Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Kepsek SMA Negeri 2 Dogiyai Klarifikasi Pawai Kelulusan yang Kontroversial
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Dogiyai, Fredy Yobee, S., mewakili dewan guru dan siswa, menyampaikan permohonan maaf atas insiden penggunaan atribut bendera Bintang Kejora dalam pawai kelulusan pada hari Senin (6/5) lalu."Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut, yang terjadi tanpa sepengetahuan kami dan rekan-rekan guru lainnya. Hal itu merupakan tindakan murni dari para siswa yang lulus dan di luar kendali kami," kata Fredy Yobee saat memberikan klarifikasi kepada pihak Satreskrim Polres Dogiyai pada Selasa (7/5).Fredy menjelaskan bahwa saat itu dirinya dipaksa oleh para siswa untuk mengikuti arak-arakan keliling kota Moanemani dengan cara ditandu.Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum dapat meminta keterangan dari para siswa kelas XII yang terlibat dalam arak-arakan di Dogiyai pada tanggal 6 Mei 2024 kemarin.Sebagai informasi, puluhan pelajar SMA Negeri 2 Dogiyai merayakan kelulusan mereka dengan melakukan pawai sambil mengenakan seragam yang berhias motif Bintang Kejora pada Senin (6/5).Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, S.H, melalui Ps. Kasi Humas Ipda Baba kepada media. (PNO-12)
08 Mei 2024, 19:08 WIT
Polres Nabire Tangani Kasus Kebakaran di JL. Kusuma Bangsa
Papuanewsonline.com, Nabire – Kepolisian Resor Nabire, tengah menangani kasus kebakaran yang mengakibatkan 9 unit ruko dan 1 unit cafe ludes terbakar, berlokasi di JL. Kusuma Bangsa, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa (7/5/2024).Adapun beberapa korban yang mengalami kerugian yakni, Hj. Khairul Fiki Alam (43) pemilik 5 unit ruko Toko Alam, Hj. Tasya Fiki Hasari Akmar (31) pemilik kedai es Ceria 1 unit ruko, Rio Riski (39) pemilik Toko Bangunan Anugrah Teknik 2 unit ruko dan 1 unit Café serta Fantasi Call 1 unit ruko kosong.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.kom. saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.Ia menyampaikan keterangan dari salah satu korban, bahwa sekitar pukul 02.00 Wit, Hj. Khairul Fiki Alam (43) saat sedang tertidur sempat mendengar ledakan dari bagian dapur sehingga membuatnya terbangun dan langsung mengecek sumber suara.“Saat korban mengecek, sudah terlihat beberapa bagian dapur telah dilahap oleh sang jago merah kemudian dengan cepat korban membangunkan keluarganya dan meminta bantuan warga sekitar,” jelasnya.Sementara itu, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si selaku Kapolres Nabire menambahkan, personel yang mendapat laporan tentang kejadian itu kemudian bergegas menuju lokasi kejadian menggunakan Mobil Water Canon.“Api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih 3 jam dilakukan penanganan, namun terdata 9 toko dan 1 café telah hangus dilahap si jago merah. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai 2 Miliyar Rupiah,” terangnya.AKBP Wahyudi menyebutkan, dugaan kejadian tersebut diakibatkan oleh korsleting arus Listrik dan pihaknya akan melakukan Olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kejadian itu.“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak berlebihan saat menggunakan arus Listrik dan dapat melakukan pencegahan seperti yang telah dihimbau oleh PLN guna menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya. (PNO-12)
08 Mei 2024, 18:09 WIT
Kabid Humas: Situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Papua Berjalan Kondusif
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat di Papua dan 3 DOB karena situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut dalam beberapa hari tetap dalam keadaan aman dan kondusif.Hal tersebut disampaikan Kabid Humas dalam keterangan persnya pada Senin (06/05/2024). Kabid Humas mengatakan bahwa situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua dan 3 DOB tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara Polri, TNI dan Pemerintah serta masyarakat.“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kerja sama yang baik selama ini,” ujar Kabid Humas.Menurut Kabid Humas prestasi yang diraih dalam penyelenggaraan berbagai agenda nasional, lokal di Papua dan 3 DOB adalah bukti nyata kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat setempat TNI dan Pemerintah.“Prestasi ini tidak akan tercapai tanpa kerja sama yang baik antara semua pihak,” kata Kabid Humas.Kabid Humas juga menyampaikan harapannya agar kedepan situasi kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Papua dapat lebih baik lagi. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.“Memang beberapa waktu lalu terjadi kejadian menonjol tetapi segera ditindaklanjuti aparat keamanan dan pemerintah serta masyarakat,” ujarnya.“Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Papua dan 3 DOB agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya. (PNO-12)
07 Mei 2024, 19:02 WIT
WNA Asal Papua Nugini Ditangkap Karena Bawa Dua Butir Amunisi Ilegal
Papuanewsonline.com, Jayapura – Seorang warga negara Papua Nugini berinisial JR (40) diamankan petugas karena kedapatan membawa dua butir amunisi ilegal kaliber 5,56 mm di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.Kabid Humas mengatakan pelaku kedapatan membawa amunisi setelah barang bawaannya diperiksa melalui mesin X-ray oleh petugas Bea Cukai di PLBN Skouw. Kini, ia ditahan di Polresta Jayapura Kota."Memang benar Sabtu (4/5/2024) sekitar pukul 08.00 wit, petugas Bea Cukai di PLBN Skouw mengamankan wanita berkebangsaan Papua Nugini karena saat barang bawaannya diperiksa melalui X-Ray terdapat benda yang mencurigakan dan setelah diperiksa ternyata dua butir amunisi yang tersimpan dalam tas noken," ucap Kabid Humas, Senin (06/04/2024).Selain itu, petugas juga menemukan lima tanda pengenal dengan identitas berbeda di dalam tas WNA tersebut. Petugas Bea Cukai lalu menyerahkan WN Papua Nugini berserta barang bukti amunisi itu ke Pos Kout Satgas Yonif 122/TS. Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polresta Jayapura Kota."Setelah didata kemudian yang bersangkutan diserahkan ke Polsek Muara Tami untuk diproses lebih lanjut," ungkapnya.Sementara itu, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.I.K., M.H., M.Si melalui Kapolsek Muara Tami AKP TB Silitonga mengatakan, pihaknya telah melimpahkan kasus itu ke Polresta Jayapura Kota. Wanita WN Papua Nugini itu kini sudah ditahan di Polresta Jayapura Kota.“Adapun untuk barang bukti yang diamankan 2 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 3 buah hp jadul, 1 tas noken besar, id card dengan 5 (lima) nama yang berbeda namun fotonya sama,” tutur Kapolsek Muara Tami.“Yang bersangkutan dan barang bukti kini sudah diserahkan dan ditahan di Polresta Jayapura Kota guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Silitonga. (PNO-12)
07 Mei 2024, 09:38 WIT
Gelar Apel Gabungan, Kapolda Maluku: Antisipasi Dinamika Masyarakat Jelang Pilkada Serentak
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, kembali mengingatkan personel untuk terus meningkatkan pelayanan masyarakat, soliditas internal serta sinergisitas dengan TNI dan pemda. Personel Polda Maluku juga diingatkan untuk selalu menghindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun.Penekanan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin apel pagi personel gabungan Polda Maluku yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (6/5/2024).Sampaikan arahannya pada Apel pagi gabungan ini, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif meminta agar seluruh personel Polda Maluku dan jajaran dapat menghindari semua bentuk pelanggaran dan selalu bersyukur dengan nikmat yang sudah Tuhan berikan dengan melakukan tugas dengan baik."Rekan-rekan sekalian saat ini kita sudah berada di bulan Mei, tidak terasa kita sudah hampir di pertengahan tahun 2024, waktu berlalu begitu cepat. Mari kita isi waktu kita dengan melakukan tugas yang baik dan melakukan kebaikan-kebaikan, kita hindari semua bentuk pelanggaran," pinta Kapolda.Personel Polda Maluku diingatkan untuk mengantisipasi dinamika kegiatan masyarakat khususnya saat ini sudah memasuki proses tahapan Pilkada serentak di Maluku.Kapolda mengingatkan agar setiap personil tidak melakukan pelanggaran disiplin, pidana maupun kode etik. Kapolda juga meminta semua jajarannya agar senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa."Hindarilah pelanggaran sekecil apapun baik itu kode etik maupun disiplin dan pidana sebab itu merupakan bentuk syukur kita atas apa yang sudah Tuhan berikan dengan tidak melakukan pelanggaran," harapnya.Kapolda mengaku kerap mengingatkan semua personel Polri di Maluku tentang kedisiplinan dalam tugas. "Saat ini tidak semua orang diberikan kesempatan untuk bisa menjadi seperti kita, olehnya itu saya minta dengan segala keterbatasan kita Polri saat ini yang juga belum sempurna namun kita harus terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara," harapnya.Kapolda menjelaskan, tidak ada satupun organisasi yang sempurna di dunia ini, semua pasti memiliki kekurangan. Sehingga apabila ada kekurangan jangan dibiarkan terjadi terus menerus. Sebab, hal itu tidak akan pernah menjadikan sebuah organisasi maju."Maka apabila kita melihat ada kekurangan mari kita benahi, jangan dibiarkan terjadi terus menerus, karena hal itu merupakan ciri-ciri orang yang tidak bersyukur. Mari kita laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, semoga apa yang diamanatkan oleh Tuhan dan pimpinan kepada kita saat ini dapat kita laksanakan dengan baik," jelasnya.Kapolda juga mengingatkan agar Polri meningkatkan soliditas internal serta bersinergi dengan TNI dan pemda serta tokoh masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi untuk mewujudkan Maluku yang aman, damai dan sejahtera. (PNO-12)
06 Mei 2024, 15:06 WIT
KKB Serang Gereja dan Rampas Barang Elektronik Milik Jemaat di Pegunungan Bintang
Papuanewsonline.com, Pegubin - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, melakukan perampasan barang elektronik milik jemaat yang sedang melasanakan ibadah minggu pagi pada hari minggu tanggal 5 mei 2024, sekitar Pukul 11.00 Wit, Di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Dr. Bayu Suseno S.H.,S.I.K.,M.M., M.H., dalam keteranganya mengatakan, disaat jemaat sedang melaksanakan ibadah minggu pagi, datang empat orang kelompok KKB dengan membawa satu pucuk senjata api dan melakukan pengancaman dan perampasan barang elektronik milik jemaat yang sedang beribadah.AKBP Dr. Bayu Suseno menjelaskan, barang-barang milik jemaat yang sedang melaksanakan ibadah antara lain, 1 unit Handphone milik jemaat atas nama David Korwa (OAP), yang juga merupakan tenaga Kesehatan (Nakes) pada puskesmas distrik borme, 1 Unit Handphone Milik Ferdian Rumansara (OAP), yang juga merupakan tenaga Kesehatan (Nakes) pada puskesmas distrik borme dan 1 unit Laptop milik Kepala Puskesmas atas nama, Andi Wisal (OAP).“Setelah melakukan perampasan kepada jemaat di gereja, KKB kemudian menuju ke kompleks sekolah sehingga membuat para guru-guru ketakutan dan melarikan diri ke arah hutan untuk bersembunyi. Dan hingga saat ini, kami belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa dari peristiwa tersebut”. Ujar AKBP Dr. Bayu Suseno.Ditambahkannya, saat ini para Nakes yang juga merupakan jemaat dari gereja di distrik borme, korban dari aksi KKB, sedang mengamankan diri di rumah Kepala Puskesmas Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan. (PNO-12)
06 Mei 2024, 14:52 WIT
Ketua BMRI Dukung Pemerintah dan Aparat Keamanan Dalam Mengayomi Masyarakat Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam upaya memperkokoh hubungan harmonisasi antara masyarakat Nusantara dan seluruh umat beragama di Provinsi Papua, serta masyarakat adat yang menjadi penjaga keamanan dan kesejahteraan di sana, Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMRI)-Papua Max Abner Ohe mengungkapkan dukungannya terhadap pemerintah pusat dan aparat keamanan.Ketua BMRI-Papua Max Abner Ohe, yang juga salah satu pimpinan di Majelis Rakyat Papua (MRP), menyatakan bahwa kerjasama antara pemerintah pusat, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga situasi keamanan serta mendorong pembangunan di tanah Papua.Menurutnya, kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, serta lembaga masyarakat seperti Majelis Rakyat Papua (MRP), Badan Percepatan Pembangunan Provinsi Papua, gubernur, DPRP, TNI, dan Polri sangatlah penting dalam membangun Papua. Hal ini ditekankan sebagai upaya bersama untuk menjaga Papua sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."Dalam membangun Papua, tidak ada yang bisa berjalan sendiri. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara semua pihak mutlak diperlukan," ujar Ketua Barisan Merah Putih pada Minggu (5/5/2024) di rumah kebangsaan.Dalam konteks ini, aspirasi masyarakat yang dikumpulkan oleh berbagai lembaga tersebut menjadi titik tolak bagi pemerintah daerah untuk bersama-sama mengambil langkah-langkah positif dalam pembangunan Papua.Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia serta mengayomi seluruh masyarakat Papua.Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan organisasi masyarakat, diharapkan Papua tetap menjadi rumah bagi semua warganya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, menuju cita-cita bersama bangsa. (PNO-12)
05 Mei 2024, 19:04 WIT
Jenazah Alexsander Parapak Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika - Personel gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi jenazah almarhum Alexsander Parapak, yang merupakan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya. Evakuasi tersebut berhasil dilaksanakan pada hari Sabtu, (4/5/2024) pagi.Sebelumnya, pada tanggal 30 April 2024, KKB menyerang Polsek Homeyo yang mengakibatkan seorang remaja bernama Alexsander Parapak meninggal dunia. Almarhum Alexsander merupakan warga pendatang dari Suku Toraja yang berusia 20 tahun. Akibat penembakan tersebut, korban meninggal dunia.Menindaklanjuti situasi tersebut, personel gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi jenazah almarhum Alexsander dari Distrik Homeyo menuju Timika, Kabupaten Mimika. Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani menyatakan bahwa proses evakuasi dilakukan oleh personel gabungan TNI-Polri dengan menggunakan sarana Heli Bell Penerbad.“Dalam proses evakuasi, selain jenazah almarhum Alexsander, personel juga mengevakuasi 3 orang warga pendatang yang akan kembali ke kampung halamannya, yakni seorang guru dan dua orang anak-anak,” ucap Ka Ops Damai Cartenz.Lebih Lanjut Ka Ops Damai Cartenz, Kombes Faizal menyatakan, saat ini personel gabungan dari Brimob Satgas Blukar dan Pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala Ops Damai Cartenz-2024 masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana di Homeyo.“Kita akan kejar dan tindak tegas KKB pelaku tindak pidana di Distrik Homeyo. Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa,” tegas Ka Ops.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa jenazah almarhum Alexsander Parapak telah tiba pukul 08.50 WIT di Mimika dan saat ini sudah berada di RSUD untuk selanjutnya akan dilakukan Visum dan Otopsi. Namun, proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga.“Jenazah saat ini masih dilakukan tindakan medis berupa visum dan otopsi oleh pihak RSUD, jenazah korban akan di semayamkan di rumah duka SP2 Mimika untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan,” ungkap Bayu. PNO-11
04 Mei 2024, 23:05 WIT
Jenazah Korban Penembakan di Intan Jaya Berhasil Dievakuasi Aparat Gabungan
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Aparat gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi jenazah an. Aleksander Parapak yang merupakan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Selasa (30/04/2024).Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi membenarkan evakuasi tersebut.Kabid Humas mengatakan evakuasi korban tersebut dilakukan pada Sabtu (04/05) sekitar pukul 07.30 wit dengan menggunakan Heli TNI jenis Belt yang take off Kabupaten Mimika.“Saat tiba di Distrik Homeyo, aparat gabungan TNI-Polri melakukan evakuasi jenazah korban dan 3 (tiga) warga sipil diantaranya seorang guru dan dua orang anak-anak yakni Simon Petrus Tamonob (37), Helen Jean Vesty Tamonob (6) dan Gadwyn Tamonob (2),” ucap Kabid Humas.Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan jenazah almarhum Alexsander Parapak telah tiba pukul 08.50 WIT di Mimika dan sudah berada di RSUD untuk selanjutnya akan dilakukan Visum dan Otopsi. Namun, proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga.“Jenazah saat ini masih dilakukan tindakan medis berupa visum dan otopsi oleh pihak RSUD Mimika, jenazah korban akan di semayamkan di rumah duka SP2 Mimika untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan,” tutupnya.Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri S.I.K berupaya menambah bantuan personel di Kabupaten Intan Jaya khususnya di Distrik Homeyo.“Saya berharap dengan dikirimnya personel menjadi salah satu langkah yang diambil untuk menghadapi situasi yang memanas dan langkah-langkah taktis serta teknis bisa segera diambil untuk mengatasi situasi di Ibu Kota Intan Jaya, khususnya di Kota Sugapa,” ungkapnya. (PNO-12)
04 Mei 2024, 17:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru