Papuanewsonline.com
BERITA TAG Olahraga
Homepage
ESM dan Front One Hotel Kolaborasi Meriahkan Women Run Papua di Timika
Papuanewsonline.com, Timika —
Suasana Sabtu pagi (25/10/2025) di Kota Timika tampak berbeda dari biasanya.
Ratusan perempuan dari berbagai kalangan memenuhi halaman Front One Hotel
Timika dengan semangat dan tawa ceria. Mereka bukan sekadar berlari, melainkan
merayakan semangat hidup sehat, kebersamaan, dan kekuatan perempuan dalam ajang
“Women Run Papua 2025” yang digelar oleh East Sports Management (ESM) bekerja
sama dengan Front One Hotel. Dengan tema “Run for Life, Run
for Healthy, Run for Friendship”, kegiatan ini menjadi simbol dukungan terhadap
gaya hidup sehat dan pemberdayaan perempuan di Tanah Papua. Rute sejauh 5
kilometer melintasi jalanan utama Kota Timika ini menjadi saksi semangat dan
solidaritas peserta yang datang dari berbagai usia dan latar belakang. Sebelum lari dimulai, para
peserta diajak mengikuti senam bersama di halaman Front One Hotel. Iringan
musik energik dan gerakan instruktur membuat suasana semakin meriah. Banyak
peserta tampak antusias mengabadikan momen tersebut dengan berfoto dan
berswafoto bersama rekan-rekan mereka. “Senam ini bukan hanya pemanasan,
tapi simbol semangat kebersamaan. Kami ingin para peserta menikmati prosesnya,
bukan hanya finish-nya,” ujar Nurlela Ulidam, perwakilan dari East Sports
Management, sambil tersenyum. Nurlela menjelaskan, kegiatan ini
merupakan kali kedua diselenggarakan setelah sukses besar di Sorong, Papua
Barat. Kali ini, antusiasme masyarakat Mimika bahkan melebihi ekspektasi
panitia. “Antusias masyarakat Mimika hari
ini luar biasa. Ada 100 peserta perempuan ikut berlari, bahkan banyak suami
datang memberi dukungan. Ini bukti nyata bahwa semangat hidup sehat mulai
tumbuh di masyarakat,” ungkapnya. Sebagai sponsor utama, Front One
Hotel tak hanya menyediakan lokasi start dan finish, tetapi juga berperan aktif
dalam mendukung suksesnya acara. Menurut Sitti Fahira Iwan,
Marketing Communication Front One Hotel, kolaborasi ini adalah bentuk dukungan
nyata terhadap kegiatan positif masyarakat sekaligus bagian dari upaya
memperkenalkan hotel yang baru beroperasi di Timika. “Kami bangga bisa menjadi bagian
dari kegiatan ini. Women Run Papua bukan sekadar olahraga, tapi juga ruang bagi
perempuan untuk saling mendukung dan berbagi semangat. Antusiasme masyarakat
sangat luar biasa,” tutur Fahira. Ia juga menambahkan, Front One
Hotel berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan olahraga
yang memberi dampak positif bagi masyarakat Mimika. Bagi para peserta, ajang ini
bukan hanya soal olahraga, tapi juga tentang menemukan semangat baru. Salah
satu peserta, Meity Kubuan, karyawan swasta sekaligus anggota komunitas Timika
Runner, mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. “Saya sangat antusias karena ini
pertama kalinya ada Women Run di Timika. Rasanya luar biasa bisa berlari
bersama perempuan-perempuan hebat. Ini bukan tentang siapa yang tercepat, tapi
bagaimana kita bisa saling mendukung,” ujarnya penuh semangat. Ia berharap agar kegiatan seperti
ini bisa menjadi agenda tahunan di Timika dan menjangkau lebih banyak
masyarakat. “Kegiatan seperti ini bikin kita
sadar pentingnya hidup sehat. Semoga tahun depan pesertanya lebih banyak lagi,”
tambahnya. East Sports Management, selaku
penyelenggara, menyatakan akan terus berkomitmen menghadirkan kegiatan olahraga
yang inklusif dan berdampak sosial. ESM menilai olahraga bukan hanya soal
kompetisi, tetapi juga alat untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan
kesadaran hidup sehat di berbagai kalangan. Nurlela berharap kegiatan Women
Run Papua dapat menjadi contoh bagaimana olahraga bisa menjadi sarana
pemberdayaan perempuan dan memperkuat solidaritas sosial. “Kami ingin perempuan Papua sadar
bahwa mereka bisa kuat, sehat, dan mandiri. Lari adalah simbol kebebasan dan
semangat hidup yang tidak mudah menyerah,” ucapnya dengan penuh keyakinan. Setelah seluruh peserta mencapai
garis finis, panitia menggelar hiburan ringan dan pembagian doorprize bagi
peserta yang beruntung. Suasana penuh keceriaan terasa ketika para peserta
bersorak dan berfoto bersama. Acara pun ditutup dengan sesi
foto bersama seluruh peserta, panitia, dan sponsor di depan Front One Hotel,
diiringi musik riang dan tepuk tangan meriah. Penulis: Jid Editor: GF
26 Okt 2025, 22:36 WIT
Gubernur Fakhiri Resmi Buka Liga Top Skor Papua 2025: Wujud Nyata Membangun Generasi Emas
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Semangat olahraga di Tanah Papua kembali berkobar. Gubernur Papua, Matius
Fakhiri, secara resmi membuka Liga Top Skor Papua 2025 untuk kategori usia 10
dan 12 tahun, Sabtu (25/10/2025) di Lapangan Asri, Kampung Nafri, Jayapura. Event ini bukan sekadar turnamen
sepak bola, melainkan menjadi wadah pembinaan jangka panjang bagi generasi muda
Papua agar terus berkembang dan berprestasi di dunia olahraga. Dalam sambutannya, Gubernur
Fakhiri menegaskan pentingnya pembinaan atlet usia dini yang berkesinambungan.
Ia menilai bahwa sepak bola tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membentuk
karakter, disiplin, dan semangat juang anak-anak Papua. “Papua punya banyak anak-anak
berbakat. Jangan hanya banyak bicara, tapi tunjukkan dengan tindakan nyata.
Kompetisi seperti ini harus terus digelar supaya 10 tahun ke depan kita punya
penerus atlet-atlet besar dari Papua,” tegas Fakhiri penuh semangat. Fakhiri menambahkan bahwa
pemerintah provinsi berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan olahraga di
seluruh kabupaten dan kota, termasuk peningkatan kualitas pelatih, sarana
latihan, serta kompetisi berjenjang yang terstruktur. Pembukaan Liga Top Skor Papua
2025 juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Papua, para tokoh olahraga,
dan pengurus Asprov PSSI Papua. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat bahwa
olahraga, khususnya sepak bola, adalah simbol persatuan dan kebanggaan
masyarakat Papua. “Melalui olahraga, kita membangun
persaudaraan. Lapangan hijau menjadi tempat di mana semua anak Papua bisa
belajar sportif, menghargai lawan, dan tumbuh bersama,” ujar salah satu panitia
pelaksana. Turnamen ini akan berlangsung
selama beberapa minggu dengan melibatkan puluhan tim dari berbagai sekolah
sepak bola (SSB) di Jayapura dan sekitarnya. Setiap tim akan bersaing
memperebutkan gelar juara sekaligus kesempatan untuk dilirik dalam pembinaan
lanjutan tingkat provinsi maupun nasional. Liga Top Skor Papua diharapkan
menjadi pondasi bagi regenerasi atlet sepak bola Papua yang selama ini dikenal
sebagai gudang talenta terbaik di Indonesia. Gubernur Fakhiri menegaskan,
pemerintah akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademi
sepak bola, KONI, dan PSSI, untuk menciptakan sistem pembinaan yang terarah. “Kita tidak ingin anak-anak Papua
hanya menjadi penonton di ajang nasional. Mereka harus bisa tampil dan membawa
nama Papua harum di pentas nasional maupun internasional,” katanya. Selain membina keterampilan sepak
bola, Liga Top Skor Papua juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai positif
seperti kebersamaan, kejujuran, dan semangat kompetitif yang sehat di kalangan
anak muda. Penyelenggaraan Liga Top Skor
Papua 2025 juga menjadi sinyal bahwa pemerintah provinsi serius dalam
menghidupkan kembali atmosfer olahraga di Papua pasca-pandemi dan pasca
pelaksanaan PON XX. Pemerintah berencana
mengintegrasikan berbagai kompetisi lokal menjadi kalender tahunan pembinaan
olahraga daerah. Langkah ini sejalan dengan visi “Papua Sehat, Cerdas, dan
Berprestasi” yang dicanangkan Gubernur Fakhiri sejak awal masa kepemimpinannya. Penulis: Jid Editor: GF
26 Okt 2025, 21:53 WIT
Torehkan Prestasi Maluku di PON Beladiri Cabor Karate: Bripda Marcelino Raih Medali Perak
Papuanewsonline.com, Kudus – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia asal Maluku. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seram Bagian Barat, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw, sukses meraih medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) bela diri cabang olahraga Karate kategori Kumite-55 kg Putra yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.Bripda Marcelino, yang merupakan Bintara Polri lulusan tahun 2020, berhasil mengharumkan nama Maluku dan institusi Polri setelah melalui pertandingan sengit melawan sejumlah atlet tangguh dari berbagai provinsi.Pada final kategori Kumite-55 kg Putra, medali emas diraih oleh Rizky Lawyer dari Sumatera Utara, disusul Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw (Maluku) di posisi kedua dengan medali perak. Adapun peraih medali perunggu masing-masing diraih oleh M. Taufik (Lampung) dan Sentosa Rianto (Kalimantan Timur).Keberhasilan Bripda Marcelino ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kontingen Maluku, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri, khususnya generasi muda di jajaran Polda Maluku, untuk terus mengembangkan potensi dan semangat berprestasi di luar tugas kepolisian.Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai, pencapaian Bripda Marcelino mencerminkan semangat disiplin, kerja keras, dan sportivitas yang menjadi karakter sejati seorang anggota Polri.“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Bripda Marcelino. Ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya berdedikasi dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan mengharumkan nama daerah serta institusi,” ujar Kapolda Maluku.Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam mendukung pengembangan minat dan bakat anggota di berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri yang menjadi bagian dari pembinaan mental dan fisik personel.Dengan torehan medali perak tersebut, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw menambah daftar atlet Polri yang berprestasi di ajang nasional, sekaligus menjadi teladan dalam menjunjung nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme di tubuh Polri. PNO-12
26 Okt 2025, 08:19 WIT
Mimika Color Run II Penuhi Eme Neme Yauware dengan Warna dan Semangat
Papuanewsonline.com, Timika — Suasana
penuh semangat dan warna-warni menyelimuti halaman Gedung Eme Neme Yauware,
Timika, Sabtu pagi (18/10/2025). Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati
area untuk mengikuti Mimika Color Run (MCR) II yang digelar bersamaan dengan
kegiatan Car Free Day. Mengusung tema “Coloring Eme Neme
Yauware – Running for Mimika Rumah Kita”, kegiatan ini bukan hanya ajang lari
biasa, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat dan kebersamaan masyarakat Mimika
yang kian berkembang. Sejak pukul 06.00 WIT, peserta
sudah berdatangan dengan busana olahraga berwarna putih, siap dihujani serbuk
warna-warni yang jadi ciri khas Color Run. Musik enerjik dan instruktur zumba
dari KORMI Mimika mengawali pagi dengan semangat luar biasa, membuat suasana
semakin meriah. Tak hanya masyarakat umum,
pejabat daerah pun ikut larut dalam euforia. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa,
dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, turut hadir membuka kegiatan secara resmi.
Keduanya bahkan ikut berjalan santai bersama peserta sambil menyapa masyarakat,
menandakan bahwa olahraga kini menjadi simbol persatuan dan semangat positif di
Mimika. “Kegiatan ini bukan sekadar
olahraga, tapi wadah membangun konektivitas antarwarga. KORMI bukan sekadar
komunitas hiburan, tapi bagian dari aliran darah kehidupan sehat masyarakat
Mimika,” ujar Habel Taime, Ketua KORMI Kabupaten Mimika, dalam sambutannya. Menurut Habel, Mimika Color Run
II menjadi bukti bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya hidup
sehat. Ia mengajak semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua, untuk
menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. “Mari kita jadikan Mimika Color
Run bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi gerakan budaya hidup sehat dan
simbol kebersamaan kita. Dengan semangat ini, Mimika akan terus maju sebagai
rumah yang sehat, bahagia, dan kuat,” tambahnya. MCR II juga menjadi momentum
mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat identitas daerah.
Warna-warni yang beterbangan di udara bukan hanya simbol keceriaan, tetapi juga
representasi keberagaman yang harmonis di Kabupaten Mimika. Acara ini terselenggara atas
dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, serta sejumlah
sponsor seperti BNI, Pocari Sweat, dan perusahaan lokal lainnya. Lebih dari seribu peserta turut
ambil bagian dalam ajang ini — dari pelajar, komunitas olahraga, hingga
masyarakat umum. Mereka bukan hanya berlari, tetapi juga menari, bernyanyi, dan
menebar energi positif sepanjang kegiatan. Warna-warna cerah di udara
berpadu dengan tawa riang peserta menciptakan panorama yang menakjubkan di
jantung Kota Timika. Banyak warga menyebut kegiatan ini sebagai salah satu
perayaan paling meriah di peringatan HUT ke-29 Kabupaten Mimika. Mimika Color Run II menegaskan
komitmen daerah ini untuk terus mendorong gaya hidup sehat, membangun
solidaritas masyarakat, dan memperkuat citra Mimika sebagai daerah yang dinamis
dan penuh warna. “Melalui kegiatan seperti ini,
kami ingin Mimika dikenal bukan hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga
karena semangat dan kebersamaan warganya,” ujar salah satu panitia dengan
bangga. Kegiatan ditutup dengan pembagian
doorprize, hiburan musik lokal, dan sesi foto bersama yang menjadi momen puncak
penuh tawa dan kebahagiaan. Penulis: Bim Editor: GF
19 Okt 2025, 14:32 WIT
Mimika Color Run II Pecah Warna! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Eme Neme Yauware
Papuanewsonline.com, Timika — Sabtu
pagi (18/10/2025), halaman Gedung Eme Neme Yauware berubah menjadi lautan warna
dan tawa. Ribuan warga Mimika, dari anak-anak hingga orang dewasa, tumpah ruah
mengikuti Mimika Color Run (MCR) II, sebuah ajang olahraga rekreatif yang
sekaligus menjadi perayaan penuh sukacita menyambut Hari Ulang Tahun ke-29
Kabupaten Mimika. Kegiatan yang diselenggarakan
oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika ini menjadi
lanjutan dari kesuksesan Mimika Color Run pertama yang digelar pada tahun 2024.
Kali ini, antusiasme masyarakat semakin luar biasa — lebih dari seribu peserta
sudah memadati area sejak pukul 06.00 WIT, siap berlari, bernyanyi, dan
“bermandikan warna.” Diawali dengan senam zumba massal
yang dipimpin oleh instruktur dari KORMI Mimika, para peserta tampak bergoyang
penuh semangat mengikuti irama musik yang menggelegar di udara pagi Timika. Tak
lama setelah itu, taburan bubuk warna-warni mulai beterbangan, disambut
sorak-sorai dan tawa peserta yang tak henti-hentinya mengabadikan momen di
ponsel mereka. Anak-anak kecil berlari riang
bersama orang tua mereka, sementara kelompok muda berpose dengan wajah berlumur
warna cerah. “Seru banget! Ini bukan cuma lari, tapi juga hiburan yang bikin
kita lupa capek,” ujar Risa, salah satu peserta asal Kelurahan Koperapoka yang
datang bersama teman-teman kantornya. Kemeriahan Mimika Color Run II
semakin lengkap dengan kehadiran Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati
Mimika, Johannes Rettob, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam
sambutannya, Bupati Rettob menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti
nyata semangat masyarakat Mimika dalam menjaga kebugaran sekaligus mempererat
rasa persaudaraan. “Mimika bukan hanya daerah yang
kaya sumber daya alam, tapi juga kaya semangat dan kebersamaan. Melalui
kegiatan seperti ini, kita tunjukkan bahwa Mimika bisa berwarna, sehat, dan
bahagia,” ujar Bupati Rettob disambut tepuk tangan meriah peserta. Kesuksesan Mimika Color Run II
tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga
dunia usaha. Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, BNI, Pocari
Sweat, dan sejumlah hotel serta perusahaan lokal turut berpartisipasi dalam
menyukseskan kegiatan tersebut. Ketua KORMI Mimika menyampaikan
bahwa Color Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana memperkuat gaya
hidup aktif dan mempererat hubungan antarwarga. “Kami ingin olahraga terasa
menyenangkan, bukan beban. MCR ini jadi wadah untuk itu,” ujarnya. Acara yang berlangsung hingga
siang hari itu ditutup dengan pembagian doorprize dan penampilan musik dari
band lokal yang menambah suasana semakin hidup. Warna-warni bubuk di udara
menjadi simbol semangat baru masyarakat Mimika: ceria, sehat, dan kompak dalam
keberagaman. “Kami berharap Mimika Color Run
bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti semua kalangan. Ini bukan hanya soal
olahraga, tapi juga tentang kebahagiaan dan rasa memiliki terhadap daerah ini,”
tutup panitia. Penulis: Bim Editor: GF
19 Okt 2025, 14:25 WIT
Atlet Garbha Presisi Polri Borong Medali di Ajang PON Beladiri 2025
Papuanewsonline.com, Kudus - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025, yang diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, pada 11 hingga 26 Oktober 2025.Ajang nasional yang diikuti oleh 2.645 atlet dari 38 KONI Provinsi ini mempertandingkan 10 cabang olahraga beladiri, yaitu:1. Karate2. Tarung Derajat3. Ju-Jitsu4. Pencak Silat5. Taekwondo6. Gulat7. Judo8. Sambo9. Wushu 10. Shorinji KempoSelama perhelatan berlangsung, Data perolehan medali dari atlet Polri di cabang beladiri lainnya masih terus dihimpun, dan diharapkan kontribusi anggota Polri dapat semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga nasional.Dari cabang-cabang tersebut, sejumlah atlet Polri turut berpartisipasi mewakili provinsi masing-masing, menampilkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu cabang yang menorehkan hasil gemilang adalah Taekwondo, di mana atlet Garbha Presisi Polri berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu.Perolehan Medali Cabang Taekwondo oleh Atlet Polri:???? Medali Emas: 1. Briptu Rizky Anugrah Prasetyo – Polda Jawa Timur (Kelas O-87 kg Putra) 2. Bripda Adhetian Setya Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Mega Djuwita – Polda Riau (Kelas U-73 kg Putri) 4. Bripda Petrus Khrisna Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-54 kg Putra) 5. Bripda Shaleha Fitriana – Polda Jawa Tengah (Kelas U-62 kg Putri)???? Medali Perak: 1. Bripda Sekar Embun – Polda Bangka Belitung (Kelas U-67 kg Putri) 2. Briptu Siloam Begur – Polda Kalimantan Timur (Kelas U-54 kg Putra)???? Medali Perunggu:1. Briptu Johansen Visenzo – Polda Sulawesi Tengah (Poomsae Beregu Putra) 2. Bripda Yogy Aziz Sigiantoro – Polda Jawa Tengah (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Hanifah Safitri – Polda Riau (Kelas U-53 kg Putri)Kombes Pol Philemon Ginting, S.I.K., M.H. Kabag Binjas SSDM Polri selaku pengurus Komite Olahraga Polri mengungkapkan “Prestasi yang diraih para atlet Garbha Presisi Polri di ajang PON Beladiri 2025 ini merupakan wujud nyata dari semangat disiplin, dedikasi, dan jiwa pantang menyerah anggota Polri. Kami bangga karena mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam olahraga beladiri, tetapi juga memperlihatkan karakter kuat dan integritas tinggi yang menjadi jati diri seorang Bhayangkara. Ke depan, Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) akan terus membina dan memfasilitasi para atlet untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Olahraga beladiri bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembentukan mental dan fisik yang siap mendukung tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,”Eksistensi Komite Olahraga Polri (KOP) berperan penting dalam pembinaan, pengembangan, dan penyaluran bakat anggota Polri di bidang olahraga. KOP menjadi wadah resmi yang mengoordinasikan kegiatan olahraga di lingkungan Polri serta menjembatani sinergi antara pembinaan jasmani, pengembangan prestasi, dan peningkatan citra positif Polri di masyarakat.Melalui KOP, Polri, serta para pelatih dan pimpinan satuan di seluruh Indonesia, Polri terus berkomitmen mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing secara sportif, terhormat, dan berintegritas tinggi.Kegiatan PON Beladiri 2025 di Kudus menjadi momentum penting untuk mempererat semangat sportivitas, memperkokoh persaudaraan, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa. Polri akan terus berperan aktif membangun karakter personel yang tangguh, disiplin, dan berprestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. PNO-12
15 Okt 2025, 20:29 WIT
Raih Prestasi Gemilang, Polwan Sumut Sabet Emas di Piala Dunia Kickboxing Uzbekistan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Prestasi gemilang kembali ditorehkan keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Seorang Polwan muda dari Polda Sumatera Utara, BRIPDA APRILIA EKA PUTRI LUMBANTUNGKUP, S.Pd., berhasil mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga dunia dengan meraih Medali Emas pada Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025.Kejuaraan bergengsi yang berlangsung pada 7-12 Oktober 2025 di Tashkent, Uzbekistan ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dari negara-negara dengan tradisi dan pembinaan kickboxing yang sangat kuat. Di tengah persaingan yang ketat, BRIPDA APRILIA tampil perkasa dan berhasil keluar sebagai juara dunia pada kategori K-1 52 KG Female.Merespons kemenangan ini, Irjen Pol Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. selaku Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam.“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran, kami mengucapkan selamat sebesar-besarnya kepada BRIPDA APRILIA. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan daya saing personel Polri di bidang olahraga tidak kalah tangguh dibanding di medan tugas operasional. Di panggung dunia yang keras, ia tidak hanya bertanding, tetapi menang dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar IJP Ritonga.Lebih lanjut, IJP Ritonga menegaskan komitmen Komite Olahraga Polri (KOR) dalam membina bakat-bakat unggulan di tubuh Polri.“Komite Olahraga Polri akan terus mendorong dan memfasilitasi personel berprestasi. Kemenangan BRIPDA APRILIA menjadi inspirasi dan pembuktian bahwa program pembinaan atlet kita berada di jalur yang tepat. Ini baru awal, kita akan terus pertahankan dan tingkatkan prestasi ini. Kami buktikan, Polri turut aktif mengibarkan Merah Putih melalui prestasi olahraga dunia,” tegasnya. PNO-12
13 Okt 2025, 08:02 WIT
Turunkan 3.572 Personel Gabungan, Polri Sukses Amankan Perhelatan Event MotoGP Mandalika 2025
Papuanewsonline.com, NTB – Perhelatan dunia MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, resmi berakhir dengan sukses. Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 3 hingga 5 Oktober 2025, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa satu pun insiden berarti.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata profesionalisme aparat keamanan, khususnya Polda NTB, yang menjadi garda terdepan dalam mengawal jalannya event internasional bergengsi tersebut.Untuk memastikan keamanan di setiap lini, Polda NTB menggelar Operasi Mandalika Rinjani 2025, sebuah operasi khusus pengamanan berskala besar yang dirancang khusus untuk mendukung suksesnya MotoGP Mandalika.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya Minggu petang (05/10/2025) usai prosesi penyerahan trofi kepada para pembalap MotoGP, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.“Pelaksanaan MotoGP dari tanggal 3 sampai 5 Oktober 2025 berjalan sangat aman dan lancar. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya event, baik di dalam maupun di luar area sirkuit. Ini hasil sinergi yang luar biasa antara Polda NTB, Korem 162/WB, Pemerintah Provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota se-Pulau Lombok,” ujar Kholid.*Sinergi Kuat, Pengamanan Ketat di Darat, Laut, dan Udara*Dalam operasi pengamanan ini, 3.572 personel diterjunkan di berbagai titik strategis mulai dari kawasan sirkuit hingga jalur-jalur penyangga di seluruh Pulau Lombok.Tidak hanya mengandalkan pengamanan di darat, Polda NTB juga menyiagakan pasukan dan armada di wilayah laut dan udara untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan, baik dari aspek transportasi maupun keamanan kawasan wisata.Setiap Polres jajaran di Pulau Lombok turut dilibatkan dan dikendalikan langsung oleh Kapolres masing-masing melalui sistem komando berlapis, demi memastikan setiap jalur menuju Mandalika bebas hambatan dan aman bagi wisatawan serta peserta MotoGP. “Langkah preventif dan preemtif juga kami lakukan sejak awal, termasuk pengawasan di seluruh pintu masuk Pulau Lombok, baik pelabuhan maupun bandara. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap kondusif dan bebas dari ancaman yang dapat mengganggu jalannya event,” jelasnya.*MotoGP Mandalika, Citra Positif bagi NTB dan Indonesia*Kesuksesan MotoGP 2025 tak hanya menjadi kemenangan bagi penyelenggara dan para pembalap, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat NTB dan Indonesia.Dengan situasi keamanan yang terkendali, seluruh penonton, tim, dan kru MotoGP dapat menikmati gelaran ini dengan nyaman dan aman.“Keamanan adalah kunci utama dalam setiap event besar. Tanpa keamanan, kemeriahan tidak akan berarti. Karena itu kami sangat bersyukur MotoGP Mandalika 2025 dapat berjalan dengan sempurna,” tambah Kombes Kholid.Ia juga menyebut, meski masih ada sejumlah hal teknis yang perlu dievaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang, namun secara umum Operasi Mandalika Rinjani 2025 dinilai sangat sukses.*Polda NTB Tunjukkan Kesiapan Event Dunia*Dengan keberhasilan ini, Polda NTB kembali membuktikan kemampuannya dalam menangani pengamanan event berskala internasional. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa NTB siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dunia, dengan dukungan keamanan yang solid, profesional, dan humanis.“Semoga kesuksesan ini menjadi citra positif bagi NTB dan Polda NTB, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kita tunjukkan bahwa Lombok dan Mandalika siap menjadi ikon dunia yang aman, damai, dan penuh keramahan,” tutup Kasatgas Humas Ops Mandalika Rinjani 2025. PNO-12
07 Okt 2025, 07:24 WIT
Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu, Polisi Sukses Urai Kemacetan
Papuanewsonline.com, Lombok Tengah - Keberhasilan kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas dan menjaga keamanan saat itu ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika terpampang nyata. Selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.Padahal, perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K, mengungkap bahwa meskipun terjadi lonjakan penonton hingga puluhan ribu orang, kondisi di jalanan tetap terkendali. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengaturan lalu lintas yang tepat dan kerja keras aparat kepolisian."Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/25)Pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Mobilisasi penonton, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, dapat berjalan mulus.Tindakan kepolisian yang proaktif dan terkoordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran akses menuju sirkuit, sehingga ribuan kendaraan dapat terdistribusi secara efektif dan tidak menumpuk di satu titik. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.Kabidhumas Polda NTB menambahkan, kondisi secara keseluruhan tetap aman dan kondusif berkat pemantauan situasi yang ketat dan akurat. Aparat kepolisian bekerja siang dan malam untuk mengantisipasi segala potensi gangguan Kamtibmas, baik di dalam maupun di luar area sirkuit.“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkapnya. PNO-12
07 Okt 2025, 07:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru