logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kapolda Maluku Terima Kunjungan Silaturahmi JICA Indonesian Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesian Office. Yang datang yaitu Mr. Kashima Kohei, Project Formulation Advisor, JICA Indonesian Office, dan Kombes Pol (Purn) Ermiady Yadi, Security Advisory, JICA Indonesian Office.Pertemuan silaturahmi dengan Kapolda dihelat di ruang tamu Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Selasa (27/8/2024). Turut hadir mendampingi Kapolda yakni Direktur Binmas Polda Maluku.Pada pertemuan tersebut kedua pihak membicarakan mengenai potensi kerjasama hingga tantangan operasional ke depan di wilayah Maluku.Kapolda Maluku saat menerima kedatangan perwakilan JICA Indonesian Office memberikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan mereka di Markas Polda Maluku."Polda Maluku selalu terbuka dan menyambut baik segala bentuk kerjasama, terutama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku," kata Irjen Eddy Sumitro Tambunan.Untuk diketahui, JICA atau Badan Kerja Sama Internasional Jepang, adalah sebuah lembaga yang didirikan pemerintah Jepang untuk membantu pembangunan negara-negara berkembang. Lembaga ini berada di bawah kekuasan Departemen Luar Negeri.Selain mempererat hubungan bilateral, pertemuan yang dilakukan juga membahas berbagai aspek terkait situasi dan kondisi geografis serta karakteristik wilayah Maluku yang menjadi tantangan bagi pelaksanaan tugas kepolisian. Diskusi yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi landasan bagi kerjasama strategis yang lebih kuat antara Polda Maluku dan JICA dalam berbagai bidang. (PNO-12) 03 Sep 2024, 12:11 WIT
Tingkatkan Sinergitas, Kapolda Maluku Hadiri Syukuran HUT ke-79 Kejaksaan RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kejaksaan RI yang dilaksanakan Kejaksaan Tinggi Maluku di Santika Hotel, Kota Ambon, Senin (2/9/2024).Selain Kapolda Maluku, hadir dalam acara syukuran tersebut yaitu Kajati Maluku, Penjabat Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Danlantamal IX/Ambon, Ketua DPRD Provinsi Maluku, dan pimpinan instansi terkait di Maluku.HUT Kejaksaan RI tahun ini mengusung tema “Hari lahir Kejaksaan sebagai simbol terwujudnya kedaulatan penuntutan advocaat generaal”.Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo dalam pidatonya, menegaskan kembali komitmen Kejaksaan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugasnya. "Kami berharap agar sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama instansi terkait dapat terus ditingkatkan demi kemajuan provinsi Maluku," harapnya.Kapolda Maluku Irjen Eddy Sumitro Tambunan saat menghadiri acara syukuran tersebut turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-79 Kejaksaan RI kepada Kajati Maluku bersama seluruh jajarannya.Kapolda juga memberikan apresiasi mendalam atas kontribusi Kejaksaan dalam menjaga stabilitas hukum dan keadilan di Maluku. Orang nomor 1 Polda Maluku ini menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga hukum lainnya adalah kunci untuk memastikan penegakan hukum yang efektif dan adil di wilayah ini."Kami menyampaikan selamat ulang tahun Kejaksaan RI yang ke 79. Semoga ke depan Kejaksaan selalu sukses dalam menjalankan tupoksinya," kata Kapolda.Kapolda juga berharap dengan bertambahnya usia Kejaksaan RI, peran Kejaksaan terus ditingkatkan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya penegakan hukum, serta menciptakan lingkungan yang kondusif."Kami juga berharap Kejaksaan khususnya Kejati Maluku dapat terus bersinergi dengan Polda Maluku dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui penegakan hukum yang berkeadilan," harapnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 11:59 WIT
Siap Amankan Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF, Polri: Kredibilitas Negara di Dunia Internasional Papuanewsonline.com, Cilangkap - TNI-Polri menggelar apel gelar pasukan gabungan dalam rangka pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta. Apel gelar pasukan ini dilakukan guna memastikan kesiapan personel dan alat kelengkapan pengamanan.Dankorbrimob Polri selaku Kaops Operasi Tribrata Jaya 2024 Komjen Pol Imam Widodo membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam apel gelar pasukan."Pada hari ini kita melaksanakan operasi Tribrata Jaya 2024 dalam rangka kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan International Sustainbillity Forum 2024 dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar," kata Imam di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (2/9/2024).Imam menuturkan, kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia memiliki makna yang sangat penting, khususnya terkait dengan penguatan kerukunan hidup antar umat beragama yang perlu terus dijaga dan dikembangkan bersama."Sebagaimana kita ketahui rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia sejak tahun 2020 namun rencana ini tertunda akibat pandemi covid-19 yang merebak di seluruh dunia hingga akhirnya kementerian luar negeri Republik Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa Laus Fransiskus akan mengunjungi Indonesia yaitu di Jakarta pada tanggal 3 sampai dengan 6 September 2024," katanya.Imam mengatakan, selama berada di Indonesia Paus Fransiskus akan melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya pertemuan dengan presiden Republik Indonesia pertemuan dengan otoritas civil society dan diplomatik, pertemuan dengan Imam Besar Masjid Istiqlal dan tokoh-tokoh agama lainnya serta perayaan Misa Akbar bersama umat Katolik di GBK.Berbarengan dengan agenda kunjungan Paus, Indonesia khususnya Jakarta juga akan menggelar kegiatan ISF di JCC Senayan. Bahkan, selain di Jakarta, Indonesia juga menjadi tuan rumah event internasional lainnya seperti Indonesia Afrika Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholder Partnership (HLF MSP) di Bali."Pada kesempatan ini kita diberikan kepercayaan untuk melakukan pengamanan terhadap dua kegiatan sekaligus yang tentunya akan memiliki dinamika yang berbeda dalam pelaksanaannya, namun demikian kita harus tetap menunjukkan kinerja dan pengabdian terbaik kita semua yang hadir di sini harus bangga menjadi bagian dari sejarah untuk melakukan pengamanan peristiwa yang sangat penting bagi bangsa Indonesia," jelasnya.Pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan ISF di Jakarta, kata Imam akan menerapkan pola pengamanan sinergi dengan TNI dan komponen pengamanan lainnya. Rencana operasi sudah disusun dan distrubusikan agar menjadi acuan pelaksanaan tugas pengamanan. Petunjuk dan arahan juga sudah dilakukan melalui rapat koordinasi dan surat telegram."Kita sudah laksanakan latihan pra operasi. Kita harus menyiapkan semaksimal mungkin mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendaliannya," katanya.Lebih lanjut, ia menuturkan, Polri memiliki sumber daya yang cukup, baik personel maupun sarana dan prasarananya. Menurutnya, kepercayaan pemerintah terhadap Polri untuk menjadi bagian dari pengamanan event yang sangat penting ini harus dimaknai dengan pelaksanaan tugas pengamanan sebaik-baiknya."Kita tidak boleh underestimate, waspada setiap potensi ancaman sekecil apapun yang dapat mengganggu jalannya kegiatan pengamanan internasional. Seluruh pengamanan ini merupakan pertaruhan kredibilitas negara di dunia internasional," katanya.Kegiatan pengamanan yang dilaksanakan saat ini, lanjutnya menjadi momen untuk menunjukkan jati diri Polri kepada masyarakat dan dunia internasional bahwa Polri sebagai sosok yang humanis, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat tanpa pamrih dan pandang bulu.Sebanyak 4.730 personel baik dari Mabes Polri maupun dari Polda Metro Jaya untuk pengamanan akomodasi rombongan paus fransiskus, para delegasi, objek kegiatan, pengawalan, pengamanan rute hingga pengamanan parkir."Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif preventif didukung kegiatan gakkum, siber, interpol dan kehumasan dalam rangka pengamanan rangkaian kegiatan kunjungan Paus Fransiskus dan ISF," ucapnya.Ia pun meminta seluruh kasatgas, kasubsatgas dan para perwira pengendali di lapangan agar mampu menentukan langkah dan upaya yang lebih proaktif dan aplikatif, serta dapat menentukan penanganan yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi setiap permasalahan dan hakikat ancaman yang ada sesuai dengan situasi dan kerawanan yang ada dan sesuai dengan ploting penugasan masing-masing.Ia pun menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian anggota dalam pelaksanaan pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024.Pertama, siapkan mental dan fisik yang dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat."Hindari sikap dan tindakan-tindakan tidak simpatik dan arogan yang tidak mencerminkan karakter pelindung pengayom dan pelayan masyarakat," katanya.Kedua, lakukan detektsi dini dengan mengoptimalkan peran fungsi intelijen untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.Ketiga, laksanakan tugas pengamanan dengan penuh kebanggaan, tanggung jawab yang tinggi dan tampilkan jati diri polri sebagai sosok pelindung, pengayom, pelayanan masyarakat.Keempat, bersama-sama dengan tni dan seluruh stakeholders untuk bahu membahu melaksanakan tugas ini sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar. "Kelima tetap waspada dan siap siaga terhadap kemungkinan aksi teror dan aksi kriminalitas maupun bencana. Keenam siapkan skala sumber daya organisasi menghadapi aksi teror, kriminalitas dan bencana yang dapat menimbulkan kegagalan operasi," ujarnya.Ketujuh, dapat bertindak cepat dan melakukan tindakan kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada rombongan Paus Fransiskus maupun peserta atau delegasi ISF dan masyarakat.Kedelapan, waspadai potensi ancaman sekecil apapun yang dapat mengganggu pelaksanaan seluruh kegiatan baik di akomodasi, rute perjalanan, tempat kegiatan maupun objek-objek lain yang akan dikunjungi.Kesembilan, lakukan langkah dan upaya yang lebih proaktif dan implementatif guna menentukan strategi pengamanan yang tepat efektif dan efisien di lokasi akomodasi, rute perjalanan, objek kegiatan maupun objek lainnya yg akan dikunjungi sehingga permasalahan dapat diatasi."Sepuluh laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindak tegas namun humanis terhadap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas. Sebelas maksimalkan penyelenggaran operasional dengan memanfaatkan peralatan dan sarana prasarana yang didukung dengan teknologi informasi modern dan terintegrasi," katanya.Sementara itu, Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Agus Hariadi mengatakan, TNI akan mengerahkan sebanyak 4.300 personel dengan standar kekuatan alutsista yang sudah ada standarnya."Ini disesuaikan dengan selain kehadiran Paus tadi kita sampaikan ada kegiatan ISF yang menghadirkan pejabat negara luar setingkat Presiden atau Perdana Menteri. Ini sudah ada standarnya. Yang menempel dari Paspampres sudah ada protapnya. Kita masih menunggu kepastian berapa pejabat selevel presiden atau PM hadir jadi satu paket. Seandainya satu kepala negara itu berapa tim yang akan digelar," katanya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 09:40 WIT
Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku, Ini Pesan Wakapolda Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi, S.I.K., M.H, memimpin apel gabungan personel Polda Maluku yang berlangsung di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (2/9/2024).Saat memimpin apel yang dihadiri para pejabat utama Polda, Wakapolda menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian seluruh personel Polri di wilayah Maluku.Wakapolda mengingatkan personel untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. Seluruh anggota diingatkan agar tidak bersinggungan dengan pelanggaran kode etik, disipin, bahkan hingga terlibat tindak pidana narkoba."Personil Polda dan Polres-polres jajaran jangan bermain atau bersinggungan sebagai pengguna apalagi sebagai pengedar jaringan narkoba," tegasnya.Polri, lanjut Wakapolda, sedang disorot khususnya hal-hal negatif di media sosial. Olehnya itu setiap personel yang melaksanakan patroli keamanan agar dapat menyapa, serta menegur masyarakat dengan menggunakan bahasa yang santun, humanis dan beretika. "Apabila ada beberapa masyarakat yang sudah tidak respect dengan Polri dan ada niat untuk menjatuhkan Polri maka mereka bisa saja sengaja memancing jebakan dan kemudian merekam dengan kamera," katanya mengingatkan. Wakapolda menekankan setiap personel untuk selalu menjaga integritas Polda Maluku dengan tidak melakukan pelanggaran dan tindak pidana. Bangun hubungan relasi yang harmonis dengan siapa saja untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif."Jaga integritas Polda Maluku dengan tidak melakukan pelanggaran dan tindak pidana itu sudah cukup baik," harapnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 09:35 WIT
Kapolri: TNI-Polri Bersinergi Jamin Keamanan KTT IAF di Bali Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terus memastikan keamanan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali. Kali ini mereka berdua memberikan pengarahan langsung kepada seluruh jajaran TNI-Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban event internasional yang berlangsung sejak tanggal 1 hingga 3 September 2024 di ITDC, Nusa Dua, Bali, Senin (2/9/2024).Dalam pengarahannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menekankan bahwa, seluruh personel TNI-Polri bersinergi guna memberikan pengamanan yang maksimal di KTT IAF. Jajaran yang bertugas di ring I, II dan III, terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik. "Hal-hal yang terjadi di ring III, ring I dan II juga harus terinformasi. Klaster yang sudah diatur dan kemudian seluruh informasi yang ada tentunya, Pak Panglima sebagai ketua keamanan bisa terinformasi dengan lengkap," kata Sigit dalam pengarahannya. Sinergisitas, kata Sigit merupakan kunci keberhasilan dari TNI-Polri untuk menjamin keamanan dan keselamatan bagi VVIP, VIP serta seluruh delegasi yang hadir dalam event tersebut. "Ini menjadi bagian operasi yang merupakan satu kesatuan. Jadi mohon terhadap info-info, kegiatan-kegiatan, yang dilakukan, rekan-rekan ini semua terinformasi dengan baik," ujar Sigit. Dengan terjalinnya sinergisitas dan komunikasi yang baik, Sigit menyebut, apabila terjadi ancaman maupun gangguan, semua pihak yang terlibat bisa bergerak cepat untuk melakukan antisipasi. "Sehingga, ketika ada potensi ancaman gangguan dan hal-hal yang kemudian harus kita lakukan langkah. Maka, pembagiannya sudah jelas, VVIP itu jadi tanggung jawab kewenangan Bapak Panglima dan jajaran. Kemudian kita yang VIP. Tolong ini bisa dilaksanakan dengan baik," ucap Sigit. TNI dan Polri terus berupaya maksimal melakukan pengamanan KTT IAF. Sebelum pelaksanaan sejumlah kesiapan telah dilakukan. Oleh karenanya, Sigit menegaskan, prinsip operasi pengamanan ini adalah tukar menukar informasi dan saling mengenal satu sama lain, baik di ring I, II dan III. Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas untuk memahami peran, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. "Sehingga ini yang dipastikan, walaupun saat ini belum ada hal-hal terlalu serius, namun demikian masing-masing memahami apa yang harus dikerjakan," tutur Sigit. Tak lupa, Sigit berharap, seluruh personel TNI-Polri bisa melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat khususnya di Bali yang terganggu aktivitasnya, seperti adanya rekayasa lalu lintas dan hal lainnya. "Termasuk juga kondisi terkait menyampaikan pendapat, ada protes dari masyarakat terkait pengalihan arus lalin," tutup Sigit. (PNO-12) 02 Sep 2024, 17:45 WIT
Pengamanan Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF di Jakarta, TNI-Polri Akan Gelar Apel Pasukan Gabungan Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menggelar Operasi Tribrata Jaya 2024 dalam rangka pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan event International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta pada awal September ini. Sejumlah persiapan sudah dilakukan mulai dari tactical floor game (TFG) hingga kesiapan personel.Kasatgas Humas Operasi Tribrata Jaya 2024 Brigjen Pol Tjahyono mengatakan, pada Senin besok 2 September 2024, akan dilaksanakan apel gelar pasukan gabungan TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur."Sebagai persiapan pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan ISF di Jakarta akan dilaksanakan apel gelar pasukan gabungan di Mabes TNI Cilangkap dipimpin oleh Dankorbrimob selaku Kaops dan Pangkogabwilhan I," kata Tjahyono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (1/9/2024).Apel pasukan gabungan ini, lanjut Tjahyono dilakukan agar setiap personel tahu dengan fungsi dan tugasnya sehingga dalam pelaksanaan nanti tidak ada kesalahan.Tjahyono yang juga menjabat sebagai Karo PID Divisi Humas Polri mengatakan, sebanyak 4 ribu personel gabungan akan dikerahkan dalam pengamanan. Mulai dari TNI, Polri, Paspampres, BSSN, BNPT, BNPB hingga Pemda.Tjahyono menjelaskan, kunjungan Paus mulai dari tanggal 3 hingga 6 September. Adapun agendanya mulai kegiatan kenegaraan diterima Presiden Jokowi hingga Misa Akbar di GBK pada 5 September.Untuk memperlancar pengamanan, polisi sudah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas buka tutup jalan."Salah satunya rekayasa lalin hanya sifatnya buka tutup jalan yang dilalui rombongan Paus Fransiskus wilayahnya sesuai obyek pengamanan mulai dari Bandara sampai Gereja Katherdal. Lalu obyek pengamanan lainnya sesuai jadwal kegiatan yang dilakukan oleh rombongan Paus Fransiskus seperti Istana Merdeka, Masjid Istiqlal dan GBK pada saat pelaksanaan Misa bagi umat Katholik," katanya.Terakhir, ia pun meminta maaf dan berharap masyarakat dapat memahami jika terkena imbas rekayasa lalu lintas. Hal tersebut, kata Tjahyono dilakukan agar pengamanan dua agenda tersebut berjalan lancar dan aman."Kami dari Polri meminta maaf jika ada masyarakat terkena imbas rekayasa lalu lintas. Semua itu kami lakukan agar pengamanan berjalan lancar dan membuat Indonesia di mata dunia menjadi negara yang layak dikunjungi," ucapnya. (PNO-12) 02 Sep 2024, 12:25 WIT
Polri Kerahkan Anjing Pelacak Buat Delegasi KTT IAF di Bali Papuanewsonline.com, Bali - Polri terus memaksimalkan pengamanan penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Afrika Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) 2024 di Bali.Salah satu bentuk pengamanan yang dilakukan Polri yakni mengerahkan tim K9 atau anjing pelacak yang berasal dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.Kasubsatgas Sterilisasi K9 Kombes Pol Sudaryono mengatakan, dalam rangka pelaksanaan KTT IAF ke-2 dan HLF MSP 2024 dikerahkan sebanyak 18 anjing pelacak."Kita dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri datang membawa personel dan juga K9 yang kita bawa sejumlah 18. Ada tiga ras yang kita bawa Belgian Melinois, German Shepherd dan Labrador. Kita bawa 5 dari Ditpolsatwa, Polda Jateng 5, Polda Jatim 8. Jadi gabungan pada tanggal 25 Agustus berangkat dari Mabes dan sampai pada tanggal 28 Agustus," kata Sudaryono di Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024).Sudaryono mengatakan, anjing pelacak yang dikerahkan memiliki keahlian melacak bahan peledak dan bahan yang berbahaya. Kemudian nantinya anjing pelacak akan mensterilkan, mendeteksi dan memastikan bahwa lokasi yang dipakai untuk acara tidak terdapat ancaman atau bahaya agar pelaksanaan event internasional ini berjalan lancar."Memang pola pengamanan kita mengikuti dari arahan Paspampres mereka di ring 1 di beberapa tempat seperti Hotel Mulia kita datang ke sana untuk mendeteksi, mengecek seluruhnya dari gedungnya, dalam ruang, tempat parkir dan kamar serta ruangan-ruangan yang kira-kira diperkirakan harus perlu steril.Ia menuturkan, ada beberapa tamu negara yang kalau tempat tidak mensterilisasi dengan K9 masih belum bisa yakin. Untuk itu, pihaknya perlu memberikan keyakinan kepada tamu negara bahwa tempat terselenggaranya acara berjalan aman dan nyaman.Lebih lanjut, ia menjelaskan keunikan tim K9 atau anjing pelacak yang dikerahkan mampu mendeteksi bahan peledak. Sebab setiap hari anjing pelacak dilatih karena secara biologis."Dibandingkan dengan manusia yang hanya punya reseptor untuk mendeteksi penciuman, K9 mampu mendeteksi bahan-bahan yang bercampur dengan bahan-bahan yang lainnya artinya situasi lingkungan yang kompleks. Bisa mendeteksi dan fokus untuk mencari sesuatu yang dilatihkan tetapi manusia kalau mencium bau wangi kemudian bau yang tidak enak sudah bingung, akan tetapi kalau K9 fokus untuk mencarinya," katanya. (PNO-12) 02 Sep 2024, 12:04 WIT
Polri Kawal Pergerakan Tamu VIP-VVIP KTT IAF ke-2 di Bali Papuanewsonline.com, Bali - Polri menyiapkan 1.438 personel dari satuan lalulintas untuk mengawal para tamu VVIP-VIP hingga delegasi KTT Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) di Bali.Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri selaku Kasatgas Walrolakir Operasi Puri Agung II, Brigjen Raden Slamet Widodo mengatakan, ribuan personel yang diturunkan untuk mengawal kedatangan hingga kepulangan para tamu. Dari 1.438 personel tersebut, sebanyak 328 personel bertugas untuk pengamanan dan pengawalan (pamwal) tamu VVIP-VIP dan delegasi."1.438 personil yang kita terjunkan dengan anggota pamwal 328 ada Wal VVIP ada Wal VIP dan wal delegasi lainnya itu yang kita persiapkan pada jalur-jalur yang dilalui tentunya kita koordinasi dengan Paspampres dengan TNI dan dengan panitia tentunya," katanya, Sabtu (31/8/2024).Dan untuk acara Gala Dinner yang berlangsung di Intercontinental Bali Resort pada Minggu (1/9/) besok, pihaknya telah menyiapkan pengaturan lalulintas di enam area yang dilalui para tamu dari tempat bermalam hingga ke lokasi acara."Pada saat gala dinner kita tentunya persiapkan 6 beat dari mulai beat 1 sampai dengan beat 6 dari Sanur kemudian Nusa Dua, Jimbaran dan Nusa Dua Selatan, Nusa Dua Utara tempat bermalam para delegasi yang ada maupun para tamu-tamu negara yang ada," ujar Dirgakkum."Kami juga mempersiapkan apabila ada accident juga mempersiapkan unit TAA (traffic accident analysis) berikut dengan rekayasa-rekayasa lalu lintas," sambungnya.Menurutnya upaya-upaya yang dilakukan tersebut, selain untuk memberikan kenyamanan para tamu, juga kepada masyarakat dan wisatawan. Pasalnya, selain menjadi daerah pariwisata nomor satu di Indonesia, Pulau Bali selalu dipercaya tempat yang aman untuk menyelesaikannya forum-forum internasional."Kami apresiasi juga kepada masyarakat Bali ucapan terima kasih atas toleransinya dalam berlalu lintas dan masyarakat wisatawan yang datang. Kami dari kepolisian dan gabungan dengan TNI Polri mempersiapkan ini supaya kegiatan berjalan dengan baik, baik itu kegiatan keagamaan, kegiatan masyarakat, kegiatan event sendiri dan wisatawan itu sendiri," tandasnya. (PNO-12) 01 Sep 2024, 18:18 WIT
Kasal dan Panglima TNI Tinjau Latihan Gabungan Latgabma Super Garuda Dhield 2024 Papuanewsonline.com, Surabaya - Usai peninjauan latihan Penyerbuan Gabungan atau Joint Strike pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield tahun 2024 yang dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) 5 Marinir Baluran Situbondo, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Komandan Komando Indo Pasifik Amerika Serikat/The Unites States Indo-Pacific Command (USINDOPACOM) Laksamana Samuel Paparo meninjau latihan Staffex dan Cyberex di Puslat Kapprang Koarmada II, Jawa Timur. Sabtu (31/08/2024). Staff Exercise atau biasa dikenal dengan istilah Gladi Posko merupakan metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan prosedur hubungan Komandan dan Staf dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan operasi militer utamanya dalam proses pengambilan keputusan.Adapun materi yang dilatihkan terkait kemampuan cara proses pengambilan keputusan militer serta koordinasi antar negara dalam menyelesaikan misi yang diskenariokan.Sementara itu, Cyber Exercise merupakan salah satu metode latihan keamanan siber, di mana materi yang diberikan tidak hanya mengenai bagaimana meningkatkan keamanan dalam menghadapi serangan Siber, namun juga kemampuan untuk melakukan serangan balik terhadap lawan.Peserta latihan saling belajar dengan berkolaborasi dan berinteraksi dalam penyelesaian permasalahan skenario latihan dan memperkuat kerjasama lintas batas antar negara. Sebelumnya Panglima TNI yang juga didampingi Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kasau Marsekal TNI Mohammad Tonny meninjau Monumen KRI Nanggala 402, dilanjutkan guide tour dan wreath laying. Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan sebuah bentuk sinergitas dengan negara sahabat di mana hal ini merupakan sarana untuk menciptakan dan membangun rasa saling percaya di sektor militer, memperkuat hubungan bilateral antar militer, hubungan multilateral dan dapat beradaptasi, kemudian belajar dan bertukar budaya sehingga memberi pengalaman nyata selama berada di Indonesia selaras dengan pengarahan Panglima TNI. (PNO-12) 01 Sep 2024, 08:55 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT