logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kabid Humas: Berhati-hati dan Bijaklah Menggunakan Media Sosial Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan imbauan kepada masyarakat Papua untuk lebih bijak dan beretika dalam berinteraksi di media sosial. Menurutnya, penting bagi setiap individu untuk menyebarkan informasi yang benar guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas akibat berita palsu atau hoaks.Dalam era digital yang kian maju, kasus berita palsu menjadi ancaman serius di media sosial. ia mengingatkan bahwa menyebarkan informasi yang tidak benar dapat menyebabkan kekacauan, memicu ketegangan sosial, bahkan merusak reputasi seseorang.“Ketika berinteraksi di media sosial, kita harus ingat bahwa menyebarkan informasi yang tidak benar berpotensi membawa dampak buruk. Penting untuk memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya,” ujarnya pada Jumat (3/4/2024).Polisi juga menegaskan bahwa tindakan hukum akan diterapkan bagi siapa pun yang melakukan tindakan menyebarkan ujaran kebencian, penghinaan, atau menyebarkan konten merugikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan ancaman hukuman 5 hingga 6 tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp. 1 miliar.Kombes Benny berharap agar masyarakat dapat menggunakan media sosial sebagai sarana yang positif dan informatif.“Berinteraksi di media sosial dengan bijak adalah tanggung jawab kita bersama untuk membangun masyarakat yang sehat dan bermartabat,” tandasnya, menekankan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dunia maya. (PNO-12) 04 Mei 2024, 17:21 WIT
Kapolda Papua: Upaya Pemulihan Situasi di Intan Jaya Terus Dilakukan Papuanewsonline.com Jayapura – Kondisi di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, menjadi perhatian utama setelah serangkaian gangguan yang terjadi belakangan ini. Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri S.I.K saat ditemui di Mapolda Papua, Jumat (3/5), menyampaikan harapannya untuk memastikan situasi di daerah tersebut kembali kondusif.Peristiwa penyerangan terhadap Polsek Homeyo yang menyebabkan satu warga meninggal dunia dan pembakaran Sekolah Dasar (SD) Inpres di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, memicu keprihatinan besar. Kapolda Fakhiri menyatakan komitmennya untuk memperbaiki keadaan."Dalam upaya penindakan, kami berharap hari ini bisa lebih tenang. Saya juga berupaya menambah bantuan personel dan helikopter untuk memperkuat penanganan di lapangan," ungkap Kapolda Fakhiri.Dikirimnya personel dari satgas damai cartenz menjadi salah satu langkah yang diambil untuk menghadapi situasi yang memanas. Kapolda berharap dengan kedatangan personel tambahan tersebut, langkah-langkah taktis dan teknis bisa segera diambil untuk mengatasi situasi di Ibu Kota Intan Jaya, khususnya di Kota Sugapa.Namun, kendala dalam penggeseran personel juga turut menjadi perhatian. "Heli kita sedang dalam perawatan dan satunya sedang berada di Boven Digoel. Ketika sudah tiba, kami akan segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan oleh Polres Intan Jaya," tegasnya.Kapolda mengakui bahwa gangguan keamanan di Intan Jaya berpotensi mengganggu pelayanan pemerintahan, bahkan bisa menyebabkan lumpuhnya aktivitas tersebut. Meski demikian, ia menekankan pentingnya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat."Dalam situasi seperti ini, yang bertahan di sana adalah personel Polri/TNI dan satuan tugas lainnya yang ditugaskan. Sementara itu, sebagian pegawai memilih untuk keluar demi keselamatan diri," tutupnya.Dalam konteks ini, upaya Kapolda Papua dan aparat keamanan lainnya sangat diharapkan mampu membawa keadaan di Intan Jaya kembali ke jalur yang aman dan stabil. (PNO-12) 04 Mei 2024, 17:10 WIT
Gelar Operasional TW I, Kapolda Papua: Jangan Anggap Remeh Pilkada Tahun Ini Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan I Tahun 2024 dalam rangka Anev Sitkamtibmas TW I Tahun 2024 dan Anev Operasi Mantab Brata Cartenz 2023-2024 serta Kesiapan Pengamanan Tahapan Pemilukada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Hukum Polda Papua yang dilaksanakan di Aula Ball Room GHB II Hotel Horison Kotaraja Kota Jayapura, Kamis (02/05/2024).Acara tersebut dibuka oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. dan dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., para PJU Polda Papua, para LO Polda Papua di 3 DOB Papua, para Kapolres/ta Jajaran dan para Kabag Ops Polres/ta Jajaran.Dalam kesempatannya, Kapolda Papua mengapresiasi kepada seluruh personel Polda Papua atas pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu Presiden dan Pileg 2024, Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, serta terciptanya kondusifitas di Wilkum Polda Papua tetap terjaga, walaupun ada beberapa insiden dan aksi tidak mempengaruhi Sitkamtibmas secara keseluruhan.“Tentunya tugas Polri tidak sampai disitu saja, kurang lebih 200 hari lagi akan diselenggarakan pemungutan suara Pilkada, tentunya eskalasi ancaman akan berbeda dari Pemilu 2024,” ucap Kapolda Papua.Lebih lanjut, ia mengingatkan untuk tidak menganggap remeh Pilkada tahun ini dan jangan biarkan isu menjadi aksi, aksi menghasilkan chaos hingga kerugian material dan korban jiwa.“Tentunya seluruh keberhasilan pengamanan pemilu dan kondusifitas Kamtibmas, Polri tidak dapat berjalan sendiri, rangkul TNI, elemen masyarakat, para tokoh, para paslon, tim sukses maupun simpatisan, namun yang paling utama soliditas internal harus ditingkatkan,” ungkapnya.Selain Pilkada, Irjen Fakhiri mengatakan masih banyak agenda kedepan yang harus dipersiapkan salah satunya peringatan hari Bhayangkara dan Proklamasi Kemerdekaan RI, serta kalender Kamtibmas lainnya yang harus diantisipasi.“Seluruh Personel Polda Papua harus menjaga nama baik dan kewenangan, alhamdulilah indeks kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, saat ini berada di angka 76,4%,” pungkasnya. (PNO-12) 03 Mei 2024, 17:43 WIT
Komnas HAM Apresiasi Kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 Papunewsonline.com, Mimika - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melaksanakan pertemuan dengan Satgas Operasi Damai Cartenz-2024, pada Kamis 2 Mei 2024 bertempat di Posko Ops Damai Cartenz-2024, Mako Yon B Pelopor Mimika Jalan. Agimuga-Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.Dalam pertemuan itu, Komisioner Komnas HAM RI, Dr. Uli Parulian Sihombing, S.H., M.H. mengucapkan terima kasihnya kepada Ops Damai Cartenz-2024 atas waktu dan atensinya untuk menerima tim dari Komnas HAM untuk berkoordinasi tentang kejadian di Papua Khususnya di Kabupaten Intan Jaya, “Kami sangat mengapresiasi Kegiatan Operasi damai Cartenz dalam penegakan hukum dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” Jelas UliKomnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia) mengapresiasi kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz 2024. Satgas ini telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dalam menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah Papua.Dalam menjalankan tugasnya, Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 telah berhasil mengatasi berbagai tantangan dan menghadapi situasi yang kompleks dengan profesionalisme yang tinggi. Mereka telah bekerja keras untuk memastikan bahwa hak asasi manusia seluruh warga negara terjaga dengan baik.Komnas HAM sangat menghargai upaya Satgas dalam melindungi hak-hak masyarakat, termasuk hak atas kebebasan, keamanan, dan kesejahteraan. Satgas ini telah berperan penting dalam menjaga ketertiban dan keadilan di wilayah Cartenz, sehingga masyarakat dapat hidup dalam suasana yang aman dan tenteram.Apresiasi Komnas HAM juga ditujukan kepada seluruh anggota Satgas Operasi Damai Cartenz 2024, yang telah bekerja keras dan berdedikasi untuk melindungi hak asasi manusia. Semangat mereka dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab patut diacungi jempol.Komnas HAM berharap agar kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi satuan tugas lainnya dalam menjaga dan melindungi hak asasi manusia di seluruh Indonesia. Semoga kerja keras dan dedikasi mereka dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Cartenz dan Indonesia secara keseluruhan.Sementara itu, Kaops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos, S.I.K., M.H. juga menambahkan bahwasannya Satgas Damai Cartenz telah membangun komunikasi dan hubungan yang baik masyarakat, baik hubungan sosial maupun musyawarah dengan para tokoh-tokoh masyarakat Papua salah satunya di Intan Jaya dan harapan mereka adalah adanya penambahan pos-pos keamanan demi menjaga masyarakat dari gangguan-gangguan KKB, “Kami terus melakukan pendekatan dengan Masyarakat dan tokoh–tokoh masyarkat dengan melakukan musyawarah guna menambah pos–pos keamanan di wilayah tersebut,” jelas Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno saat dikonfirmasi juga mengatakan, dalam pertemuan itu, Komnas HAM memberikan ucapan terima kasih Kepada Satgas Ops Damai Cartenz-2024 atas penanganganan kasus-kasus yang terkait dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. “Komnas HAM dalam kunjungannya memberikan dukungan dan masukan positif bagi Satgas Operasi Damai Cartenz 2024, hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa memberikan yang terbaik dalam mewujudkan rasa aman bagi masyarakat di seluruh Tanah Papua,” Pungkas Bayu. (PNO-12) 03 Mei 2024, 17:27 WIT
Gelar Konferensi Pers, Polres Merauke Ungkap Keberhasilan Kasus Penganiayaan Papuanewsonline.com, Merauke – Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K, melalui Kasie Humas, AKP Ahmad Nurung, S.H, beserta KBO Satuan Reskrim Ipda Sewang, menggelar Konferensi Pers untuk mengumumkan keberhasilan dalam mengungkap kasus penganiayaan. Konferensi Pers tersebut digelar di ruang Humas Polres Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Rabu, 1 Mei 2024.Sebuah kejadian tragis menimpa seorang ibu rumah tangga dengan inisial MM, yang tinggal di Kota Merauke. Korban menjadi sasaran penganiayaan oleh pacarnya, berinisial BGS alias R, yang mengakibatkan patahnya tulang hidung dan memerlukan perawatan medis di RSUD Merauke. Insiden tragis tersebut terjadi di Jalan Raya Mandala pada Selasa, 23 April 2024, sekitar pukul 08.20 WIT.“kasus penganiayaan tersebut bermula saat korban meminta bantuan kepada pelakunya untuk membantu mengurus bubur yang sedang dimasak karena merasa terlambat untuk masuk kerja. Namun, permintaan tersebut menimbulkan cekcok dan akhirnya berujung pada serangan fisik yang brutal, mengakibatkan luka-luka serius pada wajah dan tubuh korban,” ucapnya.Ia menambahkan, seorang saksi, dengan inisial EM, mendengar teriakan minta tolong melalui telepon dari korban. Dia segera melapor ke SPKT Polres setelah mendengar teriakan tersebut. Dengan bantuan beberapa temannya, saksi berhasil mendatangi rumah korban dan kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Korban dievakuasi ke RSUD Merauke untuk mendapatkan perawatan medis.“Berdasarkan laporan yang diterima, tim Satuan Reskrim Polres Merauke melakukan penyelidikan, dan pada tanggal 27 April 2024, pelaku berhasil diamankan di rumah orang tuanya di Jalan Sukarelawan Merauke tanpa perlawanan. Pelaku kemudian ditahan di rutan Polres Merauke untuk diproses sesuai hukum. Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun,” terang Kasie Humas.Keberhasilan Polres Merauke dalam mengungkap kasus ini menunjukkan komitmen mereka dalam menegakkan hukum dan melindungi masyarakat dari kekerasan dan tindak kriminalitas. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang. (PNO-12) 03 Mei 2024, 17:16 WIT
Polres Yahukimo Ungkap Kasus Penganiayaan Berat Terhadap Anggota Polisi Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kepolisian Resor Yahukimo berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap anggota Polres Yahukimo bernama Bripda Oktovianus Buara.Hal ini disampaikan oleh Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos., M.M, saat melakukan Press Release di Mapolres Yahukimo, Senin (29/04/2024).Kapolres mengatakan personel Polres Yahukimo berhasil mengamankan 5 orang berinisial WK, AP, AS, FW dan DA, sedangkan 2 (dua) orang lainnya masih dalam proses pengejaran serta telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).“Kami telah melakukan penyitaan terhadap beberapa barang bukti diantaranya batu yang digunakan oleh para pelaku untuk membunuh korban, 1 buah balok yang digunakan oleh tsk AS untuk memukul korban, 1 buah jaket yang digunakan oleh tsk AP saat kejadian, kemudian alat tajam/pisau yang digunakan untuk membunuh korban tidak ditemukan di TKP dan masih dalam proses pencarian untuk itu kami akan buat daftar pencarian barang bukti,” ucap Kapolres.Kapolres Yahukimo juga menyampaikan bahwa personel Polres Yahukimo bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.“Dua orang pelaku akan terus dilakukan pengejaran oleh tim gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz,” pungkasnya.Selain itu, Kapolres mengapreasi personelnya yang telah berhasil mengungkap para pelaku yang telah melakukan penganiayaan berat terhadap anggotanya yakni Bripda Oktavianus. (PNO-12) 01 Mei 2024, 20:02 WIT
KKB Intan Jaya Serang Polsek Homeyo, 1 Warga Sipil Tewas Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Intan Jaya melakukan penyerangan terhadap Polsek Homeyo, Di Kampung Pogapa Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya pada selasa 30 april 2024 sekitar pukul 07.40. Wit.Dalam Aksi penyerangan KKB itu mengakibatkan 1 warga sipil suku Toraja atas nama, Alexsander Parapak (20) laki-laki, meninggal dunia akibat terkena tembakan dari KKB pada bagian dada kiri tembus punggung belakang dan dibagian bawah ketiak sebelah kiri.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, saat dikonfirmasi terkait dengan adanya peristiwa penyerangan tersebut mengatakan, benar terjadi penyerangan dari KKB wilayah distrik Homeyo intan jaya yang diduga dilakukan oleh kelompok Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu. Lanjut Kasatgas Humas, peristiwa tersebut bermula terjadi sekira Pukul 07.40 wit terdengar bunyi tembakan rentetan yang mengarah ke rumah Aipda Tri setyo dan rumah Aipda Bartholomeus di Polsek Homeyo sehingga anggota Polsek melakukan tembakan menuju ke arah arah tembakan tersebut dan terlihat ada sekitar 6 orang KKB yang berlari ke arah bangunan SD Inpres Pogapa.“Dari penyerangan KKB itu, mengakibatkan 1 korban suku toraja atas nama, Aleksander parapak (20) laki-laki, meninggal dunia” Terang Kasatgas Humas.Ditambahkanya, untuk situasi di intan jaya saat ini, Ops Damai Cartenz masih melalukan Langkah-langkah penegakan hukum terhadap KKB tersebut, dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di kabupaten intan.AKBP Dr. Bayu Suseno Juga sangat mengharapkan adanya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan di kabupaten intan jaya. (PNO-12) 30 Apr 2024, 17:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT