Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Polres Puncak Jaya Kawal Kedatangan Surat Suara Pemilu 2024
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Bertempat di Bandar Udara Mulia, Kepolisian Resor Puncak Jaya memberikan pengamanan dan pengawalan kedatangan barang logistik Pemilu berupa surat suara, Kamis (11/01/2024).Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dalam rangka memastikan kedatangan Logistik Pemilu 2024 tiba dalam keadaan aman dan lengkap dari Bandara Mulia menuju Kantor Gudang Logistik KPUD Mulia.“Personel Polres Puncak Jaya melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan kedatangan Surat Suara di Bandara Mulia dengan menggunakan 3 flight via Bandara Sentani,” ucap Kabag Ops.Lebih lanjut, Kabag Ops juga menjelaskan bahwa surat suara yang tiba berjumlah 77 Koli dengan rincian surat suara PPWP sebanyak 27 Koli dengan isi masing-masing Koli sebanyak 2000 lembar dan surat suara DPD sebanyak 50 Koli dengan isi masing-masing koli sebanyak 1000 lembar."Ini merupakan bukti komitmen Polri dalam menjaga, mengawal dan mengamankan jalannya pesta demokrasi Pemilu Tahun 2024 dan mengantisipasi adanya gangguan maupun hambatan selama Tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2024,” tutup Kabag Ops. (PNO-12)
12 Jan 2024, 14:47 WIT
Kapolres Pegubin Lakukan Pengamanan Ketat Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024
Papuanewsonline.com, Pegubin – Kapolres Jayawijaya, AKBP Moh. Dafi Bastomi, S.H, S.I.K, M.H melakukan pengecekan dan pengamanan dalam penyortiran dan pelipatan surat suara pemilu tahun 2024 di Gedung logistik KPU Kabupaten Pegunungan Bintang, Kamis (11/01/2024).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pegunungan Bintang Pey Yan Birdana, ST., Ketua KPUKabupaten Pegunungan Bintang Yulius Uopdana, S.H, Ketua Bawaslu kabupaten Pegunungan Bintang, Anus Tepmul, dan para Komisioner KPU Kabupaten Pegunungan Bintang.Kapolres Pegunungan Bintang mengatakan, bahwa pengamanan pelipatan surat suara merupakan bagian dari tahapan Pemilu 2024 yang harus dilakukan dengan ketat. Ia juga mengatakan bahwa Personel Polres Pegunungan Bintang yang berjaga agar memeriksa ketat terhadap setiap petugas pelipatan surat suara yang keluar masuk.“Kegiatan pengamanan pelipatan Surat suara ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendukung Pemilu 2024 berjalan aman dan tertib. Polri akan terus melakukan pengamanan terhadap seluruh tahapan Pemilu 2024 hingga selesai,” ungkap Kapolres.”Kita akan jaga terus, tanpa lengah secara bergantian, dan tidak ada siapapun gangguan atau ancaman dari orang yang tak dikenal untuk mendekati tempat ini, selain itu, pengamanan fisik kita juga ikut mengawasi, beberapa orang petugas tercatat semua, nama, identitas, semua yang memegang kunci serta penjaga pintu bawah maupun atas sudah kita ketahui, dan kita juga selalu berkoordinasi dengan Bawaslu dan KPU Kabupaten Pegunungan Bintang,” tambahnya.AKBP Bastomi menghimbau kepada seluruh masyarakat saling menghargai walaupun pilihan berbeda jangan sampai memecah belahkan persatuan.“Jangan mudah terhasut dengan berita-berita hoax yang belum tentu benarannya. Mari kita bersama menjaga situasi kamtibmas dan jelang pemilu 2024 di Kabupaten Pegunungan Bintang tetap aman dan kondusif,” tutup AKBP Bastomi. (PNO-12)
12 Jan 2024, 14:33 WIT
Tim Opsnal Polresta jayapura Berhasil Membekuk Pelaku Pembakaran Pasar Youtefa
Papuanewsonline.com, Jayapura - Seorang pria berusia 27 tahun dengan inisial RN berhasil ditangkap oleh tim gabungan Opsnal di samping Masjid As-Shalihin Abepura pada Senin (8/1) malam. Pelaku merupakan tersangka dalam pembakaran Pasar Youtefa dan sekitarnya yang terjadi pada Minggu (7/1).Dalam waktu kurang dari 2x24 jam, tim Opsnal Polresta Jayapura Kota di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, Kompol Agus F. Pombos, S.I.K, berhasil mengidentifikasi serta menangkap pelaku.Dalam Press Conference di Mapolresta Jayapura Kota, Kapolresta Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si didampingi Dandim 1701 Jayapura dan Dansatrol Lantamal X Jayapura menyampaikan bahwa penangkapan ini berkat kerjasama dan sinergitas antara Polri dan TNI."Pelaku berhasil diidentifikasi melalui olah TKP, keterangan saksi, dan rekaman CCTV yang mengerucut pada RN," ungkap Kapolresta.Lebih lanjut, Kapolresta menyebut motif pembakaran yang dilakukan pelaku adalah untuk menciptakan kegaduhan di Kota Jayapura. Namun, motif ini masih akan terus dikembangkan untuk kejelasan lebih lanjut.Kronologis kejadian dijelaskan oleh Kapolresta bahwa RN mulai dari mengonsumsi minuman keras di sekitar Gor Waringin Kotaraja, kemudian menuju lokasi pembakaran pertama di warung makan sekitar jam 03.30 WIT.Aksi berlanjut dengan pembakaran sebuah truk sekitar jam 05.30 WIT dan pembakaran SD Al-Hidayah sekitar jam 05.44 WIT. RN kemudian membakar unit SPM warga di kompleks Pemukiman Pasar Youtefa sekitar jam 06.00 WIT serta melakukan pembakaran rumah di sekitarnya."Aksi kebakaran meliputi sejumlah lokasi seperti Hotel Bunga Youtefa dan Los Cakar Bongkar di Pasar Youtefa Abepura," tambah Kapolresta.Pelaku RN dijerat dengan Pasal 187 Ayat (1) KUHP yang mengancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Hal ini merupakan bukti dari dugaan awal bahwa kebakaran di sekitar Pasar Youtefa memiliki unsur kesengajaan. PNO-11
11 Jan 2024, 09:49 WIT
Rangkaian Peristiwa Kebakaran di Abepura, Kapolresta : Diduga Kuat Ada Faktor Kesengajaan
Papuanewsonline.com, Jayapura - Rangkaian peristiwa kebakaran yang terjadi diseputaran Pasar Youtefa pagi ini, Minggu (7/1/2023) diduga kuat akibat adanya faktor atau unsur kesengajaan, dengan kata lain ada oknum yang menyalakan api.Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si saat diwawancarai di Abepura, Minggu (7/1/2023) siang.Kapolresta menerangkan, informasi awal masuk sekitar Pukul 05.30 WIT bahwa telah terjadi kebakaran di sekitar Hotel Bunga Youtefa, kemudian berkembang menjadi 4 titik termasuk di dalam Pasar Youtefa tepatnya di lapak cakar bongkar."Untuk data pastinya, nanti akan kami update kembali, anggota masih bekerja di lapangan mengumpulkan datanya," ucap Kapolresta.Kapolresta menuturkan, untuk upaya-upaya yang telah dilakukan menyikapi peristiwa kebakaran beruntun tersebut yakni, pihaknya didukung oleh Kodim 1701 Jayapura, Satrol Lantamal X Jayapura bersama Pemerintak Kota melalui Dinas Pemadam Kebakaran. "Semua sarana kami yang dapat membantu memadamkan api langsung diturunkan hingga api bisa dipadamkan," tuturnya."Untuk setiap titik api atau lokasi kebakaran kini sedang dalam proses pembasahan atau pendinginan agara dapat dipastikan tidak ada api yang tersisa di lokasi kejadian, terlihat juga sudah ada sebagian masyarakat mengevakuasi barang-barang mereka yang masih bisa diselamatkan," tambahnya.Dirinya juga menambahkan, personelnya sebahagian masih di lokasi kejadian agar memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dari Polri. "Personel masih di TKP untuk melakukan pengamanan sekaligus memantapkan sudah tidak terlihat lagi titik api," pungkas Kapolresta. PNO-11
07 Jan 2024, 19:05 WIT
Polisi Pulangkan 850 Pengungsi Kampung Karya Bumi Besum Ke Rumahnya
Papuanewsonline.com, Jayapura – Sabtu (06/01), Puluhan truk dinas dari Polres Jayapura dan Brimobda Polda Papua fasilitasi kepulangan ratusan pengungsi yang mengamankan diri akibat konflik sosial yang terjadi pada 1 Januari 2024. Proses pemulangan tersebut dilakukan secara bergantian, mengangkut para pengungsi dari posko di Distrik Nimbokrang untuk kembali ke kediaman mereka di Kampung Karya Bumi Besum.Pemulangan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sehari sebelumnya antara Forkopimda, Tokoh Adat, Masyarakat, keluarga korban alm. Daud Bano, serta aspirasi dari dewan adat Grime Nawa Sadrak Wamebu.Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.I.K., M.H, membenarkan bahwa pemulangan dilakukan sebagai bagian dari upaya perdamaian. Ia menyampaikan, sebanyak 850 pengungsi dipulangkan dalam kegiatan yang diawasi langsung oleh para pemimpin lokal dan aparat keamanan, termasuk Asisten Bidang III Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura dan Kabag Ops Polres Jayapura, Kompol Septen P. Sianturi, S.H."Walaupun situasinya sempat kondusif, namun kami tetap melakukan pengamanan dengan menyiagakan ratusan personel gabungan Polres Jayapura, BKO Brimob Polda Papua, serta TNI di Kampung Karya Bumi untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan yang dapat memanas," ujar Kapolres.“Pihak Kepolisian menghimbau agar masyarakat, khususnya warga Kampung Karya Bumi, dapat kembali beraktivitas seperti biasa dan terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman,” tuturnya. (PNO-12)
07 Jan 2024, 12:24 WIT
Polres Jayawijaya Berhasil Mengungkap Tempat Pembuatan Miras Cap Tikus
Papuanewsonline.com, Wamena – Satuan Samapta Polres Jayawijaya melakukan razia intensif terhadap tempat pembuatan minuman keras jenis Cap Tikus di Lokasi III Wamena pada Sabtu (6/1) siang. Kegiatan tersebut dipicu oleh laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas pembuatan minuman keras di lokasi tersebut.Dalam operasi yang dipimpin oleh Kasat Samapta, AKP Samuel Lasarus Werinussa, Polres Jayawijaya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang terkait dengan produksi minuman keras.Di antaranya, dua ember besar berisi Minuman Lokal Jenis Balo, enam jerigen 5 liter berisi Minuman Lokal Jenis CT (Cap Tikus), serta ratusan botol berisi Cap Tikus dalam kemasan 600ml.Namun, saat petugas tiba di lokasi, pemilik tempat diduga berhasil melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya. AKBP Heri Wibowo, S.I.K, Kapolres Jayawijaya, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pemilik tempat pembuatan minuman keras tersebut."Upaya pemberantasan terhadap peredaran Miras di Kota Wamena akan terus kami lakukan. Konsumsi Miras telah menjadi akar permasalahan di Jayawijaya," ujarnya.Kapolres juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam memberikan informasi terkait tempat pembuatan dan penjualan minuman keras di Kota Wamena. “Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat meminimalisir peredaran Miras yang merugikan ini,” tutupnya. (PNO-12)
07 Jan 2024, 11:33 WIT
3 Unit Sepeda Motor Hasil Rampasan Konflik Kampung Karya Bumi Diamankan Polsek Kemtuk
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Sektor Kemtuk berhasil mengamankan 3 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil jarahan dalam konflik sosial di Kampung Karya Bumi, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura pada Kamis malam (04/01). Tindakan tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari seorang warga.Kapolsek Kemtuk, Iptu Bambang Irianto, bersama anggota polisi langsung bergerak ke tempat kejadian untuk memverifikasi informasi tersebut."Dari informasi yang kami terima, kami langsung menuju ke lokasi di hutan, dan memang benar kami berhasil menemukan 3 unit sepeda motor yang disembunyikan," ungkapnya.Kapolsek Kemtuk juga membenarkan bahwa sepeda motor tersebut diduga sebagai hasil jarahan dari konflik sebelumnya."Hingga saat ini, kami telah mengumpulkan 8 unit sepeda motor," tambahnya.Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi terkait barang-barang yang diduga hasil kejahatan. "Kami menghimbau kepada warga, terutama di Distrik Kemtuk, untuk memberikan informasi apapun terkait barang-barang yang bukan haknya atau barang jarahan selama konflik di Kampung Karya Bumi. Informasi tersebut akan kami tindaklanjuti dengan serius," tutup Iptu Bambang. (PNO-12)
06 Jan 2024, 20:01 WIT
Gelar Rapat Masalah Kampung Karya Bumi, Pj Bupati Jayapura: Mari Bersama Kita Jaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pada hari ini menjadi momentum penting di Balai Adat Kwansu Bano, Distrik Kwansu Kabupaten Jayapura. Pada pukul 14.00 WIT, rapat penyelesaian masalah Kampung Karya Bumi yang terjadi pada tanggal 1 Januari 2024 lalu, digelar dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, Jumat (05/01/2024).Pj. Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, Sekda Kabupaten Jayapura Dr. Hana S. Hikoyabi, Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, dan sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk pimpinan adat dan Forkopimda, turut hadir dalam rapat tersebut.Dalam kesempatan tersebut, Kepala Distrik Grime Nawa menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait peristiwa tanggal 1 Januari kepada pimpinan Dewan Adat Grime Nawa. Ia menegaskan, jangan ada lagi konflik di tengah-tengah kita. Mari kita menjadi air yang mengalir, menyelesaikan permasalahan kepada pimpinan adat Grime Nawa.Disisi lain Pimpinan Dewan Adat Grime Nawa, Zadrak Wamebu, memaparkan kejadian yang terjadi dan kesepakatan yang dicapai terkait masalah Kampung Karya Bumi. Dalam rangka menciptakan perdamaian, beberapa keputusan penting diambil:- Status tanah di Kampung Karya Bumi akan dinyatakan sebagai tanah milik adat yang sudah dihuni masyarakat Jawa yang datang dari Jakarta terkait kasus penghilangan nyawa.- Pemerintah diwakili daerah diminta untuk memberikan ganti rugi tanah wilayah adat di Kampung Karya Bumi.- Warga trans akan dianggap sebagai orang yang datang membantu masyarakat di kampung tersebut dan wajib membantu segala keadaan di kampung tersebut.- Pelaku yang terlibat dihukum seberat-beratnya dan diberhentikan dari tugasnya.Sementara itu, Pj. Bupati Jayapura, dalam tanggapannya, mengajak untuk pulihkan situasi Kamtibmas dan memelihara perdamaian serta kerukunan antara masyarakat adat dan trans. Ia menghimbau untuk menjaga kasih dan damai, serta menyelesaikan permasalahan dengan ikhlas dan toleransi yang tinggi.Suasana normal mulai kembali terasa di sekitar lembah Grime Nawa. Aktivitas sekolah, kegiatan sosial, dan aktivitas sehari-hari anak-anak sudah berjalan seperti biasanya. Keluarga yang mengungsi di Kampung Karya Bumi juga diharapkan dapat kembali ke rumah masing-masing dengan ikhlas, membangun perdamaian bersama.Rapat ini menjadi titik awal bagi proses perdamaian dan komitmen untuk menjaga kasih dan perdamaian yang telah terjaga selama ini. Semua pihak berharap agar situasi yang sebelumnya tegang dapat membaik, memperkuat persatuan, serta menciptakan hidup baru yang damai dan penuh toleransi di tengah masyarakat Jayapura. (PNO-12)
06 Jan 2024, 11:14 WIT
Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait Korban Kecelakaan Yang Dibunuh OTK
Papuanewsonline.com, Wamena - Kepolisian Resor Jayawijaya masih menyelidiki kasus pembunuhan yang terjadi di pertigaan Jalan Muai-Jalan SD Percobaan Wamena, Senin (01/01) pagi.Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi menyatakan bahwa kejadian diduga berawal dari Laka Lantas pada pukul 05.30 Wit dimana korban pengemudi mobil starwagon warna putih menabrak sepeda motor Vixion yang dikendarai dua orang pemuda sehingga mengakibatkan mobil menabrak pagar rumah dan sepeda motor masuk ke parit dengan roda depan patah."Untuk kedua korban pengendara motor sudah dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan untuk pengemudi mobil ditemukan meninggal dunia dengan beberapa luka di tubuhnya," ungkap Kapolres.Kapolres menambahkan setelah pihaknya melakukan olah TKP serta mengevakuasi korban ke RSUD Wamena diketahui korban yang bernama Wepinus Wenda (27) mengalami 2 luka pada perut bagian atas, 1 luka pada bagian leher sebelah kiri, 1 luka pada bagian kepala belakang, 1 luka pada bagian bahu sebelah kiri dan 1 luka pada bagian punggung akibat benda tajam dan benda tumpul."Untuk kasus ini masih kita selidiki karena berdasarkan keterangan saksi, untuk pelakunya belum diketahui karena pada saat kejadian terjadi saksi hanya mendengar adanya keributan dan saat keluar saksi sudah menemukan korban tergeletak dan bersimbah darah," imbuhnya.Kapolres juga mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan terhadap keluarga korban untuk memberikan imbauan agar tidak melakukan aksi yang berlebihan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian. (PNO-12)
05 Jan 2024, 11:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru