Papuanewsonline.com
BERITA TAG Budaya
Homepage
Cacat Hukum, Masyarakat Adat Wonti - Risei Sayati Menolak Pemberian Marga Imbiri Kepada YB (Kuna)
Cacat Hukum, Masyarakat Adat Wonti - Risei Sayati Menolak Pemberian Marga Imbiri Kepada
YB (Kuna) Papuanewsonline.com, MIMIKA
- Sesuai keputusan Pra Musyawarah Masyarakat Adat Wonti – Risei Sayati provinsi Papua, menolak dengan tegas
pemberian marga ataupun gelar adat
kepada orang lain. memberian marga kepada inisial YB (Kuna), dengan menggunakan
marga Imbiri adalah cacat hukum. Hal tersebut ditegaskan ketua
panitia seminar dan Pra Musyaarah, Silas
Wopari, kepada awak media Papuanewsonline.com di Aula Kantor GMKI Cabang
Jayapura usai kegiatan seminar dan Pra Musyawarah, Sabtu (09/12). Diketahui seminar dan Pra
Musyawarah Masyarakat Adat Wonti Risei Sayati dilaksanakan di kota jayapura, Sabtu
09 Desember 2023 dengan mengusung Tema “Pentingnya Perlindungan Hak
Masyarakat Adat Dalam Pembangunan Berkelanjutan”, dengan maksud
mengklarifikasi hal-hal yang berkaitan
dengan Hak adat di wilayah waropen khususnya suku Kai Timur yang sedang
berkembang disana akan di bawah pada saat Musyawarah Adat nanti dengan tujuan
memperjuangankan hak-hak adat yang harus di perjuangan dan di lindungi dalam
pembangunan berkelanjutan “Hasil Musyawarah ini akan kami
tindak lanjuti kepada pemerintah dalam hal ini Majelis Rakyat Papua (MRP)
Provinsi Papua untuk mendapatkan penjelasan Hukum terkait hak-hak adat itu
sendiri, guna ditindak lanjuti nanti dalam Musyawarah yang akan di laksanakan
dikabupaten waropen." ungkap Silas Wopari. Diwaktu yang sama, Jemmy samori,
selaku inisiator diskusi dan anak adat Wonty menyayangkan penobatan terhadap
seseorang yang bukan anak adat dari waropen yang di nobatkan di distrik Masrei
di Koweda oleh Ketua Dewan Adat Kai Timur secara sepihak dilakukan tanpa
melakukan kordinasi kepada semua elemen terhadap proses itu. “Proses itu harus dilakukan oleh
seluruh elemen masyarakat atas proses penobatan seseorang dalam struktur adat,
itu harus di bicarakan di rumah adat, tidak bisa sepihak.” Ungkap Jemmy Samori Lanjut Jimmy, Proses ini dilakukan
diluar, dikordinasikan di jalan-jalan, sehingga kami masyarakat Waropen yang
merantau dikatakan tidak mempunyai hak
menentukan hal seperti ini. “wah kami ini anak adat yang
melekat dengan adat, sekalipun kami ada diluar Waropen, kami tetap mempunya hak
adat untuk ikut memberikan keputusan segala kebijakan yang di ambil di Waropen.”
Ujarnya. “Kami seluruh anak-anak perantau Waropen
yang ada di Kota Jayapura dan di daerah lain, kami tidak terima. Sehingga
secara pribadi mengambil langkah sebagai inisiatur kegiatan ini dilakukan untuk
proses ini, saya merasa dilecehkan status dan hak saya sebagai anak adat,
karena ini menyangkut soal anak-cucu di atas negeri ini.” Ungkapnya Kesepakatan bersama bahwa akan
cabut dan gugurkan hak ini karena dilakukan tidak secara prosedur dan tidak
sah. Karena sudah dilakukan proses secara adat, jadi kami ikuti proses secara
adat juga, harus dilepaskan secara resmi, kami tidak terima koordinasi,
negosiasi dan lobi-lobi.. “Saya terpaksa mengambil alih,
karena disisi lain saya sebagai keturunan yang mepunyai status dalam adat yang mempunyai kewenangan untuk mmengambil
alih, pungkasnya.
Diketahui ada beberapa hal yang berkaitan dengan hak
–hak adat atas hak kesulungan bagi suku kai timur. Dalam hal pemberian marga
kepada orang lain kepada suku lain atau bangsa lain harus diklarifikasi karena
mempunyai dasar hokum apa yang menjadi hak-hak bagi masyarakat adat Wonti –
Risei Sayati akan dilaksanakan dalam
waktu dekat, setelah di lakukan konsulidasi hari ini serta kesiapan TIM kerja
MUSDA, akan berlangsug di pertengahan bulan januari 2024 mendatang. (Redaksi)
11 Des 2023, 14:40 WIT
Polres Nduga Gelar Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani Papua Bermazmur
Papuanewsonline.com, Nduga – Ratusan umat Kristiani warga Kabupaten Nduga menghadiri dan mengikuti ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertempat di Bundaran Salib, Jln. Poros Bandara Kenyam, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (05/12/2023).Kegiatan yang diselenggarakan Polres Nduga ini dihadiri Kapolres Nduga, Kompol V. J. Parapaga, S.I.K, Dandim 1706/Nduga, Letkol Inf. Hulisda Melala, Asisten II Setda Kabupaten Nduga, Nathal Sasemtua, Gembala GPDI Distrik Kenyam, Pdt. Isak Murib, Gembala Gereja GKI Jemaat Kategorial Bethel, Pdt. Yosep Rumere, Ketua PGGN Kab Nduga, Pdt. Musianus Mijele dan Pendeta Gereja Kingmi Yerusalem, Pdt. Bertha Kogoya.Ibadah KKR Papua Bermazmur digelar dengan tujuan menggelorakan semangat dalam kehidupan rohani umat, agar semakin tumbuh di tengah kehidupan menggereja serta keterlibatan dalam masyarakat untuk makin bersinergi dengan pemerintah, dalam rangka memajukan Nduga semakin aman, damai, dan sejahtera dengan saling mengasihi satu sama lain sebagai makluk ciptaan-Nya.Dalam kesempatannya, Kapolres Nduga menyampaikan terimakasih kepada seluruh hamba Tuhan 7 dominasi Gereja yang ada di Kabupaten Nduga atas kehadiran pada Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Papua Bermazmur.“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat makin menguatkan keimanan kita dan sekaligus menyatukan kita dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Nduga agar lebih terjamin,” ucap Kompol Parapaga.Sementara itu, Nathal Sasemtua selaku Asisten II Setda Kabupaten Nduga mengapresiasi kepada Kapolda Papua dalam hal ini Kapolres Nduga yang telah melaksanakan kegiatan sangat penting sehingga diharapkan semua tetap berdoa untuk kemajuan daerah serta bergandeng tangan dalam menjaga kerukunan antar masyarakat.“Kami berterimakasih kepada Kapolres Nduga yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, dan kedepannya kita harus bekerjasama dan bergandeng tangan untuk bersatu serta memajukan daerah Kabupaten Nduga,” pungkasnya. (PNO-12)
06 Des 2023, 16:17 WIT
Panitia Klarifikasi Tak Ada Intervensi Polisi Atas Pentas Budaya Di TIM
Papuanewsonline.com, Jakarta - Pihak panitia penyelenggaraan pentas teater yang dilakoni Butet Kartaredjasa mengklarifikasi isu intervensi oleh kepolisian. Intervensi itu sebelumnya disebut terjadi saat pentas 1-2 Desember 2023.Sekretariat Kayan Production, Indah, menegaskan tidak adanya intervensi yang dilakukan pihak kepolisian sebagaimana isu beredar.Menurut Indah, dirinya yang mengurus langsung perizinan kepada pihak kepolisian. Surat izin kepada pihak kepolisian pun dilakukan sebelum acara pementasan.“Hanya mau menyampaikan bahwa saya memang yang melakukan pengurusan terkait surat-surat perizinan ke kepolisian. Lalu tidak ada intimidasi dalam penandatanganan surat tersebut,” kata Indah di Jakarta, Selasa (5/12/23).Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes. Pol. Susatyo Purnomo Condro menambahkan, pihak kepolisian memang selalu melakukan pengamanan dalam setiap acara pentas budaya di Taman Ismail Marzuki (TIM). Bahkan, acara yang melibatkan capres-cawapres di TIM pun tetap mendapat pengamanan.“Kegiatan-kegiatan masyarakat di wilayah Jakpus, baik itu berupa seni budaya dan sebagainya, tentunya kami harus menjamin bahwa kegiatan tersebut berlangsung dengan aman,” ungkap Kapolres.Di sisi lain, Kapolres memastikan, terhadap aktor maupun materi acara tidak pernah ada campur tangan dari pihak kepolisian. Personel yang dikerahkan untuk pengamanan hanya berkoordinasi dengan penyelenggara acara terkait izin, dengan satpam terkait pengamanan, dan pengaturan lalu lintas jika diperlukan.Ditambahkan Wadirintelkam Polda Metro Jaya AKBP Miko Indrayana, perizinan acara yang melibatkan banyak orang memang harus melalui kepolisian. Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2017.“Oleh karena itu pada tanggal 8 November 2023 PT Kayan menyampaikan permohonan izin proposal kegiatan berupa tontonan umum yang akan dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki pada tanggal 1 dan 2 Desember,” jelas Wadir Intelkam.Perizinan itu, kata Wadir, juga telah selesai pada 13 November 2023 dan sudah diberitahukan kepada PT Kayan. (PNO-12)
06 Des 2023, 08:33 WIT
Resmi Pimpin Pemuda Katolik Asmat, Thadeus Osakat: PK Berpihak Pada Yang Lemah
Papuanewsonline.com, Asmat - Thadeus Osakat Biakai Resmi ditetapkan sebagai ketua Pengurus Komisariat Cabang Kabupaten Asmat dalam musyawarah komisariat cabang (Muskoncab) ke 2 tahun 2023.Thadeus Osakat akhirnya ditetapkan dalam Keputusan musyawarah Komcab PK cabang Asmat nomor 06/SK/muskoncab/PKCA/XII/2023 tentang penetapan hasil pleno III pemilihan ketua pemuda katolik cabang Asmat periode 2023-2026."Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Muskoncab II Pemuda Katolik cabang Asmat, setelah menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya memutuskan, metetapkan keputusan Muskoncab II tahun 2023 pertama, menetapkan hasil pleno II tentang penetapan ketua terpilih atas nama saudara Thadeus Osakat," Ucap Pimpinan Sidang, Krispinus Palobo.Thadeus Osakat yang ditemui jurnalis media ini mengucapkan terimakasih kepada anggota dan pengurus PK yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin Pemuda Katolik komisariat cabang Asmat untuk tiga tahun ke depan."Dengan penuh sadar atas dorongan Tuhan, Saudara-saudara telah memilih saya untuk menakhodai organisasi ini. Secara sadar pula, tugas sebagai nakhoda akan saya jalani dengan tetap perpatokan pada dasar iman katolik," ucap Tedy.Untuk itu, kata dia, mari Kita sama-sama duduk dan bicara, mau kemana organisasi ini. Asmat dengan populasi masyarakat umat Katolik yang besar, harus menjadi sumber energi bagi PK dalam berkarya."Dalam organisasi ini kita diajak untuk berpihak kepada mereka yang lemah. Kita perlu menerjemahkan iman kita dalam wujud yang nyata sebagai tanggungjawab luhur organisasi," pungkasnya. (PNO-12)
06 Des 2023, 08:15 WIT
Tingkatkan Rasa Aman, Polsek Nusaniwe Bersama Jemat GPM Eden Kudamati Gelar Doa Pergumulan
Papuanewsonline.com, Ambon - Polresta Ambon Gelat Kegiatan Doa Pergumulan yang dilaksanakan oleh Majelis Jemaat GPM Eden Kudamati bekerjasama dengan Polsek Nusaniwe pada lokasi yang dianggap berpotensi menjadi Gangguan Kamtibmas menjelang Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, serta Pemilu 2024.Dalam giat yang dilaksanakan pada Kamis tanggal 30 Nopember 2023 Pukul 20.00 WIT, bertempat di beberapa lokasi dalam Wilayah pelayanan Jemaat GPM Eden Kudamati Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon,Acara yang dihadiri Kapolsek Nusaniwe IPTU. Johan Anakotta, Ketua Majelis Jemaat GPM Eden Kudamati Pdt. LANA HORHORUW, S.Th, Bhabinkamtibmas Kelurahan Benteng AIPTU. D. LIMBA, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kudamati BRIPKA. C. RAHAYAAN.,Bhabinkamtibmas Kelurahan Batugantong Kelurahan Nusaniwe, 3 Pesonil Polsek Nusaniwe dan para majelis serta penatua jemat GPM Eden.Pergumulan doa di Gedung Gereja GPM Eden Kudamati yang dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Eden Kudamati Pdt. LANA HORHORUW, S.Th, kemudian para Majelis Jemaat GPM Eden Kudamati melakukan Jalan Kaki ke lokasi yang dianggap berpotensi menjadi Gangguan Kamtibmas didampingi oleh Kapolsek Nusaniwe bersama personil Polsek Nusaniwe.Lokasi tersebut antara lain, Ruas Jalan Kawasan Kompleks Rumah tingkat Kel. Kudamati, dan kompleks Lorong coker Kelurahan Kudamati.Mengakhiri kegiatan tersebut Kapolsek Nisaniwe dalam arahan Kambtibmas memberikan apresiasi yang apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Jemaat GPM Eden atas kegiatan ini yang dilakukan oleh Jemaat GPM Eden.Harapan kami dari Pihak Kepolisian Sektor Nusaniwe untuk mari bersama-sama kita menjaga wilayah Nusaniwe yang semakin kondusif menjelang Natal tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 serta Pemilu 2024 mendatang,” Tutup Kapolsek. (PNO-12)
01 Des 2023, 18:12 WIT
Komisi Kebudayaan Keuskupan Agats Gelar FGD, Bahas Jew Dan FAP
Papuanewsonline, Asmat - Komisi Kebudayaan Keuskupan Agats menggelar forum Group Discus (FGD) bersama seniman dan para tua adat dari sejumlah rumput suku Asmat di aula museum kebudayaan dan kemajuan Asmat.Kegiatan yang membahas Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tentang Jew dan Festival Asmat Pokman tersebut berlangsung selama dua hari. (29-30/11/2022).Kepala Komisi Kebudayaan, John Ohoiwirin mengatakan, kegiatan yang digelar merupakan program WWF Papua bekerjasama dengan Yayasan Alfons Suwada, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Komisi Kebudayaan Keuskupan Agats."Kegiatan ini dimaksudkan agar berbagai kekayaan budaya dan seni suku Asmat dapat didokumentasikan, didaftarkan ke kementrian Hukum dan HAM sehingga mendapat perlindungan," terangnya.Menurut John, kegiatan tersebut tidak sebatas pada forum diskusi tetapi akan dilakukan rencana tindak lanjut (RTL)."RTL dari kegiatan ini adalah kita mendapat dokumentasi yang utuh tentang kebudayaan Asmat khususnya Jew sebagai rumah sakral. Tentu kita akan mendapat data dari setiap rumpun untuk menjadi bahan edukasi bagi generasi muda, sehingga mereka bisa memahami peran dan fungsi jew bagi kehidupan orang Asmat," jelasnya.Selain itu, Ketua Lembaga Musyawarah Adat Asmat (LMAA), David Jimanipts mengapresiasi kegiatan HAKI tersebut."Untuk semua kaum yang terlibat untuk penyelamatan budaya Asmat. Sebagai ketua umum lembaga musyawarah Adat Asmat, saya mengucapkan limpah terimkasih kepada semua pihak dari waktu ke waktu mendukung kami," pungkasnya. (PNO-12)
30 Nov 2023, 18:52 WIT
Tiba Sore Ini, Presiden Jokowi Bakal Hadiri Sail Teluk Cenderawasih 2023
Papuanewsonline.com, Biak Numfor - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan tiba di Biak, Rabu (22/11/2023) sore ini. Presiden akan bermalam di Biak dan pada pagi harinya, Kamis (23/11/2023) akan menghadiri Puncak Sail Teluk Cenderawasih Tahun 2023. Presiden juga dijadwalkan pada Rabu sore akan melakukan tatap muka langsung dengan kurang lebih 180 murid SD dari berbagai kabupaten yang ada di Tanah Papua, di Swissbel Hotel Cenderawasih Biak. Murid-murid itu akan disiapkan untuk demo GASING belajar dengan metode berhitung gampang asik dan menyenangkan).Sekedar diketahui, Sail Teluk Cenderawasih (STC) Papua 2023 akan berlangsung dari tanggal 21–27 November di Kampung Samau, Distrik Biak Kota. Berbagai kegiatan digelar mengisi acara sail yang ke-13 itu. Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd pada ceremony pembukaan, mengatakan, momentum Sail Teluk Cenderawasih (STC) Papua 2023 akan digunakan untuk mempercepat laju pembangunan dengan mengoptimalkan pengelolaan potensi yang ada. "Melalui momen STC Papua 2023 ini, kita akan optimalkan pengelolaan potensi perikanan dan kelautan yang kita miliki,” kata Herry Naap pada pembukaan STC Papua 2023 di lokasi UMKM di eks dermaga BMJ Biak, Selasa (21/11/2023) malam.“Saya berharap ikan tuna dan kerapu di Biak Numfor, ikan baramundi dan kerapu di Kepulauan Yapen serta udang maupun kepiting di Waropen dan Sarmi, dapat digenjot menjadi ‘emas biru’ yang ada di Teluk Cenderawasih untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," lanjutnya. Dikatakan, kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah Teluk Cenderawasih tidak memiliki emas kuning, namun punya emas biru yang luar biasa (sumber daya alam laut). “Kami mohon Kementerian Pariwisata, KKP, Kementerian Invetasi dan kementerian terkait, bantu infranstruktur di 4-8 kabupaten/kota di Papua,” pintahnya. Infrasrtukur yang dimaksud adalah infrastruktur perikanan yang luar biasa sehingga potensi Ikan tuna sebesar 1,1 juta ton pertahun yang ada di Papua dapat diekspor sehingga dapat menyumbangkan devisa bagi negara.Wilayah Saireri dan Tabi menurut Herry Nap mempunyai emas biru yang akan memberikan kontribusi terbesar bagi negara sebesar Rp 17,5 hingga Rp 20 triliun pertahun.Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak kementerian untuk membangun infrastruktur perikanan bagi 8 kabupaten dan 1 kota di Papua, agar rakyat Papua sejahtera dan tidak terus meminta uang ke Jakarta, tetapi dapat menyumbangkan pendapatan bagi negara. Lanjut Herry Nap, Kabupaten Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Waropen dan Sarmi, patut bersyukur karena perjuangan menghadirkan STC Papua di Saireri berlangsung cukup lama dan baru berhasil dijawab pada tahun 2023 untuk dilaksanakan di Kabupaten Biak Numfor. (PNO-12)
22 Nov 2023, 16:03 WIT
Sambut HUT Polairud Ke-73, Kegiatan Donor Darah Diselenggarakan Di Dermaga Polairud Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-73 Polisi Perairan dan Udara (Polairud), Dit Polairud Polda Papua menggelar serangkaian kegiatan, di antaranya Donor Darah yang diselenggarakan di Dermaga Polairud Polda Papua pada Rabu (22/11).Kegiatan mulai dari donor darah hingga aksi kemanusiaan lainnya tersebut dikomandoi oleh Kasubdit Patroli Airud Polair Polda Papua, Kompol Roberth Hitipeuw., S.H., M.H, yang mewakili Dir Polairud Polda Papua, Kombes Pol. Andi Anugrah, S.I.K. Seluruh personel Polairud turut serta dalam kegiatan ini, dengan dukungan penuh dari satuan TNI dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura.Kompol Roberth Hitipeuw dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kegiatan Donor Darah ini merupakan wujud kepedulian terhadap anggota mereka dan juga bentuk pelayanan kepada masyarakat Papua yang membutuhkan darah. "Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan darah," ujar Kompol Roberth.Dalam aksi kemanusiaan ini, Pol Air Polda Papua berkolaborasi dengan PMI Kota Jayapura. Mereka menargetkan 173 kantong darah sebagai kontribusi dalam aksi sosial kemanusiaan ini. "Kami sangat merasa aksi kemanusiaan seperti ini sangat ditunggu oleh orang yang membutuhkan, oleh karena itu mari donor darah, karena setetes darah kita berarti bagi orang lain," tambahnya.Selain Donor Darah, kegiatan aksi kemanusiaan lainnya juga dilaksanakan, seperti pembersihan pantai, penanaman pohon mangrove, dan jalan santai bersama. Semua kegiatan ini diarahkan sebagai bentuk dukungan Polairud dalam kegiatan masyarakat, menunjukkan bahwa Polisi Perairan dan Udara tidak hanya berfokus pada tugas keamanan, tetapi juga aktif dalam mendukung kegiatan positif di masyarakat.Dalam penutupan kegiatan, Kompol Roberth menyampaikan harapannya agar kegiatan positif ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar. "Mari bersama-sama kita jaga kebersihan pantai, lestarikan mangrove, dan saling berbagi dengan sesama melalui donor darah demi Indonesia yang lebih baik," tutupnya. (PNO-12)
22 Nov 2023, 15:53 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru