Papuanewsonline.com
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Brankas Isi Emas 2,5 Kg dan Uang Rp21,2 Miliar
Proyek Ruang Guru SMPN Jila Minim Pengawasan, Kepala Tukang Rangkap Jadi Konsultan
Janji Busuk Pemda Mimika: Ganti Rugi Suku Aika Cuma Omong Kosong, Tanah Tetap Digarap
Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diumumkan Jadi Tersangka
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda
Brigjen Pol. Arif Budiman Resmi Menjabat Wakapolda Maluku
Kecelakaan Tunggal Di Jalan Logging SP-9, 1 Warga OAP Meninggal Dunia
Kecelakaan di Jalan Poros SP9 Iwaka, Seorang Pria Tewas di Lokasi
AJI Jakarta & LBH Pers Kecam Intimidasi Jurnalis di Kejagung, Desak Panglima TNI Bertindak
Tingkatkan Kompetensi Aparatur, BPKAD Mimika Bekali Seluruh OPD Pengelolaan Keuangan Daerah
Pj Bupati Mappi Temui Kemenhub Bahas Pengembangan Bandara Kepi
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi udara melalui Bandara Kepi di
Kabupaten Mappi, maka pemerintah sedang berupaya melakukan pengembangan dan
pembangunan fasilitas. Terkait hal itu Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney
Gomar, S.STP. M.Si melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan dalam hal
ini Direktorat Perhubungan Udara. Kedatangan Pj Bupati Mappi
bersama Kepala Dishub Mappi, Liberatus Khomi dan Kepala UPBU Kelas III Kepi,
Ari Sarbani diterima oleh Direktur Bandar Udara Sesditjen Kemenhub, Syamsu
Rizal. Pertemuan digelar Selasa (16/5/2023) di Kantor Kemenhub Jakarta. Kepala UPBU Kelas III Kepi, Ari
Sarbani mengungkapkan bahwa kondisi Bandara Kepi saat ini mengalami kerusakan
berupa penurunan runway sedalam 80 cm. UPBU sudah berkoordinasi dengan
kontraktor yang mengerjakan bandara namun tak kunjung diperbaiki. Padahal kontraktor sudah
menyatakan akan melakukan perbaikan pada Agustus Tahun 2022, namun hingga kini
belum dilaksanakan. “Infonya dari pihak penyedia bahwa material sudah ada di
Kepi tetapi kami sampai saat ini belum melihat fisik material tersebut disimpan
dimana,”ungkapnya. Turunnya permukaan tanah sedalam
80 cm menyebabkan landasan bergelombang sepanjang 105 meter. Kerusakan itu
tepat di STA 60 sampai STA 725. Dengan kondisi seperti ini maka pesawat jenis
ATR belum bisa mendarat sampai adanya perbaikan. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar
mengatakan pembangunan dan pengembangan Bandara Kepi tetap berjalan meski
runway mengalami kerusakan. Pemkab Mappi akan terus mendukung percepatan
pembangunan salah satunya dengan kelengkapan dokumen. Pemkab akan berkoordinasi
dengan UPBU agar penyusunan masterplan bisa diselesaikan. Tahun 2019 lalu telah dimulai.
Pendampingan dan konsultasi dengan Kemenhub juga sudah dilakukan. Tahun ini
akan dilanjutkan dengan adanya alokasi anggaran dari APBD Tahun 2023 sehingga
penyusunan perencanaan pembangunan dan pengembangan Bandara Kepi bisa
diselesaikan. Pj Bupati Mappi menegaskan bahwa
Pengembangan Bandara Kepi yang menjadi Prioritas melalui APBD-P TA. 2023 diantaranya, 1. Penyelesaian Master Plan
Bandara Kepi (Belum selesai sejak 2019 dan Dokumen masih di pihak konsultan), 2. Sertifikasi Tanah Bandara, 3. Peningkatan Akses Jalan
Bandara yang mana saat ini dalam kondisi
rusak (lumpur), dan 4. Koordinasi Perbaikan Runway oleh Penyedia, agar Pesawat
ATR bisa landing di Bandara Kepi. Untuk itu melalui pertemuan
langsung dengan Kemenhub, Pj Bupati meminta arahan terutama terkait penanganan
runway yang rusak agar kontraktor bisa melakukan perbaikan. Pj Bupati menyatakan perbaikan
runway sangat mendesak agar pesawat ATR yang kapasitasnya lebih besar bisa
mendarat di Bandara Kepi. Sebab permintaan penumpang terus meningkat. Sementara itu Direktur Bandar
Udara Sesditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Syamsu Rizal
memberi apresiasi kepada Pj Bupati yang telah mengambil langkah dalam rangka
pengembangan Bandara Kepi. Bahkan ditindaklanjuti lewat kebijakan penganggaran
untuk penyelesaian masterplan. Kemenhub kata Syamsu Rizal sangat
terbuka bagi Pemkab Mappi yang ingin berkonsuktasi terkait pengembangan
bandara. Terkait kerusakan runway juga akan segera ditindaklanjuti. “Terkait
dengan perbaikan tolong dikomunikasikan dengan baik. Bila perlu pemerintah
harus membuat semacam komitmen dengan pihak penyedia untuk melakukan
perbaikan,” terangnya. Terkait dengan permintaan penerbangan pesawat ATR ke Kepi, akan ditindaklanjuti oleh Kemenhub
dengan menyiapkan dokumen pengoperasian pesawat ATR. “Pertama kita selesaikan
terkait pekerjaan yang lama sekaligus perbaikan penurunan runway sedalam 80 Cm.
Kita target agar pesawat ATR bisa beroperasi. Pertama kita siapkan
dokumen-dokumen untuk pengoperasian pesawat ATR kita akan fokuskan apa saja
yang harus dipenuhi,” tambahnya.
Syamsu juga mendorong Pemkab
Mappi untuk menghidupkan pariwisata atau kegiatan lain yang bisa menarik minat
masyarakat ke Mappi. Dengan begitu maskapai yang operasikan pesawat ATR bisa
masuk dan arus keluar baik orang maupun barang bisa meningkat. (Redaksi)
18 Mei 2023, 23:12 WIT
Pelaku UMKM di Mappi Terima Bantuan Tenda, Pj Bupati Turut Memantau dan Bantu Pemasangan
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kepi, Kabupaten
Mappi merasa senang usai mendapat bantuan tenda untuk berjualan dari Penjabat
Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.,STP, M.,Si. Bukan hanya tenda, bantuan
diberikan lengkap dengan meja dan kursi untuk digunakan pedagang menjajakan
barang dagangannya. Pj Bupati, Michael Gomar juga
turun memantau bahkan turut serta membantu pemasangan tenda pada Sabtu
(13/5/2023) yang notabene bukan hari kerja. Dengan gaya santai tanpa pakaian
dinas, Pj Bupati juga mengunjungi pasar tradisional yang biasa disebut pasar
lilin, tempat mama-mama penjual kuliner. Lapak tempat berdagang yang sudah
lapuk, langsung dibongkar dan diganti dengan tenda. M. Nur, salah seorang pedagang di
Jalan Irian, Kota Kepi menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati yang telah
memberikan bantuan tenda untuk tempat berjualan. "Kami bersyukur, puji
Tuhan kalau kami berjualan tenda kami sudah bagus, sehingga tidak lagi bocor
kalau pas hujan,"ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh,
Ana pedagang jagung bakar di Kilometer 3 Kota Kepi. Ia mengatakan kurang lebih
tiga tahun dirinya berjualan di lokasi tersebut namun baru kali ini mendapat
bantuan tenda untuk berjualan. "Terima kasih banyak bapak Pj Bupati sudah membantu
meringankan beban kami, kami mendapat bantuan selain tenda ada juga meja dan
kursi,"ungkapnya. Sementara itu salah seorang
perwakilan pelaku UMKM di pasar lilin Kota Kepi, Monalisa Agawemu mengaku
senang dengan adanya pemberian bantuan fasilitas jualan bagi mereka. "Saya Monalisa Agawemu
mewakili seluruh pedagang di pasar lilin menyampaikan terimkasih kepada bapak
Pj Bupati yang sudah membantu kami dipasar lilin,"ungkapnya. Menurutnya, bantuan tersebut
sangat berarti sekali karena bisa lebih nyaman dan layak untuk berjualan.
Apalagi ada kursi dan meja. "Kami berterimkasih sudah diberikan meja dan
bangku yang bagus. Kami tidak bisa balas
kebaikan bapak Pj, kami hanya bisa balas dengan doa semoga kebaikan bapak Pj
dibalas sama Tuhan,"tuturnya. Monalisa juga berharap, agar
tidak hanya bantuan tenda tetapi ke depannya ada petuga keamanan yang
ditempatkan di lokasi tersebut. Sebab di malam hari mereka kerap diganggu oleh
orang mabuk ketika sedang berjualan. Dalam kesempatan yang sama usai
melakukan pemasangan tenda bagi pelaku UMKM,
Pj Bupati, Michael Gomar mengatakan, pemberian bantuan tenda dan meja
kursi guna menunjang para pelaku UMKM pada saat berjualan. "Dengan adanya tenda yang
bagus untuk jualan, maka para pelaku UMKM bisa merasakan kenyamanan," terangnya.
Pj Bupati menambahkan, dukungan
untuk pelaku UMKM ini tentunya sangat penting agar UMKM bisa berkembang dan
ekonomi masyarakat bisa meningkat. (Redaksi)
18 Mei 2023, 22:29 WIT
Kunjungi Lampung, Tim Kemendagri Beri Arahan dan Solusi Penganggaran dan Pembangunan Infrastruktur
Papuanewsonline.com, Bandar
Lampung - Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun ke Provinsi
Lampung memberikan arahan dan mencari solusi penganggaran dan pembangunan
infrastruktur di Lampung. Tim Kemendagri sekaligus menghadiri Rapat Fasilitasi
Penanganan Infrastruktur di Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi dan
Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung bertempat di Hotel Golden Tulip Springhill
Bandar Lampung, Kamis (4/5/2023). Tim Kemendagri antara lain
Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Tomsi Tohir, Direktur Jenderal Keuangan
Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bina
Administrasi Wilayah (Adwil) Indra Gunawan, Inspektur IV Itjen Arsan Latif,
Direktur Perencanaan Anggaran Ditjen Bina Keuda Muhammad Valiandra, Direktur
Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Rikie dan Kasubdit PU Ditjen
Bina Pembanginan Daerah Kemendagri. Selain itu, kegiatan dihadiri
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Sekretaris Daerah Provinsi dan
Kabupaten/Kota. Pejabat provinsi dan kabupaten/kota lain yang hadir antara lain
Inspektur daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepala Dinas Pekerjaan Umum
dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pada kesempatan tersebut, Direktur
Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni
menyampaikan, "kunjungan Tim Kemendagri ke Lampung sebagai tindaklanjut
arahan Bapak Menteri Dalam Negeri (Mendagri), untuk membahas solusi
penganggaran dan pembangunan infrastruktur di Provinsi Lampung." “Rapat kali ini merupakan rapat
yang keempat kalinya, dalam membahas pembangunan dan penganggaran infrastruktur
di Provinsi Lampung, yang dihadiri Pemerintah Provinsi dan Pemerintah
Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” tambah Fatoni. Dalam rapat terakhir, Pemerintah
Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung telah mengumpulkan data
terkait anggaran infrastruktur, kondisi jalan provinsi, kabupaten/kota, baik
yang sudah dan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Berdasarkan data tersebut,
Kemendagri memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya "Pemerintah
Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung wajib mengalokasikan
anggaran sebesar 40% dari total belanja APBD di luar belanja bagi hasil
dan/atau dana transfer dan/atau desa secara bertahap." “Kemudian, Pemerintah Provinsi,
Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung dapat melakukan pergeseran alokasi
anggaran bagi kebutuhan daerah dalam rangka Pelayanan Dasar masyarakat yang
anggarannya belum tersedia dalam tahun anggaran berjalan, sesuai amanat Pasal
69 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019,” jelas Fatoni. “Pergeseran alokasi anggaran
tersebut dapat bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendanai
kebutuhan darurat dan mendesak, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 ayat (1)
Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019,” lanjutnya. Namun, "apabila nantinya BTT
tidak mencukupi, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 ayat (2) Peraturan
Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, BTT dapat ditambahkan dengan menggunakan dana
dari hasil penjadwalan ulang capaian program dan kegiatan lainnya serta
pengeluaran pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan. Selain itu, BTT juga
dapat ditambahkan dengan memanfaatkan kas yang tersedia." Selanjutnya, Fatoni juga menyampaikan,
"alokasi belanja hibah yang tidak berkaitan dengan infrastruktur dapat
dialihkan. Hal ini guna memprioritaskan pendanaan belanja wajib pelayanan dasar
masyarakat, khususnya mengenai sarana dan prasarana infrastruktur seperti yang
tercantum dalam Pasal 298 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pemerintah
Daerah." “Pemerintah juga bisa
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengoptimalisasi dana transfer
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain itu, Pemerintah
Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat memanfaatkan alternatif pendanaan
melalui CSR,” jelas Fatoni.
Terakhir, “perlu ada sinergitas
perencanaan terpadu antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota
se-Provinsi Lampung, khususnya terkait dengan peningkatan sarana dan prasarana
jalan se-Provinsi Lampung. (Redaksi)
05 Mei 2023, 22:30 WIT
Program Unggulan BASUDARA MANISE Ditpolairud Dalam Menjaga Perairan Maluku
Papuanewsonline.com, Maluku - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H telah berakhir bukan berarti tugas dan kewajiban mengamankan wilayah perairan Maluku pun ikut berakhir, hari ini (Kamis, 04/05/2023) Personil Ditpolairud Polda Maluku kembali menjalankan tugas rutinnya untuk mengawasi dan mengamankan wilayah perairan Maluku dan Sekitarnya.Kombes Pol Handoyo Santoso, Direktur Polairud Polda Maluku mengatakan, “Operasi Ketupat Salawaku 2023 telah berakhir pada tanggal 01 Mei 2023, namun tugas dan kewajiban untuk menjaga, mengawasi dan mengamankan wilayah perairan Maluku tetap akan terus dijalankan oleh personel Ditpolairud Polda Maluku, seperti yang dilaporkan oleh crew KP XVI-2002 yang bertugas pada Pos Sandar Namrole Kab Buru Selatan, selain melaksanakan tugas rutin Patroli pengawasan dan pemantauan di wilayah perairan Pulau Buru dan sekitarnya, crew KP.XVI-2002 juga menampilkan Program Bapak Kapolda Maluku Giat " Bacarita Basudara Manise" Kepada Masyarakat Pesisir dan Nelayan ““Sementara itu personel KP.XVI-1010 Ditpolairud Polda Maluku yang bertugas pada Pos Sandar Tahoku juga kembali melaksanakan tugas rutinnya, melakukan pengawasan dan pengamanan kepada para pengguna jasa transportasi laut diseputaran Pelabuhan Rakyat Tahoku serta memberikan himbauan kepada para pengguna jasa angkutan laut dan nelayan terkait kelengkapan alat keselamatan karena perubahan cuaca ekstrim akhir-akhir ini serta membatasi jumlah penumpang dan muatan agar tidak terjadi kelebihan kapasitas yang dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan (kecelakaan laut).”Hal yang sama pun dilakukan oleh pers KP. XVI – 2005 Dit Polairud Polda Maluku yang bertugas di Pos Sandar Kobisadar kec. Seram utara timur kobi. kab. Maluku Tengah, selain melaksanakan giat pengawasan dan pemeriksaan terhadap bongkar muat barang di dermaga Kobisadar, juga melaksanakan Giat sambang kepada masyarakat nelayan Desa Samal kec. Seram utara timur Kobi, Kab. Malteng dalam rangka melaksanakan program unggulan Polda Maluku yaitu BASUDARA MANISE, hal ini dilakukan agar tetap menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan rasa aman bagi para pengguna jasa transportasi laut diwilayah perairan Maluku dan sekitarnya”. (PNO-12)
04 Mei 2023, 21:37 WIT
Babinsa Koramil Mendampingi Petani Dalam Mensukseskan Program Swasembada Pangan
Papuanewsonline.com, Timika - Wujud dukungan terhadap
program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di wilayah,
Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Sertu Yulius Nampe terus melaksanakan
pendampingan kepada para petani di wilayah binaan, kali ini mereka sedang
mendampingi bapak Roni (35th) yang merupakan petani Semangka dan Labu
di Kampung Muare, Distrik Mimika Timur, Kab. Mimika, Rabu
(03/05/2023). Dengan terjun langsung mendampingi para petani, harapannya
akan menjadi motivasi bagi para petani dalam peningkatan hasil panen untuk
menambah tingkat perekonomian warga serta mewujudkan program ketahanan pangan
khususnya di wilayah Distrik Mimika Timur. Menurut Sertu Nampe, kegiatan pendampingan pertanian ini
sudah menjadi bagian tugas Babinsa yang harus dilaksanakan sebagai
salah satu wujud pemberdayaan wilayah bidang pertanian guna meningkatkan dan
mempertahankan ketahanan pangan wilayah. “Kami para Babinsa akan selalu mendampingi para petani di
wilayah binaan mulai dari pengolahan lahan sampai dengan masa panen, hal ini
merupakan bentuk pendekatan emosional terhadap masyarakat binaan guna
meningkatkan ketahanan pangan dan mensukseskan program Swasembada Pangan di
wilayah,” ujarnya.
Sementara itu, bapak Roni selaku pemilik lahan, mengucapkan
terima kasih kepada Babinsa. Menurutnya berkat peran aktif Babinsa kepada
petani dari awal pengolahan lahan hingga panen, hasil panen cabe tahun kemaren
sangat memuaskan. (PNO-12)
03 Mei 2023, 22:25 WIT
Muluskan Kredit Nasabah, Bank Mandiri Cabang Mimika Nekat Minta Domisili Usaha Di Kampung Nawaripi
Papuanewsonline.com, Timika- Hanya untuk memuluskan Nasabah mengajukan kredit di Bank Mandiri, pegawai Bank Mandiri cabang Mimika yang beralamat di jalan Hasanudin, turun secara langsung meminta surat keterangan domisili usaha di Kampung, Nawaripi , Jumat (31/3/2023).Hal ini buat Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun terkejut lantaran Nasabah yang jadi warga kampung Nawaripi tidak datang secara langsung untuk mengajukan permohonan dan mengisi formulir, namun yang datang justru pegawai Bank Mandiri." Kaget karena nasabah yang terdaftar sebagai Warga kampung Nawaripi tidak datang, ini pegawai Bank Mandiri yang datang atas nama nasabah bagaimana, jadi walaupun ada persetujuan dari nasabah, kami tidak keluarkan surat keterangan takutnya disalahgunakan," ungkap kepala Kampung di Nawaripi, Jumat, (32/3/2023).Norman berharap agar Bank Mandiri bekerja profesional menghadirkan Nasabah yang ingin mengajukan kredit sehingga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.Terpisah Bank Mandiri Cabang Mimika yang beralamat di jalan Hasanudin, membenarkan bahwa yang turun meminta surat keterangan domisili usaha dari Kepala kampung atas nama nasabha adalah pegawai Bank Mandiri." Benar itu pegawai Bank Mandiri, namun hal ini dilakukan atas persetujuan dari Nasabah," terang sumber Papuanewsonline.com di Bank Mandiri.(Redaksi)
31 Mar 2023, 13:12 WIT
Rayakan Ultah Ke 14, RAT CU Ndar Sesepok Resmi Dibuka Bupati Asmat
Papuanewsonline.com, Asmat- Koperasi Credit Union (CU) Ndar Sesepok Agats merayakan Ulang Tahun ke 14, sekaligus menggelar Rapat Anggota Tahunan bertempat di Aula Keusukupan Agats, Sabtu, (18/03/2023).Perayaan Hari Ulang tahun CU Ndar Sesepok Agats ini dihadiri Bupati Asmat Elisa Kambu, Uskup Agats Mgr. Aloysius Murwito, Utusan Pusat Koperasi Credit Union Indonesia Ferdiandus Faimnasi, Kepala Dinas Perindagkop, Melianus Jitmau, Kepala Dinas Dukcapil Marselianus J. Belekubun, Staf Bank Papua Yesica T. Santoso dan Kasat Binmas Polres Asmat AKP. Sudirman.Bupati Elisa Kambu dalam sambutanya menyampaikan patut bersyukur kepada Tuhan karena kasihnya, kehadiran Credit Union Ndar Sesepok Agats hari ini bisa melaksanakan Rapat Anggota Tahunan 2023 di usianya yang ke 14 Tahun, hadir di Asmat. " Saya ini rencana berangkat, namun karena kegiatan ini sangat Penting, sehingga saya harus hadir," Ucapnya.Elisa mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Asmat, menyampaikan selamat Kepada Keluarha Besar CU Ndar Sesepok Agats yang melaksanakan RAT di hari ini dengan penuh bahagia." RAT ini penting bagi Koperasi ya, kebetulan ini di Asmat, jadi ini Koperasi paling hebat, kenapa saya bilang hebat, karena dari yang tadi disampaikan bahwa dari 2000 Anggotanya banyak yang sudah memiliki aset pribadi" tandas Bupati.Selanjutnya, Bupati Asmat yang di dampingi oleh Uskup Agats dan Utusan Pusat Koperasi CU Indonesia membuka acara RAT tersebut dengan memukul Tifa bersama, tidak lupa Panitia memberikan Cindera Mata kepada Bupati Asmat, Uskup Agats dan Utusan Pusat Kopersi CU Indonesia.Diketahui sebelum acara dibuka secara resmi, diawali dengan Laporan Ketua Panitia Maria Agnes Ernawati.Dalam Laporannya, Agnes mengatakan Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini mengacu pada UU No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah RI Nomor 19/Per/M.KUKM/IX/2015." Dengan adanya RAT ini kami harapkan adanya Evaluasi atas Kinerja Pengurus dan Pengawas Tahun 2022, adanya Rekomendasi untuk Peningkatan Kinerja Pengawas CU Ndar Sesepok Tahun 2023 dan adanya Manual Operasional Produk dan Pelayanan untuk Program Kerja CU Ndar Sesepok Tahun 2023," Jelasnya.Agnes menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan partisipasi semua Anggota CU serta Forkopimda dan Keuskupan yang hadir dalam acara dimaksud.Pada kesempatan yang sama, Utusan Pusat Koperasi Credit Union Indonesia,Ferdiandus Faimnasi dalam sambutannya mengatakan CU Ndar Sesepok Agats ini berada di urutan 35 dari 45 Koperasi Kredit Union di Indonesia." Ini hasil yang luar biasa, kita berikan tepuk tangan untuk CU Ndar Sesepok yang meraih peringkat 35, mari kita bersyukur atas pencapaian yang sudah baik ini, seraya terus berikhtiar, seperti kata bijak mengatakan "Masih Ada Akhir Yang Indah, Asalkan Kita Tetap Percaya dan Berusaha, Bagaimana Kita Bangkit Dari Kesulitan dan Tumbuh Dalam Tantangan," Ungkapnya.Ferdi mengharapkan agar Pengelolaan CU kedepan harus lebih hati-hati dan memperhatikan beberapa tantangan eksternal.(Rezany Renfaan)
18 Mar 2023, 13:31 WIT
Pasar Kuliner Mama-Mama Papua Di Mappi Diresmikan
Papuanewsonline.com, Mappi – Impian mama-mama pedagang di Kota Kepi untuk memiliki tempat berjualan yang lebih layak akhirnya terwujud. Setelah Pemerintah Kabupaten Mappi dalam hal ini Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si mengambil kebijakan membangun Pasar Warwanggem di Kota Kepi, Distrik Oba’a menggunakan APBD Perubahan Tahun 2022. Pembangunan telah selesai dan pasar siap digunakan. Peresmian dilakukan Jumat (10/3/2023) diawali doa pemberkatan oleh Pastor Valentinus G. Nuga, Pr. Kemudian pengguntingan pita dan penyerahan kunci lapak kepada perwakilan pedagang oleh Pj Bupati Mappi, Michael Gomar. Kedatangan Pj Bupati didampingi Pj Ketua TP PKK Kabupaten Mappi, Ny Stefanie Gomar, SH MH sangat disambut antusias dengan tarian adat sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih dari masyarakat khususnya mama-mama pedagang. Pasar Warwanggem ini menjadi tempat mama-mama menjual kuliner khas Mappi. Sebelum pasar dibangun, pedagang biasanya berjualan di pinggiran Jalan Irian Kota Kepi. Pj Bupati, Michael Gomar menyatakan gagasan pembangunan pasar tidak muncul begitu saja tapi karena melihat kondisi pasar lilin tempat pedagang berjualan selama ini yang dinilai tidak layak. Untuk itu Pj Bupati mengambil kebijakan untuk mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan T.A 2022 untuk pembangunan. Penentuan lokasi sudah didiskusikan dengan banyak pihak dan pertimbangan utama penentuan adalah letaknya harus dekat dan strategis dengan jalan utama agar mudah diakses oleh masyarakat atau pengunjung. “Saya melihat lokasi yang ada saat ini cukup baik sehingga kami langsung melakukan koordinasi agar pembangunan bisa dibangun di sini,” jelasnya. Diketahui, Pasar Warwanggem dilengkapi 29 unit lapak untuk digunakan pedagang menggelar dagangannya. Masih kurang sekitar 30 unit lapak dan Pj Bupati mengungkapkan bahwa lapak pedagang akan dibangun. Ia berharap fasilitas yang sudah dibangun harus digunakan dan dimanfaatkan serta dijaga dengan baik. “Mama-mama dan seluruh warga harus bersama-sama menjaga dengan baik, jangan dikasih rusak karena kalau kondisi lapak rusak maka mama-mama tidak bisa berjualan dan pendapatan berkurang,” tegas Pj Bupati. Fasilitas pendukung juga akan dibangun dan dibenahi. Diantaranya lampu penerangan di bagian depan pasar. Pembangunan toilet dan juga pagar. Untuk menjaga keamanan maka, Pemda bisa memberdayakan pemuda setempat menjadi petugas keamanan yang operasionalnya tentu akan diperhitungkan. Selain membangun pasar, untuk mendukung pengembangan UMKM, Pj Bupati Mappi akan melanjutkan program tabungan UMKM yang diserahkan kepada mama-mama Papua dan non Papua. Sama seperti yang sudah dilakukan dengan APBD Perubahan Tahun 2022 lalu, dimana setiap penerima manfaat mendapatkan Rp 500.000 per orang maka tahun ini pun akan disalurkan dengan nilai yang sama mulai akhir Maret 2023. Besarannya Rp 500.000 per bulan untuk masing-masing pelaku UMKM. Bantuan ini tidak hanya menyasar pelaku UMKM di Kota Kepi saja, tapi juga Distrik Haju, Distrik Ecy dan Distrik Citak Mitak. Penyaluran disalurkan atau ditransfer langsung ke rekening penerima untuk dijadikan tambahan modal usaha. Pj Bupati menjelaskan program ini juga diberikan bagi pelaku UMKM non Papua yang juga berperan sebagai penggerak ekonomi. Hanya saja jumlah penerimanya tentu tidak sebanyak mama-mama Papua. Pj Bupati menambahkan, bahwa tahun ini pula Pemkab Mappi sudah merencanakan pembangunan taman kota di halaman Kantor Distrik Oba’a. Akan dilengkapi 80 unit lapak yang nantinya diprioritaskan bagi mama-mama Papua. Pembangunan pasar dan sentra-sentra UMKM oleh Pemkab Mappi diapresiasi oleh pedagang bahkan anaknya. Monica Antari, anak salah seorang pedagang merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Mappi yang membantu dna menyediakan tempat berjualan yang layak bagi orang tuanya. Tentu kata Monica, tempat yang layak bisa meningkatkan pendapatan orang tuanya untuk menopang hidup keluarga. Terutama bagi dirinya, untuk biaya sekolah. Bahkan seperti pedagang lainnya yang bisa menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi dan sudah bekerja di Mappi. “Terima kasih kepada bapak Pj Bupati Mappi, Tuhan Yesus berkati Bapa dalam tugas-tugasnya,”ungkapnya.Sementara itu salah seorang pedagang di Pasar Warwanggem, Agustina Mandom menyebut fasilitas ini merupakan wujud kehadiran dan kepedulian dari pemerintah yang melihat mama-mama selama ini berjualan di pinggir jalan. “Saya perwakilan dari mama-mama pedagang, mengucapkan terimakasih kepada bapak Pj Bupati yang telah membangun pasar ini. Saya minta mama-mama yang berjualan di sini apa yang sudah dikasih oleh pemerintah mari kita bersama-sama menjaga dengan baik,” tutur Agustina.Salah seorang pedagang lainnya, Yasinta Kamakaimu mengatakan dengan adanya tempat ini kami sangat bangga. Dan menyampaikan terima kasih kepada bapak Pj Bupati karena sudah mendukung kami Mama -mama pasar, kami rasa puas dengan dibangunnya pasar ini."Dari kami mama - mama, kami rasa terima kasih kepada bapak Pj Bupati. Dan semoga kita semua bisa jaga keamanan dan ketertiban disini biar semuanya berjalan baik,"ungkapnya.Sementara itu ketua RT 1 Kelurahan Kepi, Kristianus Kamakaimu, mengapresiasi langkah Pj Bupati yang sudah membangun pasar yang begitu bagus untuk mama-mama Papua berjualan."Saya rasa bangga sekali dengan dibangunya pasar mama - mama Papua ini,sebagai ketua RT saya merasa bangga sekali dengan adanya pasar ini. Kami juga berterima kasih kepada bapak Pj Bupati yang sudah membangun pasar ini,"ungkapnya."Sangat luar biasa kami bisa dpaat tempat ini. Inilah melaikat penolong pak Pj Bupati ini, karena selama ini mama -mama Papua jualan di tempat yang tidak layak di Pasar lilin. Sekarang ini kami mendapatkan pasar yang baru. Dan ditempat ini yang dulunya gelap. Sekarang sudah di bangun pasar dan diterangi dengan lampu penerangan. Sebagai ketua RT saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Pj Bupati. Kedepannya kami akan jaga, kami akan gunakan pasar ini dengan baik,"Pungkasnya. (Redaksi)
11 Mar 2023, 19:25 WIT
Kejati Papua Gelar Coffee Morning Dalam Rangka PPS, Mendukung Percepatan Pembangunan Di Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura- Kejaksaan Tinggi Papua menggelar coffee morning dengan mengusung tema " Fungsi Intelijen Kejaksaan dalam pengamanan pembangunan strateguis (PPS) guna mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur di Papua".Acara ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono,S.H.,M.H bertempat di gedung Aula Kejakti Papua, Selasa (21/2/2023).Tampak turut hadir dalam acara tersebut yakni, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua ROCH. ADI WIBOWO, SH, MH, para Asisten,Koodinator, Kepala Seksi Kejaksaan Tinggi Papua.Para peserta yang turut hadir dalam acara ini diantaranya, Kementrian PUPR yaitu Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jayapura beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Merauke beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wamena beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Wilayah Sungai Papua beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Wilayah Sungai Merauke beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Papua beserta Kepala SATKER dan PPK, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua beserta Kepala SATKER dan PPKdan Kepala Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Konstruksi Papua beserta kelompok kerja.Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Witono dalam arahanya mengatakan Coffe Morning awal diharapkan menjadi pemicu semangat jajaran Intelejen Kejaksaan Tinggi untuk terus meningkatkan etos kerja dan komitmen pelayanan prima, khususnya dalam kegiatan pengamanan pembangunan proyek-proyek strategis di lingkungan pemerintah maupun BUMN/BUMD sesuai dengan arah kebijakan pemerintah, sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di Papua dan dinikmati secara langsung oleh masyarakat di Papua.
Witono menjelaskan, Intelejen Kejati Papua harus ekstra melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pembangunan strategis meliputi sektor infrastruktur jalan, kebandar udaraan, telekomunikasi, kepelabuhanan, smelter, pengolahan air, tanggul, bendungan, pertanian, kelautan, ketenagalistrikan, dan energi alternatif di Papua, sehingga mendorong percepatan pembangunan di Papua.
Kata Witono, Pengamanan Intelejen Termasuk pula pada kegiatan terkait minyak dan gas bumi, ilmu pengetahuan dan teknologi, perumahan, pariwisata, kawasan industri prioritas atau kawasan ekonomi khusus, pos lintas batas negara, dan sarana penunjang serta sektor lainnya.
" Tujuan pengamanan ini, untuk mendukung program pemerintah mendorong percepatan pembangunan di Papua, selain itu mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan proyek yang bersifat strategis baik nasional maupun daerah, agar dinikmati secara langsung oleh masyarakat Papua," Pungkasnya.
Diketahui Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapat materi terkait Pengamanan Pembangunan Staretgis Kejaksaan yang paparkan oleh, Jhon Ilef Malamassam,S.H.,M.H selaku Koordinator Intelejen pada Kejaksaan Tinggi Papua.(Redaksi)
22 Feb 2023, 06:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru