logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
10 Siswa SD Mappi Berkesempatan Audiens Bersama Presiden Jokowi di Jayapura Papuanewsonline.com, JAYAPURA – Dalam rangkaian kunjungan kerja di Papua selama beberapa hari, Presiden Joko Widodo bertemu dengan anak-anak pelajar Papua di Ballroom Cenderawasih, Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat, 7 Juli 2023. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan kuis matematika berhadiah sepeda. Kuis diikuti puluhan anak-anak terpilih yang mengikuti program pelatihan berhitung dengan metode GASING atau Gampang Asyik dan Menyenangkan dari berbagai daerah. Salah satunya dari Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan yang mengutus 10 orang anak dan didampingi langsung oleh Pj Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si. Momen perjumpaan dengan Presiden Jokowi itu merupakan kesempatan emas bagi anak-anak untuk unjuk kebolehan berhitung. Bahkan anak-anak juga mengajukan beberapa pertanyaan yang dijawab langsung oleh Presiden Jokowi. Para pelajar yang hadir pun tampak sangat antusias untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi kemudian memberikan sejumlah pertanyaan hitung-hitungan, mulai dari penambahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian. “Saya ingin tes kemampuan anak-anak untuk berhitung. Nanti yang jadi jurinya biar Profesor Yohanes. Ini saya lihat anak-anak pintar-pintar banget,” ujar Presiden. “Ya langsung, yang bisa jawab saya beri sepeda. Tapi saya enggak bawa sepeda, nanti saya kirim mungkin besok atau Senin bisa sampai ke sini karena Pak Presiden enggak bawa sepeda, baru ingat tadi malam. Hadiahnya sepeda tapi nanti dikirim sampai ke Membra (Mamberamo Raya), sampai ke Biak, sampai ke Sorong, kirim langsung saja,” imbuhnya. Anak-anak antusias dan berebut menjadi yang pertama untuk menjawab. Ini membuat Presiden Jokowi terkagum-kagum akan perkembangan anak-anak Papua yang pintar dan berani tampil. Di Kabupaten Mappi sendiri, pelatihan berhitung metode GASING baru pertama kali dilakukan. Setelah Pemkab Mappi bekerjasama dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya gagasan Prof Yohanes Surya. "Sebagai wujud komitmen pengembangan numerasi maka Pemkab Mappi telah merencanakan anggaran untuk kegiatan Pembiasan Pelatihan Berhitung Metode GASING pada SD yang berada di distrik pedalaman pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023," ungkap Pj Bupati Mappi, Michael Gomar. Pj Bupati mengungkapkan, total anggaran yang dialokasikan Pemda Mappi untuk Program Numerasi melalui kegiatan pelatihan berhitung cepat metode GASING sebesar Rp3.784.000.000. Anggaran ini untuk kegiatan pelatihan dan pengimbasan GASING di Kabupaten Mappi. (Redaksi) 07 Jul 2023, 20:30 WIT
Resmikan Papua Street Carnival, Presiden Jokowi: Apresiasi Anak-Anak Muda Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Papua Street Carnival yang digelar di area Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura pada Jumat, 7 Juli 2023. Dalam sambutannya, Presiden meyakini bahwa anak-anak muda Papua mampu melakukan sebuah lompatan besar melalui kreativitas yang dimiliki."Kalau tidak percaya silakan masuk ke lokasi pameran dan melihat sendiri betapa yang namanya packaging produk-produk Papua baik itu kopi, baik itu ikan asap, dan produk-produk lainnya yang berkaitan dengan fashion designer betul-betul lompatannya kelihatan sekali. Desain-desain sangat bagus dikemas dalam kemasan dalam packaging yang brandnya didesain dengan sangat baik," ucap Presiden.Selanjutnya, Kepala Negara mengapresiasi hasil karya anak muda Papua yang telah membuat sebuah lompatan dengan memproduksi barang-barang elektronik seperti ponsel dan laptop.  "Tadi disampaikan oleh Menteri Parekraf (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), memproduksi handphone, memproduksi laptop, ini dilakukan bukan di Indonesia bagian barat, tetapi dilakukan di Indonesia bagian timur di Tanah Papua, sebuah lompatan," tutur Presiden.Dalam acara tersebut, Presiden menyaksikan sejumlah pertunjukan oleh anak muda Papua yang diawali dengan persembahan Tari Fuu dan tifa raksasa. Masyarakat Papua memaknai tifa sebagai karya budaya yang dijadikan simbol jati diri, pemberi identitas, dan sarana penguat ikatan relasi sosial.Selanjutnya, Kepala Negara menyaksikan persembahan parade tujuh wilayah adat Papua, persembahan lagu "Jan Ganggu" oleh Shine of Black, serta pertunjukan Tari Yop yang merupakan tarian persahabatan rakyat Papua. Tampak pula pertunjukan sejumlah parade baju karnaval yang terinspirasi dari kekayaan alam di Papua turut memeriahkan acara tersebut.Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (PNO-12) 07 Jul 2023, 20:11 WIT
Pertama Kali Diadakan,Papua Street Carnival Akan Menjadi Agenda Tahunan Papuanewsonline.com, Jayapura - Ya ini, Papua Street Carnival ini kan memang baru pertama kali diadakan, yang saya lihat industri kreatif di tanah Papua ini memiliki material, potensi, kekuatan yang besar. Hanya memang perlu direncanakan jauh-jauh tahun sebelumnya, di-organize dengan baik, dikemas dengan baik, di-branding dengan baik, sehingga memunculkan sebuah produk yang tadi seperti kita lihat.Ini kalau siang hari bagus, tapi malam hari pasti lebih bagus dengan kostum-kostum yang tadi ditampilkan ya. Saya kira, ini adalah awal munculnya banyak sekali industri kreatif yang ada di tanah Papua. Dan, kita harapkan ini terus berlanjut dikelola oleh daerah sendiri, dimanajemeni oleh anak-anak muda Papua sendiri, karena ini memang masih dibantu dari pusat ya.Apakah ini akan menjadi agenda tahunan, Pak Presiden?Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo):Iya.Ini kan kita mengawali, mestinya pemerintah provinsi, pemerintah kota dan kabupaten itu bisa cepat mengambil alih ini karena memang potensinya besar sekali. Dan, tadi mungkin satu atau dua grup nanti akan saya tampilkan di Istana.Terkait Papua Pandai Berhitung Bapak tadi pagi?Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo):Iya, itu bisa kita lihat sendiri bahwa kecepatan pembelajaran berhitung lewat Gasing yang dilakukan oleh Prof. Yohanes Surya itu betul-betul mengubah anak-anak yang biasanya takut pada matematika, takut pada berhitung menjadi senang. Ini yang menjadi senang, menjadi cepat mengerti, menjadi cepat pintar mengenai berhitung. Ini sudah kita lakukan di Papua dan akan kita lakukan di semua provinsi, semua kota, semua kabupaten yang ada di Indonesia, agar anak-anak kita semuanya senang pada berhitung matematika.Pak, untuk Pandai Berhitung di daerah pegunungan sendiri apakah metodenya akan diajarkan di daerah pegunungan?Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo):Semua, atas inisiatif dan permintaan bupati atau wali kota ya. Kita menginginkan keinginan itu dari bupati atau wali kota.Pak, sekarang ini Papua darurat narkoba pemasoknya dari PNG advokasi dari pemerintah pusat sendiri seperti apa?Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo):Ya nanti saya peringatkan kepada gubernur, bupati, wali kota, dan kepada kapolda.Bapak, terkait dengan pilot yang sudah satu bulan disandera, Pak?Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo):Kita ini jangan dilihat diam loh, ya. Kita ini sudah berupaya dengan amat sangat, tetapi tidak bisa kita buka apa yang sudah kita upayakan, apa yang sudah kita kerjakan di lapangan. Jadi, tadi malam pun kita sudah rapat juga, enggak saya juga bisa sampaikan isinya apa dan upayanya apa, tapi pemerintah sudah berusaha keras untuk menyelesaikan persoalan itu dan masih dalam proses terus. Tapi, tidak bisa kita buka kepada publik. Ya, sudah.Harapan kunjungan dari Bapak kemarin ke Australia dan Papua Nugini?Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo):Saya sudah berbicara dari hati ke hati, informal, baik kepada Australia maupun Papua Nugini, dan kita harapkan dengan dua kunjungan yang telah kita lakukan itu bisa meredam konflik-konflik, keinginan-keinginan. Dan, ini akan kita teruskan baik di bidang ekonomi terutama, baik kerja sama di bidang mining, baik di bidang industrial downstreaming (hilirisasi) yang akan kita jalin dengan baik, baik dengan Australia maupun dengan Papua Nugini. Karena apapun, dua negara itu sangat berpengaruh di region kita.(PNO-11)  07 Jul 2023, 19:17 WIT
Sambut HUT RI Ke-78, Pemkab Mappi Gelar Berbagai Lomba Papuanewsonline.com, MAPPI - Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 78 Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Mappi menggelar berbagai lomba dan pertandingan. Kegiatan yang dipusatkan di Kota Kepi, Distrik Obaa dibuka untuk masyarakat umum dan anak-anak di Kabupaten Mappi. Adapun pertandingan dan lomba yang akan digelar diantaranya, pertandingan bola voli, futsal, bulu tangkis, tenis meja,sepak bola, basket, lomba tari Yop, gerak jalan Indah, panahan tradisonal, mancing tradisional dan modern, lari 5 KM dan 10 KM serta lomba lari estafet, catur dan gaplek, lomba pidato kenegaraan, baca teks Pancasila,lomba cipta menu sagu, goyang cha-cha, mewarnai, sepak takraw, lomba stand Up Comedy (MOP) dan lomba dayung. Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP,M.Si mengatakan pertandingan dan lomba tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 78 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat sehingga kemeriahan HUT RI bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat. "Lomba dan pertandingan ini kita gelar selain untuk mempererat persaudaraan, tetapi juga untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mappi, khususnya bagi generasi muda,” ungkapnya. Pj Bupati menerangkan, bagi peserta maupun tim yang ingin mengikuti perlombaan dan pertandingan bisa langsung mendaftar di kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora)  Kabupaten Mappi yang beralamat di Jalan Bawape atau dekat GOR Kepi mulai tanggal 10 Juli 2023. (Redaksi) 07 Jul 2023, 19:10 WIT
Program Biak Pintar Berhitung (GASING), Bawa 8 Siswa SD Bertemu Presiden Jokowi Papuanewsonline.com, Jayapura -  Sebanyak 8 siswa SD asal Kabupaten Biak Numfor ikut bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo di Ballroom Cendrawasih, Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Provinsi Papua, 7 Juli 2023. Sebanyak 8 siswa SD dikirim ke Kota Jayapura itu adalah  mereka yang telah mengikuti Program Biak Pintar Berhitung kerja sama Prof. Yohanes Surya, Ph.D . Sebelum bertemu dengan Presiden, mereka kembali dipersiapkan selama 3 hari di Jayapura oleh tim Prof. Yohanis Surya. “Ada total 100 anak yang tampil di depan Presiden pada hari ini. Dari Biak, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mappi, Maybrat dan Sorong Selatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd. “Presiden menguji mereka dengann soal matematika, dan yang paling cepat jawab dapat hadiah sepeda,” lanjutnya. “Saya ingin tes kemampuan anak-anak untuk berhitung. Nanti yang jadi jurinya biar Profesor Yohanes. Ini saya lihat anak-anak pintar-pintar banget,” ujarnya.“Ya langsung, yang bisa jawab saya beri sepeda. Tapi saya enggak bawa sepeda, nanti saya kirim mungkin besok atau Senin bisa sampai ke sini karena Pak Presiden enggak bawa sepeda, baru ingat tadi malam.Hadiahnya sepeda tapi nanti dikirim sampai ke Membra (Memberamo Raya), sampai ke Biak, sampai ke Sorong, kirim langsung saja,” imbuh Presiden (seperti dikutib dari Antara News.som).Para pelajar yang hadir pun tampak sangat antusias untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi pun kemudian memberikan sejumlah pertanyaan hitung-hitungan, mulai dari penambahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian.“1.800 ditambah 2.100?” tanya Presiden.“3.900,” jawab seorang anak.“Wah ini cepat banget, boleh lah sepeda satu. Betul, Prof, ya?”“Penambahan lagi, 12.389 ditambah 33.238?” tanya Presiden.“45.627,” jawab seorang anak.“Kamu enggak ikut, kok ikut lagi. Menang terus nanti, sudah dapat sepeda. Pintar banget ini. Entar diulang lagi. Siapa namanya?” tanya Presiden.“Jose,” jawab sang anak.“Jose enggak ikut dulu, entar, cepat banget lagi, nanti saya tanya khusus, sudah dapat sepeda,” ungkap Presiden diiringi gelak tawa semua yang hadir.Menurut Profesor Yohanes Surya, anak-anak tersebut sebelumnya tidak bisa berhitung. Namun, setelah mengikuti program belajar berhitung dengan metode “Gasing” (gampang, asyik, menyenangkan) yang digagas Profesor Yohanes Surya, anak-anak tersebut jadi bisa berhitung dengan cepat.“Jadi anak-anak ini sebenarnya dilatih dua minggu dari enggak bisa hitung, dua minggu itu sudah bisa hitung,” ungkap Profesor Yohanes.Di akhir pertemuan, seorang anak bernama Carmelita bertanya apakah Presiden Jokowi kecil suka belajar matematika. Presiden Jokowi pun menjawab bahwa ia sangat menyukai matematika.“Suka banget, tanya matematika apa saja bisa, tapi sekarang sudah tua, lupa. Dulu seingat saya matematika Pak Presiden dapat angka 9. Dulu Pak Presiden SD juga juara, SMP enggak, SMA juara lagi. Juara sekolah, loh, bukan juara kelas,” tandas Presiden Jokowi.Dalam pertemuan tersebut, seorang anak bernama Kesia Olivia Ergor berdiri untuk memperkenalkan diri lalu mengajukan pertanyaan yang rupanya cukup menggelitik mereka yang hadir di ruangan tersebut.“Kenapa ibu kota negara tidak dipindahkan saja ke Papua?” tanya anak yang berasal dari Kota Sorong tersebut.“Indonesia ini sangat besar, dari Papua sampai ke Aceh, dari Sabang sampai Merauke ya, sangat luas sekali,” ujar Presiden Jokowi.Dengan kondisi geografis yang sangat luas tersebut, Presiden menjelaskan, maka ibu kota Nusantara (IKN) dipilih di Kalimantan.Pertimbangannya antara lain karena posisinya yang berada di tengah-tengah Indonesia sehingga dekat untuk diakses dari sisi barat, timur, utara, maupun selatan Indonesia.“Kalau dipilih yang timur kalau ibu kotanya dipilih di Papua yang dari Aceh ke Papua itu kalau ke sini jauh sekali, 9 jam dari Aceh ke Papua naik pesawat lho, itu. Kalau naik kapal bisa berminggu-minggu,” ungkapnya.“Jadi dipilih ibu kota itu di tengah-tengah sehingga dipilih Nusantara di Kalimantan. Di tengah-tengah, dari timur dekat, dari Papua dekat, dari Aceh juga dekat, dari utara juga dekat, dari selatan juga dekat. Jadi dipilih di tengah-tengah,” lanjut Kepala Negara.Presiden Jokowi pun mengapresiasi para pelajar Papua yang dinilainya pintar dan berani. Presiden Jokowi berpesan agar anak-anak tersebut bisa terus semangat belajar. (PNO-12) 07 Jul 2023, 18:35 WIT
Jelang Kedatangan Wapres, Pemkab Bintuni Gelar Rakor Persiapan Penyambutan Papuanewsonline.com, Bintuni - Pemerintah kabupaten teluk bintuni menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan jelang kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin.Rakor yang dilaksanakan di pemancingan sp 4 tersebut dihadiri beberapa pejabat daerah dan pejabat forkopimda teluk bintuni, kamis,06/07/2023Rakor yang di pimpin oleh Wakil bupati teluk bintuni, Matret Kokop dalam arahannya mengatakan "saya mengapresiasi kehadiran para peserta rapat di hari ini, dalam rangka kunjungan Wakil Presiden republik indonesia yang akan tiba pada tanggal 14 Juli mendatang yang juga sekaligus akan melakukan peninjauan objek-objek sarana dan prasarana serta  peresmian di beberapa lokasi " "saya berharap agar seluruh pimpinan OPD dan Forkopimda dapat menjalankan tugas yang telah sama-sama kita sepakati pada hari ini, dan mari kita mulai hari ini bekerja sama sebagai tim yang akan membawa harum nama kabupaten teluk bintuni dalam menyambut kedatangan Bapak Wakil Presiden ", ujarnya Wakil Bupati juga berharap agar semua dipersiapkan dengan matang, tim Advance 30 orang dari Paspamres sudah menuju ke Bintuni dengan menggunakan Hercules untuk mengangkut materiil lainnya, kunjungan Wapres ini adalah bentuk penghargaan untuk Kabupaten Teluk Bintuni, karena beliau berkenan hadir untuk meresmikan beberapa tempat di Distrik Babo.Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRD teluk bintuni Simon Dowansiba SE, Plt Sekda teluk bintuni Drs Frans N Awak, Asisten II teluk bintuni I.B Putu Suratna, Asisten III teluk bintuni Izak Laukoun SH.MH, Kepala Bappeda teluk bintuni Dr Alimudin Baedu MM yang juga selaku ketua panitia kegiatan, Pejabat Forkopimda teluk bintuni dan segenap Pimpinan OPD ruang lingkup pemerintah kabupaten teluk bintuni. (PNO-12) 07 Jul 2023, 15:05 WIT
Hadir Di Sidang WIPO Ke-64, Menkumham: Indonesia Dukung Kemajuan Kekayaan Intelektual Global Papuanewsonline.com, Jenewa - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly memimpin Delegasi Indonesia pada Sidang Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual (KI) Dunia atau dikenal dengan World Intellectual Property Organization (WIPO) ke-64 di Jenewa, Swiss. Dalam National Statement-nya, Yasonna menyampaikan dukungan pemerintah Indonesia terhadap pemajuan kekayaan intelektual dalam skala nasional hingga global.       "Indonesia berkomitmen penuh membuka potensi insan berbakat, menghargai kreator dan inovator, serta memberikan pengetahuan untuk kepentingan masyarakat," kata Yasonna dalam Sidang Majelis Umum WIPO, Kamis (06/07/2023).Ia menjelaskan Indonesia mendukung sistem Kekayaan Intelektual global, salah satunya melalui aksesi Nice Agreement tentang Klasifikasi Internasional Barang dan Jasa untuk meningkatkan sistem merek nasional berstandar internasional. Menurutnya, kerja sama internasional di bidang KI akan memberikan banyak manfaat."Kerja sama dan kemitraan internasional akan membentuk lanskap yang memupuk kreativitas, merangkul keragaman, dan mendorong pertumbuhan ekonomi," tutur Yasonna.Dalam momen sidang WIPO ini, Indonesia akan melalukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan WIPO tentang Pendirian Pusat Pelatihan KI Nasional."Indonesia dan WIPO akan melakukan kerja sama mendirikan pusat pelatihan KI nasional untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan KI," ungkapnya.Di samping itu, lewat kepemimpinan Indonesia dalam ASEAN 2023, Indonesia membawa ASEAN fokus pada pertumbuhan ekonomi global dengan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat dalam berkreasi dan berinovasi.Dalam skala nasional, Indonesia sendiri telah memiliki Peraturan Pemerintah No.56 Tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal. Peraturan ini memainkan peran penting melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia yang kaya, sekaligus melindungi pengetahuan tradisional.Sidang Majelis Umum WIPO ke-64 akan berlangsung pada 6-14 Juli 2023. Sidang ini dihadiri oleh 156 negara anggota WIPO. Indonesia merupakan satu dari 88 negara yang menyampaikan National Statementnya dalam sidang ini. Menteri Hukum dan Ham memimpin Delegasi Republik Indonesia, didampingi Wakil Tetap RI di Jenewa ( Watapri), Dirjen Kekayaan Intelektual; dan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Hubungan Luar Negeri. (PNO-12) 07 Jul 2023, 14:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT