Papuanewsonline.com
Dari Biak Numfor, Wapres RI Melepaskan Ikan Tuna 1,4 Ton Untuk Diekspor Ke Jepang
Papuanewsonline.com,
Biak Numfor- Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C) K.H.Ma’ruf Amin dalam kunjungan kerjanya ke
Kabupaten Biak Numfor, selain meninjau
lokasi Unit Pengelolaan Ikan (UPI) di lokasi PT. Pelindo, Pelabuhan Biak. Wapres
juga melepaskan ikan tuna segar sebanyak
1,4 ton guna diekspor ke Jepang, Jumat (02/12/2022).Tak hanya melakukan pelepasan ekspor ikan tuna segar yang
dikirim ke Jepang, namun di Pelabuhan Biak, Wapres Ma’ruf Amin juga menyerahkan bantuan 45 unit
perahu kepada para nelayan.Adapun jenis bantuan seperti perahu penangkapan ikan, mesin
penggerak 15 PK, lampu air garam, elektroda lampu AG, global positioning
system, cool box dan sejumlah perlengkapan tangkap bagi nelayan.“Hari ini saya di Biak meresmikan PLUT Koperasi UMKM untuk
melatih usahawan di Biak Numfor, kemudian saya juga melihat para nelayan yang
menghasilkan ikan tuna, dimana ikan tuna ini di ekspor ke Jepang dan Amerika,”
kata WapresWapres Menyebutkan, hasil yang ada Ke depan harus lebih
besar, karena akan memerintahkan
menteri untuk mengupayakan penerbangan langsung, sehingga nanti ikan
tuna dari Biak bisa di ekspor secara langsung
dari Biak ke jepang dan ke Amerika.“ Apabila rencana tersebut dapat terpenuhi maka hasilnya
akan besar sekali, selain devisa Negara juga pendapatan masyarakat, Hari ini
juga diberikan beberapa kapal motor menambah armada bagi para nelayan,”
imbuhnya.Wapres juga berharap para nelayan dapat terus bekerja dan
meningkatkan pendapatan dan dengan bantuan yang diberikan dapat dipergunakan
dengan baik untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan daerah Kabupaten Biak Numfor.
Sekedar diketahui, ikut hadir dalam pelepasan ekspor ikan
tuna diantaranya, Wakil Mendagri
Jhon Wempi Wetipo, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono,
Bupati Biak Numfor Herry
Ario Naap, S.Si., M.Pd, Wakil Bupati Biak Calvin Mansnembra, serta Plt Sekda Biak Biak dan
Forkopimda.(Redaksi)
03 Des 2022, 08:31 WIT
Tim Kemendagri Turung Langsung ke Jawa Timur, Asistensi Percepatan Realisasi APBD
Papuanewsonline.com, Surabaya- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus menerus melakukan monitoring, evaluasi (monev) dan asistensi dalam rangka mendorong realisasi APBD, penanganan dan pengendalian inflasi termasuk monev kondisi uang kas yang ada di Bank. Salah satu daerah tujuan monev dan asistensi diantaranya adalah Provinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan di Surabaya (26/10/2022). Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni mengatakan Jawa Timur merupakan salah satu daerah dengan APBD terbesar, termasuk APBD Kabupaten/Kota. Oleh karena itu, perlu dimaksimalkan realisasi APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pada acara tersebut, Fatoni juga menyebutkan daerah dengan realisasi belanja tertinggi se-Provinsi Jawa Timur. "Kabupaten Pasuruan merupakan daerah dengan realisasi belanja tertinggi dengan tingkat realisasi sebesar 78,2% dari total anggaran belanja sebesar 2,8 triliun," ujar Fatoni. Pada sisi lain, Fatoni menerangkan, dana pemda yang ditempatkan di bank bukan semata-mata untuk mendapatkan keuntungan, akan tetapi dipersiapkan untuk pembayaran yang sudah memiliki peruntukannya. "Dana yang tersimpan di Bank merupakan uang Kas Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota yang belum terpakai, bukan semata-mata sengaja disimpan untuk mendapatkan keuntungan," tegas Fatoni. Bersamaan dengan itu, Fatoni juga meminta pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Jawa Timur untuk mengoptimalkan serapan anggaran tahun 2022 dengan melakukan langkah-langkah strategis yang telah ditetapkan sesuai dengan kondisi dan permasalahan daerah masing-masing. "Upaya yang dilakukan pertama, pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota menganggarkan penanganan inflasi di APBD Perubahan 2022 dan APBD Tahun 2023. Kedua, seluruh pemda memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri. Ketiga, pemda segera melakukan lelang dini dan memanfaatkan e-katalog, baik e-katalog lokal, toko daring dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah. Keempat, pemda melaksanakan Rakor rutin minimal tiga (3) kali dalam satu tahun. Terakhir, kelima yaitu, pejabat pengelola keuangan ditetapkan setiap bulan November dan tidak menggunakan tahun anggaran," tandas Fatoni. Senada dengan Dirjen Bina Keuda, pada Rakor tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono menekankan, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota memaksimalkan realisasi APBD yang tinggal 2 (dua) bulan lagi. "Perlu segera merubah Surat Keputusan (SK) Pejabat Pengelola Keuangan tidak menggunakan Tahun Anggaran, namun perlu ditetapkan setiap tahun pada bulan November. Selain itu, perlu segera menganggarkan penanganan dan pengendalian inflasi pada Perubahan APBD (APBD-P) dan APBD Tahun 2023," ujar Adhy Karyono. Sebagai informasi, hadir secara langsung dalam Rakor tersebut yaitu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri; Plh. Direktur Perencanaan Anggaran Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri; Tim Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah dan Tim Direktorat Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Selain itu, hadir secara langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur antara lain, Sekretaris Daerah Provinsi; Inspektur; Kepala Bappeda; Kepala BPKAD; Kepala Bappenda; Kepala OPD Provinsi Jawa Timur, Inspektur Pembantu (Irban), Kabid dilingkungan Bappeda, BPKAD, dan Bapenda Provinsi Jawa Timur. Sementara dari Kabupaten/Kota se Jawa Timur dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Inspektur; Kepala Badan/Dinas yang menangani perencanaan Kabupaten/Kota; Kepala Badan/Dinas yang menangani urusan pengelolaan keuangan dan aset, dan yang mengurusi pendapatan daerah Kabupaten/Kota; serta Kepala Bidang Anggaran Kabupaten/Kota.(Redaksi)
02 Des 2022, 02:55 WIT
Melalui Program Kasuari, Binmas Noken Tingkatkan Ekonomi Warga di Kabupaten Puncak
Papuanewsonline.com,
Kabupaten Puncak – Dalam rangka meningkatkan perekonomian bagi masyarakat,
personil Binmas Noken Damai Cartenz melaksanakan Program Kasuari (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri) di Kabupaten Puncak,
Sabtu (26/11/2022).Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Korwil Binmas
Wilayah Puncak Ipda Yan Amos
Wambraw, S.Sos bersama anggota Binmas Noken Polri.Ipda Yan
Amos Wambraw, S.Sos mengatakan,
pada hari ini kami melakukan pengecekan Spot Peternakan Babi milik Bapak
Yarinus Hagabal dan Ibu Yapena Kulua."Kegiatan ini mempunyai maksud dan tujuan agar kami
mengetahui perkembangan ternak secara langsung dan sebagai bentuk kepedulian
kami kepada warga binaan, hasil panen nantinya dapat," ujar Ipda Yan.Dari hasil pengecekkan diketahui semua ternak babi dalam
keadaan sehat dan mempunyai napsu makan yang sangat tinggi."Sehingga, kami juga berpesan kepada Bapak Yarinus Hagabal dan Bapak Isak Murib selaku suami
dari Ibu Yapena Kulua untuk memperhatikan kebersihan kandang dan rutin
memberikan makan ternak sehingga hewan ternak babi dapat tumbuh dengan
sehat," ungkap Ipda Yan.Ipda Yan menyebutkan usai mengunjungi tempat ternak Babi,
mereka juga memberikan tali asih kepada Bapak Yarinus Hagabal dan Bapak Isak Murib dengan harapan
hubungan Polri dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.Sementara itu, ditempat terpisah Kabid Humas Polda Papua
selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H di konfirmasi
mengungkapkan bahwa program Kasuari (Kesejahteraan
Untuk Anak Negeri) merupakan program unggulan Satgas Binmas Ops Damai
Cartenz yang tujuannya untuk meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan
masyarakat di Tanah Papua.(Redaksi)
27 Nov 2022, 00:04 WIT
Kapal KM Mutia Ladjoni 7 Ditemukan Tim Gabungan SAR, Begini Kondisi Abk
Papuanewsonline.com,
Maluku- Unsur Sar Gabungan dari Dobo menggunakan KM
Tarangan milik Perhubungan Pemda Kepulauan Aru berhasil menemukan Kapal
Kargo KM Mutia Ladjoni, Senin (14/11/2022) pukul 18:50 malam di perairan Aru.Diketahui tim sar gabungan diantaranya Unit Siaga Sar
Kepulauan Aru Dobo, Lanal Aru, Polairud
Polda Maluku, Polairud Polres Aru, BPBD Kep. Aru, serta Crew KM Tarangan di
berangkatkan ke lokasi pencarian, dan akhirnya Tim Sar Gabungan Berhasil
menemukan KM. Mutia Ladjoni 7“ Benar sekitar Pukul 21.53 Wit Kantor Pencarian dan
Pertolongan Timika Menerima informasi dari Koordinator Pos Unit Siaga SAR Kep.
Aru bahwa Kapal KM Mutia Ladjoni 7 berhasil ditemukan oleh Tim sar gabungan pd
Pkl 18.50 wit dengan semua Crew Kapal
dlm keadaan selamat, dan kondisi kapal mati mesin terapung apung dilaut Aru,’’
ungkap Kepala
kantor pencarian dan pertolongan (Basarnas) Timika George L.M. Randang melalui sambungan
telepon selulernya, Selasa (15/11/2022).Kata Randang, Selanjutnya tim mengevakuasi membawa ke 2 crew kapal ke Dobo yaitu Nakoda
dan Mualim II yang diinfokan Sakit untuk menjalani perawatan, sedangkan Abk
yang lain dalam keadaan sehat. Dikatakanya, Selanjutnya Kapal KM Mutia Ladjoni 7
Direncanakan akan dilaksanakan penarikan ke Dobo,dipantau Basarnas. Nama ABK KM.
Mutia Ladjoni 7 yakni:1. Tri Sulfikar ( Nahkoda ) Di evakuasi ke Dobo2. Andika Ultra Indra ( KKM ) 3. Stefanus Salabia ( Mualim I )4. Samsuddin ( Mualim II ) 5. Isnomo ( Masinis II ) Di Evakuasi karena sakit6. Rustan ( Masinis III ) 7. Wahyu Setiawan Ar ( Juru Mudi ) 8. Andhika ( Juru Mudi ) 9. Rudi ( Juru Minyak ) 10. Muhammad Harun ( Koki ) 11. Igmnasio Alfret Yakelan ( Pelayan ) 12. Sultan ( Kadet Mesin ) 13. Pebryan ( Kadet) Randang menyebutkan, disaat Kapal ditemukan Cuacah Cerah
Berawan, dengan Kecepatan Angin : 04 -
10 Kts, Arah : Timur - Tenggara,sedangankan
tinggi gelombang: 0.5 - 1.25 Meter.Ia menambahkan, sebelumnya Kantor pencarian Timika menerima
informasi kecelakaan kapal KM Mutia Ladjoni 7, diinformasikan mulai berlayar
pada, Rabu tanggal 09/11 2022 dari Merauke ke Bontang, dan direncanakan mampir
di Dobo untuk pengisian BBM, pada Jumat 11/11 2022 namun dalam Gps Tracking pergerakan kapal tersebut
tidak termonitor dan hilang contack disekitar perairan laut Aru, dan upaya
komunikasi terus dilakukan namun tidak bisa dihubungi, sehingga dilakukan
pencairan sehingga baru ditemukan Senin Malam.(Fausia)
15 Nov 2022, 15:50 WIT
Kepala Bulog Timika Pastikan Stok Beras Dan Minyak Goreng Aman Menjelang Natal
Papuanewsonline.com,
Timika- Kepala kantor Bulog
cabang pembantu Timika, Dedi
Rahman memastikan persedian
Beras,minyak Goreng dan Gula mencukupi kebutuhan Warga Masyarakat Kabupaten
Mimika, hingga akhir tahun.“ Ketersedian cukup saat ini beras sekitar 1000 ton, perkiraan bisa tercukupi
sampai dengan akhir januari nantinya, selain itu juga tidak berhenti di 1000
ton itu, tetapi nanti tetap akan ada penambahan lagi di bulan November atau
desember ini, sedangkan untuk minyak goreng sama gula juga cukup dalam menjawab
kebutuhan masyarakat Mimika,’’ ujar Kepala kantor Bulog cabang pembantu Timika,
Dedi
Rahman saat ditemui dirung
kerjanya, Senin (14/11/2022).Dedi menyebutkan, untuk ketersedian minyak goreng
saat ini tersedia 10.000 liter minyak goreng “ minyak kita”, ada yang kemasan
botol, dan plastik serta juga kemasan bantal.“ Untuk gulah ketersedian kita 10 ton sehingga
kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun baru kami perkirakan cukup,
karena kita akan tambahkan stok yang banyak untuk menjawab kebutuhan masyakat,’’
Ujaranya.Untuk membantu masyarakat dalam menjawab
kebutuhan sehari-hari Dedi mengatakan, masyarakat kabupaten Mimika bisa langsung
mendatangi Bulog untuk mendaftar sebagai mitra bulog.“ Kami sediakan RPK (Rumah Pangan Kita), jadi misalnya
untuk masyarakat umum, masyarakat biasa yang ingin membeli beras, minyak goreng
dan gula atau memiliki kios di
kompleksnya dengan jumlak penjualan yang sekalah kecil dikompleks bisa datang
mengajukan sebagai mitra Bulog dengan mendaftar pada petugas RPK
(Rumah Pangan Kita ),’’ tandas Dedi.Untuk pengawasan, Dedi mengatakan, Bulog telah
menyediakan surat pernyataan bagi para pihak yang memiliki tokoh skalah besar
maupun lapak kios-kios kecil yang ingin bermitra dengan Bulog, sehingga
penjualan beras, minyak goreng dan gula yang sesuai kesepakatan harga yang
terterah dikemasan.“ Kami akan control secara ketat, mitra-mitra RPK dari Bulog, misalnya di pasar
mereka jual harga naik untuk mencari keuntungan, maka kita akan blacklist yang
bersangkutan,’’ tegas Dedi.Kata Dedi, untuk toko-toko juga yang bermitra dengan
Bulog juga akan diawasi secara ketat sehingga tidak ada permainan harga yang
merugiakan masyarakat.“ Cara bermitra dengan bulog, harus mendaftar terlebih dahulu dengan dengan
menggunakan KTP,’’ Ungkapnya. Dedi menyebutkan, menjelang Natal dan tahun baru,
Bolog Timika akan berkoloborasi dengan Pemda Mimika melalui Dinas terkait, melakukan pasar murah guna membantu masyarakat
kabupaten Mimika.(Fausia)
15 Nov 2022, 12:37 WIT
Kapal Kargo MV Mutia Ladjoni Dengan 15 Abk Belum Ditemukan
Puapuanewsonline.com,
Timika- Kapal kargo MV.
Mutia Ladjoni 7 yang dinyatakan hilang kontak di Perairan Kepulauan Aru hingga
hari ini belum ditemukan. Kepala
kantor pencarian dan pertolongan (Basarnas) Timika George L.M. Randang
S.IP.,M.A.P membenarkan
hingga kini Basarnas Sar Timika terus berkoordinasi dengan Basarnas Ambon dan
Lanal serta Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru guna melakukan pencarian. “ Pagi tadi tim dari unit siaga SAR kepulauan Aru Dobo pd pkl
08.00 wit sdh bergerak kelokasi pencarian menggunakan kapal dari Perhubungan Pemda setempat untuk mengantarkan unsur SAR
gabungan namun belum ditemukan,’’ ujar George Randang di Timika saat dihubungi
melalui pesan singkat, Senin (14/11/2022). George menyebutkan, dari Basarnas SAR Timika terus
beroordinasi dan meminta penguatan pencarian dari SAR Ambon. “ Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna
mengembangkan pencarian di Perairan ARU,’’ Jelasnya. Kata George, SAR Ambon serta
unit siaga SAR kepulauan Aru dan pemda Kepulauan Aru mengerahkan semua potensi
SAR yang ada di Dobo untuk dapat
membantu pencarian. “ Dari hasil koordinasi tersebut telah diberangkatkan 1 unit
Kapal Perhubungan Pemda Aru, selain itu ada unsur lain juga yang membantu yaitu SAR Ambon pos SAR Dobo, Lanal Kepulauan Aru,
Polairud Polda Maluku kemudian dari
direktorat polda dan dari Polres Aru, BPBD, dan dari Kapal perhubungan ABK
KM Tarangan,’’ tandas George. George menambahkan, hingga kini kapal kargo itu belum
ditemukan, namun pada minggu pecan kemarin kapal tersebut sempat bertemu dengan
kapal nelayan, namun kapal nelayan tidak tahu bila kapal kargo tersebut membutuhkan bantuan. “ Hingga kini Kapal itu belum ditemukan, dari Basarnas juga
sudah mengarahkan lewat E-Broadcash ke Kapal-kapal yang melintas agar dapat
membantu jika menemukan KM Mutia Ladjoni,’’ Tutupnya.Sebagai informasi, Kapal Kargo MV. Mutia Ladjoni 7, berangkat
dari Asike, Timika tujuan Bontang Kalimantan Timur dinyatakan hilang
kontak di Perairan Kepulauan Aru.Kapal Cargo ini dilaporkan hilang pada Jumat 11
November 2022 dengan membawa 15 anak buah kapal (ABK). Kepala Koordinator Unit Siaga SAR Kepulauan
Aru Reinhard Loppies mengatakan Kapal MV. Mutia Ladjoni 7
berangkat dari timika pada Rabu 9 November dengan tujuan Bontang, namun karena
bahan bakar minyak (BBM) tinggal sedikit kapal diarahkan ke Dobo Kepulauan Aru
untuk mengisi BBM.“Jadi kapal ini dari Timika dan rencana untuk
pengisian BBM di daerah Dobo. Pada saat perjalanan ke perairan Dobo, Kapal
tersebut hilang kontak dengan perkiraan koordinat 04” 36'50.62 "S / 136”
71.39", ucap Loppies kepada media ini, Minggu (13/11/2022). Loppies menyebutkan, informasi hilangnya kapal
Cargo ini diperoleh dari Kansar Timika. " Unit Siaga SAR Aru memperoleh
informasi dari Kansar Timika, bahwa kapal tersebut hilang kontak di perairan
laut Aru, Sabtu (12/11/2022).
Lanjutnya, SAR Aru telah melakukan pencarian
namun keberadaan Kapal kargo tersebut belum ditemukan, dan diketahuai
keberadaannya.(Noris)
14 Nov 2022, 13:17 WIT
Div TIK Polri Siagakan Repeater Mobile Perkuat Sinyal Komonikasi Pengawalan KTT G20
Papuanewsonline.com, Bali - Divisi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (Div TIK) Polri menyiagakan mobil Repeater Mobile di titik-titik lokasi blank spot jaringan komunikasi radio (HT). Hal ini berguna membantu personil dilapangan yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalan rombongan KTT G20.Salah satu lokasi yang diperkuat oleh repeater mobile berada di wilayah sekitar hotel The Apurva Kempinski, Jalan Raya Nusa Dua Selatan, Badung, Bali. Pasalnya, lokasi jalan yang dilalui oleh rombongan KTT G20 berkelok dan berbukit sehingga membuat komunikasi terganggu."Setelah disurvei kendaraan tersebut disimpan dilokasi ini untuk memperluas jangkauan radio komunikasi, titik-titik yang blank spot tadi dicover dengan kendaraan mobile repeater sehingga pengawalan tidak putus komunikasinya," kata perwira pengendali mobile repeater AKP Arie Wibisono di lokasi, Minggu (13/11/2022).Sebelumnya, Arie dibantu dengan tujuh anggota lainnya telah melakukan survei tempat yang dianggap kurang baik penerimaan sinyal radio. Sebelum di tempatkan mobil repeater trunking, jangkauan komunikasi masih ada penerimaan sinyal radio yang kurang baik terutama seputaran hotel mulia lantaran terganggu titik blank spot. Namun setelah dipasang perangkat tersebut, sinyal bisa diperkuat sampai 5 kilometer. "Jadi setelah kita pasang, jangkauan komunikasi bisa sampai 5 kilometer, kita pastikan tidak ada komunikasi yang terputus di jalur lokasi seputaran hotel mulia, hilton, kempinsky, ritz carlton dan samabe," kata Ari. Untuk memastikan tidak ada layanan komunikasi yang terganggu, ia bersama empat anggotanya juga bersiaga 1X24 jam selama. Bilamana ada kendala seperti mati listrik, maka langsung menyalakan genset yang berada di kabin belakang.Ia menambahkan mobil Div TIK Polri ini memiliki perangkat site trunking yang dapat terhubung dengan site trunking Polda Bali, Sehingga dapat memberikan backup komunikasi dalam pelaksanaan pengamanan.(Fausia)
14 Nov 2022, 06:38 WIT
Kapal Kargo KM Mutia Ladjoni Dari Timika Tujuan Bontang Hilang Di Perairan Aru
Papuanewsonline.com, Dobo - Kapal Kargo MV. Mutia Ladjoni 7, berangkat dari Asike, Timika tujuan Bontang Kalimantan Timur hilang kontak di Perairan Kepulauan Aru.Kapal Cargo ini dilaporkan hilang pada Jumat 11 November 2022 dengan membawa 15 anak buah kapal (ABK). Kepala Koordinator Unit Siaga SAR Kepulauan Aru Reinhard Loppies mengatakan Kapal MV. Mutia Ladjoni 7 berangkat dari timika pada Rabu 9 November dengan tujuan Bontang, namun karena bahan bakar minyak (BBM) tinggal sedikit kapal diarahkan ke Dobo Kepulauan Aru untuk mengisi BBM.“Jadi kapal ini dari Timika dan rencana untuk pengisian BBM di daerah Dobo. Pada saat perjalanan ke perairan Dobo, Kapal tersebut hilang kontak dengan perkiraan koordinat 04” 36'50.62 "S / 136” 71.39", ucap Loppies kepada media ini, Minggu (13/11/2022). Loppies menyebutkan, informasi hilangnya kapal Cargo ini diperoleh dari Kansar Timika. " Unit Siaga SAR Aru memperoleh informasi dari Kansar Timika, bahwa kapal tersebut hilang kontak di perairan laut Aru, Sabtu (12/11/2022). Lanjutnya, SAR Aru telah melakukan pencarian namun keberadaan Kapal kargo tersebut belum ditemukan, dan diketahuai keberadaannya.(Arifin)
13 Nov 2022, 21:56 WIT
Warga Keluhkan Jalan Berdebu sepanjang Bougenville Kelurahan Koperapoka
Papuanewsonline.com, TIMIKA- Warga masyarakat pengguna jalan maupun penduduk yang bermukim sepanjang jalan Bougenville, Kelurahan Koperapoka Kecamatan Mimika Baru Timika, mengeluhkan tebaran debu yang setiap hari menghiasi areah tersebut. Beberapa masyarakat yang bermukim di jalan Bougenville maupun pengusaha kuliner merasa terganggu dengan adanya dampak penggalian tanah dan jalan rusak berdebu itu.“ Saya sebagai penjual bakso merasa terganggu dengan adanya debu ini, kan sebelumnya belum ada penggalian kita merasa aman-aman, tidak ada debu, dengan adanya debu sekarang kita merasa terganggu apalagi dengan pelanggan, kalau bisa diperbaikilah,” Ujar reky Penjual Bakso yang setiap hari berjualan di areah jalan tersebut saat ditemui, Selasa (8/11/2022).Kata dia, tebaran debu juga berdampak bagi kesehatan Masyarakat yang bermukim pada areah jalan tersebut." Selain kesehatan, Dampak yang dirasakan ialah pendapatan masyarakat yang membuka usaha di bidang kuliner mengalami penurunan pendapatan, karena sepanjang jalan dipenuhi tebaran debu," Ucapnya.Lanjut Reky, pelanggan baksonya banyak yang sudah tidak mengunjungi kedainya, karena sepanjang jalan berdebu.Hal yang sama juga dikeluhkan Warga lainya Mirna penjual Es. Ia mengatakan, sebelumnya pendapatanya lumayan namun karena sepanjang jalan berdebu, sehingga pendapatanya menurun drastis." Ya beginilah kondisi Pak, apalagi ada kendaraan lewat, itu yang membuat jalan tidak terlihat akibat berdebu” Ujar Mirna.Mirna berharap agar pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Dinas terkait, agar secepatnya mencari solusi memperbaiki jalan tersebut demi keberlangsungan kehidupan warga." Kami berharap Kalau bisa jalannya diperbaiki supaya jangan berdebu seperti ini," Ungkapnya.(Ridwan)
08 Nov 2022, 15:29 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru