Papuanewsonline.com
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Brankas Isi Emas 2,5 Kg dan Uang Rp21,2 Miliar
Proyek Ruang Guru SMPN Jila Minim Pengawasan, Kepala Tukang Rangkap Jadi Konsultan
Janji Busuk Pemda Mimika: Ganti Rugi Suku Aika Cuma Omong Kosong, Tanah Tetap Digarap
Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diumumkan Jadi Tersangka
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda
Brigjen Pol. Arif Budiman Resmi Menjabat Wakapolda Maluku
Kecelakaan Tunggal Di Jalan Logging SP-9, 1 Warga OAP Meninggal Dunia
Kecelakaan di Jalan Poros SP9 Iwaka, Seorang Pria Tewas di Lokasi
AJI Jakarta & LBH Pers Kecam Intimidasi Jurnalis di Kejagung, Desak Panglima TNI Bertindak
Tingkatkan Kompetensi Aparatur, BPKAD Mimika Bekali Seluruh OPD Pengelolaan Keuangan Daerah
Stan Kabupaten Mappi Menjadi Pusat Perhatian Para Pengunjung PENAS KTNA Ke XVI
Papuanewsonline.com, Mappi - Dikarenakan berhalangan hadir lantaran kegiatan penting pemerintah, maka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berikan kepercayakan kepada menteri perekonomian untuk membuka kegiatan PENAS KTNA ke XVl di lapangan Sultan Syahrir TNI AU Padang Provinsi Sumatera Barat. Pada momentum (Pekan Nasional) PENAS (Kontak Tani Nelayan Andalan) KTNA) ke XVI yang dibuka secara resmi oleh Menteri Perekonomian RI, Airlangga Hartarto sejak 10 Juni 2023 melalui virtual, menjadi momentum yang baik untuk ditampilkan berbagai produk lokal dan aksesoris khas daerah di masing-masing stan.Berbagai produk (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) UMKM khas mappi, dan berbagai aksesoris yang dibuatkan secara langsung di stan kabupaten mappi menjadi pusat perhatian para pengunjung dari berbagai kabupaten dan provinsi di Indonesia. PENAS KTNA ke XVI tahun 2023 yang ikut lebih dari 25.000 ribu perwakilan petani dan nelayan telah berlangsung sejak tanggal 10 dan akan selesai di tanggal 15 Juni 2023. Saat ditemui salah satu pengunjung asal Provinsi Lampung, Indra Gunawan ungkapkan, stan kabupaten mappi provinsi Papua Selatan merupakan salah satu stan yang berbeda dari yang lain, karena langsung ada kedua mama papua yang mempraktekkan cara membuat noken dan mahkota kepala. Dan kedua mama papua asal kabupaten mappi dengan luar biasa tampil menggunakan pakaian adat asal kabupaten mappi."Kesan saya sangat bangga, karena dari berbagai penampilan khusus kabupaten mappi mampu memberikan penampilan terbaik dengan penampilan pakaian khas mappi, dan itu yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai provinsi. Secara pribadi melihat bahwa semua aksesoris dan hasil-hasil produk asli kabupaten mappi sangat menarik, tetapi lebih khususnya aksesoris noken dan mahkota kepala," tutur Indra saat ditemui wartawan Papua Selatan Pos, (11/5/23).Tidak hanya itu, sebagai tuan rumah Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Evendi berikan tanggapan bahwa, kabupaten mappi sangat luas biasa karena tampil dengan ciri khas sendiri, dan ini merupakan momentum yang baik untuk terus mengekspos pakaian khas mappi, mahkota kepala, noken dan produk-produk unggulan kabupaten mappi. Jujur secara pribadi baru mengetahui aksesoris khas mappi ternyata seperti ini."Penampilannya sangat menarik, dan kalau boleh kita mau lihat-lihat dan foto-foto sekalian, jujur dari ciri khas pakaian dan aksesorisnya sangat menarik. harapannya mudah-mudahan kedepannya bisa terus terengkspos biar masyarakat diluar Papua bisa mengetahui tentang ciri khas kabupaten mappi," pungkasnyaDiketahui, stan kabupaten mappi menjadi pusat perhatian para pengunjung PENAS KTNA dari berbagai daerah, baik membeli produk lokal, melihat aksesoris khas mappi dan berfoto-foto. (PNO-12)
12 Jun 2023, 15:37 WIT
Program TMMD Ke-166 Di Kab. Mappi Resmi Ditutup Pangdam XVII/Cenderawasih Plus
Papuanewsonline.com, Mappi - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-116 TA 2023 di wilayah Provinsi Papua Selatan, bertempat di Kampung Homlikya Distrik Syahcame, Kab. Mappi, Kamis (8/6/2023).Demikian disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. dalam keterangan tertulisnya.Acara penutupan TMMD ke-116 Kodim 1707/Merauke secara langsung dilakukan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han.Sedangkan acara penutupan TMMD ke-116 Kodim 1702/Jayawijaya ditutup Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E.Sebelum tiba di lokasi Acara Penutupan TMMD ke-116 Kodim 1707/Merauke, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han melaksanakan penandatanganan naskah berita acara penyerahan hasil pekerjaan dari Dandim 1707/Merauke kepada PJ. Bupati Mappi dan penandatanganan naskah berita acara dari Pemerintah Daerah kepada Kepala Kampung Homlikya.Dalam amanatnya Pangdam XVII/Cenderawasih selaku Penanggungjawab Keberhasilan Operasi (PKO) TMMD, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Prajurit Satgas TMMD, Pemerintah Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh pemuda dan seluruh masyarakat atas partisipasinya dan mendukung kegiatan ini sehingga TMMD di wilayah Papua Selatan dan Papua Pegunungan dapat terselenggara dengan aman dan lancar," pungkas Pangdam XVII/Cenderawasih."Kegiatan TMMD merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya diwilayah perbatasan dan pegunungan dengan kondisi perekonomian serta sarana prasarana yang terbatas.""TMMD juga bentuk sinergitas antara TNI dengan Pemda dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.""Kita ketahui bersama bahwa di wilayah Papua TMMD dilaksanakan oleh Kodim 1702/Jayawijaya Korem 172/PWY di Distrik Walaik Kab. Jayawijaya Propinsi Papua Pegunungan dan Kodim 1707/Merauke Korem 174/ATW di Kampung Homlikiya Distrik Scyame Kab. Mappi Propinsi Papua Selatan dilaksanakan selama 30 hari mulai dari tanggal 10 Mei s.d 8 Juni 2023. dengan tema "Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat."Lebih lanjut, kegiatan fisik yang dilaksanakan di Kodim 1702/Jayawijaya Korem 172/PWY yaitu pembangunan 1 unit balai pertemuan dan di wilayah Kodim 1707/Merauke Korem 174/ATW yaitu 15 unit rumah semi permanen Type K-36, sedangkan Non Fisik berupa penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan dan holtikultura, Kamtibmas bahaya narkoba, pelayanan dan sosialisasi tentang Posyandu, Posbindu, bahaya stunting, KB kesehatan dan pasang Implan serta penayangan film perjuangan," jelas Mayjen TNI Izak Pangemanan."Sementara itu, berkenaan dengan selesainya kegiatan TMMD, Saya berharap agar hasil pembangunan fisik dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik, kegiatan Non Fisik yang sudah dilaksanakan kiranya tidak hanya sekedar pengetahuan, tetapi benar benar dipahami dan di aktualisasikan oleh masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," harap Mayjen TNI Izak Pangemanan."Kepada para Prajurit Satgas TMMD yang akan meninggalkan lokasi, agar memperhatikan faktor keamanan selama perpindahan lokasi TMMD ke Home Base," tutup Pangdam XVII/Cenderawasih.Pernyataan resmi penutupan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih selesai dan dilanjutkan pembagian alat sekolah secara simbolis oleh Pangdam XVII/Cenderawasih kepada siswa siswi Sekolah Dasar Distrik Syahcame serta penyerahan tali asih secara simbolis kepada 15 warga Kampung Homilkya.Lebih lanjut dilaksanakan pengguntingan pita dan peninjauan lokasi TMMD Ke-116 oleh Pangdam XVII/Cenderawasih beserta tamu undangan.Hadir ada upacara penutupan TMMD tersebut Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus Widodo, SIP., MSi, Danlantamal XI/Merauke Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, S.H., M.H., Danlanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.Han., Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Albar, S.E., Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H., Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Kriswandito, S. Hub., Int. dan Sekda Kab. Mappi Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Sc serta para masyarakat Kampung Homlikya. (PNO-12)
08 Jun 2023, 21:52 WIT
Sekda Kabupaten Mappi Melepas 27 Peserta PENAS KTNA ke - XVI di Sumatera Barat
Papuanewsonline.com, Mappi - Sekretaris Daerah Kabupaten Mappi Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Sc.,
melepas 27 orang kontingen dari Kabupaten Mappi untuk mengikuti Pekan Nasional
(PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke -XVI. Para peserta akan mengikuti
PENAS KTNA ke - XVI di Sumatera Barat yang dimulai tanggal 10 sampai 15 Juni 2023. Program nasional melalui Dinas Pertanian tersebut melibatkan
27 peserta yang terdiri dari 16 orang peserta utama yakni para Petani, Nelayan
dan Penyuluh, serta 6 orang peserta pengganti, dan 5 orang peserta peninjau. PENAS KTNA ke-XVI ini dengan tema "Pemanfaatan,
Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal Untuk Mewujudkan Kemandirian
Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045". Sekda Kabupaten Mappi Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd, M.Sc
dalam sambutannya sebelum melepas para kontingen di pendopo, Senin (5/6/2023)
mengatkan peserta untuk mengapresiasi kepada pemerintah daerah dalam hal ini
Penjabat Bupati Mappi Michael R. Gomar dan Kepala Dinas Pertanian Antonius Letsoin.
Dikarenakan melalui kegiatan nasional peserta telah mempunyai kesempatan yang
baik dan luar biasa untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini, dan dapat melihat
serta bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Sekda berharap, dengan kegiatan PENAS KTNA ke-XVI para
peserta dapat mengikuti dan menyimak dengan sebaik-baiknya, agar hasil dari
kegiatan yang diikuti dapat diperoleh sebagai bekal untuk diterapkan dan dikembangkan
di Kabupaten Mappi. "Peserta yang ikut kegiatan ini diharapkan tidak kembali
ke titik nol, tetapi harus berkomitmen untuk menjadi yang terbaik dari
oknum-oknum peserta kegiatan sebelumnya yang telah kembali ke titik nol,"
jelas sekda. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mappi
Antonius Letsoin, SP mengatakan, kegiatan nasional PENAS KTNA merupakan wadah
untuk saling bertukar informasi, mencari pengalaman serta menjalin kemitraan
antara para petani, nelayan, penyuluh di seluruh Indonesia. Dengan tujuan bisa
memberikan semangat, tanggung jawab serta kemandirian sebagai upaya pembangunan
daerah dalam bidang pertanian, perikanan dan kelautan. "Kegiatan PENAS KTNA ke-XVI yang diselenggarakan di
Sumatera Barat selama lima hari akan dibuka langsung oleh Presiden Republik
Indonesia. Dan ketua kontingen PENAS
KTNA 2023 dari Kabupaten Mappi akan dipimpin langsung oleh Bapak Sekda mewakili
Penjabat Bupati Mappi," ungkapnya.
Antonius Letsoin mengatakan, hasil komoditi unggulan dari
Kabupaten Mappi yang akan dipamerkan dalan kegiatan PENAS KTNA ke-XVI yakni tepung
sagu, hasil olahan kue sagu kering, kerupuk sagu, cendol sagu, bakso sagu, jus
buah lengkuas hutan, minyak kelapa asli hasil olahan UMKM, abon ikan gastor,
hasil olahan gelembung kakap cina, noken kayu gaharu, dan masih banyak jenis
komoditi unggulan lainnya. (PNO-12)
07 Jun 2023, 14:06 WIT
Bupati HAN Terima Bibit Babi Dan Pabrik Es, Mensos Tri Risma Meminta Pemda Optimalkan Pengelolaannya
Papuanewsonline.com,
Biak Numfor - Menteri
Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat berupa 1.000
ekor bibit babi dan pabrik es ke masyarakat (OAP) Kabupaten Biak Numfor. Didampingi Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd,
Mensos Tri Risma secara simbolis menyerahkan 25 pasang ekor bibit babi dan
bantuan pabrik es bagi nelayan di Lapangan Gelanggang Remaja Cenderawasih Biak,
Kamis (01/06/2023) malam. “Saya datang ke sejumlah kabupaten di Tanah Papua, dari
Timika, Jayapura, Asmat, Yapen dan lainnya. Saya tak hanya memberikan bantuan,
namun meminta masyarakat dan pemerintah daerah mengoptimlkan pengelolaan setiap
potensi yang ada di daerah,” ucapnya setelah memberikan. “Di Biak saya melihat potensi perikanan dan pariwisata cukup
menjanjikan, kaya akan SDA, oleh karena itu dioptimalkan pengelolaannya dengan
memperhatikan pangsa pasar, dan terus mengajak masyarakat untuk mengotimalkan
pengelolaan potensi ini,” lanjutnya, Banyak hal yang disampaikan Tri Rismaharini dalam kesempatan
itu, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan potensi daerah,
peluang dan tantangan, serta sejumlah lainnya. Sementara itu Bupati Herry Ario Naap (HAN) dalam kesempatan
itu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Mensos Tri Risma yang
kembali datang memberikan bantuan serta kunjungan di Papua, termasuk di Biak
Numfor. “Atas nama masyarakat Kabupaten Biak Numfor kami menyampaikan
ucapan terima kasih atas kunjungan Ibu Mensos ke Biak, terima kasih atas
bantuannya,” ucap Bupati. Dalam kesempatan itu juga, Bupati memaparkan tentang potensi
yang dimiliki Kabupaten Biak Numfor, termasuk menyampaikan upaya-upaya
pemberdayaan masyarakat serta usaha berbasis ekonomi kerakyatan dengan mengembangkan
potensi di masyarakat. “Sejak tahun 2016 kami di Biak Numfor telah surplus daging
babi dan telah kirim ke Wamena serta sejumlah daerah lainnya, demikian halnya
dengan telur ayam, jahe dan beberapa komoditi lainnya juga kami telah surplus
dan telah kirim ke sejumlah kabupaten di Papua,” ujarnya.
Bupati HAN dalam kesempatan itu menyampaikan banyak hal
tentang program pemberdayaan dan potensi daerah, dan berharap tetap mendapat
dukungan dari pemerintah pusat untuk optimalisasi dalam mengelolanya. (PNO-12)
02 Jun 2023, 13:29 WIT
Dukung Papua Terang, PJ Bupati Mappi dan Manager UP3 PLN Merauke Resmikaan Tambahan Jam Menyala
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Masyarakat di empat Kampung dan kelurahan yang tersebar di empat Distrik di
Kabupaten Mappi kini menikmati aliran listrik lebih lama setiap harinya. Hal
itu melalui penambahan jam menyala atas kebijakan Pj Bupati, Michael
Rooney Gomar, S.STP., M.Si dengan PT PLN (Persero) UP3 Merauke. Empat kampung yakni Kelurahan
Bade, Distrik Edera yang sebelumnya hanya menyala 12 jam dinaikkan jadi 24 jam.
Untuk tiga kampung lainnya yakni Kampung Eci-Distrik Asue dan Kampung Mur –
Distrik Nambioman Bapai yang sebelumnya hanya menyalah selama 6 jam ditambah
jadi 12 jam setiap hari. Sementara untuk peningkatan
tambahan jam nyala Kampung Senggo Distrik Citak Mitak dari 6 jam menjadi 12 jam yang sudah
dinyalakan sejak tanggal 24 Desember 2022 lalu (lebih duluan ditingkatkan jam
menyala). Peningkatan penambahan jam
menyalah diresmikan oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si
bersama Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany yang berlangsung
di Distrik Nabioman Bapai, Senin (29/5/2023). Kegiatan peresmian tersebut
diawali dengan doa pemberkatan oleh Pastor Paroki St Kristoforus Mur, Pastor
Fransiskus Melki, MSC. Program ini merupakan bagian dari
program Papua Terang yang dicanangkan oleh PLN. Untuk mempercepat, Pemkab Mappi
juga memberi dukungan berupa pengadaan mesin pembangkit, rumah petugas, tanki
BBM kapasitas 10 ton sebanyak 2 buah dan gedung pembangkit. Adapun listrik yang diresmikan di
Kampung Mur menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) memiliki daya
2×100 KW. Beban sekarang ini sekitar 90 KW yang dialirkan kepada sekitar 300
pelanggan PLN yang ada di Kampung Mur. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar
dalam sambutannya menerangkan, ini merupakan bagian dari Papua Terang, Mappi
Terang. Listrik dikatakan Pj Bupati merupakan salah satu infrastruktur dasar
yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam menunjang berbagai kegiatan termasuk
kegiatan usaha masyarakat untuk meningkatkan ekonomi. Listrik akan dinyalakan
mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Malam hari dipilih karena memang masyarakat
membutuhkan penerangan. Terutama bagi anak-anak yang harus belajar pada malam
hari. Kriminalitas juga bisa dikurangi. Dikatakan Pj Bupati, bahwa
Kampung Mur juga menjadi salah satu prioritas karena menjadi pintu gerbang ke
Mappi. Di kampung itu terdapat pelabuhan untuk bongkar muat sembako maupun
material. “Gerbang ini harus aktif,
sehingga kita perbaiki supaya perpuataran ekonomi akan muncul dari sini. Harga
barang seperti sembako dan material akan turun,”ungkapnya. Lebih jauh Pj Bupati menerangkan,
selain listrik, program yang akan diturunkan Pemkab Mappi di Kampung Mur pada
tahun ini adalah perbaikan infrastruktur jalan sehingga bisa dilintasi bus
untuk mengangkut masyarakat ke Kepi. Pelabuhan juga akan dibangun dan
dikembangkan. Begitu pula degan perbaikan fasilitas pasar. Dalam waktu dekat
pula, akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Paroki
St Kristoforus Mur yang akan dilakukan oleh Pemkab Mappi melalui Dinas
Pekerjaan Umum . Pj Bupati berharap, masyarakat
setempat bisa mendukung program pemerintah dengan cara merawat dan menjaga
fasilitas yang sudah dibangun. Tidak melakukan pemalangan karena akan
menghambat proses pembangunan yang tetunya berdampak pada kemajuan kampung. Dalam kesempatan yang sama,
Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany mengungkapkan, penambahan
jam operasinal listrik di empat kampung ini merupakan permintaan dari Pj Bupati
yang datang langsung ke Merauke. PLN menyambut baik dan
mempercepat proses pemasangan pembangkit. Kampung Mur mulai beroperasi,
sementara Bade, Senggo dan Eci ditargetkan paling lambat bulan Juli 2023
mendatang. “Sekitar awal Juli sudah bisa
digunakan untuk Senggo, Bade dan Eci. Itu kendala minor saja yaitu masalah
operator,” katanya. Ahmad menyebutkan, PLN siap
mendukung Pemkab Mappi dalam hal ini Pj Bupati karena sejalan dengan visi dan
misi PLN untuk membuat Papua Terang. Sekarang ini kata dia, dari 166 kampung di
Mappi, sekitar 78 persen sudah menikmati listrik. Empat kampung yang jam
menyalanya sudah ditambah kata Ahmad semuanya menggunakan PLTD. Lahan, tanki
BBM, gedung dan satu unit mesin masih milik Pemda. Bahkan rumah petugas akan
dibangun Pemkab Mappi. “Rumah operator sebenarnya kita
juga ingin bangun tapi Pak Pj Bupati minta biar untuk bangun karena beliau
ingin daerah ini maju,” ujar Ahmad. Sementara itu, Kepala Kampug Mur,
Vinsensius Yadohamang memberikan apresiasi kepada Pj Bupati dan PLN yang
langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Ia bahkan berharap, ini bisa
ditingkatkan lagi menjadi 24 jam. “Kami dari pemerintah kampung dan
distrik datang ketemu Bapak Pj Bupati untuk bantu kami dan sekarang langsung
terjawab,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Sekda Mappi, Ferdinandus Kainakaimu, perwakilan Forkopimda dan
pimpinan OPD. Peresmian disaksikan oleh warga setempat yang begitu gembira
dengan peningkatan jam operasi PLN. (Redaksi)
30 Mei 2023, 23:24 WIT
Optimalisasi Penyerapan APBD, Tim Kemendagri Turun ke Kutai Kertanegara Lakukan Monev
Papuanewsonline.com, Tenggarong
- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan monitoring, evaluasi
(monev), asistensi realisasi APBD, penanganan inflasi turun langsung ke daerah.
Kali ini, Tim Kemendagri monev langsung ke Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kegiatan monev sekaligus dirangkaikan dengan acara Ngapeh Hambat yang bertajuk
Strategi Percepatan Pembangunan Melalui Optimalisasi Perencanaan dan Penyerapan
APBD di Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kalimantan Timur, Sabtu
(13/5/2023). Kegiatan Ngapeh Hambat atau
Bincang- bincang Pagi merupakan agenda rutin Pemkab Kutai Kartanegara yang
dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Pada kegiatan tersebut,
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni
mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten Kutai Kartanegara untuk melakukan monev
realisasi APBD dan penanganan inflasi, termasuk membahas strategi percepatan
pembangunan dan penyerapan APBD Tahun 2023. Fatoni memberi sejumlah catatan
untuk Kabupaten Kutai Kartanegara. Hingga penghujung bulan April 2023 yang
lalu, capaian realisasi belanja APBD tahun 2023 masih tergolong rendah. “Capaian realisasi APBD 2023 Kuta
Kartenegara pada akhir April 2023 baru mencapai 12,30%. Kukar menempati
peringkat ke 306 secara nasional dan peringkat enam terbawah di Kalimantan
Timur,” ucap Fatoni. Menurutnya, Kabupaten Kutai
Kartanegara memiliki potensi yang sangat besar. APBD Kukar sebesar Rp 7,7
triliun. Angka tersebut merupakan nilai APBD Kabupaten terbesar kedua secara
nasional. “Potensi yang dimiliki sangat
besar. Potensi ini perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Pemda perlu mengalokasikan anggaran pada urusan prioritas yang
menjadi kewenangan daerah sebagaimana ditentukan dalam Permendagri 84 Tahun
2022 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023,” jelas Fatoni. Selain itu, Fatoni menekankan
perlunya peningkatan pendapatan, baik pendapatan asli daerah atau pendapatan
yang bersumber dari dana transfer. Realisasi belanja juga perlu dioptimalkan
sejak awal tahun agar dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Selanjutnya, Fatoni meminta agar
Pemda dapat meningkatkan realisasi anggaran tahun berjalan sehingga mampu
memenuhi target realisasi APBD yang ideal. “Target realisasi APBD yang ideal
adalah Triwulan I sebesar 20%, Triwulan II merealisasikan sebesar 50%, Triwulan
III realisasi sebesar 80% dan Triwulan IV mendekati 100%,” ucap Fatoni. Fatoni menguraikan berbagai
persoalan lambatnya realisasi APBD serta solusi dalam mengatasinya. Fatoni juga
menjelaskan, alasan APBD perlu dimaksimalkan sejak awal tahun.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut, di antaranya, Bupati Kutai Kartanegara, Sekda Kabupaten Kutai
Kartanegara, Kepala BPKAD Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Bapenda Provinsi
Kalimantan Timur, Asisten di lingkungan Setda Kutai Kartanegara, Inspektur
daerah Kab. Kutai Kartanegara, Kepala OPD di Lingkungan Kutai Kartanegara, Plt.
Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Ditjen Bina Keuda
Kemendagri, Plh. Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuda
Kemendagri dan seluruh Camat di lingkungan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pertemuan diikuti seleruh pegawai Kabupaten Kutai Kartenegara secara virtual
26 Mei 2023, 13:34 WIT
Upaya Peningkatan Pelayanan Publik dengan SPBE, Pemkab Mappi Studi Tiru di Pemkab Sumedang
Papuanewsonline.com, SUMEDANG
- Pemerintah Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten
Sumedang menjalin kesepakatan kerja sama dalam rangka peningkatan pelayanan
publik dengan menerapkan Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengendalian inflasi, penanganan
kemiskinan ekstrim, pemberdayaan ekonomi maayarakat, Penanganan Stunting dan
Industri kreatif. Kerjasama tersebut tertuang dalam
kesepakatan bersama antara Pemkab Mappi dengan Pemkab Sumedang yang
ditandatangani oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S,STP, M.Si di
Sumedang, Senin (22/5/2023) dalam agenda studi tiru di Pemkab Sumedang. Turut serta bersama Pj Bupati
Mappi, Michael R. Gomar, S.,STP,MSi beberapa pejabat diantaranya Ketua DPRD
Kabupaten Mappi, Benedictus T. Paliling bersama sejumlah angggota dewan, Sekda
Kabupaten Mappi, Ferdinandus Kainakaimu serta para asisten dan staf ahli dan
seluruh kepala OPD. Pj Bupati Mappi Michael Gomar
menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumedang yang telah bersedia menerima
dan berbagi ilmu kepada Pemkab Mappi. Studi tiru ini dilakukan dalam rangka
peningkatan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi digital atau SPBE. "Adapun tujuan kami datang
ke Kabupaten Sumedang untuk melakukan studi tiru dengan mengunjungi dan melihat
secara langsung Mall Pelayanan Publik (MPP) yang mana Pemkab Sumedang telah
memberikan contoh pelayanan publik dan pemanfaatan digitalisasi dalam rangka
penyelenggaraan pemerintahan,” jelas Pj Bupati. Kabupaten Sumedang dijadikan
contoh karena kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat itu merupakan
kabupaten yang memperoleh penghargaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
nomor 1 di Indonesia. Sesuai dengan arahan Menteri
Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian bahwa untuk beberapa kabupaten/kota yang
saat ini menjadi contoh atau pilot project serta role model dalam memberikan
pelayanan publik yang telah dikembangkan secara khusus di Pemerintah Kabupaten
Sumedang. "Pertama-tama kami atas nama
Pemkab Mappi sangat mengapresiasi dan berterimakasih telah menerima kami
berkunjung ke sini untuk melihat pola pelayanan publik yang diterapkan terhadap
masyarakat tetapi juga terhadap penyelenggaraan pemerintahan,"ungkapnya. Pj Bupati menuturkan, saat ini
beberapa prioritas program kebijakan nasional terhadap pengendalian inflasi,
kemiskinan ekstrim, penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan
industri kreatif yang telah diterapkan oleh Pemkab Sumedang dan dapat menjadi
contoh bagi Kabupaten-Kabupaten lainnya salah satunya Kabupaten Mappi. “Tentunya kami juga akan
menyesuaikan dengan situasi kebutuhan dan kondisi daerah kami di Kabupaten
Mappi. Besar harapan kami informasi pembelajaran ini dapat menjadi modal
kekuatan bagi kami. Sehingga kami dapat menerapkannya. Tetapi kami juga ingin
belajar memajukan kabupaten Mappi melalui potensi dan sumberdaya untuk
penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik,” tegasnya. Pj Mappi Menegaskan, pelaksanaan
studi tiru ini merupakan wujud komitmen dari Pj Bupati Mappi bersama pimpinan
OPD dalam memberikan pelayanan Publik kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan
dan tepat sasaran serta terukur untuk kesejahteraan masyarakat yang
nantinya akan diimplementasikan melalui
program kegiatan APBD perubahan tahun anggaran 2023. Sementara itu Wakil Bupati
Sumedang, H. Erwan Setiawan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada
Pemkab Mappi yang sudah melakukan studi tiru di Kabupaten Sumedang. “Ini merupakan suatu kehormatan
bagi kami. Saya atas nama pemerintahan Kabupaten Sumedang mengucapkan
terimakasih dan selamat datang di Kabupaten Sumedang, kita disini sama -sama
belajar,”ungkapnya. Wabup mengatakan, inti dari
kemajuan daerah sebenarnya adalah kekompakan, kebersamaan antara bupati, wakil
bupati, Sekda dan seluruh jajaran ASN. Apalabila ada kekompakan dan komunikasi
yang baik maka akan timbul kenyaman, sehingga dengan begitu moto kita bersama
untuk kemajuan daerah bisa terwujud. “Kiranya bapak Pj Bupati Mappi
bersama rombongan Pemkab Mappi dapat berdialog langsung dengan perangkat daerah
Kabupaten Sumedang, serta unsur terkait lainnya telah kami hadirkan saat ini.
Dan sebentar usai dialog kita bisa langsung ke lapangan untuk melihat Mall
Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang,” terangnya.
Usai berdialog dan mendengar
presentasi pemerintah Kabupaten Sumedang, Pj Bupati Mappi dan ketua DPRD Mappi
bersama rombongan mengunjungi Mall Pelayanan Publik yang telah beroperasi mulai
tahun 2019 dengan pelayanan 300 lebih perhari yang terpusat di MPP Sumedang.
23 Mei 2023, 22:04 WIT
Bahas Pengembangan Wisata, Pj Bupati Mappi Temui Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi, Provinsi
Papua Selatan, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si menemui
Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen di Jakarta, Jumat (19/5/2023). Pj Bupati mengatakan, pertemuan
ini dalam rangka membahas pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi.
Sebab Mappi memiliki potensi wisata alam yang sangat indah, sehingga perlu
kolaborasi dan dukungan serta saran dan masukan dari pemerintah pusat dalam
pengembangan sektor wisata. “Tadi kita sudah melakukan
pertemuan dengan bapak Direktur Pemasaran dan Pariwisata. Banyak sekali langkah
-langkah yang disampaikan pak Direktur
guna pengembangan wisata di daerah. Setelah ini kita akan
tindaklanjuti,”tegasnya. Setelah mendengar masukan dari
Kemenparekraf, Pj Bupati akan mendorong semua OPD untuk terlibat aktif dalam
pengembangan pariwisata. Termasuk para kepala distrik hingga kepala kampung
wajib mempromosikan wisata yang ada. “Peran serta semua pihak,
kolaborasi yang baik dari tingkat kampung sampai kabupaten sangat
diperlukan. Ke depannya ini akan menjadi
atensi kami di Kabupaten Mappi,”tegasnya. Sementara itu, Direktur Pemasaran
dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen menyebutkan, pemerataan pembangunan tidak harus
melalui pembangunan infrastruktur namun hal itu juga bisa dilakukan melalui
pengembangan sektor pariwisata melalui kreatifitas masyarakat dengan
mempromosikan wisata yang ada di kampung/desa dan kecamatan hingga di
kabupaten. Dikatakan Dwi Marhen bahwa Pemda
juga harus berperan dalam pengembangan sektor pariwisata sebagaimana arahan
dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan kampanye, Bangga Berwisata di
Indonesia. Dwi menyebutkan, Program Bangga
Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat
Indonesia untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2 –
1,4 miliar pada tahun 2023 melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi,
dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara pemerintah, BUMN, asosiasi dan
swasta, serta menyasar kelompok masyarakat usia muda & dewasa. “Untuk itu di Kabupaten Mappi
perlu disiapkan beberapa agenda agar kita bisa melakukan kunjungan kesana.
Karena pariwisata ini adalah bisnis kebahagiaan,”tegasnya. Dwi menuturkan, peran serta
pemerintahan dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pariwisata di
daerah. Selain itu optimaliasi penggunaan media sosial (Medsos) guna
mempromosikan wisata yang ada di daerah tersebut.
Dwi menekankan agar dinas terkait
khususnya dinas pariwisata wajib memiliki akun media sosial seperti YouTube,
Instagram dan Twitter. Ini sebagai salah satu wadah untuk melakukan promosi.
Dengan membuat konten video kreatif agar bisa diakses oleh masyarakat umum
serta mengetahui potensi wisata diwilayah tersebut,”pungkasnya.
20 Mei 2023, 18:36 WIT
Dirjen Bina Keuda Sampaikan Arahan Mendagri Soal 10 Srategi Tangani Inflasi
Papuanewsonline.com, Tabanan
- Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam
Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri
(Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengenai 10 strategi menangani inflasi di
daerah. Hal itu disampaikan Fatoni pada acara Gerakan Nasional Pengendalian
Inflasi Pangan (GNPIP) Bali Nusa Tenggara (Balinusra) di Gedung Kesenian I
Ketut Maria, Tabanan, Bali, Rabu (17/5/2023). Strategi pertama, kata Fatoni,
yakni menjadikan persoalan inflasi sebagai isu prioritas dan membangun sinergi
antara semua stakeholder terkait seperti saat penanganan pandemi Covid-19.
"Kedua, perlunya melakukan komunikasi yang baik kepada masyarakat agar
paham dan tidak panik, tetap tenang," kata Fatoni. Ketiga, lanjut Fatoni, perlu
mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada tingkat provinsi dan
kabupaten/kota. Kemudian Keempat, mengaktifkan Satgas Pangan. Kelima, dalam
penyaluran BBM subsidi diharapkan tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu.
Sebab, masyarakat tidak mampu saat ini masih menjadi prioritas pemerintah
pusat. "Keenam, melaksanakan
gerakan hemat energi. Ketujuh, melaksanakan gerakan tanam pangan cepat
panen," ujar Fatoni. Selain itu, ke depan diperlukan
kerja sama antara pemerintah daerah dalam penyaluran komoditas pangan hingga ke
pelosok desa. "Kedelapan, melaksanakan kerja sama antardaerah yang
meliputi seluruh komoditas pangan strategis," jelas Fatoni. Strategi kesembilan, perlunya
mengintensifkan jaring pengaman sosial, seperti dengan memanfaatkan anggaran
Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bantuan Sosial (Bansos), anggaran desa,
realokasi Dana Alokasi Umum (DAU), dan Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah
pusat. "Terakhir, kesepuluh,
melakukan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI)
provinsi masing-masing, mengumumkan angka perkembangan inflasi hingga kabupaten
dan kota," lanjut Fatoni. Selain itu, lebih lanjut Fatoni
menjelaskan, upaya pengendalian inflasi harus dilakukan bersama-sama baik oleh
pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat dan swasta. Dia menegaskan,
Kemendagri rutin melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi seminggu
sekali yang dipimpin langsung oleh Mendagri. "Kita harus fokus mengendalikan
inflasi agar ekonomi bisa tetap tumbuh dan kesejahteraan masyarakat bisa
tercapai," ungkap Fatoni. Dalam kesempatan itu, Fatoni juga
mengingatkan poin penting arahan Mendagri pada rapat 8 Mei lalu. Pertama, pemerintah pusat dan
daerah bekerja sama dalam menekan harga yang bisa dikendalikan oleh pemerintah,
seperti harga tiket transportasi, air, dan listrik. “Yang kedua, Bapak Mendagri
menyampaikan bahwa setiap daerah agar berkoordinasi dengan lintas sektoral dan
juga internal untuk memonitor harga dan stok bahan pokok. Terakhir, pemerintah
pusat perlu terus berkoordinasi dalam rangka menjaga angka inflasi, khususnya
di sektor transportasi,” pungkas Fatoni.
Sebagai tambahan informasi, rapat
ini mengusung tema "Sinergi Inovasi Ketahanan Pangan melalui Penguatan
Kelembagaan dan Digitalisasi: Mepada Payu Antuk Bhuwana Bali Sentosa
(Bersinergi Mewujudkan Bali yang Makmur)". Selain Fatoni, kegiatan ini
juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Deputi Gubernur Senior BI,
Deputi II bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Badan Pangan Nasional, Wali Kota
Malang, Ketua DPRD Provinsi Bali, Anggota Komisi XI DPR RI, Kepala Kantor
Perwakilan BI Provinsi Bali, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda) Provinsi Bali, Bupati Tabanan, Forkopimda Tabanan, serta Asisten
Sekda Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Redaksi)
19 Mei 2023, 22:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru