logo-website
Kamis, 30 Apr 2026,  WIT
BERITA TAG Olahraga Homepage
ESM dan Front One Hotel Kolaborasi Meriahkan Women Run Papua di Timika Papuanewsonline.com, Timika — Suasana Sabtu pagi (25/10/2025) di Kota Timika tampak berbeda dari biasanya. Ratusan perempuan dari berbagai kalangan memenuhi halaman Front One Hotel Timika dengan semangat dan tawa ceria. Mereka bukan sekadar berlari, melainkan merayakan semangat hidup sehat, kebersamaan, dan kekuatan perempuan dalam ajang “Women Run Papua 2025” yang digelar oleh East Sports Management (ESM) bekerja sama dengan Front One Hotel. Dengan tema “Run for Life, Run for Healthy, Run for Friendship”, kegiatan ini menjadi simbol dukungan terhadap gaya hidup sehat dan pemberdayaan perempuan di Tanah Papua. Rute sejauh 5 kilometer melintasi jalanan utama Kota Timika ini menjadi saksi semangat dan solidaritas peserta yang datang dari berbagai usia dan latar belakang. Sebelum lari dimulai, para peserta diajak mengikuti senam bersama di halaman Front One Hotel. Iringan musik energik dan gerakan instruktur membuat suasana semakin meriah. Banyak peserta tampak antusias mengabadikan momen tersebut dengan berfoto dan berswafoto bersama rekan-rekan mereka. “Senam ini bukan hanya pemanasan, tapi simbol semangat kebersamaan. Kami ingin para peserta menikmati prosesnya, bukan hanya finish-nya,” ujar Nurlela Ulidam, perwakilan dari East Sports Management, sambil tersenyum. Nurlela menjelaskan, kegiatan ini merupakan kali kedua diselenggarakan setelah sukses besar di Sorong, Papua Barat. Kali ini, antusiasme masyarakat Mimika bahkan melebihi ekspektasi panitia. “Antusias masyarakat Mimika hari ini luar biasa. Ada 100 peserta perempuan ikut berlari, bahkan banyak suami datang memberi dukungan. Ini bukti nyata bahwa semangat hidup sehat mulai tumbuh di masyarakat,” ungkapnya. Sebagai sponsor utama, Front One Hotel tak hanya menyediakan lokasi start dan finish, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung suksesnya acara. Menurut Sitti Fahira Iwan, Marketing Communication Front One Hotel, kolaborasi ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif masyarakat sekaligus bagian dari upaya memperkenalkan hotel yang baru beroperasi di Timika. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Women Run Papua bukan sekadar olahraga, tapi juga ruang bagi perempuan untuk saling mendukung dan berbagi semangat. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” tutur Fahira. Ia juga menambahkan, Front One Hotel berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan olahraga yang memberi dampak positif bagi masyarakat Mimika. Bagi para peserta, ajang ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga tentang menemukan semangat baru. Salah satu peserta, Meity Kubuan, karyawan swasta sekaligus anggota komunitas Timika Runner, mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. “Saya sangat antusias karena ini pertama kalinya ada Women Run di Timika. Rasanya luar biasa bisa berlari bersama perempuan-perempuan hebat. Ini bukan tentang siapa yang tercepat, tapi bagaimana kita bisa saling mendukung,” ujarnya penuh semangat. Ia berharap agar kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan di Timika dan menjangkau lebih banyak masyarakat. “Kegiatan seperti ini bikin kita sadar pentingnya hidup sehat. Semoga tahun depan pesertanya lebih banyak lagi,” tambahnya. East Sports Management, selaku penyelenggara, menyatakan akan terus berkomitmen menghadirkan kegiatan olahraga yang inklusif dan berdampak sosial. ESM menilai olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga alat untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kesadaran hidup sehat di berbagai kalangan. Nurlela berharap kegiatan Women Run Papua dapat menjadi contoh bagaimana olahraga bisa menjadi sarana pemberdayaan perempuan dan memperkuat solidaritas sosial. “Kami ingin perempuan Papua sadar bahwa mereka bisa kuat, sehat, dan mandiri. Lari adalah simbol kebebasan dan semangat hidup yang tidak mudah menyerah,” ucapnya dengan penuh keyakinan. Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, panitia menggelar hiburan ringan dan pembagian doorprize bagi peserta yang beruntung. Suasana penuh keceriaan terasa ketika para peserta bersorak dan berfoto bersama. Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan sponsor di depan Front One Hotel, diiringi musik riang dan tepuk tangan meriah. Penulis: Jid Editor: GF   26 Okt 2025, 22:36 WIT
Gubernur Fakhiri Resmi Buka Liga Top Skor Papua 2025: Wujud Nyata Membangun Generasi Emas Papuanewsonline.com, Jayapura — Semangat olahraga di Tanah Papua kembali berkobar. Gubernur Papua, Matius Fakhiri, secara resmi membuka Liga Top Skor Papua 2025 untuk kategori usia 10 dan 12 tahun, Sabtu (25/10/2025) di Lapangan Asri, Kampung Nafri, Jayapura. Event ini bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan menjadi wadah pembinaan jangka panjang bagi generasi muda Papua agar terus berkembang dan berprestasi di dunia olahraga. Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menegaskan pentingnya pembinaan atlet usia dini yang berkesinambungan. Ia menilai bahwa sepak bola tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang anak-anak Papua. “Papua punya banyak anak-anak berbakat. Jangan hanya banyak bicara, tapi tunjukkan dengan tindakan nyata. Kompetisi seperti ini harus terus digelar supaya 10 tahun ke depan kita punya penerus atlet-atlet besar dari Papua,” tegas Fakhiri penuh semangat. Fakhiri menambahkan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan olahraga di seluruh kabupaten dan kota, termasuk peningkatan kualitas pelatih, sarana latihan, serta kompetisi berjenjang yang terstruktur. Pembukaan Liga Top Skor Papua 2025 juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Papua, para tokoh olahraga, dan pengurus Asprov PSSI Papua. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat bahwa olahraga, khususnya sepak bola, adalah simbol persatuan dan kebanggaan masyarakat Papua. “Melalui olahraga, kita membangun persaudaraan. Lapangan hijau menjadi tempat di mana semua anak Papua bisa belajar sportif, menghargai lawan, dan tumbuh bersama,” ujar salah satu panitia pelaksana. Turnamen ini akan berlangsung selama beberapa minggu dengan melibatkan puluhan tim dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Jayapura dan sekitarnya. Setiap tim akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus kesempatan untuk dilirik dalam pembinaan lanjutan tingkat provinsi maupun nasional. Liga Top Skor Papua diharapkan menjadi pondasi bagi regenerasi atlet sepak bola Papua yang selama ini dikenal sebagai gudang talenta terbaik di Indonesia. Gubernur Fakhiri menegaskan, pemerintah akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademi sepak bola, KONI, dan PSSI, untuk menciptakan sistem pembinaan yang terarah. “Kita tidak ingin anak-anak Papua hanya menjadi penonton di ajang nasional. Mereka harus bisa tampil dan membawa nama Papua harum di pentas nasional maupun internasional,” katanya. Selain membina keterampilan sepak bola, Liga Top Skor Papua juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai positif seperti kebersamaan, kejujuran, dan semangat kompetitif yang sehat di kalangan anak muda. Penyelenggaraan Liga Top Skor Papua 2025 juga menjadi sinyal bahwa pemerintah provinsi serius dalam menghidupkan kembali atmosfer olahraga di Papua pasca-pandemi dan pasca pelaksanaan PON XX. Pemerintah berencana mengintegrasikan berbagai kompetisi lokal menjadi kalender tahunan pembinaan olahraga daerah. Langkah ini sejalan dengan visi “Papua Sehat, Cerdas, dan Berprestasi” yang dicanangkan Gubernur Fakhiri sejak awal masa kepemimpinannya. Penulis: Jid Editor: GF   26 Okt 2025, 21:53 WIT
Torehkan Prestasi Maluku di PON Beladiri Cabor Karate: Bripda Marcelino Raih Medali Perak Papuanewsonline.com, Kudus – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia asal Maluku. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seram Bagian Barat, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw, sukses meraih medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) bela diri cabang olahraga Karate kategori Kumite-55 kg Putra yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.Bripda Marcelino, yang merupakan Bintara Polri lulusan tahun 2020, berhasil mengharumkan nama Maluku dan institusi Polri setelah melalui pertandingan sengit melawan sejumlah atlet tangguh dari berbagai provinsi.Pada final kategori Kumite-55 kg Putra, medali emas diraih oleh Rizky Lawyer dari Sumatera Utara, disusul Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw (Maluku) di posisi kedua dengan medali perak. Adapun peraih medali perunggu masing-masing diraih oleh M. Taufik (Lampung) dan Sentosa Rianto (Kalimantan Timur).Keberhasilan Bripda Marcelino ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kontingen Maluku, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri, khususnya generasi muda di jajaran Polda Maluku, untuk terus mengembangkan potensi dan semangat berprestasi di luar tugas kepolisian.Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai, pencapaian Bripda Marcelino mencerminkan semangat disiplin, kerja keras, dan sportivitas yang menjadi karakter sejati seorang anggota Polri.“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Bripda Marcelino. Ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya berdedikasi dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan mengharumkan nama daerah serta institusi,” ujar Kapolda Maluku.Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam mendukung pengembangan minat dan bakat anggota di berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri yang menjadi bagian dari pembinaan mental dan fisik personel.Dengan torehan medali perak tersebut, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw menambah daftar atlet Polri yang berprestasi di ajang nasional, sekaligus menjadi teladan dalam menjunjung nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme di tubuh Polri. PNO-12 26 Okt 2025, 08:19 WIT
Mimika Color Run II Penuhi Eme Neme Yauware dengan Warna dan Semangat Papuanewsonline.com, Timika — Suasana penuh semangat dan warna-warni menyelimuti halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Sabtu pagi (18/10/2025). Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati area untuk mengikuti Mimika Color Run (MCR) II yang digelar bersamaan dengan kegiatan Car Free Day. Mengusung tema “Coloring Eme Neme Yauware – Running for Mimika Rumah Kita”, kegiatan ini bukan hanya ajang lari biasa, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat dan kebersamaan masyarakat Mimika yang kian berkembang. Sejak pukul 06.00 WIT, peserta sudah berdatangan dengan busana olahraga berwarna putih, siap dihujani serbuk warna-warni yang jadi ciri khas Color Run. Musik enerjik dan instruktur zumba dari KORMI Mimika mengawali pagi dengan semangat luar biasa, membuat suasana semakin meriah. Tak hanya masyarakat umum, pejabat daerah pun ikut larut dalam euforia. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, turut hadir membuka kegiatan secara resmi. Keduanya bahkan ikut berjalan santai bersama peserta sambil menyapa masyarakat, menandakan bahwa olahraga kini menjadi simbol persatuan dan semangat positif di Mimika. “Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tapi wadah membangun konektivitas antarwarga. KORMI bukan sekadar komunitas hiburan, tapi bagian dari aliran darah kehidupan sehat masyarakat Mimika,” ujar Habel Taime, Ketua KORMI Kabupaten Mimika, dalam sambutannya. Menurut Habel, Mimika Color Run II menjadi bukti bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya hidup sehat. Ia mengajak semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua, untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. “Mari kita jadikan Mimika Color Run bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi gerakan budaya hidup sehat dan simbol kebersamaan kita. Dengan semangat ini, Mimika akan terus maju sebagai rumah yang sehat, bahagia, dan kuat,” tambahnya. MCR II juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat identitas daerah. Warna-warni yang beterbangan di udara bukan hanya simbol keceriaan, tetapi juga representasi keberagaman yang harmonis di Kabupaten Mimika. Acara ini terselenggara atas dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, serta sejumlah sponsor seperti BNI, Pocari Sweat, dan perusahaan lokal lainnya. Lebih dari seribu peserta turut ambil bagian dalam ajang ini — dari pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Mereka bukan hanya berlari, tetapi juga menari, bernyanyi, dan menebar energi positif sepanjang kegiatan. Warna-warna cerah di udara berpadu dengan tawa riang peserta menciptakan panorama yang menakjubkan di jantung Kota Timika. Banyak warga menyebut kegiatan ini sebagai salah satu perayaan paling meriah di peringatan HUT ke-29 Kabupaten Mimika. Mimika Color Run II menegaskan komitmen daerah ini untuk terus mendorong gaya hidup sehat, membangun solidaritas masyarakat, dan memperkuat citra Mimika sebagai daerah yang dinamis dan penuh warna. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin Mimika dikenal bukan hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga karena semangat dan kebersamaan warganya,” ujar salah satu panitia dengan bangga. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize, hiburan musik lokal, dan sesi foto bersama yang menjadi momen puncak penuh tawa dan kebahagiaan. Penulis: Bim Editor: GF   19 Okt 2025, 14:32 WIT
Mimika Color Run II Pecah Warna! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Eme Neme Yauware Papuanewsonline.com, Timika — Sabtu pagi (18/10/2025), halaman Gedung Eme Neme Yauware berubah menjadi lautan warna dan tawa. Ribuan warga Mimika, dari anak-anak hingga orang dewasa, tumpah ruah mengikuti Mimika Color Run (MCR) II, sebuah ajang olahraga rekreatif yang sekaligus menjadi perayaan penuh sukacita menyambut Hari Ulang Tahun ke-29 Kabupaten Mimika. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika ini menjadi lanjutan dari kesuksesan Mimika Color Run pertama yang digelar pada tahun 2024. Kali ini, antusiasme masyarakat semakin luar biasa — lebih dari seribu peserta sudah memadati area sejak pukul 06.00 WIT, siap berlari, bernyanyi, dan “bermandikan warna.” Diawali dengan senam zumba massal yang dipimpin oleh instruktur dari KORMI Mimika, para peserta tampak bergoyang penuh semangat mengikuti irama musik yang menggelegar di udara pagi Timika. Tak lama setelah itu, taburan bubuk warna-warni mulai beterbangan, disambut sorak-sorai dan tawa peserta yang tak henti-hentinya mengabadikan momen di ponsel mereka. Anak-anak kecil berlari riang bersama orang tua mereka, sementara kelompok muda berpose dengan wajah berlumur warna cerah. “Seru banget! Ini bukan cuma lari, tapi juga hiburan yang bikin kita lupa capek,” ujar Risa, salah satu peserta asal Kelurahan Koperapoka yang datang bersama teman-teman kantornya. Kemeriahan Mimika Color Run II semakin lengkap dengan kehadiran Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Rettob menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat Mimika dalam menjaga kebugaran sekaligus mempererat rasa persaudaraan. “Mimika bukan hanya daerah yang kaya sumber daya alam, tapi juga kaya semangat dan kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, kita tunjukkan bahwa Mimika bisa berwarna, sehat, dan bahagia,” ujar Bupati Rettob disambut tepuk tangan meriah peserta. Kesuksesan Mimika Color Run II tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga dunia usaha. Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, BNI, Pocari Sweat, dan sejumlah hotel serta perusahaan lokal turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ketua KORMI Mimika menyampaikan bahwa Color Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana memperkuat gaya hidup aktif dan mempererat hubungan antarwarga. “Kami ingin olahraga terasa menyenangkan, bukan beban. MCR ini jadi wadah untuk itu,” ujarnya. Acara yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan pembagian doorprize dan penampilan musik dari band lokal yang menambah suasana semakin hidup. Warna-warni bubuk di udara menjadi simbol semangat baru masyarakat Mimika: ceria, sehat, dan kompak dalam keberagaman. “Kami berharap Mimika Color Run bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti semua kalangan. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga tentang kebahagiaan dan rasa memiliki terhadap daerah ini,” tutup panitia. Penulis: Bim Editor: GF   19 Okt 2025, 14:25 WIT
Atlet Garbha Presisi Polri Borong Medali di Ajang PON Beladiri 2025 Papuanewsonline.com, Kudus - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025, yang diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, pada 11 hingga 26 Oktober 2025.Ajang nasional yang diikuti oleh 2.645 atlet dari 38 KONI Provinsi ini mempertandingkan 10 cabang olahraga beladiri, yaitu:1. Karate2. Tarung Derajat3. Ju-Jitsu4. Pencak Silat5. Taekwondo6. Gulat7. Judo8. Sambo9. Wushu 10. Shorinji KempoSelama perhelatan berlangsung, Data perolehan medali dari atlet Polri di cabang beladiri lainnya masih terus dihimpun, dan diharapkan kontribusi anggota Polri dapat semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga nasional.Dari cabang-cabang tersebut, sejumlah atlet Polri turut berpartisipasi mewakili provinsi masing-masing, menampilkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu cabang yang menorehkan hasil gemilang adalah Taekwondo, di mana atlet Garbha Presisi Polri berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu.Perolehan Medali Cabang Taekwondo oleh Atlet Polri:???? Medali Emas: 1. Briptu Rizky Anugrah Prasetyo – Polda Jawa Timur (Kelas O-87 kg Putra) 2. Bripda Adhetian Setya Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Mega Djuwita – Polda Riau (Kelas U-73 kg Putri) 4. Bripda Petrus Khrisna Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-54 kg Putra) 5. Bripda Shaleha Fitriana – Polda Jawa Tengah (Kelas U-62 kg Putri)???? Medali Perak: 1. Bripda Sekar Embun – Polda Bangka Belitung (Kelas U-67 kg Putri) 2. Briptu Siloam Begur – Polda Kalimantan Timur (Kelas U-54 kg Putra)???? Medali Perunggu:1. Briptu Johansen Visenzo – Polda Sulawesi Tengah (Poomsae Beregu Putra) 2. Bripda Yogy Aziz Sigiantoro – Polda Jawa Tengah (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Hanifah Safitri – Polda Riau (Kelas U-53 kg Putri)Kombes Pol Philemon Ginting, S.I.K., M.H. Kabag Binjas SSDM Polri selaku pengurus Komite Olahraga Polri mengungkapkan “Prestasi yang diraih para atlet Garbha Presisi Polri di ajang PON Beladiri 2025 ini merupakan wujud nyata dari semangat disiplin, dedikasi, dan jiwa pantang menyerah anggota Polri. Kami bangga karena mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam olahraga beladiri, tetapi juga memperlihatkan karakter kuat dan integritas tinggi yang menjadi jati diri seorang Bhayangkara. Ke depan, Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) akan terus membina dan memfasilitasi para atlet untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Olahraga beladiri bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembentukan mental dan fisik yang siap mendukung tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,”Eksistensi Komite Olahraga Polri (KOP) berperan penting dalam pembinaan, pengembangan, dan penyaluran bakat anggota Polri di bidang olahraga. KOP menjadi wadah resmi yang mengoordinasikan kegiatan olahraga di lingkungan Polri serta menjembatani sinergi antara pembinaan jasmani, pengembangan prestasi, dan peningkatan citra positif Polri di masyarakat.Melalui KOP, Polri, serta para pelatih dan pimpinan satuan di seluruh Indonesia, Polri terus berkomitmen mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing secara sportif, terhormat, dan berintegritas tinggi.Kegiatan PON Beladiri 2025 di Kudus menjadi momentum penting untuk mempererat semangat sportivitas, memperkokoh persaudaraan, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa. Polri akan terus berperan aktif membangun karakter personel yang tangguh, disiplin, dan berprestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. PNO-12 15 Okt 2025, 20:29 WIT
Raih Prestasi Gemilang, Polwan Sumut Sabet Emas di Piala Dunia Kickboxing Uzbekistan Papuanewsonline.com, Jakarta - Prestasi gemilang kembali ditorehkan keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Seorang Polwan muda dari Polda Sumatera Utara, BRIPDA APRILIA EKA PUTRI LUMBANTUNGKUP, S.Pd., berhasil mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga dunia dengan meraih Medali Emas pada Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025.Kejuaraan bergengsi yang berlangsung pada 7-12 Oktober 2025 di Tashkent, Uzbekistan ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dari negara-negara dengan tradisi dan pembinaan kickboxing yang sangat kuat. Di tengah persaingan yang ketat, BRIPDA APRILIA tampil perkasa dan berhasil keluar sebagai juara dunia pada kategori K-1 52 KG Female.Merespons kemenangan ini, Irjen Pol Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. selaku Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam.“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran, kami mengucapkan selamat sebesar-besarnya kepada BRIPDA APRILIA. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan daya saing personel Polri di bidang olahraga tidak kalah tangguh dibanding di medan tugas operasional. Di panggung dunia yang keras, ia tidak hanya bertanding, tetapi menang dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar IJP Ritonga.Lebih lanjut, IJP Ritonga menegaskan komitmen Komite Olahraga Polri (KOR) dalam membina bakat-bakat unggulan di tubuh Polri.“Komite Olahraga Polri akan terus mendorong dan memfasilitasi personel berprestasi. Kemenangan BRIPDA APRILIA menjadi inspirasi dan pembuktian bahwa program pembinaan atlet kita berada di jalur yang tepat. Ini baru awal, kita akan terus pertahankan dan tingkatkan prestasi ini. Kami buktikan, Polri turut aktif mengibarkan Merah Putih melalui prestasi olahraga dunia,” tegasnya. PNO-12 13 Okt 2025, 08:02 WIT
Turunkan 3.572 Personel Gabungan, Polri Sukses Amankan Perhelatan Event MotoGP Mandalika 2025 Papuanewsonline.com, NTB – Perhelatan dunia MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, resmi berakhir dengan sukses. Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 3 hingga 5 Oktober 2025, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa satu pun insiden berarti.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata profesionalisme aparat keamanan, khususnya Polda NTB, yang menjadi garda terdepan dalam mengawal jalannya event internasional bergengsi tersebut.Untuk memastikan keamanan di setiap lini, Polda NTB menggelar Operasi Mandalika Rinjani 2025, sebuah operasi khusus pengamanan berskala besar yang dirancang khusus untuk mendukung suksesnya MotoGP Mandalika.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya Minggu petang (05/10/2025) usai prosesi penyerahan trofi kepada para pembalap MotoGP, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.“Pelaksanaan MotoGP dari tanggal 3 sampai 5 Oktober 2025 berjalan sangat aman dan lancar. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya event, baik di dalam maupun di luar area sirkuit. Ini hasil sinergi yang luar biasa antara Polda NTB, Korem 162/WB, Pemerintah Provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota se-Pulau Lombok,” ujar Kholid.*Sinergi Kuat, Pengamanan Ketat di Darat, Laut, dan Udara*Dalam operasi pengamanan ini, 3.572 personel diterjunkan di berbagai titik strategis mulai dari kawasan sirkuit hingga jalur-jalur penyangga di seluruh Pulau Lombok.Tidak hanya mengandalkan pengamanan di darat, Polda NTB juga menyiagakan pasukan dan armada di wilayah laut dan udara untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan, baik dari aspek transportasi maupun keamanan kawasan wisata.Setiap Polres jajaran di Pulau Lombok turut dilibatkan dan dikendalikan langsung oleh Kapolres masing-masing melalui sistem komando berlapis, demi memastikan setiap jalur menuju Mandalika bebas hambatan dan aman bagi wisatawan serta peserta MotoGP. “Langkah preventif dan preemtif juga kami lakukan sejak awal, termasuk pengawasan di seluruh pintu masuk Pulau Lombok, baik pelabuhan maupun bandara. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap kondusif dan bebas dari ancaman yang dapat mengganggu jalannya event,” jelasnya.*MotoGP Mandalika, Citra Positif bagi NTB dan Indonesia*Kesuksesan MotoGP 2025 tak hanya menjadi kemenangan bagi penyelenggara dan para pembalap, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat NTB dan Indonesia.Dengan situasi keamanan yang terkendali, seluruh penonton, tim, dan kru MotoGP dapat menikmati gelaran ini dengan nyaman dan aman.“Keamanan adalah kunci utama dalam setiap event besar. Tanpa keamanan, kemeriahan tidak akan berarti. Karena itu kami sangat bersyukur MotoGP Mandalika 2025 dapat berjalan dengan sempurna,” tambah Kombes Kholid.Ia juga menyebut, meski masih ada sejumlah hal teknis yang perlu dievaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang, namun secara umum Operasi Mandalika Rinjani 2025 dinilai sangat sukses.*Polda NTB Tunjukkan Kesiapan Event Dunia*Dengan keberhasilan ini, Polda NTB kembali membuktikan kemampuannya dalam menangani pengamanan event berskala internasional. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa NTB siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dunia, dengan dukungan keamanan yang solid, profesional, dan humanis.“Semoga kesuksesan ini menjadi citra positif bagi NTB dan Polda NTB, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kita tunjukkan bahwa Lombok dan Mandalika siap menjadi ikon dunia yang aman, damai, dan penuh keramahan,” tutup Kasatgas Humas Ops Mandalika Rinjani 2025. PNO-12 07 Okt 2025, 07:24 WIT
Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu, Polisi Sukses Urai Kemacetan Papuanewsonline.com, Lombok Tengah - Keberhasilan kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas dan menjaga keamanan saat itu ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika terpampang nyata. Selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.Padahal, perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K, mengungkap bahwa meskipun terjadi lonjakan penonton hingga puluhan ribu orang, kondisi di jalanan tetap terkendali. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengaturan lalu lintas yang tepat dan kerja keras aparat kepolisian."Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/25)Pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Mobilisasi penonton, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, dapat berjalan mulus.Tindakan kepolisian yang proaktif dan terkoordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran akses menuju sirkuit, sehingga ribuan kendaraan dapat terdistribusi secara efektif dan tidak menumpuk di satu titik. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.Kabidhumas Polda NTB menambahkan, kondisi secara keseluruhan tetap aman dan kondusif berkat pemantauan situasi yang ketat dan akurat. Aparat kepolisian bekerja siang dan malam untuk mengantisipasi segala potensi gangguan Kamtibmas, baik di dalam maupun di luar area sirkuit.“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkapnya. PNO-12 07 Okt 2025, 07:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT