Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Kunjungi Pos Pam Lilin Polres Mimika, Tim Was Ops Itwasum Polri Mengecek Kesiapan Personel
Papuanewsonline.com, Mimika - Mabes Polri melibatkan Tim Was Ops Itwasum Polri untuk mengevaluasi langsung kesiapan personel Polres Mimika dalam menjalankan tugas di Pos Pam Lilin. Kedatangan tim ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional Pos Pam yang menjadi kunci keamanan di wilayah tersebut.Tim yang terdiri dari Ketua Tim Wasops Itwasum Polri Kombes Pol Rinto Prastowo, S.I.K, Kombes Pol Ramon Zamora Ginting S.I.K dan Kombes Pol Mansjur S.H.S.I.K tiba di Mimika, Jumat (29/12/2023 untuk melakukan pengecekan dan evaluasi secara menyeluruh.Kegiatan pemeriksaan administrasi Ops Lilin dan pengecekan Pos Pam Ops Lilin berlangsung di hadapan para pejabat Polres Mimika, termasuk Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra, S.H., S.I.K., M.H, Danyon Brimob Yon B Kompol Dionisius Fox Dey Parlon Helan, SH., S.I.K, Wakapolres Mimika Kompol Hermanto, SH., S.I.K., M.H dan Kabag Ops Kompol Junan Plitomo, S.Sos., MM.Pos Pam Ops Lilin yang menjadi pusat perhatian Tim Was Ops terletak di halaman Mall Diana, Jalan Yos Sudarso, Timika. Di sana, tim melakukan pemeriksaan intensif terhadap personel, buku tamu, dan kondisi Pos Pam. Salah satu aspek yang dijelaskan oleh perwira pengendali, Ipda Ikbal, adalah jumlah personel yang terlibat dalam tugas pengamanan."Pos Pam ini melibatkan 4 personel Polri, 2 personel TNI-AD, 2 personel Senkom, 2 personel Orari, dan 2 personel PMI," ungkap Ipda Ikbal.Tim Was Ops memberikan apresiasi terhadap kesiapan Pos Pam Lilin. Kombes Pol Rinto Prastowo menyampaikan pesan semangat kepada personel dan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan."Pertahanan dan keamanan wilayah ini sudah sangat baik, dan personelnya juga lengkap. Tetap semangat dan jaga kesehatan," ujar Kombes Pol Rinto Prastowo.Setelah pemeriksaan di Pos Pam Lilin, Tim Was Ops bersama personel yang bertugas berfoto bersama, menciptakan momen kebersamaan. Pemeriksaan administrasi Ops Lilin dilanjutkan di ruang Vicon Polres Mimika, Jalan Agimuga.Evaluasi yang dilakukan oleh Tim Was Ops diharapkan dapat memastikan kesiapan dan profesionalisme personel yang bertugas, sehingga operasional Ops Lilin berjalan dengan aman dan tertib. (PNO-12)
30 Des 2023, 07:59 WIT
Gelar Pertemuan Bersama Paguyuban Nusantara, Pangdam XVII Himbau Warga Untuk Tetap Tenang
Papuanewsonline.com, Jayapura - "Kepada Masyarakat tetap tenang, karena TNI Polri akan terus mengendalikan situasi ini, sehingga kedamaian dan keamanan tetap dapat terwujudkan di Tanah Papua, khususnya di Jayapura," tegas Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han saat pertemuan dengan Para Ketua-Ketua Paguyuban Nusantara.Penegasan dan himbauan Pangdam tersebur akibat terjadi pengerusakan dan pembakaran yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu saat iring-iringan pengantaran Jenazah Alm. Lukas Enembe, Kamis (28/12) mengakibatkan 1 unit mobil milik warga terbakar, pengerusakan Ran (1 unit) truk Randis Yonif 751//VJS mengalami kaca depan pecah, 6 rumah dinas TNI dibakar, 12 bangunan kios dibakar, 1 klinik dan 1 unit bangunan Denkesyah Waena dibakar."Bagi siapapun yang berpikir untuk mengacaukan keamanan di Papua, tentunya tidak akan lepas dari tindakan hukum yang akan dilakukan. TNI akan membackup Polri dalam penegakkan hukum. Saat ini juga ada provokasi-provokasi, yang semuanya untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Jika ada tindakan melawan perusuh oleh pendatang, itu semua merupakan reaksi spontan, bukan diorganisir. Oleh karenanya nilai-nilai kemanusiaan harus ditegakkan sehingga harus saling menghormati," kata Pangdam. (PNO-12)
29 Des 2023, 21:22 WIT
Kapolresta: Truck untuk Antar Rombongan yang Pulang Melayat Tergelincir dan Terbakar, Bukan Dibakar
Papuanewsonline.com, Jayapura
- Salah satu truck yang digunakan untuk memfasilitasi rombongan pengantar
jenazah Mantan Gubernur Papua Almarhum Bapak Lukas Enembe balik ke rumah
masing-masing tergelincir dan terbakar karena adanya gesekan bertempat di jalan
masuk kediaman Almarhum Koya Tengah Distrik Muara Tami, Jumat (29/12) sore. Hal tersebut diungkapkan
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H.,
M.Si di lokasi kejadian. Kapolresta menerangkan, hari ini
pihaknya mengantarkan rombongan pengantar jenazah dari kediaman Almarhum ke
rumah masing-masing, Sudah ada yang daintarkan sampai ke Abepura dan ke
sentani. "Namun ditengah
pelaksanaannya terjadi insiden kebakaran satu unit mobil truck yang diduga
karena kelebihan muatan kemudian tidak kuat menanjak dan tergelincir ke sebelah
kiri jalan, akibat gesekan yang terjadi hingga menimbulkan percikan api,"
ungkap Kapolresta. Lebih lanjut kata Kapolresta,
informasinya karena gesekan saat tergelincir hingga menimbulkan api. "Kami
langsung mengirimkan water canon untuk padamkan api yang menyala," kata
KBP Victor Mackbon.
"Karena sudah gelap, giat
pengantaran ini akan kami lanjutkan kembali esok hari, sudah kami koordinasikan
dengan panitia. Hari ini sebanyak 3 truck sudah kami antarkan ke rumahnya
masing-masing diantaranya ke Sentani dan Abepura, dan yang gunakan sepeda motor
juga sudah mendahului pulang," pungkasnya. (Redaksi)
29 Des 2023, 20:34 WIT
Pantau Pemulangan Massa bersama Kapolda, Presiden GIDI Sampaikan Permohonan Maaf
Papuanewsonline.com, Jayapura
- Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K bersama Presiden Gereja
Injili di Indonesia (GIDI), Pdt. Dorman Wandikbo, S.Th, memantau secara
langsung prosesi pemulangan massa simpatisan jenazah almarhum Lukas Enembe.
Proses ini dimulai dari Kediaman Koya Tengah, melewati Pospol Holtekam Polresta
Jayapura, pada Jumat sore (29/12/2023). Saat dimintai keterangan, Pdt.
Dorman Wandikbo menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi
sebelumnya dan mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan baik Polri
maupun TNI yang telah mengawal jalan prosesi pemakaman mulai dari Tiba di
Bandara hingga pemakaman. "Dari Jakarta sampai dengan
di Koya, dalam kesempatan ini saya sebagai pimpinan menyampaikan permohonan
maaf sebesar-besarnya karena kita punya orang tua bapak Gubernur dengan
beberapa orang yang menjadi korban dalam pengantaran Lukas dari bandara ke
Sekolah Teologia Atas Injili (STAKIN). Itu diluar dugaan kami, pimpinan gereja,
maupun pihak keamanan. Kami semua sudah berbicara baik, bagaimana kami bisa
melakukannya dengan damai dan aman," ucapnya. “Kejadian yang terjadi, dan
menyebabkan masyarakat menjadi korban baik secara materi maupun rumah yang
terbakar di Waena, di luar dugaan kami. Kami telah berupaya untuk menciptakan
suasana damai dan aman, karena almarhum Lukas adalah sosok yang mengedepankan
perdamaian, sebagai tokoh Pembangunan," ungkap Pdt. Dorman Wandikbo. Pdt. Dorman Wandikbo menyampaikan
rasa prihatinnya atas dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat yang menjadi
korban. Dia berharap agar mereka yang terluka atau dirugikan dalam peristiwa
tersebut dapat mendapatkan perawatan yang baik. “Saya sebagai pimpinan gereja
yang juga sebagai tokoh Gereja yang ada di tanah Papua memohon maaf atas
tindakan-tindakan yang terjadi. Hal itu di luar kendali kami, kami berusaha
memberikan yang terbaik sebagai Tanah Papua, tanah damai," tuturnya. Pdt. Dorman Wandikbo menyampaikan
doa agar Bapak PJ. Gubernur, Sekda, mahasiswa, dan masyarakat yang menjadi
korban dapat mendapatkan pengobatan yang baik. Ia juga mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak, termasuk Kapolda, Pangdam, dan seluruh anggota yang
terlibat dalam memfasilitasi kendaraan agar keluarga duka dapat kembali pulang
dengan aman.
"Kita jaga Tanah Papua
sebagai tanah damai. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah mendorong kami
untuk menjalankan kegiatan ini," katanya. Ia mengajak semua untuk
bersama-sama menjaga Papua dan tidak lupa mengucapkan selamat Natal dan selamat
tahun baru 2024. (Redaksi)
29 Des 2023, 20:13 WIT
Insiden Saat Pengantaran Jenazah Lukas Enembe, Kapolda Papua Minta Kepatuhan dalam Momen Duka
Papuanewsonline.com, Jayapura
– Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K memberikan tanggapannya
terkait situasi yang terjadi di Kabupaten hingga Kota Jayapura saat pelaksanaan
penjemputan Jenazah Mantan Gubernur Papua, Almarhum Bapak Lukas Enembe, pada
Kamis (28/12). Irjen Pol. Mathius menyampaikan
bahwa sejumlah insiden terjadi selama pengantaran Jenazah ke rumah duka.
Kejadian tersebut terutama terjadi di beberapa wilayah, seperti di depan STAKIN
(Sekolah Teologia Atas Injili) dan beberapa titik lokasi lainnya. "Kami mencatat beberapa
insiden selama pelaksanaan penyerahan Jenazah kepada pihak keluarga. Terdapat
14 korban luka, termasuk Pj. Gubernur Provinsi Papua Dr. Muhammad Ridwan
Rumasukun, 8 aparat keamanan, dan 5 warga masyarakat. Selain itu, ada 1 mobil
yang dibakar, 5 kendaraan rusak berat, 3 bangunan dan sekitar 25 perumahan
mengalami kerusakan serta pembakaran," ungkap Kapolda. Hingga saat ini, total kerugian
masih dalam tahap penghitungan. Pj. Gubernur Provinsi Papua, Dr. Muhammad
Ridwan Rumasukun, yang turut menjadi korban luka, dinyatakan stabil, namun akan
menjalani pengobatan lebih lanjut di Jakarta. Kapolda menyampaikan bahwa hingga
saat ini massa penjemput masih melakukan perjalanan ke kediaman Almarhum yang
terletak di Koya Tengah, dan pihaknya terus melakukan pengawalan terhadap massa
tersebut. Namun, ia mengekspresikan kekecewaannya terhadap insiden tersebut. "Momen ini seharusnya
menunjukkan cinta kasih anak-anak kepada orangtuanya, dan saya sangat
menyayangkan kejadian seperti ini yang seharusnya tidak terjadi," tegas
Irjen Mathius. Kapolda Papua berharap agar tidak
ada lagi aksi selama pengantaran jenazah dan meminta agar masyarakat
menunjukkan duka dengan cara yang benar, sesuai dengan budaya anak Papua, tanpa
merugikan atau menganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat lainnya. "Kami memberikan toleransi
selama pengantaran jenazah, namun jika terjadi aksi lanjutan setelah pemakaman,
kami tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas," tambahnya. Irjen Mathius juga mengingatkan
kepada masyarakat pendatang untuk menjaga kedamaian dan tidak mengambil
langkah-langkah yang merusak suasana kerukunan di tanah Papua.
“Meskipun beberapa aparat
keamanan menjadi korban, saya menegaskan bahwa kami tetap berkomitmen untuk
melakukan pengamanan dan pengawalan hingga pemakaman selesai, agar massa dapat
kembali ke rumah masing-masing dengan aman,” tutupnya. (Redaksi)
29 Des 2023, 00:33 WIT
Polres Mimika Tangani dan Olah TKP Kasus Pengrusakan Kantor DPRD Kabupaten Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika
– Kepolisian Resor Mimika saat ini tengah menangani kasus pengrusakan Kantor
DPRD Kabupaten Mimika yang terletak di Jalan Cenderawasih yang dirusak oleh
Orang Tak Dikenal (OTK), Rabu (27/12/2023). Penyerangan dilakukan pukul 09.00
WIT oleh sekitar 5 orang. para pelaku bahkan membawa bahan bakar untuk membakar
kantor tersebut, beruntung hal itu bisa dicegah oleh security. Kabid Humas Polda Papua Kombes
Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi
membenarkan kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan Sejumlah
kaca jendela di Kantor DPRD Mimika di Jalan Cenderawasih dipecahkan.
Penyerangan dilakukan pukul 09.00 WIT oleh sekitar 5 orang, para pelaku bahkan
membawa bahan bakar untuk membakar kantor tersebut, beruntung hal itu bisa
dicegah oleh security. “Sebanyak 27 jendela mengalami
pecah dan kini Polres Mimika telah mengantongi hasil rekaman CCTV yang ada di
Kantor DPRD Mimika guna mengetahui siapa pelaku pengrusakan tersebut,” ucap
Kabid Humas. Sementara itu, Kapolres Mimika
AKBP I Gede Putra, S.H, S.I.K, M.H melalui Kasat Reskrim Iptu Fajar Zadiq
mengatakan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan
mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan para saksi. “Untuk dugaan pelaku masih dalam
penyelidikan, dengan mengumpulkan keterangan-keterangan dari orang-orang yang
melihat kejadian,” ungkap Kasat Reskrim. Kasat Reskrim mengatakan bahwa
ada beberapa barang bukti yang diamankan seperti 2 (buah) batu dan serpihan
kaca jendela.
“Kasus ini masih penyelidikan
guna mengungkap para pelaku dan motif pengrusakan Kantor DPRD Kabupaten
MImika,” pungkasnya. (Redaksi)
27 Des 2023, 21:05 WIT
Lukas Enembe Tutup Usia, Penjabat Wali Kota Jayapura Imbau Warga Jaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Jayapura
– Pasca meninggalnya mantan Gubernur Papua Lukas Enembe di Rumah Sakit Pusat
TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2023).
Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey menghimbau masyarakat setempat untuk
menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di Kota Jayapura, Papua. “Atas nama Pemerintah dan
masyarakat Kota Jayapura berduka cita,” ucap Frans Pekey. Frans Pekey juga meminta warga
setempat agar tidak terprovokasi oleh informasi Hoaks yang beredar di media
sosial. “Kepada masyarakat Kota Jayapura
dan masyarakat Papua mari kita menjemput kedatangan almarhum di tanah Papua
khususnya Kota Jayapura dalam suasana yang damai, suasana kekeluargaan dan
penuh kasih serta selalu menciptakan suasana yang aman, nyaman dan damai untuk
semua orang,” ungkap Frans Pekey. Lanjut, Frans Pekey mengatakan
aparat keamanan senantiasa melindungi mengayomi warga Kota Jayapura. Ia minta
warga tetap tenang dan berdoa semoga semua prosesi berjalan aman, nyaman dan
damai, sehingga suasana penuh cinta kasih. “Dengan berita duka ini banyak
beredar hoaks, karena itu saya kembali minta warga tetap tenang dan percaya
kepada aparat keamanan dan tidak mudah menyebarkan berita Hoaks,” tuturnya.
Diketahui selama beberapa bulan
terakhir mantan Gubernur Papua Lukas Enembe menjalani sidang di Jakarta terkait
kasus korupsi dan juga menjalani perawatan di RSPAD, Gatot Soebroto Jakarta,
karena kondisi kesehatan. Direncanakan jenazah Lukas Enembe akan diterbangkan
ke Jayapura pada Rabu (27/12/23) malam. (Redaksi)
27 Des 2023, 20:16 WIT
Kepala Suku Besar Wikaya Keerom, Herman Yoku Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Mantan Gubernur Papua
Papuanewsonline.com, Arso
- Tokoh Adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku sampaikan duka cita atas wafatnya
mantan Gubernur Papua Lukas Enembe pada Selasa pagi, 26 Desember 2023 di
Jakarta. "Saya sebagai tokoh adat masyarakat Papua, sekaligus kepala suku
besar Wikaya Kabupaten Keerom. Dengan ini saya
sampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada bapak mantan
gubernur kita, Bapak Lukas Enembe yang telah dipanggil oleh Tuhan Yang Maha
Kuasa," katanya pada Selasa malam. Kepada masyarakat orang asli
Papua, yang berduka cita di tengah
suasana Natal, Herman Yoku, mengajak untuk mengambil hikmahnya bahwa setiap
kematian itu adalah rahasia Tuhan. "Tuhan yang punya seluruh nafas
kehidupan dari kita umat manusia. Jadi,
rahasia itu baik dimasa hidup atau pun sakit ataupun tidak sakit, entah tua
atau muda, bayi itu sudah menjadi rahasia Tuhan, kapan saja dia panggil kita
untuk pulang, kita harus terima," katanya. "Secara manusia kita tentu
tidak terima kematian itu, tapi ini sudah menjadi rahasia Tuhan. Untuk itu saya
minta kepada seluruh masyarakat Papua, orang asli yang ada di Tanah Papua
khususnya yang ada di Provinsi Papua, selaku provinsi induk. Mari kita jaga
ketenangan bersama, secara khusus yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura
dan Kabupaten Keerom," ajaknya. Mantan Ketua Dewan Adat Keerom
ini juga meminta agar semua pihak bisa menjaga toleransi beragama, di sepanjang
perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. "Kepada seluruh masyarakat Papua
mari kita menjaga toleransi bersama, dengan suasana damai Natal merupakan cinta
kasih Tuhan kepada kita sepanjang satu tahun ini mendapat banyak berkat lewat
semua berbagai berkat yang disalurkan Tuhan kepada siapapun dia," ujarnya. "Jadi, dengan kematian Bapak
Lukas Enembe itu sudah merupakan panggilan Tuhan, kita menjaga Kamtibmas,
menjaga keamanan bersama dalam suasana Natal yang masih berlangsung. Sebentar
lagi kita akan memasukan pergantian tahun tepatnya pada 31 Desember 2023, kita
akan tiba di penghujung tahun, dan tiba pada 1 Januari 2024," sambungnya. Sebagai masyarakat Indonesia yang
baik, Herman minta agar semua pihak
tunjukkan rasa toleransi, rasa memiliki rumah bersama, baik yang
ada di Kabupaten dan Kota Jayapura,
serta Keerom. "Bahwa ini rumah kita bersama yang harus dijaga bersama,
saya harap besok, ketika jenazah tiba, keluarga silahkan melakukan ritual adat
atau arak-arakan adat. Saya mohon bisa dilakukan secara tertib dan aman,
menjaga keamanan dan juga hak asasi bersama," katanya. "Jangan dengan kematian
beliau, bapak Lukas, mantan gubernur kita, tokoh Papua yang sudah dinilai punya
jiwa besar terhadap negara ini, NKRI. Kita sebagai warga negara tunjukkan sikap
yang baik. Mari kita antar almarhum
dengan baik sampai di rumah duka hingga prosesi selanjutnya oleh
keluarga," lanjutnya. Mantan anggota Majelis Rakyat
Papua (MRP) ini juga berharap agar masyarakat menjaga Kamtibmas yang aman dan
damai sehingga tidak terjadi kegaduhan di tengah perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Tapi saya harap seluruh masyarakat agar menjaga Kamtibmas terutama bagi
kita sesama manusia dan rumah kita bersama itu harapan saya," harapnya.
"Tidak usah ada gerakan yang
membuat kerawanan Kamtibmas dalam rangka persiapan Pemilu dan lain sebagainya,
dan dalam rangka sambut Tahun Baru besok, harapan saya jangan menimbulkan
kegaduhan diantara kita. Terutama masalah HAM, kita harus jaga, siapapun dia.
Karena kita diciptakan sama, kita harus jaga, tidak boleh melakukan hal yang
berbenturan dengan pelanggaran HAM," pintanya. (Redaksi)
26 Des 2023, 23:15 WIT
Kabid Humas: Kami Harapkan Warga Kota Jayapura dan Sekitarnya Agar Tetap Tenang
Papuanewsonline.com, Jayapura
- beredarnya beberapa informasi yang didukung dengan foto maupun video di
platfoam whatsapp group pasca
meninggalnya ex Gubernur Prov. Papua,
Polda Papua angkat bicara. Kabid Humas Polda Papua Kombes
Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, kami berharap
warga Kota Jayapura dan sekitarnya tetap tenang dan tidak panik atas beredarnya
informasi di beberapa platfoam media sosial pasca meninggalnya ex Gubernur
Prov. Papua bpk Lukas Enembe. "Kami harap warga tidak
perlu panik dan tetap tenang dan diharapkan tidak meneruskan informasi yang
belum tentu kebenarannya", ucap Kabid Humas. Kami juga meminta kepada warga
untuk tidak mudah terprovokasi atas informasi-informasi yang sengaja di buat
oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
yang ingin menggangu kamtibmas khususnya di Kota Jayapura. pa yang saat ini kita rasakan
yakni kehilangan sosok bapak, kaka terbaik yang ada di Papua mari kita
sama-sama mendoakan semoga Alm. diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan
keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan serta penghiburan. Dalam momen hari natal yang penuh
damai dan kasih, Kabid Humas juga mengimbau seluruh warga, khususnya umat
Kristiani di Kota Jayapura dan sekitarnya, untuk tetap tenang dan menjaga
suasana kondusif di tengah berita duka kehilangan mantan Gubernur Provinsi Papua,
Lukas Enembe.
"Mari kita memelihara damai
dan saling mendukung satu sama lain dengan menjadikan momen Natal ini sebagai
panggilan untuk berbagi kasih, kebahagiaan, dan menjaga persatuan," kata
Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, Kabid Humas Polda
Papua. (Redaksi)
26 Des 2023, 18:05 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru