Papuanewsonline.com
120 Jemaah Haji Mimika Bertolak ke Tanah Suci, Dilepas dengan Doa dan Haru Mendalam
182 Ribu Kasus Malaria Di Mimika, BADKO HMI PAPUA Desak Pemerintah Melakukan Intervensi Khusus
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Maritim Perairan Timika, Waspada Gelombang Hingga 1,5 Meter
Polres Mimika Bongkar Pabrik Sopi Ilegal di Kawasan Hutan SP 5, Pelaku Berhasil Kabur
LMA Mimika Ajak Semua Pihak Tahan Diri Jaga Perdamaian dan Lindungi Warga Sipil Papua
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kapolda Maluku Berikan 70 Paket Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu di Polres Tual
Papuanewsonline.com, Tual – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., memberikan bantuan sosial berupa sembako sebanyak 70 paket kepada masyarakat kurang mampu.Penyerahan puluhan paket bantuan sembako untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat setempat dilaksanakan di Markas Polres Tual, Kota Tual, Jumat (27/9/2024). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kunjungan kerja Orang nomor 1 Polda Maluku ini di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Kapolda didampingi Direktur Intelkam, dan Dansat Brimob Polda Maluku, Kapolres Tual, dan Kapolres Maluku Tenggara. Sementara para penerima bantuan kemanusiaan yaitu berasal dari berbagai latar belakang masyarakat."Pemberian sembako ini merupakan bagian dari program kepedulian Polri yang digagas oleh Kapolri untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Kapolda. Menurutnya, bantuan yang diserahkan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian Polri terhadap masyarakat. "Kami berharap, meskipun sederhana, paket sembako ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat sulit. "Kegiatan seperti ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan menunjukkan bahwa Polri selalu siap membantu, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan lainnya," tambahnya.Para penerima bantuan sosial menyampaikan terima kasih yang sebesarnya. Mereka juga memberikan apresiasi kepada Kapolda dan Polri atas bantuan tersebut."Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Bapak Kapolda dan seluruh jajaran Polri. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi," kata salah satu warga penerima bantuan.Penyerahan bantuan sosial tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen Polri untuk terus mendukung masyarakat dalam berbagai situasi.Program seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.Dengan adanya kegiatan ini, Polri sekali lagi menunjukkan perannya sebagai pengayom masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang siap membantu dalam segala aspek kehidupan. PNO-12
30 Sep 2024, 17:34 WIT
Tinjau Mako Polres Malra, Kapolda Tekankan Sinergitas dan Pelayanan Optimal Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Tual – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., menekankan kepada personel Polres Maluku Tenggara, Polres Tual, dan Brimob Yon C Pelopor agar meningkatkan sinergitas dan pelayanan optimal untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat melakukan kunjungan kerja di Markas Komando Polres Maluku Tenggara (Malra), Jumat (27/9/2024). Ia didampingi Direktur Intelkam, dan Dansat Brimob Polda Maluku, Kapolres, dan Wakapolres Malra.Kunjungan kerja di Polres Malra dilakukan Kapolda untuk memantau secara langsung kondisi personel serta bangunan yang menjadi markas operasional Polres Maluku Tenggara. Kapolda saat itu memberikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen personel dalam menjalankan tugas, menjaga keamanan masyarakat, meski di tengah keterbatasan fasilitas yang ada. "Saya sangat menghargai kerja keras dan loyalitas rekan-rekan sekalian. Walaupun dengan keterbatasan, kalian tetap setia melayani masyarakat. Ini adalah bentuk pengabdian yang harus kita jaga," kata Kapolda.Kapolda juga memberikan motivasi kepada seluruh personel untuk terus bekerja dengan penuh integritas dan semangat pantang menyerah. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Yang terpenting adalah ketulusan dan semangat. Saya yakin, dengan hati yang ikhlas, kita bisa tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat," lanjutnya.Irjen Eddy kembali mengingatkan pentingnya sinergitas antara Polres Maluku Tenggara, Polres Tual, dan instansi terkait lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kolaborasi yang baik antar instansi, menurut Kapolda, akan sangat berpengaruh dalam menjaga stabilitas wilayah. "Sinergi adalah kunci. Saya berharap Polres Malra dapat selalu bekerja sama dengan Polres Tual dan instansi lainnya untuk memastikan keamanan tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," tegas Kapolda.Peninjauan yang dilakukan juga menjadi momentum bagi Kapolda untuk memberikan dukungan moril kepada personel Polres Maluku Tenggara. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan semangat personel dalam menjalankan tugas semakin kuat, terutama dalam menjaga situasi kondusif di wilayah Maluku Tenggara.Kunjungan Kapolda Maluku ini disambut dengan antusias oleh personel Polres Maluku Tenggara, yang merasa termotivasi dengan perhatian dan arahan langsung dari pimpinan. Mereka berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. PNO-12
30 Sep 2024, 17:19 WIT
Pengamanan Ketat di Green Gate dan Bundaran Mong Guna Kelancaran MotoGP Mandalika 2024
Papuanewsonline.com, Mandalika – Polda NTB telah menyiapkan pengamanan ketat di sejumlah titik strategis dalam rangka mendukung kelancaran event MotoGP Mandalika 2024, termasuk di Green Gate, pintu utama sirkuit, dan di Bundaran Mong, yang menjadi salah satu penyekat utama menuju kawasan sirkuit.Kompol I Wayan Alus Adyana, SH., M.Ikom, sebagai Perwira Pengendali di Bundaran Mong, menjelaskan bahwa lokasi ini merupakan salah satu titik krusial untuk memastikan hanya kendaraan dengan tiket dan stiker resmi yang bisa melintas. “Bundaran Mong ini merupakan penyekat pertama bagi kendaraan menuju sirkuit. Hanya kendaraan yang memiliki tiket dan stiker resmi yang diperbolehkan masuk. Sementara pengunjung yang ingin berlibur ke pantai akan kami arahkan ke jalur lain untuk menghindari kemacetan,” ujar Kompol Wayan.Penutupan jalur menuju pantai akan dilakukan pasca-event untuk memastikan tidak terjadi kemacetan saat penonton bubar. "Setelah acara selesai, akses ke pantai akan ditutup dan semua kendaraan akan diarahkan keluar melalui Masjid Nurul Bilad atau Pullman," tambahnya. Selain itu, ia menekankan bahwa Polda NTB bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk mengidentifikasi warga sekitar yang boleh melintas tanpa perlu pemeriksaan lebih lanjut.Sementara itu AKP Ritian Handayani, SIK, selaku pengendali pengamanan di Green Gate, menegaskan bahwa akses pintu ini hanya untuk mereka yang memiliki ID card atau stiker khusus. “Green Gate bukan pintu yang bisa diakses semua orang. Hanya mereka yang memiliki stiker official, marshal, dan volunteer yang diizinkan masuk. Kami melakukan penyekatan untuk memastikan hal ini,” jelas AKP Ritian.Selain itu, pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah parkir liar di sepanjang jalan menuju sirkuit. “Kami sudah menempatkan anggota untuk memastikan tidak ada kendaraan yang parkir di kiri dan kanan jalan. Parkir resmi sudah ditentukan di Gate 1, Gate 2, dan Gate 3. Jika ditemukan pelanggaran parkir, kami akan mengambil tindakan tegas, termasuk menderek kendaraan yang diparkir sembarangan,” tambahnya.Dengan pengamanan ketat di Bundaran Mong dan Green Gate, Polda NTB memastikan kelancaran dan keamanan selama event MotoGP Mandalika 2024 berlangsung. Penonton diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan tidak memarkirkan kendaraan di tempat yang tidak semestinya guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar sirkuit. PNO-12
29 Sep 2024, 19:12 WIT
Satgas Humas Ops Mantap Praja Cartenz II 2024 Siap Amankan Pilkada 2024
Papuanewsonline.com, Jayapura – Amankan pelaksanaan Pilkada secara serentak Tahun 2024 di wilayah hukum Polda Papua, Polri telah menggelar operasi kepolisian dengan sandi, Operasi Mantap Praja (OMP) Cartenz II 2024.Pada tahap kampanye (25 September s.d. 23 November 2024), Bid Humas Polda Papua mengerahkan sebanyak 7 personel Polri, ditugaskan dalam Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Mantap Praja Cartenz dalam rangka pengamanan Pilkada 2024.Kasatgas Humas Ops Mantap Praja Cartenz II 2024 Wilayah Papua Selatan Kompol Nurjanah yang juga Kasubbid PID Bid Humas Polda Papua mengatakan, bahwa Satgas Humas dibagi menjadi dua Subsatgas, yakni Subsatgas Peliputan dan Publikasi serta Subsatgas Pemantauan dan Viralisasi.“Obyektif, Dipercaya, Partisipasi, merupakan prinsip tugas Humas Polri. Humas adalah jembatan penting yang menghubungkan media dengan Polri. Keberadaan Humas sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, salah satunya melalui Media Massa dan Media Sosial,” terang Kasatgas Humas, Sabtu (28/09/2024).Ditambahkannya, menjadi pengampu fungsi kehumasan pada Polri tidaklah ringan, perlu personel yang mempunyai wawasan luas dan skill mumpuni agar produk yang dihasilkan dapat meningkatkan kredibilitas Polri dimata masyarakat. PNO-12
29 Sep 2024, 15:26 WIT
Kapolda Papua Resmi Naik Pangkat Jadi Irjen
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolri, Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat sejumlah perwira tinggi (pati) Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (26/9/2024).Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si mendapatkan Kenaikan Pangkat dari pangkat lama Brigjen Pol menjadi Irjen Pol.Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 91/POLRI/TAHUN 2024 Tanggal 25 September 2024 dan ditindaklanjuti melalui STR Kapolri Nomor 2761 Tanggal 26 September 2024.Alumni Akpol 1991 ini diangkat menjadi Kapolda Papua pada Juli 2024 menggantikan posisi Komjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, M.H. PNO-12
29 Sep 2024, 14:40 WIT
Polres Keerom Laksanakan Upacara Pemakaman Jenazah Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi
Papuanewsonline.com, Keerom – Personil Polres Keerom beserta Jajaran, telah melaksanakan pelaksanaan Upacara Pemakaman Jenazah Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi, Personel Polres Puncak Jaya, di TPU Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kab. Keerom, pada Jumat (27/09/2024).Upacara Pemakaman ini dipimpin langsung oleh Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer. S.H., S.I.K., selaku Inspektur Upacara dan Ipda Saleh Ando, sebagai Komandan Upacara, pelaksanaan Upacara Pemakaman ini turut diikuti oleh 1 (Satu) Peleton Perwira Polres Keerom, 1 (satu) Peleton Bintara Polres Keerom, serta 1 (Satu) Peleton Dalmas Satuan Samapta Polres Keerom.Dalam amanatnya Inspektur Upacara, AKBP Christian Aer menyampaikan bahwa Upacara ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa almarhum dalam menjalankan tugas sebagai Personil Polres Puncak Jaya.“Saya menyampaikan pesan ini sebagai pengingat bagi seluruh anggota kepolisian untuk terus bersinergi dalam menjalankan tugas demi keamanan masyarakat,” ucapnya. Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Upacara ini juga menjadi momen refleksi mengenai nilai keberanian dan pengabdian Jenazah Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi dalam dunia kepolisian."Setiap kata dari amanat yang Saya sampaikan semoga menggugah semangat dan kesadaran penuh tanggung jawab, selain itu, kegiatan ini menciptakan rasa persaudaraan di antara sesama anggota," pungkas AKBP Christian Aer.Usai menyampaikan amanat, dilakukannya Penghormatan terakhir kepada Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi, yang dipimpin oleh Inspektur Upacara dan diikuti oleh seluruh peserta Upacara.Adapun Kronologi kejadian yang mengakibatkan gugurnya Jenazah Alm. Brigpol Kiki Supriyadi adalah penyerangan yang terjadi pada saat personil Polsek Ilu sebanyak 4 orang kembali dari Kota Mulia yang saat itu melintasi Kali Pagargom, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya.Penghormatan terakhir merupakan tanda kasih dan rasa kehilangan yang mendalam dari seluruh peserta upacara. Diiringi dengan doa, semua pihak berdiri dengan hikmat untuk memberikan penghormatan kepada almarhum. PNO-12
29 Sep 2024, 14:11 WIT
Satgas TNI Wujudkan Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Papua
Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres RI) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua merupakan landasan hukum pelaksanaan tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Papua. Dalam Inpres tersebut, tiga tugas yang harus dilaksanakan TNI meliputi dukungan pengamanan, mendukung Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penyediaan pelayanan dasar, serta Komunikasi Sosial yang inklusif.Sesuai landasan hukum tersebut, maka TNI menempatkan Satuan-Satuan Tugas (Satgas) di wilayah Papua guna mewujudkan percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua. Situasi keamanan yang stabil dan kondusif merupakan prioritas utama yang harus diwujudkan di Papua agar seluruh stakeholder dan warga masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta perannya dengan baik dalam membangun Papua. Hal ini menjadi penting mengingat masih adanya gangguan keamanan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang masih sering terjadi di wilayah Papua. Gangguan keamanan OPM tentunya menghambat proses percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua.Banyak gangguan keamanan yang telah dilakukan oleh OPM, baik intimidasi dan kekerasan kepada warga sipil tidak bersenjata, pemerkosaan, bahkan pembunuhan juga kerap dilakukan, baik terhadap warga sipil tidak bersenjata maupun Aparat Keamanan TNI-Polri. Insiden pembunuhan OPM terhadap Glen Malcolm Conning, warga Selandia Baru yang juga merupakan Pilot Helikopter PT Intan Angkasa Air Service, pada hari Senin (5/8/2024) merupakan rangkaian kejahatan OPM yang telah mengganggu keamanan dan berdampak terhadap proses pembangunan Papua. “Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pada hari Selasa (6/8), TNI telah berhasil mengamankan Alama serta mengevakuasi jenasah Pilot Glen, Tenaga Kesehatan, Guru dan Balita, tanpa adanya permintaan lebih dahulu, baik dari pihak keluarga korban maupun Pemerintah Selandia Baru, namun murni wujud tindakan kemanusiaan”, ucap Dansatgas Media KOOPS HABEMA, Letkol Arh Yogi Nugroho, dalam pernyataan tertulisnya kepada media. Hal serupa juga telah dilakukan dalam keberhasilan pembebasan sandera Pilot Susi Air atas nama Kapten Pilot Phillip Mark Mehrtens pada hari Sabtu (21/9/2024). Pembebasan Kapten Pilot Phillip Mark Mehrtens merupakan implementasi tindakan kemanusiaan TNI bersama seluruh stakeholder untuk bersama-sama mewujudkan Papua yang aman dan damai.Letkol Arh Yogi Nugroho, juga menambahkan, Aparat Keamanan TNI dan Polri terus melaksanakan tugas pengamanan wilayah Papua, sehingga Papua tetap aman, kondusif dan terbebas dari gangguan keamanan oleh OPM. Tugas keamanan wilayah Papua tersebut merupakan implementasi dukungan TNI dan Polri terhadap program Pemerintah RI dalam percepatan pembangunan kesejahteraan Papua. PNO-12
28 Sep 2024, 17:39 WIT
Polda Maluku dan Imigrasi Lakukan Pendataan dan Pengawasan Terhadap 19 Eks ABK WNA di Tual
Papuanewsonline.com, Ambon - Setelah penandatanganan MoU terkait penanganan orang asing, Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM provinsi Maluku bersama Direktorat Intelkam Polda Maluku melakukan pendataan dan pengawasan warga negara asing (WNA) di kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.Dari hasil pengawasan sejak Selasa-Rabu (24-25/9/2024), terdata sebanyak 19 orang WNA yang berasal dari Negara Thailand dan Myanmar. Mereka merupakan mantan ABK Kapal Thailand.Tim gabungan yang melakukan pendataan dan pengawasan orang asing dipimpin oleh Kepala Bidang Intelijen, Divisi Intelijen Kanwil Kemenkumham, Suyitno."Dalam kegiatan tersebut berhasil didata sebanyak 19 orang WNA asal Thailand dan Myanmar eks crew kapal asing yang tinggal di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, S.Ik, Jumat (27/9/2024).Selain melakukan pendataan, tim gabungan juga melakukan tatap muka dengan para WNA. Tim ingin mendengar aspirasi dari para WNA terkait status kewarganegara mereka yang telah tinggal dan menetap di Indonesia.Dalam pertemuan itu, para WNA ingin menetap di Indonesia. Mereka berharap dapat dijadikan sebagai warga negara Indonesia. Sebab, para WNA ini telah berkeluarga/menikah dengan warga lokal, sudah beranak cucu, dan telah tinggal di Indonesia kurang lebih antara 10 -26 tahun di Indonesia.Para WNA juga berharap pemerintah Indonesia bisa membantu mereka untuk mewujudkan status kewarganegaraan. Ini agar mereka tidak ketakutan atau cemas dengan masa depan keluarga mereka jika sampai dideportasi."Para WNA mengaku mereka yang berdomisili di kota Tual dan kabupaten Maluku Tenggara Kurang lebih 42 orang. Namun saat ini banyak yang sudah keluar dari Kota Tual untuk mencari pekerjaan, sehingga keberadaan mereka saat ini tidak diketahui dan sulit dihubungi," tambahnya.Atas harapan para WNA, Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Maluku menjelaskan, untuk menaturalisasi WNA menjadi WNI membutuhkan proses dan pentahapan yang tidak mudah. Pihak Keimigrasian dan Polda Maluku meminta WNA lebih kooperatif jika sewaktu waktu diperlukan untuk kepentingan proses lebih lanjut."Para WNA juga diingatkan untuk tidak mengikuti Pemilihan Umum karena mereka belum memiliki status kewarganegaraan Indonesia," katanya.Proses pendataan yang dilakukan adalah langkah awal untuk proses naturalisasi kewarganegaraan. Setelah pendataan Divisi Keimigrasian akan berkoordinasi dengan kedutaan negara asal WNA yakni Tahiland dan Myanmar.Setelah mendapatkan pengakuan dari negara asal para WNA maka akan diterbitkan Paspor. Dari Paspor kemudian akan diterbitkan ITAS (ijin tinggal terbatas). ITAS kemudian dikonversi menjadi ITAP (Ijin tjnggal Tetap). ITAP kemudian dikonversi menjadi SKIM (Surat Keterangan keimigrasian). Setelah memperoleh SKIM barulah diajukan ke Dirjen AHU (Administrasi dan Hukum) Kementrian Hukum dan Ham RI)."Selanjutnya baru dilakukan penetapan Status kewarganegaraan," ungkap Kombes Areis.Pentahapan proses WNA eks ABK ke WNI akan dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat yang berkompeten guna kejelasan penetapan status warga negara asing eks ABK menjadi WNI."WNA yang ditemukan ini dulunya adalah ABK namun karena ada sebagian yang mengalami kekerasan di atas kapal dan sebagian lagi pada saat terjadi moratorium memutuskan untuk menetap di darat dan tidak kembali lagi ke kapal, sehingga sudah sekian tahun lamanya ada yang sudah menikah dan beranak cucu," pungkasnya. PNO-12
27 Sep 2024, 19:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru