daftar-daftar barang dan jasa yang bersifat khas atau nama barang/jasa tradisional di Indonesia, seperti jamu, gentong, kain batik, dan berbagai nama khas dari Indonesia ke dalam Daftar Barang dan Jasa yang diatur berdasarkan Nice Agreement.“Hal ini juga akan mendorong promosi nama-nama khas dan tradisional Indonesia, sehingga akan memudahkan pula dalam penentuan kelas barang dalam pendaftaran merek, baik secara nasional maupun secara internasional melalui Madrid Protocol yang sudah diaksesi juga oleh Indonesia,” ujar Yasonna H. Laoly.Indonesia sendiri telah meratifikasi perjanjian internasional KI lainnya seperti Madrid Protocol, Beijing Treaty, dan Marrakesh Treaty. Pada pertemuan ini juga dibahas kelanjutan kerja sama dengan WIPO “Technology and Innovation Support Center (TISC)”, dan “Individualized Training And Learning Management System (ITLMS)” untuk peningkatan kapasitas perguruan tinggi serta badan penelitian dan pengembangan di Indonesia..Kedua, Yasonna juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Min Usihen dengan Daren Tang mengenai rencana pendirian National IP Academy di Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan ekosistem KI di Indonesia melalui program pelatihan dan pendidikan termasuk kursus tentang hukum, kebijakan dan manajemen kekayaan intelektual, serta pelatihan khusus untuk para profesional yang terlibat dalam bidang tertentu seperti paten, merek, dan hak cipta. “Dalam implementasi nantinya, Indonesia IP Academy akan bekerja sama dengan perguruan tinggi, sektor swasta, dan pemangku kepentingan terkait lainnya untuk memfasilitasi pengembangan dan penerapan kebijakan dan strategi kekayaan intelektual yang efektif. Selanjutnya untuk mendukung pelaksanaan IP Academy akan disusun Modul KI untuk kursus dan Training of Trainers (ToT),” terang Min Usihen pada kesempatan tersebut.Selanjutnya, Yasonna juga mengadakan pertemuan dengan delegasi Saudi Arabia yang dipimpin oleh CEO Saudi Arabia Intellectual Property Office Mr. Abdulazis Alswailem. Pertemuan ini untuk memenuhi permintaan Saudi Arabia mengenai permohonan dukungan mereka yang akan menjadi Host Diplomatic Conference Design Law Treaty (DLT) pada tahun 2024. Dalam pertemuan ini Menteri Hukum dan HAM didampingi Dirjen KI, Wakil Tetap RI di Jenewa, dan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Hubungan Luar Negeri. (PNO-12) 08 Jul 2023, 08:29 WIT
Tim Gabungan Kementerian Dan DPR-RI Monev Realisasi APBD dan Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Papuanewsonline.com, Bandung - Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) realisasi APBD dan menggelar kegiatan sosialiasi Kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid melalui zoom meeting dan dihadiri peserta secara langsung di Aula Ballroom Mohamad Thoha Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/6/2023).Kegiatan tim gabungan ini bertujuan melakukan monev realisasi APBD dan melakukan sosialisasi kebijakan TKD tahun 2023 dan arah kebijakan TKD tahun 2024.Kegiatan ini dihadiri pejabat dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) dan Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri, Badan Anggaran DPR-RI, Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu dan dari Kemendes-PDTT. Dari DPR-RI hadir Wakil Ketua Badan Anggaran, kemudian dari Kemenkeu hadir Dirjen Perimbangan Keuangan, Direktur Dana Transfer Umum, Direktur Dana Transfer Khusus, Kasubdit Dana Desa dan Tim Subdit Dana Desa Kemenkeu. Kemudian dari Kemendes PDTT hadir Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan dan Direktur Fasiltasi Pemanfaatan Dana Desa. Sedangkan dari Kemendagri hadir diantaranya Direktur Pendapatan Daerah Ditjen Keuda, Direktur Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah (FTPUD), Kasubdit Fasilitasi Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU), Kasubdit Fasilitasi Dana Desa Kemendagri. Sedangkan dari Pemerintah daerah hadir langsung dan virtual di antaranya Bupati, Pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Bandung Barat.Pada kesempatan tersebut, Tim Kemendagri selain menyampaikan terkait kebijakan dan implementasi TKD, juga menyoroti pentingnya realisasi APBD sejak awal tahun, sehingga APBD bisa dirasakan masyarakat dan program yang telah ditetapkan bisa mencapai sasaran.Kemendagri juga menyampaikan kondisi realisasi APBD Tahun Anggaran 2023 per 19 Juni 2023. “Realisasi pendapatan APBD Provinsi, Kabupaten/Kota sebesar Rp361,32 Triliun atau 29,40%. Sedangkan realisasi belanja APBD Provinsi, Kabupaten/Kota sebesar Rp297,17 Triliun atau 23,12%.Kemendagri tidak henti-hentinya melakukan monev dan asistensi mendorong percepatan realisasi APBD dan turun langsung ke daerah. Kemendagri juga terus mengingatkan pentingnya Pemerintah Daerah mengoptimalkan realisasi APBD sejak awal tahun. Karena dengan realisasi APBD sejak awal tahun, uang akan beredar di masyarakat sepanjang tahun, meningkatkan daya beli masyarakat, meningkatkan perekonomian masyarakat, pembangunan lebih cepat dimulai sehingga kinerja pemerintah daerah akan lebih dirasakan dampaknya oleh masyarakat sepanjang tahun, pelayanan publik lebih awal diperbaiki, kesejahteraan rakyat meningkat dan daya saing daerah akan meningkat dan menarik investor.“Pemda juga wajib membuat target capaian realisasi APBD per triwulan dengan tetap memperhatikan output, outcome dan impact yang telah direncanakan. Target realisasi perlu dibuat triwulan pertama sebesar 20%, triwulan kedua menjadi 50%, triwulan ketiga realisasi 80% dan triwulan keempat realisasi mendekati 100%,” katanya.Tim Kemendagri juga menyampaikan beberapa kendala dan sekaligus menyampaikan solusi percepatan realisasi APBD, diantaranya dengan melakukan lelang dini, pembuatan terget realisasi per triwulan, dilakukan monev secara rutin oleh kepala daerah, Sekretaris Daerah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. Selain itu, perlu pembentukan Tim Pengelola Keuangan sejak awal tahun dan tidak menggunakan tahun anggaran, belanja melalui e-katalog, e-katalog lokal dan toko daring, penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Darrah (KKPD), percepatan penyelesaian administrasi pertanggungjawaban, penagihan pencairan dilakukan per termin dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.Tim Kemendagri mengingatkan, “Kita semua harus berupaya agar APBD terealisasi dengan maksimal, agar apa yang direncanakan dan ditargetkan menuju kesejahteraan masyarakat betul-betul tercapai. Mudah-mudahan dengan komitmen kita bersama, dengan memprioritaskan kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat dan melakukan percepatan realisasi APBD sejak awal tahun, APBD dapat betul-betul dirasakan oleh masyarakat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, peningkatan pembangunan dan perbaikan pelayanan publik,” lanjutnya. (PNO-12) 08 Jul 2023, 08:11 WIT
Tinjau Waibu Agro Eduwisata, Presiden Jokowi: Terus Belajar Dan Berlatih Papuanewsonline.com, Jayapura - Presiden Joko Widodo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda Papua di Waibu Agro Eduwisata. Presiden menyebut, melalui Waibu Agro Eduwisata, kreativitas anak-anak muda Papua ditampung dan diberikan beragam pembelajaran."Baik mengenai packaging, baik mengenai hidroponik, baik mengenai pemeliharaan ayam, peternakan ayam, baik juga mengenai perikanan, kemudian pembuat makanan ternak, makanan ikan, semuanya diadakan training pelatihan di sini," ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai meninjau Waibu Agro Eduwisata, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Jumat, 7 Juli 2023. Presiden Jokowi pun mengingatkan pentingnya produksi suatu komoditas dengan memperhatikan permintaan dari pasar. "Yang terpenting saya ingatkan tadi berangkatnya harus dari pasar, pasar permintaannya apa?, pasar demand-nya apa? Kemudian baru ke produksinya," ungkap Presiden.Kepala Negara pun berharap pelatihan dan pembelajaran yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pemuda di masa mendatang. Salah satunya, pangsa pasar di Papua dapat dikuasai oleh anak-anak muda Papua."Kalau ada training, ada PYCH (Papua Youth Creative Hub), ada hal-hal riil yang dilakukan seperti ini, ya mestinya pasar yang ada di Papua bisa dikuasai oleh anak-anak muda ke depan," ucap Presiden."Kemudian produk-produk unggulan, packaging dikemas dengan baik, juga akan menjadi oleh-oleh yang baik bagi siapapun yang datang ke Tanah Papua," tandasnya.Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan kali ini adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala BIN Budi Gunawan, Wakil Kepala BIN Teddy Lhaksmana, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Plh. Gubernur Papua Ridwan Rumasukun. (PNO-12) 07 Jul 2023, 21:57 WIT
Kunjungi Papua, Tokoh Adat Tabi Herman Yoku Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi Papuanewsonline.com, Jayapura - Tokoh Adat Tabi Herman Yoku mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas nama masyarakat Kota Jayapura kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Ungkapan tersebut disampaikannya saat diwawancari di ruang kerjanya pada Jumat (7/7/2023)."Dengan ini, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Presiden Republik Indonesia di Provinsi Papua. Saya juga ingin meminta dukungan seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan, terutama dalam rangka kunjungan kerja Bapak Presiden ke tanah Papua," ujar Tabi Herman Yoku.Kedatangan Presiden Joko Widodo dianggap sebagai sebuah momentum yang penting. Hal ini menunjukkan perhatian khusus dan perlakuan khusus terhadap masyarakat Papua."Oleh karena itu, saya berharap agar segala isu yang selama ini berkembang untuk mengadu domba antara sesama anak bangsa dapat dihilangkan. Saya juga mengimbau semua stakeholder dan institusi untuk bersama-sama menolak isu-isu yang menyesatkan yang dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di tengah masyarakat," tambahnya.Herman Yoku juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas kunjungannya yang sudah beberapa kali dilakukan ke tanah Papua. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan wujud dari cita-cita Presiden untuk pembangunan Papua."Bapak Presiden sudah melakukan banyak hal untuk kami, orang Papua. Mulai dari pengaturan harga barang, pembangunan infrastruktur, dan lain sebagainya. Bapak tetap memberikan perhatian kepada kami," ungkapnya.Dirinya juga berharap kepada pihak Kepolisian sebagai garda terdepan Republik Indonesia dalam menjalankan tugas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)."Saya berharap polisi dapat menjadi polisi yang bersama rakyat dan polisi adalah milik kita semua," pungkasnya. (PNO-12) 07 Jul 2023, 21:01 WIT
Presiden Jokowi: Papua Street Carnival Terus Berlanjut Sebagai Awal Potensi Industri Kreatif Papuanewsonline.com, Jayapura - Presiden Joko Widodo mengapresiasi penyelengaraan Papua Street Carnival di area Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura pada Jumat, 7 Juli 2023. Meski baru pertama kali dilaksanakan, Presiden menilai ajang tersebut sebagai awal munculnya industri kreatif di tanah Papua yang harus terus berkelanjutan."Ini adalah awal munculnya industri kreatif yang ada di tanah Papua dan kita harapkan ini terus berlanjut, dikelola oleh daerah sendiri, dimanajemeni oleh anak-anak muda Papua sendiri karena ini memang masih dibantu dari pusat," ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai menghadiri sekaligus membuka secara resmi Papua Street Carnival.Presiden juga menilai bahwa industri kreatif di tanah Papua memiliki material, potensi, dan kekuatan yang besar. Namun, potensi-potensi tersebut harus direncanakan dan dikelola dengan baik sehingga dapat menghasilkan pameran yang lebih baik."Ini kalau siang hari bagus, tapi kalau malam hari pasti lebih bagus dengan kostum-kostum yang tadi ditampilkan," ungkap Presiden.Presiden pun berharap ajang pameran ini dapat berkelanjutan setiap tahunnya dan diambil alih dengan cepat oleh pemerintah daerah. Hal tersebut dikarenakan potensi besar yang dimiliki tanah Papua yang harus terus dikembangkan."Karena memang potensinya besar sekali. Mungkin satu atau dua grup nanti akan saya tampilkan di istana," ucap Presiden. (PNO-12) 07 Jul 2023, 20:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT