logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Pj Bupati Mappi Temui Kemenhub Bahas Pengembangan Bandara Kepi Papuanewsonline.com, MAPPI - Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi udara melalui Bandara Kepi di Kabupaten Mappi, maka pemerintah sedang berupaya melakukan pengembangan dan pembangunan fasilitas. Terkait hal itu Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP. M.Si melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Perhubungan Udara. Kedatangan Pj Bupati Mappi bersama Kepala Dishub Mappi, Liberatus Khomi dan Kepala UPBU Kelas III Kepi, Ari Sarbani diterima oleh Direktur Bandar Udara Sesditjen Kemenhub, Syamsu Rizal. Pertemuan digelar Selasa (16/5/2023) di Kantor Kemenhub Jakarta. Kepala UPBU Kelas III Kepi, Ari Sarbani mengungkapkan bahwa kondisi Bandara Kepi saat ini mengalami kerusakan berupa penurunan runway sedalam 80 cm. UPBU sudah berkoordinasi dengan kontraktor yang mengerjakan bandara namun tak kunjung diperbaiki. Padahal kontraktor sudah menyatakan akan melakukan perbaikan pada Agustus Tahun 2022, namun hingga kini belum dilaksanakan. “Infonya dari pihak penyedia bahwa material sudah ada di Kepi tetapi kami sampai saat ini belum melihat fisik material tersebut disimpan dimana,”ungkapnya. Turunnya permukaan tanah sedalam 80 cm menyebabkan landasan bergelombang sepanjang 105 meter. Kerusakan itu tepat di STA 60 sampai STA 725. Dengan kondisi seperti ini maka pesawat jenis ATR belum bisa mendarat sampai adanya perbaikan. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar mengatakan pembangunan dan pengembangan Bandara Kepi tetap berjalan meski runway mengalami kerusakan. Pemkab Mappi akan terus mendukung percepatan pembangunan salah satunya dengan kelengkapan dokumen. Pemkab akan berkoordinasi dengan UPBU agar penyusunan masterplan bisa diselesaikan. Tahun 2019 lalu telah dimulai. Pendampingan dan konsultasi dengan Kemenhub juga sudah dilakukan. Tahun ini akan dilanjutkan dengan adanya alokasi anggaran dari APBD Tahun 2023 sehingga penyusunan perencanaan pembangunan dan pengembangan Bandara Kepi bisa diselesaikan. Pj Bupati Mappi menegaskan bahwa Pengembangan Bandara Kepi yang menjadi Prioritas  melalui APBD-P TA. 2023 diantaranya, 1. Penyelesaian Master Plan Bandara Kepi (Belum selesai sejak 2019 dan Dokumen  masih di pihak konsultan), 2. Sertifikasi Tanah Bandara, 3. Peningkatan Akses Jalan Bandara yang mana saat ini dalam  kondisi rusak (lumpur), dan 4. Koordinasi Perbaikan Runway oleh Penyedia, agar Pesawat ATR bisa landing di Bandara Kepi. Untuk itu melalui pertemuan langsung dengan Kemenhub, Pj Bupati meminta arahan terutama terkait penanganan runway yang rusak agar kontraktor bisa melakukan perbaikan. Pj Bupati menyatakan perbaikan runway sangat mendesak agar pesawat ATR yang kapasitasnya lebih besar bisa mendarat di Bandara Kepi. Sebab permintaan penumpang terus meningkat. Sementara itu Direktur Bandar Udara Sesditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Syamsu Rizal memberi apresiasi kepada Pj Bupati yang telah mengambil langkah dalam rangka pengembangan Bandara Kepi. Bahkan ditindaklanjuti lewat kebijakan penganggaran untuk penyelesaian masterplan. Kemenhub kata Syamsu Rizal sangat terbuka bagi Pemkab Mappi yang ingin berkonsuktasi terkait pengembangan bandara. Terkait kerusakan runway juga akan segera ditindaklanjuti. “Terkait dengan perbaikan tolong dikomunikasikan dengan baik. Bila perlu pemerintah harus membuat semacam komitmen dengan pihak penyedia untuk melakukan perbaikan,” terangnya. Terkait dengan  permintaan penerbangan pesawat ATR  ke Kepi, akan ditindaklanjuti oleh Kemenhub dengan menyiapkan dokumen pengoperasian pesawat ATR. “Pertama kita selesaikan terkait pekerjaan yang lama sekaligus perbaikan penurunan runway sedalam 80 Cm. Kita target agar pesawat ATR bisa beroperasi. Pertama kita siapkan dokumen-dokumen untuk pengoperasian pesawat ATR kita akan fokuskan apa saja yang harus dipenuhi,” tambahnya. Syamsu juga mendorong Pemkab Mappi untuk menghidupkan pariwisata atau kegiatan lain yang bisa menarik minat masyarakat ke Mappi. Dengan begitu maskapai yang operasikan pesawat ATR bisa masuk dan arus keluar baik orang maupun barang bisa meningkat. (Redaksi) 18 Mei 2023, 23:12 WIT
Pelaku UMKM di Mappi Terima Bantuan Tenda, Pj Bupati Turut Memantau dan Bantu Pemasangan Papuanewsonline.com, MAPPI - Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kepi, Kabupaten Mappi merasa senang usai mendapat bantuan tenda untuk berjualan dari Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.,STP, M.,Si. Bukan hanya tenda, bantuan diberikan lengkap dengan meja dan kursi untuk digunakan pedagang menjajakan barang dagangannya. Pj Bupati, Michael Gomar juga turun memantau bahkan turut serta membantu pemasangan tenda pada Sabtu (13/5/2023) yang notabene bukan hari kerja. Dengan gaya santai tanpa pakaian dinas, Pj Bupati juga mengunjungi pasar tradisional yang biasa disebut pasar lilin, tempat mama-mama penjual kuliner. Lapak tempat berdagang yang sudah lapuk, langsung dibongkar dan diganti dengan tenda. M. Nur, salah seorang pedagang di Jalan Irian, Kota Kepi menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati yang telah memberikan bantuan tenda untuk tempat berjualan. "Kami bersyukur, puji Tuhan kalau kami berjualan tenda kami sudah bagus, sehingga tidak lagi bocor kalau pas hujan,"ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh, Ana pedagang jagung bakar di Kilometer 3 Kota Kepi. Ia mengatakan kurang lebih tiga tahun dirinya berjualan di lokasi tersebut namun baru kali ini mendapat bantuan tenda untuk berjualan. "Terima kasih banyak bapak Pj Bupati sudah membantu meringankan beban kami, kami mendapat bantuan selain tenda ada juga meja dan kursi,"ungkapnya. Sementara itu salah seorang perwakilan pelaku UMKM di pasar lilin Kota Kepi, Monalisa Agawemu mengaku senang dengan adanya pemberian bantuan fasilitas jualan bagi mereka. "Saya Monalisa Agawemu mewakili seluruh pedagang di pasar lilin menyampaikan terimkasih kepada bapak Pj Bupati yang sudah membantu kami dipasar lilin,"ungkapnya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti sekali karena bisa lebih nyaman dan layak untuk berjualan. Apalagi ada kursi dan meja. "Kami berterimkasih sudah diberikan meja dan bangku yang bagus. Kami  tidak bisa balas kebaikan bapak Pj, kami hanya bisa balas dengan doa semoga kebaikan bapak Pj dibalas sama Tuhan,"tuturnya. Monalisa juga berharap, agar tidak hanya bantuan tenda tetapi ke depannya ada petuga keamanan yang ditempatkan di lokasi tersebut. Sebab di malam hari mereka kerap diganggu oleh orang mabuk ketika sedang berjualan. Dalam kesempatan yang sama usai melakukan pemasangan tenda bagi pelaku UMKM,  Pj Bupati, Michael Gomar mengatakan, pemberian bantuan tenda dan meja kursi guna menunjang para pelaku UMKM pada saat berjualan. "Dengan adanya tenda yang bagus untuk jualan, maka para pelaku UMKM bisa merasakan kenyamanan," terangnya. Pj Bupati menambahkan, dukungan untuk pelaku UMKM ini tentunya sangat penting agar UMKM bisa berkembang dan ekonomi masyarakat bisa meningkat. (Redaksi) 18 Mei 2023, 22:29 WIT
Kunjungi Lampung, Tim Kemendagri Beri Arahan dan Solusi Penganggaran dan Pembangunan Infrastruktur Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun ke Provinsi Lampung memberikan arahan dan mencari solusi penganggaran dan pembangunan infrastruktur di Lampung. Tim Kemendagri sekaligus menghadiri Rapat Fasilitasi Penanganan Infrastruktur di Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung bertempat di Hotel Golden Tulip Springhill Bandar Lampung, Kamis (4/5/2023). Tim Kemendagri antara lain Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Tomsi Tohir, Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bina Administrasi Wilayah (Adwil) Indra Gunawan, Inspektur IV Itjen Arsan Latif, Direktur Perencanaan Anggaran Ditjen Bina Keuda Muhammad Valiandra, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Rikie dan Kasubdit PU Ditjen Bina Pembanginan Daerah Kemendagri. Selain itu, kegiatan dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pejabat provinsi dan kabupaten/kota lain yang hadir antara lain Inspektur daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan, "kunjungan Tim Kemendagri ke Lampung sebagai tindaklanjut arahan Bapak Menteri Dalam Negeri (Mendagri), untuk membahas solusi penganggaran dan pembangunan infrastruktur di Provinsi Lampung." “Rapat kali ini merupakan rapat yang keempat kalinya, dalam membahas pembangunan dan penganggaran infrastruktur di Provinsi Lampung, yang dihadiri Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” tambah Fatoni. Dalam rapat terakhir, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung telah mengumpulkan data terkait anggaran infrastruktur, kondisi jalan provinsi, kabupaten/kota, baik yang sudah dan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Berdasarkan data tersebut, Kemendagri memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya "Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung wajib mengalokasikan anggaran sebesar 40% dari total belanja APBD di luar belanja bagi hasil dan/atau dana transfer dan/atau desa secara bertahap." “Kemudian, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung dapat melakukan pergeseran alokasi anggaran bagi kebutuhan daerah dalam rangka Pelayanan Dasar masyarakat yang anggarannya belum tersedia dalam tahun anggaran berjalan, sesuai amanat Pasal 69 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019,” jelas Fatoni. “Pergeseran alokasi anggaran tersebut dapat bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendanai kebutuhan darurat dan mendesak, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019,” lanjutnya.   Namun, "apabila nantinya BTT tidak mencukupi, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, BTT dapat ditambahkan dengan menggunakan dana dari hasil penjadwalan ulang capaian program dan kegiatan lainnya serta pengeluaran pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan. Selain itu, BTT juga dapat ditambahkan dengan memanfaatkan kas yang tersedia." Selanjutnya, Fatoni juga menyampaikan, "alokasi belanja hibah yang tidak berkaitan dengan infrastruktur dapat dialihkan. Hal ini guna memprioritaskan pendanaan belanja wajib pelayanan dasar masyarakat, khususnya mengenai sarana dan prasarana infrastruktur seperti yang tercantum dalam Pasal 298 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah." “Pemerintah juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengoptimalisasi dana transfer Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain itu, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat memanfaatkan alternatif pendanaan melalui CSR,” jelas Fatoni. Terakhir, “perlu ada sinergitas perencanaan terpadu antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, khususnya terkait dengan peningkatan sarana dan prasarana jalan se-Provinsi Lampung. (Redaksi) 05 Mei 2023, 22:30 WIT
Program Unggulan BASUDARA MANISE Ditpolairud Dalam Menjaga Perairan Maluku Papuanewsonline.com, Maluku - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H telah berakhir bukan berarti tugas dan kewajiban mengamankan wilayah perairan Maluku pun ikut berakhir, hari ini (Kamis, 04/05/2023) Personil Ditpolairud Polda Maluku kembali menjalankan tugas rutinnya untuk mengawasi dan mengamankan wilayah perairan Maluku dan Sekitarnya.Kombes Pol Handoyo Santoso, Direktur Polairud Polda Maluku mengatakan, “Operasi Ketupat Salawaku 2023 telah berakhir pada tanggal 01 Mei 2023, namun tugas dan kewajiban untuk menjaga, mengawasi dan mengamankan wilayah perairan Maluku tetap akan terus dijalankan oleh personel Ditpolairud Polda Maluku, seperti yang dilaporkan oleh crew KP XVI-2002 yang bertugas pada Pos Sandar Namrole Kab Buru Selatan, selain melaksanakan tugas rutin Patroli pengawasan dan pemantauan di wilayah perairan Pulau Buru dan sekitarnya, crew KP.XVI-2002 juga menampilkan Program Bapak Kapolda Maluku Giat " Bacarita Basudara Manise" Kepada Masyarakat Pesisir dan Nelayan ““Sementara itu personel KP.XVI-1010 Ditpolairud Polda Maluku yang bertugas pada Pos Sandar Tahoku juga kembali melaksanakan tugas rutinnya, melakukan pengawasan dan pengamanan kepada para pengguna jasa transportasi laut diseputaran Pelabuhan Rakyat Tahoku serta memberikan himbauan kepada para pengguna jasa angkutan laut dan nelayan terkait kelengkapan alat keselamatan karena perubahan cuaca ekstrim akhir-akhir ini serta membatasi jumlah penumpang dan muatan agar tidak terjadi kelebihan kapasitas yang dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan (kecelakaan laut).”Hal yang sama pun dilakukan oleh pers KP. XVI – 2005 Dit Polairud Polda Maluku yang bertugas di Pos Sandar Kobisadar kec. Seram utara timur kobi. kab. Maluku Tengah, selain melaksanakan giat pengawasan dan pemeriksaan terhadap bongkar muat barang di dermaga Kobisadar, juga melaksanakan Giat sambang kepada masyarakat nelayan Desa Samal kec. Seram utara timur Kobi, Kab. Malteng dalam rangka melaksanakan program unggulan Polda Maluku yaitu BASUDARA MANISE, hal ini dilakukan agar tetap menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan rasa aman bagi para pengguna jasa transportasi laut diwilayah perairan Maluku dan sekitarnya”. (PNO-12) 04 Mei 2023, 21:37 WIT
Babinsa Koramil Mendampingi Petani Dalam Mensukseskan Program Swasembada Pangan Papuanewsonline.com, Timika - Wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di wilayah, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Sertu Yulius Nampe terus melaksanakan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan, kali ini mereka sedang mendampingi bapak Roni (35th) yang merupakan petani Semangka dan Labu di Kampung Muare, Distrik Mimika Timur, Kab. Mimika, Rabu (03/05/2023). Dengan terjun langsung mendampingi para petani, harapannya akan menjadi motivasi bagi para petani dalam peningkatan hasil panen untuk menambah tingkat perekonomian warga serta mewujudkan program ketahanan pangan khususnya di wilayah Distrik Mimika Timur. Menurut Sertu Nampe, kegiatan pendampingan pertanian ini sudah menjadi bagian tugas Babinsa  yang harus dilaksanakan sebagai salah satu wujud pemberdayaan wilayah bidang pertanian guna meningkatkan dan mempertahankan ketahanan pangan wilayah. “Kami para Babinsa akan selalu mendampingi para petani di wilayah binaan mulai dari pengolahan lahan sampai dengan masa panen, hal ini merupakan bentuk pendekatan emosional terhadap masyarakat binaan guna meningkatkan ketahanan pangan dan mensukseskan program Swasembada Pangan di wilayah,” ujarnya. Sementara itu, bapak Roni selaku pemilik lahan, mengucapkan terima kasih kepada Babinsa. Menurutnya berkat peran aktif Babinsa kepada petani dari awal pengolahan lahan hingga panen, hasil panen cabe tahun kemaren sangat memuaskan. (PNO-12) 03 Mei 2023, 22:25 WIT
Rayakan Ultah Ke 14, RAT CU Ndar Sesepok Resmi Dibuka Bupati Asmat Papuanewsonline.com, Asmat- Koperasi Credit Union (CU) Ndar Sesepok Agats merayakan Ulang Tahun ke 14, sekaligus menggelar Rapat Anggota Tahunan bertempat di Aula Keusukupan Agats, Sabtu, (18/03/2023).Perayaan Hari Ulang tahun CU Ndar Sesepok Agats ini dihadiri Bupati Asmat Elisa Kambu, Uskup Agats Mgr. Aloysius Murwito, Utusan Pusat Koperasi Credit Union Indonesia Ferdiandus Faimnasi, Kepala Dinas Perindagkop, Melianus Jitmau, Kepala Dinas Dukcapil Marselianus J. Belekubun, Staf Bank Papua Yesica T. Santoso dan Kasat Binmas Polres Asmat AKP. Sudirman.Bupati Elisa Kambu dalam sambutanya menyampaikan patut bersyukur kepada Tuhan karena kasihnya, kehadiran Credit Union Ndar Sesepok Agats hari ini bisa melaksanakan Rapat Anggota Tahunan 2023 di usianya yang ke 14 Tahun, hadir di Asmat. " Saya ini rencana  berangkat, namun karena kegiatan  ini sangat Penting, sehingga saya harus hadir," Ucapnya.Elisa mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Asmat, menyampaikan selamat Kepada Keluarha Besar CU Ndar Sesepok Agats yang melaksanakan RAT di hari ini dengan penuh bahagia." RAT ini penting bagi Koperasi ya, kebetulan ini di Asmat, jadi ini Koperasi paling hebat,  kenapa saya bilang hebat, karena dari yang tadi disampaikan bahwa dari 2000 Anggotanya banyak yang sudah memiliki aset pribadi" tandas Bupati.Selanjutnya, Bupati Asmat yang di dampingi oleh Uskup Agats dan Utusan Pusat Koperasi CU Indonesia membuka acara RAT tersebut dengan memukul Tifa bersama, tidak lupa Panitia memberikan Cindera Mata kepada Bupati Asmat, Uskup Agats dan Utusan Pusat Kopersi CU Indonesia.Diketahui sebelum acara dibuka secara resmi, diawali dengan  Laporan Ketua Panitia Maria Agnes Ernawati.Dalam Laporannya, Agnes  mengatakan Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini mengacu pada UU No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah RI Nomor 19/Per/M.KUKM/IX/2015." Dengan adanya RAT ini kami harapkan adanya Evaluasi atas Kinerja Pengurus dan Pengawas Tahun 2022, adanya Rekomendasi untuk Peningkatan Kinerja Pengawas CU Ndar Sesepok Tahun 2023 dan adanya Manual Operasional Produk dan Pelayanan untuk Program Kerja CU Ndar Sesepok Tahun 2023," Jelasnya.Agnes menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan partisipasi semua Anggota CU serta Forkopimda dan Keuskupan yang hadir dalam acara  dimaksud.Pada kesempatan yang sama, Utusan Pusat Koperasi Credit Union Indonesia,Ferdiandus Faimnasi dalam sambutannya mengatakan CU Ndar Sesepok Agats ini berada di urutan 35 dari 45 Koperasi Kredit Union di Indonesia." Ini hasil yang luar biasa, kita berikan tepuk tangan untuk CU Ndar Sesepok yang meraih peringkat 35, mari kita bersyukur atas pencapaian yang sudah baik ini, seraya terus berikhtiar, seperti kata bijak mengatakan "Masih Ada Akhir Yang Indah, Asalkan Kita Tetap Percaya dan Berusaha, Bagaimana Kita Bangkit Dari Kesulitan dan Tumbuh Dalam Tantangan," Ungkapnya.Ferdi mengharapkan agar Pengelolaan CU kedepan harus lebih hati-hati dan memperhatikan beberapa tantangan eksternal.(Rezany Renfaan) 18 Mar 2023, 13:31 WIT
Pasar Kuliner Mama-Mama Papua Di Mappi Diresmikan Papuanewsonline.com, Mappi – Impian mama-mama pedagang di Kota Kepi untuk memiliki tempat berjualan yang lebih layak akhirnya terwujud. Setelah Pemerintah Kabupaten Mappi dalam hal ini Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si mengambil kebijakan membangun Pasar Warwanggem di Kota Kepi, Distrik Oba’a menggunakan APBD Perubahan Tahun 2022. Pembangunan telah selesai dan pasar siap digunakan. Peresmian dilakukan Jumat (10/3/2023) diawali doa pemberkatan oleh Pastor Valentinus G. Nuga, Pr. Kemudian pengguntingan pita dan penyerahan kunci lapak kepada perwakilan pedagang oleh Pj Bupati Mappi, Michael Gomar. Kedatangan Pj Bupati didampingi Pj Ketua TP PKK Kabupaten Mappi, Ny Stefanie Gomar, SH MH sangat disambut antusias dengan tarian adat sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih dari masyarakat khususnya mama-mama pedagang. Pasar Warwanggem ini menjadi tempat mama-mama menjual kuliner khas Mappi. Sebelum pasar dibangun, pedagang biasanya berjualan di pinggiran Jalan Irian Kota Kepi. Pj Bupati, Michael Gomar menyatakan gagasan pembangunan pasar tidak muncul begitu saja tapi karena melihat kondisi pasar lilin tempat pedagang berjualan selama ini yang dinilai tidak layak. Untuk itu Pj Bupati mengambil kebijakan untuk mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan T.A 2022 untuk pembangunan. Penentuan lokasi sudah didiskusikan dengan banyak pihak dan pertimbangan utama penentuan adalah letaknya harus dekat dan strategis dengan jalan utama agar mudah diakses oleh masyarakat atau pengunjung. “Saya melihat lokasi yang ada saat ini cukup baik sehingga kami langsung melakukan koordinasi agar pembangunan bisa dibangun di sini,” jelasnya. Diketahui, Pasar Warwanggem dilengkapi 29 unit lapak untuk digunakan pedagang menggelar dagangannya. Masih kurang sekitar 30 unit lapak dan Pj Bupati mengungkapkan bahwa lapak pedagang akan dibangun. Ia berharap fasilitas yang sudah dibangun harus digunakan dan dimanfaatkan serta dijaga dengan baik. “Mama-mama dan seluruh warga harus bersama-sama menjaga dengan baik, jangan dikasih rusak karena kalau kondisi lapak rusak maka mama-mama tidak bisa berjualan dan pendapatan berkurang,” tegas Pj Bupati. Fasilitas pendukung juga akan dibangun dan dibenahi. Diantaranya lampu penerangan di bagian depan pasar. Pembangunan toilet dan juga pagar. Untuk menjaga keamanan maka, Pemda bisa memberdayakan pemuda setempat menjadi petugas keamanan yang operasionalnya tentu akan diperhitungkan. Selain membangun pasar, untuk mendukung pengembangan UMKM, Pj Bupati Mappi akan melanjutkan program tabungan UMKM yang diserahkan kepada mama-mama Papua dan non Papua. Sama seperti yang sudah dilakukan dengan APBD Perubahan Tahun 2022 lalu, dimana setiap penerima manfaat mendapatkan Rp 500.000 per orang maka tahun ini pun akan disalurkan dengan nilai yang sama mulai akhir Maret 2023. Besarannya Rp 500.000 per bulan untuk masing-masing pelaku UMKM. Bantuan ini tidak hanya menyasar pelaku UMKM di Kota Kepi saja, tapi juga Distrik Haju, Distrik Ecy dan Distrik Citak Mitak. Penyaluran disalurkan atau ditransfer langsung ke rekening penerima untuk dijadikan tambahan modal usaha. Pj Bupati menjelaskan program ini juga diberikan bagi pelaku UMKM non Papua yang juga berperan sebagai penggerak ekonomi. Hanya saja jumlah penerimanya tentu tidak sebanyak mama-mama Papua. Pj Bupati menambahkan, bahwa tahun ini pula Pemkab Mappi sudah merencanakan pembangunan taman kota di halaman Kantor Distrik Oba’a. Akan dilengkapi 80 unit lapak yang nantinya diprioritaskan bagi mama-mama Papua. Pembangunan pasar dan sentra-sentra UMKM oleh Pemkab Mappi diapresiasi oleh pedagang bahkan anaknya. Monica Antari, anak salah seorang pedagang merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Mappi yang membantu dna menyediakan tempat berjualan yang layak bagi orang tuanya. Tentu kata Monica, tempat yang layak bisa meningkatkan pendapatan orang tuanya untuk menopang hidup keluarga. Terutama bagi dirinya, untuk biaya sekolah. Bahkan seperti pedagang lainnya yang bisa menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi dan sudah bekerja di Mappi. “Terima kasih kepada bapak Pj Bupati Mappi, Tuhan Yesus berkati Bapa dalam tugas-tugasnya,”ungkapnya.Sementara itu salah seorang pedagang di Pasar Warwanggem, Agustina Mandom menyebut fasilitas ini merupakan wujud kehadiran dan kepedulian dari pemerintah yang melihat mama-mama selama ini berjualan di pinggir jalan. “Saya perwakilan dari mama-mama pedagang, mengucapkan terimakasih kepada bapak Pj Bupati yang telah membangun pasar ini. Saya minta mama-mama yang berjualan di sini apa yang sudah dikasih oleh pemerintah mari kita bersama-sama menjaga dengan baik,” tutur Agustina.Salah seorang pedagang lainnya, Yasinta Kamakaimu mengatakan dengan adanya tempat ini kami sangat bangga. Dan menyampaikan terima kasih kepada bapak Pj Bupati karena sudah mendukung kami Mama -mama pasar, kami rasa puas dengan dibangunnya pasar ini."Dari kami mama - mama, kami rasa terima kasih kepada bapak Pj Bupati. Dan semoga kita semua bisa jaga keamanan dan ketertiban disini biar semuanya berjalan baik,"ungkapnya.Sementara itu ketua RT 1 Kelurahan Kepi, Kristianus Kamakaimu, mengapresiasi langkah Pj Bupati yang sudah membangun pasar yang begitu bagus untuk mama-mama Papua berjualan."Saya rasa bangga sekali dengan dibangunya pasar mama - mama Papua ini,sebagai ketua RT saya merasa bangga sekali dengan adanya pasar ini. Kami juga berterima kasih kepada bapak Pj Bupati yang sudah membangun pasar ini,"ungkapnya."Sangat luar biasa kami bisa dpaat tempat ini. Inilah melaikat penolong pak Pj Bupati ini, karena selama ini mama -mama Papua jualan di tempat yang tidak layak di Pasar lilin. Sekarang ini kami mendapatkan pasar yang baru. Dan ditempat ini yang dulunya gelap. Sekarang sudah di bangun pasar dan diterangi dengan lampu penerangan. Sebagai ketua RT saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Pj Bupati. Kedepannya kami akan jaga, kami akan gunakan pasar ini dengan baik,"Pungkasnya. (Redaksi) 11 Mar 2023, 19:25 WIT
Kejati Papua Gelar Coffee Morning Dalam Rangka PPS, Mendukung Percepatan Pembangunan Di Papua Papuanewsonline.com, Jayapura-  Kejaksaan Tinggi Papua menggelar coffee morning dengan mengusung tema " Fungsi Intelijen Kejaksaan dalam pengamanan pembangunan strateguis (PPS) guna mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur di Papua".Acara ini dibuka  secara langsung  oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono,S.H.,M.H bertempat di gedung Aula Kejakti Papua, Selasa (21/2/2023).Tampak turut hadir dalam acara tersebut yakni, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua ROCH. ADI WIBOWO, SH, MH, para Asisten,Koodinator, Kepala Seksi Kejaksaan Tinggi Papua.Para peserta yang turut hadir dalam acara ini diantaranya,  Kementrian PUPR yaitu Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jayapura beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Merauke beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wamena beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Wilayah Sungai Papua beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Wilayah Sungai Merauke beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Papua beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua beserta Kepala SATKER dan PPKdan Kepala Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Konstruksi Papua beserta kelompok kerja.Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Witono dalam arahanya mengatakan Coffe Morning awal diharapkan menjadi pemicu semangat jajaran  Intelejen Kejaksaan Tinggi untuk terus meningkatkan etos kerja dan komitmen pelayanan prima, khususnya dalam kegiatan pengamanan pembangunan proyek-proyek strategis di lingkungan pemerintah maupun BUMN/BUMD sesuai dengan arah kebijakan pemerintah, sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di Papua dan dinikmati secara langsung oleh masyarakat di Papua. Witono menjelaskan, Intelejen Kejati Papua harus ekstra melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pembangunan strategis meliputi sektor infrastruktur jalan, kebandar udaraan, telekomunikasi, kepelabuhanan, smelter, pengolahan air, tanggul, bendungan, pertanian, kelautan, ketenagalistrikan, dan energi alternatif di Papua, sehingga mendorong percepatan pembangunan di Papua. Kata Witono, Pengamanan Intelejen Termasuk pula pada kegiatan terkait minyak dan gas bumi, ilmu pengetahuan dan teknologi, perumahan, pariwisata, kawasan industri prioritas atau kawasan ekonomi khusus, pos lintas batas negara, dan sarana penunjang serta sektor lainnya.  " Tujuan pengamanan ini, untuk mendukung program pemerintah mendorong percepatan pembangunan di Papua, selain itu mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan proyek yang bersifat strategis baik nasional maupun daerah, agar dinikmati secara langsung oleh masyarakat Papua," Pungkasnya. Diketahui Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapat materi terkait Pengamanan Pembangunan Staretgis Kejaksaan yang paparkan oleh, Jhon Ilef Malamassam,S.H.,M.H selaku Koordinator Intelejen pada Kejaksaan Tinggi Papua.(Redaksi) 22 Feb 2023, 06:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT