logo-website
Jumat, 06 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Olahraga Homepage
Pertandingan Liga Fangnanan Ain Hof Ain di Malra Dipimpin Wasit Abal-Abal Papuanewsonline.com, Langgur- Liga Fangnan "Ain Hof Ain" digagas keluarga besar Kodim 1503/Tual  di Maluku Tenggara, untuk membangun sportivitas, mempererat persaudaraan, dan membuka ruang bagi generasi muda. namun disayangkan karena turnamen Muliah ini, dicedrai oleh keputusan wasit dengan memberikan keputusan yang kontroferisial, yang merugikan sejumlah tim yang ikut bertanding dalam turnamen tersebut.Pertandingan hari pertama pada Sabtu 20 September 2025, di Stadion Maren Maluku Tenggara, yang mempertemukan Kodim Fc Vs Raja Wali Fc juga diwarnai aksi protes dari pemain Raja Wali Fc  karena ulah keputusan wasit yang tidak profesional, pertandingan itu  pun terhenti beberapa menit karena aksi protes keras dari Pemain dan Oficial dari Raja Wali Fc. Pertandingan ini berakhir dengan skor 2:2.Pada pertandingan hari kedua di Minggu 21 September 2025 di Stadion Maren Maluku Tenggara mempertemukan Marfun Fc Vs Fangfur Fc, juga berjalan tidak sportif karena  Wasit  juga kembali berulah dengan menganulir 2 Gol dari Marfun Fc, akhirnya Marfun Fc harus menerima kekalahan dari Fangfur Fc 2:0.Padahal diketahui bahwa Liga ini adalah panggung untuk membangun sportivitas, mempererat persaudaraan, dan membuka ruang bagi generasi muda  untuk menunjukkan bakat.Masyarakat Maluku Tenggara sangat mengapresiasi pelaksanaan olahraga sepak bola yang digagas oleh TNI ini, namun Panitia pelaksana harus mengefaluasi wasit yang memimpin pertandingan sehingga benar-benar menjujung sportifitas." Kalau Wasit yang memiliki lisensi kan tidak seperti ini, ini mungkin wasit abal-abal, karena  semua mata menyaksikan pertandingan hari pertama, begitupun pertandingan hari kedua Ini, kalau pertandingan hari kedua Marfun Fc Vs Fangfur Fc seharusnya dua Gol dari Marfun Fc itu Sah," ujar Rian salah satu Warga yang ikut menyaksikan pertandingan di Stadion Maren Langgur, Minggu (21/9/2025).Ia berharap pertandingan selanjutnya, Panitia pelaksana  sudah seharusnya mengefaluasi wasit yang memimpin pertandingan Raja Wali Fc Vs Kodim Fc, dan Marfun Fc Vs Fangfur Fc, sehingga pertandingan selanjutnya benar-benar menunjukan sportifitas dan persaudaraan." Kami sebagai masyarakat berharap turnamen ini melahirkan bibit-bibit baru yang dapat membangkitkan kembali kejayaan Persatuan Sepak Bola Maluku Tenggara, seperti  Persemalra dulu," harap Rian.Rian berharap dari liga ini lahir pemain-pemain yang suatu hari nanti bisa mengembalikan kejayaan  Persemalra sebagai tim yang disegani, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional,” Pungkasnya.Diketahui Turnamen ini diinisiasi Kodim 1503/Tual bersama tokoh pemuda, serta didukung penuh Lanal Tual, Lanud Dominicus Dumatubun, dan Yonif 735 Nawasena. Kompetisi diikuti 16 klub dari Maluku Tenggara dan Kota Tual, yang terbagi dalam empat grup.Dari awal pembukaan, hingga hari kedua, Masyarakat Maluku Tenggara  tampak sangat terhibur dan kompak dengan  menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif  saat memadati Stadion Maren Langgur.(Red) 21 Sep 2025, 21:59 WIT
Kogabwilhan III Gelar Trisula Open Championship 2025 Papuanewsonline.com, Mimika – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-6, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menggelar ajang bergengsi Trisula Open Championship 2025 di Timika, Papua. Kejuaraan menembak ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum penting untuk memperkuat persatuan, sinergi, dan semangat kebersamaan antara TNI, Polri, serta masyarakat Papua. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan prajurit dari tiga matra TNI (AD, AL, AU), personel Polri, komunitas, hingga pecinta olahraga menembak dari berbagai daerah di Papua. Suasana kompetitif namun penuh persahabatan terasa kental sepanjang penyelenggaraan kejuaraan. Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya perlombaan biasa, melainkan sarana mempererat hubungan aparat negara dengan masyarakat. “Trisula Open Championship adalah simbol persatuan dan kesatuan. Lewat olahraga, kita satukan langkah untuk menjaga keamanan, kedaulatan, dan keutuhan bangsa, khususnya di tanah Papua,” ujarnya. Selain itu, Letjen Bambang menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah menumbuhkan semangat profesionalisme, sportivitas, dan kesiapsiagaan bagi setiap peserta. Kejuaraan ini bukan hanya tentang adu keterampilan menembak, tetapi juga tentang membangun rasa saling percaya dan memperkuat solidaritas. Antusiasme masyarakat yang ikut serta membuktikan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan dalam menciptakan suasana yang positif dan harmonis. Partisipasi aktif peserta dari berbagai kalangan juga menunjukkan bahwa semangat persatuan dapat diwujudkan melalui kegiatan sederhana namun bermakna. Tidak hanya menggelar kompetisi olahraga, perayaan HUT Kogabwilhan III juga disemarakkan dengan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari pembagian paket sembako, pemugaran sarana dan prasarana sosial masyarakat, pelayanan kesehatan gratis, hingga operasi bibir sumbing bagi anak-anak Papua. Menurut Letjen Bambang, rangkaian kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen TNI yang hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI tidak hanya hadir dengan pendekatan militer, tetapi juga dengan pendekatan humanis. Papua bukan sekadar wilayah strategis, tetapi rumah bagi saudara-saudara kita yang harus sejahtera dan merdeka dalam arti yang sebenarnya,” tegasnya. Dengan semangat Trisula Open Championship 2025, Kogabwilhan III berharap seluruh elemen bangsa, baik aparat maupun masyarakat, dapat terus bersatu padu demi Papua yang aman, damai, dan sejahtera.   Penulis: Jid Editor: GF 16 Sep 2025, 13:38 WIT
Kasad Maruli Simanjuntak Resmi Buka Kejuaraan Asia Judo Junior 2025 Papuanewsonline.com, Jakarta — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., secara resmi membuka Asian Cadets and Junior Judo Championship 2025 di Tennis Indoor, Istora Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Kejuaraan bergengsi ini berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 September 2025, dengan menghadirkan ratusan judoka muda berbakat dari 22 negara. Mereka akan bersaing dalam kategori cadets dan junior, menjadikan ajang ini salah satu kompetisi terbesar dalam kalender Judo Union of Asia (JUA). Dalam sambutannya, Jenderal Maruli yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan JUA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah. “Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang kebersamaan untuk membina generasi judoka di Asia, menumbuhkan rasa hormat, persaudaraan, serta nilai-nilai sportivitas,” ujar Kasad. Maruli menekankan bahwa event ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan judo di Indonesia, sekaligus pembelajaran besar dalam penyelenggaraan event berskala internasional. “Ini pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan internasional judo dengan skala sebesar ini. Lebih dari 400 atlet dari 22 negara hadir. Ini bahkan termasuk rekor jumlah peserta untuk kategori cadets and junior di dunia. Harapannya, para atlet Indonesia bisa melihat bahwa sejak usia dini, mereka punya kesempatan tampil di level terbaik,” jelasnya. Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden JUA Obaid Al Anzi beserta jajaran Komite Eksekutif JUA atas kepercayaan besar kepada Indonesia. Ia juga memberi penghargaan kepada para atlet, ofisial, hingga masyarakat pendukung yang hadir. “Kejuaraan ini bukan hanya panggung prestasi, tetapi juga pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan bagi seluruh peserta,” tambahnya. Presiden JUA Obaid Al Anzi dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya terhadap PB PJSI dan Jenderal Maruli Simanjuntak. Menurutnya, penyelenggaraan di Indonesia kali ini adalah salah satu event paling prestisius dalam kalender JUA. Selama empat hari ke depan, ratusan judoka muda Asia akan turun ke tatami untuk bertanding di berbagai nomor. Ajang ini diharapkan melahirkan bibit-bibit atlet judo Asia yang tangguh, disiplin, serta siap bersaing di pentas dunia. Indonesia sebagai tuan rumah berharap momentum ini dapat memberikan inspirasi bagi para judoka muda tanah air untuk terus meningkatkan kemampuan, menorehkan prestasi, serta mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.(GF)  15 Sep 2025, 21:06 WIT
Inorga Persejasi Gelar Turnamen Sepakbola Berjalan, Semarakkan HUT Mimika ke-29 Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mimika ke-29 semakin semarak dengan hadirnya turnamen unik yang digagas Induk Olahraga (Inorga) Persejasi. Mulai Kamis (12/9/2025) kemarin, Persejasi resmi membuka Turnamen Sepakbola Berjalan, sebuah ajang olahraga rekreatif yang mengutamakan kebersamaan, kekompakan, dan hiburan bagi masyarakat Mimika. Turnamen ini menghadirkan peserta dari berbagai unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, hingga perusahaan swasta yang beroperasi di Timika. Rangkaian pertandingan diproyeksikan berlangsung hingga Oktober mendatang, sehingga memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus menikmati hiburan olahraga sepanjang bulan perayaan HUT Mimika. Ketua Umum Inorga Persejasi, Habel Taime, menegaskan bahwa sepakbola berjalan dipilih sebagai cabang lomba karena sifatnya yang inklusif dan mampu melibatkan semua kalangan. “Sepakbola berjalan bukan sekadar adu strategi dan teknik, tapi wadah kebersamaan. Ajang ini kami harapkan jadi sarana silaturahmi, hiburan, dan ruang rekreasi yang bisa dinikmati semua pihak dalam suasana penuh kegembiraan menyambut HUT Mimika ke-29,” ujarnya usai technical meeting, Kamis (11/9/2025). Menurut Habel, turnamen ini tidak hanya akan melahirkan juara, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas di antara peserta. Ketua Panitia, Rusel Sibi, menambahkan bahwa panitia telah merancang aturan khusus yang disesuaikan dengan karakteristik sepakbola berjalan. Mulai dari jumlah pemain di lapangan, durasi pertandingan, hingga sistem pergantian pemain, semuanya diatur agar tetap kompetitif namun tidak mengurangi sisi rekreatif. “Melalui technical meeting, kami memastikan seluruh peserta memahami regulasi. Ini penting agar jalannya pertandingan adil, tertib, dan menyenangkan bagi semua pihak,” jelas Rusel. Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 15 tim putra dan 16 tim putri. Jumlah ini dinilai cukup besar untuk ukuran turnamen rekreatif, sekaligus menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat Mimika untuk ikut meramaikan perayaan hari jadi daerah. Warga Timika menyambut positif kehadiran turnamen ini. Selain sebagai tontonan menarik, ajang ini juga diharapkan mampu menjadi wadah hiburan keluarga sekaligus mempererat relasi antarinstansi. Turnamen sepakbola berjalan ini sekaligus menegaskan bahwa olahraga tidak melulu soal kompetisi ketat, tetapi juga dapat hadir sebagai ruang persatuan, keceriaan, dan kebersamaan. “Harapannya kegiatan ini terus ada setiap tahun, bukan hanya di HUT Mimika, tapi juga di event-event olahraga lainnya,” tambah Habel optimistis.   Penulis: Jid Editor: GF 12 Sep 2025, 22:01 WIT
Rakor di Mimika, Pemprov Papua Tengah Kumpulkan Data untuk Bangun Sektor Kepemudaan Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemanfaatan dan Pengolahan Data Sektor Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif se-Papua Tengah, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Timika, 8–10 September 2025. Rakor ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, SE., M., didampingi oleh Kepala Disporaparekraf Papua Tengah, Jem Telenggen, SE., M.Ap, serta dihadiri para kepala OPD dari delapan kabupaten di Papua Tengah. Dalam sambutannya, Marten Ukago menegaskan bahwa empat sektor utama yang dibahas dalam Rakor ini bukan hanya sekadar bidang kerja birokrasi, melainkan penopang penting masa depan Papua Tengah. “Pemuda adalah agen perubahan, olahraga pemersatu bangsa, pariwisata jendela dunia, dan ekonomi kreatif motor penggerak masa depan. Rakor ini jangan hanya jadi forum seremonial, tetapi harus melahirkan langkah konkrit yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Marten. Ia menambahkan, data yang dikumpulkan dari seluruh kabupaten akan menjadi dasar pengambilan kebijakan dan perumusan program strategis yang lebih tepat sasaran. Kepala Disporaparekraf Papua Tengah, Jem Telenggen, menjelaskan bahwa tujuan utama Rakor ini adalah mengintegrasikan data lintas kabupaten. Data tersebut nantinya akan dimanfaatkan dalam perencanaan program, termasuk pembangunan infrastruktur olahraga, pariwisata, serta pendampingan UMKM di sektor ekonomi kreatif. “Saat ini kami tengah mempersiapkan stadion Your Sports Center yang akan menjadi ikon olahraga di Papua Tengah. Data yang dihimpun dari Rakor ini juga akan menjadi pijakan bagi pemerintah dalam menyusun program pembinaan pemuda, mengembangkan destinasi wisata, serta mendorong industri kreatif daerah,” ujar Jem. Peserta Rakor dari delapan kabupaten menyambut baik inisiatif Pemprov Papua Tengah ini. Mereka menilai bahwa langkah pengumpulan data bersama akan memperkuat koordinasi lintas daerah, meminimalkan tumpang tindih program, serta mempercepat lahirnya kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Melalui Rakor ini, Pemprov Papua Tengah ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki pijakan kuat pada realita di lapangan, bukan sekadar wacana. Harapannya, hasil Rakor dapat menjadi tonggak awal terwujudnya Papua Tengah Emas: maju, mandiri, dan berdaya saing.   Penulis: Jid Editor: GF 08 Sep 2025, 20:22 WIT
Prestasi Internasional: Polwan Polda Maluku Raih Medali Perak di Thailand Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Polisi Wanita (Polwan) Polda Maluku kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Kali ini di bidang olahraga dayung pantai sprint pada kejuaraan Asian Rowing Beach Sprint Championships 2025 yang diselenggarakan di Pattaya, Thailand.Polwan Polda Maluku yang kembali mengharumkan nama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yaitu Bripda Arni Silva Pattipeiluhu.Ia sukses melaju ke babak final melawan tuan rumah Thailand. Meski mampu meraih medali perak pada nomor perlombaan CW1X (Coastal Women Singel Scull)."Bapak Kapolda Maluku menyampaikan selamat dan apresiasi atas prestasi yang kembali diukir oleh personel Polda Maluku, khususnya Polwan Polda Maluku" kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, Senin (11/8/2025).Ajang internasional itu dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 6 - 10 Agustus 2025 yang bertempat di VVHM + VMF Pattaya, Bang Lamung District, Provinsi Chonburi, Thailand. Bripda Arni berhasil meraih medali perak setelah berhasil melalui berbagai tahapan. Pada quartel final 10 Agustus 2025 saat melawan Singapura, Bripda Arni finish dengan catatan waktu 03: 11.56. Selanjutnya melangkah ke semifinal melawan Hongkong dengan catatan 03.01.08. Sedangkan final saat melawan Thailand, Bripda Arini finish dengan catatan waktu 03.14.21.Kombes Rositah berharap prestasi yang diraih Bripda Arini dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya, khususnya Polwan Poda Maluku "Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya, termasuk dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat," harapnya. PNO-12 12 Agu 2025, 19:43 WIT
14 Lomba Meriahkan HUT RI di SMA Negeri 6 Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana SMA Negeri 6 Mimika berubah semarak saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh halaman sekolah dipenuhi tawa, sorak-sorai, dan semangat juang para siswa yang berpartisipasi dalam 14 jenis lomba yang dirancang khusus untuk memupuk rasa kebangsaan, solidaritas, dan kolaborasi. Tak kurang dari 1.122 siswa terlibat dalam ajang ini, membuat perayaan tahun ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah sekolah tersebut. Bertha Lenayati, S.Si.Teol.M.A.Gr, selaku Kaur Kesiswaan SMA Negeri 6, menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana membentuk karakter dan membangun kekompakan lintas elemen sekolah. “Tema yang kami ambil memang mengikuti arahan pusat, namun kami ingin mengemasnya sesuai dengan lingkungan sekolah, menanamkan sikap solidaritas dan kolaborasi antar siswa, guru, bahkan petugas keamanan,” ungkap Bertha. Dari lapangan hingga ruang kelas, setiap sudut SMA Negeri 6 menjadi arena kompetisi. Kegiatan dibuka dengan lomba futsal putra yang langsung menyedot perhatian seluruh siswa. Setelah itu, berbagai lomba unik digelar, mulai dari menghias nasi goreng, gigit sendok estafet, tiup gelas plastik estafet, hingga goyang balon yang mengundang gelak tawa penonton. Tak kalah menarik, lomba baris-berbaris (PBB) dengan mata tertutup menantang koordinasi dan konsentrasi peserta. Sementara itu, senam “Anak Indonesia Hebat” mengajak siswa bergerak sehat, dan dance mix TikTok menjadi ajang penyaluran bakat di era digital. Ada pula lomba puisi kebangsaan, poster online, kebersihan kelas, hingga kelengkapan administrasi kelas yang melatih disiplin dan tanggung jawab. Semua lomba dirancang agar setiap siswa dapat menemukan wadah ekspresinya. “Kami masukkan dance mix TikTok karena anak-anak sedang gandrung dengan tren ini, dan kami ingin mereka menyalurkan minatnya dalam wadah yang positif,” ujar Bertha sambil tersenyum. Di balik suksesnya acara, ada kolaborasi apik antara bagian kesiswaan dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Panitia juga menunjuk dewan juri dari kalangan guru yang tidak menjadi wali kelas, demi menjaga objektivitas penilaian. “Kami ingin semua guru berperan, tapi tetap menjaga penilaian yang adil,” jelas Bertha. Antusiasme luar biasa terlihat sejak hari pertama. Seluruh siswa berbondong-bondong memberikan dukungan untuk teman-temannya. Para guru pun tak ketinggalan, ikut menyemangati dan menikmati momen kebersamaan. “Saat futsal pembuka digelar, semua langsung datang memberi dukungan. Itu pemandangan yang luar biasa,” kenang Bertha. Di balik keseruan, ada nilai yang ingin ditanamkan: sportivitas, pengendalian emosi, dan rasa persatuan. Siswa diajak untuk memahami bahwa menang atau kalah adalah hal biasa, yang penting adalah menghargai lawan dan menjaga kebersamaan. “Semangat kemerdekaan bukan lagi angkat senjata, tapi membangun persatuan dan sportifitas. Itu yang ingin kami tanamkan,” tegasnya. SMA Negeri 6 Mimika berkomitmen menjadikan kegiatan seperti ini sebagai tradisi, tidak hanya di momen 17 Agustus, tetapi juga pada peringatan penting lain seperti Hari Pendidikan Nasional, Sumpah Pemuda, hingga Hari Kesaktian Pancasila. Dengan kegiatan yang meriah dan penuh makna ini, SMA Negeri 6 Mimika membuktikan bahwa merayakan kemerdekaan tidak hanya soal mengenang sejarah, tetapi juga menghidupkan semangatnya di hati generasi muda.   Penulis : Cori Editor : GF 12 Agu 2025, 17:28 WIT
65 Tim Wanita Penuhi Jalanan Timika di Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-80 Papuanewsonline.com, Timika – Suasana Kota Timika, Senin (11/8/2025) siang, berubah menjadi lautan merah ketika 65 grup wanita dengan seragam kompak memadati jalan-jalan utama dalam rangka lomba gerak jalan indah memperingati HUT RI ke-80. Dimulai dari halaman Graha Eme Neme Horison Diana, peserta melangkah penuh semangat melewati rute yang telah ditentukan hingga garis finis di halaman Eme Neme Yauware, disambut sorak-sorai warga. Para peserta berasal dari beragam latar belakang: organisasi kemasyarakatan, kelompok keagamaan, PKK, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga komunitas independen. Derap langkah mereka tak hanya memamerkan kekompakan, tetapi juga simbol kebersamaan warga Mimika dalam merayakan kemerdekaan. Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang hadir di Graha Eme Neme Horison Diana, sekaligus melepas para peserta, mengaku kagum dengan jumlah tim yang terlibat. “Awalnya panitia pesimis kalau-kalau pesertanya sedikit. Namun, di luar dugaan, antusias masyarakat terlihat cukup tinggi,” ujarnya dengan senyum bangga. Menurut Bupati, tingginya partisipasi ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih membara di hati masyarakat, terutama para ibu dan perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Lomba gerak jalan indah ini merupakan salah satu agenda dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-80 di Kabupaten Mimika. Sebelumnya, masyarakat telah menikmati berbagai kegiatan seperti fit and run dan nikah massal gratis, yang semuanya bertujuan mempererat kebersamaan dan merayakan kemerdekaan secara inklusif. Di tengah kemeriahan, Bupati Rettob tak lupa menyampaikan pesan penting tentang kebersihan lingkungan. “Setelah selesai acara ini, pulang dari sini ibu-ibu tolong ingatkan kembali bapak-bapak agar mari kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” pesannya. Imbauan ini disambut tepuk tangan peserta, seolah menguatkan komitmen bahwa perayaan kemerdekaan tidak boleh meninggalkan jejak sampah. Sepanjang rute, warga yang berdiri di pinggir jalan tampak antusias menyemangati peserta. Beberapa bahkan mengibarkan bendera merah putih kecil, sementara anak-anak berlari mengikuti iring-iringan. Meski terik matahari cukup menyengat, senyum para peserta tidak pudar, langkah mereka tetap mantap hingga garis finish. Keikutsertaan 65 grup wanita ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk nyata cinta tanah air. Dalam setiap hentakan kaki dan ayunan tangan, tersimpan pesan bahwa kebersamaan adalah kekuatan, dan kemerdekaan layak dirayakan dengan semangat persatuan. Penulis : Jidan Editor : GF 11 Agu 2025, 23:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT