logo-website
Senin, 13 Jul 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Kabidhum: Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Kepada Warga Puncak Yang Mengalami Kekeringan Papuanewsonline.com, Puncak – Musim kemarau berkepanjangan yang diiringi cuaca dingin ekstrim memicu terjadinya gagal panen hingga membuat warga Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, kesulitan mendapatkan bahan makanan sejak Sabtu (3/6).Kekeringan itu juga menyebabkan warga setempat kesulitan mendapatkan air bersih hingga mengakibatkan enam warga yang meliputi lima orang dewasa dan seorang bayi meninggal dunia, diduga dikarenakan diare dan dehidrasi.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi membenarkan pendistribusian ke daerah yang terdampak bencana kekeringan tersebut.Kabid Humas mengatakan bahwa bencana kekeringan tersebut berdampak pada kurang lebih 7.500 jiwa.“Untuk penanganan darurat yang dilakukan meliputi penyelidikan epidemiologi kepada para korban yang meninggal dunia, pendistribusian bantuan makanan dan obat-obatan serta penyuluhan kesehatan juga dilakukan secara berkala oleh Emergency Medical Team (EMT) Regional Papua,” ucap Kabid Humas.Untuk rincian bantuan logistik dan peralatan yang bersumber dari Kementerian Sosial RI, Kabid Humas mengatakan ada makanan siap saji 10.000 paket, rendang kemasan 3.000 paket, susu protein 3.000 paket, sembako 3.000 paket. Selanjutnya tenda gulung 2.000 paket, selimut 10.000 lembar, matras 2.000 lembar, kasur lipat 2.000 buah, pakaian anak 2.000 stel, pakaian dewasa 2.000 stel, tenda pengungsi 4 unit, genset listrik 20 unit, motor trail 3 unit dan beras 50 ton.“Pendistribusian kepada masyarakat terdampak kekeringan akan didistribusikan TNI dan Polri, mengingat kondisi medan yang berat dan hanya dapat dilalui dengan kendaraan roda dua serta helikopter,” tutur Kombes Benny.“Kami akan memastikan bahwa bantuan pemerintah tersebut sampai di tangan masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya. (PNO-12) 08 Agu 2023, 07:28 WIT
Turnamen Bola Voli Kapolri Cup di Ambon Membawa Keuntungan Bagi UMKM Dan Pedagang Papuanewsonline.com, Ambon - Turnamen Bola Voli Kapolri Cup Tahun 2023 di zona 7 yang digelar di kota Ambon, Maluku, turut membawa berkah bagi pedagang kecil dan UMKM.Pasalnya, dagangan yang mereka jual di sekitar gedung sport hall Karang Panjang, Kota Ambon, yang menjadi arena pertandingan laris manis."Iya, saya bersyukur, karena bakso yang saya jual laku bila dibandingkan dengan hari-hari lainnya," kata Mulyono yang ditemui di sudut kiri pintu masuk sport hall Karpan, Minggu (6/8/2023).Mulyono mengaku berjualan bakso di sekitar arena tanding setelah diberitahukan oleh pengurus gedung sport hall. Pendapatan yang diterima selama kegiatan mengalami peningkatan."Kalau tidak ada kegiatan di sini biasanya saya keliling," tambahnya.Ia berharap sering-sering dilakukan aktivitas olahraga di salah satu gedung olahraga di ibukota provinsi Maluku."Saya menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku karena sudah melaksanakan kegiatan di sini," katanya.Senada dengan Mulyono, Dyah, pengelola UMKM Mie Sehat Cempaka, mengaku dagangannya ini terbuat dari Sagu, makanan khas Maluku."Untuk penghasilan selama kegiatan ini berjalan lumayan ya, bila dibanding hari-hari biasanya yang kami jual di Gong Perdamaian Dunia, Fish Market dan lainnya," kata Dyah yang sibuk melayani pembeli.Selain menyajikan mie basah yang siap disantap di arena perlombaan, UMKM-nya juga menyediakan mie kering. Ada juga stik, coconut cookies yang semuanya terbuat dari sagu."Kami juga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa ada juga mie yang terbuat dari sagu yang rasanya juga enak dan bergizi, biar masyarakat tahu," katanya.Ia juga berharap kegiatan-kegiatan olahraga seperti ini sering dilaksanakan, sambil menggandeng dan memberdayakan UMKM lokal.Secara umum para pedagang kecil yang menjual makanan snack, minuman, bakso, cilok, dan para UMKM lokal di sekitar sport hall Karpan merasa bersyukur. Pasalnya pendapatan mereka mengalami peningkatan. (PNO-12) 07 Agu 2023, 09:31 WIT
Kunker Ke Jembrana, Kemendagri Monev Realisasi APBD Dan Penanganan Inflasi Papuanewsonline.com, Jembrana - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terus menerus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) serta asistensi dan langsung turun ke daerah mendorong percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan penanganan inflasi. Kali ini, Tim Kemendagri bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) turun langsung ke Jembrana melakukan monev realisasi APBD dan penanganan inflasi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana, Bali, Kamis (20/07/2023).Selain mendorong percepatan realisasi APBD dan penanganan inflasi, tim gabungan ini juga melakukan sosialisasi Kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), yang diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Jembrana. Hadir langsung pada pertemuan tersebut sejumlah pejabat dari Kemendagri, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Anggota DPR-RI, Bupati dan Sekretaris Daerah, diantaranya Anggota Komisi XI DPR-RI, Direktur Dana Transfer Umum Kemenkeu, Direktur Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah (FTPUD) Kemendagri, Kasubdit Dana Alokasi Umum (DAU) Kemenkeu, Kasubdit Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Kasubdit DAU Kemendagri.“Hari ini kita bersyukur, dari Kemendagri, Kemenkeu dan DPR-RI secara bersama-sama bisa turun ke Jembrana melakukan monitoring dan evaluasi realisasi APBD dan penanganan inflasi, sehingga bisa berdiskusi langsung dengan pemerintah daerah,” ungkap Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni.Pada kegiatan ini, dilakukan evaluasi terhadap realisasi APBD menjelang triwulan III. Kemendagri menyampaikan kondisi realisasi APBD Tahun Anggaran 2023 per 17 Juli 2023. “Saat ini realisasi pendapatan APBD Provinsi, Kabupaten/Kota sebesar Rp 514,81 Triliun atau 41,73%. Sedangkan realisasi belanja APBD Provinsi, Kabupaten/Kota sebesar Rp 439,47 Triliun atau 34,01%,” ujar Fatoni.Fatoni melanjutkan, Pemerintah Daerah perlu mengoptimalkan realisasi APBD dan menjaga konsistensi realisasi perbulan. “Pemda wajib membuat target capaian realisasi APBD per triwulan dengan tetap memperhatikan output, outcome dan impact yang telah direncanakan. Target realisasi yang baik adalah untuk triwulan pertama sebesar 20%, triwulan kedua menjadi 50%, triwulan ketiga realisasi 80% dan triwulan keempat realisasi mendekati 100%,” ujar Fatoni.Tim Kemendagri juga menyampaikan solusi percepatan realisasi APBD, diantaranya dengan melakukan lelang dini, membuat target realisasi per triwulan, melakukan monev secara rutin oleh kepala daerah, Sekretaris Daerah dan pimpinan OPD. Selain itu, pembentukan Tim Pengelola Keuangan perlu diperbaharui setiap tahun dan tidak menggunakan tahun anggaran. Selanjutnya melakukan belanja melalui e-katalog, e-katalog lokal dan toko daring, menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), mempercepat penyelesaian administrasi pertanggungjawaban, membuat Rencana Penarikan Dana (RPD) dan melakukan pencairan per termin, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.Lebih lanjut Fatoni berharap, “Kita semua harus berupaya agar APBD dapat direalisasikan secara optimal sejak awal tahun, sehingga target yang telah direncanakan dapat tercapai dan APBD dapat betul-betul dirasakan oleh masyarakat khususnya pada kesejahteraan masyarakat, peningkatan pembangunan dan perbaikan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya. (PNO-12) 05 Agu 2023, 20:12 WIT
Kapolda Maluku Salurkan Bantuan Bagi Kegiatan Amal DPD Granat Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, menghadiri kegiatan konser amal yang digelar Dewan Perwakilan Daerah Gerakan Anti Narkotika (DPD-Granat) Provinsi Maluku.Saat menghadiri kegiatan sosial yang dilaksanakan di gedung Serbaguna Plaza Presisi Polda Maluku, Kota Ambon, Jumat (4/8/2023) malam, Kapolda ikut memberikan bantuan secara langsung yang diterima oleh ketua DPD Granat Maluku, Yani Salampessy.Kegiatan tersebut turut dihadiri Danlantamal IX/Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, Sekda Maluku Sadali Ie, Kepala BIN Maluku, dan sejumlah pejabat Polda Maluku. Turut hadir pejabat Wali Kota Ambon dan seluruh perwakilan Forkopimda Maluku.Konser amal yang digelar DPD Granat Maluku ini melibatkan sejumlah musisi dan komunitas musik di Maluku. Seperti sanggar musik ukulele Ensambel Ambon, dan sanggar musik ukulele dari Desa Hulaliu, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah."Saya selaku Kapolda Maluku sangat mengapresiasi kegiatan konser amal yang dilaksanakan oleh DPD Granat Maluku," kata Kapolda Irjen Latif dalam sambutannya.Apresiasi yang sama juga disampaikan Kapolda kepada anak-anak yang tergabung dalam sanggar musik ukulele. "Malam ini penampilannya sangat luar biasa," katanya.Kapolda berharap konser amal yang dilaksanakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Para undangan yang hadir juga diharapkan dapat memberikan sumbangan untuk membantu sesama."Sebelumnya ketua panitia konser amal ini sudah temui saya untuk menyampaikan tentang pelaksanaan kegiatan dan saya merasa itu cukup baik bagaimana kita menyatukan perbedaan untuk Ambon dan Provinsi Maluku yang indah ini. Yang mana kita juga tau bahwa kota Ambon adalah kota musik dan itu bukan sekedar omongan tapi sudah mendapat gelar kota musik dari lembaga UNESCO. Olehnya itu budaya musik yang kita miliki saat ini harus kita jaga untuk generasi kita ke depan," harap Kapolda.Untuk diketahui, konser amal yang digelar Granat Maluku untuk membantu renovasi bangunan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al Hilal di Desa Pulau Hatta, Banda Naira dan renovasi bangunan Gereja Protestan Jemaat Ukalahin Pulau Buru, Maluku. (PNO-12) 05 Agu 2023, 11:45 WIT
Sulbagtara: Bea Cukai Sebagai Stabilitas Kondisi Ekonomi Dalam Pengawasan Dan Asistensi Industri Papuanewsonline.com, Manado - Bea Cukai menjadi terdepan dan terbaik, jujur, profesional menjunjung tinggi prinsip Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.Semua pasti sudah tahu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki fungsi untuk menghimpun penerimaan negara. Namun ada juga masyarakat yang belum paham bahwa DJBC juga memiiki fungsi sebagai community protector.Demikian dikatakan Kakanwil Bea Cukai Sulbagtara Erwin Situmorang, kepada wartawan, Kamis (03/08/2023). Menurutnya, menjunjung tinggi integritas dan nilai kinerja mengawasi, menjaga penerimaan negara serta memfasilitasi secara profesional tepat sasaran dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke arah lebih baik."Kami terus menjunjung tinggi integritas Bea Cukai untuk menjadi terdepan dan terbaik di tengah masyarakat," kata Situmorang.Saat ditanya seperti apa perlindungan masyarakat yang diberikan oleh Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai, Situmorang paparkan, Bea Cukai memiliki empat fungsi utama yaitu Revenue Collector, Industrial Assistance, Trade Facilitator dan Community Protector. "Fungsi Community Protector yang dijalankan Bea dan Cukai adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat dari barang-barang yang dilarang maupun dibatasi yang dapat mengakibatkan gangguan terhadap kesehatan dan keamanan juga moralitas. Kami juga berkomitmen akan memberikan pelayanan baik kinerja pengawasan dalam melindungi masyarakat dan industri dalam negeri tetap berjalan optimal," paparnya.Menyentil berbagai tudingan, Situmorang menegaskan, Bea dan cukai menjadi institusi yang berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan terus melakukan penjagaan serta pengawasan masuknya barang-barang yang terkena larangan dan pembatasan. "Tugas kami juga memberikan manfaat kepada masyarakat agar dapat dirasakan oleh masyarakat. APBN terjaga baik dan masyarakat terima manfaatnya. Bea dan cukai merupakan instansi dapat dipercaya masyarakat dalam pelayanan maupun pengawasan didukung dengan pelayanan prima (Service Level Agreement)," tegasnya.Dalam pelaksanaan tugas, lanjut dia, kewenangan Bea Cukai diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.Dalam rilisnya Situmorang, Bea Cukai turut menjaga stabilitas kondisi ekonomi nasional melalui fungsi pengawasan dan asistensi industri. Dalam fungsi pengawasan dan juga melakukan pendampingan, asistensi, serta pemberian fasilitas kepada para pelaku usaha.Di Provinsi Sulawesi Utara sendiri, terdapat Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Utara dengan wilayah kerja meliputi tiga (3) Provinsi yaitu, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Tengah. “Menjunjung tinggi integritas, setingkat nilai kinerja dengan senantiasa berupaya menciptakan perubahan dengan pembaharuan ke arah yang lebih baik dalam samua pelaksanaan tugas pelayanan yang torang laksanakan sesuai janji layanan yang so ditetapkan”, pungkasnya dengan mengutip komitmen seluruh pegawai Kanwil Bea Cukai Sulbagtara dalam Maklumat Pelayanan.Secara terpisah, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Budi prasetiyo menjelaskan, Kanwil Bea Cukai Sulbagtara berdiri mulai tahun 2017 dengan 6 (enam) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) yang tersebar di Bitung, Manado, Gorontalo, Pantoloan, Morowali, dan Luwuk, serta 1 (satu) Pangkalan Sarana Operasi di Pantoloan.Dalam menjalankan fungsi Community Protector, Kanwil Bea Cukai Sulbagtara juga melakukan aksi nyata menjalankan tugas dan fungsinya sesuai amanat negara. Hal ini dibuktikan dengan penindakan berbagai macam barang ilegal yang membahayakan masyarakat (NPP dan barang kena cukai ilegal), barang yang dilarang maupun dibatasi dan barang yang tidak memenuhi kentetuan undang-undang kepabeanan dan cukai. Berbicara barang kena cukai, Budi prasetiyo menuturkan, produk hasil tembakau (HT) atau rokok dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau miras. Penindakan yang dilalukan Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara tahun 2022 telah melaksanakan 520 Penindakan dengan perkiraan total nilai barang sebesar Rp756,40 Miliar. "Saat ini ada 280 penindakan, yaitu penindakan HT dengan total barang sebanyak 1.391.032 batang, 45 penindakan MMEA dengan total barang sebanyak 839 liter, 157 penindakan kepabeanan impor, 2 penindakan kepabeanan ekspor, dan 39 penindakan NPP dengan rincian 28.617 butir Psikotropika Gol. IV dan 11,84 kg Narkotika Gol.I," pungkasnya.Dengan jumlah tersebut merupakan hasil dari kegiatan penidakan Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara beserta satker-satker dibawahnya.Prasetiyo menambahkan, kegiatan penindakan pada tahun ini sampai dengan Juni 2023 Bea Cukai Kanwil DJBC Sulbangtara dan kantor pelayanan dibawahnya, yakni Kantor Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Sulbagtara sebanyak 9 (sembilan) penindakan dengan total nilai barang Rp 835.600.000, KPPBC TMP C Pantoloan 23 penindakan senilai barang Rp 320.914.370, KPPBC TMP C Morowali sebanyak 89 penindakan dengan nilai barang Rp 60.187.893.445, KPPBC TMP C Luwuk 40 penindakan senilai Rp 5.728.000, KPPBC TMP C Bitung dengan jumlah bukti surat penindakan (SBP) sebanyak 10 (sepuluh) penindakan dengan total nilai barang Rp 4.299.000, KPPBC TMP C Manado 68 penindakan dengan nilai total barang Rp 316.093.501, KPPBC TMP C Gorontalo sebanyak 19 bukti surat penindakan dan total barangnya senilai Rp 30.373.000.Kepada wartawan, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Sulbagtara, Yoko A Shinta, juga menuturkan, ketujuh penindakan ini tentunya merupakan bukti dalam menjalani fungsi community protector tersebut Bea Cukai menjalin sinergi dengan beberapa Aparat Penegak Hukum (APH) terkait seperti BNN, Kepolisian, TNI, Kejaksaan dan lain-lain.Selain itu tugas dan fungsi bea cukai akan berjalan optimal apabila didasari oleh birokrasi yang bersih, integritas tinggi, dan kualitas pelayanan publik terbaik. Nilai-nilai Kementerian Keuangan seperti integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan dan kesempurnaan, selalu berusaha diterapkan Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat."Kami dari Bea Cukai akan terus berupaya menjalankan tugas dan fungsi sebagai community protector dan industrial facilitator dengan optimal dan mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan masyarakat selama ini," tutup Yoko A. Shinta. (PNO-12) 04 Agu 2023, 07:27 WIT
Indonesia Kembali Membaik, Presiden Ajak Masyarakat Bersyukur Jaga Toleransi Dan Saling Menghargai Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas situasi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang dapat terkendali dan kembali pulih. Presiden menuturkan bahwa nikmat yang patut disyukuri tersebut juga dapat tercapai berkat kerja keras dan gotong royong seluruh komponen bangsa dan lapisan masyarakat.Demikian disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan 78 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 1 Agustus 2023."Tentu saja tidak lepas dari ketangguhan, kegigihan, kesabaran, tawakal kita bersama dalam menghadapi tantangan. Dan di mana akar dari semua itu adalah kepercayaan kita kepada Allah Swt., kita berserah diri dan juga berikhtiar," ucap Kepala Negara.Kepala Negara menyebut bahwa situasi di Tanah Air yang telah kembali normal saat ini patut disyukuri karena sejumlah negara di dunia masih mengalami krisis energi dan krisis pangan."Seperti tadi yang disampaikan oleh Bapak Wakil Presiden dibarengi lagi dengan krisis energi, dibarengi lagi dengan krisis pangan di mana-mana. Karena ada tambahan lagi setelah Covid ada krisis ekonomi ditambah lagi perang di Ukraina," tuturnya.Presiden pun mengingatkan kembali bahwa pada saat pandemi Covid-19, seluruh lapisan masyarakat saling membantu dan bekerja bergotong royong bersama-sama. Presiden menyebut, hal tersebut telah dilewati dan patut disyukuri."Kita ingat saat Covid semua bekerja bergotong royong. Yang sakit ada yang dikirimi makanan, saya ingat itu. Yang sakit diisolasi tapi tetangganya mengirim buah-buahan. Inilah berkat gotong royong seluruh lapisan masyarakat, Covid bisa kita atasi," ujar Presiden.Lebih lanjut, Presiden menuturkan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan beragama yang baik. Presiden pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, sikap toleransi dan saling menghargai dalam kehidupan masyarakat."Marilah kita terus merawat kerukunan kita, merawat toleransi kita, sikap saling menghormati, sikap saling menolong agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang bersatu, bangsa yang maju, bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur," tuturnya. (PNO-12) 02 Agu 2023, 20:10 WIT
Polri Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Di Kabupaten Grobogan Yang Mengalami Kekeringan Papuanewsonline.com, Grobogan - Polri melalui Polres Grobogan menyalurkan bantuan kepada warga atas kekeringan yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Kekeringan terjadi akibat kemarau panjang yang terjadi. Beberapa hari belakangan, sempat viral adanya warga yang mengambil air dari lubang yang dibuat di dasar sungai. Hal itu, terjadi di Dusun Karanganyar, Geyer, Grobogan.Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan saat penyaluran bantuan air bersih mengerahkan 1 mobil water cannon yang biasa dipakai menghalau massa saat aksi demonstrasi, 4 mobil tangki, 4 mobil patroli yang telah dimodifikasi, dan 50 anggota Bhabinkamtibmas dengan motor bronjong berisi air bersih. Menurutnya, dalam mengatasi kekeringan yang terjadi di wilayah Grobogan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan PDAM Grobogan.‘’Hari ini 1 mobil water cannon, 4 mobil tangki milik BPBD dan PDAM, 4 mobil patroli serta 50 motor bronjong Bhabinkamtibmas kami kerahkan untuk membantu mengatasi kekeringan yang terjadi di Kabupaten Grobogan,’’ jelas Kapolres Grobogan dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/23).Kapolres menambahkan, air bersih bersih tersebut akan disalurkan di beberapa titik, di antaranya mobil water canon dan 2 mobil tangki menyalurkan bantuan air bersih di wilayah Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan. Kemudian, 2 mobil tangki di Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan.‘’Untuk mobil patroli yang telah di modifikasi dan motor bronjong polisi berisi air bersih, mengikuti penyaluran air bersih di masing-masing wilayah Polseknya,’’ ungkap Kapolres.Sementara itu, Kepala Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan Dwi Sri Astutik mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Polres Grobogan beserta jajarannya. Menurutnya, penyaluran air bersih yang dilakukan langsung oleh Kapolres Grobogan di Desanya itu sangat membantu masyarakat yang selama ini mendapatkan air bersih dengan cara mengambil air dari sumur yang berada di sawah.‘’Warga kami telah mengalami kekeringan selama dua bulan ini. Selama ini, warga mengambil air dari sumur yang berada di sawah. Karena kalau membeli harganya sekitar Rp120 ribu. Tentunya itu sangat berat bagi warga kami yang sebagian besar bekerja sebagai petani,’’ ujar Dwi Sri Astutik.Ia berharap, bantuan air bersih untuk warga ini dapat terus dilakukan. Bahkan, ia berharap diberikan bantuan air minimal seminggu sekali. (PNO-12) 31 Jul 2023, 21:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT