logo-website
Selasa, 11 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Unpatti kerjasama koas Forensik dengan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Rumah Sakit Bhayangkara Ambon bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FKUP) dalam program Koas (Co-Assisten dokter) Forensik.Kerjasama dilakukan setelah Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengetahui kalau selama ini, FKUP melaksanakan koas forensik ke luar daerah yakni di Surabaya, Jawa Timur.Mengetahui hal itu, Kapolda merasa terpanggil dan memerintahkan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Bambang Prasetya yang juga selaku Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, untuk dapat menjajaki kerjasama. Ini bertujuan agar dapat mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan calon-calon dokter yang merupakan anak-anak dari Maluku. Kapolda menyampaikan bahwa kerja sama ini juga wujud nyata tekad Kapolda Maluku untuk memajukan generasi muda Maluku."Program ini sangat baik dan strategis dan berharap dengan adanya kerja sama ini akan menekan biaya dan memajukan para dokter lulusan Unpatti," tegasnya di Ambon, Rabu (24/4/2024).Praktek lapangan tersebut akhirnya telah disepakati dan berjalan sejak tanggal 5 April 2024. Kini, sebanyak 6 sarjana kedokteran Unpatti tengah melaksanakan koas forensik di RS Bhayangkara Ambon.Penanggung jawab Koas Forensik RS Bhayangkara Ambon, dr. Arkipus SpF, menjelaskan, kerjasama dilakukan dengan bagian Medikolegal Fakultas Kedokteran Unpatti. Kerjasama dilakukan untuk mempersiapkan para sarjana kedokteran menjadi seorang dokter."Jadi bagian forensik medikolegal Universitas Pattimura sudah kerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk forensik koas. Ini merupakan kepaniteraan klinik, jadi untuk mempersiapkan mereka menjadi dokter itu kan mereka harus praktek dulu. Dan ini sudah dimulai sejak 5 April 2024," kata dr. Arkipus.Kerjasama yang baru berjalan tersebut, diakui dilakukan setelah diminta Kabid Dokkes Polda Maluku. Hal ini dilakukan mengingat adanya ketersediaan tenaga, dan sarana prasarana di RS Bhayangkara."Selama ini kan Unpatti koas di Surabaya. Koas ini kan bisa dilakukan di beberapa rumah sakit. Kalau ada yang mau ke Surabaya bisa juga ke sana. Jadi bisa ada pilihan. Kalau di sini kan biaya murah dan waktu terjangkau," katanya.Selain ketersediaan tenaga dan sarana prasarana di RS Bhayangkara, dr. Arkipus mengaku, kasus penganiayaan juga banyak terjadi, sehingga membutuhkan tenaga forensik di Maluku."Di sini tenaganya ada, sarana prasarananya juga, kasusnya juga banyak, kenapa harus keluar, kan sayang," ungkapnya.Dokter ahli forensik di Maluku ini mengaku, RS Bhayangkara Ambon dan Fakultas Kedokteran Unpatti telah bekerjasama sejak lama pada bidang lainnya. "Selama ini kan Unpatti dengan Rumah Sakit Bhayangkara sudah MoU untuk bagian lain misalnya bedah anastesi memang sudah ada, tinggal tambah forensik saja. Dan ada enam orang untuk pertama kali yang sudah koas forensik dan ini sudah minggu ketiga berjalan," jelasnya.Mereka yang menjalani koas diakui telah masuk pada tingkat kepanitiraan. "Dokter itu kan sampai semester delapan itu mereka kuliah di kampus, dan diwisuda sebagai sarjana kedokteran. Setelah itu baru mereka praktek di rumah sakit namanya kepaniteraan klinik atau koas. Jadi mereka ini sudah sarjana kedokteran. Mereka koas untuk persiapan jadi dokter, ada forensik, bedah, penyakit dalam, semua dilalui, ada yang 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, kalau di forensik kita kasih 5 minggu," jelasnya.Ia berharap kompetensi para koas forensik seperti forensik klinik misalnya kasus visum hidup (korban penganiayaan, KDRT, pencabulan) bisa melakukan pemeriksaan, dan meraka dapat mengeluarkan hasil visum et repertum (VER) untuk dipakai oleh penyidik."Kalau nanti sudah jadi dokter mereka bisa langsung mempraktekkan, karena nanti setelah jadi dokter yang dihadapi adalah kasus-kasus itu," jelasnya.Untuk visum mati (orang meninggal), Arkipus mengaku mereka bisa melakukan visum luar kemudian membuat VER. Namun untuk autopsi atau pemeriksaan dalam, hal itu kompetensinya adalah ahli."Kita bersyukur karena bisa buka koas forensik di Ambon, karena ini juga sekaligus membantu anak-anak, karena kalau ke luar (daerah) mungkin juga biaya agak mahal," pungkasnya. PNO-11 25 Apr 2024, 18:29 WIT
Polda Maluku Laksanakan Bakti Polri Presisi di Dua Negeri Papuanewsonline.com, Maluku Tengah - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial yang berlangsung di dua negeri di kabupaten Maluku Tengah, Selasa (23/4/2024).Kegiatan yang dikemas dengan nama Bakti Polri Presisi ini merupakan implementasi dari Program Kapolda Maluku yaitu "Basudara Manise".Dua negeri yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku dan Negeri Noloth, Kecamatan Saparua Timur.Dalam pelaksanaan kegiatan Bakti Polri Presisi tersebut turut hadir para kepala desa setempat, camat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat.Kegiatan yang dilaksanakan atas perintah Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, ini diantaranya pengobatan gratis kepada masyarakat dan penyerahan bantuan sosial."Kegiatan ini merupakan program Basudara Manise, dimana Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Kapolda di Ambon.Kapolda mengatakan, kegiatan bakti Polri Presisi ini akan dilaksanakan secara rutin di semua jajaran Polres. Pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing."Semoga kegiatan yang dilaksanakan oleh Polri ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat," ungkapnya.Pada pelaksaaan kegiatan tersebut, Polda Maluku juga menghimbau masyarakat agar dapat bersama-sama dengan aparat kepolisian maupun TNI untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif."Mari kita sama-sama bergandengan tangan, menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga daerah ini selalu aman, damai dan sejahtera," harapnya.Selain melaksanakan bakti kesehatan dan bakti sosial, para Bhabinkamtibmas juga menyampaikan penyuluhan untuk bersama menjaga kamtibmas yang kondusif. PNO-11 24 Apr 2024, 16:41 WIT
Warga Noloth Sangat Senang Diadakan Pengobatan Gratis oleh Polri Papuanewsonline.com, Malteng - Warga Negeri Noloth, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, mengaku sangat senang dengan kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh Polda Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.Kegiatan yang dirangkai dengan nama Bakti Polri Presisi ini dihelat di kantor negeri Noloth, Selasa (23/4/2024). Turut hadir dalam kegiatan itu yakni Asisten I Sekda Malteng mewakili Pj Bupati, Kapolsek Saparua, Kapospol Saparua Timur, Camat Saparua Timur, Kepala Pemerintah Negeri Noloth, Ketua Majelis Jemaat GPM Noloth, dan masyarakat setempat."Saya mengapresiasi kegiatan ini, karena kegiatan ini dapat membuat perubahan perubahan signifikan dalam hal kesehatan, harapan kami agar kegiatan ini terus berjalan dan ditingkatkan mungkin dapat berpindah ke negeri negeri yang lain," kata Pdt.Jimmy Hitijahubessy, Ketua Majelis GPM Noloth.Senada dengan Pdt Jimmy, Yonathan Sipastula, Ketua Saniri Negeri Noloth, mengaku senang menerima kedatangan tim kesehatan baik dari Biddokkes Polda Maluku maupun Polresta Ambon."Kami sangat menerima kedatangan tim kesehatan kami sangat bangga, karena kesehatan adalah pintu utama dalam kehidupan, saya juga berharap kepada pemerintah bukan saja kegiatan bakti kesehatan mungkin event event lainnya karena kami desa noloth sangat bangga ketika desa kami ada kegiatan event event seperti ini," ucapnya.Di tempat yang sama, Weny Manuputty, Staf Pemerintah Negeri Noloth mengatakan, bakti kesehatan yang digelar Polri sangat luar biasa."Kami memberikan apresiasi dan ini sangat berkesan kepada masyarakat Negeri Noloth, kami mengharapkan pengobatan pengobagan gratis ini dapat terus dilakukan kepada negeri kami," harapnya.Hal yang sama juga disampaikan Kepala Pemerintah Negeri Noloth, AKP (Purn) Z.D. Patty. "Masyarakat desa Noloth sangat senang dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan oleh Polda Maluku dan instansi terkait lainnya," pungkasnya. (PNO-12) 23 Apr 2024, 21:53 WIT
Polda Maluku Bersama Polresta Ambon Gelar Bakti Kesehatan di Desa Aboru Papuanewsonline.com, Malteng - Kepolisian Daerah Maluku bersama Polres Kota Ambon menggelar kegiatan bakti kesehatan di Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (23/4/2024).Bakti kesehatan yang dihelat ini dihadiri Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol dr. Bambang Prasetyo Spd, Kapolresta Ambon Kombes Pol Driano Andri Ibrahim SH. S.Ik, Kasdim 1504 Pulau Ambon, Asisten II Pemkab Maluku Tengah, Camat Pulau Haruku, Pejabat Negeri Aboru, tokoh agama dan tokoh masyarakat Negeri Aboru.Mewakili Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, Kapolresta Ambon menyampaikan terima kasih kepada masyarakat negeri Aboru atas partisipasi dan keikutsertaannya dalam kegiatan bakti kesehatan ini."Saya mewakili Bapak Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat desa Aboru yang sudah ikut serta mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan bakti kesehatan ini," ungkap Kapolresta.Ia berharap, kegiatan berupa pengobatan gratis ini selain bisa membangkitkan semangat persatuan dan sinergitas antara masyarakat dengan Polri, juga dapat membantu masyarakat."Bapak ibu semua kegiatan ini sebenarnya sudah kita rencanakan sejak lama namun baru dapat terlaksana hari ini karena kita tau bersama di tahun ini kita ada beberapa agenda kegiatan nasional yang tidak bisa kita tinggalkan sehingga pada hari ini baru bisa terlaksana," ucapnya.Pada kesempatan itu, Kapolresta juga mengajak seluruh masyarakat desa Aboru agar dapat bersama-sama Polri dan TNI di kecamatan Pulau Haruku untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, tidak mudah terpengaruh dengan isu dan informasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. "Karena orang Maluku itu bersaudara, potong di kuku rasa di daging maka mari dengan semboyan ini kita wujudkan di dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga Maluku ini bisa aman, damai dan sejahtera," harapnya.Bakti kesehatan yang digelar aparat Kepolisian melibatkan para tenaga medis baik keperawatan dan dokter dari mitra Bidang Dokkes Polda Maluku.Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Maluku juga menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa tensi yang diserahkan langsung oleh Kabid Dokkes Polda Maluku dan penyerahan semen tonasa sebanyak 50 sak oleh Kapolresta Ambon yang diterima langsung oleh pejabat Desa Aboru, Johanis Sinay. (PNO-12) 23 Apr 2024, 18:20 WIT
Antusiasme Tinggi, Ratusan Peserta Ikuti Rikmin Awal Penerimaan Terpadu Polri di Merauke Papuanewsonline.com, Merauke – Kabag SDM Polres Merauke, Kompol Nuryanty, S.H., M.H, bersama anggota timnya telah memulai kegiatan Rikmin (Pemeriksaan Administrasi) awal untuk Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di aula SAR Mapolres Merauke, Papua Selatan, pada hari Minggu, 21 April 2024.Menurut Kabag SDM Polres Merauke, kegiatan Rikmin awal meliputi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, keabsahan dokumen seperti KTP, KK, Akta Lahir, dan domisili dari Dinas Dukcapil Kabupaten Merauke. Selain itu, dilakukan pemeriksaan terhadap usia, nilai rapor dan ijazah, kecocokan ijazah, serta status BPJS dan status dari Dinas P dan P Kabupaten Merauke."Tim pengawas internal dari Seksi Propam serta pengawas eksternal dari MRP Papua Selatan juga terlibat dalam kegiatan ini," ungkapnya.Lebih lanjut, Kabag SDM Polres Merauke menyampaikan data jumlah peserta yang berpartisipasi dalam seleksi ini. Pada tanggal 20 April 2024, tercatat 1357 peserta dengan rincian 1204 peserta untuk Bintara PTU, 21 peserta untuk Bintara Bakomsus Nakes, 15 peserta untuk Bintara Bakomsus Hukum, 37 peserta untuk Bakomsus Kehumasan/IT, dan 80 peserta untuk Tamtama."Dari jumlah tersebut, 132 peserta telah melakukan Rikmin di Pabanrim Polres Merauke. Sedangkan, sebanyak 889 peserta telah melakukan verifikasi di Pabanrim Polres Merauke," tambahnya dengan rincian yang diberikan.Peserta seleksi diingatkan untuk selalu berdoa, menjaga kesehatan, berlatih kesamaptaan jasmani, dan menjalani pola hidup sehat agar dapat mengikuti seleksi dengan baik serta lulus menjadi anggota Polri yang dapat mengabdi kepada nusa dan bangsa, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga. (PNO-12) 22 Apr 2024, 18:52 WIT
Polres Merauke Kawal dan Turut Berpartisipasi Dalam Kegiatan Jalan Santai Pekan Olahraga Pelajar Papuanewsonline.com, Merauke - Kepolisian Resor Merauke melalui Satuan Lalu Lintas Polres Merauke mengawal dan turut berpartisipasi dalam kegiatan jalan santai Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Papua Selatan, Sabtu (20/04/2024).Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K, melalui Kasat Lantas Polres Merauke, AKP Novindriani, S.I.K., M.M., memimpin anggotanya dalam melaksanakan pengawalan dan penjagaan lalu lintas (Pamturlalin) selama kegiatan tersebut.Kegiatan jalan santai dimulai dari pukul 06.00 WIT hingga 09.30 WIT, dengan rute yang dimulai dari depan Gedung Negara di Jalan Trikora menuju Lapangan Mandala melalui Jalan Trikora dan Jalan Raya Mandala di Merauke.Dalam arahannya kepada 10 personil yang terlibat, AKP Novindriani menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. “Saya berharap terciptanya keamanan, keselamatan, dan ketertiban dalam berlalu lintas selama pelaksanaan kegiatan jalan santai ini. Selain itu, waspadai kendaraan yang dikendarai oleh orang yang berada di bawah pengaruh alkohol,” ujarnya.Selama pelaksanaan kegiatan, situasi lalu lintas di Merauke tetap aman, lancar, dan terkendali, tanpa adanya insiden yang mencolok.“Partisipasi Polantas dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat, terutama dalam dunia olahraga pelajar,” pungkas AKP Novindriani. PNO-11 22 Apr 2024, 18:46 WIT
Polda Papua Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Personel Polri Papuanewsonline.com, Jayapura – Di Aula Rastra Samara Polda Papua, Jl. Koya Kosso Kota Jayapura, Jumat (19/4/2024), telah berlangsung kegiatan Pemeriksaan Rikkes Berkala T.A. 2024 bagi Personel dan ASN Polri Polda Papua. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bidang Dokter Kesehatan (Dokkes) Polda Papua dengan Klinik Asa.Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Seluruh personel Polda Papua menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang mencakup pemeriksaan fisik, pengukuran berat dan tinggi badan, tes darah, tes urin, serta pemeriksaan gigi dan mata."Kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian tim kesehatan terhadap kesehatan personel dan ASN Polri Polda Papua. Dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, masalah kesehatan dapat terdeteksi dini dan ditangani dengan tepat," ujar Kabid Dokkes.Kombes Pol. Bambang juga menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu, dengan tahap pertama di Polda Papua Baru di Koya Koso, dan tahap kedua khusus personel yang berdinas di Polda Papua lama di Jalan Samratulangi."Tidak hanya itu, kami juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan berkala dengan mengunjungi Polres-Polres Jajaran Polda Papua guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.Rikkes Berkala bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh anggota Polri, mencegah penyakit sejak awal, dan memberikan penanganan dini jika ditemukan penyakit. Kegiatan ini juga memantau kondisi kesehatan anggota, karena kesehatan fisik merupakan syarat mutlak bagi anggota Polri dalam menjalankan tugasnya.Kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala berjalan dengan lancar dan sukses, dengan antusiasme tinggi dari seluruh personel Polda Papua dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan kesehatan anggotanya. (PNO-12) 20 Apr 2024, 17:28 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT