logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Stan Kabupaten Mappi Menjadi Pusat Perhatian Para Pengunjung PENAS KTNA Ke XVI Papuanewsonline.com, Mappi -  Dikarenakan berhalangan hadir lantaran kegiatan penting pemerintah, maka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berikan kepercayakan kepada menteri perekonomian untuk membuka kegiatan PENAS KTNA ke XVl di lapangan Sultan Syahrir TNI AU Padang Provinsi Sumatera Barat. Pada momentum (Pekan Nasional) PENAS (Kontak Tani Nelayan Andalan) KTNA) ke XVI yang dibuka secara resmi oleh Menteri Perekonomian RI, Airlangga Hartarto sejak 10 Juni 2023 melalui virtual, menjadi momentum yang baik untuk ditampilkan berbagai produk lokal dan aksesoris khas daerah di masing-masing stan.Berbagai produk (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) UMKM khas mappi, dan berbagai aksesoris yang dibuatkan secara langsung di stan kabupaten mappi menjadi pusat perhatian para pengunjung dari berbagai kabupaten dan provinsi di Indonesia. PENAS KTNA ke XVI tahun 2023 yang ikut lebih dari 25.000 ribu perwakilan petani dan nelayan telah berlangsung sejak tanggal 10 dan akan selesai di tanggal 15 Juni 2023. Saat ditemui salah satu pengunjung asal Provinsi Lampung, Indra Gunawan ungkapkan, stan  kabupaten mappi provinsi Papua Selatan merupakan salah satu stan yang berbeda dari yang lain, karena langsung ada kedua mama papua yang mempraktekkan cara membuat noken dan mahkota kepala. Dan kedua mama papua asal kabupaten mappi dengan luar biasa tampil menggunakan pakaian adat asal kabupaten mappi."Kesan saya sangat bangga, karena dari berbagai penampilan khusus kabupaten mappi mampu memberikan penampilan terbaik dengan penampilan pakaian khas mappi, dan itu yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai provinsi. Secara pribadi melihat bahwa semua aksesoris dan hasil-hasil produk asli kabupaten mappi sangat menarik, tetapi lebih khususnya aksesoris  noken dan mahkota kepala," tutur Indra saat ditemui wartawan Papua Selatan Pos, (11/5/23).Tidak hanya itu, sebagai tuan rumah Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Evendi berikan tanggapan bahwa, kabupaten mappi sangat luas biasa karena tampil dengan ciri khas sendiri, dan ini merupakan momentum yang baik untuk terus mengekspos pakaian khas mappi, mahkota kepala, noken dan produk-produk unggulan kabupaten mappi. Jujur secara pribadi baru mengetahui aksesoris khas mappi ternyata seperti ini."Penampilannya sangat menarik, dan kalau boleh kita mau lihat-lihat dan foto-foto sekalian, jujur dari ciri khas pakaian dan aksesorisnya sangat menarik. harapannya mudah-mudahan kedepannya bisa terus terengkspos biar masyarakat diluar Papua bisa mengetahui tentang ciri khas kabupaten mappi," pungkasnyaDiketahui, stan kabupaten mappi menjadi pusat perhatian para pengunjung PENAS KTNA dari berbagai daerah,  baik membeli produk lokal, melihat aksesoris khas mappi dan berfoto-foto. (PNO-12) 12 Jun 2023, 15:37 WIT
Program TMMD Ke-166 Di Kab. Mappi Resmi Ditutup Pangdam XVII/Cenderawasih Plus Papuanewsonline.com, Mappi - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-116 TA 2023 di wilayah Provinsi Papua Selatan, bertempat di Kampung Homlikya Distrik Syahcame, Kab. Mappi, Kamis (8/6/2023).Demikian disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. dalam keterangan tertulisnya.Acara penutupan TMMD ke-116 Kodim 1707/Merauke secara langsung dilakukan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han.Sedangkan acara penutupan TMMD ke-116 Kodim 1702/Jayawijaya ditutup Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E.Sebelum tiba di lokasi Acara Penutupan TMMD ke-116 Kodim 1707/Merauke, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han melaksanakan penandatanganan naskah berita acara penyerahan hasil pekerjaan dari Dandim 1707/Merauke kepada PJ. Bupati Mappi dan penandatanganan naskah berita acara dari Pemerintah Daerah kepada Kepala Kampung Homlikya.Dalam amanatnya Pangdam XVII/Cenderawasih selaku Penanggungjawab Keberhasilan Operasi (PKO) TMMD, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Prajurit Satgas TMMD, Pemerintah Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh pemuda dan seluruh masyarakat atas partisipasinya dan mendukung kegiatan ini sehingga TMMD di wilayah Papua Selatan dan Papua Pegunungan dapat terselenggara dengan aman dan lancar," pungkas Pangdam XVII/Cenderawasih."Kegiatan TMMD merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya diwilayah perbatasan dan pegunungan dengan kondisi perekonomian serta sarana prasarana yang terbatas.""TMMD juga bentuk sinergitas antara TNI dengan Pemda dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.""Kita ketahui bersama bahwa di wilayah Papua TMMD dilaksanakan oleh Kodim 1702/Jayawijaya Korem 172/PWY di Distrik Walaik Kab. Jayawijaya Propinsi Papua Pegunungan dan Kodim 1707/Merauke Korem 174/ATW di Kampung Homlikiya Distrik Scyame Kab. Mappi Propinsi Papua Selatan dilaksanakan selama 30 hari mulai dari tanggal 10 Mei s.d 8 Juni 2023. dengan tema "Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat."Lebih lanjut, kegiatan fisik yang dilaksanakan di Kodim 1702/Jayawijaya Korem 172/PWY yaitu pembangunan 1 unit balai pertemuan dan di wilayah Kodim 1707/Merauke Korem 174/ATW yaitu 15 unit rumah semi permanen Type K-36, sedangkan Non Fisik berupa penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan dan holtikultura, Kamtibmas bahaya narkoba, pelayanan dan sosialisasi tentang Posyandu, Posbindu, bahaya stunting, KB kesehatan dan pasang Implan serta penayangan film perjuangan," jelas Mayjen TNI Izak Pangemanan."Sementara itu, berkenaan dengan selesainya kegiatan TMMD, Saya berharap agar hasil pembangunan fisik dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik, kegiatan Non Fisik yang sudah dilaksanakan kiranya tidak hanya sekedar pengetahuan, tetapi benar benar dipahami dan di aktualisasikan oleh masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," harap Mayjen TNI Izak Pangemanan."Kepada para Prajurit Satgas TMMD yang akan meninggalkan lokasi, agar memperhatikan faktor keamanan selama perpindahan lokasi TMMD ke Home Base," tutup Pangdam XVII/Cenderawasih.Pernyataan resmi penutupan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih selesai dan dilanjutkan pembagian alat sekolah secara simbolis oleh Pangdam XVII/Cenderawasih kepada siswa siswi Sekolah Dasar Distrik Syahcame serta penyerahan tali asih secara simbolis kepada 15 warga Kampung Homilkya.Lebih lanjut dilaksanakan pengguntingan pita dan peninjauan lokasi TMMD Ke-116 oleh Pangdam XVII/Cenderawasih beserta tamu undangan.Hadir ada upacara penutupan TMMD tersebut Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus Widodo, SIP., MSi, Danlantamal XI/Merauke Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, S.H., M.H., Danlanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.Han., Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Albar, S.E., Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H., Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Kriswandito, S. Hub., Int. dan Sekda Kab. Mappi Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Sc serta para masyarakat Kampung Homlikya. (PNO-12) 08 Jun 2023, 21:52 WIT
Sekda Kabupaten Mappi Melepas 27 Peserta PENAS KTNA ke - XVI di Sumatera Barat Papuanewsonline.com, Mappi - Sekretaris Daerah Kabupaten Mappi Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Sc., melepas 27 orang kontingen dari Kabupaten Mappi untuk mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke -XVI. Para peserta akan mengikuti PENAS KTNA ke - XVI di Sumatera Barat yang dimulai tanggal 10 sampai 15 Juni 2023. Program nasional melalui Dinas Pertanian tersebut melibatkan 27 peserta yang terdiri dari 16 orang peserta utama yakni para Petani, Nelayan dan Penyuluh, serta 6 orang peserta pengganti, dan 5 orang peserta peninjau. PENAS KTNA ke-XVI ini dengan tema "Pemanfaatan, Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045". Sekda Kabupaten Mappi Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd, M.Sc dalam sambutannya sebelum melepas para kontingen di pendopo, Senin (5/6/2023) mengatkan peserta untuk mengapresiasi kepada pemerintah daerah dalam hal ini Penjabat Bupati Mappi Michael R. Gomar dan Kepala Dinas Pertanian Antonius Letsoin. Dikarenakan melalui kegiatan nasional peserta telah mempunyai kesempatan yang baik dan luar biasa untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini, dan dapat melihat serta bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Sekda berharap, dengan kegiatan PENAS KTNA ke-XVI para peserta dapat mengikuti dan menyimak dengan sebaik-baiknya, agar hasil dari kegiatan yang diikuti dapat diperoleh sebagai bekal untuk diterapkan dan dikembangkan di Kabupaten Mappi. "Peserta yang ikut kegiatan ini diharapkan tidak kembali ke titik nol, tetapi harus berkomitmen untuk menjadi yang terbaik dari oknum-oknum peserta kegiatan sebelumnya yang telah kembali ke titik nol," jelas sekda. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mappi Antonius Letsoin, SP mengatakan, kegiatan nasional PENAS KTNA merupakan wadah untuk saling bertukar informasi, mencari pengalaman serta menjalin kemitraan antara para petani, nelayan, penyuluh di seluruh Indonesia. Dengan tujuan bisa memberikan semangat, tanggung jawab serta kemandirian sebagai upaya pembangunan daerah dalam bidang pertanian, perikanan dan kelautan. "Kegiatan PENAS KTNA ke-XVI yang diselenggarakan di Sumatera Barat selama lima hari akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Dan  ketua kontingen PENAS KTNA 2023 dari Kabupaten Mappi akan dipimpin langsung oleh Bapak Sekda mewakili Penjabat Bupati Mappi," ungkapnya. Antonius Letsoin mengatakan, hasil komoditi unggulan dari Kabupaten Mappi yang akan dipamerkan dalan kegiatan PENAS KTNA ke-XVI yakni tepung sagu, hasil olahan kue sagu kering, kerupuk sagu, cendol sagu, bakso sagu, jus buah lengkuas hutan, minyak kelapa asli hasil olahan UMKM, abon ikan gastor, hasil olahan gelembung kakap cina, noken kayu gaharu, dan masih banyak jenis komoditi unggulan lainnya. (PNO-12) 07 Jun 2023, 14:06 WIT
Bupati HAN Terima Bibit Babi Dan Pabrik Es, Mensos Tri Risma Meminta Pemda Optimalkan Pengelolaannya Papuanewsonline.com, Biak Numfor - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat berupa 1.000 ekor bibit babi dan pabrik es ke masyarakat (OAP)  Kabupaten Biak Numfor. Didampingi Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd, Mensos Tri Risma secara simbolis menyerahkan 25 pasang ekor bibit babi dan bantuan pabrik es bagi nelayan di Lapangan Gelanggang Remaja Cenderawasih Biak, Kamis (01/06/2023) malam. “Saya datang ke sejumlah kabupaten di Tanah Papua, dari Timika, Jayapura, Asmat, Yapen dan lainnya. Saya tak hanya memberikan bantuan, namun meminta masyarakat dan pemerintah daerah mengoptimlkan pengelolaan setiap potensi yang ada di daerah,” ucapnya setelah memberikan. “Di Biak saya melihat potensi perikanan dan pariwisata cukup menjanjikan, kaya akan SDA, oleh karena itu dioptimalkan pengelolaannya dengan memperhatikan pangsa pasar, dan terus mengajak masyarakat untuk mengotimalkan pengelolaan potensi ini,” lanjutnya, Banyak hal yang disampaikan Tri Rismaharini dalam kesempatan itu, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan potensi daerah, peluang dan tantangan, serta sejumlah lainnya. Sementara itu Bupati Herry Ario Naap (HAN) dalam kesempatan itu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Mensos Tri Risma yang kembali datang memberikan bantuan serta kunjungan di Papua, termasuk di Biak Numfor. “Atas nama masyarakat Kabupaten Biak Numfor kami menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Ibu Mensos ke Biak, terima kasih atas bantuannya,” ucap Bupati. Dalam kesempatan itu juga, Bupati memaparkan tentang potensi yang dimiliki Kabupaten Biak Numfor, termasuk menyampaikan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat serta usaha berbasis ekonomi kerakyatan dengan mengembangkan potensi di masyarakat. “Sejak tahun 2016 kami di Biak Numfor telah surplus daging babi dan telah kirim ke Wamena serta sejumlah daerah lainnya, demikian halnya dengan telur ayam, jahe dan beberapa komoditi lainnya juga kami telah surplus dan telah kirim ke sejumlah kabupaten di Papua,” ujarnya. Bupati HAN dalam kesempatan itu menyampaikan banyak hal tentang program pemberdayaan dan potensi daerah, dan berharap tetap mendapat dukungan dari pemerintah pusat untuk optimalisasi dalam mengelolanya. (PNO-12) 02 Jun 2023, 13:29 WIT
Dukung Papua Terang, PJ Bupati Mappi dan Manager UP3 PLN Merauke Resmikaan Tambahan Jam Menyala Papuanewsonline.com, MAPPI - Masyarakat di empat Kampung dan kelurahan yang tersebar di empat Distrik di Kabupaten Mappi kini menikmati aliran listrik lebih lama setiap harinya. Hal itu melalui penambahan jam menyala atas kebijakan Pj Bupati, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si dengan PT PLN (Persero) UP3 Merauke. Empat kampung yakni Kelurahan Bade, Distrik Edera yang sebelumnya hanya menyala 12 jam dinaikkan jadi 24 jam. Untuk tiga kampung lainnya yakni Kampung Eci-Distrik Asue dan Kampung Mur – Distrik Nambioman Bapai yang sebelumnya hanya menyalah selama 6 jam ditambah jadi 12 jam setiap hari. Sementara untuk peningkatan tambahan jam nyala Kampung Senggo Distrik Citak Mitak  dari 6 jam menjadi 12 jam yang sudah dinyalakan sejak tanggal 24 Desember 2022 lalu (lebih duluan ditingkatkan jam menyala). Peningkatan penambahan jam menyalah diresmikan oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si bersama Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany yang berlangsung di Distrik Nabioman Bapai, Senin (29/5/2023). Kegiatan peresmian tersebut diawali dengan doa pemberkatan oleh Pastor Paroki St Kristoforus Mur, Pastor Fransiskus Melki, MSC. Program ini merupakan bagian dari program Papua Terang yang dicanangkan oleh PLN. Untuk mempercepat, Pemkab Mappi juga memberi dukungan berupa pengadaan mesin pembangkit, rumah petugas, tanki BBM kapasitas 10 ton sebanyak 2 buah dan gedung pembangkit. Adapun listrik yang diresmikan di Kampung Mur menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) memiliki daya 2×100 KW. Beban sekarang ini sekitar 90 KW yang dialirkan kepada sekitar 300 pelanggan PLN yang ada di Kampung Mur. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar dalam sambutannya menerangkan, ini merupakan bagian dari Papua Terang, Mappi Terang. Listrik dikatakan Pj Bupati merupakan salah satu infrastruktur dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam menunjang berbagai kegiatan termasuk kegiatan usaha masyarakat untuk meningkatkan ekonomi. Listrik akan dinyalakan mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Malam hari dipilih karena memang masyarakat membutuhkan penerangan. Terutama bagi anak-anak yang harus belajar pada malam hari. Kriminalitas juga bisa dikurangi. Dikatakan Pj Bupati, bahwa Kampung Mur juga menjadi salah satu prioritas karena menjadi pintu gerbang ke Mappi. Di kampung itu terdapat pelabuhan untuk bongkar muat sembako maupun material. “Gerbang ini harus aktif, sehingga kita perbaiki supaya perpuataran ekonomi akan muncul dari sini. Harga barang seperti sembako dan material akan turun,”ungkapnya. Lebih jauh Pj Bupati menerangkan, selain listrik, program yang akan diturunkan Pemkab Mappi di Kampung Mur pada tahun ini adalah perbaikan infrastruktur jalan sehingga bisa dilintasi bus untuk mengangkut masyarakat ke Kepi. Pelabuhan juga akan dibangun dan dikembangkan. Begitu pula degan perbaikan fasilitas pasar. Dalam waktu dekat pula, akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Paroki St Kristoforus Mur yang akan dilakukan oleh Pemkab Mappi melalui Dinas Pekerjaan Umum . Pj Bupati berharap, masyarakat setempat bisa mendukung program pemerintah dengan cara merawat dan menjaga fasilitas yang sudah dibangun. Tidak melakukan pemalangan karena akan menghambat proses pembangunan yang tetunya berdampak pada kemajuan kampung. Dalam kesempatan yang sama, Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany mengungkapkan, penambahan jam operasinal listrik di empat kampung ini merupakan permintaan dari Pj Bupati yang datang langsung ke Merauke. PLN menyambut baik dan mempercepat proses pemasangan pembangkit. Kampung Mur mulai beroperasi, sementara Bade, Senggo dan Eci ditargetkan paling lambat bulan Juli 2023 mendatang. “Sekitar awal Juli sudah bisa digunakan untuk Senggo, Bade dan Eci. Itu kendala minor saja yaitu masalah operator,” katanya. Ahmad menyebutkan, PLN siap mendukung Pemkab Mappi dalam hal ini Pj Bupati karena sejalan dengan visi dan misi PLN untuk membuat Papua Terang. Sekarang ini kata dia, dari 166 kampung di Mappi, sekitar 78 persen sudah menikmati listrik. Empat kampung yang jam menyalanya sudah ditambah kata Ahmad semuanya menggunakan PLTD. Lahan, tanki BBM, gedung dan satu unit mesin masih milik Pemda. Bahkan rumah petugas akan dibangun Pemkab Mappi. “Rumah operator sebenarnya kita juga ingin bangun tapi Pak Pj Bupati minta biar untuk bangun karena beliau ingin daerah ini maju,” ujar Ahmad. Sementara itu, Kepala Kampug Mur, Vinsensius Yadohamang memberikan apresiasi kepada Pj Bupati dan PLN yang langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Ia bahkan berharap, ini bisa ditingkatkan lagi menjadi 24 jam. “Kami dari pemerintah kampung dan distrik datang ketemu Bapak Pj Bupati untuk bantu kami dan sekarang langsung terjawab,” tuturnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Mappi, Ferdinandus Kainakaimu, perwakilan Forkopimda dan pimpinan OPD. Peresmian disaksikan oleh warga setempat yang begitu gembira dengan peningkatan jam operasi PLN. (Redaksi) 30 Mei 2023, 23:24 WIT
Optimalisasi Penyerapan APBD, Tim Kemendagri Turun ke Kutai Kertanegara Lakukan Monev Papuanewsonline.com, Tenggarong - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan monitoring, evaluasi (monev), asistensi realisasi APBD, penanganan inflasi turun langsung ke daerah. Kali ini, Tim Kemendagri monev langsung ke Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan monev sekaligus dirangkaikan dengan acara Ngapeh Hambat yang bertajuk Strategi Percepatan Pembangunan Melalui Optimalisasi Perencanaan dan Penyerapan APBD di Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kalimantan Timur, Sabtu (13/5/2023). Kegiatan Ngapeh Hambat atau Bincang- bincang Pagi merupakan agenda rutin Pemkab Kutai Kartanegara yang dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Pada kegiatan tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten Kutai Kartanegara untuk melakukan monev realisasi APBD dan penanganan inflasi, termasuk membahas strategi percepatan pembangunan dan penyerapan APBD Tahun 2023. Fatoni memberi sejumlah catatan untuk Kabupaten Kutai Kartanegara. Hingga penghujung bulan April 2023 yang lalu, capaian realisasi belanja APBD tahun 2023 masih tergolong rendah. “Capaian realisasi APBD 2023 Kuta Kartenegara pada akhir April 2023 baru mencapai 12,30%. Kukar menempati peringkat ke 306 secara nasional dan peringkat enam terbawah di Kalimantan Timur,” ucap Fatoni. Menurutnya, Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki potensi yang sangat besar. APBD Kukar sebesar Rp 7,7 triliun. Angka tersebut merupakan nilai APBD Kabupaten terbesar kedua secara nasional. “Potensi yang dimiliki sangat besar. Potensi ini perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemda perlu mengalokasikan anggaran pada urusan prioritas yang menjadi kewenangan daerah sebagaimana ditentukan dalam Permendagri 84 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023,” jelas Fatoni. Selain itu, Fatoni menekankan perlunya peningkatan pendapatan, baik pendapatan asli daerah atau pendapatan yang bersumber dari dana transfer. Realisasi belanja juga perlu dioptimalkan sejak awal tahun agar dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Selanjutnya, Fatoni meminta agar Pemda dapat meningkatkan realisasi anggaran tahun berjalan sehingga mampu memenuhi target realisasi APBD yang ideal. “Target realisasi APBD yang ideal adalah Triwulan I sebesar 20%, Triwulan II merealisasikan sebesar 50%, Triwulan III realisasi sebesar 80% dan Triwulan IV mendekati 100%,” ucap Fatoni. Fatoni menguraikan berbagai persoalan lambatnya realisasi APBD serta solusi dalam mengatasinya. Fatoni juga menjelaskan, alasan APBD perlu dimaksimalkan sejak awal tahun. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Bupati Kutai Kartanegara, Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara, Kepala BPKAD Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Bapenda Provinsi Kalimantan Timur, Asisten di lingkungan Setda Kutai Kartanegara, Inspektur daerah Kab. Kutai Kartanegara, Kepala OPD di Lingkungan Kutai Kartanegara, Plt. Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri, Plh. Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri dan seluruh Camat di lingkungan Kabupaten Kutai Kartanegara. Pertemuan diikuti seleruh pegawai Kabupaten Kutai Kartenegara secara virtual 26 Mei 2023, 13:34 WIT
Upaya Peningkatan Pelayanan Publik dengan SPBE, Pemkab Mappi Studi Tiru di Pemkab Sumedang Papuanewsonline.com, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten Sumedang menjalin kesepakatan kerja sama dalam rangka peningkatan pelayanan publik  dengan menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrim, pemberdayaan ekonomi maayarakat, Penanganan Stunting dan Industri kreatif. Kerjasama tersebut tertuang dalam kesepakatan bersama antara Pemkab Mappi dengan Pemkab Sumedang yang ditandatangani oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S,STP, M.Si di Sumedang, Senin (22/5/2023) dalam agenda studi tiru di Pemkab Sumedang. Turut serta bersama Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.,STP,MSi beberapa pejabat diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Mappi, Benedictus T. Paliling bersama sejumlah angggota dewan, Sekda Kabupaten Mappi, Ferdinandus Kainakaimu serta para asisten dan staf ahli dan seluruh kepala OPD. Pj Bupati Mappi Michael Gomar menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumedang yang telah bersedia menerima dan berbagi ilmu kepada Pemkab Mappi. Studi tiru ini dilakukan dalam rangka peningkatan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi digital atau SPBE. "Adapun tujuan kami datang ke Kabupaten Sumedang untuk melakukan studi tiru dengan mengunjungi dan melihat secara langsung Mall Pelayanan Publik (MPP) yang mana Pemkab Sumedang telah memberikan contoh pelayanan publik dan pemanfaatan digitalisasi dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan,” jelas Pj Bupati. Kabupaten Sumedang dijadikan contoh karena kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat itu merupakan kabupaten yang memperoleh penghargaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik nomor 1 di Indonesia. Sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian bahwa untuk beberapa kabupaten/kota yang saat ini menjadi contoh atau pilot project serta role model dalam memberikan pelayanan publik yang telah dikembangkan secara khusus di Pemerintah Kabupaten Sumedang. "Pertama-tama kami atas nama Pemkab Mappi sangat mengapresiasi dan berterimakasih telah menerima kami berkunjung ke sini untuk melihat pola pelayanan publik yang diterapkan terhadap masyarakat tetapi juga terhadap penyelenggaraan pemerintahan,"ungkapnya. Pj Bupati menuturkan, saat ini beberapa prioritas program kebijakan nasional terhadap pengendalian inflasi, kemiskinan ekstrim, penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan industri kreatif yang telah diterapkan oleh Pemkab Sumedang dan dapat menjadi contoh bagi Kabupaten-Kabupaten lainnya salah satunya Kabupaten Mappi. “Tentunya kami juga akan menyesuaikan dengan situasi kebutuhan dan kondisi daerah kami di Kabupaten Mappi. Besar harapan kami informasi pembelajaran ini dapat menjadi modal kekuatan bagi kami. Sehingga kami dapat menerapkannya. Tetapi kami juga ingin belajar memajukan kabupaten Mappi melalui potensi dan sumberdaya untuk penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik,” tegasnya. Pj Mappi Menegaskan, pelaksanaan studi tiru ini merupakan wujud komitmen dari Pj Bupati Mappi bersama pimpinan OPD dalam memberikan pelayanan Publik kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran serta terukur untuk kesejahteraan masyarakat yang nantinya  akan diimplementasikan melalui program kegiatan APBD perubahan tahun anggaran 2023. Sementara itu Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Mappi yang sudah melakukan studi tiru di Kabupaten Sumedang. “Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Saya atas nama pemerintahan Kabupaten Sumedang mengucapkan terimakasih dan selamat datang di Kabupaten Sumedang, kita disini sama -sama belajar,”ungkapnya. Wabup mengatakan, inti dari kemajuan daerah sebenarnya adalah kekompakan, kebersamaan antara bupati, wakil bupati, Sekda dan seluruh jajaran ASN. Apalabila ada kekompakan dan komunikasi yang baik maka akan timbul kenyaman, sehingga dengan begitu moto kita bersama untuk kemajuan daerah bisa terwujud. “Kiranya bapak Pj Bupati Mappi bersama rombongan Pemkab Mappi dapat berdialog langsung dengan perangkat daerah Kabupaten Sumedang, serta unsur terkait lainnya telah kami hadirkan saat ini. Dan sebentar usai dialog kita bisa langsung ke lapangan untuk melihat Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang,” terangnya. Usai berdialog dan mendengar presentasi pemerintah Kabupaten Sumedang, Pj Bupati Mappi dan ketua DPRD Mappi bersama rombongan mengunjungi Mall Pelayanan Publik yang telah beroperasi mulai tahun 2019 dengan pelayanan 300 lebih perhari yang terpusat di MPP Sumedang. 23 Mei 2023, 22:04 WIT
Bahas Pengembangan Wisata, Pj Bupati Mappi Temui Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI Papuanewsonline.com, MAPPI - Dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si menemui Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen di Jakarta, Jumat (19/5/2023). Pj Bupati mengatakan, pertemuan ini dalam rangka membahas pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi. Sebab Mappi memiliki potensi wisata alam yang sangat indah, sehingga perlu kolaborasi dan dukungan serta saran dan masukan dari pemerintah pusat dalam pengembangan sektor wisata. “Tadi kita sudah melakukan pertemuan dengan bapak Direktur Pemasaran dan Pariwisata. Banyak sekali langkah -langkah  yang disampaikan pak Direktur guna pengembangan wisata di daerah. Setelah ini kita akan tindaklanjuti,”tegasnya. Setelah mendengar masukan dari Kemenparekraf, Pj Bupati akan mendorong semua OPD untuk terlibat aktif dalam pengembangan pariwisata. Termasuk para kepala distrik hingga kepala kampung wajib mempromosikan wisata yang ada. “Peran serta semua pihak, kolaborasi yang baik dari tingkat kampung sampai kabupaten sangat diperlukan.  Ke depannya ini akan menjadi atensi kami di Kabupaten Mappi,”tegasnya. Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen menyebutkan, pemerataan pembangunan tidak harus melalui pembangunan infrastruktur namun hal itu juga bisa dilakukan melalui pengembangan sektor pariwisata melalui kreatifitas masyarakat dengan mempromosikan wisata yang ada di kampung/desa dan kecamatan hingga di kabupaten. Dikatakan Dwi Marhen bahwa Pemda juga harus berperan dalam pengembangan sektor pariwisata sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan kampanye, Bangga Berwisata di Indonesia. Dwi menyebutkan, Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat Indonesia untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2 – 1,4 miliar pada tahun 2023 melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi, dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara pemerintah, BUMN, asosiasi dan swasta, serta menyasar kelompok masyarakat usia muda & dewasa. “Untuk itu di Kabupaten Mappi perlu disiapkan beberapa agenda agar kita bisa melakukan kunjungan kesana. Karena pariwisata ini adalah bisnis kebahagiaan,”tegasnya. Dwi menuturkan, peran serta pemerintahan dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pariwisata di daerah. Selain itu optimaliasi penggunaan media sosial (Medsos) guna mempromosikan wisata yang ada di daerah tersebut. Dwi menekankan agar dinas terkait khususnya dinas pariwisata wajib memiliki akun media sosial seperti YouTube, Instagram dan Twitter. Ini sebagai salah satu wadah untuk melakukan promosi. Dengan membuat konten video kreatif agar bisa diakses oleh masyarakat umum serta mengetahui potensi wisata diwilayah tersebut,”pungkasnya. 20 Mei 2023, 18:36 WIT
Dirjen Bina Keuda Sampaikan Arahan Mendagri Soal 10 Srategi Tangani Inflasi Papuanewsonline.com, Tabanan - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengenai 10 strategi menangani inflasi di daerah. Hal itu disampaikan Fatoni pada acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Bali Nusa Tenggara (Balinusra) di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Bali, Rabu (17/5/2023). Strategi pertama, kata Fatoni, yakni menjadikan persoalan inflasi sebagai isu prioritas dan membangun sinergi antara semua stakeholder terkait seperti saat penanganan pandemi Covid-19. "Kedua, perlunya melakukan komunikasi yang baik kepada masyarakat agar paham dan tidak panik, tetap tenang," kata Fatoni. Ketiga, lanjut Fatoni, perlu mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kemudian Keempat, mengaktifkan Satgas Pangan. Kelima, dalam penyaluran BBM subsidi diharapkan tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu. Sebab, masyarakat tidak mampu saat ini masih menjadi prioritas pemerintah pusat. "Keenam, melaksanakan gerakan hemat energi. Ketujuh, melaksanakan gerakan tanam pangan cepat panen," ujar Fatoni. Selain itu, ke depan diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah dalam penyaluran komoditas pangan hingga ke pelosok desa. "Kedelapan, melaksanakan kerja sama antardaerah yang meliputi seluruh komoditas pangan strategis," jelas Fatoni. Strategi kesembilan, perlunya mengintensifkan jaring pengaman sosial, seperti dengan memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bantuan Sosial (Bansos), anggaran desa, realokasi Dana Alokasi Umum (DAU), dan Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah pusat. "Terakhir, kesepuluh, melakukan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) provinsi masing-masing, mengumumkan angka perkembangan inflasi hingga kabupaten dan kota," lanjut Fatoni. Selain itu, lebih lanjut Fatoni menjelaskan, upaya pengendalian inflasi harus dilakukan bersama-sama baik oleh pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat dan swasta. Dia menegaskan, Kemendagri rutin melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi seminggu sekali yang dipimpin langsung oleh Mendagri. "Kita harus fokus mengendalikan inflasi agar ekonomi bisa tetap tumbuh dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai," ungkap Fatoni. Dalam kesempatan itu, Fatoni juga mengingatkan poin penting arahan Mendagri pada rapat  8 Mei lalu. Pertama, pemerintah pusat dan daerah bekerja sama dalam menekan harga yang bisa dikendalikan oleh pemerintah, seperti harga tiket transportasi, air, dan listrik. “Yang kedua, Bapak Mendagri menyampaikan bahwa setiap daerah agar berkoordinasi dengan lintas sektoral dan juga internal untuk memonitor harga dan stok bahan pokok. Terakhir, pemerintah pusat perlu terus berkoordinasi dalam rangka menjaga angka inflasi, khususnya di sektor transportasi,” pungkas Fatoni. Sebagai tambahan informasi, rapat ini mengusung tema "Sinergi Inovasi Ketahanan Pangan melalui Penguatan Kelembagaan dan Digitalisasi: Mepada Payu Antuk Bhuwana Bali Sentosa (Bersinergi Mewujudkan Bali yang Makmur)". Selain Fatoni, kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Deputi Gubernur Senior BI, Deputi II bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Badan Pangan Nasional, Wali Kota Malang, Ketua DPRD Provinsi Bali, Anggota Komisi XI DPR RI, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, Bupati Tabanan, Forkopimda Tabanan, serta Asisten Sekda Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Redaksi) 19 Mei 2023, 22:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT