logo-website
Jumat, 26 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Warga Ulunmu Sambut Gembira Komsos Habema Papuanewsonline.com, Kenyam – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 503/Mayangkara Kostrad, sebagai satu Satuan Jajaran Komando Operasi HABEMA di Papua, tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Pada hari Kamis, 31 Oktober 2024, Satgas Yonif 503 Kostrad, khususnya Pos Batas Batu pimpinan Kapten Inf Galih Widiharyo, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga Kampung Ulunmu, Distrik Kenyam, sambil melaksanakan pengamanan wilayah.Dalam penekanannya kepada para Prajurit TNI, Komandan Satgas Yonif 503 Kostrad, Letkol Inf Gurbasa Samosir, menyampaikan pentingnya perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar Pos. Oleh sebab itu, sejak penugasannya di Papua, Pos Batas Batu berusaha memanfaatkan waktu penugasan dengan sekaligus melaksanakan kegiatan-kegiatan Teritorial yang bertujuan membantu kesulitan masyarakat di sekitarnya. Pada hari Kamis tersebut, para Prajurit menerima beberapa warga Kampung Ulunmu yang berkunjung Pos dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos).Sambil melaksanakan tugas pengamanan, para Prajurit TNI berinteraksi dan berkomunikasi dengan para warga yang berkunjung tersebut. Dalam komunikasi tersebut para warga menyampaikan perkembangan situasi keamanan di wilayah Kampung Ulunmu yang relatif aman dan kondusif. Lebih lanjut, warga gembira dengan kepedulian para Prajurit TNI yang menerima kunjungan mereka ke Pos, sambil menikmati makanan dan minuman yang disiapkan oleh para Prajurit TNI. Salah satu diantaranya bernama Simon Tabuni berkata "Terima kasih Komandan 503. Tuhan memberkati“.“Inisiatif Satgas Yonif 503 Kostrad melaksanakan Komsos dengan warga Kampung Ulunmu, merupakan upaya TNI melakukan Komunikasi Sosial inklusif dengan seluruh pihak di Daerah Tugas guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua”, ungkap Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan. PNO-12 01 Nov 2024, 13:07 WIT
Tokoh Adat dan Tokoh Agama Kampung Kaliki Dukung Program Ketahanan Pangan Papuanewsonline.com, Merauke - Program ketahanan pangan yang sedang digalakkan Pemerintah, juga dibuka di wilayah Merauke Papua Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di Papua, khususnya di merauke Papua Selatan.Program ketahanan pangan di Kampung Kaliki Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan ini disambut antusias tokoh adat maupun tokoh agama maupun masyarakat setempat. Program Ketahanan Pangan ini diupayakan pemerintah dengan membuka lahan pertanian baru berupa lahan persawahan padi yang diharapkan dapat terus dikembangkan serta di tingkatkan hasil panennya.Bersama dengan Kementrian Pertanian, Pemerintah Daerah dan yang didukung TNI, upaya yang dilakukan di Kampung Kaliki Distrik Kurik dengan tanam perdana lahan persawahan seluas 20 hektar.Ketua Adat kampung Kaliki Distrik Kurik, Albert Mahuse, saat ditemui, Rabu (30/10/2024) mengungkapkan bahwa Orang Asli Papua (OAP) Kaliki telah lama mendambakan lahan di daerahnya dijadikan persawahan untuk bercocok tanam padi seperti halnya di Kampung tetangga Kurik 6 yang sudah lebih dahulu dibuka lahan persawahan.Hal senada juga disampaikan Pendeta Dimara, pihak Gereja Kampung Kaliki sangat mendukung program strategis nasional pembukaan 1 juta hektar lahan pertanian di Merauke. "Dengan dibukanya lahan pertanian di Merauke terutama di Kampung kami ini, kesejahteraan masyarakat di Kaliki, dapat meningkat, kami mendukung dan ini sejalan dengan program gereja, " ungkapnya.Seperti diketahui, Panglima TNI telah membentuk lima Batalyon Penyangga Daerah Rawan (PDR) yang dua diantaranya di tempatkan di Papua Selatan. Batalyon PDR ini selain bertugas menjaga keamanan wilayah, juga untuk pemerataan membangun di wilayah Papua melalui pengembangan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. PNO-12 01 Nov 2024, 07:42 WIT
Satgas Pamtas Yonif 131/BRS Terima Kunjungan Tim Ditrah Komhan Papuanewsonline.com, Keerom - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Statis RI-PNG Yonif 131/BRS menerima kunjungan Tim Puldata Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan di Makotis Satgas bertempat di Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (31/10/2024). Tujuan Kunjungan Kerja ke wilayah Perbatasan ini guna melakukan pengecekan Pengumpulan data serta memonitor evaluasi dan tata ruang seperti yang tertera dalam, Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 tentang pengerahan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pengamanan perbatasan. Kedatangan Tim Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan di ketuai oleh Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pertahanan Militer Ditrah Komhan Dirjen Strahan Kemhan Kolonel Inf Emir Zulkarnain Mokodompis, M.Han yang didampingi oleh Letkol Inf Ratno,S.Ag.MM dan Letkol Inf Heru Setyatmojo,S.E ke Mako Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara, disambut baik oleh Dansatgas Yonif 131/BRS Mayor Inf Dedi Harnoto S.I.P. dan Perwira Staf serta seluruh personel Satgas Yonif 131/BRS. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Dansatgas Yonif 131/BRS di ruang Olah Yudha Markas Komando Taktis (Makotis). Dalam arahannya ketua Tim Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan, Kolonel Inf Emir Zulkarnain Mokodompis, M.Han mengatakan bahwa kedatangannya untuk memonitor evaluasi dan tata ruang dalam operasional perbatasan luar negeri dengan membuat jalur administrasi di sekitar sabuk Merah Pamtas, membuat Pos pam mandiri dan gabungan, membuat jalur administrasi baik dari kampung ke Pos, menciptakan daerah juang yang tangguh di daerah perbatasan ditambahkan dengan kemampuan teritorial.  Dari kunjungan kerjanya ke Mako Satgas, Tim Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan bertolak menuju Pos Muara Tami, Pos Mosso, dan Pos Kout, kemudian mengecek Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw sekaligus mendata kendala-kendala serta upaya yang telah dilaksanakan oleh Satgas Yonif 131/BRS dalam bertugas di perbatasan. PNO-12 31 Okt 2024, 19:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT