Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Temu Raya Majelis Se-Klasis Diikuti Anggota Jemaat Di 9 Wilayah Biak Selatan
Papuanewsonline.com, Baik Numfor - Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd memberikan apresiasi dan sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas terselengaranya Temu Raya Majelis Klasis Biak Selatan tahun 2023."Temu Raya Majelis sebagai forum yang strategis untuk membangun dan meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di jemaat se-Klasis Biak Selatan, untuk itu saya menilai temu raya seperti ini sangat penting dilakukan,"kata Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati (Wabup) Calvin Mansnembra, SE.,M.BA ketika membuka Temu Raya Majelis GKI Klasis Biak Selatan, di Gereja Jemaat Marantha, Selesa (30/05/2023) kemarin. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati kembali mengingatkan agar Badan Pekerja Klasis (BPK) khususnya di wilayah Biak Selatan supaya ikut memberikan perhatian serius terhadap pembangunan dan pengembangan usaha-usaha berbabasi ekonomi kerakyatan di tingkat jemaat dengan pemanfaatan potensi lokal."Pemerintah daerah ikut memberikan support terhadap pengembangan usaha-usaha berbasis ekonomi kerakyatan melalui jemaat-jemaat, dan saya berharap agar ini juga menjadi perhatian sertiap klasis,” lanjut Wabup.Hal ini penting, masih lanjut Bupati dalam sambutan tertulisnya, jika ekonomi keluarga atau jemaat baik melalui pendapatan yang cukup maka saya yakin setiap warga jemaat akan bersyukur dengan berkat Tuhan yang mereka terima sebagai tanda kehadiran Tuhan dalam kehidupan mereka. Sekedar diketahui, hadir dalam pembukaan Temu Raya Majelis Klasis Biak Selatan ini antara lain; Badan Pekerja Sinode (BPS) GKI di Tanah Papua Wilayah III Pdt. Michael Kapissa, M.Si, BPS Wilayah IV Pdt. Resly Birahy, S.Th, BPS Wilayah IX Pdt. Petrus Womsiwor, S. Th, Kepala Biro PKB Sinode di Tanah Papua Pdt. Henokh. J. Tomisha, S. Th, Ketua Klasis Biak Selatan Pdt. Yohanis Kbarek, S. Th.Sementara peserta sebanyak 2.200 anggota majelis jemaat di 9 wilayah se-Klasis Biak Selatan, dimana 500 orang Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) se-Klasis Biak Selatan. (PNO-12)
01 Jun 2023, 20:51 WIT
Kunjungi Jawa Timur Kemendagri Dorong Percepatan Realisasi APBD dan Penanganan Inflasi 2023
Papuanewsonline.com, Surabaya - Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri) konsisten dan terus menerus mendorong percepatan realisasi
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta penanganan inflasi di
daerah. Kemendagri menurunkan tim ke Provinsi Jawa Timur guna melakukan
monitoring evaluasi (monev) dan asistensi mendorong percepatan relisasi APBD,
penanganan inflasi, dan program prioritas seperti penanganan stunting dan
kemiskinan ekstrem. Adapun kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Rapat
Koordinasi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2022 Provinsi,
Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, di Vasa Hotel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu
(10/5/2023). Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda)
Kemendagri Agus Fatoni mengatakan, Provinsi Jawa Timur memiliki APBD yang cukup
besar dibandingkan provinsi lainnya. Kabupaten dan kotanya juga termasuk paling
banyak di Indonesia dengan jumlah penduduk yang sangat besar. Karena itu,
realisasi APBD provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Timur menjadi penting, agar
berdampak pada masyarakat. “Kegiatan Rapat Koordinasi kali ini sangat strategis, agar
seluruh daerah mempunyai pemahaman yang sama terhadap peraturan
perundang-undangan, sehingga bukan hanya mampu merencanakan dan menganggarakan
dengan baik, tapi juga mampu melaksanakan dengan maksimal dan
mempertanggungjawabkannya dengan benar," ujarnya. Fatoni juga memberikan apresiasi pelaksanaan kegiatan Rakor
yang rutin digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Rakor tersebut juga dapat
memberikan motivasi bagi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik di
provinsi maupun kabupaten/kota, sekaligus menjadi ajang diskusi yang produktif
untuk bertukar informasi dalam menyediakan berbagai kendala dan masalah yang
dihadapi. Tim Kemendagri turun langsung ke Provinsi Jawa Timur
mengingat realisasi belanja APBD 2023 per 1 Mei 2023 baru sebesar 13,43 persen
atau berada pada urutan 16 terbawah secara nasional. Di sisi lain, terdapat
sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur yang realisasi pendapatan dan
belanja AOBD berada pada posisi terendah. Fatoni merinci, kabupaten/kota dengan realisasi APBD yang
masih rendah yaitu Kota Kediri dan Kota Mojokerto yang masuk pada kategori 20
kota dengan realisasi belanja terendah secara nasional. “Kota Kediri menempati
urutan ke-6 terbawah dengan realisasi belanja sebesar 8,66 persen dan Kota
Mojokerto menempati urutan ke-15 terbawah dengan realisasi belanja sebesar
10,75 persen,” jelas Fatoni. Namun, menurut catatan Kemendagri beberapa prestasi juga
pernah dicapai Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022. Provinsi Jawa Timur
menerima penghargaan APBD Award Tahun 2023 dengan kategori realisasi pendapatan
APBD tertinggi dan berada di peringkat kelima. Realisasi Pendapatan Asli Daerah
(PAD) tahun 2022 sebesar 107,48 persen dan realisasi belanja APBD tahun 2022
Provinsi Jawa Timur berada pada urutan ke-10 teratas secara nasional dengan
realisasi belanja sebesar 94,02 persen. Fatoni meminta daerah terus mendorong peningkatan PAD agar
daerah semakin mandiri. Menurut Fatoni, peningkatan PAD, khususnya pajak dan
retribusi daerah dapat dilakukan dengan lima cara yaitu intensifikasi,
ekstensifikasi, digitalisasi, peningkatan SDM, dan inovasi. Dia juga menegaskan
bahwa realisasi anggaran perlu dioptimalkan sejak awal tahun.
"Realisasi APBD sejak awal tahun perlu dioptimalkan karena
sejumlah faktor, di antaranya uang akan beredar di masyarakat, meningkatkan
daya beli masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Kedua,
pembangunan lebih awal dilaksanakan sehingga kehadiran negara dan kehadiran
pemerintah akan masyarakat dan hasil pembangunan bisa dinikmati sepanjang
tahun. Ketiga, pelayanan publik lebih awal diperbaiki, sehingga tingkat
kepercayaan masyarakat kepada pemerintah semakin tinggi. Keempat, kesejahteraan
rakyat meningkat dan daya saing akan meningkat, serta yang kelima akan menarik
investor lebih awal," jelas Fatoni. (PNO-12)
31 Mei 2023, 16:38 WIT
Polairud Polda Maluku Menghimbau Nelayan "Stop Illegal Fishing"
Papuanewsonline.com, Maluku - Untuk Menciptakan situasi aman dan kondusif Personel Polairud Polda Maluku Intensifkan sosialisasi pada masyarakat nelayan “Stop Illegal Fishing” di pesisir pantai Waisarisa, Selasa (30/5)Ini penting, agar masyarakat nelayan dapat turut serta mengambil peran, dalam menjaga kelestarian biota laut.Dir Polairud Polda Maluku, Kombes Pol. Handoyo Santoso mengatakan bahwa selain menjaga situasi keamanan di wilayah perairan Maluku, Personil Ditpolair Polda Maluku juga turut bertanggungjawab dalam menjaga kelestarian biota laut, "ini merupakan tanggung jawab kita bersama, dimana kata Handoyo, Nelayan adalah bagian dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam melestarikan biota laut Oleh karena itulah kita juga wajib turut serta dalam usaha pelestarian ekosistem di laut. “Salah satu cara pelestarian biota laut adalah tidak menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak ( bom ikan), bahan kimia berupa bius dan yang paling mengancam kerusakan terumbu karang adalah penggunaan pukat harimau karena dapat merusak ekosistem laut dan mengancam terganggunya keseimbangan lingkungan hidup dibawah laut” tegas Handoyo. (PNO-12)
31 Mei 2023, 08:48 WIT
Dukung Papua Terang, PJ Bupati Mappi dan Manager UP3 PLN Merauke Resmikaan Tambahan Jam Menyala
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Masyarakat di empat Kampung dan kelurahan yang tersebar di empat Distrik di
Kabupaten Mappi kini menikmati aliran listrik lebih lama setiap harinya. Hal
itu melalui penambahan jam menyala atas kebijakan Pj Bupati, Michael
Rooney Gomar, S.STP., M.Si dengan PT PLN (Persero) UP3 Merauke. Empat kampung yakni Kelurahan
Bade, Distrik Edera yang sebelumnya hanya menyala 12 jam dinaikkan jadi 24 jam.
Untuk tiga kampung lainnya yakni Kampung Eci-Distrik Asue dan Kampung Mur –
Distrik Nambioman Bapai yang sebelumnya hanya menyalah selama 6 jam ditambah
jadi 12 jam setiap hari. Sementara untuk peningkatan
tambahan jam nyala Kampung Senggo Distrik Citak Mitak dari 6 jam menjadi 12 jam yang sudah
dinyalakan sejak tanggal 24 Desember 2022 lalu (lebih duluan ditingkatkan jam
menyala). Peningkatan penambahan jam
menyalah diresmikan oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si
bersama Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany yang berlangsung
di Distrik Nabioman Bapai, Senin (29/5/2023). Kegiatan peresmian tersebut
diawali dengan doa pemberkatan oleh Pastor Paroki St Kristoforus Mur, Pastor
Fransiskus Melki, MSC. Program ini merupakan bagian dari
program Papua Terang yang dicanangkan oleh PLN. Untuk mempercepat, Pemkab Mappi
juga memberi dukungan berupa pengadaan mesin pembangkit, rumah petugas, tanki
BBM kapasitas 10 ton sebanyak 2 buah dan gedung pembangkit. Adapun listrik yang diresmikan di
Kampung Mur menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) memiliki daya
2×100 KW. Beban sekarang ini sekitar 90 KW yang dialirkan kepada sekitar 300
pelanggan PLN yang ada di Kampung Mur. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar
dalam sambutannya menerangkan, ini merupakan bagian dari Papua Terang, Mappi
Terang. Listrik dikatakan Pj Bupati merupakan salah satu infrastruktur dasar
yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam menunjang berbagai kegiatan termasuk
kegiatan usaha masyarakat untuk meningkatkan ekonomi. Listrik akan dinyalakan
mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Malam hari dipilih karena memang masyarakat
membutuhkan penerangan. Terutama bagi anak-anak yang harus belajar pada malam
hari. Kriminalitas juga bisa dikurangi. Dikatakan Pj Bupati, bahwa
Kampung Mur juga menjadi salah satu prioritas karena menjadi pintu gerbang ke
Mappi. Di kampung itu terdapat pelabuhan untuk bongkar muat sembako maupun
material. “Gerbang ini harus aktif,
sehingga kita perbaiki supaya perpuataran ekonomi akan muncul dari sini. Harga
barang seperti sembako dan material akan turun,”ungkapnya. Lebih jauh Pj Bupati menerangkan,
selain listrik, program yang akan diturunkan Pemkab Mappi di Kampung Mur pada
tahun ini adalah perbaikan infrastruktur jalan sehingga bisa dilintasi bus
untuk mengangkut masyarakat ke Kepi. Pelabuhan juga akan dibangun dan
dikembangkan. Begitu pula degan perbaikan fasilitas pasar. Dalam waktu dekat
pula, akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Paroki
St Kristoforus Mur yang akan dilakukan oleh Pemkab Mappi melalui Dinas
Pekerjaan Umum . Pj Bupati berharap, masyarakat
setempat bisa mendukung program pemerintah dengan cara merawat dan menjaga
fasilitas yang sudah dibangun. Tidak melakukan pemalangan karena akan
menghambat proses pembangunan yang tetunya berdampak pada kemajuan kampung. Dalam kesempatan yang sama,
Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany mengungkapkan, penambahan
jam operasinal listrik di empat kampung ini merupakan permintaan dari Pj Bupati
yang datang langsung ke Merauke. PLN menyambut baik dan
mempercepat proses pemasangan pembangkit. Kampung Mur mulai beroperasi,
sementara Bade, Senggo dan Eci ditargetkan paling lambat bulan Juli 2023
mendatang. “Sekitar awal Juli sudah bisa
digunakan untuk Senggo, Bade dan Eci. Itu kendala minor saja yaitu masalah
operator,” katanya. Ahmad menyebutkan, PLN siap
mendukung Pemkab Mappi dalam hal ini Pj Bupati karena sejalan dengan visi dan
misi PLN untuk membuat Papua Terang. Sekarang ini kata dia, dari 166 kampung di
Mappi, sekitar 78 persen sudah menikmati listrik. Empat kampung yang jam
menyalanya sudah ditambah kata Ahmad semuanya menggunakan PLTD. Lahan, tanki
BBM, gedung dan satu unit mesin masih milik Pemda. Bahkan rumah petugas akan
dibangun Pemkab Mappi. “Rumah operator sebenarnya kita
juga ingin bangun tapi Pak Pj Bupati minta biar untuk bangun karena beliau
ingin daerah ini maju,” ujar Ahmad. Sementara itu, Kepala Kampug Mur,
Vinsensius Yadohamang memberikan apresiasi kepada Pj Bupati dan PLN yang
langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Ia bahkan berharap, ini bisa
ditingkatkan lagi menjadi 24 jam. “Kami dari pemerintah kampung dan
distrik datang ketemu Bapak Pj Bupati untuk bantu kami dan sekarang langsung
terjawab,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Sekda Mappi, Ferdinandus Kainakaimu, perwakilan Forkopimda dan
pimpinan OPD. Peresmian disaksikan oleh warga setempat yang begitu gembira
dengan peningkatan jam operasi PLN. (Redaksi)
30 Mei 2023, 23:24 WIT
Pj Bupati Gomar Weekend Bersama Warga di Taman Mappi Bangkit, Rayakan Setahun Menjabat
Papuanewsonline.com, Mappi- Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si merayakan setahun menjabat sebagai Pj Bupati di Mappi dengan Weekend bersama warga Masyarakat di taman Mappi Bangkit.Rayakan setahun menjabat, Tampak tidak ada pesta khusus dalam merayakan setahun masa kerja. karena Pj Bupati Gomar justru menjadikan momen ini untuk berinteraksi dengan masyarakat lewat lomba bertajuk "Weekend Bersama" di Taman Mappi Bangkit pada Sabtu (27/5/2023) tepat di hari setahun masa kerjanya.Pantauan Media Papuanewsonline.com, acara weekend ini, dikoordinir oleh Yonif Raider 600/Modang Kepi dengan kegiatan lomba gaplek, dimana permainan gaplek dikenal dan digemari oleh semua kalangan.Kegiatan Meski dipersiapkan dalam waktu singkat bahkan baru diumumkan beberapa jam sebelum lomba dimulai namun, warga masyarakat terlihat sangat antusias, dimana Ada 32 pasang peserta yang mengikuti perlombaan. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar bersama Sekda Mappi, Ferdinandus Kainakaimu, Komandan Yonif Raider 600/Modang, Letkol Inf Karuniawan Hanif Arridho. Sementara para peserta mengikuti lomba, masyarakat umum dari berbagai kalangan tetap bersantai di fasilitas yang tersedia di Taman Mappi Bangkit. Terutama anak-anak yang bermain-main di taman. Menikmati jajanan yang tersedia di sekitar taman.(PNO/07)
27 Mei 2023, 23:15 WIT
Optimalisasi Penyerapan APBD, Tim Kemendagri Turun ke Kutai Kertanegara Lakukan Monev
Papuanewsonline.com, Tenggarong
- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan monitoring, evaluasi
(monev), asistensi realisasi APBD, penanganan inflasi turun langsung ke daerah.
Kali ini, Tim Kemendagri monev langsung ke Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kegiatan monev sekaligus dirangkaikan dengan acara Ngapeh Hambat yang bertajuk
Strategi Percepatan Pembangunan Melalui Optimalisasi Perencanaan dan Penyerapan
APBD di Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kalimantan Timur, Sabtu
(13/5/2023). Kegiatan Ngapeh Hambat atau
Bincang- bincang Pagi merupakan agenda rutin Pemkab Kutai Kartanegara yang
dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Pada kegiatan tersebut,
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni
mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten Kutai Kartanegara untuk melakukan monev
realisasi APBD dan penanganan inflasi, termasuk membahas strategi percepatan
pembangunan dan penyerapan APBD Tahun 2023. Fatoni memberi sejumlah catatan
untuk Kabupaten Kutai Kartanegara. Hingga penghujung bulan April 2023 yang
lalu, capaian realisasi belanja APBD tahun 2023 masih tergolong rendah. “Capaian realisasi APBD 2023 Kuta
Kartenegara pada akhir April 2023 baru mencapai 12,30%. Kukar menempati
peringkat ke 306 secara nasional dan peringkat enam terbawah di Kalimantan
Timur,” ucap Fatoni. Menurutnya, Kabupaten Kutai
Kartanegara memiliki potensi yang sangat besar. APBD Kukar sebesar Rp 7,7
triliun. Angka tersebut merupakan nilai APBD Kabupaten terbesar kedua secara
nasional. “Potensi yang dimiliki sangat
besar. Potensi ini perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Pemda perlu mengalokasikan anggaran pada urusan prioritas yang
menjadi kewenangan daerah sebagaimana ditentukan dalam Permendagri 84 Tahun
2022 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023,” jelas Fatoni. Selain itu, Fatoni menekankan
perlunya peningkatan pendapatan, baik pendapatan asli daerah atau pendapatan
yang bersumber dari dana transfer. Realisasi belanja juga perlu dioptimalkan
sejak awal tahun agar dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Selanjutnya, Fatoni meminta agar
Pemda dapat meningkatkan realisasi anggaran tahun berjalan sehingga mampu
memenuhi target realisasi APBD yang ideal. “Target realisasi APBD yang ideal
adalah Triwulan I sebesar 20%, Triwulan II merealisasikan sebesar 50%, Triwulan
III realisasi sebesar 80% dan Triwulan IV mendekati 100%,” ucap Fatoni. Fatoni menguraikan berbagai
persoalan lambatnya realisasi APBD serta solusi dalam mengatasinya. Fatoni juga
menjelaskan, alasan APBD perlu dimaksimalkan sejak awal tahun.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut, di antaranya, Bupati Kutai Kartanegara, Sekda Kabupaten Kutai
Kartanegara, Kepala BPKAD Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Bapenda Provinsi
Kalimantan Timur, Asisten di lingkungan Setda Kutai Kartanegara, Inspektur
daerah Kab. Kutai Kartanegara, Kepala OPD di Lingkungan Kutai Kartanegara, Plt.
Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Ditjen Bina Keuda
Kemendagri, Plh. Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuda
Kemendagri dan seluruh Camat di lingkungan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pertemuan diikuti seleruh pegawai Kabupaten Kutai Kartenegara secara virtual
26 Mei 2023, 13:34 WIT
Upaya Peningkatan Pelayanan Publik dengan SPBE, Pemkab Mappi Studi Tiru di Pemkab Sumedang
Papuanewsonline.com, SUMEDANG
- Pemerintah Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten
Sumedang menjalin kesepakatan kerja sama dalam rangka peningkatan pelayanan
publik dengan menerapkan Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengendalian inflasi, penanganan
kemiskinan ekstrim, pemberdayaan ekonomi maayarakat, Penanganan Stunting dan
Industri kreatif. Kerjasama tersebut tertuang dalam
kesepakatan bersama antara Pemkab Mappi dengan Pemkab Sumedang yang
ditandatangani oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S,STP, M.Si di
Sumedang, Senin (22/5/2023) dalam agenda studi tiru di Pemkab Sumedang. Turut serta bersama Pj Bupati
Mappi, Michael R. Gomar, S.,STP,MSi beberapa pejabat diantaranya Ketua DPRD
Kabupaten Mappi, Benedictus T. Paliling bersama sejumlah angggota dewan, Sekda
Kabupaten Mappi, Ferdinandus Kainakaimu serta para asisten dan staf ahli dan
seluruh kepala OPD. Pj Bupati Mappi Michael Gomar
menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumedang yang telah bersedia menerima
dan berbagi ilmu kepada Pemkab Mappi. Studi tiru ini dilakukan dalam rangka
peningkatan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi digital atau SPBE. "Adapun tujuan kami datang
ke Kabupaten Sumedang untuk melakukan studi tiru dengan mengunjungi dan melihat
secara langsung Mall Pelayanan Publik (MPP) yang mana Pemkab Sumedang telah
memberikan contoh pelayanan publik dan pemanfaatan digitalisasi dalam rangka
penyelenggaraan pemerintahan,” jelas Pj Bupati. Kabupaten Sumedang dijadikan
contoh karena kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat itu merupakan
kabupaten yang memperoleh penghargaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
nomor 1 di Indonesia. Sesuai dengan arahan Menteri
Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian bahwa untuk beberapa kabupaten/kota yang
saat ini menjadi contoh atau pilot project serta role model dalam memberikan
pelayanan publik yang telah dikembangkan secara khusus di Pemerintah Kabupaten
Sumedang. "Pertama-tama kami atas nama
Pemkab Mappi sangat mengapresiasi dan berterimakasih telah menerima kami
berkunjung ke sini untuk melihat pola pelayanan publik yang diterapkan terhadap
masyarakat tetapi juga terhadap penyelenggaraan pemerintahan,"ungkapnya. Pj Bupati menuturkan, saat ini
beberapa prioritas program kebijakan nasional terhadap pengendalian inflasi,
kemiskinan ekstrim, penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan
industri kreatif yang telah diterapkan oleh Pemkab Sumedang dan dapat menjadi
contoh bagi Kabupaten-Kabupaten lainnya salah satunya Kabupaten Mappi. “Tentunya kami juga akan
menyesuaikan dengan situasi kebutuhan dan kondisi daerah kami di Kabupaten
Mappi. Besar harapan kami informasi pembelajaran ini dapat menjadi modal
kekuatan bagi kami. Sehingga kami dapat menerapkannya. Tetapi kami juga ingin
belajar memajukan kabupaten Mappi melalui potensi dan sumberdaya untuk
penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik,” tegasnya. Pj Mappi Menegaskan, pelaksanaan
studi tiru ini merupakan wujud komitmen dari Pj Bupati Mappi bersama pimpinan
OPD dalam memberikan pelayanan Publik kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan
dan tepat sasaran serta terukur untuk kesejahteraan masyarakat yang
nantinya akan diimplementasikan melalui
program kegiatan APBD perubahan tahun anggaran 2023. Sementara itu Wakil Bupati
Sumedang, H. Erwan Setiawan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada
Pemkab Mappi yang sudah melakukan studi tiru di Kabupaten Sumedang. “Ini merupakan suatu kehormatan
bagi kami. Saya atas nama pemerintahan Kabupaten Sumedang mengucapkan
terimakasih dan selamat datang di Kabupaten Sumedang, kita disini sama -sama
belajar,”ungkapnya. Wabup mengatakan, inti dari
kemajuan daerah sebenarnya adalah kekompakan, kebersamaan antara bupati, wakil
bupati, Sekda dan seluruh jajaran ASN. Apalabila ada kekompakan dan komunikasi
yang baik maka akan timbul kenyaman, sehingga dengan begitu moto kita bersama
untuk kemajuan daerah bisa terwujud. “Kiranya bapak Pj Bupati Mappi
bersama rombongan Pemkab Mappi dapat berdialog langsung dengan perangkat daerah
Kabupaten Sumedang, serta unsur terkait lainnya telah kami hadirkan saat ini.
Dan sebentar usai dialog kita bisa langsung ke lapangan untuk melihat Mall
Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang,” terangnya.
Usai berdialog dan mendengar
presentasi pemerintah Kabupaten Sumedang, Pj Bupati Mappi dan ketua DPRD Mappi
bersama rombongan mengunjungi Mall Pelayanan Publik yang telah beroperasi mulai
tahun 2019 dengan pelayanan 300 lebih perhari yang terpusat di MPP Sumedang.
23 Mei 2023, 22:04 WIT
Bahas Pengembangan Wisata, Pj Bupati Mappi Temui Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi, Provinsi
Papua Selatan, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si menemui
Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen di Jakarta, Jumat (19/5/2023). Pj Bupati mengatakan, pertemuan
ini dalam rangka membahas pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi.
Sebab Mappi memiliki potensi wisata alam yang sangat indah, sehingga perlu
kolaborasi dan dukungan serta saran dan masukan dari pemerintah pusat dalam
pengembangan sektor wisata. “Tadi kita sudah melakukan
pertemuan dengan bapak Direktur Pemasaran dan Pariwisata. Banyak sekali langkah
-langkah yang disampaikan pak Direktur
guna pengembangan wisata di daerah. Setelah ini kita akan
tindaklanjuti,”tegasnya. Setelah mendengar masukan dari
Kemenparekraf, Pj Bupati akan mendorong semua OPD untuk terlibat aktif dalam
pengembangan pariwisata. Termasuk para kepala distrik hingga kepala kampung
wajib mempromosikan wisata yang ada. “Peran serta semua pihak,
kolaborasi yang baik dari tingkat kampung sampai kabupaten sangat
diperlukan. Ke depannya ini akan menjadi
atensi kami di Kabupaten Mappi,”tegasnya. Sementara itu, Direktur Pemasaran
dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen menyebutkan, pemerataan pembangunan tidak harus
melalui pembangunan infrastruktur namun hal itu juga bisa dilakukan melalui
pengembangan sektor pariwisata melalui kreatifitas masyarakat dengan
mempromosikan wisata yang ada di kampung/desa dan kecamatan hingga di
kabupaten. Dikatakan Dwi Marhen bahwa Pemda
juga harus berperan dalam pengembangan sektor pariwisata sebagaimana arahan
dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan kampanye, Bangga Berwisata di
Indonesia. Dwi menyebutkan, Program Bangga
Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat
Indonesia untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2 –
1,4 miliar pada tahun 2023 melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi,
dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara pemerintah, BUMN, asosiasi dan
swasta, serta menyasar kelompok masyarakat usia muda & dewasa. “Untuk itu di Kabupaten Mappi
perlu disiapkan beberapa agenda agar kita bisa melakukan kunjungan kesana.
Karena pariwisata ini adalah bisnis kebahagiaan,”tegasnya. Dwi menuturkan, peran serta
pemerintahan dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pariwisata di
daerah. Selain itu optimaliasi penggunaan media sosial (Medsos) guna
mempromosikan wisata yang ada di daerah tersebut.
Dwi menekankan agar dinas terkait
khususnya dinas pariwisata wajib memiliki akun media sosial seperti YouTube,
Instagram dan Twitter. Ini sebagai salah satu wadah untuk melakukan promosi.
Dengan membuat konten video kreatif agar bisa diakses oleh masyarakat umum
serta mengetahui potensi wisata diwilayah tersebut,”pungkasnya.
20 Mei 2023, 18:36 WIT
Dirjen Bina Keuda Sampaikan Arahan Mendagri Soal 10 Srategi Tangani Inflasi
Papuanewsonline.com, Tabanan
- Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam
Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri
(Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengenai 10 strategi menangani inflasi di
daerah. Hal itu disampaikan Fatoni pada acara Gerakan Nasional Pengendalian
Inflasi Pangan (GNPIP) Bali Nusa Tenggara (Balinusra) di Gedung Kesenian I
Ketut Maria, Tabanan, Bali, Rabu (17/5/2023). Strategi pertama, kata Fatoni,
yakni menjadikan persoalan inflasi sebagai isu prioritas dan membangun sinergi
antara semua stakeholder terkait seperti saat penanganan pandemi Covid-19.
"Kedua, perlunya melakukan komunikasi yang baik kepada masyarakat agar
paham dan tidak panik, tetap tenang," kata Fatoni. Ketiga, lanjut Fatoni, perlu
mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada tingkat provinsi dan
kabupaten/kota. Kemudian Keempat, mengaktifkan Satgas Pangan. Kelima, dalam
penyaluran BBM subsidi diharapkan tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu.
Sebab, masyarakat tidak mampu saat ini masih menjadi prioritas pemerintah
pusat. "Keenam, melaksanakan
gerakan hemat energi. Ketujuh, melaksanakan gerakan tanam pangan cepat
panen," ujar Fatoni. Selain itu, ke depan diperlukan
kerja sama antara pemerintah daerah dalam penyaluran komoditas pangan hingga ke
pelosok desa. "Kedelapan, melaksanakan kerja sama antardaerah yang
meliputi seluruh komoditas pangan strategis," jelas Fatoni. Strategi kesembilan, perlunya
mengintensifkan jaring pengaman sosial, seperti dengan memanfaatkan anggaran
Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bantuan Sosial (Bansos), anggaran desa,
realokasi Dana Alokasi Umum (DAU), dan Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah
pusat. "Terakhir, kesepuluh,
melakukan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI)
provinsi masing-masing, mengumumkan angka perkembangan inflasi hingga kabupaten
dan kota," lanjut Fatoni. Selain itu, lebih lanjut Fatoni
menjelaskan, upaya pengendalian inflasi harus dilakukan bersama-sama baik oleh
pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat dan swasta. Dia menegaskan,
Kemendagri rutin melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi seminggu
sekali yang dipimpin langsung oleh Mendagri. "Kita harus fokus mengendalikan
inflasi agar ekonomi bisa tetap tumbuh dan kesejahteraan masyarakat bisa
tercapai," ungkap Fatoni. Dalam kesempatan itu, Fatoni juga
mengingatkan poin penting arahan Mendagri pada rapat 8 Mei lalu. Pertama, pemerintah pusat dan
daerah bekerja sama dalam menekan harga yang bisa dikendalikan oleh pemerintah,
seperti harga tiket transportasi, air, dan listrik. “Yang kedua, Bapak Mendagri
menyampaikan bahwa setiap daerah agar berkoordinasi dengan lintas sektoral dan
juga internal untuk memonitor harga dan stok bahan pokok. Terakhir, pemerintah
pusat perlu terus berkoordinasi dalam rangka menjaga angka inflasi, khususnya
di sektor transportasi,” pungkas Fatoni.
Sebagai tambahan informasi, rapat
ini mengusung tema "Sinergi Inovasi Ketahanan Pangan melalui Penguatan
Kelembagaan dan Digitalisasi: Mepada Payu Antuk Bhuwana Bali Sentosa
(Bersinergi Mewujudkan Bali yang Makmur)". Selain Fatoni, kegiatan ini
juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Deputi Gubernur Senior BI,
Deputi II bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Badan Pangan Nasional, Wali Kota
Malang, Ketua DPRD Provinsi Bali, Anggota Komisi XI DPR RI, Kepala Kantor
Perwakilan BI Provinsi Bali, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda) Provinsi Bali, Bupati Tabanan, Forkopimda Tabanan, serta Asisten
Sekda Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Redaksi)
19 Mei 2023, 22:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru