logo-website
Jumat, 27 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Johanes Rettob : Tidak ada Roling Disaat Saya Menjabat Papuanewsonline.com, Timika-Mantan Plt Bupati Mimika Johanes Rettob membantah melakukan roling jabatan terhadap 15 pejabat ASN Pemkab Mimika disaat masih menjabat."Saya menegaskan bahwa pemberitaan tentang saya melakukan tindakan Roling 15 pejabat ASN Kabupaten Mimika adalah pembohongan publik. Sebetulnya yang pantas menjawab ini adalah BKPSDM, ini betul apa tidak. Dan saya mau sampaikan dengan tegas bahwa itu adalah tidak benar. Saya tidak pernah meroling 15 orang itu, yang ada mereka yang mengajukan pengunduran diri dari jabatan," ujar Johanes Rettob melalui keterangan tertulis yang diterimah Media Papuanewsonline.com, Senin (4/11/2024). JR mengatakan Hal ini sebenarnya sudah dilaporkan ke Kemendagri kemudian Mendagri sudah menyurati Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah. Dimana surat Kementrian dengan nomor 100.2.2.6/6414/Otda berisi penjelasan tentang pengaduan tersebut. "Kementrian Dalam Negeri meminta kepada Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah untuk membentuk Tim Investigasi berkaitan dengan laporan tadi. Tim investigasi terdiri dari Inspektorat dan badan kepegawaian Provinsi Papua Tengah, mereka melakukan pemeriksaan benar atau tidak terhadap apa yang dituduhkan oleh beberapa orang terhadap saya," ucapnya. Lanjut dia, Dari hasil investigasi tersebut, Tim tidak dapat menyimpulkan bahwa 15 orang yang dimaksud dalam surat Plh Ditjen Otda sama dengan nama 15 orang pejabat yang mengundurkan diri dari jabatan, dimana  sampai saat ini masih dalam proses BKPSDM Kabupaten Mimika. Johanes Rettob menjelaskan bahwa Sebelumnya kepala BKPSDM Kabupaten Mimika Evert Lukas Hindom angkat bicara terkait pemberitaan soal mutasi jabatan padan Lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika yang dituduh melanggar aturan,  melalui media siber JPNN.com dengan judul "Kepala KKPSDM : Isu Mutasi Jabatan di Pemkab Mimika Cara Lawan Jatuhkan Johannes Rettob" yang dimuat pada hari Senin, 26 Agustus 2024, Pukul 12:59 WIB. Evert Hindom menegaskan bahwa isu yang berdebar terkait Bupati Mimika, Johannes Rettob (JR) telah melakukan mutasi ASN secara diam-diam adalah tidak benar alias berita palsu (hoaks). "Jadi tidak ada mutasi ASN secara diam-diam yang dilakukan oleh Bupati Johannes Rettob dimulai dari tanggal 24 April 2024 hingga saat ini, " ungkap Kepala BKPSDM, Minggu, (25/8/2024) Ia menjelaskan pergantian yang dilakukan pada Eselon IV beberapa waktu lalu merupakan inisiatif sendiri oleh ASN tersebut yang mengajukan pengunduran diri. Sehingga kekosongan jabatan tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan menempatkan pelaksana tugas pada jabatan tersebut. Menurut Evert, hal tersebut merupakan hal yang biasa dan tidak menyalahi aturan. Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan BKPSDM Provinsi Papua Tengah terkait hal ini. "Kalau terkait hal itu kami sudah koordinasi langsung dengan teman-teman di BKDSM Provinsi Papua Tengah dan itu sebenarnya tidak ada masalah sama sekali, saat ini tidak ada dilakukan mutasi sama sekali, " ujar Evert. Ia juga menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya secara resmi belum menerima surat dari Kementrian Dalam Negeri dalam hal ini Dirjen OTDA yang disampaikan kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah dan juga belum ada arahan lebih lanjut dari pihak Provinsi. Evert menambahkan bahwa surat yang dimaksud tertanggal 22 Agustus 2024 di Jakarta ditandatangani Plh. Dirjen OTDA Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si dengan nomor 000.2.2.6/6441/OTDA yang ditujukan kepada Pj Gubernur Papua Tengah sampai saat ini belum diterima oleh pihak Provinsi dan belum ada arahan apapun dari Gubernur. Tak hanya itu, jika BKPSDM Provinsi telah menerima surat tersebut maka pihaknya akan dimintai tanggapan terkait persoalan tersebut. Ia menambahkan bahwa jika diminta untuk menanggapi hal ini pihaknya selalu siap untuk memberikan keterangan secara lengkap beserta data-data yang dimiliki. Evert menambahkan, isu disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang sengaja digencarkan untuk merusak nama baik JR. Selain itu merupakan upaya untuk menjegal proses JR sebagai bakal calon Bupati Mimika. Evert juga menghimbau agar pihak-puhak yang memberitakan hal-hal yang belum pasti kebenarannya agar berhenti menyebarkan hoax, sebab hal ini akan mengganggu pesta demokrasi yang akan berlangsung serta menganggu kondusifitas daerah Mimika. (Redaksi) Untuk Diketahui Pembaca Media Papuanewonline.com, Sebagai Berita Awal Dengan Judul "Lakukan Roling Tanpa Ijin Tertulis Dari Mendagri Johanes Rettob Harus Didiskualifikasi" yang diadukan telah dinilai oleh Dewan Pers melanggar Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Dengan Ini Redaksi Media Papuanewsonline.com Sebagai Teradu Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Saudara Johanes Rettob Sebagai Pengadu.Redaksi Media Papuanewsonline.com Juga Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Pembaca Media Papuanewsonline.com, atas Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber  Sebagaimana Penilaian Dewan Pers, Terhadap Empat Berita  Yang Diadukan Pengadu Ke Dewan Pers. 06 Nov 2024, 01:39 WIT
Johanes Rettob Bantah Tinggalkan Utang 800 Miliar Diakhir Masa Jabatan Papuanewsonline.com, Timika- Mantan Plt Bupati Mimika Johanes Rettob membantah diakhir masa jabatan meninggalkan defisit 800 Miliar.Terkait hal itu Johanes Rettob menjelaskan bahwa pendapatan yang didapat oleh Kabupaten Mimika sebanyak Rp 6,6 triliun, tetapi belanja untuk Kabupaten Mimika ditetapkan sebesar Rp 7,5 triliun dan jika dihitung terjadi selisih.Johanes Rettob menyampaikan Pemda Mimika berharap bisa mencapai Rp 7,5 triliun tersebut, namun ditengah perjalanan ada beberapa kendala. Salah satunya ialah dua stengah persen dari PT Freeport Indonesia (PT FI) tidak dapat secara maksimal karena ada aturan baru ."Karena aturan itu, sehingga yang harusnya kita terima Rp 1,8 triliun tapi ternyata kita hanya dapat Rp 1,5 triliun sehingga ada selisih disitu," ucap Johanes Rettob melalui keterangan tertulis yang diterimah Media ini, Senin (4/11/2024).Lanjut dia, selain itu ada juga kendala pada PBB-P3 dari PTFI sudah habis atau selesai, karena hal ini bagaimana menjawab kekurangan tersebut, pada saat penetapan APBD perubahan baru dilihat secara keseluruhan, jangan sampai ada hutang atau defisit dan atau pinjaman."Selanjutnya selama tiga bulan terakhir saya menjabat sebagai Plt Bupati, saya berjuang dan berpikir bagaimana harus mendapatkan uang untuk menutup kekurangan tersebut, dimana ada beberapa langkah yang kami tempuh," ungkapnya."Ada beberapa langkah yang kami tempuh,  pertama bagaimana kami mencari uang yakni dari dana bagi hasil (DBH) melalui PBB-P3, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan ini kami berusaha untuk dana ini bisa dikembalikan, namun dari usaha tersebut dari Kementrian dalam Negeri masi samar-samar,  sehingga kami harus tutupi," jelasnya.Karena hal itu lanjut Johanes Rettob, ada beberapa kegiatan yang dilakukan refokusing, yang mana kegiatan yang tidak prioritas tidak dikerjakan." Saya kasi salah satu conto, pekerjaan yang multiyears yang tidak prioritas bisa kita hentikan dulu, dan dengan usaha yang kuat sebagian utang itu sudah terpenuhi,  dan masih sisa Rp 100 Miliar lebih," tandas Johanes Rettob."Saya secara tegas menyampaikan bahwa, Saya tidak pernah meninggalkan masa jabatan dengan hutang," tegasnya. Kata JR, dirinya pernah menyampaikan di DPRD dalam rapat perubahan bahwa, semua harus bekerja semaksimal mungkin, karena diakhir masa jabatanya tidak mau meninggalkan hutang."Saat itu kita sudah sepakati, akan masuk dalam perubahan, saya pasti tidak bisa mengaturnya di rapat paripurna, tapi biarkan Pj Bupati yang baru melanjutkan," terangnya.Menurut  Johanes Rettob, langkah-langkah yang sudah dikerjakan selama tiga bulan dimasa jabatanya, baik dari anggaran, kepegawaian hingga diakhir masa jabatan dirinya tidak pernah meninggalkan utang. "Saya tidak pernah tinggalkan hutang diakhir masa jabatan, jadi ada beberapa Media yang mengeluarkan berita bahwa saya meninggalkan defisit utang sebanyak delapan ratus miliar, secar tegas saya katakan itu tidak benar, dan itu pembohongan publik," ucapnya.(Redaksi)Untuk Diketahui Pembaca Media Papuanewsonline.com bahwa berita awal yang diadukan dengan telah dinilai oleh Dewan Pers melanggar Kode Etik  Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. 06 Nov 2024, 00:52 WIT
Pastikan Pilkada Damai, Polres SBB Gelar Malam Pujian dan Bersholawat Papuanewsonline.com, SBB - Patut dicontohi, ditengah semua pihak tengah sibuk dan berjibaku dengan pelaksanaan Pilkada yang kini sudah hampir dipenghujung masa kampanye, namun kepedulian Polres Seram Bagian Barat (SBB), terhadap situasi dan kondisi keamanan, teristimewa perwujudan Pilkada Damai, dengan melaksanakan dua kegiatan keagamaan bertaraf akbar. Kedua kegiatan dalam rangka cooling system menuju Pilkada Damai itu, yakni Malam Pujian dan Kesaksian, dan SBB Bersholawat.Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan SIK, mengungkapkan, kegiatan Malam Pujian dan Kesaksian, serta SBB Bersholawat ini, sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab guna mewujudkan Pilkada damai."Di saat semua berjibaku, melakukan segala upaya untuk menjadi penguasa aparat melakukan segala cara menjaga situasi. Beta ingin mengajak masyarakat SBB berlutut menyatukan hati meminta Tuhan menolong kita bukan saja Pilkada aman tapi juga mendapat pemimpin yg takut Tuhan yg membawa kebaikan bagi daerah ini, semoga Tuhan mendengar doa doa kita masyarakat SBB,"kata dia, kepada wartawan di Mapolres SBB, Selasa (5/11/2024).Menurut Kapolres, kedua kegiatan ini akan dilakukan dengan waktu yang berbeda."Untuk SBB Bersholawat ini menghadirkan Kiai Haji Hendra Umar Faried, yang dilaksanakan dihalaman Mapolres SBB, pada tanggal 10 November. Kemudian Malam Pujian dan Kesaksian dilaksanakan pada tanggal 11 November dilapangan Polres juga,"jelasnya.Kapolres mengatakan, kedua kegiatan keagamaan ini menghadirkan sejumlah artis dari luar Maluku."Untuk Malam Pujian dan Kesaksian ini dimeriahkan penyanyi Putri Siagian, Glen Imanuel, Joson Irawan,Grezia Epiphania, Cleny Nikijuluw, Beto Habibu, Hyori Dermawan, Chef Robert Band dan lainnya,"ujar Kapolres.Perwira dengan dua melati dipundaknya menegaskan, kegiatan tersebut dipersembahkan untuk seluruh masyarakat di kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu."Kita buat kegiatan untuk masyarakat, sehingga kiranya Tuhan selalu hadir bersama kita dalam mewujudkan Pilkada Damai, SBB maju dan masyarakat sejahtera,"tandas Kapolres.Untuk itu orang nomor satu di Polres SBB ini mengajak, seluruh masyarakat SBB untuk hadir dalam kegiatan tersebut."Mari ditengah kesibukan kita, kita sisipkan dan sediakan waktu untuk hadir bersama-sama memanjatkan doa dan pujian kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.Mari kita berlutut menyatukan hati, meminta kepada Tuhan agar Tuhan menolong kita, Pilkada aman dan masyarakat SBB mendapat pemimpin yang takut Tuhan agar bisa membawa kebaikan bagi daerah ini,"pungkas Kapolres. PNO-12 05 Nov 2024, 20:07 WIT
Kasus Judol di Kementerian Komdigi Jadi Atensi Kapolri Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menelusuri semua pihak yang terlibat dalam kasus buka blokir situs judi online (judol) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Pasalnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tengah bekerja keras untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya yakni memberantas perjudian, yang menyebabkan tatanan sosial dan ekonomi masyarakat."Yang jelas bahwa bapak Kapolri sangat serius untuk menindaklanjuti apa yang menjadi program bapak Presiden sehingga semua dapat kita tuntaskan bersama," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (4/11/2024).Menurutnya, siapa pun yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban. Saat ini kata Sandi, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih mendalami pemeriksaan para tersangka yang ditangkap. Lebih lanjut, bahwa Polri akan mengusut tuntas kasus yang melibatkan pegawai di Kementerian Komdigi. Tak hanya itu saja, aliran dana judi yang disetor para bandar itu juga akan ditelusuri."Sementara ini masih didalami oleh penyidik, bahannya masih dikumpulkan, yang terlibat masih diperiksa, nanti setelah ada hasil yang signifikan akan kami sampaikan ke rekan-rekan (media), jadi kita lagi kumpulkan siapa yang terlibat, siapa yang bisa menjadi saksi, bagaimana penelusuran asetnya, dan semua hal yang terkait," pungkas Irjen Sandi Nugroho.Seperti diketahui, Ditreskrimum Polda Metro Jaya sudah menetapkan 16 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 oknum berasal dari Kementerian Komdigi, serta empat orang warga sipil. Mereka yang ditangkap memiliki wewenang memeriksa situs judol hingga memblokirnya. Namun, para tersangka ini justru menyalahgunakan wewenang tersebut dengan tidak memblokir situs milik pihak yang dikenal.Dari para bandar ini, para pegawai memperoleh keuntung sebesar Rp8,5 juta per situs. Diduga jumlah situs judi online yang dibinda mencapai 1.000 situs. Berbagai upaya juga dilakukan oleh Polri selain melakukan penegakan hukum. Melalui Satgas Penanggulangan Judi Daring ini, polisi juga melakukan pendekatan preemtif dengan melakukan sosialisasi di sekolah, kampus, kementerian dan lembaga mengenai bahayanya dampak judi. Selain itu, upaya preventif yakni dengan mengajukan pemblokiran situs dan aplikasi judol ke Kementerian Komdigi. PNO-12 05 Nov 2024, 19:53 WIT
Latihan Angkasa Yudha TNI AU TA. 2024 Resmi Dibuka Kasau Papuanewsonline.com, Jakarta - Panglima Komando Operasi Udara I Marsekal Muda TNI Mohammad Nurdin menghadiri upacara pembukaan Latihan Angkasa Yudha TA. 2024 yang dilaksanakan secara virtual yang diikuti pula oleh seluruh anggota Makoopsud I, baik para pejabat Utama Koopsud I, para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Makoopsud I serta para pelaku dan pendukung yang terlibat dalam latihan Angkasa Yudha di Lapangan Upacara Makoopsud I. Senin (4 November 2024).Latihan Angkasa Yudha TNI Angkatan Udara TA. 2024 yang secara resmi hari ini dibuka oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. yang bertindak selaku Irup, pada upacara Pembukaan yang terpusat di Lapangan Upacara Mabesau. Selain Pangkoopsud I, hadir pula pada upacara pembukaan tersebut baik secara tatap muka maupun secara virtual yaitu Pangkoopsudnas, Dankodiklatau, Dankoharmatau, Pangkogabwilhan, Pangkoopsud II dan Pangkoopsud III serta jajarannya pejabat TNI Angkatan Udara lainnya.Dalam amanatnya Kasau mengingatkan bahwa melihat perkembangan situasi global dan tantangan dimasa depan yang tidak bisa diprediksi, serta perkembangan teknologi militer dan ancaman cyber yang semakin nyata telah mengubah landscape peperangan yang modern, hal ini menuntut TNI Angkatan Udara untuk membangun dan menggelar kekuatan yang mampu beroperasi secara optimal, sehingga dapat menjamin keamanan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari segala bentuk ancaman. Lebih lanjut Kasau menegaskan bahwa penyelenggaraan Latihan Puncak TNI Angkatan Udara yaitu Angkasa Yudha Tahun Anggaran 2024 ini terfokus untuk menguji pada kesiapan operasi dalam melindungi Ibu Kota Nusantara termasuk obyek vital Nasional yang berada disekitar IKN, selain itu melalui Latihan Angkasa Yudha ini merupakan sarana terbaik untuk menguji doktrin Swa Bhuana Paksa beserta dukungannya termasuk dalam proses pengambilan keputusan militer yang dilandasi dengan analisis strategis yang komprehensif.  Latihan Angkasa Yudha yang berlangsung selama 5 hari, direncanakan berakhir pada tanggal 8 November 2024 diikuti seluruh jajaran TNI Angkatan Udara, termasuk Koopsud I sebagai Komando Tugas Udara Gabungan yang terdiri dari Satgas Intelijen, Satgas Teritorial, Satgas Dukops, Satgas Logistik, Satgas Kesehatan, Satgas Komlek dan Satgas Info serta Satuan Tugas Lainnya. PNO-12 05 Nov 2024, 16:20 WIT
Perkuat Sinergitas, Kapolda Papua Silaturahmi Dengan Wartawan di Merauke Papuanewsonline.com, Merauke – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si melakukan silaturahmi dengan wartawan Merauke yang dilaksanakan di The Ben'z Cafe Merauke, Minggu, (03/11/2024).Kegiatan tersebut dihadiri oleh PJU Polda Papua, Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M, Wakapolres Merauke, Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K, PJU Polres Merauke dan para wartawan yang ada di Merauke.Dalam kesempatannya, Kapolda mengucapkan terimakasih kepada semua wartawan yang ada di Merauke dan sekitarnya yang selama ini dalam membangun Papua, khususnya melalui penyampaian informasi yang berimbang dan akurat.“Keberadaan dan peran teman-teman wartawan sangat penting, tidak hanya sebagai sumber informasi bagi masyarakat, tetapi juga sebagai mitra strategis kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua,” ucap Kapolda.Sebagai Kapolda Papua, ia memiliki harapan besar bahwa kerja sama antara Kepolisian dan rekan-rekan media dapat semakin solid ke depannya. Tugas Polri dan wartawan sama-sama penting dan saling melengkapi yakni memberikan informasi yang benar dan membangun kepada masyarakat.“Saya memahami bahwa peran media adalah memberikan pandangan yang objektif. Oleh karena itu, saya harap agar komunikasi kita semakin terbuka, sehingga setiap permasalahan yang ada bisa kita diskusikan dan cari solusi bersama demi kemajuan Papua yang kita cintai,” tuturnya.Lebih lanjut, Irjen Patrige berharap untuk para wartawan dapat turut serta menyampaikan pesan-pesan damai dan persatuan kepada masyarakat Papua.“Saya yakin dengan kerjasama yang kuat antara kepolisian dan media, kita bisa mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 05 Nov 2024, 15:59 WIT
Menteri Kehutanan Temui Kapolri Bahas Penegakan Hukum Kehutanan Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Senin (4/11/2024). Kunjungan Menhut bersama jajaran dalam rangka memperbaharui Nota Kesepahaman atau MoU terkait penanganan permasalahan hutan di Indonesia, salah satunya yang menjadi fokus Utama yaitu penegakkan hukum.Kapolri mengapresiasi kedatangan Menhut Raja Juli yang bergerak cepat untuk melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait. Sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sinergitas, koordinasi dan kolaborasi antar instansi. Selain itu kata Jenderal Sigit, Polri akan mendukung program-program dari Kementerian Kehutanan."Tentunya betul yang tadi disampaikan oleh beliau bahwa kita selama ini telah melaksanakan berbagai macam kerjasama. Mulai dari menjaga hutan terkait dengan masalah karhutla (kebakaran hutan dan lahan), sampai dengan penegakan hukum terkait dengan permasalahan-permasalahan kehutanan," kata Jenderal Sigit dalam konferensi pers di Lobi Gedung Utama Mabes Polri.Oleh karena itu sambung Kapolri, dengan MoU yang akan dilanjutkan ini banyak hal yang perlu disesuaikan dan diperbaiki. Terkait dengan kerjasama dalam penegakan hukum permasalahan kehutanan, Polri akan menindak tegas para pelaku perambah kawasan hutan dan tindak pidana ilegal logging baik secara individu maupun korporasi."Sehingga apa yang tadi beliau sampaikan terkait bagaimana menjaga hutan kita khususnya dari para pelaku perambah, apakah itu yang sifatnya tradisionil maupun korporasi betul-betul bisa kita tegakkan untuk menjaga hutan kita antara lain itu peningkatan kualitas SDM, saya kira tadi sudah disampaikan pelatihan bersama untuk peningkatan kemampuan karena juga ada PPNS di kehutanan sehingga tentunya ada kerjasama didalam bidang pengawasan penyidikan dan tentunya karhutla yang menjadi PR tahunan, demikian juga tentu ada hal hal yang harus kita kerjasamakan dan itu nanti kita tuangkan di MoU,” tandas Kapolri.Sementara, Raja Juli menyampaikan banyak hal bersama Kapolri sebagaimana yang diperintahkan Presiden Prabowo agar hutan menjadi sumber paru-paru dunia dan sekaligus menjadi sumber kesejahteraan rakyat Indonesia. Tentunya, dikatakannya yaitu sinergi, koordinasi dan kolaborasi menjadi kata kunci dalam Kabinet Merah Putih. "Hari ini saya menghadap kepada bapak Kapolri meminta bantuan beliau untuk turut serta bersama-sama mengamankan hutan kita," kata Raja Juli.Beberapa yang dibahas untuk dilanjutkan dalam MoU yakni paling utama tindak kejahatan kehutanan seperti perambahan kawasan hutan baik secara individu, komunal maupun korporasi. Selain itu juga tindak pidana illegal logging dan juga pemburuan satwa liar atau dilndungi. Di sisi lain, kerjasama yang akan terus dilanjutkan yaitu peningkatan polisi kehutanan dan juga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)."Dalam konteks itu kami akan menulis ulang MoU, sebenarnya sudah ada MoU dari Polri dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 5 tahun yang lalu, kebetulan sudah expired, yang kedua kebutuhan nomenklaturnya juga sekarang berubah, Kementrian Lingkungan Hidup dipisah dengan Kementrian Kehutanan, maka di jajaran staf akan segera ditulis MoU baru yang didalam MoU itu akan tertulis rangkaian yang mungkin dikerjasamakan dan dikoordinasikan antara Kementrian Kehutanan dan kepolisian diantaranya tentu tentang penertiban bisnis illegal di kawasan kehutanan, kemudian terkait dengan karhutla, dan juga pengembangan sumber daya kepolisian hutan yang saat ini juga sangat dibantu oleh pihak kepolisian," bebernya."Sekali lagi atas nama Kementerian kami mengucapkan terima kasih dan mudah-mudahan MoU yang tadi kita bicarakan bisa ditandatangani dalam waktu yang tidak lama," tambahnya. PNO-12 04 Nov 2024, 21:58 WIT
SDM Polres Asmat Polda Papua Laksanakan Sosialisasi Penerimaan Anggota Patroli T.A 2024-2025 Papuanewsonline.com, Asmat - Kepala Bagian SDM Polres Asmat AKP Djhon Phillips Rahaten, S.Sos., Bersama Anggota Laksanakan Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri T.A 2024-2025, Bertempat Di SMA Yppgi Rosler, Senin (04/11/2024).Dalam kesempatannya Kabag SDM Polres Asmat AKP Djhon Phillips Rahaten, S.Sos., menyampaikan bahwa dalam mengikuti tes masuk menjadi anggota ada 6 item yang harus disiapkan antara lain.1. Persiapan FisikLatihan Kekuatan dan Ketahanan: Fokus pada olahraga yang meningkatkan daya tahan dan kekuatan tubuh, seperti lari jarak jauh, push-up, sit-up, dan pull-up. Biasanya, ada standar minimal dalam tes fisik ini.Latihan Kecepatan dan Kelincahan: Latihan sprint atau lari cepat, shuttle run, dan gerakan-gerakan kelincahan lainnya.Latihan Pernafasan: Melatih pernapasan dengan berenang atau latihan yang meningkatkan kapasitas paru-paru.2. Persiapan AkademikMateri Pengetahuan Umum: Biasanya mencakup sejarah Indonesia, politik, hukum, wawasan kebangsaan, serta isu-isu terkini.Bahasa Indonesia dan Matematika Dasar: Kemampuan berbahasa dan matematika dasar sering diujikan.Tes Intelegensi Umum (TIU): Latihan soal yang meliputi tes logika, tes numerik, dan tes analisis sering muncul dalam tes akademik ini.3. Persiapan PsikologiLatihan Soal Psikotes: Psikotes biasanya meliputi tes kecerdasan, kepribadian, hingga kemampuan problem solving.Tes Kepribadian: Tes kepribadian seperti tes gambar, tes wartegg, dan lainnya akan menggambarkan kepribadian kandidat. Biasakan diri dengan tipe-tipe soal psikologi ini dan belajar untuk menjawab dengan tenang dan jujur.4. Pemeriksaan KesehatanPeriksa Kesehatan Diri: Lakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum tes, termasuk penglihatan, pendengaran, kesehatan jantung, tekanan darah, gigi, dan organ tubuh lainnya.Jaga Pola Hidup Sehat: Makan makanan bergizi, minum cukup air, hindari rokok dan alkohol, dan cukup tidur agar kondisi tubuh tetap prima.5. Persiapan Mental dan SikapJaga Mental yang Kuat: Persiapan mental penting untuk menghadapi tekanan selama proses seleksi.Pelajari Kode Etik dan Integritas: Sikap disiplin, tegas, dan jujur adalah karakter yang dicari di kepolisian. Pastikan Anda sudah memahami kode etik dan memiliki sikap yang baik selama proses seleksi.6. Dokumen AdministrasiLengkapi Dokumen yang Diminta: Dokumen seperti ijazah, KTP, kartu keluarga, SKCK, dan surat-surat kesehatan mungkin diperlukan. Persiapkan semua dokumen agar siap pada waktunya dan jangan menunggu pada saat sudah mau akhir penutupan pendaftaran baru mau mendaftar itu yang harus di perhatikan,”Ucap Kabag SDM. PNO-12 04 Nov 2024, 14:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT